cover
Contact Name
Hasanuddin
Contact Email
prismafisika@physics.untan.ac.id
Phone
+65895372682757
Journal Mail Official
prismafisika@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Kantor Jurusan Fisika, Komplek Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura Jl. Proff. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PRISMA FISIKA
ISSN : 23378204     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang fisika baik yang bersifat teoritis maupun terapan.
Articles 388 Documents
Penggunaan Metode Ground Penetrating Radar (GPR) Untuk Identifikasi Utilitas Bawah Tanah Arief, Muhammad; Sumargana, Lena
PRISMA FISIKA Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i3.51099

Abstract

Telah dilakukan penelitian identifikasi utilitas bawah tanah menggunakan metode GPR konfigurasi Radar Reflection Profiling dengan frekuensi antena 600 MHz. Penelitian ini menggunakan enam lintasan pengukuran. Citra radargram 2D diolah menggunakan perangkat lunak ReflexW. Ditemukan empat jenis objek utilitas pada lintasan pengukuran, yaitu kabel serat optik, kabel listrik, pipa hydrant, dan pipa air pada kedalaman 0,07 m hingga 0,74 m dengan nilai cepat rambat gelombang 0,07 m/ns hingga 0,1 m/ns. Kata Kunci: Georadar, Ground Penetrating Radar (GPR), ReflexW, Utilitas.
Konduktivitas Termal Papan Komposit dari Sekam Padi dan Ampas Tebu Haisyah, Haisyah; Arman, Yudha; Azwar, Azrul
PRISMA FISIKA Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i3.49856

Abstract

Setiap tahun jumlah limbah sekam padi dan ampas tebu semakin meningkat sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan. Kedua limbah ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku papan komposit. Papan komposit banyak dimanfaatkan sebagai bahan dinding bangunan bertingkat karena konduktivitas termalnya yang rendah dibanding batako. Oleh karena itu, pada penelitian ini penulis membuat dan menganalisis papan komposit berbasis sekam padi dan ampas tebu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan nilai konduktivitas termal papan komposit terhadap berbagai perbandingan komposisi sekam padi dan ampas tebu serta untuk mengetahui perbandingan komposisi yang tepat agar nilai konduktivitas termalnya minimum. Pengukuran konduktivitas termal dilakukan menggunakan conductivy apparatus. Komposisi sekam padi dan ampas tebu yang digunakan memiliki perbandingan sebesar 100:0, 90:10, 80:20, 70:30, 60:40, 50:50 dan 40:60. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata konduktivitas termal yang didapat berkisar antara 0,029 W/m.K-0,069 W/m.K. Nilai ini jauh lebih rendah dibanding material bahan bangunan lain seperti beton, asbes dan kaca sehingga lebih nyaman digunakan sebagai bahan dinding bangunan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa semakin banyak ampas tebu yang digunakan maka semakin tinggi nilai konduktivitas termal papan komposit dan perbandingan komposisi yang tepat agar nilai konduktivitas termal bahan minimum  adalah pada papan komposit yang semuanya diisi oleh sekam padi. Nilai konduktivitas termal minimum tersebut diduga dipengaruhi oleh kerapatan dan papan komposit pada sampel ini paling rendah dibanding sampel yang lain sehingga lebih banyak mengandung pori-pori terisi udara yang diketahui buruk mengantarkan panas.
Analisis Nilai Indeks Iklim Ekstrem Periode Tahun 1990-2019 Di Kalimantan Barat Ariyani, Riri Nur; Muliadi, Muliadi; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i3.51589

Abstract

Sebagai bencana yang paling banyak terjadi di Kalimantan Barat periode tahun 1998-2021, banjir dapat dipicu oleh hujan ekstrem. Informasi variasi hujan ekstrem diperlukan untuk mendukung mitigasi bencana hidrometeorologi. Hujan ekstrem dapat diidentifikasi menggunakan indeks iklim ekstrem (IIE) parameter hujan. Oleh sebab itu tujuan penelitian ini untuk menganalisis variasi antar tahunan hujan ekstrem berdasarkan lima jenis nilai IIE di Kalimantan Barat. Data yang digunakan adalah data curah hujan harian periode tahun 1990-2019 pada 14 lokasi di Kalimantan Barat. Nilai IIE dihitung menggunakan perangkat lunak RClimDex. Hasil penelitian pada sebagian besar lokasi penelitian menunjukkan bahwa indeks RX5DAY, RX1DAY, dan R50 mengalami kecenderungan meningkat, sedangkan indeks CDD cenderung menurun. Nilai indeks RX5DAY maksimum sebesar 634 mm terjadi di Paloh dan minimum sebesar 92 mm terjadi di Karangan. Nilai indeks RX1DAY maksimum sebesar 384 mm terjadi di Selakau dan minimum sebesar 38 mm terjadi di Sanggau Ledo. Nilai indeks R50 maksimum sebesar 31 hari terjadi di Karangan dan Nanga Pinoh, sedangkan nilai indeks minimum sebesar nol hari terjadi di Karangan, Sanggau Ledo, dan Nanga Pinoh. Nilai indeks CDD maksimum sebesar 76 hari terjadi di Simpang Hulu dan minimum sebesar lima hari terjadi di Bengkayang, Nanga Pinoh, dan Sintang. Lalu untuk Nilai indeks PRCPTOT maksimum sebesar 4.957 mm terjadi di Nanga Pinoh dan minimum sebesar 1.073 mm terjadi di Karangan.
Kajian Numerik Orbit Foton di Sekitar Lubang Hitam Bermuatan Netral Berotasi Herli Herli; Hasanuddin Hasanuddin; Yudha Arman
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.53673

Abstract

Telah dilakukan kajian numerik lintasan orbit foton di sekitar lubang hitam bermuatan netral berotasi. Persamaan gerak untuk orbit foton di sekitar lubang hitam bermuatan netral dan berotasi dinyatakan dengan lintasan geodesik. Persamaan gerak tersebut selanjutnya diselesaikan secara numerik menggunakan metode Runge-Kutta orde-4. Hasil simulasi menunjukkan bahwa orbit foton yang bergerak di sekitar lubang hitam bermuatan netral dan berotasi dipengaruhi oleh beberapa parameter yaitu momentum sudut, parameter dampak, dan massa lubang hitam. Semakin meningkatnya nilai parameter momentum sudut maka foton semakin mendekati lubang hitam. Kemudian, semakin besar nilai parameter dampak maka foton semakin menjauhi lubang hitam dan yang terakhir semakin besar massa lubang hitam maka orbit foton semakin menunjukkan menuju lubang hitam. Orbit foton untuk lubang hitam Kerr ekstrim memiliki orbit di luar radius horizon peristiwa.
Analisis Pengaruh Densitas Pada Kualitas Papan Komposit Berbahan Baku Limbah Kayu Jabon dan Serat Bundung (Scirpus grossus) Ica Sendawati; Asifa Asri; Bintoro Siswo Nugroho
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.53428

Abstract

Pada penelitian ini, telah dibuat papan komposit berlapis dengan filler serat bundung, partikel jabon, dan matriks berupa urea formaldehida. Papan komposit yang dipabrikasi memiliki tiga variasi densitas, yaitu  g/cm3,  g/cm3 dan  g/cm3. Papan ini berdimensi (30 × 30 × 1) cm dengan suhu proses pengempaan 150  selama 10 menit dengan tekanan 30 Pa. Secara umum, variasi densitas serat bundung dan partikel jabon yang paling baik untuk dijadikan bahan baku pembuatan papan komposit adalah densitas sedang. Nilai pengujian sifat fisis dan mekanis untuk papan komposit kerapatan sedang adalah kerapatan dengan nilai 0,70 g/cm3 , kadar air 12,03%, pengembangan tebal 39,86%, MOE 14.797 N/mm2, MOR 15,90 N/mm2, keteguhan rekat 0,20 N/mm2, dan kuat pegang sekrup 171,66 N. Nilai hasil pengujian yang sudah memenuhi Japanese Industrial Standard (JIS) A 5908 tahun 2003 adalah nilai kerapatan dan nilai kadar air.
Studi Perbandingan Metode Penentuan Intensitas Curah Hujan Berdasarkan Karakteristik Curah Hujan Kalimantan Barat Asih Astarini; Muliadi Muliadi; Riza Adriat
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.52174

Abstract

Intensitas curah hujan yang tinggi dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti banjir. Intensitas hujan tinggi umumnya berlangsung dalam durasi yang singkat. Kejadian banjir yang sering terjadi di Kalimantan Barat akan memberikan dampak yang buruk terhadap kehidupan masyarakat sekitar sehingga diperlukan adanya perbaikan Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk mitigasi dini bencana. Tujuan dilakukannya penelitian yaitu mendapatkan metode yang dapat diterapkan untuk menentukan intensitas hujan yang sesuai dengan karakteristik hujan di Kalimantan Barat. Penentuan intensitas curah hujan memerlukan data curah hujan harian maksimum. Metode perhitungan intensitas jangka pendek menggunakan metode Mononobe karena metode ini hanya memerlukan data curah hujan harian maksimum. Perhitungan pendekatan intensitas hujan menggunakan metode Talbot, Sherman dan Ishiguro dengan tujuan menentukan metode intensitas hujan yang paling sesuai. Metode terpilih didasarkan pada nilai perbandingan minimum dengan uji peak-weighted root mean square error dan nilai korelasi maksimum yang ditentukan dengan membandingkan nilai intensitas metode Talbot, Sherman dan Ishiguro dengan metode Mononobe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurva IDF (Intensitas, Durasi dan Frekuensi) metode intensitas hujan yang paling sesuai dengan karakteristik curah hujan Kalimantan Barat adalah metode Sherman untuk kala ulang 2, 5, 10, 25, 50 dan 100 tahunan dengan nilai error 0,00 dan nilai korelasi 1,00 untuk delapan stasiun pengamat curah hujan yang ada di Kalimantan Barat.
Karakterisasi Air Limbah Hasil Pengolahan Aor PDAM Tirta Muare Ulakan Kabupaten Sambas Uray Monica Wulandari; Nurhasanah Nurhasanah; Asifa Asri
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.53935

Abstract

PDAM Tirta Muare Ulakan Kabupaten Sambas merupakan perusahaan pengolahan air yang memproduksi air bersih. Namun pada proses pengolahan tersebut menghasilkan produk sampingan salah satunya adalah limbah cair. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik dari air limbah PDAM Tirta Muare Ulakan Kabupaten Sambas terutama kandungan logam berat dan unsur hara bagi tanaman serta mengkaji potensi pemanfaatannya. Parameter yang diuji adalah pH, Fe, Mg, Cu, N total, P, K, Cd, dan S. Pengukuran pH menggunakan pH-meter dengan hasil 6,71 pada suhu 24,70. Analisis kandungan Fe, Cu, dan Cd menggunakan metode spektrofotometer serapan atom dengan hasil masing-masing sebesar 323,9190 mg/L, 0,0515 mg/L, dan 0,1384 mg/L. Kandungan P, K, dan S dianalisis menggunakan metode spektrofotometer UV-Vis dengan hasil masing-masing sebesar 0,4711 mg/L, 3,4163 mg/L, dan 0,0720 mg/L. Analisis kandungan Mg dan N total menggunakan metode titrimetri dengan hasil masing-masing sebesar 2,7451 mg/L dan 19,70 mg/L. Berdasarkan hasil karakterisasi air limbah sisa pembuangan PDAM belum dapat dijadikan pupuk kompos maupun pupuk amonium sulfat.Kata Kunci: air limbah, karakterisasi, PDAM, pupuk
Rancang Bangun Pengendalian Kelembapan Tanah dan Suhu Lingkungan Tanaman Berbasis NodeMCU ESP8266 Rio Andreano; Bintoro Siswo Nugroho; Hasanuddin Hasanuddin
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.53548

Abstract

Salah satu permasalahan pada tanah adalah kondisi yang terlalu kering atau terlalu lembap. Penyiraman secara manual dapat membuat tanah menjadi tidak seimbang tingkat kadar airnya yang dapat menyebabkan tanah terlalu basah atau becek. Dari permasalahan tersebut, maka dibuat alat pengendalian kelembapan tanah dan suhu lingkungan tanaman, berbasis NodeMCU ESP8266 sebagai mikrokontroler yang terhubung dengan jaringan interconnection networking (internet) atau WiFi. Aplikasi Blynk digunakan untuk mempermudah petani mengendalikan kelembapan tanah dan suhu lingkungan. Sensor YL69 merupakan sensor yang mampu mendeteksi tingkat kelembapan tanah dengan kedua ujung probe yang ditancapkan pada tanah, dan sensor DHT11 untuk mendeteksi suhu lingkungan, sensor DHT11 juga dapat mengukur tingkat kelembapan udara. Nilai yang digunakan dalam pengendalian adalah ketika suhu lebih dari 33°C status kipas angin on, dan 32°C status kipas angin off. Untuk kelembapan tanah kurang dari 60% status pompa air on dan 70% status pompa air off, menggunakan modul relay sebagai kontrol on/off. Hasil penelitian menunjukan alat dapat bekerja dengan baik sesuai yang di program, relay dapat berfungsi dengan menekan tombol di aplikasi Blynk untuk mengaktifkan kipas DC dan pompa air DC.
Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Cekungan Pembuang Daerah Kalimantan Tengah Berdasarkan Data Gaya Berat Rika Kurniasih; Yudha Arman; Radhitya Perdhana
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.52209

Abstract

Data anomali gaya berat Free Air Anomaly (FAA) yang diperoleh dari satelit Topex digunakan untuk mengetahui struktur bawah permukaan Cekungan Pembuang di daerah Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah. Koreksi Bouguer dan koreksi terrain (medan) diterapkan pada data tersebut untuk mendapatkan anomali Bouguer lengkap. Anomali regional dan anomali residual dipilah menggunakan tapis Butterworth. Pemodelan dilakukan pada anomali regional untuk mendapatkan struktur bawah permukaan cekungan Pembuang. Hasil pemodelan menunjukkan terdapatnya 4 lapisan batuan, yang terdiri dari dua lapisan batuan dasar dan dua lapisan teratas. Lapisan dasar diduga merupakan intrusi kapur dan metamorf pra-tersier yang terdiri dari batuan granit dan batuan kuarsit, dengan densitas rata-rata 2,6 g/cm3 dan 2,8 g/cm3, sedangkan dua lapisan teratas diduga merupakan sedimen kuarter dan sedimen tersier, dengan densitas rata-rata 1,98 g/cm3 dan 2 g/cm3. Model yang dibuat menunjukkan adanya terobosan batuan basement (dasar) berupa granit, serta sesar normal dan sesar naik. Densitas rata-rata batuan di daerah penelitian sebesar 2,4 g/cm3.
Pabrikasi dan Uji Kinerja Bulir Polipropilena Berfotokatalis Semikonduktor TiO2 pada Fotodegradasi Air Gambut Apriyanti Apriyanti; Asifa Asri
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.54166

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan pabrikasi fotokatalis semikonduktor TiO2 dengan material penyangga bulir polipropilena (PP) untuk fotodegradasi senyawa organik pada air gambut. Metode yang digunakan untuk melapisi permukaan butiran polipropilena dengan partikel TiO2 adalah thermal milling. Proses fotokatalisis berlangsung selama 40 jam dengan cahaya matahari sebagai sumber foton. Fotokatalis semikonduktor TiO2 yang dilapiskan di permukaan butiran PP mampu mereduksi kandungan senyawa organik pada air gambut. Hal ini terlihat dari hasil pengujian menggunakan analisis spektrofotometri UV-Vis bahwa terjadi penurunan nilai absorbansi pada air gambut setelah fotokatalisis. Nilai absorbansi awal air gambut adalah 2,89 a.u dan nilai absorbansi rata-rata sampel air gambut setelah fotokatalisis adalah 1,54 a.u. Hasil penelitian menunjukkan penurunan puncak nilai absorbansi terjadi secara optimal setelah 16 jam penyinaran di bawah sinar matahari. Kinerja rata-rata material fotokatalis ini mampu mereduksi kandungan asam humat pada sampel air gambut hingga 47%.