cover
Contact Name
Laelia Nurpratiwiningsih
Contact Email
laelia.np89@gmail.com
Phone
+6285325068011
Journal Mail Official
semantika@umus.ac.id
Editorial Address
Jl. P. Diponegoro KM. 2 Wanasari, Brebes 52252 Jawa Tengah
Location
Kab. brebes,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA
ISSN : -     EISSN : 27160823     DOI : https://doi.org/10.46772/semantika.v2i02
Hasil penelitian, tinjauan pustaka ( literature review ) dan/atau bentuk karya tulis ilmiah lainnya, yang khusus mengkaji Pembelajaran Bahasa Indonesia, Pembelajaran Sastra Indonesia, Pembelajaran BIPA, Sastra Murni, Linguistik, dan Teknologi Pembelajaran Bahasa Indonesia.
Articles 67 Documents
Variasi Bahasa SPG (Sales Promotion Girl) Di Ramayana Ciputat Ghina Rizki Bhakti; Maya Novalia Pulungan
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Vol. 2 No. 02 (2021): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.015 KB) | DOI: 10.46772/semantika.v2i02.386

Abstract

Setiap bahasa mempunyai ketetapan atau kesamaan dalam hal tata bunyi, bentuk, kata, kalimat, dan makna. Akan tetapi, karena berbagai faktor yang terdapat di dalam masyarakat seperti usia, pendidikan, agama, bidang kegiatan, dan profesi, serta latar belakang budaya daerah, maka bahasa menjadi tidak seragam. Manusia sebagai makhluk sosial memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan sesamanya. Tentu saja manusia memerlukan bahasa sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan pikiran, perasaan, dan keinginannya agar dapat melangsungkan hubungan dengan komunitasnya. Dalam kajian bahasa, persoalan variasi bahasa dibahas dalam bidang sosiolinguistik. Pada dasarnya, variasi bahasa merupakan wujud pendukung dari proses komunikasi. Variasi bahasa merupakan cerminan ketidakseragamannya suatu masyarakat yang disebabkan oleh lingkungan pemakai bahasa. Penelitian ini akan membahas tentang variasi bahasa SPG (Sales Promotion Girl) ditinjau dari segi pemakaian atau biasa disebut dengan fungsiolek, ragam, atau register. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk medeskripsikan variasi bahasa SPG (Sales Promotion Girl) ditinjau dari segi pemakaian bahasa tersebut.
Alegori Kesetiaan Dalam Cerpen Baishui Qingcai (白水青菜) Sup Bening Sawi Hijau Karya Pan Xiangli (潘向黎) David Darwin; Nuruddin Nuruddin; Miftahulkhairah Anwar
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Vol. 2 No. 02 (2021): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.206 KB) | DOI: 10.46772/semantika.v2i02.387

Abstract

Artikel ini membahas karya sastra kontemporer Pan Xiangli dalam cerpennya yang berjudul Sup Bening Sawi Hijau. Teori yang akan digunakan adalah teori semiotika untuk menganalisis kehidupan keluarga Cina modern di perkotaan. Analisis semiotika berfokus pada meneliti tanda yang ada dalam sebuah karya sastra yaitu berupa bahasa yang disampaikan. Bahasa merupakan sistem tanda yang memiliki arti dan juga memiliki makna. Dalam sebuah penelitian dengan teori semiotika yang meneliti sistem tanda, setiap tanda yang berupa objek diteliti maknanya yang berdasarkan hubungan antara penanda dan petanda. Sastra adalah salah satu kebudayaan atau ciri khas yang dimiliki seseorang dalam suatu daerah tertentu. Sastra merupakan salah salah satu kebudayaan manusia dan juga membudayakan manusia itu sendiri. Sastra adalah bagian dari hidup manusia. Sastra menggunakan bahasa yang memiliki nilai estetika atau keindahan di dalamnya. Sastra pada prinsipnya adalah sebuah karya imajinatif yang merupakan refleksi dan realitas dari kehidupan si penulis berdasarkan sesuatu yang dilihat dan dirasakan di lingkungannya. Dalam analisis karya sastra ini menggunakan pendekatan semiotika. Istilah semiotika berasal dari kata Yunani Kuno, yaitu semeion yang berarti tanda atau dalam bahasa Inggris. Semiotika merupakan ilmu yang mengkaji tentang tanda-tanda. Ilmu ini menganggap bahwa fenomena sosial atau masyarakat dan kebudayaan di dalamnya merupakan tanda-tanda. Semiotika juga mempelajari sistem-sistem, aturan-aturan yang memungkinkan tanda-tanda tersebut mempunyai arti.
ANALISIS KETERAMPILAN MENULIS TEKS ULASAN DENGAN METODE QUANTUM LEARNING BERBANTUKAN GOOGLE CLASSROOM Yustiyawati Yustiyawati; Cahyo Hasanudin Hasanudin; Ahmad Kholiqul Amin Amin
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Vol. 3 No. 01 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.713 KB) | DOI: 10.46772/semantika.v3i01.456

Abstract

Teks ulasan merupakan salah satu teks yang memuat tentang penilaian sebuah karya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk struktur teks ulasan (orientasi, tafsiran, evaluasi, dan rangkuman) yang telah ditulis siswa. Penelitian ini merupakan penelitan deskriptif kualitatif dengan pendekatan study kasus. Subjek penelitian ini terdiri dari 16 siswa. Teknik pengumpulan data dengan observasi,tes, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas VIII SMP Katolik St. Louis Cepu dapat menulis teks ulasan pada bagain 1) orientasi dikategorikan baik, 2) tafsiran dikategorikan baik, 3) evaluasi dikategorikan baik, dan 4) rangkuman dikategorikan baik. Simpulan penelitian ini adalah pengguna metode quantum learning berbantukan google classroom dapat membuat siswa menulis teks ulasan lebih baik.
KAJIAN FRASA PADA NOVEL TRAUMA KARYA BOY CANDRA Ulfa Rosyidah; Cahyo Hasanudin; Ahmad Kholiqul Amin Amin
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Vol. 3 No. 01 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.759 KB) | DOI: 10.46772/semantika.v3i01.460

Abstract

Frasa merupakan objek kajian sintaksis yang bersifat nonpredikatif. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui bentuk frasa pada novel Trauma karya Boy Candra, dan 2) mengetahui relevansi hasil penelitian dengan pembelajaran bahasa di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa bentuk frasa dengan sumber data didapat langsung dari novel Trauma karya Boy Candra. Prosedur penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap, teknik catat, dan teknik wawancara. Teknik analisis data melalui 3 tahapan yaitu, reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan atau verifikasi. Validasi data yang digunakan dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini yaitu 1) novel Trauma karya Boy Candra mengandung bentuk frasa endosentris, frasa eksosentris, frasa verba, frasa nomina, frasa numeralia, frasa idiomatik dan frasa ambigu, dan 2) kandungan frasa pada novel Trauma relevan dengan pembelajaran bahasa di SMA, khususnya sebagai sumber belajar pada materi jenis-jenis frasa dan kontruksi frasa dalam kalimat.
PELANGGARAN PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA DALAM FILM BUMI MANUSIA KARYA HANUNG BRAMANTYO DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Winda Gunansi; Khusnul Khotimah; Wahyu Asriyani
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Vol. 3 No. 01 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.42 KB) | DOI: 10.46772/semantika.v3i01.464

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa dalam film Bumi Manusia karya Hanung Bramantyo dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa yang terdapat dalam dialog antar tokoh pada film Bumi Manusia karya Hanung Bramantyo serta mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Data diidentifikasi berdasarkan teori Leech. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dengan teknik lanjutan teknik catat. Berdasarkan penelitian, terdapat banyak tuturan yang melanggar prinsip kesantunan berbahasa, diantaranya melanggar maksim kebijaksanaan, maksim penerimaan, maksim kemurahan, maksim kerendahan hati, maksim kecocokan, dan maksim kesimpatian. Penelitian ini diimplikasikan terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XI kurikulum 2013 dalam kompetensi dasar 3.19 dan 4.19 pada materi drama.
PENGARUH METODE SUGESTI-IMAJINASI BERBANTUAN MEDIA CARTOON STORY MAKER TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERPEN Selviana Kusumawarti Adji; Aida Sumardi
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Vol. 3 No. 01 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.014 KB) | DOI: 10.46772/semantika.v3i01.477

Abstract

Penulisan Artikel ini dilatarbelakangi oleh rendahnya daya imajinasi siswa pada mata pelajaran bahasa indonesia materi Cerita Pendek (Cerpen). Adapun tujuan peneltian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh metode sugesti imajinasi berbantuan media cartoon story maker terhadap kemampuan menulis cerpen. Penelitian ini dilaksanakan pada masa pandemik covid 19, sebuah pembelajaran yang dilakukan secara daring pada siswa kelas XI. Sampel pada penelitian yaitu kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 4 sebagai kelas kontrol. Metode pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode sugesti imajinasi berbantuan media cartoon story maker. Hipotesis penelitian ini menggunakan metode sugesti imajinasi berbantuan media cartoon story maker terhadap kemampuan menulis cerpen berpengaruh lebih baik dibandingkan tanpa menggunakan metode sugesti imajinasi dan media cartoon story maker. Penelitian ini menerapkan metode eksperimen dengan menggunakan true experiment, yaitu sampel yang digunakan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol diambil secara acak. Teknik yang digunakan yakni Posttest Only Control Design. Data penelitian diperoleh dari tes menulis. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode sugesti imajinasi berbantuan media cartoon story maker dapat berpengaruh pada kemampuan menulis sebuah cerpen siswa kelas XI, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode sugesti imajinasi berbantuan media cartoon story maker memiliki pengaruh yang signifikan. Hal ini terbukti nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 82,9 dan rata-rata nilai kelas kontrol sebesar 69,9. Kata kunci: Metode Sugesti Imajinasi, Media Cartoon Story Maker, dan Menulis Cerpen
PERBANDINGAN MEDIA POWTOON DAN MIND MAP PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPLANASI SISWA SMPN 85 JAKARTA Alin Delona; Ratna Dewi Kartikasari
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Vol. 3 No. 01 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.543 KB) | DOI: 10.46772/semantika.v3i01.485

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pembelajaran bahasa Indonesia khusunya pada materi teks eksplanasi masih menggunakan metode pembelajaran yang masih monoton yaitu menggunakan metode ceramah. Penulis tergerak untuk mengetahui hasil belajar Siswa pada materi teks eksplanasi dengan menggunakan metode yang baru yang lebih fresh dengan media powtoon dan media mind map. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandingan hasil belajar Siswa pada materi teks eksplanasi melalui media powtoon dan media mind map. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Hasil penelitian ini membuktikan penggunaan media mind map dan media powtoon. Hasil perbandingan antara thitung (13,611) lebih besar dari ttabel (1,6696) pada α= 0,05 yang artinya hasil pembelajaran siswa melalui pembelajaran powtoon lebih baik daripada hasil belajar menggunakan media pembelajaran mind map. Pada hal inilah dibuktikan nilai rata-rata nilai hasil belajar menggunakan media pembelajaran powtoon sebesar 92,00 lebih besar dari rata-rata nilai belajar menggunakan media pembelajaran mind map sebesar 89,06.
EFEKTIFITAS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FABEL PADA MATERI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Salmia Syarifuddin; Irmawaty Hasyim
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Vol. 3 No. 01 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.576 KB) | DOI: 10.46772/semantika.v3i01.528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas fabel sebagai bahan ajar terutama dalam pembelajaran Bahasa Inggris yang terdapat fabel. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah fabel. Data dalam penelitian ini dapat berupa frasa, baik itu frasa kata benda ataupun kata kerja, klausa serta kalimat yang ditemukan dalam fabel. Teknik pengumpulan dan analisis data yang digunakan adalah teknik analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pendidikan karakter yang banyak muncul dalam fabel, diantaranya; nilai religious, kejujuran, kreatif, bersahabat/ komunikatif, kerja keras, ingin tahu, dan toleransi. Selain itu, efektifitas penggunaan fabel sebagai media pembelajaran mahasiswa menunjukkan hasil yang signifikan dan berada pada skala 77%.
KESANTUNAN TUTURAN DALANG TEGALAN DALAM LIMBUKAN PADA PEMENTASAN WAYANG PURWA Fauziah Fauziah
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Vol. 3 No. 01 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.882 KB) | DOI: 10.46772/semantika.v3i01.531

Abstract

Penelitian ini diberi judul “Kesantunan Tuturan Dalang Tegalan dalam Limbukan pada Pemenetasan Wayang Purwa”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis:  (1) pelanggaran prinsip kesantunan tuturan dalang tegalan dalam limbukan pada pementasan wayang purwa, (2) pematuhan prinsip kesantunan tuturan yang digunakan dalang tegalan dalam limbukan pada pementasan wayang purwa, dan (3) strategi kesantunan yang digunakan dalam tuturan dalang tegalan dalam limbukan pada pementasan wayang purwa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan teknik simak dan catat. Data dalam penelitian ini berupa tuturan  yang  diduga mematuhi dan melanggar kesantunan berbahasa beserta konteksnya, dan tuturan tersebut nantinya akan ditranskripsi ke dalam bentuk tulisan. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat pelanggaran prinsip kesantunan oleh Dalang Tegalan dalam limbukan pada pementasan wayang purwa antara lain pada bidal:  (1) ketimbangrasaan, (2) keperkenaan, dan (3) kerendahatian. Pematuhan prinsip kesantunan oleh Dalang Tegalan dalam limbukan pada pementasan wayang purwa antara lain pada bidal : (1) kemurahhatian, (2) keperkenaan, dan (3) kerendahhatian. Strategi kesantunan yang dilakukan Dalang Tegalan antara lain: (1) kurmat, (2) andhap asor, dan (3) empan papan.
IMPLEMENTASI PROGRAM KOMUNITAS BACA TULIS (KOBATU) SMK NEGERI 2 TEGAL DI MASA PANDEMI Fauziah Fauziah
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Vol. 3 No. 01 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.711 KB) | DOI: 10.46772/semantika.v3i01.532

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Mendeskripsikan bagaimana implementasi program kobatu untuk meningkatkan kompetensi peserta didik dalam menulis dan membaca karya sastra. (2) Mendeskripsikan bagaimana hasil dan dampak yang dicapai pasca implementasi program kobatu. (3) Mendekripsikan kendala apa saja yang terjadi pada pengimplementasian program kobatu. (4) Mendeskripsikan faktor apa saja yang mendukung pelaksanaan implementasi program kobatu. Teknik pengumpulan data dalam penelian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan kajian pustaka. Sedangkan teknik analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan, implementasi program kobatu untuk meningkatkan kompetensi peserta didik dalam menulis dan membaca karya sastra antara lain dengan perekrutan anggota, latihan atau sharing, dan launching produk. Hasil dan dampak yang dicapai pasca implementasi program kobatu antara lain peserta didik yang tergabung dalam anggota komunitas semakin meningkat kompetensinya dalam mencipta karya sastra yang diwujudkan dalam produk berupa antologi. Hal ini juga semakin membuat peserta didik lebih percaya diri. Selain itu, Kobatu dapat menjadi program unggulan sekolah dan diakui secara resmi oleh Perpusnas RI. Kendala yang terjadi pada pengimplementasian program kobatu tidak terlalu berarti, hanya masalah waktu latihan yang terbatas dan pemahaman peserta didik yang tidak sama. Faktor yang mendukung pelaksanaan implementasi program kobatu antara lain dari pihak sekolah, peserta didik, dan guru.