cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH TADAH HUJAN DI DESA BANJAR SARI KECAMATAN KENDAWANGAN KABUPATEN KETAPANG Heri Pitrianto; Adi Suyatno; Josua Parulian Hutajulu
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani padi sawah tadah hujan di Desa Banjar Sari Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja yaitu di Desa Banjar Sari Kecamatan Kedawangan Kabupaten Ketapang, dengan pertimbangan bahwa Desa Banjar Sari sentra produksi padi sawah di Kecamatan Kendawangan dan juga mempunyai potensi untuk pengembangan usahatani padi sawah tadah hujan. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 51 petani. Penelitian ini menggunakan analisis fungsi produksi cobb-douglass. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa benih,dan herbisida berpengaruh secara nyata terhadap produksi usahatani padi sawah tadah hujan. Sedangkan pupuk urea, pupuk NPK, pupuk SP36, insektisida, dan tenaga kerja tidak berpengaruh secara nyata terhadap produksi usahatani padi sawah tadah hujan.            Kata kunci : Pengaruh, Faktor Produksi, Usahatani padi, Sawah tadah hujan
THE STUDY OF FORMULATION COCONUT MILK AND AGAR IN MAKING OF KERIBANG (Dioscorea alata) ICE CREAM Yusup Nurahman; Tri Rahayuni; Eva Mayasari
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.34257

Abstract

This research wasaimed to determine thebest characteristicofformulation coconutmilk andagarinmakingofkeribang(Dioscoreaalata)icecream.Theexperimentaldesignedusing RandomizedBlockDesign(RBD)wichisconsisttwofactorofcoconutmilk(200g,250g,300g) andagar (3g,4g,5g),eachtreatmentwas replicated threetimes.Themeasuredparameters werephisycal,chemical, and sensorycharacteristics.ThedataofPhisycalandchemicalwere analyzed statisticallyusing ANOVA(α=5%) andHSDTest(α=5%)and sensorytestwas analyzedbyKruskalWallis.Thebesttreatmentwasdeterminedbyusing methodof effectivenessindex.Theresultshowedkeribang ice creamwithadditionofcoconutmilk250g andAgar4gwasthebesttreatmentwith chemical characteristicswerefatcontent27.84%, proteincontent1.70%,totaldissolved solids20.80°brix,Physicalcharacteristicswereoverrun 20.55%,high-speedmelting25.19minutes,andsensoryvalues resultedof taste5.40(like), texture5.23 (like), color5.53 (likeverymuch), aroma 4.70 (like).This reseach was aimed to determine the best characteristic of formulation coconut milk and agar in making of keribang (Dioscorea alata) ice cream. The experimental designed usingRandomized Block Design (RBD) wich is consist two factor of coconut milk (200g, 250g, 300g)and agar (3g, 4g, 5g), each treatment was replicated three times. The measured parameterswere phisycal, chemical, and sensory characteristics. The data of Phisycal and chemical wereanalyzed statistically using ANOVA (α=5%) and HSD Test (α=5%) and sensory test wasanalyzed by Kruskal Wallis. The best treatment was determined by using method ofeffectiveness index.  The result showed keribang ice cream with addition of coconut milk 250gand Agar 4g was the best treatment with chemical characteristics were fat content 27.84%,protein content 1.70%, total dissolved solids 20.80°brix, Physical characteristics were overrun 20.55%, high-speed melting 25.19 minutes, and sensory values resulted of taste 5.40 (like),texture 5.23 (like), color 5.53 (like very much), aroma 4.70 (like). 
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT PADA TANAH ALUVIAL TERHADAP SERAPAN N, P, DAN K TANAMAN MELON Catur Rizky Rahman; Asrifin Aspan; Joni Gunawan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i4.36374

Abstract

ABSTRACT      Utilization of Alluvial soil as a growth medium, often faced with various limiting factors such as varying levels of fertility, diverse soil acidity, low organic matter content and availability of nutrients, especially nitrogen, phosphorus, and potassium.The is research was conducted in the Faculty of agriculture experiments station, Tanjungpura University. The Method used in the study was field experiment with complete design of stacaments of oil palm empty fruit bunces compost application. The compost application consists of p1 = 0 g/polybags, p2 = 105 g/polybags, p3 = 155 g/polybags, p4 = 205 g/ polybags, p5 = 255 g/polybags. Each treatment is repeated 4 times and each unit ansist of one melon plant per polybag thus thare was 20 plant for field experiment. The results showed that the compost of palm oil blanks is real effect on the soil pH observation variable, but has no noticeable effect on the absorption of nitrogen, phosphorus, and potassium plant and dry weight of plants. Based on the results of the analysis, it can be seen that soil pH before treatment is 4.15 (very sour), after given the average treatment of soil pH increases range from 6.10 (somewhat sour)-6.86 (Neutral). Nitogen-Total soil before treatment is 0.72 % (high), after treatment increased to 0.79 %-0.96 % (very high). -Available soil before treatment is 9.67 ppm (very low), after treatment increased to 33.99 ppm (height)–43.17 ppm (very high). Potassium can be exchanged before the treatment of 0.33 cmol (+) kg-1 (medium), after which the treatment is increased to 0.48 cmol (+) kg-1 (medium)–0.81 Cmol (+) kg-1 (high). Based on the results of the research of the average-the highest rate of compost is the effect of oil palm waste for nitrogen absorption, phosphorus, potassium and dry weight of plants in the treatment of P4 (205 g tkks). This has been optimized for the optimal compost delivery of palm oil to the alluvial soil. Key words: Palm Oil, Composting, Alluvial Soil
KAJIAN KARAKTERISTIK KIMIA TANAH GAMBUT PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN DI DESA MEGA TIMUR KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG Tasiana Yayan Feriyanti, Rita Hayati Abdul Mujib Alhadad
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gambut adalah jenis tanah yang terbentuk dari akumulasi sisa-sisa tumbuhan yang setengah membusuk sehingga kandungan bahan organiknya tinggi. Gambut terbentuk dari bagian-bagian tumbuhan yang jatuh akan tetapi proses pembusukannya terhambat.Tanah gambut menempati 47,8% dari lahan rawa di Indonesia yang luasannya sekitar 15 juta Ha dan tersebar pada empat pulau besar di Indoneaia yaitu, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Irian. Pemanfaatan lahan gambut sebagai lahan pertanian bukanlah hal yg baru, secara tradisional masyarakat telah lama memanfaatkan lahan gambut untuk usaha pertanian dalam skala kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Karakteristik kimia tanah (pH, KTK, N- total, P-total dan KB) pada empat jenis penggunaan lahan yaitu karet, sawit, nanas dan semak belukar di Desa Mega Timur Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya.          Lokasi penelitian berada di lahan gambut milik rakyat dengan empat jenis penggunaan lahan diantaranya kebunan kelapa sawit, kebunan karet, kebunan nanas dan semak belukar di Desa Mega Timur Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya.Pengambilan sampel tanah dilakukan secara komposit dengan dua kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm, pada masing-masing lokasi (penggunaan lahan).          Hasil analisis reaksi tanah (pH) pada empat jenis penggunaan lahan yaitu kebun nanas, kebun kelapa sawit, kebun karet dan semak belukar memiliki pH dengan kriteria sangan masam. Hasil analisis N-total dengan kriteria sedang sampai tinggi. Hasil analisis P-total termasuk dalam kriteria sangat rendah sampai tinggi. Hasil analisis K-total dengan kriteria sangat rendah. Hasil analisis KTK dengan kriteria sedang sampai tinggi. Hasil analisis KB dengan kriteria sangat rendah. Hasil analisis bobot isi pada empat jenis penggunaan lahan rata-rata sangat rendah. Hasil analisis kadar serat gosok pada empat penggunaan lahan dengat tingkat kematangan hemik.Kata Kunci : Tanah gambut, penggunaan lahan, karakteristik kimia tanah
THE INFLUENCE OF SEED COATING PLUS BIOLOGICAL AGENTS IN INCREASING THE GROWTH AND YIELDS OF RICE WHICH CONTAMINATED WITH PHATOGEN BLAST nortin .; Tantri palupi; Fadjar rianto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i4.35562

Abstract

Seed coating is a way to improve seed quality. The biological agent in coating formulas will improve the quality of contaminated seeds by blast patogen. The purpose of this study was to evaluate seed coatings-using biological agents to increase the growth and yield of blast infected seed rice in the green house. The study was conducted from December 04, 2018 to March 29, 2019 in the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University. This study used a completely randomized design method (CRD) consisting of 8 treatment with 4 replication and each treatment consisted of 3 samples. The coating treatment was added by philosphere bacteria isolate SP21, SP31, RP21, TP12, TP11, positive and negative control, fungicide. Variables observed such as plant height, maximum number of tiller , number of productive tiller, panicle length, grain weight per clump, percentage of grain fertile per panicle, weight 1000 dry seeds, environmental condition. The results showed that seed coating plus biological agents especially TP11 isolat can increasing the growth and yield of rice plants in green houses. It showed a significant effect on all observed variables except panicle length observation. Keywords: Coating, philosphere Bacteria, Biological Agents.
KEBERHASILAN SAMBUNG MINI TANAMAN DURIAN PADA BERBAGAI VARIETAS BATANG ATAS Fitriady, Teddy Akbar; Listiawati, Agustina; Warganda, Warganda
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sambung mini merupakan proses perbanyakan tanaman dengan cara sambung pucuk yang dilakukan lebih awal pada batang bawah yang masih sangat muda. Setiap varietas yang digunakan sebagai batang atas tentunya memiliki sifat, karakteristik dan tanggapan yang berbeda karena perbedaan genetik yang dimiliki antar varietas terhadap keberhasilan penyambungan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mencari varietas unggul yang terbaik sebagai batang atas terhadap tingkat keberhasilan sambung mini. Penelitian dilaksanakan di rumah pembibitan milik Rumah Kompos Pendidikan Untan (RKPU), Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak. Persiapan penelitian dimulai pada Februari 2019 untuk penyediaan batang bawah yang berasal dari biji durian lokal. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 5 April 2019 hingga 5 Juli 2019. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan, yaitu : v1 = varietas Montong (kontrol), v2 = varietas Sunan, v3 = varietas Raja Mabah, v4 = varietas Aspar dan v5 = varietas Torong. Masing-masing perlakuan diulangsebanyak 5 kali dan setiap ulangan terdapat 4 tanaman sampel. Variabel yang diamati adalah persentase keberhasilan sambungan (%), pertambahan panjang batang atas (cm), diameter batang atas (cm), jumlah tunas (tunas), panjang tunas (cm) dan jumlah daun (helai). Apabila hasil analisis berpengaruh nyata, dilakukan uji lanjut menggunakan uji Dunnett, yaitu uji yang sangat cocok untuk pengujian mutu, salah satunya adalah mutu varietas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Raja Mabah menghasilkan tingkat keberhasilan sambung mini yang terbaik terhadap persentase keberhasilan sambungan dan diameter batang atas.Kata Kunci : durian, sambung mini, varietas
KAJIAN PENAMBAHAN JAMUR TEMPE PADA FERMENTASI KRIM SANTAN TERHADAP KUALITAS VIRGIN COCONUT OIL (VCO) - Rina; Suko Priyono; Lucky Hartanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.10833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jumlah  jamur tempe yang tepat dalam fermentasi krim santan pada pembuatan VCO. Penelitian ini dilaksanakan di labolatorium teknologi hasil pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian dilakukan mulai Januari 2015 sampai dengan April 2015. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan 4 ulangan yaitu r0= 0g, r1= 1 g, r2= 3g, r3= 5g, r4=7g, r5= 9g, r6= 11g. Variabel yang diamati adalah karakter fisikokimia dan sensori, hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi minyak VCO menghasilkan Rendemen 23,35%, ALB 0,21%, pH 4,09, Bilangan Iod 10,78%, dan kadar air 0,35%. Fermentasi minyak VCO berpengaruh nyata terhadap rendemen dan asam lemak bebas, namun tidak berpengaruh nyata terhadap pH, bilangan iod dan kadar air berdasarkan uji fisikokimia dan sensori fermentasi minyak VCO 5g jamur tempe menghasilkan nilai terbaik (NP) :  3,34 Hasil analisis sensori terbaik yaitu  3,77 (suka), warna 3,70 (jernih), rasa 4,00 (khas kelapa), dan butir air 4,80 (sangat sedikit butir air).
SUBSTITUSI TEPUNG TERIGU DENGAN TALAS KUKUS PADA PEMBUATAN KUE BINGKE Marselina Weni Sari; Tri Rahayuni; Suko Priyono
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.38984

Abstract

SUBSTITUSI TEPUNG TERIGU DENGAN TALAS KUKUS PADA PEMBUATAN KUE BINGKE Marselina Weni Sari*), Tri Rahayuni 2), Suko Priyono 2)1)Program Studi S-1 Agroteknologi, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian,Universitas Tanjungpura2)Dosen Program Studi S-1 Ilmu Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian,Universitas Tanjungpura*Email Korespondensi : marselinawenisari12@gmail.comABSTRAKKue bingke merupakan makanan tradisional khas Pontianak yang terbuat dari tepung terigu, telur, gula pasir, santan, garam dan susu kental manis yang menyerupai kue lumpur.  Kue bingke ini khas menyerupai bentuk bunga segi enam, bertekstur lembut dan rasa manis serta tanpa bahan pengawet sintesis. Talas merupakan tanaman umbi-umbian yang dapat mengeluarkan getah berwarna putih seperti susu. Tanaman ini memiliki daun berbentuk perisai dan warna daun yang sangat bervariasi tergantung varietasnya. Umbi talas berpotensi sebagai sumber karbohidrat dan protein yang cukup tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui substitusi terbaik tepung terigu dan talas berdasarkan sifat  kimia dan sensori kue bingke. penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor perlakuan terdiri dari 6 taraf, yaitu substitusi tepung terigu : talas terdiri dari 100:0 %, 90:10 %, 80:20 %, 70:30 %, 60:40 %, 50:50 %. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 24 sampel kombinasi. Parameter pengamatan meliputi kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat dan sensori. Hasil Uji Indeks Efektifitas menunjukkan bahwa substitusi terbaik terdapat pada 50% tepung terigu dan 50% talas, dimana kadar air (46,72), kadar abu (1,90), kadar lemak (22,95), kadar protein (6,42) dan kadar karbohidrat (22,00). Hasil uji sensori terbaik yaitu warna 4,16 (menarik), aroma 3,96 (beraroma talas), tekstur 4,28 (sangat tidak keras) dan rasa 4,12 (manis). Kata Kunci : bingke, talas, terigu, substitusi
REPRODUCTIVE BIOLOGY OF CATFISH (Mystus castaneus) IN THE TELABANG RIVER, SUBAH VILLAGE, TAYAN HILIR DISTRICTS, SANGGAU REGENCY, WEST KALIMANTAN PROVINCE. Sukal Minarni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.36688

Abstract

ABSTRACT Catfish (M. castaneus) is one of fresh waterfish that has considerable potential for of consumption and processed fish.Management of catfish resources needs to be done, given its existence which is increasingly difficult to obtain in nature. This study aims to examine the biology of fish reproduction that includes sex ratio, gonad maturity level and fecundity. The method used in this research was purposive sampling. The Sampling was divided into three stations, that at station I wich  on the Upper Telabang River, station II was adjacent to oil palm plantations, station III was at down stream at the intersection with Lake Terentang. The  Sampling was done 3 times on basis biweekly from Desember 2018 to June 2019. Based on the results of the study, 277 fishes was obtained, consisting of 122 males and 155 females. The sex ratio of male and female baung fish is 1:127, wich it was balanced in the Telabang River Waters. The size of the length of the sex ratio in this study ranged from 62-141 mm. The maturity study was found in the rainy season generally in TKG I and TKG II in December 2018-April 2019 and in the summer (transition) dominated by TKG III and IV in May-June 2019. Total fecundity  as a whole ranges from 5,600-43,223 eggs with a length range between 85-141 mm and weighs 7-28 g. Baung fecundity has a close relationship between total length and total weight.Keywords: Fecundity, Gonad Maturity Level, Sex Ratio.
Pengaruh Kombinasi Biochar, Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Diperkaya dan NPK Terhadap Ketersediaan Hara, Serapan dan Produksi Jagung Manis di Tanah Gambut Sutarman Gafur, Rita Hayati, Sustika Ningrum
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.40255

Abstract

ABSTRAK Produksi jagung manis di Indonesia masih sangat rendah. Banyak kendala yang dihadapi dalam pengusahaan jagung manis, salah satunya adalah rendahnya kesuburan tanah dan mahalnya harga pupuk kimia (anorganik). Penelitian ini di laksanakan di lahan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Metode yang digunakan dalam penelitan ini yaitu metode eksperimen lapangan dengan pola rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan kombinasi biochar sekam padi, kompos tandan kosong kelapa sawit diperkaya dan NPK perlakuan yang dimaksud : P0 = Tanpa perlakuan, P1 = 750 gram biochar + 250 gram TKKS diperkaya + 300 NPK, P2= 750 gram biochar + 500 gram TKKS diperkaya + 300 NPK, P3= 750 gram biochar + 250 gram TKKS diperkaya + 600 NPK, P4= 750 gram biochar + 500 gram TKKS diperkaya + 600 NPK. Masing–masing perlakuan diulang 3 kali dan setiap unit perlakuan terdiri dari 3 polybag sehingga total 45 polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi biochar sekam padi, kompos tandan kosong kelapa sawit diperkaya dan NPK berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan Ketersediaan N-total, P, K, namun tidak berpengaruh nyata terhadap pH tanah dan berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan Serapan N, panjang tongkol, berat tongkol klobot dan berat tongkol tanpa klobot jagung manis, namun tidak berpengaruh nyata terhadap serapan P dan K. Berdasarkan hasil analisis, dapat dilihat bahwa pH tanah sebelum perlakuan yaitu 3,09 (sangat masam), setelah diberikan perlakuan rata – rata pH tanah meningkat berkisar 3,99 (sangat masam). N-total tanah sebelum perlakuan yaitu 1,69 % (sangat tinggi), setelah diberikan perlakuan menurun 0,43 % (sedang). P–tersedia tanah sebelum perlakuan yaitu 8,46 ppm (sangat rendah), setelah perlakuan meningkat menjadi 59,90 ppm (tinggi). Kalium dapat dipertukarkan sebelum perlakuan yaitu 0,09 cmol(+) kg-1 (sangat rendah), setelah diberikan perlakuan meningkat menjadi 0,99 cmol(+)kg-1 (sangat tinggi). Berdasarkan hasil penelitian rata – rata tertinggi pengaruh pemberian kombinasi biochar sekam padi, kompos tandan kosong kelapa sawit diperkaya dan NPK terhadap serapan N, P, K dan berat kering tanaman serta panjang tongkol, berat tongkol klobot dan berat tongkol tanpa klobot jagung manis terdapat pada perlakuan P3 (750 gram biochar + 250 gram TKKS diperkaya + 600 NPK). Hal ini disebabkan sudah optimalnya pemberian kombinasi biochar sekam padi, kompos tandan kosong kelapa sawit dan pupuk NPK terhadap tanah Gambut.   Kata kunci : Biochar Sekam Padi, Chromolaena, Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit, Tanaman Jagung, Tanah Gambut

Page 80 of 191 | Total Record : 1901