cover
Contact Name
Yuni Masrokhah
Contact Email
yuni_masrokhah@uhamka.ac.id
Phone
+6281284622264
Journal Mail Official
jurnaltaiyou@uhamka.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou
ISSN : 26139472     EISSN : 27463702     DOI : https://doi.org/10.22236/taiyou.v1i2
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou will publish a selected paper under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY). The publication policies of the Journal meet the normal requirements for Open Access. which means that all content is freely available at no cost with the use of his / her agency. Users are allowed to read, download, copy, distribute, print, search or link to the full text of the article, or use it for other legitimate purposes, without requesting prior authorization from the publisher or author.
Articles 73 Documents
Kajian Pragmatik Penggunaan Aizuchi dalam Drama Populer Jepang Kurnia Dwi Tilasanti; Haryono; Dian Bayu Firmansyah
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/taiyou.v3i1.9548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan aizuchi yang dikaitkan dengan pelanggaran prinsip kerjasama dan mendeskripsikan bentuk-bentuk aizuchi serta fungsi aizuchi pelanggaran prinsip kerjasama. Penelitian ini menggunakan kajian pragmatik dengan sumber data berupa drama Jepang berjudul 1 Litre of Tears. Data yang digunakan berupa tuturan yang mengandung aizuchi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Mayumi Kubota untuk menganalisis bentuk-bentuk aizuchi dan teori dari Horiguchi Sumiko untuk menganalisis fungsi aizuchi, selain itu juga menggunakan teori Grice untuk menganalisis penggunaan aizuchi berkaiatan dengan adanya pelanggaran prinsip kerjasama. Selanjutnya, metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini ditemukan 237 data aizuchi yang kemudian diklasifikasikan ke dalam bentuk-bentuk aizuchi dan fungsi aizuchi. Jumlah Bentuk bentuk aizuchi tersebut yaitu Aizuchishi (Bentuk Ungkapan) sebanyak 211 data, Kurikaeshi (Bentuk Pengulangan) sebanyak 16 data, Iikae (Bentuk Parafrase) sebanyak 0 data, dan Sonota (Bentuk lain) sebanyak 11 data. Fungsi aizuchi yang ditemukan dalam drama tersebut yaitu 108 data tanda mendengar (Kiite iru to iu shingou), 41 data tanda memahami (Rikaishiteiru to iu shingou), 34 data tanda sependapat (Doi no Shingou), 16 data tanda menyangkal (Hitei no Shingou), 5 data tanda penyambung jeda (Ma wo motaseru Shingou), 22 data tanda ungkapan perasaan (Kanjou no Shingou), dan 4 data tanda menambahkan, mengoreksi dan meminta informasi (Jyouhou wo tsuika, teisei, youkyuu no shingou). Selain itu, berkaitan dengan aizuchi yang terdapat pelanggaran prinsip kerjsama ditemukan 3 data pelanggaran maksim kuantitas, 5 data pelanggaran maksim kualitas, 2 data pelanggaran maksim relevansi, dan 2 data pelanggaran maksim cara. Dengan demikian penulis menyarankan pada penelitian selanjutnya meneliti penggunaan aizuchi dikaitkan dengan prinsip kesantunan dengan menggunakan sumber data misalnya anime, manga, novel ataupun karya sastra lainnya. Selain itu bisa menggunakan kajian sosiopragmatik.
Pengaruh The Waves of Coffee terhadap Modernisasi Kissaten di Jepang Gita Rizka Cahyani Putri; Indun Roosiani
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/taiyou.v3i1.9549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh The Waves of Coffee terhadap perkembangan kedai kopi di Jepang serta peran kissaten dalam membentuk budaya minum kopi di Jepang hingga dunia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan dan modernisasi kissaten di Jepang dipengaruhi oleh dua indikator yaitu mass media communication melalui iklan dan media sosial serta technological innovation pada peralatan kopi. Indikator tersebut dapat menjadi sarana untuk menyebarkan budaya The Waves of Coffee baik antara individu dan kelompok dalam satu budaya dan juga antara satu budaya ke budaya lain secara global.
Model Pembelajaran VAK (Visual, Auditory, Kinestetic) Terhadap Hasil Belajar Bahasa Jepang pada Siswa Kelas XI IPA SMA Al Hasra, Depok Camila Dwi Putri; Rina Sukmara; Retno Utari
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/taiyou.v3i1.9550

Abstract

The purpose of this study is to determine the effectiveness of the VAK (Visual, Auditory, Kinesthetic) Learning Model on Japanese Language Learning Outcomes for SMA Al Hasra Depok Class XI Science Students. The True Experiment Design method is used in this study. This study's population consists of 30 students from class XI IPA 3 and 30 students from class XI IPA 1. The experimental class received a score of 82.3 based on data calculations, while the control class received a score of 66.0. The independent sample t-test formula for the SPSS 24 program was used to test hypotheses, with a significance level of p-value 0.05. The result of the t test calculation is 0.000. The experimental class has a normalized gain of 39.57, while the control class has a gain of 8.74. The VAK (Visual, Auditory, Kinesthetic) learning model is said to be effective for improving learning outcomes in Japanese lessons based on this value. According to student feedback, the VAK (Visual, Auditory, Kinesthetic) learning model is enjoyable, motivates students to learn, and makes Japanese simple to understand.
From NEET to ‘NIITO’: Defining Social Problem in Japan Rima Novita Sari; Herlina Sunarti; Ni Luh Suparwati
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/taiyou.v3i1.9551

Abstract

This research aims to denote the phrase NEET, which became ‘niito’ in Japan. NEET stands for Not in Education, Employment, or Training at its inception and refers to social problems faced by productive forces who are not in education or employment. NEET has developed into a social problem in many other countries, and the word was later renamed ‘niito’ in Japan. According to the data collected, the term NEET in Japan morphed which spawned a variety of additional ‘niito’ that are not only related to the workforce but also individual psychological and mental health concerns. The method of research is qualitative with descriptive analysis. The social problems theory by Richard C. Fuller dan Richard R. Myers (1941) used to find the answer; demonstrates three steps of the problems which are awareness, policy determination and reform. As results of the research, NEET in Japan originally denoted the phrase productive forces solely did not wish to work. However, as the term evolved in society, it gave rise to various ‘niito’ meanings. Thus, in Japan, the term NEET refers to labor force concerns and individual psychological disorders that can contribute to a person becoming ‘niito’.
Pengembangan Media Pembelajaran Alternatif pada Kanji Shokyuu (Dasar) Berbasis Instagram Tara Annisa Meilfin; Merri Silvia Basri; Yenny Aristia Nasution
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran alternatif kanji shokyuu berbasis Instagram, (2) mengetahui kelayakan media pembelajaran alternatif kanji shokyuu berbasis Instagram, dan (3) mengetahui respon kemenarikan pengembangan media pembelajaran alternatif kanji shokyuu berbasis Instagram. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) yang menggunakan model ADDIE yang dikemukakan oleh Sugiyono dengan 5 tahapan. Hasil penelitian ini adalah berupa media pembelajaran alternatif kanji level shokyuu berbantuan media sosial Instagram yang dibuat menggunakan berbagai aplikasi yang layak dan menarik digunakan dalam pembelajaran.
Analisis Kesulitan Pelajar Indonesia dalam Gramatika Bahasa Jepang Andi Irma Sarjani; C. Dewi Hartati
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Japanese as one of the foreign languages ​​that is widely studied in Indonesia, is not an easy language to learn, because Japanese is unique and has vocabulary and grammatical constructions that are not the same as other languages. Therefore, many Indonesian learners whoa are studying Japanese, faces difficulties both in terms of very diverse kanji characters and in learning Japanese grammar itself. This study aims to clearly identify the problem points in studying Japanese grammar, especially for Indonesian students who are studying Japanese. In this study, a statistical method was used, namely a questionnaire with Indonesian student respondents who had mastered Japanese quite well. This questionnaire on Japanese grammar takes the object of Indonesian students who are learning Japanese who are continuing their studies at several universities in Tokyo, Japan. The conclusion of the research is that 60% respondents said that the biggest problem for Indonesian students in Japanese grammar is the passive voice.
JTEST4YOU : Media Alternatif Permasalahan Mahasiswa dalam Pembelajaran Bunpou di Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Jakarta Nabila Meliyanti; Frida Philiyanti; Poppy Rahayu
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas media alternatif dalam pembelajaran Bunpou. Peran pendidikan guna mengurangi transmisi wabah Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia termasuk Indonesia salah satunya ialah dengan menggantikan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Namun dalam pelaksanaannya masih banyak ditemukan kendala yang terjadi. Survei pra penelitian yang dilakukan pada mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Jepang, Universitas Negeri Jakarta menyatakan bahwa mengalami kendala pada pembelajaran bunpou yang disebabkan oleh; jaringan internet yang buruk dan keterbatasan kuota pada saat video konferensi berlangsung; kondisi rumah yang tidak mendukung pembelajaran melalui video konferensi; kurang optimalnya proses pemberian dan penerimaan materi perkuliahan; materi pada buku cetak tidak dapat menjadi bahan ajar mandiri. Nojima (2006) membagi e-learning ke dalam dua kategori, asynchronous dan synchronous e-learning. Asynchronous E-learning disampaikan melalui internet dengan bentuk penyampaian materi yang bersifat on demand atau sesuai permintaan. Sedangkan, pembelajaran yang sudah diterapkan dikenal dengan synchronous e-learning merupakan pembelajaran yang dilengkapi dengan satelit komunikasi dan video konferensi. Dalam mengatasi kendala yang terjadi pada pembelajaran digital sinkron dapat digunakan alternatif pembelajaran asinkron. Dalam hal ini, media pembelajaran berbasis website JTEST4YOU merupakan variabel yang akan diteliti berdasarkan kategori yang paling banyak digunakan oleh informan. Guna mengetahui kualitas dan kelebihan JTEST4YOU sebagai media pendukung pembelajaran digital bunpou, sebuah survei online didistribusikan kepada mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Jepang, Universitas Negeri Jakarta. Survei tersebut terdiri dari kuisioner dan wawancara, serta menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JTEST4YOU kapabel untuk dijadikan media pendukung pembelajaran bunpou berdasarkan analisis usability, information, dan service interaction. Kemudahan untuk mengakses kapanpun dan di manapun dengan biaya internet terjangkau; Memiliki tampilan penyajian materi yang sederhana; Materi yang disajikan relevan dengan materi perkuliahan; Memiliki contoh kalimat terbaharui yang memotivasi mahasiswa untuk memahami materi lebih dalam; Tersedianya fitur latihan soal guna mengevaluasi pemahaman mahasiswa merupakan kelebihan JTEST4YOU.
Analisis Semiotik Makna Kehilangan dalam Lirik Lagu Heartache Karya One Ok Rock Fivit Damayanti; Ana Natalia
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai makna kehilangan dalam Lirik Lagu Heartache karya One Ok Rock. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ungkapan makna kehilangan orang yang di cintai yang terkandung dalam lirik lagu Heartache yang di populerkan oleh One Ok Rock. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan pada pengumpulan data ini adalah metode teknik simak dan catat. Objek kajian penelitian ini adalah lirik lagu Heartache karya One Ok Rock. Hasil penelitian dalam skripsi ini adalah ditemukan dalam lirik lagu Heartache dari baris pertama sampai kedelapan terdapat di baris pertama dan kelima. Untuk keseluruhan lirik lagu Heartache masih berhubungan dengan makna kehilangan walaupun tersirat.
Penilaian Terjemahan Lagu Doraemon No Uta Sebagai Opening Animasi Doraemon Nela Naila Nidhafar; Yenny Aristia Nasution; Arza Aibonotika
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is a qualitative research method regarding the assessment of Doraemon no Uta as an opening song of Doraemon animation. The purpose of the study is to explain how to objectively assess the translation of Doraemon no Uta song from Doraemon animation and find out how well the translations of the song is based on Newmark's assessment. According to Newmark, the assessment of translation is divided into four criterias, including: 1) translation as a science; 2) translation as a craft; 3) translation as art; and translation as taste. The lyrics of the song Doraemon no Uta in the source language (SL) and target language (TL) are collected in a table, then the score is determined for each criterion. The scores are sum up and the total is divided by the number of lyrics which is assessed. It was found that the translation category for the song Doraemon no Uta’s translation’s score is 79.28, which went to the translation category A (very good).
Tracer Study Lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang UHAMKA 2022 Rita Agustina Karnawati; Ayu Putri Seruni; Yuni Masrokhah; Nia Septiany
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi kebijakan MBKM dibutuhkan adanya kolaborasi dan kerja sama dengan mitra ataupun pihak lain yang berkaitan dengan bidang keilmuannya dan turut serta dalam mendukung capaian pembelajaran yang diinginkan. Hal ini membutuhkan pengembangan kurikulum yang dilakukan program studi untuk menyesuaikan kompetensi lulusan dengan dunia industri. Oleh karena itu, mengevaluasi kompetensi lulusan yang ada di lapangan pekerjaan dapat membantu proses pengembangan kurikulum melalui tracer study. Tracer study merupakan studi pelacakan terkait data diri alumni mengenai penyerapan proses pembelajaran, layanan pendidikan program studi, perjalanan pada dunia kerja hingga waktu survei dilaksanakan. Hasil kegiatan itu akan digunakan untuk mengevalusi program studi dari proses pendidikan, layanan pendidikan dari dosen, materi, tenaga kependidikan, kompetensi lulusan, sarana yang menunjang akreditasi program studi. Pelaksanaan tracer study memiliki 3 tahapan, yaitu pengembangan konsep dan instrumen sesuai dengan tracer study kemendikbud, kemudian pengumpulan data yang disebarkan kepada alumni secara online, serta menganalisis data berdasarkan aspek-aspek yang ditelusuri dan penulisan laporan. Kegiatan ini akan dilaksanakan April sampai Agustus 2022.