cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 74 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2017): April 2017" : 74 Documents clear
Pengaruh Pemberian Kotoran ayam Terhadap Serapan N, P, K Dan Hasil Tanaman Jagung Manis Pada Tanah Gambut amos Denah Suswati Asrifin Aspan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.4316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kotoran ayam terhadap serapan nitrogen, fospor, kalium dan hasil tanaman jagung manis pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan dikebun percontohan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak selama 6 bulan mulai bulan Januari 2013 sampai bulan Juni 2013. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 1 faktor perlakuan yang terdiri 7 taraf, yakni : A0 tanpa kotoran aayam, A1 (60 gram/polybag), A2 (120 gram/polybag), A3 (180 gram/polybag), A4 (240 gram/polybag), A5 (300 gram/polybag),dan A6 (360 gram/polybag). Adapun variabel pengamatan pada penelitian ini terdiri dari serapan nitrogen (N) serapan fosfor (P) serapan kalium (K), berat kering bagian atas tanaman, berat tongkol jagung pertanaman.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan kotoran ayam tidak berpengaruh nyata terhadap variabel serapan Nitrogen (N), Fospor (P) dan, Kalium (K) dan berat kering bagian atas tanaman, sedangkan variabel berat tongkol jagung pertanaman berpengaruh nyata,dan hasil jagung tertinggi diperoleh pada perlakuan kotoran ayam 240 gram/polybag dan 8 ton /ha Kata-kata kunci : Gambut, Jagung Manis, Kotoran Ayam
ANALYSIS OF CHANGES IN LAND USE IN 2005 UNTIL 2015 IN THE PENIRAMAN VILLAGE SUNGAI PINYUH SUBDISTRICT MEMPAWAH DISTRICT SANJAYA, PANDI; Ir. H. Riduansyah, MP, Ir. H. Riduansyah, MP; Ari Krisno Hadi, SP., M.Si, Ari Krisno Hadi, SP., M.Si
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The rapid population growth requires increasing number of residential areas and for land use conversion on agricultural production. This study aims to Know extensive changes in land use in 2005 and 2015, Knowing paddy land-use changes in 2005 and 2015 as well as land use change Assessing the level of rice production as well as reference information to calculate an estimate of rice production. This research was conducted in the village of Peniraman, Subdistrict Sungai Pinyuh, Subdistrict Mempawah, West Kalimantan Province. The duration of the study period commencing from April 16  2016 until May 16 2016. The shomed that in 2015 dominate land use  plantation, (1665.31 ha), or 64.55% of the area of ??the village of Peniraman. The smallest land use were residential (5.35% or 137.19 ha area) In 2015 forest area were ??375.89 ha, or 14.57% of the total area of ??the Village Peniraman. Paddy filds were western part of the village Peniraman were ?? 249.75 ha large area, or 9.67% of the total area of ??the Village Peniraman. Land use chanse since 2005 to 2015 showed that the land use change is an area of ??607.9 ha or 23.56% of the area of ??the village of Peniraman, has been converted to other land use type. Paddy production of the calculation of land productivity (ton / ha / 10 year) of agricultural land obtained an average productivity of the land by 3.55 ton per ha per year. if effected on a paddy field area Ekssesting 249.75 ha with the equality productivity, this value indicates that the hectarage, can produce as much as 3443.5 ton of paddy.
RESPON PEMBERIAN ABU TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN LOBAK PADA TANAH GAMBUT Linda, Linda -; Surachman, Surachman; Ruliyansyah, Agus
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh abu tandan kosong kelapa sawit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura selama 2 bulan, menggunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) dengan satu faktor perlakuan abu tandan kosong kelapa sawit, yang terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu A1 (7,05 gr/polybag), A2 (1,031 gr/polybag), A3 (1,355 rg/polybag), A4 (1,681 gr/polybag), A5 (2,008 gr/polybag). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman sehingga jumlah tanaman seluruhnya 100 unit tanaman. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah klorofil daun, berat kering tanaman (gr), berat segar tanaman (gr), berat segar umbi (gr), diameter umbi (cm), dan panjang umbi (cm). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian abu tandan kosong kelapa sawit tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman lobak (klorofil dan berat kering tanaman) dan berpengaruh nyata dengan hasil tanaman lobak (berat segar tanaman, berat segar umbi, diameter umbi, dan panjang umbi). Pemberian abu tandan kosong kelapa sawit dengan dosis 1.035 gr/polybag merupakan dosis terbaik terhadap hasil tanaman lobak pada tanah gambut.
IDENTIFIKASI SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN DI DESA MATANG SEGANTAR KECAMATAN TELUK KERAMAT KABUPATEN SAMBAS Yanie Arianie; Sutarman Gafur; Rossie Wiedya Nusantara
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.19112

Abstract

IDENTIFIKASI SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN DI DESA MATANG SEGANTAR KECAMATAN TELUK KERAMAT KABUPATEN SAMBAS Yanie Arianie(1), Sutarman Gafur(2), dan Rossie Wiedya Nusantara(2) (1)Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura (2)Dosen  Ilmu Tanah  Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi sifat kimia tanah dan merekomendasikan pemupukan N, P dan K di lahan sawah tadah hujan pada tanaman padi. Pengambilan sampel penelitian di Desa Matang Segantar Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas. Parameter dalam penelitian ini adalah pH tanah, C-organik, N-total, P-tersedia, K-tersedia, kapasitas tukar kation, kejenuhan basa, tekstur dan bobot isi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pH tanah antara 4,41-4,88 dengan kriteria masam hingga sangat masam. C-organik antara 2,45-4,78 % dengan kriteria sedang hingga tinggi. Kandungan N-total antara 0,28-0,48 % dengan kriteria sedang. P-Tersedia antara 29,44-50,70 ppm dengan kriteria sedang hingga tinggi. K-tersedia antara 0,21-0,29 cmol (+)Kg1 dengan kriteria rendah.  Kapasitas tukar kation antara 14,68-21,40 cmol (+)Kg1 dengan kriteria rendah hingga sedang. Kejenuhan basa antara 11,49-15,19 % dengan kriteria sangat rendah.  Tekstur tanah termasuk dalam kelas liat berdebu.  Bobot isi tanah antara 0,99-1,15 g/cm3. Dosis rekomendasi pemupukan yang digunakan untuk uji coba di lapangan adalah L1 sebesar 183 kg/ha Urea dan 56 kg/ha KCl. L2 sebesar 180 kg/ha Urea, 48 kg/ha SP-36 dan 81 kg/ha KCl. L3 sebesar 175 kg/ha Urea, 41 kg/ha SP-36 dan 320 kg/ha KCl. L4 174 kg/ha Urea, 52 kg/ha SP-36 dan 340 kg/ha KCl.     Kata kunci : Sifat kimia tanah, lahan sawah tadah hujan dan rekomendasi pemupukan
PENGARUH MIKROORGANISME LOKAL (MOL) KEONG MAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI MERAH PADA TANAH GAMBUT SURYA NINGSIH; DWI ZULFITA; DINI ANGGOROWATI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.17894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh MOL Keong Mas terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Adisucipto Gg. Kapuas no.14 Pontianak. Penelitian berlangsung dari tanggal 19 Agustus 2014 sampai dengan tanggal 11 November 2014, dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari lima perlakuan, lima ulangan dan empat tanaman sampel. Perlakuan dalam penelitian ini adalah b1= tanpa pemberian MOL Keong Mas, b2= MOL Keong Mas dengan konsentrasi 10 ml/liter air, b3= MOL Keong Mas dengan konsentrasi 15 ml/liter air, b4= MOL Keong Mas dengan konsentrasi 20 ml/liter air, dan b5= MOL Keong Mas dengan konsentrasi Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), tinggi tanaman (cm), waktu berbunga tanaman (hst), jumlah buah pertanaman (buah), dan berat buah pertanaman (g). Pemberian MOL Keong Mas  berpengaruh  nyata terhadap variabel volume akar, berat kering tanaman, tinggi tanaman, waktu berbunga tanaman, dan berpengaruh tidak nyata terhadap variabel jumlah buah pertanaman, dan berat buah pertanaman.
Identifikasi Sifat Kimia dan Status Kesuburan Tanah Untuk Tanaman Padi Pada Sawah Pasang Surut Di Desa Sungai Dungun Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah. SAPUTRO, AGUS; Nusantara, Rossie Widia; Gunawan, Joni
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hara N, P dan K di lokasi penelitian serta berapa rekomendasi pemupukan yang sesuai untuk lahan sawah pasang surut di lokasi penelitian. Penelitian dilakukan di desa Sungai Dungun tepatnya di Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah, dengan luas lahan 25 ha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Variabel pengamatan  meliputi: kedalaman muka air tanah, uji pirit, tinggi genagan, pH lapangan, pH, N-total, P-tersedia, P-total, K-tertukar, K-total, C-organik, Kapasitas Tukar Kation, Kejenuhan Basa, kejenuhan al, bobot isi dan perhitungan kebutuhan pupuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa muka air tanah tergolong dangkal sampai dalam antara 4 cm – 20 cm, pengujian pirit pada kondisi yang tidak berbahaya karena hasil pirit di lapangan dalam kondisi berbuih lambat dan tidak berbau, pH tergolong agak masam 4,83, N-total tergolong rendah yaitu 0,18%, P-tersedia tergolong  tinggi yaitu 26,65 ppm, K-tertukar tergolong rendah yaitu 0,20 cmol (+) kg-1, C-organik tergolong rendah yaitu 1,54%, Kapasitas tukar kation tergolong rendah  yaitu 10,19 cmol (+) kg-1, Kejenuhan basa tergolong sedang 39,23%. Rekomendasi pemupukan pada masing-masing lokasi untuk dosis pupuk urea : lokasi A1 sebesar 190 kg ha-1, lokasi A2 sebesar 199 kg ha-1, lokasi A3 sebesar 192 kg ha-1, lokasi A4 sebesar 184 kg ha-1, lokasi A5 sebesar 198 kg ha-1, untuk dosis pupuk SP-36 : lokasi A1 sebesar 18 kg ha-1, lokasi A2 sebesar 1 kg ha-1, lokasi A3 sebesar 84 kg ha-1, untuk lokasi A4 dan A5 sementara waktu disarankan tidak perlu melakukan pemupukan, untuk dosis pupuk KCL : lokasi A1 sebesar 54 kg ha-1, lokasi A2 sebesar 50 kg ha-1, lokasi A3 sebesar 50 kg ha-1, lokasi A4 sebesar 87 kg ha-1, lokasi A5 sebesar 96 kg ha-1.   Kata kunci : Sawah pasang surut, sifat kimia tanah, status kesuburan, rekomendasi pemupukan.    
PARASITOID TELUR PENGGEREK BATANG JAGUNG DI DESA BINTANG MAS KECAMATAN RASAU JAYA prasetyo, puguh; Ramadhan, Tris Haris; Sarbino, Sarbino
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ostrinia furnacalis merupakan salah satu hama penting tanaman jagung baik pada fase vegetatif maupun fase generatif. Penelitian ini bertujuan mempelajari keberadaan parasitoid telur O. furnacalis pada tanaman jagung di Desa Bintang Mas Kecamatan Rasau Jaya. Penelitian dilaksanakan pada Juni hingga Agustus 2016. Penelitian dilakukan dengan metode observasi dengan pendekatan purposive sampling. Pengamatan keberadaan parasitoid dan telur penggerek batang dilakukan pada jagung manis dan jagung hibrida. Telur O. furnacalis dikumpulkan dari tanaman sampel kemudian dipelihara dalam wadah plastik, untuk melihat kemunculan parasitoid, jumlah telur yang menetas atau tidak menetas. Hasil penelitian diperoleh satu jenis parasitoid telur yaitu Trichogramma evanescens. Persentase parasitasi pada lahan jagung manis sebesar 90.91% dan lahan jagung hibrida sebesar 82.93%. Intensitas serangan O. furnacalis pada lahan jagung hibrida sebesar 42% dan lahan jagung manis sebesar 20%. Kata Kunci: Jagung Hibrida,  Jagung Manis, Ostrinia furnacalis, Parasitasi, Parasitoid
STUDI KETERSEDIAAN HARA N, P DAN K TANAH PADA TANAMAN PADI SAWAH (Oryza Sativa L) LAHAN PASANG SURUT DI DESA PELIMPAAN KECAMATAN JAWAI KABUPATEN SAMBAS Sari, Rizki Delima; Asfan, Asrifin; Krisnohadi, Ari
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

STUDI  KETERSEDIAAN HARA N, P DAN K TANAH PADA TANAMAN PADI SAWAH (Oryza Sativa L) LAHAN PASANG SURUT DI DESA PELIMPAAN KECAMATAN JAWAI KABUPATEN SAMBAS RizkiDelimaSari(1), Asrifin Aspan(2), Ari Krisnohadi(2) (1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2)Dosen Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Menyusutnya lahan subur untuk keperluan pertanian dan meningkatnya permintaan akan hasil pertanian mengakibatkan pembangunan pertanian diarahkan kepada pemanfaatan lahan marginal seperti lahan pasang surut.Desa Pelimpaan merupakan satu diantara desa yang memiliki lahan pasang surut. Petani menggunakan pupuk kimia dengan dosis yang belum tepat, kurangnyainformasimengenaipenggunaanpupukkimiauntuktanamanpadimembuatpetanimelakukanpemupukantidaksesuaidosis yang dianjurkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiketersediaan hara N, P dan K di lokasi penelitian serta memberikan rekomendasi pemupukan yang sesuai untuk lahan sawah pasang surut dilokasi penelitian. Penelitian dilakukan pada bulan Mei – November 2016, di dusun Tauladan, DesaPelimpaan, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas. Penelitian ini menggunakan metode survei, sampel tanah diambil dari 5 lokasi. Variabel pengamatan meliputi: penggunaanlahan, drainasetanah, kedalamanmuka air tanah, bahayabanjir, kedalamansulfidik, DHL, bobotisi, reaksitanah,C- Organik,N-total, P-tersedia, K-dd dan perhitungan kebutuhan pupuk. Hasil penelitian menunjukkandrainasetanah buruk sampai agak buruk,kedalamanmuka air tanahberkriteriasangatdangkal, bahayabanjirkategoribanjirringan (F1.1), kedalamansulfidik berkriterialapisanpiritdalam, DHL berkriteria non salin, bobotisiberkisarantara 0,79–0,84 gram/cm3, reaksitanahberkisar 6,24-6,76 berkriteriaagakmasam-netral, C-Organiktergolongrendah-sedangberkisar 1,65–2,79%, N-total tergolongrendah-sedangberkisar 0,17-0,26%, P-tersedia tergolong sedang-sangat tinggi berkisar20,57-43,04ppm, K-dd tergolong sedangberkisar 0,44-0,50cmol(+)kg-1. Demi meningkatkan ketersediaan hararekomendasi pemupukan pada masing-masing lokasi yang diperlukan yaitu L1 285,87 kg urea/ha, 289,11kg Sp-36/ha, 342 kg KCl/ha, L2 285,87 kg urea/ha, 262,77kg Sp-36/ha, 335,70 kg KCl/ha, L3 286,40 kg urea/ha,190,86 Sp-36/ha, 300,01 kg KCl/ha, L4 285,55 kg urea/ha, 268,86kg Sp-36/ha, 367,30 kg KCl/ha, L5282,70 kg urea/ha,201,52 Sp-36/ha, 164,18 kg KCl/ha.       Kata kunci : Ketersediaan Hara Tanah, Padi, Pasang Surut, Pemupukan.
PENGARUH WAKTU INFESTASI HAMA KEPIK LABU (Leptoglossus australis F.) TERHADAP KERUSAKAN BUAH MENTIMUN (Cucumis sativus L.) astuti, widya; Sarbino, Sarbino; Ramadhan, Tris Haris
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leptoglossus australis merupakan salah satu hama tanaman mentimun yang menyerang buah mentimun. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kehilangan hasil pada buah mentimun berdasarkan waktu infestasi kepik labu (L. australis). Penelitian dilaksanakan pada April hingga September 2016. Penelitian dilakukan dengan metode RAK (Rancangan Acak Kelompok) terdiri dari 1 perlakuan 5 taraf dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu waktu infestasi (W) pada umur buah yang berbeda dimulai pada umur 0 hsm (W1), 2 hsm (W2), 4 hsm (W3), dan 6 hsm (W4) serta control (W0). Pada setiap perlakuan diinfestasikan 2 ekor kepik instar ke-4. Kepik yang telah diinfestasikan kemudian dibungkus menggunakan plastik bening yang telah diberi lubang pernafasan. Infestasi dilakukan sampai buah mentimun berumur 9 hari. Hasil penelitian diketahui bahwa semakin awal waktu infestasi L. australis menyebabkan kehilangan hasil pada buah mentimun semakin besar. Infestasi pada 2 hsm menyebabkan kehilangan mencapai 97,06%. Kata kunci : Infestasi, Kehilangan hasil, L. australis, Mentimun
IDENTIFIKASI SIFAT KIMIA TANAH DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DESA BELITANG II KECAMATAN BELITANG KABUPATEN SEKADAU Kartolo, Rahmat; SAGIMAN, SAERI; ASPAN, ASRIFIN
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.845 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sifat-sifat kimia tanah dan rekomendasi pemupukan pada tanaman kelapa sawit. Pengambilan sampel di Desa Belitang II Kecamatan Belitang Kabupaten Sekadau. Parameter dalam penelitian ini adalah pH tanah, N-Total, P-Tersedia, K-Tersedia, Al-dd, C-Organik, Kapasitas Tukar Kation, Kejenuhan Basa, Bobot Isi dan Tekstur tanah. Hasil analisis menunjukkan bahwa pH tanah rata-rata sebesar 4,24 (sangat masam), N-Total rata-rata sebesar 0,08% (sangat rendah), P-Tersedia rata-rata 4,74 ppm (sangat rendah), K-Tersedia rata-rata 0,07 cmol(+)kg-1 (sangat rendah), Kejenuhan Al rata-rata 56,08% (tinggi),Bahan Organik rata-rata 1,12% (rendah), Kapasitas Tukar Kation rata-rata 5,77 me/100 g (rendah), Kejenuhan Basa rata-rata 15,19%(sangat rendah), Bobot Isirata-rata sebesar 1,22 g/cm3dan Tekstur tanah termasuk dalam kriteria lempung liat berdebu serta liat berdebu. Dosis rekomendasi pemupukan yang dapat diuji di lapangan untuk kebutuhan Urea rata-rata 384 g/pohonatau 47,232 kg/ha,SP36 rata-rata 436 g/pohonatau 53,628 kg/ha, KCl rata-rata 1.103 g/pohonatau 135,669 kg/ha dan Kieserite rata-rata 543 g/pohon atau 66,789 kg/ha/tahun.   Kata kunci : Sifat kimia tanah, perkebunan kelapa sawit rakyat dan rekomendasi pemupukan