cover
Contact Name
Arie Hardian
Contact Email
arie.hardian@lecture.unjani.ac.id
Phone
+6285720197346
Journal Mail Official
jurnal-abdimas-kwk@unjani.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Jl. Terusan Jenderal Sudirman, Cimahi, 40531 Telp. (022) 663 1858
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
ISSN : 27210367     EISSN : 27163512     DOI : https://doi.org/10.26874/jakw.v1i1.9
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma merupakan jurnal ilmiah yang berisi kumpulan artikel yang berasal dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Lingkup Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma mencakup seluruh kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang sains, teknologi, sosiohumaniora, atau kombinasi dari bidang-bidang tersebut. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Cimahi. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma menerbitkan 2 nomor per tahun di bulan Maret dan Oktober. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma dapat diakses melalui versi cetak (ISSN 2721-0367) dan elektronik (ISSN 2716-3512).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 404 Documents
Pemeriksaan Kualitas Tidur dan Penyuluhan Higiene Tidur pada Komunitas Lansia St. Anna Yoakim Bandung Supantini, Dedeh
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijaya Kusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i3.474

Abstract

Gangguan tidur menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan, terutama pada lansia. Hampir 50% lansia di Indonesia mengalami gangguan kualitas tidur. Kualitas tidur dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya higiene tidur yang dapat diukur dengan instrumen Sleep Hygiene Index (SHI). Dalam hal ini, edukasi mengenai higiene tidur dapat meningkatkan kualitas tidur. Pengabdian masyarakat dengan metode participatory action research bertujuan untuk membantu para lansia mengetahui kualitas tidur yang diukur dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), higiene tidur, dan cara meningkatkan kualitas tidur. Pengabdian ini bekerja sama dengan komunitas lansia St. Anna Yoakim Bandung yang dihadiri oleh 62 peserta. Kegiatan diawali dengan pemeriksaan PSQI dan SHI yang hasilnya disampaikan kepada peserta, dilanjutkan dengan pemberian materi mengenai higiene tidur, kualitas tidur, dan cara meningkatkan kualitas tidur. Berdasarkan data yang diperoleh, 89,5% peserta memiliki higiene tidur baik, 10,5% peserta memiliki higiene tidur sedang, dan 50% peserta memiliki kualitas tidur buruk. Dari hasil evaluasi pemahaman terhadap materi yang diberikan, 95% peserta memahami arti higiene tidur, 100% peserta mengetahui kualitas tidur baik atau buruk, dan 89% peserta mengetahui cara untuk memperbaiki kualitas tidur.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning dan Motivasi Belajar Terhadap Sikap Berwirausaha Pada Peserta Pelatihan di PT Radar Teknologi Komputer Kota Tangerang Ansori, Zakky; Hanafi, M. Syadeli; Ganiadi, Mochamad
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijaya Kusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i3.475

Abstract

Kurangnya lapangan pekerjaan menyebabkan banyaknya pengangguran di Kota Tangerang dengan persentase sekitar 6,67 %. Kegiatan yang dilakukan bertujuan mengetahui apakah ada pengaruh dari metode pembelajaran project based learning dan motivasi terhadap sikap berwirausaha pada peserta pelatihan di PT. Radar Teknologi Komputer Kota Tangerang. Analisis terhadap hasil kegiatan menggunakan statistik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil pengujian, project based learning dan motivasi belajar secara simultan berpengaruh sangat signifikan terhadap sikap berwirausaha dengan nilai fhitung (35,607) > ftabel (3,19). Hasil ini menunjukan bahwa variabel project based learning dan motivasi belajar berpengaruh positif secara simultan terhadap variabel sikap berwirausaha. Perhitungan tanggapan responden per-variabel dengan menggunakan perhitungan skor aktual dan skor ideal mendapatkan skor sebesar 79,6% yang masuk dalam kategori baik. Hal ini mengindikasikan bahwa perpaduan dari pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan tingkat motivasi belajar yang baik dapat meningkatkan sikap berwirausaha peserta pelatihan secara signifikan.
Pendampingan Untuk Evaluasi Kepatuhan Prosedur Operasional Standar Pada Siklus Produksi Barang Jadi PT JIMAS Gresik Nugraheni, Bernadetta Diana; Handoko, Jesica; Wehartaty, Tineke; Yudhanti, Ceicilia Bintang Hari; Lindrawati, Lindrawati
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijaya Kusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i3.478

Abstract

Artikel ini membahas kegiatan pengabdian masyarakat industri untuk membantu staf akuntansi PT. JIMAS dalam meningkatkan kepatuhan staf operasional terkait implementasi siklus barang jadi di PT. JIMAS Gresik. PT. JIMAS adalah perusahaan tekstil di Kecamatan Driyorejo, Gresik yang membutuhkan pelaksanaan prosedur operasional yang terstandardisasi agar memudahkan kontrol dan mengurangi kelalaian atau kerugian yang telah dan/atau akan terjadi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dari evaluasi terhadap prosedur operasional standar (POS) pada siklus produksi perusahaan yang dikembangkan dari tim penelitian sebelumnya, untuk memastikan kesesuaian antara POS yang ada dengan kebutuhan praktik dalam pabrik. Pendampingan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan efektivitas dalam mendeteksi risiko yang mungkin timbul.
Penyuluhan Tentang Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut terhadap Karies pada Siswa Kelas VI SDN Mandiri 4 Cimahi Sidiqa, Atia Nurul; Himawati, Marlin; Lestari, Ayu Asri
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijaya Kusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i3.480

Abstract

Penyuluhan kesehatan gigi merupakan salah satu upaya promotif pada masalah kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan gigi kepada siswa kelas VI SDN Mandiri 4 Cimahi untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang pencegahan karies gigi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi, dan demonstrasi tentang praktik kebersihan mulut yang benar. Peserta terdiri dari 50 siswa kelas enam sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan siswa tentang kesehatan gigi dan pencegahan karies setelah diberikan intervensi edukasi. Sebelum kegiatan dilaksanakan, hanya 30% siswa yang memiliki pemahaman yang baik tentang kesehatan gigi, sedangkan setelah diberikan penyuluhan, 85% siswa menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan gigi. Para siswa juga menunjukkan peningkatan antusiasme dan kemauan untuk menerapkan kebiasaan kebersihan mulut yang baik, seperti menyikat gigi secara teratur dan mengurangi konsumsi makanan manis. Kesimpulannya, pendidikan kesehatan gigi terbukti menjadi pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mulut dan mencegah karies gigi di kalangan anak sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menyoroti pentingnya menerapkan program pendidikan di sekolah untuk menumbuhkan kesadaran dan praktik kesehatan gigi yang lebih baik sejak usia dini.
Sosialisasi Dampak Positif dan Negatif Penggunaan Gadget Anak Usia Dini pada TK Mutiara Pelangi Zuhro, Siti Fatimatul; Sapriyadi, Sapriyadi; Wardhani, Anisa Rizki Sulistya Kusuma; Azizah, Aulia Nur; Rinarso, Berlian Dwi; Aulia, Ihsan Fathoni
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijaya Kusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i3.482

Abstract

Pada zaman sekarang, teknologi berkembang begitu pesat dan diciptakan untuk mempermudah urusan manusia dengan mempermudah segala sesuatunya. Berbagai macam jenis teknologi yang tidak terhitung jumlahnya dapat dijumpai pada zaman modern ini, seperti ponsel pintar, laptop, dan sebagainya. Semakin canggih suatu zaman, semakin banyak alat atau media canggih yang terus berkembang pesat. Semakin banyak pula orang menggunakannya untuk kebutuhan dalam mencari informasi dan memudahkan dalam pekerjaannya sehari-hari. Namun, walaupun pada awalnya teknologi diciptakan untuk menghasilkan dampak positif, di sisi lain teknologi juga memberikan dampak negatif. Dalam kasus maraknya penggunaan ponsel pintar pada kalangan anak-anak TK, terdapat dampak negatif yang diakibatkan oleh penggunaan ponsel pintar pada kalangan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dan dosen Universitas Muhammadiyah A.R, Fachruddin yang bertempat di TK Mutiara Pelangi Tigaraksa memberikan pengajaran sangat berarti bagi anak-anak. Sosialisasi dampak penggunaan gadget tarhadap anak ini merupakan salah satu cara yang dapat dijadikan sebagai langkah awal untuk mencegah dampak gadget terhadap anak.
Literasi Governance Kelembagaan Desa Wisata Bumiwangi Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung Majidah, Majidah; Cahyaningsih, Cahyaningsih
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijaya Kusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i3.488

Abstract

Desa Wisata Bumiwangi terletak di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Desa tersebut memiliki beberapa keunggulan, yakni terdapat destinasi wisata terbang layang dan gantole serta mayoritas penduduk berusia produktif dan memiliki pekerjaan pada berbagai sektor, termasuk karyawan swasta. Desa Bumiwangi juga telah memiliki sistem informasi desa wisata, tetapi sistem informasi tersebut belum lengkap dan tidak mutakhir, termasuk informasi mengenai profil perangkat desa, tugas, dan tanggung jawab yang belum tersedia. Permasalahan ini berpotensi tidak mendapatkan predikat desa wisata karena tidak memenuhi kriteria dan menghambat perkembangan perekonomian desa tersebut. Mengacu pada permasalahan yang ada, maka dilakukan pengabdian masyarakat dengan topik governance kelembagaan untuk pengembangan desa wisata sehingga dapat menumbuhkan perekonomian desa tersebut. Dengan pemberdayaan kelembagaan desa melalui penataan governance-nya, pengelolaan Desa Wisata Bumiwangi diharapkan menjadi akuntabel dan transparan untuk mendorong pengelolaan desa wisata yang produktif, dapat menumbuhkembangkan perekonomian desa. Pengabdian ini dilakukan dengan model literasi governance kelembagaan desa wisata yang meliputi definisi desa wisata, dasar hukum, tipe desa wisata, struktur organisasi, dan deskripsi pekerjaan. Melalui pre-test dan post-test, diperoleh hasil yang memuaskan. Hal tersebut menjelaskan bahwa peserta memahami governance kelembagaan sehingga dapat menjadi bekal untuk pendampingan implementasinya dalam kegiatan lanjutan dari skema abdimas ini.
Pendampingan Belajar Anak Generasi Alpha Dalam Kegiatan Pesantren Ramadhan Untuk Membangun Karakter Religius Zuhriyah, Aminah; Rizaq, Muhammad; Warti, Erlis
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijaya Kusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i3.492

Abstract

Pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan tujuan melakukan pendampingan belajar anak Generasi Alpha dalam kegiatan Pesantren Ramadhan untuk membangun karakter religius. Lokasi pengabdian bertempat di Masjid Markazul Ukhuwwah, Perumahan Bekasi Timur Regensi, RW 010, Kabupaten Bekasi. Kegiatan diikuti 115 anak Generasi Alpha mulai usia 3–12 tahun. Metode pelaksanaan pengabdian berupa pendampingan belajar. Kegiatan ini memberikan materi pendidikan agama Islam: 1) Membaca Al-Qur’an menerapkan metode iqro dan An-Nahdliyah; 2) Ilmu fiqih (ibadah) menerapkan teknik tanya jawab dan simulasi; 3) Pendidikan akidah akhlak menggunakan metode konvensional dan tanya jawab. Hasil belajar yang diharapkan: 1) Membaca Al-Qur’an, dapat memahami nilai spiritual dan moral bekal membangun karakter religius; 2) Belajar ilmu fiqih (ibadah), dapat bersikap sopan dalam berhubungan dengan Tuhannya dan menghargai orang lain; 3) Belajar akidah akhlak, diharapkan memiliki akhlak yang taat menjalankan perintah Tuhannya dan menjauhkan larangan-Nya, terwujud membangun karakter religius untuk menghadapi tantangan kehidupan. Dengan demikian, kegiatan Pesantren Ramadhan strategi membentuk karakter religius (anak Generasi Alpha) menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.
Edukasi Akhlak Terpuji Pada Anak Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al-Mubarok Di Desa Sumokali Malikhah, Nauroh Nisrina; Widyawanti, Ayun Lestari; Hayunimas, Mahardini; Fatmasari, Ria; Aisyah, Siti
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijaya Kusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i3.500

Abstract

Banyak sekali problematika yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, menyangkut permasalahan anak yang menunjukkan hal-hal yang kurang pantas dilakukan atau pun diucapkan. Perilaku kurang pantas sering ditampakkan di depan umum dalam keseharian anak, hal ini membuat anak menjadi terbiasa dalam melakukan hal yang serupa. Adanya pergaulan yang tidak dikontrol menjadi salah satu penyebabnya, tetapi dengan adanya Taman Pendidikan Al-Qur’an anak lebih bisa mengontrol pergaulan dengan adanya pembiasaan yang baik dan penanaman sikap sopan santun. Oleh sebab itu, selain memberi pemahaman akan keimanan dan ketakwaan, membentuk kepribadian anak juga merupakan hal yang menunjang untuk mencapai akhlak yang terpuji melalui Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Metode pelaksanaan yang digunakan adalah identifikasi masalah, menentukan kerangka pemecahan masalah, melakukan pre-test, memberikan pendidikan kesehatan beserta pelatihan, dan diakhiri dengan melakukan post-test. Data hasil pre-test dan post-test disajikan dalam bentuk persentase jumlah hasil, sedangkan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan peserta yang merupakan anak-anak TPQ Al-Mubarok mengenai akhlak terpuji dilakukan uji perbedaan rerata pre-test dan post-test dengan menggunakan statistika parametrik, yakni uji Wilcoxon. Hasil pemahaman peserta mengenai akhlak terpuji menunjukkan adanya kenaikan yang signifikan sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) diberikan ceramah mengenai stunting. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa p-value <0,05, sehingga disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan peserta mengenai akhlak terpuji sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) diberikan ceramah mengenai akhlak terpuji.
Upaya Preventif Dan Promotif Penyakit Tidak Menular Hipertensi Melalui Program Geber Pekan PTM Desa Jatimulya Kabupaten Sumedang Ramadhan, Adi Putra; Herdiana, Rizki; Nur'aeni, Siti; Sinaga, Yaqobus Lau De Yung
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijaya Kusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i3.501

Abstract

LLDIKTI IV Jawa Barat dan Banten bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Sumedang menyelenggarakan Program Kuliah Kerja Nyata Tematik Perguruan Tinggi Mandiri Gotong Royong Membangun Desa (KKN-T PTMGRMD). Kegiatan ini diikuti oleh 1248 mahasiswa dari 142 Perguruan Tinggi dengan bidang ilmu masing-masing di Jawa Barat dan Banten dengan 5 Indikator Kinerja Utama, salah satunya adalah inovasi perguruan tinggi. Inovasi universitas yang dilakukan berupa upaya preventif dan promotif pencegahan hipertensi tidak menular pada masyarakat Desa Jatimulya. Upaya yang dilakukan antara lain pemberdayaan kader, penyuluhan kesehatan dengan media buku saku GEBER PEKAN PTM, Poster PTM, Lepuh Hipertensi, Standing Banners, dan screening kesehatan 5 meja Posbindu PTM yang dikemas dalam Program GEBER PEKAN PTM. Kegiatan yang dilakukan berhasil memberdayakan kader dan masyarakat untuk berkontribusi dan mengikuti arahan Program GEBER PEKAN PTM sebagai upaya memajukan kesehatan dan menjaga penyakit tidak menular hipertensi. Selain itu, masyarakat termotivasi untuk selalu ingin mengetahui dan mampu melakukan skrining kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi.
Manipedicare Upaya Pencegahan Cacingan dan Peningkatan Kesadaran Kebersihan pada Anak SD di Cimahi Berutu, Astri Lafenia; Febrianti, Vina; Khairunissa, Tasya Salsabilla; Hasna, Natasya Aliatul; Nurkurnia, Isyfi; Nursidika, Perdina
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijaya Kusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i3.504

Abstract

Manipedicare adalah program perawatan kuku dengan tujuan mencegah cacingan dan meningkatkan kesadaran untuk anak-anak sekolah dasar (SD) di Cimahi. Jumlah penderita cacingan di Indonesia masih cukup tinggi, dan cacingan termasuk dalam Penyakit Tropis Terabaikan (Neglected Tropical Diseases/NTDs) yang masih menjadi prioritas penanganan di Indonesia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merawat dan memeriksa kuku tangan serta memberikan edukasi untuk mengenalkan dan menanamkan kesadaran tentang kebersihan pribadi pada siswa SD L sehari-hari. Metode pengabdian masyarakat ini meliputi berbagai tahap, yaitu survei lokasi, edukasi melalui penyuluhan, pemeriksaan kebersihan kuku, tes laboratorium untuk memeriksa telur cacing dengan metode NaCl, dan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan program Manipedicare menemukan bahwa masih ada tiga siswa yang positif terdapat telur cacing Ascaris lumbricoides dan Ancylostoma duodenale di kuku mereka, namun hal ini telah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan feses dan pemberian obat cacing. Hasil dari program ini juga menunjukkan peningkatan kebiasaan siswa SD L dalam membersihkan tangan dan kuku mereka, yang terlihat dari peningkatan jumlah siswa yang mengubah kebiasaan dari 234 siswa sebelum edukasi menjadi 340 siswa. Program Manipedicare ini dapat dinyatakan berhasil. Hasil menunjukkan masih ditemukan siswa yang menderita cacingan, sehingga perlu dilakukan tindak lanjut berupa perbaikan status gizi atau pemeriksaan laboratorium yang lebih komprehensif.