cover
Contact Name
Yuni Masrokhah
Contact Email
yuni_masrokhah@uhamka.ac.id
Phone
+6281284622264
Journal Mail Official
jurnaltaiyou@uhamka.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou
ISSN : 26139472     EISSN : 27463702     DOI : https://doi.org/10.22236/taiyou.v1i2
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou will publish a selected paper under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY). The publication policies of the Journal meet the normal requirements for Open Access. which means that all content is freely available at no cost with the use of his / her agency. Users are allowed to read, download, copy, distribute, print, search or link to the full text of the article, or use it for other legitimate purposes, without requesting prior authorization from the publisher or author.
Articles 73 Documents
Pendekatan Psikolinguistik dan Faktor Psikologis Terhadap Pola Interaksi dalam Pembelajaran Bahasa Andi Irma Sarjani; Edi Saputro; D. Nurfajrin Ningsih; Herlina Sunarti; Yessy Harun
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.765 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v2i1.7266

Abstract

Di dalam konteks psikolinguistik, sebagai seorang pengajar, guru dituntut harus dapat memahami mental, karakter, atau perilaku peserta didik, karena hal itu akan berpengaruh pada perilaku berbahasa mereka ketika belajar bahasa. Memahami mental peserta didik tentu dapat dilakukan guru, salah satunya dengan cara pendekatan komunikatif melalui interaksi di kelas. Dalam penelitian ini dibahas bagaimana konsep psikolinguistik sebagai sebuah pendekatan dalam pembelajaran bahasa, faktor-faktor psikologis apa saja yang mempengaruhi perkembangan bahasa, dan bagaimana peran pendekatan psikolinguistik dalam membangun pola interaksi yang efektif dalam pembelajaran bahasa. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan psikolinguistik dan faktor psikologis dapat diaplikasikan melalui pola interaksi yang efektif, dimana hal-hal tersebut sangat mempengaruhi keberhasilan proses pembelajaran.
Analisis Struktur dan Makna Modalitas Perkiraan ~Souda, ~Youda dalam Kalimat Bahasa Jepang Aprilia Risti; Dyah Ayu; Lukluk Rahmadhani; Yulya Anindita
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.798 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v2i1.7267

Abstract

Dalam penelitian ini penulis membahas ”Analisis Struktur dan Makna Modalitas Perkiraan ~Souda, ~Youda dalam Bahasa Jepang”. Penulis mengangkat judul tersebut karena 2 modalitas tersebut sangat mirip sehingga dapat menimbulkan kebingungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur dan makna dari modalitas perkiraan youda dan souda dalam bahasa Jepang. Sumber data diperoleh dari buku Minna no Nihongo Shokyuu 2 Honsatsu, website berita NHK Japan, wkwkjapan.com, dan jurnal. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu metode simak dan teknik catat. Sedangkan untuk menganalisis data mengggunakan metode agih dengan teknik BUL. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa modalitas souda dapat digunakan dengan verba dan adjektiva. Adapun modalitas youda dapat digunakan dengan verba, adjektiva, dan nomina. Modalitas souda bermakna menyatakan perkiraan atau dugaan, berdasarkan indera penglihatan dan menyatakan dugaan berdasarkan Informasi yang dimiliki. Modalitas youda bermakna menyatakan perkiraan atau dugaan berdasarkan indera penciuman , indera perasaan, indera penglihatan, fakta yang ada, dan untuk menyatakan perkiraan untuk memperhalus pernyataan.
Analisis Pembentukan Fukugou Meishi dalam Buku Minna No Nihongo 1 Dan 2 Ana Natalia; Ayu Putri Seruni; Yuni Masrokhah
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.49 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v2i02.8241

Abstract

複合名詞 (fukugou meishi) merupakan salah satu jenis fukugougo (kata majemuk). Dalam bahasa Jepang fukugougo terbagi menjadi tiga jenis yaitu fukugou doushi (kata kerja majemuk), fukugou meishi (kata benda majemuk) dan fukugou keiyoushi (kata sifat majemuk) tetapi penelitian ini hanya mengambil salah satu jenisnya saja yaitu 複合名詞(fukugou meishi), karena masih sangat jarang yang meneliti tentang pembentukan 複合名詞(fukugou meishi) dalam bahasa Jepang. Para pemebelajar mengetahui 複合名詞 (fukugou meishi) hanya sebagai salah satu jenis kata, tetapi tidak memahami bagaimana terbentuknya dan unsur kata apa saja yang dapat membentuknya. Sehingga hal ini dirasa sangat penting untuk dilakukan penelitian tentang 複合名詞 (Fukugou meishi) dalam buku Minna no Nihongo I dan II terdapat banyak pembentukan 複合名詞 (fukugou meishi), tetapi para pembelajar tidak mengetahui unsur dasar kata pembentuknya dan mempertanyakan makna akhir dari 複合名詞 (fukugou meishi) itu sendiri. Banyak 複合名詞(fukugou meishi) yang terbentuk dari unsur kata lainnya yang dapat diteliti dalam buku Minna no Nihongo I dan II. Penelitian ini akan membantu para pembelajar dalam memahami unsur dasar kata pembentuk 複合名詞(fukugou meishi) dan memahami makna akhir dari pembentukan 複合名詞(fukugou meishi) itu sendiri.
Penerapan Model Kelas Terbalik pada Pembelajaran I-Nichi Honyaku dalam Peningkatan Kemampuan Menerjemahkan Mahasiswa Semester V Anggiarini Arianto; Ani Sunarni
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.822 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v2i02.8242

Abstract

Salah satu kemampuan khusus yang harus dimiliki oleh para lulusan Program Studi Bahasa Jepang STBA JIA adalah mampu menerjemahkan bahasa Jepang ke bahasa Indonesia maupun sebaliknya. Salah satu masalah pada pembelajaran penerjemahan, khususnya penerjemahan dari bahasa Indonesia ke bahasa Jepang di STBA JIA adalah mahasiswa kesulitan dalam menyampaikan kembali makna teks sumber ke dalam bahasa Jepang yang disebabkan karena terbatasnya pengetahuan mahasiswa akan kosakata, ungkapan, dan istilah khusus dalam bidang tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menerjemahkan mahasiswa tingkat menengah STBA JIA melalui penerapan model belajar kelas terbalik. Bergman dan Sams (2012) mendefinisikan kelas terbalik atau flipped classroom sebagai model pengajaran ketika elemen perkuliahan dan pekerjaan rumah dibalik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang melibatkan mahasiswa semester 5 Program Studi S-1 Sastra Jepang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen-kualitatif. Prosedur penelitian tindakan kelas ini mengacu kepada konsep yang dikemukakan oleh Kemmis dan McTaggart. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori kelas terbalik yang ditawarkan oleh Jonathan Bergmann dan Aaron Sams. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan nilai rata-rata antara sebelum flipped classroom (65,7) dan setelah menerapkan flipped classroom (70,8).
Penerapan Metode Diskusi Kelompok Terhadap Kemampuan Pemahaman Membaca (Dokkai) Retno Utari; Tasya Agustina Sofyan
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.805 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v2i02.8243

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tentang metode diskusi kelompok dalam pemahaman membaca (dokkai) dalam bahasa Jepang pada mahasiswa semester 4 Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang FKIP UHAMKA Jakarta Tahun Ajaran 2020-2021. Pembelajaran Dokkai mengarah pada pemahaman keterampilan membaca dan menyimak secara integratif sesuai tingkatan levelnya. Dalam wacana-wacana Bahasa Jepang terdapat unsur kalimat seperti, penggunaan tiga jenis huruf, yaitu Hiragana, Katakana dan Kanji, unsur Pola kalimat (Bunpo), dan unsur Kosakata (Goi). Ketiga unsur tersebut tentu saja berbeda dengan wacana Bahasa Indonesia. Sehingga membuat mahasiswa kesulitan dalam memahami bacaan. Metode Diskusi Kelompok juga sangat membantu peserta didik untuk tampil berani di dalam kelompoknya maupun di depan kelas untuk mempresentasikan hasil diskusinya dalam tiap kelompok. Adapun tujuannya untuk mengetahui efektivitas penerapan metode Diskusi Kelompok terhadap kemampuan Pemahaman Membaca (Dokkai). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (Quasi Eksperiment). Adapun sampel dan sumber data penelitian ini adalah mahasiswa semester 4 di Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang FKIP UHAMKA. Hasil analisis uji normalitas data output SPSS 25, dapat diketahui bahwa nilai mean (rata-rata) pretest adalah 72.64 sedangkan untuk posttest memiliki nilai rata-rata 77.07 dan hasil output tabel SPSS, nilai sig. yang digunakan adalah menggunakan Shapiro-Wilk dengan nilai sig. Pretest 0.012 dan nilai Posttest 0.103 hal ini membuktikan bahwa hanya ada salah satu data yang berdistribusi normal yakni data tersebut > 0.05. Berdasarkan hasil analisis data dari uji Mann Whitney dapat disimpulkan bahwa 0.018 < 0.05 dengan demikian dapat dikatakan bahwa H1 diterima. Dapat diketahui bahwa mayoritas mahasiswa semester 4 Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang FKIP UHAMKA Tahun Ajaran 2020-2021 dengan total 43.2% menjawab setuju untuk metode diskusi terhadap mata kuliah dokkai. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode diskusi kelompok terhadap pemahaman membaca dapat meningkat dengan kelancaran membaca pada mata kuliah dokkai dapat digunakan.
Pengaruh Meme Sebagai Media Pendukung dalam Mata Kuliah Nihonshi Adil Achmad Ramdan; Frida Philiyanti
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.855 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v2i02.8244

Abstract

Makalah ini ditulis dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media meme dalam pembelajaran Nihonshi. Pembelajaran Nihonshi yang membutuhkan inovasi baru dalam pembelajaran dikarenakan kurangnya kemampuan mahasiswa dalam mengolah media belajar yang kemudian membuat mahasiswa kesulitan dalam mengingat materi sehingga penulis memutuskan untuk melakukan penelitian penggunaan meme sebagai media pendukung dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel dari penelitian ini adalah mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Nihonshi di semester 113 sebanyak 21 orang dan menggunakan metode observasi langsung di dalam perkuliahan dan melalui pre-test dan post-test selama lima pertemuan. Berdasarkan hasil kuesioner sebagai langkah penelitian awal diketahui bahwa media meme dalam pembelajaran merupakan hal baru yang lumayan disukai oleh para mahasiswa yang notabene masih remaja. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa 71.9% dari seluruh mahasiswa setuju bahwa 19 meme yang digunakan cocok sebagai media pembelajaran. Dari hasil pre-test dan post-test juga terlihat peningkatan skor rerata mahasiswa dari 30.6% menjadi 37.4% setelah menggunakan media pendukung meme.
Peningkatan Penguasaan Kanji N3 dengan Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang Nabilla Khoirunissa Nur Fajriah; Rina Sukmara
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.5 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v2i02.8245

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of the project based learning (PJBL) learning model on the Mastery of Kanji N3 for Semester 4 Students of the Japanese Language Education Study Program. This study uses the One Group Pretest Posttest Design research design using the Quasi Experimental method. The population used is the fourth semester students as many as 29 people. This study uses a sampling technique, namely Simple Random Sampling. Based on the calculation, the average value of the pretest is 64.59, the highest score is 89.00 and the lowest is 54.00. for the posttest average value is 73.69, the highest score is 88.00 and the lowest is 54.00. The result of the Mann Whitney test is count 0.001, with a significance level of 0.05, then 0.001 < 0.05, which means that the project based learning (PJBL) learning model is effective in increasing the mastery of kanji. Based on the results of the questionnaire, using the project based learning (PJBL) learning model, students became enthusiastic and active in kanji learning activities, but the project based learning model was still not suitable to be applied to N3 kanji courses.
Konflik Batin Tokoh Utama Jintan dalam Anime Anohana (Teori Konflik Kurt Lewin) Nurul Haitami; Ayu Putri Seruni
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.093 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v2i02.8246

Abstract

Anime Ano Hi Mita Hana no Namae wo Bukutachi wa Mada Shiranai tells the story of the main character Jintan who is always followed by the haunting ghost of Menma, one of his childhood friends. The fact that Menma is dead, Menma should not be in front of Jintan. Besides that fact, there are many things that make Jintan believe in the existence of Menma's ghost. The many inner conflicts experienced by the main character Jintan make the writer interested in conducting research on this theme according to Kurt Lewin's conflict theory. This study uses the method of content analysis, from a study of the existing literature with the note-taking technique. The result of this study is that Jintan's character who experiences inner conflict is more likely to lead to type 1 conflict, namely the approach-avoidance conflict. It is called that because the character Jintan, who is still in the shadows of the obscurity of Menma's existence, also likes the existence of Menma himself who is always by his side.
Belajar Sastra Jepang dengan Project Based Learning Apresiasi Sastra dengan Video Drama Ayu Putri Seruni; Fera Arzenty
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/taiyou.v3i1.9418

Abstract

Pembelajaran sastra dengan apresiasi drama diterapkan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa, memahami dan memanfaatkan karya sastra dalam pengembangan kepribadian dan meningkatkan kemampuan berbahasa. Mahasiswa mempelajari perkembangan sastra Jepang setiap zamannya, menelaah karya sastra dan mengapresiasikan dalam bentuk drama. Selama masa pandemi covid 19, apresiasi drama yang ditampilkan secara langsung, dibuat secara online menggunakan video animasi. Tujuan dari pembelajaran sastra di program studi pendidikan bahasa Jepang adalah mengapresiasikan sastra dalam bentuk video animasi dengan tema dongeng. Hasil pembahasan pada pembelajaran sastra Jepang menggunakan project based learning apresiasi drama dengan video animasi, mahasiswa memahami teks karya sastra mengenai momotaro dan Urashima taro, membuat teks drama dan video animasi drama, kemudian ditampikan melalui zoom online. Video animasi dibuat dengan desain sendiri sesuai kreativitas mahasiswa dan menggantikan peran pemain dalam apresiasi drama. Mahasiswa tetap melakukan dubbing sebagai pengisi suara dalam video animasi tersebut. Pelaksanaan dilakukan dengan pembimbingan, pembuatan desain proyek, memonitoring penjadwalan, penilaian hasil dan evaluasi. Pelaksanaan apresiasi sastra menggunakan video animasi memiliki respon yang sangat baik dan lebih menarik oleh pembelajaran bahasa lainnya.
Bentuk dan Fungsi Aizuchi oleh Gaikokujin pada Channel Youtube The Ogasawara Family Siti Maghfiroh; Rina Supriatnaningsih; Dyah Prasetiani; Lisda Nurjaleka
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/taiyou.v3i1.9454

Abstract

Aizuchi merupakan respon singkat dalam budaya komunikasi Jepang yang menandakan bahwa mitra tutur (pendengar) memperhatikan, mendengarkan, dan memahami isi pembicaraan yang disampaikan oleh penutur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi aizuchi yang digunakan oleh sesama orang asing (gaikokujin). Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini diambil dari 5 video pada Channel Youtube The Ogasawara Family. Objek data penelitian ini berupa tuturan aizuchi yang dituturkan oleh 4 wanita yang berasal dari Negara Ukraina, Rusia, Jerman, dan Prancis. Penelitian ini menggunakan teknik simak catat untuk pengumpulan data dan teknik unsur pilah penentu dengan daya pilah pragmatis untuk analisis dan pengolahan data. Penelitian ini menggunakan teori Horiguchi untuk menganalisis bentuk aizuchi dan teori Kubota untuk menganalisis fungsi aizuchi. Hasil analisis data ditemukan 175 tuturan aizuchi. Bentuk aizuchi ditemukan 152 tuturan bentuk aizuchishi (bentuk ungkapan), 22 tuturan bentuk kurikaeshi (bentuk pengulangan), dan 1 tuturan bentuk iikae (bentuk kata pengganti). Ditemukan 9 jenis ekspresi aizuchi yaitu“そう系”、“あ系”、“繰り返し系”、“ヘー” 、“え系” 、“はい” 、“いや” 、“分かる” 、“うん”. Fungsi aizuchi ditemukan fungsi doi no shingou (tanda sependapat) sebanyak 56 tuturan, fungsi rikaishiteiru to iu shingou (tanda memahami) sebanyak 28 tuturan, fungsi kiiteiru to iu shingou (tanda mendengarkan) sebanyak 53 tuturan, fungsi jyouhou wo tsuika, teisei, youkyuu no shingou (tanda menambahkan, mengoreksi, meminta informasi) sebanyak 21 tuturan, fungsi kanjou no shingou (tanda ungkapan perasaan) sebanyak 12 tuturan, fungsi hitei no shingou (tanda menyangkal) sebanyak 3 tuturan, dan fungsi ma wo motaseru shingou (tanda penyambung jeda) sebanyak 2 tuturan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aizuchi banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari antar orang asing (gaikokujin) menggunakan bahasa Jepang.