cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,465 Documents
Mengubah Stigma “Bahasa Inggris itu Sulit” menjadi Menyenangkan melalui Mini English Course bagi Anak-Anak Maulidiyatun Nupus Akhzami; Ansori Saputra; Sayyidatun Khofifah; Siti Maysuroh
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3113

Abstract

Bahasa Inggris sering dianggap menakutkan oleh anak-anak di daerah pedesaan akibat keterbatasan akses, lingkungan nonformal yang minim, dan metode pengajaran yang monoton. Padahal, penguasaan bahasa asing sangat penting untuk meningkatkan daya saing generasi muda di era global. Menjawab tantangan ini, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Membangun Desa di Desa Gelora menyelenggarakan program Mini English Course (Kursus Singkat Bahasa Inggris berbasis Fun Learning). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengubah stigma negatif bahwa "Bahasa Inggris itu sulit", menumbuhkan motivasi belajar, serta meningkatkan penguasaan kosakata dasar dan kepercayaan diri anak-anak. Metode pengabdian yang diterapkan adalah pendekatan Fun Learning yang mengintegrasikan permainan edukatif, lagu, dan teknik Total Physical Response (TPR) yang dilaksanakan secara konsisten sebanyak 2 kali seminggu selama 4 minggu (8 pertemuan). Sasaran kegiatan ini melibatkan 45 anak usia Sekolah Dasar (7–12 tahun). Evaluasi keberhasilan dilakukan melalui lembar observasi partisipasi, tes evaluasi penguasaan kosakata dasar sebelum dan sesudah program, serta wawancara semi-terstruktur dengan orang tua dan tokoh masyarakat. Hasil pelaksanaan program menunjukkan dampak positif yang signifikan: terjadi peningkatan penguasaan kosakata dasar secara keseluruhan dari rata-rata 48,75% menjadi 86,25% (kata kerja dari 45% ke 85%, sapaan dari 50% ke 90%, nama hewan dari 60% ke 90%, dan instruksi kelas dari 40% ke 80%). Selain itu, partisipasi aktif dan keberanian anak-anak dalam melafalkan bahasa Inggris meningkat pesat, serta terbangun budaya belajar baru yang didukung penuh oleh masyarakat Desa Gelora. Kesimpulannya, metode pembelajaran interaktif berbasis TPR dan Fun Learning terbukti efektif dalam memicu motivasi serta kapasitas bahasa anak di pedesaan, sehingga disarankan untuk diteruskan melalui pembentukan komunitas belajar desa.
Pendampingan Penyusunan Sistem Pencatatan Transaksi E-commerce Berbasis Google Spreadsheet pada UMKM Baby Reiga Kota Surakarta Tri Ratna Pamikatsih; Dewi Ika Octavia; Adeviani Fiardhani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3124

Abstract

Perkembangan e-commerce telah memberikan peluang bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas pasar dan meningkatkan volume penjualan. Di sisi lain, mekanisme settlement dan berbagai potongan biaya, seperti biaya administrasi dan promosi, sering kali menimbulkan kesulitan dalam pencatatan transaksi sehingga informasi omzet yang dihasilkan menjadi kurang akuratt.  Hal ini juga dihadapi oleh UMKM Baby Reiga yang selama ini hanya mencatat dana bersih yang diterima dari platform e-commerce tanpa memisahkan nilai penjualan bruto dan berbagai potongan yang dikenakan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemilik Baby Reiga dalam melakukan pencatatan transaksi berbasis e-commerce. Metode yang digunakan meliputi bservasi, sosialisasi, pendampingan penyusunan template menggunakan Google Spreadsheet, serta evaluasi. Luaran kegiatan berupa template pencatatan transaksi e-commerce yang memuat penjualan bruto, biaya administrasi, potongan promosi, dan dana bersih yang diterima. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemilik Baby Reiga mampu membedakan omzet penjualan bruto dengan dana bersih yang diterima e-commerce, mengidentifikasi biaya administrasi, biaya layanan, serta potongan promosi secara terpisah. Pencatatan transaksi secara mandiri menggunakan template Google Spreadsheet juga dapat dilakukan dengan baik oleh pemilik Baby Reiga. Dengan demikian penerapan template ini berhasil meningkatkan pemahaman terhadap mekanisme settlement e-commerce sehingga informasi keuangan menjadi lebih akuratt sebagai dasar pengambilan keputusan usaha.
Peningkatan Efisiensi Pengelolaan Media Sosial Growth Digital Agency melalui Implementasi Sistem Terintegrasi Berbasis Web Achmad Fitto Rizky; Gibril Muhammad Alghifari; M. Maulana Gian Pranaja; Muhammad Azka Ibrahim; Muhammad Hafiz Dicky Putra; Primus Putra Prima; Ery Permana Yudha
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3125

Abstract

Growth Digital Agency sebelumnya mengelola berbagai akun media sosial klien melalui aplikasi Instagram dan sejumlah alat pendukung yang belum terintegrasi. Kondisi tersebut menyebabkan perpindahan akun, penjadwalan konten, pengelolaan media, dan pemantauan performa masih dilakukan secara terpisah sehingga meningkatkan aktivitas manual dan risiko keterlambatan publikasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan sistem Social Media Management terintegrasi berbasis website untuk mendukung efisiensi operasional mitra. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Software Development Life Cycle yang meliputi analisis kebutuhan bersama mitra, perancangan, pengembangan, pengujian, implementasi, demonstrasi penggunaan, dan evaluasi. Sistem yang dihasilkan mengintegrasikan pengelolaan akun dan konten, unggah media, penjadwalan, analitik, serta bantuan kecerdasan buatan untuk pembuatan caption dan ide konten. Evaluasi terhadap 8 pengguna yang terdiri atas supervisor dan admin media sosial menunjukkan kepuasan umum sebesar 80/100 dengan kategori baik, sedangkan kesesuaian fitur dengan kebutuhan dan potensi peningkatan efisiensi kerja mencapai 95/100 dengan kategori sangat baik. Sistem membantu mitra memantau berbagai akun dan jadwal melalui satu dashboard, merapikan pengelolaan konten, serta mempercepat penyusunan caption dan ide konten.
Pelatihan dan Pendampingan Guru Seni Budaya SMP dalam Pengembangan Pembelajaran Berbasis Deep Learning dan Artificial Intelligence di Kecamatan Kota Soe Anita Papadja; Steffi Eka Permatasari Ratu; Yosefina Metan; Chety Wicuana Taneo; Yohanes Baun; Alexander Y. T. Tetik
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3126

Abstract

Guru seni budaya di SMP se-Kecamatan Kota Soe masih menghadapi keterbatasan dalam mengintegrasikan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) ke dalam pembelajaran, sehingga pembelajaran seni budaya cenderung konvensional dan kurang menarik bagi peserta didik. Kondisi ini mendorong perlunya pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis Deep Learning sekaligus memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan materi ajar yang kreatif dan sesuai karakteristik peserta didik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan melalui lima tahap, yaitu persiapan, pengenalan, demonstrasi, praktik, dan evaluasi, dengan pendampingan konsep serta praktik Deep Learning dan pemanfaatan teknologi/AI dalam penyusunan materi ajar. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner terhadap 25 orang guru peserta pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta, dengan skor rata-rata keseluruhan sebesar 4,60 (kategori Sangat Baik); capaian tertinggi terlihat pada kepuasan peserta (4,78) dan keterampilan penggunaan AI (4,60), serta peningkatan pemahaman konsep pembelajaran dan asesmen berbasis Deep Learning (4,50). Setelah pelatihan, guru-guru mampu menyusun materi pembelajaran seni menggunakan aplikasi AI seperti ChatGPT, Canva AI, dan Suno AI yang sebelumnya belum pernah mereka gunakan. Kegiatan ini berdampak pada meningkatnya kemampuan guru seni budaya dalam menyusun materi ajar berbasis AI serta meningkatnya kesiapan mereka menerapkan pembelajaran berbasis Deep Learning di sekolah masing-masing, sehingga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan seni budaya di Kecamatan Kota Soe.
Pendampingan Penyusunan Buku Kas Sederhana untuk Meningkatkan Pengelolaan Keuangan Pelaku Usaha Mikro di Kabupaten Sumenep Iskandar Iskandar; Khoirul Asiah; Arifatul Aini
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3127

Abstract

Pengelolaan keuangan yang baik merupakan faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha mikro. Namun, sebagian pelaku usaha di Kabupaten Sumenep masih belum melakukan pencatatan keuangan secara sistematis sehingga mengalami kesulitan dalam mengetahui kondisi keuangan usahanya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha mikro dalam menyusun buku kas sederhana melalui pelatihan dan pendampingan. Metode yang digunakan meliputi observasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan melibatkan empat pelaku usaha mikro, dengan setiap mitra memperoleh pendampingan secara langsung oleh satu mahasiswa sesuai karakteristik usahanya. Pendampingan dilakukan melalui praktik pencatatan transaksi harian menggunakan buku kas sederhana, pemberian contoh pengisian buku kas, serta umpan balik terhadap hasil pencatatan mitra. Seluruh pelaku usaha berpartisipasi aktif selama kegiatan dan menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menyusun buku kas sederhana. Setelah pendampingan, seluruh mitra mampu mencatat pemasukan dan pengeluaran secara mandiri, menghitung saldo usaha, serta mulai memisahkan keuangan usaha dan keuangan pribadi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendampingan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis dalam pencatatan keuangan, tetapi juga membentuk kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih tertib dan sistematis. Kegiatan ini berpotensi menjadi model pemberdayaan yang dapat diterapkan pada pelaku usaha mikro lainnya untuk mendukung keberlanjutan usaha.
Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan melalui Penyuluhan Logo Obat- Obat Tradisional dan DAGUSIBU di Kecamatan Parang, Magetan Pinera Fatchurahman Nugroho; Octaviana Dyah Oentari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3130

Abstract

Kurangnya pemahaman masyarakat Kecamatan Parang tentang arti logo kemasan obat membuat mereka menggunakan obat secara tidak rasional. Ini termasuk membeli obat keras tanpa resep dokter, yang berisiko menyebabkan keracunan dan resistensi antibiotik. Kader kesehatan memainkan peran penting dalam mendorong masyarakat, tetapi mereka perlu peningkatan kemampuan terkait isu kesehatan terbaru. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang penggolongan logo obat dan cara pengelolaan obat yang benar melalui prinsip DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang). Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini mencakup ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi visual dengan simulasi memilah contoh kemasan obat. Evaluasi tingkat pemahaman peserta diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan peserta dari 47,7 (pretest) menjadi 90,4 (posttest), dengan nilai tertinggi mencapai 100 dan terendah 70. Peningkatan pemahaman yang signifikan ini menunjukkan efektivitas metode penyuluhan yang diberikan. Dengan demikian, kader kesehatan diharapkan dapat berperan sebagai agen edukasi kesehatan yang menyebarluaskan informasi mengenai penggunaan obat yang rasional kepada masyarakat di wilayah kerjanya, sehingga risiko kesalahan penggunaan obat di tingkat rumah tangga dapat diminimalkan secara berkelanjutan.
Edukasi Pengelolaan Sampah di SMK Ibnu Sina Kota Batam Juhanda Kartika Wijaya; Muhammad Kafit; Adi Kurniawan; Maulida Putri
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3131

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), sampah mencakup barang-barang yang tidak digunakan, tidak disenangi, atau dibuang setelah kegiatan manusia. Berdasarkan UU Nomor 18 Tahun 2008, sampah didefinisikan sebagai sisa kegiatan sehari-hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat atau semi padat. Penumpukan dan pembuangan sampah sembarangan dapat mencemari lingkungan serta berdampak pada kesehatan manusia. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, produksi sampah mencapai 1.000 ton per hari, dan Kecamatan Lubuk Baja menempati urutan kedua penghasil sampah terbanyak. Hasil observasi di lingkungan Yayasan Pendidikan Ibnu Sina Batam menunjukkan sampah masih bercampur dan belum terpilah dengan baik. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan yang didahului dan diakhiri dengan pengisian kuesioner sebagai alat ukur tingkat pengetahuan siswa. Hasil awal menunjukkan kategori pengetahuan kurang 10 siswa, cukup 10 siswa, dan baik 24 siswa. Setelah penyuluhan, kategori pengetahuan kurang menjadi 0 siswa, cukup 2 siswa, dan baik 42 siswa. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan efektif meningkatkan pengetahuan siswa sehingga pengelolaan sampah di lingkungan sekolah menjadi lebih baik.
Peningkatan Kesadaran dan Pengelolaan Kualitas Lingkungan melalui Edukasi pada Pekerja dan Masyarakat Sekitar Industri Galangan Kapal di Kota Batam Anita Pramawati; Firdaus Yustisia; Diandra Khairunnisa; Mohdan Zyahrul
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3132

Abstract

Pertumbuhan industri galangan kapal di Kota Batam berkontribusi pada perekonomian daerah, namun berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan akibat aktivitas pengelasan, sandblasting, pengecatan, dan pengelolaan limbah, terlebih rendahnya pengetahuan pekerja dan masyarakat sekitar meningkatkan risiko pencemaran udara, air, dan tanah serta berdampak pada kesehatan (WHO, 2021; UNEP, 2022). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pekerja serta masyarakat sekitar mengenai pengelolaan kualitas lingkungan melalui edukasi. Kegiatan dilaksanakan September 2025 di kawasan industri galangan kapal Kabil, Kota Batam, melibatkan 30 peserta pekerja industri dan masyarakat sekitar. Evaluasi dilakukan terhadap 30 peserta yang mengikuti pre-test dan post-test lengkap menggunakan kuesioner mengenai pencemaran, pengelolaan limbah, penggunaan alat pelindung diri, dan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle); edukasi diberikan melalui ceramah, diskusi interaktif, dan tanya jawab menggunakan presentasi dan leaflet. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 55,7 menjadi 81,9, meningkat 26,2 poin (47%), dengan seluruh peserta mengalami peningkatan nilai serta kepedulian terhadap pengelolaan limbah, penggunaan alat pelindung diri, dan perilaku ramah lingkungan. Kegiatan ini membuktikan edukasi lingkungan merupakan strategi efektif meningkatkan literasi lingkungan dan mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan (UNESCO, 2021; Arifin et al., 2023), sehingga program serupa perlu dilaksanakan berkala sebagai bagian pemberdayaan masyarakat dan penerapan industri hijau di Kota Batam (Hidayat & Prasetyo, 2022).
Peningkatan Literasi Informasi Akademik Mahasiswa Bidang Teknik melalui Pelatihan Penelusuran Database, Penggunaan Operator Boolean, dan Evaluasi Kualitas Jurnal Ilmiah Muhammad Hafidh Firmansyah; Mochammad Rifki Ulil Albaab; Reza Putra Pradana; Agung Muliawan; Bima Wahyu Maulana
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3133

Abstract

Kemampuan mencari dan mengevaluasi jurnal artikel berkualitas merupakan kompetensi esensial bagi mahasiswa dalam menunjang kegiatan akademik dan penelitian. Artikel ini melaporkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan literasi informasi akademik yang diikuti 20 mahasiswa bidang teknik. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka selama 120 menit dengan metode ceramah interaktif, demonstrasi penelusuran, praktik terbimbing, serta pendampingan oleh lima fasilitator dengan rasio 1:4. Materi mencakup pengenalan database akademik, penyusunan query dengan operator Boolean, pemaknaan Impact Factor dan indeksasi, strategi akses artikel berbayar secara legal, serta identifikasi jurnal predator. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil identifikasi kebutuhan awal menunjukkan bahwa 55% peserta hanya mengenal Google Scholar, 45% belum pernah menggunakan database akademik, 55% tidak mengetahui operator Boolean, 50% belum pernah mendengar Impact Factor, dan 95% belum mengenal jurnal predator. Setelah pelatihan, post-test menunjukkan peningkatan pada seluruh aspek: pemahaman pengertian jurnal naik dari 85% menjadi 100%, fungsi Impact Factor dari 5% menjadi 80%, pemahaman jurnal predator dari 5% menjadi 80%, dan kemampuan menerapkan operator Boolean dari 45% menjadi 80%. Selain capaian kognitif, peserta menunjukkan perubahan perilaku berupa rencana konkret memverifikasi indeksasi jurnal melalui Scopus dan Scimago Journal Rank, menerapkan query Boolean pada penelusuran tugas akhir, serta memanfaatkan akses institusional perpustakaan kampus. Pelatihan ini meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam menelusur dan mengevaluasi sumber ilmiah, sekaligus menyisakan agenda pendampingan lanjutan pada aspek pelacakan sitasi dan pemilihan database yang sesuai bidang.
Introduksi Lampu LED Bawah Air dan Evaluasi Pengetahuan Kelompok Nelayan Desa Ngapawali dalam Operasi Penangkapan Ikan Malam Hari Hasnia Arami; Syamsul Kamri; Wa Ode Aswati; Muhammad Isral; Ahmad Riski; Intan Sari; Herlinda Andika; Restika Adelia Putri Natasha; Sitti Nurhalimah; Astivirani Astivirani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3134

Abstract

Evaluasi awal program pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk menilai perubahan pengetahuan kelompok nelayan Desa Ngapawali, Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan, mengenai pemanfaatan lampu LED bawah air sebagai alat bantu penangkapan ikan malam hari. Program dilaksanakan melalui pendekatan transfer teknologi partisipatif yang meliputi survei pendahuluan, pre-test, sosialisasi, diskusi, konsultasi, dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 13 nelayan. Data dianalisis secara deskriptif, sedangkan analisis inferensial menggunakan uji Wilcoxon signed-rank hanya dilakukan pada dua pasangan data pre-test dan post-test yang lengkap dan dapat dicocokkan. Hasil analisis terhadap dua pasangan tersebut menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 18,00 menjadi 38,00, dengan seluruh pasangan berada pada positive ranks. Namun, uji Wilcoxon menghasilkan nilai W = 0,000 dan p = 0,500, sehingga peningkatan tersebut belum signifikan secara statistik. Hasil ini memberikan indikasi awal adanya peningkatan literasi teknologi dan kesiapan nelayan dalam menerima inovasi, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan efektivitas program pada seluruh peserta maupun dampaknya terhadap produktivitas penangkapan. Kegiatan selanjutnya diarahkan pada praktik penggunaan lampu LED bawah air melalui uji lapangan serta pengukuran hasil tangkapan, waktu pengumpulan ikan, konsumsi energi, dan efisiensi operasi penangkapan.