cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,465 Documents
Pendampingan Penguatan Pengendalian Internal melalui Sistem Penerimaan Kas pada Toko WK (Studi Kasus: UMKM Penjualan Barang dan Kuliner di Kabupaten Sleman, Yogyakarta) Laurensia Simonis Piter; Tutur Dwi Astuti
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3138

Abstract

Pengelolaan sistem penerimaan kas yang lemah pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kerap menjadi penyebab utama ketidakefisienan pencatatan keuangan dan lemahnya pengendalian internal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pendampingan kepada UMKM Toko WK yang berlokasi di Sleman, Yogyakarta, melalui analisis sistem penerimaan kas yang berjalan, identifikasi kelemahan pengendalian internal, serta penyusunan rekomendasi perbaikan. Kegiatan melibatkan satu orang pemilik dan empat orang karyawan sebagai sasaran pendampingan. Toko WK mengoperasikan dua unit usaha dalam satu gedung, yaitu unit penjualan barang dan unit kuliner warung bakso. Metode pelaksanaan program ini meliputi observasi langsung terhadap alur transaksi, wawancara dengan pihak terkait, dan analisis dokumen keuangan. Hasil kegiatan mengidentifikasi lima kelemahan utama pada sistem penerimaan kas mitra, yaitu adanya rangkap jabatan kasir, ketiadaan struk bukti transaksi pada unit kuliner bakso, pencatatan manual yang belum terstandarisasi, ketidakkonsistenan petugas yang bertanggung jawab menghitung kas fisik harian, serta belum adanya Standard Operating Procedure (SOP) tertulis. Rekomendasi perbaikan meliputi penyusunan SOP penerimaan kas, pemisahan fungsi kasir antarunit, serta pemanfaatan pencatatan kas digital. Rekomendasi tersebut belum diterapkan secara langsung, tetapi pemilik menyatakan bersedia mempertimbangkan penerapannya sebagai tindak lanjut kegiatan pendampingan.
Penguatan Peran Perempuan dalam Mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui Pemberdayaan Perempuan di Organisasi Asisyiyah Yuyun Nailufar; Indriani Indriani; Dina Nazwatunnisa
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3139

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan masalah kesehatan yang memerlukan upaya promotif dan preventif berbasis keluarga karena dipengaruhi oleh faktor risiko yang dapat dikendalikan melalui perubahan perilaku hidup sehat. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat peran ibu dalam mencegah PTM melalui pemberdayaan anggota PRA Aisyiyah Maguwoharjo, Yogyakarta. Metode menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif meliputi penyuluhan kesehatan, skrining kesehatan, konseling, dan sesi tanya jawab. Sasaran kegiatan sebanyak 58 anggota Aisyiyah yang mengikuti pemeriksaan tekanan darah, indeks massa tubuh, gula darah, kolesterol, asam urat. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 48,27% mengalami hipertensi, 36,20% dengan kategori prediabetes, 17,25% kategori diabetes, 31,03% tergolong gemuk, 18,96% mengalami obesitas, serta 51,72% memiliki kadar asam urat tinggi. Peserta mengikuti seluruh rangkaian program dan memperoleh penjelasan mengenai hasil pemeriksaan sebagai dasar penerapan upaya pencegahan PTM di lingkungan keluarga. Setelah mengikuti kegiatan edukasi, konseling dan tanya jawab, peserta menunjukkan pemahaman mengenai gejala, faktor risiko, dan pencegahan PTM, pentingnya deteksi dini, penerapan perilaku hidup sehat, penerapan aktivitas fisik, mengatur pola makan, dan pentingnya skirining Kesehatan secara berkala. Peran anggota Aisyiyah sebagai penggerak dan agen promosi kesehatan didalam keluarga dan dimasyarakat menjadi salah satu strategi penting untuk mendukung pencegahan dan manajemen PTM secara berkelanjutan.
Penerapan Edukasi Partisipatif untuk Pencegahan Narkoba: Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Siswa MAS Al Jawami Bandung Muhammad Saepul Ulum; Rika Rosdiana Effendi; Asep Sungkawa; Nopianti Sa'adah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3140

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh tingginya kerentanan siswa kelas 12 Madrasah Aliyah terhadap penyalahgunaan narkoba di wilayah Bandung. Hal ini menjadi tantangan nyata dalam mewujudkan Generasi Emas yang tangguh, seiring maraknya informasi keliru serta tren penurunan usia awal pemakaian zat terlarang di kalangan remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap kritis, serta melatih keterampilan menolak ajakan penyalahgunaan narkoba. Metode yang diterapkan adalah edukasi partisipatif yang melibatkan keterlibatan aktif siswa melalui ceramah interaktif, simulasi situasi berisiko, diskusi kelompok, hingga penyusunan komitmen bersama. Evaluasi dilakukan melalui tes pengetahuan dan lembar observasi untuk menilai perubahan sikap serta keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor rata-rata sebesar 51,75 poin, yaitu dari nilai pretes 47,12 menjadi 98,87 pada postes, yang masuk dalam kategori sangat layak. Selain itu, teramati perubahan sikap yang lebih kritis dan keterampilan menolak yang baik pada seluruh peserta, serta terbentuknya komitmen bersama dan rencana pembentukan kader anti-narkoba di sekolah. Pendekatan ini terbukti efektif dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekolah, sehingga dapat dijadikan model pencegahan penyalahgunaan narkoba yang berkelanjutan.
Optimalisasi Pemasaran Digital Berbasis E-Commerce untuk Meningkatkan Pengetahuan Peternak Ayam Petelur di Kabupaten Kendal Suharti Suharti; Agung Nusantara; Ari Dwi Astono; Nadia Ayu Safitri
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3142

Abstract

Peternak ayam petelur di Kabupaten Kendal menghadapi permasalahan pemasaran dan distribusi, seperti keterbatasan akses pasar, ketergantungan pada perantara, serta tingginya biaya distribusi yang menekan pendapatan peternak. Perkembangan teknologi digital membuka peluang transformasi pemasaran melalui e-commerce untuk meningkatkan daya saing peternak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kompetensi digital peternak ayam petelur di Kabupaten Kendal mengenai pemanfaatan e-commerce sebagai media pemasaran. Kegiatan diikuti oleh 8 orang anggota Kelompok Peternak Ayam Petelur Nusantara di Desa Surokonto Kulon, Kecamatan Pageruyung, menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan dan sosialisasi mengenai konsep pemasaran digital, manfaat marketplace, dan gambaran umum penggunaan platform e-commerce. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh peserta (100%) memahami konsep dasar e-commerce, manfaat marketplace, dan gambaran umum pembuatan akun, sementara 87,5% peserta memahami gambaran umum pengelolaan pesanan daring. Selain itu, mitra menunjukkan kesadaran yang lebih baik terhadap keterbatasan pemasaran konvensional serta minat menerapkan e-commerce ke depannya. Program ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kesiapan awal peternak dalam memahami pemasaran digital, dan menjadi dasar bagi pendampingan praktik lanjutan agar pengetahuan tersebut dapat diterapkan secara nyata dalam kegiatan usaha mitra.
Penguatan Kapasitas dan Partisipasi Masyarakat melalui Pelatihan Budidaya Tanaman Cabai dan Terong untuk Ketahanan Pangan di Desa Sibanggede, Badung Tesalonika Natasya Keo Geu; Jeto Umbu Kulli; Ni Ketut Karina Sari; Ni Nyoman Ari Putri Murtiyah; Dewa Ayu Ari Febriyanti; Made Mika Mega Astuthi; I Wayan Dirgayana; Putu Surya Anggaraditya; I Gusti Agung Nyoman Dananjaya; Kadek Ayu Charisma Julia Dewi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3143

Abstract

Ketahanan pangan merupakan aspek fundamental bagi kemandirian masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat Desa Sibanggede, Kabupaten Badung, dalam penguatan ketahanan pangan melalui budidaya tanaman hortikultura. Program melibatkan 30 peserta yang berasal dari Kelompok Subak, Kelompok Tani, dan TP PKK. Metode yang digunakan adalah Participatory Community Development (PCD) dengan tahapan persiapan dan sosialisasi, pelatihan teknis budidaya, pendampingan berkala melalui kunjungan lapangan dan grup WhatsApp, serta evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemberdayaan ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam budidaya cabai (Capsicum frutescens L.) dan terong (Solanum melongena L.) dengan tingkat keberhasilan hidup tanaman mencapai 95,0% pada cabai dan 97,0% pada terong. Tingkat kehadiran peserta mencapai 100% dan keterlibatan dalam praktik budidaya sebesar 96,7%. Rendahnya tingkat serangan hama dan penyakit serta pertumbuhan tanaman yang optimal menunjukkan keberhasilan penerapan teknik budidaya yang tepat. Kegiatan ini efektif meningkatkan kapasitas dan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif dan berkelanjutan sebagai sumber pangan keluarga.
Pemberdayaan Mahasiswa melalui Intervensi Psikoedukasi Berbasis Self-Efficacy untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Akademik pada Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Renaldi Ointu; Cahyaning Suryaningrum
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3144

Abstract

Kepercayaan diri akademik merupakan salah satu faktor psikologis yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan mahasiswa dalam menghadapi tuntutan akademik. Rendahnya kepercayaan diri akademik dapat menyebabkan keraguan terhadap kemampuan diri, kecemasan, dan rendahnya motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas psikoedukasi berbasis self-efficacy dalam meningkatkan kepercayaan diri akademik mahasiswa. Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah enam mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan melalui tiga sesi psikoedukasi yang berfokus pada pengenalan self-efficacy, pengenalan potensi diri, serta strategi meningkatkan kepercayaan diri akademik. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kepercayaan diri akademik meningkat dari 62,50 pada pre-test menjadi 79,50 pada post-test. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan (t(5) = −38,013; p < 0,001) dengan ukuran efek yang sangat besar (Cohen's d = 15,52). Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi berbasis self-efficacy efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri akademik mahasiswa dan berpotensi diterapkan sebagai program pengembangan mahasiswa di perguruan tinggi.
Pelatihan Bantuan Hukum Struktural bagi Anggota Lembaga Bantuan Hukum PB PMII untuk Meningkatkan Kapasitas Advokasi Hukum Muhtar Said; Fira Mubayyinah; Setya Indra Arifin; Erfandi Erfandi; Ahsanul Minan; Siti Maesaroh
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3146

Abstract

Lembaga Bantuan Hukum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (LBH PB PMII) merupakan Organisasi Bantuan Hukum yang memiliki peran strategis dalam memperjuangkan keadilan sosial serta memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat yang lemah dan termarginalkan. Untuk membekali para anggota LBH PB PMII menjalankan roda organisasi maka dibutuhkan pelatihan pemahaman tentang pengetahuan bantuan hukum structural. Pelatihan dilaksanakan selama satu hari dengan melibatkan 21 kader LBH PB PMII. Pelatihan dilakukan menggunakan metode ceramah, kuis dan studi kasus dengan didampingi oleh fasilitator. Hasil pelatihan menunjukan adanya peningkatan kapasistas pengetahuan kader secara deskriptif, dengan 90% peserta memahami makna bantuan hukum structural.
Satukan Langkah Cegah Stunting: Inovasi Pangan Lokal LANTAS (Labu Kuning Santan Sehat) Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Di Pekon Ulu Semong Kabupaten Tanggamus Euis Mufahamah; Muhammad Irfan Pratama; Rahyono Rahyono; Hiro Sejati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3147

Abstract

Stunting masih menjadi tantangan kesehatan utama di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan dengan keterbatasan pengetahuan gizi dan akses pangan sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mencegah stunting melalui edukasi gizi dan pengenalan inovasi pangan lokal LANTAS (Labu Kuning Santan Sehat) di Pekon Ulu Semong, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, diskusi kelompok terarah, penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu dan kader posyandu tentang gizi seimbang dan pencegahan stunting, serta kemampuan mempraktikkan pembuatan LANTAS sebagai alternatif pangan bergizi, terjangkau, dan berbasis lokal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis masyarakat dengan memanfaatkan potensi pangan lokal dapat menjadi upaya berkelanjutan dalam menurunkan prevalensi stunting.
Penguatan Literasi Digital Pelaku UMKM melalui Edukasi Pemanfaatan WhatsApp Business, Google Business Profile, dan QR Code untuk Mendukung Pemasaran Digital Aslikha Amalia; Ayu Lestari; Mohammad Basuki Rahmat
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3148

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan berbagai platform digital sebagai media promosi dan komunikasi dengan pelanggan. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang memiliki keterbatasan dalam memahami dan mengimplementasikan teknologi digital sederhana yang dapat mendukung pemasaran usahanya. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pemanfaatan WhatsApp Business, Google Business Profile, dan QR Code sebagai media pendukung pemasaran digital untuk memperkuat literasi digital pelaku UMKM. Penulis berperan sebagai narasumber dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diikuti oleh 10 pelaku UMKM. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif melalui penyampaian materi, demonstrasi penggunaan aplikasi, praktik mandiri, serta diskusi interaktif yang dilaksanakan dalam satu sesi pelatihan selama kurang lebih 2 jam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman mengenai fungsi, manfaat, dan potensi pemanfaatan WhatsApp Business, Google Business Profile, serta QR Code sebagai media komunikasi dan pemasaran digital. Selama sesi demonstrasi, peserta memperoleh gambaran mengenai tahapan pembuatan profil usaha digital dan pemanfaatan ketiga platform tersebut sesuai dengan karakteristik usahanya. Antusiasme peserta selama sesi demonstrasi dan diskusi menunjukkan bahwa materi yang disampaikan relevan dengan kebutuhan pelaku UMKM dalam menghadapi transformasi digital. Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan teknologi digital secara berkelanjutan sebagai salah satu upaya mendukung transformasi digital dan memperkuat daya saing UMKM.
Pendampingan Implementasi Sistem Informasi Pelaporan dan Pemetaan Kasus Kekerasan Berbasis Web dan Geographic Information System (GIS) pada DP3A Kota Kendari Degus Satya Mudana; Muhammad Fathan Fuad; Zaid Helsinki Putra; Syalsa Ananda; Bambang Pramono; Isnawaty Isnawaty; Muhammad Ihsan Sarita; Fitriani Sinapoy
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3149

Abstract

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan permasalahan sosial yang memerlukan penanganan yang cepat dan terintegrasi. Namun, proses pelaporan dan pengelolaan data kasus pada beberapa instansi masih dilakukan secara manual sehingga menyulitkan proses pemantauan dan analisis data secara efektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi implementasi sistem digitalisasi pelaporan dan pemetaan kasus kekerasan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kendari dengan memanfaatkan teknologi sistem informasi berbasis web dan Geographic Information System (GIS). Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode Agile yang memungkinkan proses pengembangan dilakukan secara iteratif dan fleksibel sesuai dengan kebutuhan pengguna. Sistem yang dikembangkan menyediakan fitur pelaporan kasus oleh masyarakat, pengelolaan dan verifikasi laporan oleh admin, serta visualisasi lokasi kejadian dalam bentuk peta digital untuk memantau persebaran kasus kekerasan. Pendampingan dilakukan kepada staf DP3A Kota Kendari melalui demonstrasi langsung, simulasi input laporan, dan sesi tanya-jawab untuk memastikan sistem dapat dioperasikan secara mandiri oleh mitra. Hasil pengujian sistem menggunakan metode blackbox testing terhadap 12 skenario pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama sistem dapat berjalan dengan baik sesuai dengan kebutuhan pengguna. Sistem ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam melaporkan kasus kekerasan secara daring serta membantu pihak DP3A mempercepat proses rekapitulasi laporan dan mempermudah pemantauan wilayah rawan kasus kekerasan, meskipun pemanfaatannya saat ini masih terbatas pada lingkungan internal DP3A. Fitur pemetaan GIS membantu mitra mengidentifikasi wilayah dengan jumlah laporan kasus yang lebih tinggi sehingga mendukung penentuan prioritas penanganan secara lebih terarah. Sistem ini juga dilengkapi dengan fitur panic button yang memungkinkan pengguna melakukan panggilan darurat secara langsung ke nomor 112 sebagai bentuk respons cepat bagi korban dalam situasi mendesak.