cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3: Desember 2014" : 39 Documents clear
RESPON TANAMAN KAILAN TERHADAP APLIKASI ABU KULIT KOPI DI TANAH GAMBUT Ahmad Nurdin Siregar; Rahmidiyani Rahmidiyani; Ahmad Mulyadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman kailan terhadap aplikasi abu kulit kopi di tanah gambut dan mengetahui dosis abu kulit kopi terbaik untuk meningkatkan produksi kailan. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Waktu penelitian dilaksanakan selama 10 minggu. Penelitian dimulai pada tanggal 8 Mei 2014 sampai 15 Juli 2014. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan abu kulit kopi yang diulang sebanyak 4 kali, setiap ulangan terdiri dari 3 sampel sehingga tanaman seluruhnya berjumlah 72 tanaman.   Perlakuan yang dimaksud adalah A0 = tanpa pemberian abu kulit kopi, A1 = pemberian dengan dosis 120 g/polybag,  A2 = pemberian dengan dosis 180 g/polybag, A3 = pemberian dengan dosis 240 g/polybag, A4 = pemberian dengan dosis 300 g/polybag, dan A5 = pemberian dengan dosis 360 g/polybag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah pH tanah setelah inkubasi, volume akar (cm3), jumlah daun (helai), jumlah klorofil (Spad Unit), luas daun (cm2), berat segar tanaman (g), dan berat kering tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan aplikasi abu kulit kopi memberikan peningkatan terhadap pH tanah tetapi tidak memberikan peningkatan terhadap volume akar, jumlah daun, jumlah klorofil, luas daun, berat segar dan berat kering tanaman. Dosis 120 g/polybag merupakan dosis efektif penggunaan abu kulit kopi di tanah gambut.   Kata kunci : Abu kulit kopi, Kailan, Tanah gambut.
PENGARUH PANJANG ENTRIS TERHADAP KEBERHASILAN SAMBUNG PUCUK TANAMAN MANGGA Aprianto, David; Bandem, Putu Dupa; Patriani, Patriani
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh panjang entris terhadap keberhasilan sambung pucuk tanaman mangga. Penelitian dilakukan di Jalan Tanjung Raya 2 Gg. H Gani. Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan, dari tanggal 11 januari 2014 sampai dengan tanggal 11 maret 2014.  Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari satu faktor yaitu panjang entris tanaman mangga, dengan 5 taraf perlakuan yakni : (1) a1(panjang entris 7cm); (2) a2(panjang entris 10cm); (3) a3(panjang entris 13cm); (4) a4(panjang entris 16cm); (5) a5(panjang entris 19cm) terdiri dari 5 ulangan, setiap perlakuan dengan 3 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi, persentase tanaman hidup (%), jumlah daun terbentuk (helai), pertumbuhan panjang entris (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan panjang entris tidak memberikan hasil terbaik terhadap variabel pengamatan persentase keberhasilan sambungan (%), jumlah daun yang terbentuk (helai) dan pertambahan panjang entris (cm).   Kata kunci: Sambung Pucuk, Mangga, Panjang Entris
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG KOTORAN SAPI TERHADAP HASIL TANAMAN MENTIMUN PADA TANAH GAMBUT Hazlinda Hazlinda; Rini Susana; Achmad Mulyadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang kotoran sapi terhadap hasil tanaman mentimun pada tanah gambut.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 5 taraf perlakuan tiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali setiap ulangan terdiri dari 3 sampel. Perlakuan tersebut meliputi tanpa perlakuan (p0), 375 g / polybag berisi 10 kg tanah (p1), 500 g / polybag berisi 10 kg tanah (p2), 625 g / polybag berisi 10 kg tanah (p3), 750 g / polybag berisi 10 kg tanah (p4). Variabel yang diamati meliputi Jumlah buah per tanaman (buah), Berat buah per tanaman (kg), Berat rerata buah per tanaman (g), Diameter buah per tanaman (cm), dan Panjang buah per tanaman (cm).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian pupuk kandang sapi pada tanaman mentimun pada kisaran dosis 375g, 500g, 625g, dan 750g/polybag memberikan pertumbuhan dan  hasil yang sama dengan tanaman mentimun yang tidak diberi pupuk kandang sapi dan Semakin. tinggi dosis  pupuk kandang yang diberikan terdapat  kecendrungan pertumbuhan dan hasil mentimun menjadi lebih baik. Kata kunci : pupuk kandang sapi, mentimun, tanah gambut.      
STUDI STATUS HARA N, P DAN K TANAH ALUVIAL UNTUK TANAMAN PADI DUSUN MU’MIN KECAMATAN SELAKAU TIMUR KABUPATEN SAMBAS Gita Aprianti; Denah Suswati; Ari Krisnohadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.8044

Abstract

Studi status hara merupakan proses untuk mengetahui kandungan unsur hara yang ada di dalam tanah untuk pertumbuhan tanaman. Status hara diperoleh melalui survey lapangan dan analisis unsur hara di laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hara N, P dan K serta merekomendasi penggunaan hara N, P dan K pada tanah alluvial untuk meningkatkan produksi padi. Hasil rekomendasi menunjukkan bahwa status hara N, P dan K pada masing-masing petak sawah A, B, C, D dan E adalah rendah sampai sangat rendah. Pada masing-masing petak di lokasi penelitian unsur hara yang tersedia rendah sehingga perlu dilakukan pemupukan N, P dan K untuk petak sawah A (287,22 kg urea ha-1, 164,72 kg SP36 ha-1 dan 144 kg KCl ha-1). Petak sawah B (288,78 kg urea ha-1, 164,89 kg SP36 ha-1 dan142,7 kg KCl ha-1). Petak sawah C (287,74 kg urea ha-1, 164,89 kg SP36 dan ha-1 97 kg KCl ha-1. Petak sawah D (288,26 kg urea ha-1, 164,89 kg SP36 ha-1 dan 112,7 kg KCl ha-1). Petak sawah E (288,26 kg urea ha-1, 163,5 kg SP36 ha-1 dan 97 kg KCl ha-1 ). Dosis rekomendasi digunakan untuk meningkatkan produksi tanaman padi di Dusun Mu’min. Kata Kunci : Status Hara, Tanah Aluvial, Padi, Sawah, Rekomendasi Pemupukan.
PENGARUH PUPUK KANDANG KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT PADA LAHAN ALUVIAL Dedi Purwanto; Dini Anggorowati; Sholahuddin Sholahuddin
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang kotoran ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat di lahan aluvial. Penelitian dilakukan di Desa Sungai Bundung Laut, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Pontianak dengan jenis tanah aluvial. dimulai 5 September 2013 sampai 12 Desember 2013. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor yaitu dosis pupuk kandang kotoran ayam, dengan 6 taraf perlakuan terdiri dari 4 ulangan, setiap perlakuan terdapat 4 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman (cm), berat kering tanaman (g), berat perbuah (g), hasil perpetak (g), berat buah pertanaman (g), jumlah buah pertanaman (buah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang kotoran ayam berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tomat pada lahan aluvial.   Kata kunci: Pupuk Kandang Ayam, Tomat, Tanah Aluvial
PENGARUH LARUTAN MOL REBUNG DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PEMATAHAN DORMANSI BENIH KEMIRI Yulius Heli; Tantri Palupi; Asnawati Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi MOL rebung dan lama perendaman yang terbaik untuk mematahkan dormansi benih kemiri. Penelitian dimulai dari tanggal 26 April sampai 24 Juni 2014. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri 2 faktor yaitu konsentrasi yang terdiri 5 taraf perlakuan dan lama perendaman terdiri 3 taraf perlakuan. Faktor pertama konsentrasi (k0) tanpa MOL rebung, (k1) konsentrasi  MOL rebung 10 ml/liter air, (k2) konsentrasi MOL rebung 20 ml/liter air, (k3) konsentrasi MOL rebung 30 ml/liter air, (k4) konsentrasi MOL rebung 40 ml/liter air; faktor kedua lama perendaman, (j1) lama perendaman benih 1 jam, (j2) lama perendaman benih 3 jam dan  (j3) lama perendaman 5 jam. Variabel yang diamati: kadar air (%), daya berkecambah (%), indeks vigor (%), keserempakan tumbuh (%), kecepatan tumbuh (%/etmal), dan laju pertumbuhan kecambah (%). Hasil penelitian menunjukkan interaksi konsentrasi MOL rebung dan lama perendaman memberikan pengaruh nyata, dan sudah dapat mematahkan dormansi benih kemiri. Hasil terbaik ditunjukkan oleh konsentrasi MOL rebung 40 ml/l dan lama perendaman 5 jam, dengan kadar air sebesar 11,54%, daya berkecambah 53,33%, indeks vigor 20%, keserempakan tumbuh 48,33%, kecepatan tumbuh 1,60%/etmal, dan laju pertumbuhan kecambah 78,29%. Kata kunci: benih kemiri, dormansi, lama perendaman dan mikroorganisme lokal
PENGARUH ABU SABUT KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KAILAN PADA TANAH GAMBUT Tambunan, Benget; Susana, Rini; Surachman, Surachman
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh abu sabut kelapa dan dosis abu sabut kelapa terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kailan pada tanah gambut. Penelitian berlangsung dari tanggal 31 Mei – 22 Juli 2014. Penelitian dilaksanakan di Rumah Plastik Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, 5 ulangan dan setiap ulangan terdapat 3 sampel tanaman sehingga jumlah tanaman seluruhnya 75 unit tanaman. Perlakuan sebagai berikut : (a1) abu sabut kelapa 50 g/tanaman setara dengan 7 ton/ha, (a2) abu sabut kelapa 100 g/tanaman setara dengan 14 ton/ha, (a3) abu sabut kelapa 158 g/tanaman setara dengan 21 ton/ha, (a4) abu sabut kelapa 210 g/tanaman setara dengan 28 ton/ha, (a5) abu sabut kelapa 260 g/tanaman setara dengan 35 ton/ha. Variabel pengamatan meliputi : jumlah daun, klorofil daun, berat segar tanaman bagian atas, luas daun, volume akar, berat kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian abu sabut kelapa meningkatkan jumlah daun minggu ke-3 dan ke-4, klorofil daun, berat segar tanaman bagian atas, volume akar, luas daun total, berat kering total. Pemberian abu sabut kelapa 158 g/polybag setara dengan 21 ton/ha merupakan dosis yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kailan pada tanah gambut.     Kata kunci : abu sabut kelapa, kailan, gambut  
Studi Keanekaragaman Mikoriza Vesikular Arbuskular Pada Beberapa Tipe Pemanfaatan Lahan Kering di Desa Nanga Kalan Kecamatan Ella Hilir Kabupaten Melawi Sirat, Yulio; Umran, Ismahan; Riduansyah, Riduansyah
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mikoriza adalah suatu bentuk simbiosis antara akar tanaman dengan jamur. Dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan seperti temperatur tanah, kadar air tanah, pH tanah, bahan organik, intensitas cahaya dan tanaman inang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis dan populasi Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) pada beberapa tipe pemanfaatan lahan kering di Desa Nanga Kalan Kecamatan Ella Hilir Kabupaten Melawi.Variabel yang diamati meliputi keanekaragaman jenis Mikoriza Vesikular Arbuskular, jumlah spora, vegetasi dominan dan analisis tanah. Hasil isolasi diperoleh 273 spora/100 g tanah pada Ladang, 231 spora/100 g tanah pada Semak Belukar, 61 spora/100 g tanah pada Karet dan 62 spora/100 g tanah pada Hutan Sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa Mikoriza Vesikular Arbuskular ditemukan pada semua sampel tanah dengan tipe pemanfaatan lahan kering. Kata kunci : Keanekaragaman, Mikoriza Vesikular Arbuskular, Tipe pemanfaatan lahan ladang, semak belukar, karet dan hutan sekunder, Kabupaten Melawi.
Pengaruh Kompos Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Padi Varietas Ciherang Di Desa Mengkunyit Eko Aprianto; Purwaningsih Purwaningsih; Kiswan Muhammad
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.8524

Abstract

It is well known that indonesion farmer always not putting organik watter in the soil. The aim of this research to determined of effect compost on grown and yield of paddy. The  experiment  use randomized block design, which  6 treatments and 4 replications with 5 plant sample. The treatments consisting  k0 = whithout compost; k1 = 8 kg compost / plot; k2 =10 kg compost / plot; k3 = 12 kg compost / plot;  k4 =14 kg compost / plot; and k5 :16 kg compost / plot. Height plant, maximum number of tillers, number of productif tiller, number of pannicle, pannicle density, procentation of filled grain and weight of grain was determined.The  results of this study showed no significant for all variable. Keywords : Compost, Growth, Yield, Variety Ciherang
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA TERHADAP PEMBERIAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT PADA TANAH ALUVIAL Hardiyanti Ningsih Hasibuan; Dwi Zulfita; Evi Gusmayanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis kompos tandan kosong kelapa sawit yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil okra pada tanah Aluvial. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2014 sampai dengan tanggal 27 Agustus 2014 di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Waktu penelitian selama 2 bulan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri 6  perlakuan kompos tandan kosong kelapa sawit dan 4 ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian kompos tandan kosong kelapa sawit dengan dosis (t1) 1.000 g/polybag, (t2) 1.500 g/polybag, (t3) 2.000 g/polybag, (t4) 2.500 g/polybag, (t5) 3.000 g/polybag, (t6) 3.500 g/polybag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman (cm), klorofil daun (spad unit), luas daun (cm2), volume akar (cm2), berat kering tanaman (g), umur berbunga (HST), dan berat buah segar pertanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kompos tandan kosong kelapa sawit pada dosis yang berbeda tidak signifikan mempengaruhi variabel yang diamati. Kata kunci : Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit, Tanaman Okra, Tanah Aluvial.

Page 1 of 4 | Total Record : 39