cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Inovatif
Published by CV Firmos
ISSN : 2808148X     EISSN : 28081366     DOI : https://doi.org/10.54082/jupin.IDPaper
Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) dipublikasikan oleh CV Firmos dan terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2808-148X dan E-ISSN : 2808-1366 serta terdaftar di Crossref dengan Prefix DOI : 10.54082. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) dipublikasikan 3 kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember. Semua penerimaan naskah diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 696 Documents
Pengaruh Bahan Ajar Handout terhadap Hasil Belajar Ranah Kognitif pada Mata Pelajaran Desain Pemodelan Jalan dan Jembatan Muhammad Wildan Habibur Rahman; Soeparno Soeparno
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) keterlaksanaan proses pembelajaran dengan memanfaatkan bahan ajar handout pada elemen Desain Pemodelan Jalan dan Jembatan; serta (2) perbedaan hasil belajar kognitif siswa antara kelas kontrol yang tidak menggunakan handout dan kelas eksperimen yang menggunakan handout hasil pengembangan peneliti pada materi klasifikasi jalan. Penelitian ini menerapkan metode Quasi-Experimental Design dengan melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dalam pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan meliputi pretest, posttest, serta angket validasi guna menilai kelayakan handout berdasarkan penilaian para ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterlaksana-an pembelajaran pada ranah guru mencapai 89%, sedangkan pada ranah siswa sebesar 87%. Kedua nilai tersebut berada pada rentang 76%–100% dengan kategori sangat baik, sehingga pelaksanaan pembelajaran menggunakan bahan ajar handout dapat dinyatakan berjalan secara optimal. Berdasarkan hasil analisis Independent Sample t-Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) < 0,001 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Perbedaan tersebut juga didukung oleh rata-rata persentase kenaikan nilai, di mana kelas eksperimen memperoleh kenaikan sebesar 112%, sedangkan kelas kontrol sebesar 86,94%. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan bahan ajar handout memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Tutorial Accurate Berbasis ADDIE pada Pembelajaran Komputer Akuntansi di SMKN 1 Sooko Mojokerto Nuzula Rizqiyah; Rochmawati Rochmawati
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2447

Abstract

Sekolah Menengan Kejuruan (SMK) merupakan Lembaga yang berperan dalam mempersiapkan lulusan yang siap kerja, sehingga pemilihan media pembelajaran perlu disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik agar dapat membantu dalam berlatih keterampilan praktik sekaligus memahami konsep praktik. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa media pembelajaran yang digunakan belum disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik sehingga menyebabakan kebingungan selama proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran audiovisual berbasis video tutorial accurate dan mengetahui kelayakan serta respon peserta didik terhadap media pembelajaran yang dikembangkan. Jenis penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Evaluation, Implementation). Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui angket validasi para ahli dan angket respon peserta didik. Adapun subjek penelitiannya adalah ahli materi, ahli bahasa, ahli media, dan 20 peserta didik kelas XI AKL. Hasil penelitian pengembangan dinyatakan “Sangat Layak” berdasarkan hasil dari ahli materi (90%), ahli bahasa (96%), ahli media (97,5%). Respon peserta didik juga menunjukkan kategoti “Sangat Baik” dengan persetase 94%. Dengan demikian, media pembelajaran audiovisual berbasis video tutorial accurate layak diterapkan dalam proses pembelajaran komputer akuntansi di SMKN 1 Sooko Mojokerto.
Designing Improvements in Academic Service Quality in Higher Education Using Transformational Leadership to Foster Work Motivation Yoniv Erdhianto; Anwar Sodik
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2448

Abstract

The leadership style of university administrators is a key factor contributing to the suboptimal performance of higher education in Indonesia. The effectiveness of lecturers and educational staff is largely influenced by how the rector leads the institution. A rector is expected to drive transformation within the university environment by fostering a strong quality-oriented work culture, while also motivating and supporting the professional development of academic and administrative personnel. This study aims to identify the components of transformational leadership demonstrated by rectors in private engineering universities. A qualitative descriptive approach was employed, involving participants such as rectors, vice rectors, deans, and heads of study programs. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and validated using source and method triangulation. The data were analyzed qualitatively using the Miles and Huberman interactive model, which includes data collection, reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that: (1) The rector’s idealized influence is reflected in the involvement of stakeholders in formulating the university’s vision, mission, and programs, as well as in conducting regular meetings to address challenges; (2) Inspirational motivation is demonstrated through the use of flexible leadership styles adapted to different situations; (3) Intellectual stimulation is shown by encouraging efficiency, punctuality, and collaboration in work processes; (4) Individualized consideration is evident in the attention given to the needs of lecturers and educational staff; (5) Overall, the rector’s transformational leadership has proven effective in enhancing work motivation among lecturers and administrative staff.
Visual Storytelling dalam Membangun Brand Affinity melalui Video Program Motul Wheels and Wonders New Zealand 2025 Reza Achmad Noor Alfian; Devi Wening Astari
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2450

Abstract

Perkembangan media digital menuntut merek untuk tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun keterikatan emosional dengan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan elemen-elemen sinematografi terkait visual storytelling yang berperan dalam membangun brand affinity pada program Motul Wheels and Wonders New Zealand 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinematografi memiliki peran penting dalam membangun narasi visual yang mampu menyampaikan emosi, pengalaman, dan nilai merek kepada audiens. Elemen yang ditemukan diantaranya adalah: a) Komposisi visual yakni penggunaan rule of thirds dan framing untuk mengarahkan perhatian audiens; b) Pergerakan kamera seperti pan, tilt, dan tracking shot yang mendukung dinamika narasi; c) Pencahayaan, baik natural lighting maupun cinematic lighting untuk membangun atmosfer visual; d) Jenis pengambilan gambar (shot type), seperti wide shot, medium shot, dan close-up yang berfungsi dalam penekanan makna visual. Elemen tersebut secara sinematik meningkatkan kualitas storytelling. Menciptakan pengalaman menonton yang bermakna dan emosional, sehingga mampu memperkuat keterikatan audiens terhadap merek Motul. Konten yang dihasilkan berhasil memperoleh lebih dari 2 juta penayangan, yang menunjukkan tingginya atensi audiens. Konten yang dihasilkan dalam program ini tidak sekadar menampilkan produk, tetapi membangun narasi visual mengenai keandalan mesin, kebebasan berkendara, dan semangat petualangan. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan visual storytelling berbasis sinematografi dapat menjadi strategi efektif dalam membangun brand affinity dan membangun hubungan emosional dengan audiens.
Pengembangan Media Pembelajaran Website Interaktif ALAQIFY untuk Meningkatkan Pemahaman Surat Al-Alaq Ayat 1-5 Siswa Kelas III SD Muhammad Bilal Maulidan; Ananda Kurnia Rahma; Yunita Maharani; Ani Nur Aeni
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2456

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar, khususnya pada materi Surah Al-Alaq ayat 1–5, masih banyak mengandalkan metode konvensional yang berpusat pada guru sehingga siswa mengalami kesulitan dalam membaca, menulis, menghafal, dan memahami makna ayat. Permasalahan ini menekankan perlunya bahan ajar yang lebih kreatif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis website bernama ALAQIFY, menilai kelayakannya melalui validasi ahli, dan mengukur seberapa baik siswa kelas tiga sekolah dasar memahami ayat 1–5 Surah Al-Alaq. Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) menjadi metode yang digunakan.Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest serta formulir validasi ahli,dengan melibatkan 25 siswa kelas III di sebuah sekolah dasar di Kabupaten Sumedang sebagai sujek penelitian.Validasi ahli materi mencapai 100%, sedangkan validasi ahli media menghasilkan persentase rata-rata 98,75%, keduanya dinilai “sangat baik.” Sebagai hasil dari penerapan tersebut, nilai rata-rata siswa meningkat sebesar 2,04 poin, dari 6,73 pada pretest menjadi 8,77 pada posttest,yang termasuk dalam kategori peningkatan baik dan bermakna dalam konteks pembelajaran jangka pendek. Siswa juga menunjukan peningkatan antusiasme dan keterlibatan, terutama saat menggunakan fitur kuis berbasis permainan edukatif. Media ALAQIFY dinilai efektif dan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih interaktif, menarik, dan menyenangkan dibandingkan pembelajaran konvensional.
Peran Kepemimpinan dalam Membentuk Sikap Kerja dan Kinerja Karyawan: Studi Literatur dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Nuryadi Nuryadi; Qhorry Ismayanti Subandry; Riris Dwi Norjannah; Umar Luthfi; Juni Surya Wijaya
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2467

Abstract

Kepemimpinan merupakan aspek krusial yang memengaruhi tindakan dan hasil yang dicapai oleh karyawan dalam suatu organisasi. Situasi kerja yang senantiasa berubah menuntut para pemimpin untuk memberikan bimbingan, semangat, dan dukungan yang tepat agar karyawan mampu menunjukkan sikap kerja yang baik dan mencapai hasil yang optimal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh berbagai gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan, serta menelaah peran sikap kerja sebagai faktor penghubung dalam hubungan tersebut. Metodologi yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal akademik. Proses pemilihan sumber didasarkan pada kriteria kelayakan materi, reputasi penerbit, serta kesesuaian topik dengan fokus pembahasan, yang meliputi publikasi ilmiah dalam rentang waktu tahun 2017 hingga 2026. Berdasarkan penelusuran tersebut, teridentifikasi bahwa gaya kepemimpinan transformasional, demokratis, dan partisipatif menjadi pola kepemimpinan yang paling sering ditemukan dan dibahas dalam literatur sebagai pendekatan utama yang efektif dalam membentuk sikap kerja positif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional, demokratis, dan partisipatif terbukti berperan penting dalam membentuk sikap kerja positif karyawan, yang tercermin melalui peningkatan kedisiplinan, komitmen, dan motivasi; kondisi ini pada gilirannya berkontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini juga menemukan bahwa hubungan antara kepemimpinan dan kinerja tidak bersifat langsung, melainkan dijelaskan secara signifikan melalui peran sikap kerja sebagai variabel perantara. Oleh karenanya, dapat disimpulkan bahwa penerapan gaya kepemimpinan transformasional, demokratis, dan partisipatif sangat strategis untuk membangun sikap kerja yang baik, sehingga menjadi kunci utama dalam meningkatkan kinerja karyawan dalam organisasi. Hasil temuan ini diharapkan dapat menambah wawasan teoritis dalam bidang manajemen sumber daya manusia dan menjadi pedoman bagi organisasi dalam merumuskan strategi kepemimpinan yang efektif.
Penerapan Algoritma Apriori untuk Analisis Pola Asosiasi Transaksi Penjualan Cafe Omalicious di Kota Manokwari Anjelita Indri Sapitri Samsya Marjan; Ririn Ariyanti; Pricillia Lousiana Putri; Yuliana Maria Prisca Abuwarenan Supit
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2468

Abstract

Meningkatnya persaingan di industri Cafe mendorong pemilik usaha untuk memanfaatkan data transaksi sebagai dasar pengambilan keputusan. Cafe Omalicious di Manokwari telah mengumpulkan ribuan transaksi selama Triwulan IV tahun 2025, namun belum pernah menganalisisnya untuk mengidentifikasi pola pembelian pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma Apriori dalam menemukan aturan asosiasi antar menu yang sering dibeli bersamaan. Data primer sebanyak 2.062 transaksi bersih dengan 68 item unik diolah menggunakan pustaka mlxtend pada platform Google Colaboratory dengan parameter minimum support 0,02 dan minimum confidence 0,3. Hasil analisis menunjukkan bahwa aturan asosiasi terkuat adalah “Es Teh Manis → Ayam Geprek” dengan nilai support 0,0218, confidence 0,302, dan lift 1,36. Aturan ini mengindikasikan bahwa pelanggan yang membeli Es Teh Manis memiliki peluang 30,2% untuk turut membeli Ayam Geprek. Temuan ini memperkuat penerapan algoritma Apriori pada usaha kuliner skala lokal berbasis data transaksi riil, sekaligus dapat dijadikan landasan strategis bagi manajemen cafe dalam pengembangan paket bundling, rekomendasi menu, serta pengelolaan stok yang lebih efisien.
Analisis Penggunaan Alat Pelindung Diri, Persepsi Lingkungan Kerja, dan Keluhan Kesehatan Pekerja Produksi Biskuit di Medan Ravena Felisha; Aspadil Siregar; Aisyah Aisyah; Abdurrozzaq Hasibuan
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2469

Abstract

Mesin produksi, proses panas, aktivitas berulang, dan penggunaan alat pelindung diri adalah semua elemen industri pengolahan biskuit yang dapat memengaruhi kenyamanan kerja pekerja. Studi ini menyelidiki penggunaan alat pelindung diri, persepsi lingkungan kerja, dan keluhan kesehatan subjektif pekerja yang bekerja di pabrik biskuit di Kota Medan. Metode kuantitatif deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Form kepada 20 pekerja di bidang oven, pemanggang, penggorengan, dan mesin produksi yang dipilih secara purposive. Untuk mendukung konsistensi instrumen, distribusi frekuensi, persentase, dan uji reliabilitas Cronbach's alpha digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% responden merasakan area kerja bising, 65% merasakan area kerja panas, 85% selalu menggunakan pakaian kerja khusus, 80% menggunakan APD sesuai prosedur, dan 70% menggunakan sarung tangan. Lelah setelah bekerja sebesar 65 %, kram otot sebesar 60 %, berkeringat dan haus berlebihan masing-masing sebesar 55 %, dan kesulitan berkonsentrasi sebesar 50 % adalah keluhan kesehatan subjektif yang paling sering dilaporkan.
Pemanfaatan Jobsheet pada Tiap Tahapan Praktik Pembuatan Pao pada Siswa Kelas XI Kuliner Titis Budi Rahayu; Oldxa Anfani; Lutfia Yasmin
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan jobsheet pada tiap tahapan praktik pembuatan Pao submateri bakery di kelas XI Program Keahlian Kuliner SMK Swasta Pariwisata Imelda Medan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 40 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, instrumen penilaian praktik, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik rerata untuk mengetahui pemanfaatan jobsheet pada tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi praktik dengan kategori kebermanfaatan yakni tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebermanfaatan jobsheet berada pada kategori tinggi (97,5%) secara keseluruhan dan pada tiap tahapan, yakni tahap persiapan 75%, tahap pelaksanaan 92,5%, dan tahap evaluasi 67,5%. Pemanfaatan jobsheet efektif dalam pembalajaran praktik di SMK jurusan kuliner karena siswa dapat mengikuti langkah kerja dengan tepat, meningkatkan kedisiplinan, serta mendukung keterampilan praktik secara mandiri.
Analisis Bahaya Kerja dan Pengendalian Risiko Industri Tahu Tradisional Menggunakan Metode HIRADC di UMKM Produsen Tahu Kota Bandung Fajar Alamsyah; Elys Mulyanti; Yuono Yuono; Riny Yolandha Parapat
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2473

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan salah satu aspek penting dalam kegiatan industri untuk melindungi pekerja dari risiko kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja. Industri tahu tradisional termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang masih menggunakan proses produksi manual dan peralatan sederhana sehingga memiliki berbagai potensi bahaya kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya kerja, menilai tingkat risiko, serta menentukan upaya pengendalian risiko pada salah satu industri tahu tradisional di Kota Bandung menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC). Penelitian dilakukan melalui observasi langsung, wawancara terhadap enam pekerja dan satu pemilik usaha, serta dokumentasi pada area produksi. Hasil identifikasi bahaya menunjukkan adanya potensi bahaya fisik, mekanis, ergonomi, dan lingkungan kerja pada delapan aktivitas utama proses produksi, yaitu perendaman dan pencucian kedelai, penggilingan, perebusan, penyaringan, pencetakan, pemotongan tahu, pemindahan material, dan lingkungan kerja. Hasil penilaian risiko menunjukkan bahwa proses perebusan memiliki tingkat risiko tertinggi dengan nilai risiko sebesar 20 yang termasuk kategori tinggi akibat paparan suhu dan uap panas secara terus-menerus selama proses produksi berlangsung. Proses penggilingan juga termasuk kategori risiko tinggi dengan nilai risiko sebesar 16 karena adanya potensi kontak langsung dengan bagian mesin yang berputar. Sementara itu, aktivitas lainnya berada pada kategori risiko sedang dengan nilai risiko antara 6 hingga 9. Upaya pengendalian risiko yang direkomendasikan meliputi pemasangan pelindung mesin (machine guarding), perbaikan ventilasi area kerja, penggunaan alat pelindung diri (APD) secara konsisten, penerapan standard operating procedure (SOP), penggunaan alas anti-slip, pengaturan posisi kerja yang lebih ergonomis, serta pelaksanaan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja secara berkala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode HIRADC dapat digunakan secara efektif untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan prioritas pengendalian risiko pada industri tahu tradisional.