cover
Contact Name
Yuni Masrokhah
Contact Email
yuni_masrokhah@uhamka.ac.id
Phone
+6281284622264
Journal Mail Official
jurnaltaiyou@uhamka.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou
ISSN : 26139472     EISSN : 27463702     DOI : https://doi.org/10.22236/taiyou.v1i2
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou will publish a selected paper under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY). The publication policies of the Journal meet the normal requirements for Open Access. which means that all content is freely available at no cost with the use of his / her agency. Users are allowed to read, download, copy, distribute, print, search or link to the full text of the article, or use it for other legitimate purposes, without requesting prior authorization from the publisher or author.
Articles 73 Documents
Klasifikasi Emosi Putri Kaguya dalam Anime Kaguya-hime no Monogatari: Kajian Psikologi Sastra I Putu Gede Parameswara; Ni Luh Gede Meilantari
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kaguya-hime no Monogatari Anime is a 2013 animation film based on the Japanese folktale Taketori monogatari that was adapted by Studio Ghibli with a runtime of 2 hours and 17 minutes. The purpose of this research is to characterize the emotional categorization of Princess Kaguya, the main character of the anime Kaguya-hime no Monogatari, employs David Krech's Emotion Classification theory in Minderop (2018). This study is a descriptive qualitative study. Video analysis and note-taking procedures were used to obtain data. The data in this study comprises talks between characters and photos collected of an event or events in the novel, which are then examined using identification and categorization. The data analysis findings are given descriptively, together with images from the anime Kaguya-hime no Monogatari. The findings revealed that the seven emotional classes were discovered in the story's main character Princess Kaguya. These feelings are classified as follows: 2 conceptions of guilt, 1 pent-up guilt, 2 self-punishment, 1 shame, 12 sadness, 4 hatred, and 7 love.
Citra Perempuan dalam Antologi Tanka 12 dan 21 Pada Ogura Hyakunin Isshu(小倉百人一首) Gusti Ayu Made Aryastiti; Ni Luh Gede Meilantari
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zaman Heian (abad ke 7-11 M) di Jepang adalah zaman berkembangnya karya sastra dengan pengarang pria yang menggambarkan perempuan. Pada zaman tersebut dikumpulkan puisi Jepang yang disebut Tanka yang diberi nama Ogura Hyakunin Isshu oleh Fujiwara no Teika. Perempuan pada setiap karya sastra di masa Jepang yang memiliki budaya patriarki tinggi. Terhadap hal itu, peneliti mengidentifikasi citra fisik, psikis dan sosial yang digambarkan dilihat melalui kajian feminisme. Penelitian citra prempuan pada tanka ke-12 dan 21 Ogura Hyakunin Isshu dengan 100 pengarang dengan 79 penyair pria dan 21 perempuan, menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data studi pustaka yang dijelaskan secara naratif. Citra perempuan yang digambarkan pada tanka begitu perbeda yaitu sedih dan kebingungan akan ketidakpastian dari waktu yang dihabiskan untuk menunggu, dan keceriaan pada sosok bidadari yang menari. Karakter fisik pada sosok wanita dari tanka ini pada Ogura Hyakunin Isshu adalah perempuan digambarkan dengan keindahan bak bidadari dan perempuan ‘sabar’ yang dengan penuh rasa lembut hati menunggu kekasih yang telah lama ditunggu-tunggu hingga bergantinya musim. Citra psikis yang dikagumi dan wanita setia.
Analisis Makna Tindak Tutur pada Kalimat Imperatif dalam Film My Neighbor Totoro Fitri Hijriah; Rina Sukmara
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna dari tindak tutur imperatif di dalam percakapan pada film My Neighboor Totoro. Peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif-kualitatif dalam mencapai tujuan penelitian. Subjek penelitian ini adalah film My Nighboor Totoro. Objek dalam penelitian ini adalah makna tindak tutur yang terdapat pada film My Neighboor Totoro. Penelitian ini menggunakan teori dari (Sutedi, 2003) dalam (Halibanon & Hasna, 2021), untuk mengetahuin makna dalam penyampaian keinginan lawan bicara dan juga (Hayashi, n.d.) dalam (Setianingrum, 2014) untuk mengetahui fungsi dari tindakan tuturan. Penulis mengumpulkan data menggunakan metode simak dan juga menggunakan Teknik lanjutan berupa Teknik catat. Terdapat hasil analisis dari 41 data dapat diketahui adanya 4 makna kalimat imperatif yang mempunyai fungsi, perintah, mengajak, larangan, dan permintaan. Dari 41 data tersebut dapat dikelompokkan menjadi 21 makna perintah, 13 makna mengajak 1larangan, dan 6 makna permintaan.
Kemandirian Tokoh Perempuan dalam Drama Eiji Harasumento Ni Made Ayu Noviana Budhyanti; I Wayan Wahyu Cipta Widiastika
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gambaran perempuan dalam karya sastra seringkali dianggap menarik untuk dijadikan cerita. Perempuan dalam masyarakat selalu dipandang harus mengikuti norma sosial. Perempuan digambarkan sebagai sosok yang tangguh dan mandiri. Mandiri yang berarti perilaku tidak bergantung kepada orang lain dan tangguh diartikan sebagai perempuan yang memiliki kekuatan dalam dirinya untuk menghadapi sesuatu. Salah satu drama Jepang yang mencerminkan kemandirian perempuan yaitiu Eiji Harasumento karya Uchidate Makiko. Penelitian ini mengungkapkan bahwa perempuan bekerja juga untuk memenuhi kebutuhannya dan memiliki hak dalam memilih. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan feminisme, dimana feminisme ini memiliki hubungan dengan tokoh perempuan yang terdapat dalam karya sastra dalam hal menyetarakan hak dengan laki-laki. Sumber data dalam penelitian ini yaitu drama Eiji Harasumento karya Uchidate Makiko. Drama ini dirilis tahun 2015 oleh TV Asashi Jepang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak catat. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis, peneliti menemukan bentuk kemandirian perilaku yaitu (a) Changes in decision making abilitiy dan (b) Changes in feelings of self reliance. Bentuk kemandirian emosi yaitu (a) Seeing the other as people.
Analisis Nilai Zen Buddhisme pada Lagu Holiday Milik Hiraidai Ni Nyoman Nadya Triswara; Ni Luh Gede Meilantari
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mengkaji nilai Zen Buddhisme yang terkandung pada lagu berjudul Holiday milik Hiraidai yang bertemakan kehidupan dan memiliki pesan untuk sesekali beristirahat dari berbagai macam kesibukan yang kita jalani. Dalam ajaran Zen Buddhisme, terdapat tujuh nilai yaitu fukinsei (asimetris), kanso (kesederhanaan), shizen (alami), kokou (kekeringan sublim), yuugen (makna yang mendalam), datsuzuko (bebas dari ikatan), dan seijaku (keheningan). Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu studi pustaka. Pada analisis data, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menemukan solusi dari rumusan masalah. Pada penyajian hasil analisis data, digunakan penyajian data secara informal berupa penjelasan data secara deskriptif menggunakan kalimat dalam sebuah paragraf. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, didapati hasil bahwa 5 bait lirik dalam lagu Holiday milik penyanyi Hiraidai memiliki unsur nilai Zen Buddhisme di dalamnya. Nilai yang ada dalam lirik-lirik terebut yaitu 3 data pada nilai fukinsei (asimetris), dan 2 data pada nilai datsuzuko (bebas dari ikatan).
PERAN IKIGAI SEBAGAI MOTIVASI HIDUP TOKOH SAKURA DALAM ANIME KIMI NO SUIZOU WO TABETAI KARYA SHINICHIROU USHIMA (KAJIAN SEMIOTIKA PIERCE) Yusrifal Arief Mahendra; Retno Utari
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi konsep Ikigai dalam tokoh Yamauchi Sakura dalam film animasi "Kimi no Suizou wo Tabetai" karya Shinichirou Ushima dengan pendekatan semiotika Pierce. Metode deskriptif analisis semiotik digunakan untuk menganalisis Ikigai yang direpresentasikan oleh tokoh Sakura. Data dianalisis melalui teknik analisis deskriptif kualitatif dengan metode analisis data interaktif Miles dan Huberman. Hasil analisis menunjukkan adanya 17 data konsep Ikigai yang direpresentasikan oleh tokoh Sakura. Data tersebut diinterpretasikan sesuai dengan teori yang digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Temuan ini memberikan kontribusi baru dalam pemahaman tentang Ikigai dan memberikan wawasan tentang representasi Ikigai dalam konteks film animasi "Kimi no Suizou wo Tabetai". Representasi Ikigai dalam tokoh Sakura dalam film ini memberikan inspirasi dan memperkuat konsep Ikigai sebagai sumber motivasi dan kebahagiaan dalam kehidupan manusia.
Guide Conversations Method in Improving Speaking Skills in Kaiwa (Japanese Language Conversation) Learning Komarudin, Mochamad Arief; Kapoh, Ruty Jacoba; Husain, Sabrina Wardatul Jannah
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the use of the guide conversation method in improving Japanese speaking skills in kaiwa learning. This study uses the literature study method, which is a research method based on expert opinion about speaking skills in kaiwa learning using the guide conversation method. So it can be concluded that learning Japanese, especially speaking skills, requires various learning strategies. This method offers students a framework and guide to engage in meaningful and productive conversations in Japanese. This journal discusses the main principles and the specific application of the guide conversation method in the context of Japanese language learning, and focuses on improving speaking proficiency, listening comprehension, and cultural understanding of Japanese language students.
Bentuk Kesopanan dan Ketidaksopanan Berbahasa Jepang (Waruguchi 悪口) dalam Media Sosial Twitter (Kajian Sosiopragmatik) Maulidah, Inayah; Natalia, Ana
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waruguchi merupakan kata atau kalimat kasar, merendahkan, dan sumpah serapah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui penggunaan Waruguchi dan jenisnya menurut Hamada yang digunakan dalam Twitter pada periode Januari-Maret 2023, serta (2) mengidentifikasi pelanggaran maksim kesopanan teori Leech dan (3) mengategorikan model ketidaksopanan teori Culpeper. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Data yang digunakan merupakan tweets pengguna Jepang. Hasil dari penelitian ini ditemukan 30 tweets Waruguchi dengan hasil 24 berjenis Kageguchi dan 4 berjenis Nonoshiri. Pelanggaran yang dilanggar yaitu 23 maksim kebijaksanaan, 4 maksim kedermawanan, 8 maksim penghargaan, 5 maksim kesederhanaan, 1 maksim pemufakatan, 6 maksim kesimpatian. Selanjutnya ditemukan 8 ketidaksopanan secara langsung, 12 ketidaksopanan positif, 9 ketidaksopanan negatif, 5 ketidaksopanan sindiran atau sarkasme, dan 0 menahan kesopanan.
Nilai Pendidikan dalam Anime Blue Period Karya Sutradara Koji Masunari (Sosiologi Sastra) Saputri, Yuanda Eka; Ayu Putri Seruni
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai Pendidikan merupakan sesuatu yang mendidik ke arah kedewasaan, nilai pendidikan dapat bersifat baik atau buruk dan dapat berpengaruh pada kehidupan kedepan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai pendidikan dengan pendekatan sosiologi sastra pada anime Blue Period karya sutradara Koji Masunari, jenis nilai pendidikan yang masuk kedalam progresivisme dan partisipatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Teknik yang digunakan adalah teknik sosiologi sastra. Objek kajian penelitian ini ialah dengan menggunakan anime Blue Period karya sutradara Koji Masunari. Hasil dari penelitian terdapat 39 percakapan yang dikaji dan terdapat dua jenis: progresivisme dan partisipatif. Dari 39 percakapan yang di kaji, jenis nilai pendidikan yang sering muncul adalah progresivisme dengan 27 percakapan dari keseluruhan data yang dianalisis.
Bentuk Kesopanan Wakimae (Tinjauan Semiotik) pada Tokoh Demiurge dari Anime Overlord Karya: Kugane Maruyama Suhada, Muhammad Azhar; Sukmara, Rina
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wakimae is a term that has elements of values or norms that are more about social norms using formal forms. Wakimae can also be interpreted as a form of politeness such as a formula for speaking or conveying something by paying attention to the value of one's status, for example how to speak or communicate to a friend when compared to a boss will be very different when viewed from the speech and attitude that must be done. This journal was made, to find out how the spoken language of the Demiurge character in the form of Wakimae politeness in the Overlord Anime, and to find out the gestures of the Demiurge character. By using descriptive qualitative methods. The data collection technique used is documents. The results of this study are the form of Wakimae politeness in the Demiuerge character and how his body gestures.