Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK)
Journal of Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) is a peer-reviewed journal which focuses on topics related to education and science in various teaching and learning fields. JPPK invites researchers, lecturers, teachers from various levels such as elementary and secondary levels of education, school principals, school supervisors, and students of Bachelor/Postgraduate/Doctoral programs to publish their research reports or literature review articles. JPPK receive all manuscripts related to original empirical research, theoretical or methodological contributions, literature reviews, and meta analyses on the topics related to teaching and learning in various field such as: 1. Science education 2. Social Education 3. Literature and Language Education 4. Primary Education 5. Sport Science Education 6. Educational Science
Articles
52 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 4 (2016): April 2016"
:
52 Documents
clear
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK MENGGUNAKAN MEDIA DI KELAS I SEKOLAH DASAR
Selviana, .;
., K.Y Margiati;
Djuzairoh, Siti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 4 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (252.453 KB)
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pembelajaran  tematik dengan menggunakan media untuk meningkatkan hasil belajar siswa di kelas 1 Sekolah Dasar Negeri 17 Pontianak Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, kemampuan guru merancang rencana pembelajaran pada siklus I rata-rata nilainya 2,86 meningkat sebesar 0,99  pada siklus II menjadi 3,85. Sedangkan kemampuan guru melaksanakan pembelajaran nilai rata-rata siklus I sebesar 2,75 menjadi 3,00 pada siklus II dan terdapat peningkatan skor sebesar 0,25. Hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata kelas sebesar 92,30. Sedangkan pada siklus II hasil belajar rata-rata kelas meningkat menjadi 97,87. Berarti terjadi peningkatan sebesar 5,57.  Kata Kunci: Hasil Belajar, Tematik, Media. Abstract : The purpose of this study was to analyze the thematic learning to use the media to improve student learning outcomes in grade 1 Elementary School District 17 North Pontianak . This study used a descriptive method . The results showed , the ability to design a lesson plan teachers in the first cycle the average value of 2.86 , an increase of 0.99 to 3.85 in the second cycle . While the ability of teachers to implement learning the average value of the first cycle of 2.75 to 3.00 in the second cycle and there is an increased score of 0.25 . Student learning outcomes in the first cycle an average grade of 92.30 . While on the second cycle of the study the average grade increased to 97.87 . Means an increase of 5.57 . Keywords : Learning , Thematic , Media .
AN ANALYSIS ON STUDENTS’ TRANSLATION PROCEDURE OF IDIOM IN NARRATIVE TEXT
Chandra, Kusuma;
Suhartono, Luwandi;
Rosnija, Eni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 4 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (450.972 KB)
Abstract: The purpose of this research is to find out the translation procedure used by the Semester-6 students of English Language Education Study Program at Teacher Training and Education Faculty, Tanjungpura University in Academic Year 2014/2015 in translating idiom in form of narrative text. The research method used in this reseach was descriptive study. The descriptive study was used to describe and find out the translation procedure used by Semester-6 students in their translation. The sample of this research was 24 students. The result of this study showed that there were eight procedures that students used in their translations and there are three procedures that students tend to use. They are equivalence procedure that was used 57 times (26.39%), paraphrase procedure that was used 43 times (19.91%), and literal translation procedure that was used 35 times (16.20%). Keywords: Translation, Translation Procedure, Idioms, Narrative Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan prosedur penerjemahan yang digunakan oleh mahasiswa semester enam Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura Tahun Ajaran 2014/2015 dalam menerjemahkan idiom dalam bentuk teks narasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif digunakan untuk menguraikan dan menemukan prosedur penerjemahan yang digunakan oleh mahasiswa semester enam dalam terjemahan mereka. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 24 mahasiswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat delapan prosedur yang digunakan oleh mahasiswa dalam terjemahan mereka dan terdapat tiga prosedur yang cenderung lebih sering digunakan. Prosedur-prosedur tersebut adalah prosedure ekuivalen yang digunakan sebanyak 57 kali (26.39%), prosedur parafrase yang digunakan sebanyak 43 kali (19.91%), dan prosedur penerjemahan literal yang digunakan sebanyak 35 kali (16.20%). Kata Kunci: Terjemahan, Prosedur Terjemahan, Idiom, Naratif
ANALISIS KEMAMPUAN MANAJERIAL PENGURUS DALAM MEMPROMOSIKAN EKONOMI ANGGOTA
yarso, Erma;
., Aminuyati;
Utomo, Bambang Budi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 4 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (453.733 KB)
Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui Kemampuan Manajerial Pengurus Dalam Mempromosikan Ekonomi Anggota Pada Koperasi Karyawan Tirta Dharma Khatulistiwa PDAM Kota Pontianak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian evaluatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Koperasi Karyawan Tirta Dharma Khatulistiwa PDAM Kota Pontianak di mana yang menjadi objek evaluasi adalah Kemampuan Manajerial Pengurus Dalam Mempromosikan Ekonomi Anggota. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Dalam penelitian ini data dikumpulkan melalui metode dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan Manajerial Pengurus Dalam Mempromosikan Ekonomi Anggota berada dalam kategori cukup baik, hal ini dapat dilihat dari kemampuan pengurus dalam mempromosikan ekonomi anggota, sehingga anggota merasa puas dengan kinerja pengurus dalam memberikan pelayanan serta dalam mengolah koperasi tetap berjalan sesuai harapan yang dinginkan anggota koperasi. Kata Kunci: Kemampuan Manajerial, Mempromosikan Ekonomi Abstract: The study aims to determine the ability of the Managerial Board Member In Promoting Economic at Koperasi Karyawan Tirta Dharma Khatulistiwa PDAM Pontianak. This research is a descriptive evaluative research. The subject was Koperasi Karyawan Tirta Dharma Khatulistiwa PDAM Pontianak where the object of evaluation is the ability of the Managerial Board Members In Promoting Economic. Technique of data analysis that used in this study is descriptive analysis. In this study the data is collected by using documentation and interview methods. The result showed that the ability of the Managerial Board In Promoting Economic Members are in good enough category, it can be seen from the ability of administrators in promoting the member economies, at last the members are satisfied with the performance of the board in providing services and in managing the cooperative to keep it runs based on the expectations that the cooperative members want. Keyword: Managerial Ability, Promoting Economic
REMEDIASI PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI SUHU DAN KALOR MENGGUNAKAN STRATEGI PDEODE DI SMA
RATNA SARI, ENI;
Tandililing, Edy;
., Hamdani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 4 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (797.346 KB)
Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh remediasi menggunakan strategi pembelajaran PDEODE terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa pada materi suhu dan kalor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Experimental dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes berbentuk esai yang terdiri dari 6 soal yang mewakili tiga proses kognitif Bloom yang telah direvisi kepada 29 siswa SMA kelas X. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata persentase peningkatan pemahaman konsep siswa untuk tiap proses yaitu membandingkan sebesar 24.14%, merangkum sebesar 6.89%, dan mengklasifikasikan sebesar 45.68%. selanjutnya, dengan taraf signifikansi (?) sebesar 5% diperoleh p = 0,000 dan Z = -4,729, hal ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PDEODE berpengaruh terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa. Adapun nilai efektifitas dari penelitian ini adalah 2.3 yang dihitung menggunakan Cohen?s Efffect size. Kata kunci : Remediasi, Pemahaman Konsep, Strategi PDEODE Abstract: This research was conducted to determine the effect of remediation using PDEODE learning strategies to increase concept understanding of student on heat and temperature. This research used Pre-Experimental methode One-group pretest-posttest design. Data collecting was done by giving the test in the form of essay comprised 6 questions by representing three Bloom?s revisied cognitive process on understanding level. The test was administered to 29 grade 10th students. The result shows that the average percentage of increasing the student's concept understanding in each process are 24.14% for comparing, 6.89% for summarizing, and 45.68% for classifying. Furthermore, with a significance level (?) of 5% obtained p = 0.000 and Z = -4.729, this shows PDEODE learning strategy can affect to increase of student's understanding of concept and the effect size of this study is 2.3. It was calculated by using Cohen's Effect size. Keywords : remediation, concept understanding, strategi PDEODE
BENTUK RESOLUSI KONFLIK ANAK PEMULUNG DI RUMAH KASIH SERAMBI SALOMO PONTIANAK
Cahyati, Welly;
Bahari, Yohanes;
., Rustiyars
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 4 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (240.315 KB)
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk resolusi konflik yang meliputi kompromi, mediasi dan konsiliasi anak pemulung di Rumah Kasih Serambi Salomo Pontianak. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Alat pengumpulan data adalah menggunakan pedoman observasi, dan wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian adalah (1) bentuk kompromi anak pemulung, ditandai dengan anak-anak saling menghargai ketika makan bersama saat membaca doa berdasarkan kenyakinannya masing-masing, dan masih mau duduk bersama ketika kegiatan walaupun berdasarkan arahan dari pengurus. (2) bentuk mediasi anak pemulung, dilihat bahwa pengurus yang berperan sebagai mediator, memberikan bermacam nasihat, dan berusaha berperilaku adil. (3) bentuk konsiliasi anak pemulung, di tandai dengan pemanggilan kedua kelompok yang bertikai ke Rumah Singgah untuk di cari akar permasalahnnya dan jalan damai sehingga terjadi sebuah kesepakatan.  Kata kunci: Resolusi Konflik, Anak Pemulung  Abstract: This study aims at determining the form of conflict resolution that includes compromising, mediating and conciliating at Rumah Kasih Serambi Salomo Pontianak. The method used in this research is qualitative method with descriptive analysis. The data collection tool is the use of the guidelines for observation, interview and documentation. The results of this reserach were (1) that the west pickers make compromises indicated from the way they respect each other when eating together, and they sit together and follow the instruction of the boards, (2) the form of mediation of the west pickers can be seen through how the boards have been trying to be a mediator in resolving conflicts, giving advice, and trying to behave fairly towards (3) the conciliation of the waste pickers done by calling the two warring sides to Rumah Singgah to solve the problems in peaceful way so that there will be an agreement.  Keywords: Conflict Resolution, West Pickers
THE USE OF STORY BOOK “PEEWEE AT THE FARM†IN INTRODUCING ENGLISH TO KINDERGARTEN
Rita, .;
., Regina;
Sada., Clarry
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 4 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (314.832 KB)
Abstract. This research was conducted in Level B kindergarten students at TK Kristen Immanuel I Pontianak which is located at JL. Gajah Mada No. 250, Pontianak, Kalimantan Barattoprove that the use of story book “Pee Wee at the Farm†is an effective way to introduce English.In collecting the data, the researcher used qualitative and quantitative assessment by using interview and observation sheet as the qualitative assessment, and oral test as the quantitative assessment where the students were asked some questions and repeated them.In the result it can be found that introducing English to kindergarten students using story book “Pee Wee at the Farm†was an effective way to attract and motivate the students’ interest in English.It was shown that all of the 20 students got the extraordinary score, means that the students were able to repeat and understand more than 7 simple sentences taught based on the story book. There were 18 students got the perfect score, means that the students were able to repeat and understand all 10 simple English sentences. There was only one student that was able to repeat and understand 7 sentences and only one student that was able for 8 sentences. Keywords: English Story Book, Introduce, Effectiveness.  Abstrak. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa taman kanak-kanak Tingkat B TK Immanuel I yang terletak di Jl. Gajah Mada No. 250, Pontianak Kalimantan Barat untuk membuktikan bahwa penggunaan buku “Pee Wee at the Farm†adalah sebuah cara yang efektif untuk memperkenalkan bahasa Inggris. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan penilaian kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan lembat wawancara dan observasi sebagai penilaian kualitatif, dan uji oral sebagai penilaian kuantitatif dimana siswa ditanyakan dan diminta mengulangi materi. Hasil yang ditemukan adalah bahwa memperkenalkan bahasa Inggris kepada siswa taman kanak-kanak menggunakan buku cerita “Pee Wee at the Farm†adalah sebuah cara yang efektif untuk menarik dan memotivasi ketertarikan siswa pada bahasa Inggris. Ditunjukkan bahwa ke-20 siswa memperoleh nilai diatas rata-rata, dimana mereka mampu mengulang dan memahami lebih dari 7 sampel kalimat sederhana yang diajarkan dari buku cerita tersebut. Ada 18 siswa memperoleh nilai sempurna, yaitu mereka yang mampu mengulangi dan memahami 10 kalimat Inggris sederhana. Hanya ada 1 siswa yang mampu mengulangi dan memahami 7 kalimat.  Kata kunci : Buku Bahasa Inggris, Mengenalkan, Efektifitas
Libri Kartika S, Edy Tandililing, Bistari Program Studi Pascasarjana Pendidikan Matematika FKIP Untan Email: librikartikasarari@yahoo.com
Kartika S, Libri;
Tandililing, Edy;
., Bistari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 4 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (428.98 KB)
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tanggungjawab belajar dan kemampuan koneksi matematis siswa pada materi Fungsi Logaritma di kelas X IPA SMA Negeri 3 Singkawang yang menerapkan Engaged Learning Strategy. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment (Eksperimen Semu) dengan rancangan one-group pre-test post-test design, dimana kemampuan koneksi matematis 37 siswa dalam pembelajaran diukur sebelum dan setelah pembelajaran yang menerapkan Engaged Learning Strategy. Dalam penelitian ini siswa yang memiliki tanggung jawab belajar dicirikan dengan 4 indikator yaitu (1) Inisiatif, otonomi dan kendali belajar (2) Berpartisipasi Aktif, (3) Orientasi Positif terhadap Sekolah, (4) Manajemen Sumber Belajar. Hasil analisis data menunjukkan secara umum tanggung jawab belajar siswa meningkat sebesar 6 % dimana peningkatan terbesar adalah indikator Berpartisipasi Aktif. Sedangkan untuk kemampuan koneksi matematis dibatasi dalam penelitian ini hanya untuk koneksi dengan kehidupan sehari-hari dan antar konsep matematika. Secara keseluruhan kemampuan koneksi matematis mengalami peningkatan skor ratarata sebesar 1,5%.Kata Kunci : Engaged Learning Strategy, Tanggung Jawab Belajar, Koneksi MatematisAbstract : This study aims to investigate the responsibility of learning and the mathematical connections of students XIPA at SMAN 3 Singkawang learning that apply Engaged Learning Strategy. The study method is Quasi Experiment with one-group pre-test post-test design, where the learning responsibility and mathematical connections of 37 students are measured before and after applying Engaged Learning. In this study, students who have the learning responsibility characterized by four indicators: (1) Have initiative, autonomy and control of learning (2) Active Participation, (3) Have a positive orientation towards school, (4) Management of Learning Resources. The results showed that the learning responsibility has increased by 6% with largest contributions occurred in the Active Participation. As for the mathematical connections is limited in this study only for : (1) to connect with everyday life and (2) to connect between mathematical concepts. Overall the mathematical connections average scores increased of 1.5%.Keywords : Engaged Learning Strategy, Learning Responsibility, Mathematical Connections
PERISTILAHAN BERLADANG PADI MASYARAKAT MELAYU KECAMATAN BOYAN TANJUNG KABUPATEN KAPUAS HULU: KAJIAN SEMANTIK.
Basirun, .;
Saman, Sisilya;
Amir, Amriani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 4 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (355.74 KB)
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peristilahan yang terdapat pada Masyarakat Melayu Kecamatan Boyan Tanjung Kabupaten Kapuas Hulu sebagai perkerjaan yang masih dilakukan secara turun-temurun sampai saat ini. Peneliti ingin menginventarisasi peristilahan yang terdapat dalam berladang padi agar tidak punah.Penelitian ini berkenaan dengan linguistik dan difokuskan pada bidang semantik yaitu peristilahan berladang padi. Masalah umum dalam penelitian ini ‘bagaimana peristilahan berladang padi pada suku Melayu Kecamatan Boyan Tanjung Kabupaten Kapuas Hulu dalam kajian semantik?’.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan bentuk penelitian deskriptif.Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa dalam peristilahan berladang padi masyarakat Melayu Kecamatan Boyan Tanjung Kabupaten Kapuas Hulu terdapat 41 peristilahan proses, peristialahan proses 23 peristilahan, 9 peristilahan nama tempat, 1 peristilahan waktu pascapanen, dan 7 peristilahan hasil. Kata Kunci: Berladang Padi, Semantik Melayu  Abstract: This study to describe the application of these Community Boyan Tanjung District of Kapuas Hulu Malay as jobs are still done by generations till today. Researchers want an inventory of the problems found in rice farming to avoid extinction. This study deals with linguistic and semantic field that focuses on rice farming terminology. A common problem in this study 'how terminology of rice farming in the District Boyan Tanjung Kapuas Hulu Malay in the study of semantics?'. This study aimed to describe Inventory meaning.. The author uses qualitative research methods and forms of descriptive study using a semantic approach to the study of which is divided into types of meaning (lexical meaning, grammatical meaning, meaning kolokatif and associative meanings) and the function of meaning. Based on the analysis, it was found that in terms of the farming paddy Malay community subdistrict Boyan Tanjung Kapuas Hulu there are 41terminology process, there are 23 terminology tool, 9 terminology place of farmin, 1  terminologi time after post-harvest, and 7 terminology result. Keywords: Rice FarmingTerminology, Semantic Malay
ANALISIS PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA BOTOL AROMA DALAM MENGEMBANGKAN INDERA PENCIUMAN ANAK USIA 4-5 TAHUN TKIT BUAH HATI
Jayanti, Novia;
., Thamrin;
., Marmawi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 4 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (300.771 KB)
Abstrak: Penelitian ini berjudul “Analisis Pembelajaran Menggunakan Media Botol Aroma dalam Mengembangkan Indera Penciuman Anak Usia 4 – 5 Tahun TKIT Buah Hatiâ€. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran menggunakan media botol aroma dalam mengembangkan indera penciuman pada anak usia 4 – 5 tahun TKIT Buah Hati. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskrifitf dengan pendekatan penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan media botol aroma dalam mengembangkan indera penciuman pada anak usia 4 – 5 tahun telah tercapai secara optimal. Hal ini dibuktikan dengan mulai berkembangnya indera penciuman anak pada saat mengenal aroma sedap dan tidak sedap. Salah satu kendala yang dihadapi oleh guru didalam pembelajaran menggunakan media botol aroma yaitu botol aroma mudah tumpah jika menggunakan aroma berupa cairan.  Kata kunci : Pembelajaran, Media Botol Aroma, Indera Penciuman Anak Abstrack: This study, entitled "Analysis of Learning Using Media in Developing Bottle Aroma Senses of Smell in Children Aged 4-5 Years TKIT Buah Hati".This study aimed to describe the use of learning media scent bottle in developing the sense of smell in children aged 4-5 years TKIT Buah Hati. The method used is deskrifitf research methods with qualitative research approaches. The results showed that learning to use the media scent bottle in developing the sense of smell in children aged 4-5 years have achieved optimally.This is evidenced by the development of the sense of smell started when the child knows and unpleasant aroma. One of the obstacles faced by teachers in learning to use the media scent bottle scent bottle that is easy to spill when using scents in the form of a liquid. Keyword : Learning, Media Bottle Aroma, Senses of Smell
OPTIMALISASI KECERDASAN LINGUISTIK ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK LKIA II PONTIANAK SELATAN
Restiana, .;
Ali, Muhamad;
Miranda, Dian
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 4 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (140.224 KB)
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sekaligus mendeskripsikan bagaimana guru mengoptimalisasaikan kecerdasan linguistik aspek menyimak, menulis, membaca dan berbicara pada pada anak usia 5-6 tahun di TK LKIA II Pontianak Selatan. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi dengan alat pengumpul data berupa pedoman observasi, panduan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dan pembahasan penelitian kecerdasan linguistik aspek menyimak sudah optimal, menulis belum optimal, membaca belum optimal dan berbicara sudah optimal. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kecerdasan linguisti pada anak usia 5-6 tahun di TK LKIA II Pontianak Selatan masih perlu ditingkatkan lagi, karena ada dua aspek yang masih belum optimal, baik dari guru mengoptimalisasikan kecerdasan linguistik anak maupun perkembangan kecerdasan linguistik anak. Kata Kunci: Optimalisasi, Kecerdasan Linguistik Abstract: This research was aimed to know and describe how teachers optimalized aspects of linguistic intelligence; observing, writing, reading, and speaking to children age 5-6 years in kindergarden LKIA II south Pontianak. The technique of data collecting were interview, observation, and documentation. The result of the research and discussion in aspect of linguistic intelligence are observation and speaking are optimum, writing and speaking are not optimum. It can be concluded that the intelligence linguisti in children age 5-6 years in kindergarten LKIA II South Pontianak still needs to be improved further, because there are two aspects that are still not optimum, either from teachers optimum linguistic intelligence of children and the development of linguistic intelligence of children. Key Words: Optimalisation, Linguistic Intelligence