cover
Contact Name
Dyah Gandasar
Contact Email
dyah.gandasari@gmail.com
Phone
+6282110285395
Journal Mail Official
dyah.gandasari@gmail.com
Editorial Address
Bogor Agricultural Develpoment Polytechnic Jln. Aria Surialaga No 1, Pasir Kuda Bogor 16119
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis
ISSN : 2599039X     EISSN : 25990381     DOI : https://doi.org/10.51852/
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis merupakan jurnal yang diterbitkan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, Kementerian Pertanian. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, pada bulan Juni dan Desember. Artikel yang dimuat merupakan hasil penelitian dengan topik budidaya pertanian, ekonomi pertanian, agribisnis, produksi dan teknologi peternakan, ilmu nutrisi dan pakan ternak, dan kesehatan ternak.
Articles 101 Documents
Pengaruh Pemanfaatan Biourine terhadap Tanaman Sayuran Sawi di Desa Parungseah Kecamatan Sukabumi Kabupaten Sukabumi: The Effect of Biourine Utilization on Mustard Cultivation in Parungseah Village Sukabumi District Sukabumi Regency Ayu Shelvia; Reni Suryanti; Maya Purwanti
Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis
Publisher : Politeknik Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/jaa.v5i2.483

Abstract

The amount of sheep urine waste and the need for environmentally friendly vegetables are increasing, however most farmers do not know the benefits of urine waste due to the lack of knowledge. This study aimed to determine the recommended dose of bio urine on the growth of mustard plants. The research was conducted in Parungseah Village, Sukabumi District, Sukabumi Regency. The research design consisted of 3 treatments, namely 1) P0 dose without bio urine, 2) P2 dose with 200 ml of bio urine and 3) 300 ml of bio urine. Data analysis using Anova test and followed by Duncan test if there is an effect. The results of the analysis stated that P2 or treatment with a dose of 300 ml of bio urine was the highest average which had a significant effect on plant height, number of leaves, leaf width, and harvest weight (P<0.05) of mustard greens. Research shows that the use of sheep urine waste as liquid organic fertilizer with the dose 200 ml can increase the productivity of mustard plants.
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Urin Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea Reptans): The Effect of Rabbit Urine Organic Fertilizer on The Growth of Land Kale Plants (Ipomoea Reptans) Via Rahmatul Ummah; David Septian Sumanto Marpaung
Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis
Publisher : Politeknik Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/jaa.v5i2.484

Abstract

The use of organic fertilizer is one solution to solve the problem of lack of nutrients in the soil, taking into account the sustainability aspect. Rabbit droppings are obtained from rabbit breeders at P4S Agro Cendekia Bangunrejo. The study was conducted in July 2021 at P4S Agro Cendekia Bangunrejo. Liquid organic fertilizer is made by two different methods namely Y1 (a mixture of 10 liters of rabbit urine, 150 grams of brown sugar and 0.2 liters of EM3) with a fermentation time of 7 days and a pH of 7.5 and Y2 (a mixture of 10 liters of rabbit urine, 150 grams of brown sugar, 0.2 liters of EM3 and bamboo root) with a fermentation time of 6 days and a pH of 7.3. There are three treatments, namely P1 as an experimental control (without the provision of liquid organic fertilizer), P2 is given liquid organic fertilizer Y1, P3 is given liquid organic fertilizer Y2. Each treatment was randomly taken as many as 5 samples to be used as the object of the study. The parameters of the growth of kale plants analyzed after 10 hst (days after planting) are plant height, number of leaves, length of roots and number of roots. From the research data obtained, the highest average plant height is in the P2 treatment with a value of 8.12 cm. The average number of leaves is the largest in the P2 treatment as many as 5 stems. The average length of the highest root is in P3 at 8.46 cm. The average number of roots obtained in the P2 treatment is 29 branches. Liquid organic fertilizer of rabbit urine affects the growth of kale plants. Keywords: Growth, growth of rabbit urine, rabbit urine
Pengaruh Pemberian Air Perasan Daun Salam (Syzygium polyanthum) dalam Air Minum terhadap Bobot Badan Ayam Broiler: The Effect of Bay Leaf Juice (Syzygium polyanthum) in Drinking Water on Body Weight of Broiler Sylvina Alzari; M. Rekhnin Kamil
Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis
Publisher : Politeknik Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/jaa.v5i2.490

Abstract

Broiler chicken is one type of livestock that is widely consumed to fulfil animal protein needs. Its productivity can be affected by feed. The escalating price of feed is a challenge to provide quality feed at affordable prices. The aim of the study was to analyze the effect of bay leaf juice in drinking water with different levels on body weight and feed conversion ratio (FCR) of broiler. The study was divided into 5 group of treatments regarding on differences in levels of bay leaf juice, such as P0 = control or 0%, P1 = 5%, P2 = 10%, P3 = 15% and P4 = 20%. Each treatment group consisted of 20 broiler chickens. The variable measured of this study were final body weight, and FCR. The data analysis into descriptive. There was a tendency of increased the average body weight in P1 with 5% bay leaf juice than other treatments. The FCR in the final showed that in P1 was the lower than other treatments. Utilizing of bay leaf juice in drinking water of broiler has a tendency in increased final body weight and the lower FCR.
Kegiatan Pabrikasi Mesin Pengupas Bawang Merah Merek BEJE Tipe PB 01 di PT Bahagia Jaya Sejahtera: The Production of Shallot Dehulling Machine BEJE PB 01 at PT Bahagia Jaya Sejahtera Widiya Apriliani; Linda Liswanti; Titis Pury Purboningtyas
Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis
Publisher : Politeknik Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/jaa.v5i2.513

Abstract

Pengupasan bawang merah pada usaha industri kecil masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan banyakwaktu dan tenaga. Oleh karena itu, diperlukan mesin pengupas bawang merah yang kebutuhan listriknya rendah dan mudah digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kegiatan pabrikasi mesin pengupas bawang di PT Bahagia Jaya Sejahtera dengan menggunakan konsep desain dan pabrikasi mesin. Alat yang digunakan merupakan peralatan perbengkelan yang menunjang pembuatan mesin pengupas bawang. Adapun bahan yang digunakan adalah pelat baja tahan karat dan besi siku. Proses produksi berlangsung setelah proses desain selesai dan rancangan mesin telah disetujui. Proses produksi meliputi kegiatan pembuatan rumah pencacah, unit pengumpan (inlet), unit pengeluaran (outlet), dan rangka mesin. Setelah itu, semua bagian mesin disusun dan dilakukan kegiatan finishing. Sebelum mesin tersebut didistribusikan, dilakukan uji fungsional alat untuk mengetahui performa mesin tersebut. Hasil uji fungsional dilakukan tanpa beban dan dengan beban. Hasil uji tanpa beban menunjukkan bahwa setiap bagian mesin bekerja dengan baik. Hasil uji fungsional dengan beban menunjukkan bahwa perlu beberapa perbaikan komponen untuk meningkatkan kemampuan mesin pengupas bawang.
Pertambahan Bobot Badan dan Analisis Kelayakan Usaha Penggemukan Kambing yang Disuplementasi Probiotik Bioplus di Kelompoktani Sri Rejeki Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru: Body Weight Gain and Feasibility Study of Feedlot Goat Supplemented with Bioplus Probiotic in Sri Rejeki Farmers Payung Sekaki Subdistrict Pekanbaru City Muhammad Ilham; Rizal Krisna; Sudrayat
Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Politeknik Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/jaa.v4i1.514

Abstract

Berdasarkan Statistik Pekanbaru tahun 2019 populasi kambing di Kecamatan Payung Sekaki adalah 329 ekor. Populasi tersebut masih dapat diperbaiki dengan teknik manipulasi pakan agar produktivitas kambing meningkat. Teknik manipulasi pakan yang dapat direkomendasikan adalah probiotik Bioplus. Penelitian bertujuan menganalisis pertambahan bobot badan dan analisis usaha penggemukan kambing yang disuplementasi probiotik Bioplus. Penelitian dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan diantaranya: P0 = kontrol (rumput lapang), P1 = kontrol + Bioplus 100 g dan P2 = kontrol + Bioplus 150 g. Peubah yang diukur diantaranya pertambahan bobot badan harian (PBBH) dan peubah analisis usaha seperti pendapatan, Break Even Point (BEP) produksi, BEP harga, Revenue Cost Ratio (R/C ratio) dan Benefit Cost Ratio (B/C ratio). Data PBBH dianalisis dengan Analisis Anova dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) sedangkan data kelayakan usaha dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pemberian probiotik Bioplus memberikan pengaruh yang nyata terhadap PBBH kambing (P<0,05) dengan PBBH masing-masing perlakuan P0 53,13 g/ekor/hari, P1 95,63 g/ekor/hari dan P2 127,50 g/ekor/hari. Hasil analisiskelayakan usaha beternak kambing dengan pemberian probiotik Bioplus menunjukan P2 memiliki tingkat pendapatan tertinggi yaitusebesar Rp840.800 dan sudah dapat dikatakan memiliki keuntungan karena (R/C ratio ) menunjukan angka >1 yaitu sebesar 1,140 dan P0 memiliki pendapatan terendah yaitu sebesar Rp15.200 dengan R/C ratio sebesar 1,002. Pemberian probiotik Bioplus dosis 150 g/ekor mampu meningkatkan PBBH dan peningkatan pendapatan dan memberikan kelayakan usaha yang lebih baik.
Manajemen Rantai Pasokan Tanaman Kangkung dengan Media Hidroponik (Studi Kasus: Kebun Hidroponik Casafarm Kecamatan Cikadut, Kabupaten Bandung: Supply Chain Management of Water Spinach using Hydroponics (Case Study: Casafarm Hydroponics Farm, Cikadut Districts, Bandung Regency) Naufal Wijaya; M. Rizal Taufikurohman
Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis
Publisher : Politeknik Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/jaa.v6i1.517

Abstract

Pertanian hidroponik merupakan suatu bentuk inovasi dari bentuk pertanian modern, pertanian hidroponik yang sedang banyak digandrungi oleh berbagai kalangan mulai dari pertanian rumahan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data yang digunakan yaitu berupa data primer dan data sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui arus aliran dari manajemen rantai pasokan mulai dari hulu hingga hilir dari Kebun Hidroponik Casafarm. Kesimpulan yang didapatkan ialah bahwa penerapan supply chain management yang terdapat pada
Pengaruh Suhu dan Waktu Pengovenan terhadap Tingkat Kesukaan Teh Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L) Merr.) di Kampung Udapi Hilir : The Effect of Temperature and Oven Time on the Preference Level of Dayak Onion Tea (Eleutherine palmifolia (L) Merr.) in Udapi Hilir Village Nur faizin; Wildan Shalihy; Widyaningrum Widyaningrum
Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis
Publisher : Politeknik Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/jaa.v6i1.530

Abstract

Teh adalah salah satu minuman yang disukai banyak orang. Pada umumnya teh terbuat dari daun teh asli.Meskipun demikian, selain dari daun teh asli, pembuatan teh juga bisa dari bahan lain, seperti dari umbi bawang dayak. Teh bawang dayak memiliki manfaat bagi kesehatan karena terdapat beberapa senyawa kimia seperti alkaloid, glikosida, flavonoid, fenolik, steroid, triterpenoid, dan tanin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh suhu dan waktu pengovenan teh bawang dayak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan faktorial. Faktor pertama adalah suhu pengoven berturut–turut sebesar 130, 140, dan 150 °C. Faktor kedua adalah waktu pengovenan dengan durasi berturut–turut selama 20, 25, 30 menit yang diulang sebanyak 3 kali. Variabel yang diamati adalah rasa, aroma, dan warna menggunakan analisis ragam anova, uji lanjut DMRT, dan Metode Bayes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat rasa didominasi oleh perlakuan A2M3, tingkat aroma di dominasi oleh dua perlakuan yaitu A2M3 dan A3M3, tingkat warna didominasi oleh perlakuan A1M3. Hasil akhir dari tiga parameter pengukuran rasa, aroma, dan warna didapat perlakuan terbaik peringkat 1 yaitu perlakuan A2M3 dengan nilai 18,17 dengan suhu pengovenan 140 °C dan waktu pengovenan 30 menit. Analisis kandungan flavonoid perlu dilakukan untuk melihat kadar flavonoid pada hasil penelitian ini.
Penambahan Berbagai Dosis Ekstrak Buah Merah (Pandanus conoideus) pada Air Minum terhadap Produktivitas Ayam Kampung Joper: Supplementation Various Dose of Red Fruit (Pandanus conoideus) in Drinking Water on Productivity of Joper Local Chicken Yemitera Wenda; Sritiasni Sritiasni; Bangkit Luthfiaji Syaefullah
Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis
Publisher : Politeknik Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/jaa.v6i1.531

Abstract

Penggunaan antibiotik pada pakan ternak dapat meninggalkan residu sehingga berbahaya bagi kesehatan, oleh karena itu perlu solusi untuk menggantikan penggunaan antibiotik yaitu dengan fitobiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian fitobiotik minyak buah merah terhadap berat badan dan komsumsi air minum ayam kampung joper yang diberi fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah (Pandanus conoideus) yang diaplikasikan dalam air minum sebagai bahan untuk meningkatkan produktivitas ayam kampung joper. Penelitian ini menggunakan RAL pola searah dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 2 ekor sebagai unit percobaan, perlakuan terdiri dari kontrol negatif (P0),1,25% minyak buah merah (P1), 2,5% fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah (P2), 3,75% fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah (P3), dan 5% fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah (P4). Hasil penelitian ini dapat meningkatkan berat badan rata-rata ayam dan konsumi air minum untuk P0, P1, P2, P3 dan P4 berturut-turut 0,700 kg; 0,825 kg; 1,025 kg; 1,125 kg; dan 1,225 kg serta 5,900 ml; 4,880 ml; 5,700 ml; 5,720 ml dan 6,220 ml. Berdasarkan hasil analisis data bahwa penambahan fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah 5% (P4) dalam air minum merupakan perlakuan terbaik dilihat dari pertumbuhan bobot badan ayam dan konsumsi air minum. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan minyak buah merah dengan menggunakan teknologi fitobiotik nanoenkapsulasi terbukti dapat meningkatkan produktivitas ayam kampung joper.
Kualitas Fisik, Kimia, Mikrobiologi Susu Sapi pada Peternakan Sapi Perah di Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor: Physical, Chemical, and Microbiology Qualities of Cow’s Milk in Dairy Farm in Caringin District Bogor Wahyuningsih Wahyuningsih; Debby F. Pazra
Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis
Publisher : Politeknik Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/jaa.v6i1.532

Abstract

Setiap susu memiliki kualitas yang berbeda tergantung dari sifat fisik, kimia, dan sifat mikrobiologisnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas fisik, kimia dan mikrobiologi susu pada peternakan sapi perah di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Sampel susu berasal dari tiga peternakan sapi perah di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Sifat fisik yang diamati yaitu pH dan berat jenis. Sifat kimia yang diamati yaitu BKTL, kadar protein, kadar lemak dan laktosa diuji menggunakan Lactoscan Milk Analyzer. Sifat mikrobiologi yaitu Total Plate Count (TPC) dan jumlah S. aureus metode pengujiannya mengacu kepada SNI 2897:2008. Hasil penelitian menunjukkan kualitas sifat fisik dan kimia susu sapi pada ketiga peternakan sapi perah di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor memenuhi SNI 3141.1: 2011. Kualitas mikrobiologi TPC pada peternakan A dan B memenuhi SNI 3141.1:2011 yaitu peternakan A 1,9 x 105 CFU/ml dan peternakan B 2,6 x 105 CFU/ml, sedangkan peternakan C tidak memenuhi SNI 3141.1:2011 dengan hasil rataan TPC 2,2 x 106 CFU/ml. Begitu juga dengan jumlah S. aureus pada susu di peternakan A, B dan C tidak memenuhi SNI 3141.1: 2011. Rataan jumlah S. aureus pada peternakan A yaitu 1,3 x 103 CFU/ml, peternakan B 1,4 x 103 CFU/ml dan peternakan C 2,4 x 103CFU/ml. Susu sapi dari ketiga peternakan sapi perah di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor masih layak untuk dikonsumsi dengan pemanasan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi untuk membunuh cemaran mikrob di dalamnya.
Potensi Jamur Pangan sebagai Pangan Fungsional untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Manusia: Potency of Food Mushroom as Functional Food for Improving the Human Immunity Yul Harry Bahar; Iwan Saskiawan; Gabriella Susilowati
Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis
Publisher : Politeknik Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/jaa.v6i1.533

Abstract

Edible mushroom has important role due to its high protein dan nutrition contents for food substitution. It also has the role as functional food because it has active material contents, comprise of polysaccharide compound (glycan), triterpenoid, nucleotide, mannitol as well as alkaloid, which have benefit function for health and improving the human immunity. This study was conducted in June–September 2020, through secondary data collection, and the analysis by descriptive quantitative approach. The objectives were to: 1) identify the condition of edible mushroom development performance, 2) describe the people preference on food mushroom consumption, 3) describe the potency of edible mushroom as functional food for improving human immunity to protect the Covid-19. The results showed that the development of mushroom as functional food still leave many rooms for improvement. In addition, the production volume should be increased so that it can meet regional demands. Mushroom is known for its nutritional content. Therefore, its consumption rate should be increased as one of the solutions to increase body endurance against viruses and diseases.

Page 6 of 11 | Total Record : 101