cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1: Desember 2012" : 14 Documents clear
ANALISIS DISTRIBUSI PENDAPATAN PETANI UBI KAYU POLA KEMITRAAN DAN BUKAN KEMITRAAN PADA PT. SARI PATI SEMUDUN JAYA DI DESA BUKIT BATU KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN PONTIANAK Wahyu Juniardi; Novira Kusrini; Adi Suyatno
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 1, No 1: Desember 2012
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v1i1.490

Abstract

The purpose of this study was to determine and compare the income of cassava farmers farming partnership with PT. Sari Pati Semudun Jaya farmers are not partnerships and determine the level of inequality of distribution farm family incomes partnerships PT. Sari Pati Semudun Jaya farmers are not partnerships. Determination of the location in the village of Bukit Batu District Sungai Kunyit intentionally because in the village of Bukit Batu cassava farmers are being assisted by PT. Sari Pati Semudun Jaya. The research method is a survey method. Variable costs consisted of revenue, income, and income distribution. The population in this study amounted to 56 households, 22 households farmer partnerships and 35 families of farmers is not a partnership. The sample size was determined by the Slovin method at fault 10% to a total of 36 samples taken, 14 samples farmer partnerships and 22 sample farmers are not partnerships. Analysis of the data used are revenue analysis, statistical t-test and analysis of Gini Ratio Test to determine the distribution of income. The average farm income of cassava farmers partnerships PT. Sari Pati Semudun Jaya Rp. 5,200,757, smaller than the average farm income of cassava farmers are not partnerships Rp. 7,215,092, Gini Ratio obtained from the analysis that the value of the Gini Ratio on cassava farmers partnerships is 0.1 or lower indicates inequality. Gini Ratio value of cassava farmers and not the partnership is 0.1 or lower indicates inequality. Keywords: Income, Cassava Farming, Income Distribution.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN PADA USAHATANI PADI DI DESA SUNGAI DURI II KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN PONTIANAK Siti Sawerah; Novira Kusrini; Adi Suyatno
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 1, No 1: Desember 2012
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v1i1.1178

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui tingkat keberhasilan program PUAP dari komponen context, 2) mengetahui tingkat keberhasilan program PUAP dari komponen Input, 3) mengetahui tingkat keberhasilan program PUAP dari komponen Process, 4) mengetahui tingkat keberhasilan program PUAP dari komponen product. Penelitian ini bersifat deskriptif, Metode penelitian ini dilakukan dengan metode survey dan Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan metode analisis scoring dan tabulasi silang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Variabel penelitian ini terdiri dari: 1) tingkat keberhasilan program PUAP dari komponen context, 2) tingkat keberhasilan program PUAP dari komponen input, 3) tingkat keberhasilan program PUAP dari komponen Process, 4) tingkat keberhasilan program PUAP dari komponen product. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) tingkat keberhasilan program PUAP dari komponen context 55,56% termasuk dalam kategori tinggi, 2) tingkat keberhasilan program PUAP dari komponen Input 100% termasuk dalam kategori sedang, 3) tingkat keberhasilan program PUAP dari komponen Process 100% termasuk kategori tinggi, 4) tingkat keberhasilan program PUAP dari komponen Product 91,7% termasuk dalam kategori tinggi. Kata kunci: evaluasi, Program PUAP.
INVENTARISASI DAN KARAKTERISASI TUMBUHAN PAKU DI KAWASAN WISATA ALAM BUKIT SEBUBUS KALIMANTAN BARAT Erlangga Tungga Dewa; Agustina Listiawati; Darussalam -
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 1, No 1: Desember 2012
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v1i1.1179

Abstract

Kalimantan Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki keanekaragaman flora yang cukup tinggi, salah satu diantaranya tumbuhan paku. Tumbuhan paku mempunyai keindahan dari susunan dan bentuk daunnya yang menarik dan bervariasi sesuai dengan jenisnya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan karakterisasi tumbuhan paku yang ada di kawasan wisata alam bukit Sebubus Kalimantan Barat. Penelitian ini dilakukan di Kawasan Wisata Alam Bukit Sebubus Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas pada ketinggian 0-125 m dpl dengan lama penelitian mulai 18 Pebruari 24 Pebruari 2012. Penelitian ini terdiri dari 3 jalur pengamatan dimana pada jalur I yaitu pada ketinggian 10-50 m dpl, jalur II yaitu pada ketinggian 50-100 m dpl dan pada jalur III yaitu pada ketinggian 100-125. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode stratified sampling. Rata-rata jenis tumbuhan paku yang ditemukan pada tiap lokasi penelitian hampir sama, hal ini dikarenakan secara keseluruhan lokasi penelitian mempunyai topografi dan kondisi lingkungan yang hampir sama walaupun terdapat sedikit perbedaan dari jenis tumbuhan paku yang ada pada tiap lokasi penelitian. Secara keseluruhan tumbuhan paku yang ditemukan pada tiga lokasi penelitian berdasarkan ketinggian tempat dan habitat di Kawasan Wisata Alam Bukit Sebubus Kalimantan Barat. Hasil penelitian diperoleh 26 genus dan 35 spesies tumbuhan paku yang terdiri dari 13 famili. Spesies yang paling banyak ditemukan adalah Asplenium 2 jenis, Blechnum 2 jenis, Lindsaea 2 jenis, Lygodium 2 jenis, Pteris 2 jenis, Selliguea 2 jenis, Selaginella 2 jenis, Tectaria 2 jenis dan Vittaria 2 jenis.Kata kunci : Inventarisasi dan Karakterisasi, Tumbuhan Paku, Bukit Sebubus
PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT DI TANAH GAMBUT Simanungkalit, Efendi; Sulistyowati, Henny; Santoso, Eddy
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1: Desember 2012
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kandang kotoran ayam yang baik dan efisien bagi pertumbuhan dan hasil cabai rawit di tanah gambut. Metode eksperimen yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan dan setiap perlakuan terdapat 3 tanaman sampel. Adapun perlakuan tersebut terdiri dari a1(tanpa perlakuan pupuk kandang kotoran ayam), a2 (250g pupuk kandang kotoran ayam), a3 (500 g pupuk kandang kotoran ayam), a4 (750g pupuk kandang kotoran ayam), dan a5 (1000g pupuk kandang kotoran ayam). Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman, berat kering tanaman, volume akar, jumlah cabang produktif, jumlah buah pertanaman, danberat buah pertanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kandang kotoran ayam memberikan hasil yang baik terhadap semua variabel yang diamati kecuali jumlah cabang produktif. Pemberian pupuk kandang kotoran ayam 500 g / polibag atau setara dengan 20 ton/ ha memberikan pertumbuhan dan hasil cabai rawit yang baik dan efisien dalam penggunaan pupuk kandang kotoran ayam. Kata kunci: cabai rawit, pupuk kandang, tanah gambut.
PENGARUH BEBERAPA JENIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH PADA TANAH GAMBUT Nurjannah, Ifatrul Yani; Santoso, Eddy; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1: Desember 2012
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang sering muncul pada pertanaman cabai merah pada tanah gambut yaitu kurang tersedianya unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Tanah gambut sangat kaya akan bahan organik tetapi ketersediaan unsur haranya seperti N, P, K, Ca dan Mg masih kurang serta tingkat keasaman tanahnya sangat tinggi. Oleh karena itu, perlu pemberian pupuk kandang sapi, pupuk kandang kambing, bebek dan ayam. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian beberapa jenis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah pada tanah gambut. Penelitian ini menggunakan metode eksprimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 6 ulangan dan yang terdiri dari 4 sampel tanaman sehingga jumlah tanaman 96 tanaman. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah di tanah gambut. Dari uji BNJ dapat diketahui bahwa pemberian pupuk kandang ayam berbeda nyata terhadap pemberian jenis pupuk kandang kambing, sapi, dan bebek pada variabel pengamatan jumlah buah dan berat buah, pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk kandang bebek berbeda nyata terhadap pemberian jenis pupuk kandang kambing, dan sapi pada variabel tinggi tanaman, berat kering, volume akar dan jumlah batang produktif. Jenis pupuk kandang ayam yang diberikan terhadap tanaman cabai merah pada tanah gambut merupakan perlakuan terbaik bila dibandingkan dengan jenis pupuk kandang lainnya. Kata kunci : cabai merah, pupuk kandang,tanah gambut.
ANALISIS KEUNTUNGAN DAN DAYA SAING KOMPETITIF USAHATANI JAGUNG HIBRIDA PIONER DAN BERSARI BEBAS DI KAWASAN USAHA AGRIBISNIS TERPADU (KUAT) SANGGAU LEDO KOMPLEK Hendrawanto, Frangky; Yudiono, Sugeng; Aritonang, Marisi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1: Desember 2012
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corn is one of the commodities that has a great potential to the economy of Sanggau Ledo district. Issues discussed in the study are 1) what is the average profit of farmers who use pioneered hybrid varieties and freely pollinated varieties (composite). 2) whether the varieties of pioneered hybrids are able to compete against freely pollinated varieties (composite). The purposes of this study are 1) to determine the profit levels of farming hybrid varieties of maize pioneer and freely pollinated varieties. The method used in this study was a survey. Data were collected through direct interviews with the respondents (farmers), and recording of documents from the government or related agencies. The research was deliberately located in Lembang village on the consideration that the village is one of the central areas of Jangang production in sub Sanggau Ledo district. The technique applied in this research was random sample, i.e. with population of 479 farmers, namely 177 pioneer farmers and 302 composite farmers which were taken 60 composite maize farmers. The results showed that the average profit of farming maize of pioneered hybrid varieties is Rp 6,059,000/acre/Mt); and in terms of productivity, the varieties of pioneered hybrid maize have competitiveness against composite maize varieties; Moreover, in terms of price, the varieties of pioneered hybrid maize have reasonable competitiveness against composite maize varieties. Thus, it can be concluded that the varieties of pioneered hybrid maize are competitive against the freely pollinated varieties (composite). keywords: jagung hibrida terbaik, profit, competitiveness, pioneered hybrid maize and freely pollinated maize.
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN TERHADAP PRODUK KERAJINAN TENUN IKAT DAYAK DESA ENSAID PANJANG KECAMATAN KELAM PERMAI KABUPATEN SINTANG Kuswanto -; Eva Dolorosa; Imelda -
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 1, No 1: Desember 2012
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v1i1.492

Abstract

Perilaku konsumen mengenai baik atau tidak baik konsumen terhadap suatu produk dapat dianalisis melalui data tentang keyakinan yaitu tanggapan sebelum menggunakan, evaluasi yaitu tanggapan setelah menggunakan, keyakinan normatif yaitu harapan responden atas peran orang lain dalam turut serta mendorong untuk menggunakan produk dan motivasi yaitu kenyataan orang lain dalam memotivasi untuk menggunakan. Semua data diatas akan berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam membeli dan data tersebut berinteraksi antara satu dengan lainnya untuk mempengaruhi perilaku konsumen dalam menentukan keputusan pembelian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana variabel, keyakinan membeli, evaluasi, keyakinan normatif, dan motivasi mempengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian produk kerajinan tenun ikat Dayak Desa Ensaid Panjang Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja yaitu di Desa Enasid Panjang dan kota Sintang dengan pertimbangan bahwa di Desa Ensaid Panjang merupakan sentra kerajinan tenun ikat Dayak dan koperasi jasa menenun mandiri terletak di kota Sintang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang yang pernah membeli kain tenun ikat dayak minimal sebanyak dua kali pembelian atau membeli lebih dari satu produk. Sumber dan teknik pengumpulan data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah pengujian validitas dan realibilitas serta analisis model multi atribut Fisbhein menurut Mowen dan Minor. Hasil analisis Model Multiatribut dari fishbein terhadap produk kerajinan tenun ikat dayak yang dianalisis melalui variabel keyakinan membeli, variabel evaluasi, variabel keyakinan normatif dan variabel motivasi menunjukan nilai sikap 118,368 yang berada pada kategori baik, oleh karena itu nilai perilaku konsumen atau B > 0, maka perilaku konsumen yang terbentuk terhadap produk kerajinan tenun ikat dayak adalah baik, artinya produk kerajinan tenun ikat dayak memenuhi kreteria konsumen dalam pembelian. Kata Kunci: Perilaku Konsumen, Tenun Ikat Dayak, Multiatribut dari Fishbein.
PENGARUH BEBERAPA JENIS ABU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN PADA TANAH GAMBUT Mulyana, Sri; Susana, Rini; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1: Desember 2012
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah gambut sebagai medium tumbuh tanaman dibatasi sifat gambut yang masam, kejenuhan basa rendah, kadar P, K dan Ca rendah, sehingga perlu upaya untuk membuat gambut siap digunakan untuk budidaya kailan. Kendala lain yang dihadapi pada budidaya kailan di tanah gambut adalah pH yang tidak sesuai dengan pertumbuhan kailan. Pemberian beberapa jenis abu yaitu abu serbuk kayu, abu sekam padi, abu sabut kelapa dan abu tandan kosong sawit diharapkan menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemberian beberapa jenis abu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan di tanah gambut. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL), terdiri dari 4 perlakuan dengan 6 kali ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 4 sampel. Variabel yang diamati adalah jumlah daun, luas daun, berat segar tanaman, berat kering tanaman, tinggi tanaman, volume akar, pH tanah.Pemberian abu serbuk kayu dengan takaran 252,60 g/3 kg tanah memberikan pengaruh terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman kailan dibandingkan dengan pemberian abu sekam padi, abu sabut kelapa dan abu tandan kosong sawit.Kata kunci: Gambut, jenis abu, kailan
PENGARUH BERBAGAI JENIS MIKROORGANISME LOKAL (MOL) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH ALUVIAL Mukhlis -; Purwaningsih -; Dini Anggorowati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 1, No 1: Desember 2012
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v1i1.1183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis mikroorganisme lokal terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah aluvial. Penelitian dimulai dari tanggal 19 Juni 3 September 2012. Lokasi penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan, 4 ulangan dan setiap perlakuan dalam1 ulangan terdapat 3 sampel tanaman, jumlah keseluruhan tanaman sebanyak 84 tanaman. Pemberian pupuk kandang kotoran ayam sebagai pupuk dasar, perlakuan sebagai berikut : (A) Tanpa MOL (B) MOL Bongkol Pisang (C) MOL Sayuran (D) MOL Buahan (E) kombinasi MOL Bongkol Pisang dan MOL Buahan (F) Kombinasi MOL Sayuran dan MOL Buahan (G) MOL Bongkol Pisang+Sayuran+Buahan. Variabel pengamatan : tinggi tanaman (cm), jumlah daun per rumpun (helai), jumlah klorofil daun (spad unit), jumlah umbi per rumpun (umbi), berat umbi segar per rumpun (g), berat kering angin umbi per rumpun (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai jenis MOL memberikan pertumbuhan dan hasil yang sama terhadap tanaman bawang merah pada tanah aluvial. Pemberian kombinasi MOL sayuran+buahan yang paling efektif untuk diberikan pada tanaman bawang merah. Kata kunci: MOL, bawang merah, pertumbuhan, hasil, tanah aluvial.
PEMANFAATAN TEPUNG CANGKANG TELUR SEBAGAI SUBSTITUSI KAPUR DAN KOMPOS KELADI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI MERAH PADA TANAH ALUVIAL -, Nurjayanti; Zulfita, Dwi; Raharjo, Dwi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1: Desember 2012
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.083 KB)

Abstract

Cangkang telur merupakan limbah rumah tangga yang dapat diolah dan dijadikan bahan pengganti kapur untuk meningkatkan pH tanah. Keladi dapat diolah menjadi kompos pengganti pupuk kimia yang dapat menyediakan unsur hara bagi tanaman. Cabai merah merupakan salah satu komoditas sayuran yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan mengandung gizi yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian kompos dan tepung cangkang telur terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah pada tanah aluvial dan mengetahui dosis kompos yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah serta mengetahui interaksi kompos dan tepung cangkang telur terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah pada tanah aluvial. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial, yang terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu faktor pertama pemberian kompos keladi (K) yang terdiri dari 3 taraf yaitu k1 (358 g/polybag), k2 (892 g/polybag), k3 (1425 g/polybag) dan faktor kedua pemberian tepung cangkang telur (T) yang terdiri dari 3 taraf yaitu t1 (1,35 g kapur dolomit/polybag), t2 (1,49 g /polybag), k3 (2,98 g/polybag). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, berat kering, volume akar, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, pengamatan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian kompos keladi dan tepung cangkang telur memberikan pertumbuhan dan hasil yang sama terhadap tanaman cabai merah pada tanah aluvial. Dosis kompos keladi yang efektif untuk diberikan pada tanaman cabai merah adalah 358 g/polybag dan dosis tepung cangkang telur yang efisien sebagai pengganti kapur untuk meningkatkan pH tanah adalah 1,49 g/polybag. Kata kunci : Aluvial, Cabai Merah, Kapur, Kompos Keladi, Tepung Cangkang Telur

Page 1 of 2 | Total Record : 14