Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Efisiensi Ekonomi Pemeliharaan Ayam Kampung Super yang Diberi Fitobiotik dengan Teknologi Nanoenkapsulasi Minyak Buah Merah (Pandanus conoideus) Maria Herawati; Bangkit Lutfiaji Syaefullah; Ni Putu Vidia Tiara Timur
Wahana Peternakan Vol. 4 No. 2 (2020): Volume 4 Nomor 2 September 2020
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v4i2.209

Abstract

Red fruid as one of Indonesia’s native medicinal plants as a phytobiotic is developed to maintain the health status of livestock. The drawback of using phytobiotics as feed additives is done by making nanoencapsulation so that the products are easily absorbed by the livestock digestive system. This research was conducted to know the value of the economic efficiency using red fruit oil nanoencapsulation in super native chickens. The study used a descriptive method with 5 treatments and 4 replication. P0 (control), P1 (2.5% red fruit oil extract), P2 (2.5% red fruit oil nanoencapsulation), P3 (5% red fruit oil nanoencapsulation), P4 (10% red fruit oil nanoencapsulation). The result showed that the economic efficiency of using feed in each treatment was efficient (EEPP<1) dan the best business efficiency (R/C) in P2 treatment (1,474). The conclusion of this study is that the use of red fruit oil nanoencapsulation in super native chicken can provide a better economic efficiency value than those without nanoencapsulation. The use of 2.5% red fruit oil nanoencapsulation gave the best economic efficiency value compared to other treatments.
Efek Temperature Humidity Index terhadap Konsumsi Air Minum dan Performans Ayam Kampung Super dengan Pemberian Enkapsulasi Fitobiotik Minyak Buah Merah Syaefullah, Bangkit Lutfiaji; Herawati, Maria; Timur, Ni Putu Vidia Tiara; Widayati, Okti
Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science) Vol 11 No 3 (2021): Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Vete
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/jipvet.v11i3.167

Abstract

Ayam kampung super merupakan salah satu ayam kampung yang ditingkatkan performannya dengan perkawinan silang. Akan tetapi, perkawinan silang tidak serta merta memperbaiki performan. Ada beberapa hal lain yang mempengaruhi performan yaitu lingkungan dan feed additive. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Temperature Humidity Index dan pemberian enkapsulasi fitobiotik minyak buah merah terhadap konsumsi air minum dan performans ayam kampung super. Materi yang digunakan adalah alat ekstraksi, alat dan bahan enkapsulasi, buah merah, kandang individu dan ayam kampung super serta pakan starter. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap 5 perlakuan dan 4 ulangan dengan uji lanjut Duncan Multiple Range Test. Pemeliharaan dilakukan selama 56 hari dengan Temperature Humidity Index yaitu 24,44 - 35,21 oC. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan enkapsulasi buah merah tidak berpengaruh terhadap konsumsi air minum (P>0,05), konsumsi pakan (P>0,05), feed conversion ratio (P>0,05) dan berpengaruh nyata terhadap pertambahan bobot badan (P<0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi lingkungan dilokasi penelitian (Papua) relatif ekstrim dilihat dari selisih THI. Selain itu, berdasarkan uji lanjut bahwa penambahan enkapsulasi fitobiotik minyak buah merah terhadap penambahan bobot badan menghasilkan perlakuan terbaik pada penambahan 2,5% enkapsulasi minyak buah merah.
INCOME OVER FEED COST PADA AYAM KAMPUNG YANG DIBERI NANOENKAPSULASI MINYAK BUAH MERAH (Pandanus conoideus) VIA WATER INTAKE Bangkit Lutfiaji Syaefullah; Maria Herawati; Ni Putu Vidia Tiara Timur; Ebit Eko Bachtiar; Farid Maulana
JURNAL TRITON Vol 10 No 2 (2019): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2019 di Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penambahan nanoenkapsulasi minyak buah merah pada air minum dengan (P0:kontrol; P1:ekstrak minyak buah merah 2,5%; P2:nanoenkapsulasi minyak buah merah 2,5%; P3:nanoenkapsulasi minyak buah merah 5% dan P4:nanoenkapsulasi minyak buah merah 10%) untuk meningkatkan Income OverFeed Cost dan performa pada ayam kampung. Metode yang digunakan yaitu analisis diskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Income Over Feed Cost (IOFC) tertinggi terdapat pada ayam dengan penambahan nanoenkapsulasi buah merah 5% (P2) yaitu Rp. 826.322,40 dan terendah pada ayam dengan penambahan ekstrak minyak buah merah 2,5% yaitu Rp. 578.900,95. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan nanoenkapsulasi buah merah 2,5% (P2) dapat meningkatkan IOFC sebesar 42,73% lebih tinggi dari IOFC paling rendah yaitu penambahan ekstrak minyak buah merah 2,5% (P1) dan 27,03% lebih tinggi dari kontrol (P0).
Mortalitas dan Profil Organ Dalam Ayam Kampung yang diberi Fitobiotik Nanoenkapsulasi Minyak Buah Merah (Pandanus conoideus) Vidia Timur; Maria Herawati; Bangkit Lutfiaji Syaefullah; Ebit Bachtiar
JURNAL TRITON Vol 11 No 1 (2020): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v11i1.104

Abstract

Buah merah adalah salah satu tanaman obat asli Indonesia yang berasal dari Papua dan dipercaya dapat mengobati berbagai macam penyakit. Minyak buah merah diolah dan digunakan sebagai obat herbal dan fitobiotik bagi ternak. Pemberian fitobiotik ini bertujuan untuk mengoptimalkan mekanisme kerja dari masing-masing bioaktif dalam buah merah sebagai antibakteri untuk menggantikan antibiotik yang digunakan sebagai feed additive pada pakan ternak. Objek penelitian ini adalah ayam kampung yang diberikan minyak buah merah via air minum. Penelitian ini dilaksanakan di Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari selama dua bulan pada bulan Oktober sampai November 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan nanoenkapsulasi minyak buah merah pada air minum dengan beberapa perlakuan (P0:kontrol; P1: ekstrak minyak buah merah 2,5%; P2: nanoenkapsulasi minyak buah merah 2,5%; P3: nanoenkapsulasi minyak buah merah 5% dan P4: nanoenkapsulasi minyak buah merah 10%) terhadap mortalitas dan profil organ dalam dari ayam kampung. Setiap hari dilakukan pengamatan terhadap kematian (mortalitas) ayam kampung dan pada hari ke 56 ayam dipanen kemudian dilakukan pengamatan dan pengukuran pada organ dalam seperti organ hati, jantung, dan usus halus. Data penelitian ini dianalisis menggunakan metode analisis diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan nanoenkapsulasi minyak buah merah sebagai additive tidak berpengaruh nyata (F<0,05) terhadap mortalitas ayam kampung, berat pada organ hati, jantung, dan usus halus. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penambahan nanoenkapsulasi minyak buah merah sebagai additive tidak menurunkan tingkat mortalitas ayam kampung, dan tidak menunjukkan perubahan profil organ dalam.
Efek Temperature Humidity Index terhadap Konsumsi Air Minum dan Performans Ayam Kampung Super dengan Pemberian Enkapsulasi Fitobiotik Minyak Buah Merah: Effect of Temperature Humidity Index on Drinking Water Consumption and Performance of Super Native Chickens by Addition of Phytobiotics Red Fruit Oil Encapsulation Bangkit Lutfiaji Syaefullah; Maria Herawati; Ni Putu Vidia Tiara Timur; Okti Widayati
Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science) Vol. 11 No. 3 (2021): Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Ve
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/jipvet.v11i3.167

Abstract

Ayam kampung super merupakan salah satu ayam kampung yang ditingkatkan performannya dengan perkawinan silang. Akan tetapi, perkawinan silang tidak serta merta memperbaiki performan. Ada beberapa hal lain yang mempengaruhi performan yaitu lingkungan dan feed additive. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Temperature Humidity Index dan pemberian enkapsulasi fitobiotik minyak buah merah terhadap konsumsi air minum dan performans ayam kampung super. Materi yang digunakan adalah alat ekstraksi, alat dan bahan enkapsulasi, buah merah, kandang individu dan ayam kampung super serta pakan starter. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap 5 perlakuan dan 4 ulangan dengan uji lanjut Duncan Multiple Range Test. Pemeliharaan dilakukan selama 56 hari dengan Temperature Humidity Index yaitu 24,44 - 35,21 oC. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan enkapsulasi buah merah tidak berpengaruh terhadap konsumsi air minum (P>0,05), konsumsi pakan (P>0,05), feed conversion ratio (P>0,05) dan berpengaruh nyata terhadap pertambahan bobot badan (P<0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi lingkungan dilokasi penelitian (Papua) relatif ekstrim dilihat dari selisih THI. Selain itu, berdasarkan uji lanjut bahwa penambahan enkapsulasi fitobiotik minyak buah merah terhadap penambahan bobot badan menghasilkan perlakuan terbaik pada penambahan 2,5% enkapsulasi minyak buah merah.
Physiological Response of Etawa Goats by Offering Complete Feed Containing Flour of Various Types of Banana Plant Weevil Purwanta Purwanta; Bangkit Lutfiaji Syaefullah; Aswandi Aswandi
JURNAL TRITON Vol 13 No 1 (2022): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v13i1.248

Abstract

The objective of this research was to observe the Physiological response of Etawa goats which are given complete feed containing flour of various types of banana plant weevil. The study was carried out using a completely randomized design with treatment in the form of 6 complete types of feed with different formulations, consisting of T0, T1, T2, T3, T4, and T5 containing different varieties of banana weevil flour and control treatment (T0). Each treatment in this study was repeated 5 times, so that in total there were 30 experimental units. The media used in this study the form of rumen fluid taken from 30 (thirty) Etawa goats were given a complete feed containing banana weevil flour for 90 days, the Etawa goats used were 30 male. The rumen liquid is sucked using a vacuum pump. Etawa goat mean initial body weight, 18.89 ± 1.87 kg (CV: 12.32%) aged 15-18 months. Livestock are given complete feed containing banana weevil flour for 90 days. Loss-shaped cage measuring 24 mx 6 m as many as 2 units of cages, with a stage-floored construction as high as 140 cm from the ground, inside the cage there is an experimental cage plot measuring 1 x 1 m with a height of 130 cm for Etawa goats. Variables pH, Acetic Acid (mM), Propionic (mM), Butyric Acid (mM) and C2/C3 ratio. Complete feed containing various banana weevil flours had no significant effect on (P> 0.05), while Acid Acetic, Propionic Acid were significantly different (P<0.01).
Penambahan Berbagai Dosis Ekstrak Buah Merah (Pandanus conoideus) pada Air Minum terhadap Produktivitas Ayam Kampung Joper: Supplementation Various Dose of Red Fruit (Pandanus conoideus) in Drinking Water on Productivity of Joper Local Chicken Yemitera Wenda; Sritiasni Sritiasni; Bangkit Luthfiaji Syaefullah
Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis
Publisher : Politeknik Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/jaa.v6i1.531

Abstract

Penggunaan antibiotik pada pakan ternak dapat meninggalkan residu sehingga berbahaya bagi kesehatan, oleh karena itu perlu solusi untuk menggantikan penggunaan antibiotik yaitu dengan fitobiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian fitobiotik minyak buah merah terhadap berat badan dan komsumsi air minum ayam kampung joper yang diberi fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah (Pandanus conoideus) yang diaplikasikan dalam air minum sebagai bahan untuk meningkatkan produktivitas ayam kampung joper. Penelitian ini menggunakan RAL pola searah dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 2 ekor sebagai unit percobaan, perlakuan terdiri dari kontrol negatif (P0),1,25% minyak buah merah (P1), 2,5% fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah (P2), 3,75% fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah (P3), dan 5% fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah (P4). Hasil penelitian ini dapat meningkatkan berat badan rata-rata ayam dan konsumi air minum untuk P0, P1, P2, P3 dan P4 berturut-turut 0,700 kg; 0,825 kg; 1,025 kg; 1,125 kg; dan 1,225 kg serta 5,900 ml; 4,880 ml; 5,700 ml; 5,720 ml dan 6,220 ml. Berdasarkan hasil analisis data bahwa penambahan fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah 5% (P4) dalam air minum merupakan perlakuan terbaik dilihat dari pertumbuhan bobot badan ayam dan konsumsi air minum. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan minyak buah merah dengan menggunakan teknologi fitobiotik nanoenkapsulasi terbukti dapat meningkatkan produktivitas ayam kampung joper.
Analisis Kelayakan Usaha Ternak Kelinci menggunakan Fodder Jagung sebagai Pakan Substitusi: Feasibility Analysis of Rabbit Farming using Corn Fodder as Feed Substitute Sritiasni Sritiasni; Avonita Jihan; Bangkit Lutfiaji Syaefullah
Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis
Publisher : Politeknik Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/jaa.v6i2.555

Abstract

This study aims to increase public knowledge about how to analyze the feasibility of rabbit farming using corn fodder in Aimasi Village, Prafi District, Manokwari Regency. This research was carried out from April to May 2022. The data analysis technique used in this study is qualitative analysis by means of research that produces descriptive data, which is stated by verbal information. The variables measured are BEP (Break Even Point), R/C ratio (Revenue Cost Ratio), HPP (Cost of Production), and IOFC (Income Over Feed Cost). The results showed that the unit BEP value was 0,13 the rupiah BEP value was Rp62.648, the R/C was 1,89, the HPP value was Rp375.577 the IOFC value was Rp1.354.200 the conclusion shows that the resulting value is greater than the cost of production, so the rabbit farming analysis using corn fodder as a substitute feed is very feasible.
Cattle Disease Studies Via Geographical Information System in Bowi Subur Village, Masni District, Manokwari Regency, West Papua Province Ni Putu Vidia Tiara Timur; Bangkit Luthfiaji Syaefullah; Susan Carolina Labatar; Ebit Eko Bachtiar
Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan Vol. 33 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiip.2023.033.01.013

Abstract

Geographical Information System (GIS) and remote sensing provide real-time data to stakeholders. GIS is new and modern tool that are essential for mapping, monitoring, and surveillance of animal diseases. This study aims to provide a digital map of cattle population and disease distribution. Using satellite imaging as mapping apparatus, this study map the distribution of cattle diseases. Animal health is key to livestock production and productivity. This study can be used as prevention and treatment measures efficiently and effectively. Based on the results of the study, the cattle population in Bowi Subur Village was 455 heads. About 78% of respondents graze their cattle extensively in a forage land while the other 22% keep their cattle intensively in the barn, 31 respondents (31%) stated that their cattle had health problems. The study showed that cattle diseases, such as helminth infestation, external parasite infestation, dystocia, and abortus, are varied. Both primary and secondary data showed that helminth infestation was the most common case. Bowi Subur Village has great potential for animal husbandry development especially ruminants in Manokwari Regency.
Efisiensi Ekonomi Pemeliharaan Ayam Kampung Super yang Diberi Fitobiotik dengan Teknologi Nanoenkapsulasi Minyak Buah Merah (Pandanus conoideus) Maria Herawati; Bangkit Lutfiaji Syaefullah; Ni Putu Vidia Tiara Timur
Wahana Peternakan Vol. 4 No. 2 (2020): Volume 4 Nomor 2 September 2020
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v4i2.209

Abstract

Red fruid as one of Indonesia’s native medicinal plants as a phytobiotic is developed to maintain the health status of livestock. The drawback of using phytobiotics as feed additives is done by making nanoencapsulation so that the products are easily absorbed by the livestock digestive system. This research was conducted to know the value of the economic efficiency using red fruit oil nanoencapsulation in super native chickens. The study used a descriptive method with 5 treatments and 4 replication. P0 (control), P1 (2.5% red fruit oil extract), P2 (2.5% red fruit oil nanoencapsulation), P3 (5% red fruit oil nanoencapsulation), P4 (10% red fruit oil nanoencapsulation). The result showed that the economic efficiency of using feed in each treatment was efficient (EEPP<1) dan the best business efficiency (R/C) in P2 treatment (1,474). The conclusion of this study is that the use of red fruit oil nanoencapsulation in super native chicken can provide a better economic efficiency value than those without nanoencapsulation. The use of 2.5% red fruit oil nanoencapsulation gave the best economic efficiency value compared to other treatments.