cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
IDENTIFIKASI SIFAT FISIKA TANAH ULTISOLS PADA DUA TIPE PENGGUNAAN LAHAN DI DESA BETENUNG KECAMATAN NANGA TAYAP KABUPATEN KETAPANG VEROMIKA MELI; SAERI SAGIMAN; SUTARMAN GAFUR
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.23149

Abstract

IDENTIFIKASI SIFAT FISIKA TANAH ULTISOLSPADA DUA TIPE PENGGUNAAN LAHAN DI DESA BETENUNG KECAMATAN NANGA TAYAP KABUPATEN KETAPANGVeromika Meli (1) , Saeri Sagiman (2) , Sutarman Gafur (2)Mahasiswa (1) dan Staf Pengajar (2)Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura PontianakABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk membandingkan sifat fisika tanah pada kebun karet dan kelapa sawit di Desa Betenung Kecamatan Nanga Tayap Kabupaten Ketapang. Pengambilan sampel tanah dilakukan secara diagonal pada dua vegetasi yang berbeda dengan cara tiga pengambilan sampel tanah yaitu pengambilan sampel tanah utuh, sampel tanah agregat utuh dan contoh tanah terganggu. Titik pengamatan sampel tanah di ambil pada kebun karet dan kelapa sawit dengan kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm.Hasil penelitan menunjukan profil warna tanah pada kebun karet terdapat dua lapisan warna tanah yaitu 7,5YR 3/3 coklat gelap dan 7,5YR 6/8 kuning kemerahan, sedangkan pengamatan profil warna tanah pada perkebun kelapa sawit terdapat dua lapisan warna tanah yang berbeda juga, lapisan pertama 7,5YR 4/6 coklat gelap, lapisan kedua 7,5YR 6/8 kuning kemerahan. Struktur tanah kebun karet dengan kedalaman lapisan I struktur tanahnya remah, lapisan II dan III dengan struktur gumpal membulat sedangkan pada kebun kelapa sawit dengan kedalaman lapisan I berstruktur remah, lapisan II berstruktur gumpal bersudut dan lapisan ke III struktur tanahnya gumpal membulat. Tekstur tanah pada kebun karet kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm termaksuk lempung dan lempung berliat sedangkan tekstur tanah pada kebun kelapa sawit dengan kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm memiliki persamaan yaitu termasuk lempung liat berdebu.Hasil uji t bobot isi tanah pada kebun karet dan kelapa sawit pada kedalaman 0-30cm menunjukan berbeda tidak nyata sedangkan kedalaman 30-60 cm, berbeda nyata sementara hasil uji t kadar air kapasitas lapangan pada kebun karet dan kelapa sawit dengan kedalaman 0-30 cm dan 30-60cm menunjukan berbeda tidak nyata. Hasil uji t porositas tanah kebun karet dan kelapa sawit kedalaman 0-30 dan 30-60 cm menunjukan berbeda tidak nyata. Sementara hasil uji t permeabilitas tanah pada kebun karet dan kelapa sawit dengan kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm berbeda tidak nyata. Kemantapan agregat tanah lebih tinggi pada kebun kelapa sawit dibandingkan dengan hutan karet baik itu kedalaman 0-30 cm maupun 30-60 cm. Sementara hasil analisis bahan organik pada kebun karet dan kelapa sawit tergolong rendah baik itu pada kedalaman 0-30 cm maupun 30-60 cm, N-total rendah, dan C/N rasio rendah serta reaksi tanah (pH) masam.Kata kunci : Ultisols, Sifat Fisika Tanah, Kebun Karet dan Kelapa Sawit.
CONSUMER PROFILE OF MARGARIN BLUE BAND IN PONTIANAK Marcela, Sintia; Kusrini, Novira; Maswadi, Maswadi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is based on the increasing number of margarine producers in Indonesia. Blue band is one of the dominant margarine brand in Indonesia market. This is evident from the existence of the blue band that does not fade although other brands come to dominate and become competitors. Consumer loyalty that until now still retain the blue band market. The purpose of this study is to determine the factors that effect the loyalty of margarine blue band consumers in Pontianak city. The population in this study were consumers who consumed margarine blue band in Pontianak city, with the number of respondents as many as 100 people. The analysis used is factor analysis. The result of this research is there are 5 factors from 7 factors influencing custumer loyalty margarine blue band. Keyword: factor analys, blue band, consumer loyalty
Pengaruh Mikroorganisme Lokal (MOL) Limbah Ikan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada Tanah Gambut Raul diranto abet nego; Dini Anggorowati; Agus Hariyanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18001

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan berbagai konsentrasi MOL limbah ikan terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah gambut. Penelitian dilakukan di kebun yang terletak di Jalan Rasau Jaya II patok 34 Kubu Raya mulai tanggal 13 Mei - 21 Juli 2016.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan. Setiap perlakuan terdiri dari  4 ulangan dan setiap unit perlakuan terdiri dari 4 sampel tanaman. Perlakuan tersebut adalah tanpa pemberian MOL limbah ikan (p0), pemberian MOL limbah ikan dengan konsentrasi 50 ml/liter (p1), 150 ml/liter (p2), 250 ml/liter (p3), 350 ml/liter (p4) dan 450 ml/liter (p5). Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman per rumpun, jumlah daun tanaman               per rumpun, jumlah umbi tanaman per rumpun, berat segar umbi tanaman          per rumpun dan berat kering angin tanaman per rumpun. Hasil penelitian menunjukkan MOL limbah ikan berpengaruh terhadap, pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah gambut pada variabel tinggi tanaman    per rumpun, berat segar umbi tanaman per rumpun, dan berat kering angin tanaman per rumpun   Kata kunci: Bawang Merah, MOL Limbah Ikan, Tanah Gambut
STUDI KARAKTERISTIK DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) SENAKIN KECAMATAN SENGAH TEMILA Asdiwar, Flapianus; Haji, Ir. H. Riduansyah, MP.; Junaedi, Ir. Junaidi, MP.
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A STUDY OF WATERSHED CHARACTERISTICS IN SENAKIN SENGAH TEMILA DISTRICT Flapianus Asdiwar (1), Ir. H. Riduansyah, MP (2) and Ir. Junaidi, MP (2) (1) a student of agriculture faculty and (2) staff of lecturers at agriculture faculty of Tanjungpura University, Jl. A. Yani Pontianak 78124 ABSTRAK The purpose of this research was to figure out the watershed characteristics in Senakin which possessed the widespan of 16.192,98 ha and it was one of the watersheds which was located in Sengah Temila District, Landak Regency, Kalimantan Barat. This research consist of two stages. The first which was conducted on the field to observe and to take a bottle of water as sample a day in 5 days period. Then it was continued to the next stage which was conducted in the Soil, Water, And Environment Analysis Laboratory to analyze the sample. The result of this research showed that the drainage pattern and the watershed shapes took dendritics pattern and elongated, whereas the river transverse profile took triangular form. The rivers orde consists of three orders with drainage density index as mush 2,20 which included into medium category, the water quality in watershed Senakin possed average pH as much 5,67 which classified as good, and the average temperature as much 280 C which was considered as normal. While the wataer brightness in Senakin watershed as much 30,6 cm. After lab analysis was obtained by comparing the average TSS in the outlet with standard TSS for agriculture, then the value of average TSS in Senakin watershed was 9,40 which categorized as good. Keywords: Characteristics, Watershed, Senakin.
Pengaruh Berbagai Jenis Pupuk Daun Terhadap Pertumbuhan Bibit Phalaenopsis sp Asal Kultur Jaringan Saulifah Dzulianningsih; Agustina Listiawati; Asnawati Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.27766

Abstract

PENGARUH BERBAGAI JENIS PUPUK DAUNTERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT Phalaenopsis spASAL KULTUR JARINGAN Saulifah Dzulianningsih*1, Agustina Listiawati2, Asnawati31Budidaya; Universitas Tanjungpura2Budidaya; Universitas Tanjungpura3Budidaya; Universitas Tanjungpurae-mail: *1ningsihdzulian@yahoo.com ABSTRACTThe seedling of tissue culture still have low autotrophic activity, in purpose of fulfilling the nutritional needs of the seedling from tissue culture, application of fertilizer is needed. The application of fertilizer on the seeds from tissue culture aims to fulfill the intake of plant nutrient that can boost the growth and development of plants, in the seedling phase the fertilization through the leaves is more effective than the soil fertilizer. This study aims to find the best types of foliar fertilizer on the growth of orchid seeds Phalaenopsis sp from tissue culture. The study was conducted at the shelter house at Nirbaya Street, Kotabaru Village, South Pontianak, Pontianak City for 4 months. It was starting from November 23th, 2017 to March 22th, 2018. The study used a Completely Randomized Design (CRD), consisting of 5 treatment, 5 replicates and each treatment unit consisting of 4 plants. Observational variables included the number of leaves increase, the totally of leaf length increase, the totally of leaf area increase, the number of roots increase, and the totally of root length increase and then environmental observation. Based on the research, it can be concluded that type of effective fertilizer for the growth of orchid seeds Phalaenopsis sp from tissue culture is the application foliar fertilizers of green Hyponex and Gandasil D.   Keyword: Foliar Fertilizer, Gandasil D, Hyponex, Phalaenopsis sp Orchid.
PENGARUH JUMLAH INFESTASI KEPIK LABU (Leptoglossus australis F) TERHADAP KERUSAKAN BUAH LABU AIR (Lagenaria siceraria) SARNIATI SARNIATI; INDRI HENDARTI; TRIS HARIS RAMADHAN
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26308

Abstract

PENGARUH JUMLAH INFESTASI KEPIK LABU (Leptoglossus australis F) TERHADAP KERUSAKAN BUAH LABU AIR (Lagenaria siceraria)  Sarniati (1), Indri Hendarti (2), Tris Haris Ramadhan (2)(1) Mahasiswi Fakultas Pertanian dan (2) Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianake-mail : sarniati.agro@gmail.com ABSTRAKKepik labu (L.australis F) merupakan salah satu hama yang menyerang tanaman labu air. Hama kepik labu menghisap buah tanaman labu air dan menyebabkan kualitas buahnya menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh populasi kepik labu (L. australis F.) terhadap gejala dan penurunan hasil buah labu air (L. siceraria). Penelitian dilaksanakan di laboratorium Hama Tanaman dan di lahan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura selama kurang lebih 4 bulan. Kepik labu diperoleh dari lapangan, kemudian diperbanyak di laboraturium hingga mendapatkan serangga instar 3 yang digunakan sebagai perlakuan. Tanaman labu air yang ditanam kurang lebih sebanyak 82 tanaman dengan penanaman secara bertahap hingga mendapatkan jumlah buah yang diinginkan yaitu sebanyak 72 buah labu air. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 4 taraf perlakuan, 6 ulangan dan tiap ulangan terdiri dari 3 sampel. Perlakuan yang dimaksud yaitu T0 (kontrol), T1 (2 ekor kepik), T2 (4 ekor kepik), dan T3 (6 ekor kepik). Variabel yang diamati meliputi gejala serangan, diameter buah, jumlah tusukan, panjang buah, berat bauh, dan perilaku serangga selama diinfestasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehilangan hasil terbesar yaitu pada perlakuan infestasi 6 ekor kepik labu sebesar 32,94 %, jumlah infestasi kepik labu yang sudah bisa menurunkan hasil yaitu infestasi sebanyak 2 ekor  yang sudah mampu menurunkan hasil buah labu air sebesar  17,74%.Kata kunci: Infestasi, Kehilangan hasil, L. australis (F), Labu air (L. siceraria).
PENGARUH BOKASI LIMBAH NANAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN GAMBAS DI TANAH ALLUVIAL AZIMA, RIZMA; Warganda, Warganda; Rohayeti, Yeti
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rizma Azima(1), Warganda(2), Yeti Rohayeti(2) (1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2)Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis bokasi limbah nanas yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman gambas di tanah alluvial. Penelitian dilaksanakan pada Tanggal 26 November 2014 sampai dengan 11 Januari 2015 di kebun Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri enam perlakuan dan lima ulangan.Setiap perlakuan terdiri dari empat tanaman sampel.Perlakuan yang diberikan yaitu : (bo) 11% bahan organik tanah, tanpa pemberianbokasi limbah nanas, (b1)15% bahan organik setara dengan 326 gbokasi limbah nanas/polybag, (b2)20% bahan organik setara dengan 853 gbokasi limbahnanas/polybag,(b3)25% bahan organik setara dengan 1379 gbokasi limbah nanas/polybag, (b4) 30% bahan organik setara dengan 1906 gbokasi limbah nanas/polybag dan (b5) 35% bahan organik setara dengan 2432 gbokasi limbah nanas/polybag. Variabel yang diamati dalam penelitian adalahvolume akar (cm3),berat kering tanaman (g), jumlah buah per tanaman (buah), berat buah per tanaman (kg), diameter buah (cm), dan panjang buah (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokasi limbahnanasdengan kandungan20% bahan organik setara dengan 853 g/polybag sudah dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman gambas di tanah alluvial. Kata kunci :bokasi limbah nanas, tanah alluvial, tanaman gambas
Pengaruh Bokashi Batang Pisang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sorgum Pada Tanah Alluvial NIKO PAULUS; Putu Dupa Bandem; Tatang Abdurrahman
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.20665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis yang terbaik pemberian bokashi batang pisang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum pada tanah alluvial. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen lapang dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 1 faktor yaitu perlakuan pemupukan bokashi dengan 5 taraf perlakuan, Setiap perlakuan terdiri dari 4 ulangan, dan setiap ulangan terdiri dari 4 sampel tanaman. Taraf perlakuan yang dimaksud yaitu tanpa perlakuan bokashi batang pisang, 7% bahan organik atau setara 721 g bokashi batang pisang/polybag, 9% bahan organik atau setara 1.044 g bokashi batang pisang/polybag, 12% bahan organik atau setara 1.528 g bokashi batang pisang/polybag, 15% bahan organik atau setara 2.012 g bokashi batang pisang/polybag. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian bokashi batang pisang dapat meningkatkan volume akar, tinggi tanaman umur 3-8 MST, diameter batang, jumlah daun, berat kering tanaman, berat biji per malai dan berat 1.000 biji. Dosis pemberian bokashi batang pisang yang efektif terhadap pertumbuhan dan hasil sorgum sebanyak 1.528 g/polybag atau setara dengan 12 % bahan organik.   Kata Kunci : alluvial, bokashi batang pisang, sorgum
EFFECT OF THE COMPOSITION OF CHARCOAL HUSK AND SAWDUST MEDIA ON THE GROWTH AND YIELD OF CHERRY TOMATO IN HYDROPONIC SYSTEM rosdiana rosdiana; Setia Budi; Rini Susana
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.27867

Abstract

  Rosdiana (1), Setia Budi (2) dan Rini Susana (1)   Student of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University(2)   Lecturer at the Faculty of Agriculture, Tanjung pura Universitye-mail : yana45200@gmail.comABSTRACTThis study aims to get the composition of charcoal husk and sawdust media which gives the best growth and yield of cherry tomato in hydroponics.The research was conducted at Pontianak, West Borneo. This research conducted from 29th December 2017 to 22nd March 2018. The experimental  design used in this study was a Completely Randomized Design (CRD).There were 5  treatments, had 3 plants, 5 replictions, so total plants was 75 plants. Namely:  m1 = 20%    charcoal husk : 80% sawdust (1 : 4 v/v), m2 = 40% charcoal husk: 60% sawdust (2 : 3 v/v), m3 = 50% charcoal husk : 50% sawdust (1 : 1 v/v), m4 = 60% charcoal husk : 40% sawdust (3 : 2 v/v),  m5 = 80% charcoal husk : 20% sawdust (4 : 1 v/v). The variables observed in this study include plant height, flowering age, dry weight of plants, number of fruits per plant, fruit weight per plant and number of fruit stalks (stalk). Supporting variabels including temperature and humidity. The results of study concluded that the composition of the husk and sawdust charcoal media can increase growth but cannot increase the yield of cherry tomatoes. Efficient composition for growth with treatment  m4 = 60% husk charcoal : 40% sawdust seen in increasing dry weight of plants. keyword : Charcoal Husk, Cherry Tomato, Hydroponic, Sawdust. 
Pengaruh Limbah Sludge Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada Tanah Podsolik Merah Kuning bambang sujito; maulidi maulidi; elly mustamir
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.304 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.24451

Abstract

PENGARUH LIMBAH SLUDGE KELAPA SAWIT TERHADAP   PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Bambang Sujito(1) Maulidi(2) Elly Mustamir(3)(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2)Staf Pengajar Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis limbah sludge kelapa sawit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di tanah Podsolik Merah Kuning. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak yang berlangsung 24 Juli 2017 sampai tanggal 23 September 2017. Metode yang digunakan adalah Percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan, 5 ulangan, dan 3 tanaman sampel. Pemberian limbah sludge kelapa sawit yaitu s1 6% (setara dengan 655 g/polibag ), s28% (setara dengan 887 g/polibag),s3 10% (setara dengan 1.104 g/polibag), s4 12% (setara dengan 1.309 g/polibag), dan s5 14% (setara dengan 1.502 g/polibag). Pengamatan yang dilakukan yaitu jumlah daun, jumlah anakan, berat segar umbi, dan berat kering umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah sludge kelapa sawit berpengaruh nyata terhadap variabel berat segar umbi dan berat kering umbi namun berpengaruh tidak nyata pada variabel pengamatan jumlah daun dan jumlah anakan perumpun. Berdasarkan hasil selama penelitian dapat di simpulkan bahwa pemberian limbah sludge kelapa sawit sebanyak 8% merupakan perlakuan yang efektif dalam meningkatkan berat kering angin umbi sebanyak 4,81 ton/ha. Kata kunci : Bawang merah, limbah sludge kelapa sawit, podsolik merah kuning.   Effect of Palm Sludge Wastes on Growth and Red onion Result on Ultisol Bambang Sujito (1) Maulidi (2) Elly Mustamir (3)(1) Student of Faculty of Agriculture and (2) Faculty of Agriculture FacultyUniversity of Tanjungpura Pontianak ABSTRAK This study aims to determine the dosage of palm sludge waste to the growth and yield of onion crops in ultisol soil This research was conducted on experimental farm Faculty Of Tanjungpura Pontianak University which took place July 24, 2017 until 23 September 2017 The method used is Completely Randomized Design Trial (RAL) consisting of 5 treatments, 5 replications, and 3 sample plants. Sludge oil palm waste is s1 6% (equivalent to 655 g / polybag), s2 8% (equivalent to 887 g / polybag), s3 10% (equivalent to 1.104 g / polybag), s4 12% (equivalent to 1,309 g / polybags), and s5 14% (equivalent to 1.502 g / polybags). Observations made were number of leaf, number of tillers, fresh weight of tubers, and dry weight of tubers The result of this research showed that the effluent of oil palm sludge had significant effect to the fresh weight and tuber weight, but it was not significant in the observation variable of the number of leaves and the number of tillers. Based on the results during the research can be concluded that the provision of waste oil palm sludge as much as 8% is an effective treatment in increasing the dry weight of tuber bulbs as much as 4.81 tons / ha. Keywords: Red Onion, Sludge Waste Palm Oil, Ultisol  

Page 39 of 191 | Total Record : 1901