cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Cakrawala Kependidikan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 71 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI VERBAL DAN NONVERBAL BERDASARKAN NILAI NORMA SOSIAL MELALUI PEER INTERACTION Apriliaswati, Rahayu
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 8, No 1 (2010): JCK Maret 2010
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.028 KB)

Abstract

Krisis pada aspek sosial cukup memprihatinkan. Rendahnya nilai-nilai sosial seperti kurangnya loyalitas/ pengabdian, kurang disiplin, kurang empati terhadap masalah sosial, kurang efektif berkomunikasi adalah sebagian besar penyebabnya. Hal itu menunjukkan adanya permasalahan pribadi dan sosial di kalangan masyarakat baik yang berpendidikan tinggi maupun rendah. Sikap-sikap individualistis, egoistis, acuh tak acuh, kurangnya rasa tanggung jawab, malas berkomunikasi dan berinteraksi atau rendahnya empati merupakan fenomena yang menunjukkan adanya kehampaan nilai sosial dan komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Sesungguhnya dalam menghadapi kondisi yang demikian, pendidikan dapat memberikan kontribusi yang cukup besar. Pendidikan dapat memberikan kontribuasi dalam mengatasi masalah komunikasi dan masalah sosial. Strategi Peer interaction di kelas memiliki kelebihan dibandingkan dengan strategi pembelajaran biasa yaitu penguasaan: keterampilan sosial dan komunikasi.Kata Kunci: Pembelajaran kooperatif, nilai sosial, norma social
KONSELING TEMAN SEBAYA PADA REMAJA DI ERA GLOBALISASI Endang, Busri
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 7, No 2 (2009): JCK September 2009
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.022 KB)

Abstract

Permasalahan yang dihadapi remaja dewasa ini semakin hari dirasakan semakin kompleks. Selain faktor internal seperti perkembangan aspek biologis, psikologis, dan sosiologis, derasnya arus globalisasi yang membawa pengaruh negatif semakin dirasakan perlunya konseling terhadap remaja. Pengalaman menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil remaja yang memanfaatkan layanan konseling sekolah. Para siswa lebih sering menjadikan teman-teman mereka sebagai sumber yang diharapkan dapat membantu pemecahan masalah yang mereka hadapi.Kata Kunci: Konseling, Teman sebaya
MENGENAL LAYANAN IDENTIFIKASI KESULITAN BELAJAR DAN DIAGNOSIS KESULITAN BELAJAR SERTA HAMBATANNYA DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SEKOLAH ., Yuline
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 6, No 2 (2008): JCK September 2008
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.407 KB)

Abstract

Identifikasi kesulitan belajar merupakan kegiatan yang dilakukan oleh guru pada saat proses belajar mengajar. Kegiatan ini tujuannya untuk mengenal/meneliti gejala-gejala kesulitan belajar yang tampak pada siswa dalam rangka untuk memperkirakan sebab-sebab serta menetapkan apakah siswa yang mengalami gejala tsb perlu segera mendapat bantuan atau tidak. Sedangkan diagnosis kesulitan belajar adalah kelanjutan dari identifikasi kesulitan belajar, yaitu kegiatan untuk menemukan faktor penyebab yang melatar belakangi munculnya gejala, dilanjutkan menyusun program remidialnya dalam rangka memberi bantuan kepada siswa yang mengalami kesulitan belajar. Untuk melaksanakan kegiatan ini memerlukan suatu niat dan keikhlasan yang tulus bagi guru, karena akan menyita waktu dan tenaga. Kata Kuci: Identifikasi, diagnosis, kesulitan belajar
PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN IPS TERPADU PADA SMP KRISTEN ABDI WACANA PONTIANAK ., Aminuyati; Zulhartati, Sri; Khosmas, F.Y
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 7, No 2 (2009): JCK September 2009
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.949 KB)

Abstract

Pelaksanaan model pembelajaran IPS Terpadu perlu didukung perangkat mengajar yang sesuai dengan prosedur model pembelajaran IPS Terpadu dan pelaksanaan di kelas oleh guru. Sistem pengajaran di kelas, dilaksanakan dengan model integrasi berdasarkan topik/materi yang diajarkan, sehingga proses pembelajaran terkesan kurang maksimal, hal tersebut dikarenakan, menggunakan guru tunggal untuk menyampaikan materi: Sejarah, Sosiologi, Geografi, dan Ekonomi (secara terpadu). Kata kunci: Model Pembelajaran, IPS Terpadu.
PEMANFAATAN MS POWER POINT DALAM PEMBELAJARAN Suratman, Dede
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 7, No 1 (2009): JCK Maret 2009
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2299.342 KB)

Abstract

Program Ms Power Point adalah program aplikasi keluarga Ms Office yang biasa digunakan sebagai media pembelajaran dengan berbantuan computer. Pada program ini terdapat fasilitas untuk menganimasikan sebuah objek, sehingga objek tersebuat dapat muncul, bergerak, berpindah dan menghilang. Sederhananya pemanfaatan fasilitas animasi ini yang membuat Ms Power Point banyak digunakan dalam berbagai presentasi, termasuk dalam pembelajaran di kelas. Pada tulisan ini diuraikan bagaimana memanfaatkan program MS Power Point sebagai media pembelajaran berbantuan komputer, dimulai dari bagaimana memulai program, bagaimana membuat header dan footer, bagaimana menggunakan animasi, bagaimana mengatur hyperlink, bagaimana mengatur background dan bagaimana mengatur slide.Kata Kunci: PowerPoint, Animasi, Pembelajaran, Hiperlink
Internet Dalalm Proses Mengajar dan Belajar Arifin, Zainal
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 8, No 2 (2010): JCK September 2010
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.316 KB)

Abstract

Information and Communication Technology (ICT) sebagai suatu teknologi baru telah merambah jauh ke hampir setiap aspek kehidupan manusia di muka bumi ini. Ke dalam dunia pendidikan, khususnya proses belajar mengajar, ICT telah membawa perubahan yang luar biasa yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Salah satu perubahan yang terjadi adalah kecanggihan teknologi internet yang dimanfaatkan dalam proses pembelajaran di mana seorang pelajar bisa dengan mudahnya mendapatkan materi apa saja yang dia ingin pelajari hanya dalam hitungan detik. Demikian pula sebaliknya seorang pengajar bisa memperoleh bahan ajar yang telah didesain jauh lebih menarik serta up-to date yang dia perlukan kemudian bahkan bisa langsung dia sajikan dalam hitungan detik, tanpa harus datang ke ruang kelas konvensional dan tradisional seperti yang masih banyak kita lakukan sekarang ini. Oleh karena itu, pemahaman akan cara dan pemanfaatan internet ini perlu kita kembangkan untuk diaplikasikan dalam dunia pendidikan. Kata Kunci: ICT, internet, pendidikan, belajar mengajar
KELUARGA HARMONIS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK USIA DINI Jamiah, Yulis
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 8, No 1 (2010): JCK Maret 2010
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.194 KB)

Abstract

Keharmonisan keluarga merupakan persepsi terhadap situasi dan kondisi dalam keluarga dimana di dalamnya tercipta kehidupan beragama yang kuat, suasana yang hangat, saling menghargai, saling pengertian, saling terbuka, saling menjaga dan diwarnai kasih sayang dan rasa saling percaya sehingga memungkinkan anak untuk tumbuh dan berkembang secara seimbang. Kepribadian merupakan suatu mekanisme yang mengendalikan dan mengarahkan sikap dan perilaku anak, sementara pembentukan kepribadian anak sangat erat kaitannya dengan pembinaan iman dan akhlak. Kata Kunci: Keluarga Harmonis, Pembentukan Kepribadian
KEMATANGAN PSIKOLOGIS DALAM MEMBANGKITKAN MINAT BELAJAR SISWA ., Zainuddin
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 9, No 2 (2011): JCK September 2011
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.768 KB)

Abstract

Kematangan psikologis berkaitan erat dengan proses pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada diri seseorang. Kematangan psikologis merupakan hasil proses pertumbuhan dan perkembangan individu yang berlangsung bertahap hingga memunculkan kepribadian dalam diri individu itu sendiri. Kematangan adalah terlaksananya dengan baik tugas-tugas pertumbuhan dan perkembangan seseorang menuju struktur tingkah laku yang lebih tinggi. Kematangan psikologis adalah hasil proses pertumbuhan dan perkembangan yang terlaksana dengan baik sehingga mencapai tingkat kepribadian yang lebih tinggi dalam bertingkah laku secara wajar. Untuk membantu siswa mencapai kematangan psikologisnya agar tumbuh minat belajar yang tinggi, peran lembaga pendidikan formal seperti sekolah begitu besar dan sangat strategis.. Salah satu upaya yang perlu terus dilakukan di lembaga sekolah yang menjadi tempat siswa mengembangkan diri dan menimba ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dengan memanfaatkan layanan bimbingan, seperti bimbingan pribadi dan bimbingan belajar. Kata Kunci: Kematangan psikologis, minat belajar
PEMBERIAN MOTIVASI UNTUK MENINGKATKAN KEGIATAN MEMBACA SISWA SEKOLAH DASAR Halidjah, Siti
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 9, No 1 (2011): JCK Maret 2011
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.014 KB)

Abstract

Kegiatan membaca siswa di sekolah dasar masih belum maksimal. Kegemaran membaca siswa masih sangat kurang (rendah). Kesadaran guru untuk memberikan motivasi membaca pada siswa juga masih renda. Sebagian guru ada yang berpendapat tugas memberikan motivasi membaca merupakan tugas guru mata pelajaran bahasa Indonesia. Padahal tugas ini adalah tugas semua guru. Jadi betapa pentingnya pemberian motivasi membaca pada siswa, karena membaca merupakan modal dasar mempelajari seluruh mata pelajaran di sekolah. Oleh karena itu, dalam tulisan ini penulis sengaja mengangkat hal-hal yang berkaitan dengan jenis-jenis motivasi yang sesuai untuk memotivasi siswa membaca, usaha-usaha guru dalam memotivasi siswa untuk membaca, dan pemilihan bahan bacaan yang tepat bagi siswa dalam kegiatan membaca.Kata Kunci: pemberian motivasi, kegiatan membaca, siswa, sekolah dasar
Pemutakhiran Pembelajaran di Sekolah Dasar melalui Teknologi Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (Joyful Learning) ., Marzuki
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 5, No 2 (2007): JCK September 2007
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1605.967 KB)

Abstract

PAKEM merupakan suatu konsep yang membantu guru untuk menghubungkan isi mata pelajaran dengan situasi keadaan di dunia sekitarnya (real world) dan memotivasi anak untuk lebih paham terhadap hubungan antara pengetahuan dan aplikasinya pada kehidupan mereka sehari-hari, baik sebagai anggota keluarga maupun masyarakat. Dengan PAKEM sangat dimungkinkan pembelajaran menjadi model pembelajaran yang kontekstual, menarik, menyenangkan, aktif, dinamis, dialogis, efektif dan bermakna bagi anak didik. PAKEM yang diimplementasikan dalam bentuk pembelajaran terpadu model Webbing (Tematik), dapat dijadikan rujukan dalam pelaksanaan Kurikulum Berbasis Kompetensi.