cover
Contact Name
Conrad Liab Hendricson Folamauk
Contact Email
cmj@undana.ac.id
Phone
+6285739077621
Journal Mail Official
cmj@undana.ac.id
Editorial Address
Contact Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana, Jalan Adisucipto – Penfui, Kupang Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Cendana Medical Journal
ISSN : 23023007     EISSN : 27466809     DOI : https://doi.org/10.35508/cmj
Core Subject : Health,
Cendana Medical Journal (CMJ) menerima naskah dari sarjana, mahasiswa pascasarjana, residen, doktor program internship, staf fakultas kedokteran, staf rumah sakit dan pihak-pihak yang tertarik untuk menulis karya ilmiah. Artikel ilmiah yang diposting di CMJ meliputi: editorial, artikel penelitian, EBCR (Evidence Based Case Report), laporan kasus, dan ulasan. Untuk artikel penelitian sebaiknya penelitian kedokteran dasar atau biomedis.
Articles 286 Documents
PENGARUH PAPARAN ASAP BAKARAN SAMPAH PLASTIK TERHADAP GAMBARAN SEL-SEL INFLAMASI DAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI PARU MENCIT Sasputra, I Nyoman; Koamesah, Sangguana M J; Rante, Su Djie To
Cendana Medical Journal Vol 8 No 3 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.671 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i3.3495

Abstract

Plastik merupakan bahan yang sering digunakan sebagai alat rumah tangga. Produksi dan penggunaan plastik (bahan polimer) pada tahun 2016 di seluruh dunia mencapai 245 juta ton dan terus meningkat setiap tahunnya. Sampah plastik merupakan masalah lingkungan berskala global. Proses pembakaran sampah plastik memiliki efek terhadap sistem pernapasan. Pengelolaan sampah dengan cara dibakar dapat menghasilkan berbagai zat yang memiliki efek pada sistem pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan asap bakaran sampah plastik terhadap gambaran sel-sel inflamasi dan gambaran histopatologi paru mencit. Metodologi penelitian merupakan jenis eksperimental laboratorium dengan true experimental design dan post-test controlled group design. Sampel dalam penelitian ini menggunakan 12 ekor mencit ditambah 2 ekor mencit sebagai cadangan. Sampel penelitian dibagi kedalam 2 kelompok yaitu 1 kelompok kontrol dan 1 kelompok perlakuan yang dipapari asap bakaran sampah plastik jenis polypropylene sebesar 120 ml/30 menit selama 14 hari. Perubahan histopatologi paru diamati secara mikroskopis setelah 14 hari masa intervensi dan dinilai menggunakan skor kerusakan paru oleh Marianti. Semua data pada penelitian ini diuji secara statistik menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan dianalisis menggunakan Uji Independen T-Test apabila data penelitian bersifat parametrik atau Uji Mann-Whitney apabila data penelitian bersifat non-parametrik. Dari penelitian ini diperoleh hasil p=0,003 (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan paparan asap bakaran sampah plastik terhadap gambaran sel-sel inflamasi dan gambaran histopatologi paru mencit
PREVALENSI PROTEINURIA DENGAN PEMERIKSAAN DIPSTIK URIN PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DAERAH TERPENCIL KABUPATEN ROTE NDAO Chandra, Berlan Paul E.; Haning, Septriati; Siokh, Yunita; Bulan, Jefren; Adhy, Widhyanto
Cendana Medical Journal Vol 8 No 3 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.91 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i3.3496

Abstract

Proteinuria merupakan salah satu penanda klinis penurunan fungsi ginjal dan merupakan marker yang paling sering ditemukan pada kasus hipertensi. Deteksi dini menggunakan metode dipstik test urin adalah metode yang paling dapat dilakukan khususnya pada pelayanan kesehatan tingkat pertama di daerah terpencil. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui prevalensiproteinuria pada pasien hipertensi di puskesmas daerah terpencil Kabupaten Rote Ndao dengan laboratorium sederhana dipstik urin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode potong lintang, sebanyak 70 subyek dengan riwayat hipertensi dilakukan pemeriksaan proteinurin dan wawancara faktor resiko kemudian dianalisa dalam studi ini. Hasil analisis data menunjukan 40% subyek memiliki proteinuria dengan tingkatan +1 sampai dengan +3. Faktor-faktor yang dianggap mempengaruhi proteinuria secara statistik meliputi lama hipertensi, derajat hipertensi, status gizi, riwayat diabetes, konsumsi garam, dan riwayat penyakit keluarga.
HUBUNGAN GAYA BELAJAR VARK (VISUAL, AUDITORI, READ-WRITE DAN KINESTETIK) DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN Dariyanti, Putu Desy Widia; Manafe, Derri Tallo; Sihotang, Jojor; Folamauk, Conrad Liab Hendricson
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.773 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4925

Abstract

Persentase kelulusan perlu diperhatikan untuk meningkatkan jumlah dokter yang berkualitas di Indonesia. Meningkatkan prestasi akademik mahasiswa adalah salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan mengetahui gaya belajar. Gaya belajar akan mempengaruhi prestasi akademik (IPK). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan gaya belajar VARK dengan tingkat prestasi akademik mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan analitikal observasional dengan rancangan cross sectional pada mahasiswa preklinik FK UNDANA dilakukan dengan kuesioner VARK versi 7.0 dan data sekunder diperoleh melalui nilai IPK terakhir mahasiswa FK UNDANA angkatan 2017, 2018, dan 2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan proposionate stratified random sampling berjumlah 156 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji contingency coeffisient. Hasil penelitian ini dari 156 responden, gaya belajar kinestetik sebanyak 68 orang (43,58%), gaya belajar Auditori:55 orang (35,25%), gaya belajar read-write:22 orang (14,10%) dan gaya belajar visual:11 orang (7,05%). Hasil uji analisis bivariat diperoleh hasil r=0.829 dan nilai p=0,829 (p>0,05). Artinya satu gaya belajar tidak dapat membentuk prestasi akademik yang maksimal, tetapi bagaimana seseorang dapat menggunakan gaya belajar yang diketahui sesuai dengan metode atau jenis pembelajaran yang dijalani. Kesimpulan penelitian ini tidak ada hubungan antara gaya belajar VARK dengan prestasi akademik mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN KONDISI KELELAHAN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA KUPANG Lolan, Yohanes Ian Kurniawan; Folamauk, Conrad Liab Hendricson; Trisno, Idawati
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.087 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4927

Abstract

Pendidikan kedokteran bertujuan menghasilkan lulusan dokter yang berpengetahuan, terampil, dan professional. Kurikulum kedokteran telah dikembangkan untuk mencapai tujuan ini, namun ada beberapa aspek pelatihan yang memiliki efek negatif berupa tekanan yang kebanyakan akan mengarah kepada efek negative pada akademik, kesehatan fisik dan psikologis mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kondisi kelelahan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Kupang. Metode penelitian ini menggunakan analitikal observasional dengan rancangan cross sectional pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale dan kuisioner Subjective Self Rating Test. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah responden 149 orang. Penelitian dianalisis menggunakan uji chi-square, dan uji regresi logistik. Hasil dari 149 responden, didapatkan sebanyak 88,6% mengalami tingkat stres sedang, 6,8% tingkat stres ringan, dan 4,6% tingkat stres berat. Didapatkan pula sebanyak 62% mengalami kondisi kelelahan dan 38% tidak mengalami kelelahan. Hasil uji analisis bivariat diperoleh hasil p=0,000 (p<0,05), terdapat pula pengaruh variabel usia dan jenis kelamin. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara Tingkat Stres dengan Kondisi Kelelahan pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Kupang.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PERAWAT SELAMA PANDEMI COVID-19 DI RSUD PROF. DR. W Z JOHANNES KUPANG Bessie, Vinsensius Apolonaris; Buntoro, Ika Febianti; Damanik, Efrisca M. Br.
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.49 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4928

Abstract

Pandemi COVID-19 mempengaruhi seluruh tenaga kesehatan di dunia, khususnya di Indonesia. Pasien COVID-19 terus bertambah membuat tenaga kesehatan harus menyiapkan diri untuk merawat pasien-pasien tersebut. Sementara itu, minimnya pengetahuan tentang virus tersebut dan kurangnya fasilitas kesehatan seperti alat pelindung diri (APD) akan menambah tekanan pada tenaga kesehatan terkhususnya perawat. Keadaan ini menimbulkan stres pada tenaga kesehatan. Stres merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas tidur seseorang. Ini dikarenakan stres dapat menyebabkan kualitas tidur yang buruk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan tingkat stres dengan kualitas tidur perawat selama pandemi COVID-19 di RSUD Prof. Dr. W Z Johannes Kupang. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitikal observasional dengan rancangan cross sectional pada perawat di RSUD Prof. Dr. W Z Johannes Kupang yang dilakukan dengan pengisian kuesioner Perceived Stress Scale dan Pittsburgh Sleep Quality Indeks. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling dengan jumlah responden 44 orang yang memenuhi kriteria inklusidan eksklusi. Penelitian ini dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Koefisien Korelasi. Hasil penelitian ini dari 44 responden, tingkat stres yang paling banyak dialami oleh perawat adalah tingkat stres sedang sebanyak 31 orang (70,45%), diikuti oleh tingkat stres ringan sebanyak 9 orang (20,45%), sedangkan tingkat stres berat sebanyak 4 orang (9,09%). Perawat yang memiliki kualitas tidur baik sebanyak 24 orang (54,54%), sedangkan yang memiliki kualitas tidur buruk sebanyak 20 orang (45,45%). Hasil uji analisis bivariat pada penelitiaan ini diperoleh hasil p = 0,040 (p<0,05).Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kualitas tidur pada perawat selama pandemi COVID-19 di RSUD Prof. Dr. W Z Johannes kupang tahun 2020.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERISTAS NUSA CENDANA Kintan, Ni Putu Kintan P.; Kareri, Dyah Gita Rambu; Rante, Su Djie To; Folamauk, Conrad Liab Hendricson
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.695 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4930

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) memperkirakan pada tahun 2020 kecemasan akan menyumbang sekitar 15% dari angka kesakitan di dunia. Mahasiswa Fakultas Kedokteran lebih rentan mengalami gangguan cemas pada program studi pendidikan yang padat dan kompleks. Banyaknya konflik yang ada akan menstimulasi munculnya kecemasan sehisngga dapat berdampak bagi proses pencapaian prestasi mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan prestasi akademik mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini menggunakan penelitian analitikal observasional dengan rancangan cross sectional yang dilakukan pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana dengan cara pengisian kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS). Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah responden 143 orang dari angkatan 2017, 2018 dan 2019 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji Somer’s d. Hasil penelitian dari 143 responden, didapatkan 23,8% mahasiswa kecemasan berat, 33,6% kecemasan sedang, 23,1% kecemasan ringan, dan 19,6% tidak ada kecemasan. Hasil uji analisis bivariat pada penelitian ini diperoleh hasil p=0,001 (p<0,05). Mahasiswa dengan tingkat kecemasan sedang dan berat lebih banyak pada kategori IPK sangat memuaskan dan mahasiswa dengan tingkat kecemasan ringan dan tidak ada kecemasan lebih sedikit pada kategori IPK dengan pujian. Kecemasan yang tinggi akan mempengaruhi kinerja memori, menurunkan daya ingat, dan mengganggu konsentarsi belajar mahasiswa. Hal ini, dapat berdampak pada pencapaian prestasi belajar mahasiswa yang rendah. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan prestasi akademik mahasiswa Fakultas Kedokteran Univeritas Nusa Cendana.
EFEKTIVITAS MEDIA VIDEO TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PEMAKAIAN MASKER KAIN DALAM PENCEGAHAN COVID-19 PADA MAHASISWA BARU UNIVERSITAS NUSA CENDANA Nurak, Christofel Edward; Setiono, Kresnawati W.; Koamesah, S.M.J
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.448 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4932

Abstract

Menurut World Healt Orgization (WHO) dan Publik Health Emergency Operations Center (PHEOC) Kemenkes RI pada pada tanggal 8 Desember 2020, total kasus konfirmasi COVID-19 global adalah 66.422.058 kasus dengan 1.532.418 kasus kematian. Cara yang dapat dilakukan untuk mencegah COVID-19 adalah dengan menggunakan masker. Upaya pencegahan COVID-19 dapat dilakukan melalui penyuluhan media video. Media video mampu membuahkan hasil belajar yang lebih baik untuk tugas-tugas seperti mengingat, mengenali, mengingat kembali dan menghubung-hubungkan fakta dan konsep. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media video terhadap tingkat pengetahuan penggunaan masker kain dalam pencegahan COVID-19 pada mahasiswa baru Universitas Nusa Cendana Metode penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian Pra Experiment Design dengan rancangan penelitian one group pre-test post-test yang dilakukan di mahasiswa baru Universitas Nusa Cendana. Sampel penelitian ini berjumlah 233 orang orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil dari 233 responden diperoleh nilai rerata sebelum dilakukan penyuluhan pencegahan COVID-19 (pre-test) adalah 12,76 dengan nilai minimal 9 dan nilai maksimal 15 sedangkan nilai rerata setelah dilakukan penyuluhan (post-test) adalah 14 dengan nilai minimal 8 dan nilai maksimal 15. Hal ini menunjukkan peningkatan dari nilai pre-test dengan nilai rerata perbandingan antara pre-test dan post-test adalah 1,24. Terdapat juga 171 (73%) responden yang meningkat pengetahuannya, 48 (21%) responden yang tetap pengetahuannya dan 14 (6%) responden yang menurun pengetahuannya. Hasil uji analisis bivariat pada penelitian ini dengan Wilcoxon T-Test pada responden pre-test dan post-test didapatkan p = 0.000 atau p < 0,05 berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Kesimpulan penelitian ini terdapat perbedaan signifikan tingkat pengetahuan mahasiswa baru lulusan SNMPTN tentang penggunaan masker dalam pencegahan COVID-19 sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan melalui media video.
HUBUNGAN ADIKSI INTERNET DENGAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA PREKLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN Habut, Maria Alberthin; Manafe, Derri Tallo; Wungouw, Herman Pieter Louis
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.325 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4933

Abstract

Popularitas internet sebagai media komunikasi dan hiburan menjadikan internet bagian dari kehidupan sehari-hari sehingga meningkatkan resiko adiksi internet. Hasil survei APJII tahun 2016 menyatakan bahwa di Indonesia mahasiswa adalah pengguna internet paling banyak, yang mencapai angka 89.7%. Adiksi internet dapat menjadi salah satu penyebab yang mempengaruhi kualitas tidur. Mahasiswa kedokteran rawan memiliki kualitas tidur yang buruk disebabkan oleh tingginya intensitas belajar serta pengerjaan tugas dan akibat gaya hidup. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan adiksi internet dengan kualitas tidur pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitikal observasional dengan rancangan cross sectional yang dilakukan pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran dengan cara pengisian kuesioner Young’s Internet Addiction Test (YIAT) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling dengan jumlah responden 80 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian ini dari 80 responden, didapatkan hasil 4 responden (5%) mengalami adiksi internet berat, 62 responden (77,5%) adiksi internet sedang dan 14 responden (17,5%) mengalami adiksi internet ringan. Dari 80 responden juga didapatkan 59 responden (73,8%) memiliki kualitas tidur buruk dan 21 responden (26,3%) memiliki kualitas tidur baik. Hasil uji analisis bivariat pada penelitiaan ini diperoleh hasil p = 0,000 (p<0,05) dan r = 0,529 (korelasi kuat). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang positif dengan tingkat korelasi kuat antara adiksi internet dengan kualitas tidur pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana.
EFEKTIVITAS MEDIA VIDEO TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN COVID-19 PADA MAHASISWA BARU UNIVERSITAS NUSA CENDANA Rahmah, Dian Novita; Setiono, Kresnawati W.; Telusa, Arley S.
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.854 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4935

Abstract

Tindakan pencegahan COVID-19 yang benar hanya dapat dilakukan jika memiliki pengetahuan yang benar. Upaya meningkatkan pengetahuan pencegahan COVID-19 dapat dilakukan dengan pemberian edukasi kesehatan tentang pencegahan COVID-19 salah satunya dengan menggunakan media video. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas media video terhadap peningkatan pengetahuan tentang pencegahan COVID-19 pada mahasiswa baru Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini merupakan penelitian pra eksperiment design dengan rancangan penelitian one group pre-test dan post-test design. Besar sampel dihitung menggunakan rumus besar sampel untuk uji beda rerata 2 populasi. Rumus ini dipilih untuk membandingkan rerata tingkat pengetahuan pre-test dan post-test sebanyak 233 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berisi indikator – indikator pertanyaan yang diadaptasi dengan memperhatikan Survey Tool and Guidance dari WHO dan menggunakan video animasi COVID-19 tentang pencegahan COVID-19 setelah bepergian keluar rumah yang berdurasi 4 menit 22 detik. Uji Kolmogorov Smirnov untuk mengetahui normalitas data. Karena data tidak terdistribusi normal, digunakan uji wilcoxon t-test. Hasil penelitian ini berdasarkan uji statistik dengan wilcoxon t-test pada responden pre-test dan post-test didapatkan p = 0.000 atau p < 0,05 berarti terdapat perbedaan signifikan tingkat pengetahuan pencegahan COVID-19 setelah berpergian ke luar rumah sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan melalui media video. Kesimpulan penelitian ini bahwa media video efektif terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan COVID-19 setelah berpergian.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DENGAN PERILAKU SADARI PADA MAHASISWI PREKLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA Mawikere, Stevanikov Jetna Marlis; Sihotang, Jojor; Koamesah, S.M.J
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.549 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4936

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa kanker payudara masih menempati urutan pertama kasus baru dan kematian akibat kanker. Deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan hasil dan angka harapan hidup kanker payudara. Strategi untuk pelaksanaan deteksi dini kanker payudara melalui skrining adalah dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). SADARI membuat estimasi skrining yang lebih efektif sehingga menurunkan kematian sekitar 25-30%. SADARI sebaiknya dilakukan mulai dari usia 20 tahun ke atas, kelompok yang telah mencapai usia tersebut adalah mahasiswi. Mahasiswi yang menempuh pendidikan dalam bidang kesehatan pada umumnya telah memperoleh pengetahuan tentang SADARI sehingga akan cenderung membentuk sikap positif yang tercermin dalam perilakunya. Karena adanya pengetahuan tersebut merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk perilaku seseorang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan perilaku SADARI pada mahasiswi prelinik fakultas kedokteran Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini menggunakan metode analitikal observasional dengan rancangan crossectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 47 orang dengan cara consecutive sampling. Analisis data menggunakan uji Somers’d Gamma untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan SADARI dengan perilaku SADARI. Hasil dari 47 responden didapatkan pengetahuan SADARI yang dikategorikan baik ada 29 mahasiswi (61,7%), kategori cukup ada 15 orang (31,9%) dan kategori kurang ada 3 orang (6,4%). Dari 47 responden juga didapatkan perilaku SADARI yang dikategorikan baik ada 13 mahasiswi (27,7%), kategori cukup ada 21 mahasiswi (44,6%) dan yang kategori kurang ada 13 mahasiswi (27,7%).Pada penelitian ini diperoleh hasil p=0,318(p< 0,05). Kesimpulan penelitian ini tidak ada hubungan antara pengetahuan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan perilaku SADARI pada mahasiswi preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana tahun 2020.