cover
Contact Name
Putu Agus Ariana
Contact Email
putuagusariana234@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
midwinerslion.stikesbuleleng@gmail.com
Editorial Address
Jl Raya Air Sanih Km. 11 Bungkulan Singaraja Bali 81171
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
ISSN : 25286420     EISSN : 26857901     DOI : https://doi.org/10.52073/midwinerslion
Core Subject : Health,
MIDWINERSLION Journal is a national scientific journal published by STIKes Buleleng (P-ISSN: 2528-6420 and E-ISSN: 2685-7901) and is a peer-reviewed and open-access journal. It publishes original research, review articles, short communications, case reports. The following are the research areas that this journal focuses on Nursing, Midwifery, and Pharmasist
Articles 435 Documents
MENGIDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA IBU BERSALIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUBUTAMBAHAN 1 Luh Ayu Dianiati; Luh Ayu Purnami; Kadek Agustina Puspa Ningrum
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 8 No 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i2.365

Abstract

Pendahuluan: Di Indonesia laserasi perineum dialami oleh 75% ibu melahirkan pervaginam, dari total dari total 1951 kelahiran spontan pervaginam, 57% ibu mendapat jahitan perineum. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analtik dengan pendekatan retropespektif. Populasi pada penelitian ini seluruh ibu bersalin normal periode tahun Januari 2020-Maret 2023. Sampel pada penelitian ini menggunakan 105 sampel dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini tertuang dalam master tabel. Analisa yang digunakan yaitu analisa univariat yang tertuang dalam tabel distribusi frekuensi, analisa bivariat yang digunakan adalah uji chi-square, analisa multivariat dengan metode analisis regresi linier berganda. Hasil: didapatkan variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian ruptur adalah berat badan janin dengan nilai sig. untuk hubungan berat badan janin terhadap kejadian ruptur sebesar 0,028 < 0,05 dan nilai t hitung 2,831 > t tabel 1.97. Simpulan: Ada hubungan usia, paritas, jarak kehamilan, lingkar kepala, distosia bahu, berat badan janin dengan kejadian ruptur perineum dan berat badan janin adalah variabel yang peling berpengaruh dengan kejadian ruptur perineum.
Di Natasha Shella Alfaga: Natasha Shella Alfaga Natasha Shella Alfaga; Sri Hartutik
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 1 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v9i1.366

Abstract

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI DI PUSKESMAS TANON II Natasha Shella Alfaga, Sri Hartutik alfaganatasha@gmail.com Universitas ‘Aisyiyah Surakarta ABSTRAK Latar belakang : Kurangnya pemahaman dan pengetahuan ibu tentang pemberian ASI serta manfaat menyusui menjadi faktor terbesar yang membuat ibu mudah terpengaruh dan beralih ke susu formula. Pemberian ASI yang tidak eksklusif memiliki resiko kematian karena diare. Salah satu upaya yang dapat untuk menurunkan angka kematian pada bayi dengan mengikuti program keluarga berencana (KB), ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, bayi yang mendapatkan imunisasi dasar lengkap dan bayi yang mendapatkan ASI secara eksklusif. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan ASI eksklusif yaitu faktor usia ibu, Pendidikan ibu, serta pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif. Tujuan : Mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian ASI eksklusif pada bayi di Puskesmas Tanon II. Metode : Deskriptif. Teknik pengambilan sampel 56 orang ibu yang mempunyai bayi di Puskesmas Tanon II. Hasil : Hasil uji univariat menunjukkan karakteristik responden ibu berusia 20-35 tahun (87,5%), Sebagian ibu berpendidikan SMA (60,7%), bekerja sebagai ibu rumah tangga (69,6%), dan tingkat pengetahuan ibu kategori sedang (83,9%). Kesimpulan : Tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian ASI eksklusif mayoritas sedang 83,9. Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, ASI Eksklusif, Bayi
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI DESA PEGAYAMAN KABUPATEN BULELENG Putu Monna Frisca Widiastini; Indrie Lutfiana; Ni Kadek Nadia Sintiadewi
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 8 No 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i2.369

Abstract

Pendahuluan : Stunting merupakan masalah gizi kronik yang dialami oleh dunia saat ini tidak terkecuali di Indonesia yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang diperoleh oleh bayi/janin selama masa 1000 hari pertama kehidupan, dimana hal ini dapat menyebabkan kematian janin. Menurut Profil Kesehatan Provinsi Bali tahun 2019, Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Gianyar ditetapkan sebagai Kabupaten stunting. Hal tersebut dikarenakan sebanyak 3.438 balita (20,4%) mengalami stunting di Kabupaten Buleleng (Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng 2020) dan sebanyak 1.668 balita mengalami stunting di Kabupaten Gianyar (Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar 2019). Kabupaten Buleleng merupakan kabupaten dengan tingkat kejadian stunting pada balita terbanyak di Bali, dimana persebaran kasus terbanyak berada di Kecamatan Sukasada (Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng 2020). Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada anak balita di Desa Pegayaman Kabupaten Buleleng. Metode : Desain penelitian pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia 3-5 tahun di desa pegayaman. Adapun jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 412. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu non probability sampling dengan menggunakan teknik Accidental Sampling. Alat ukur dalam penelitian ini yaitu kuesioner dengan teknik analisis data menggunakan uji SpearmanRank. Hasil : Sebanyak 42% responden berusia 26-30 tahun, sebanyak 51% berpendidikan SMA dan sebanyak 75% bekerja sebagai ibu rumah tangga. Sebanyak 66% responden memiliki pengetahuan dengan kategori tinggi. Sebanyak 33% anak usia 3-5 tahun mengalami stunting. Terdapat hubungan positif kuat antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting dengan p value (0.000) < 0.05. Simpulan : Adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting di Desa Pegayaman.
PEMBERIAN IMUNISASI PADA BAYI BALITA DENGAN HIV/AIDS: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Putu Dian Prima Kusuma Dewi; Komang Ayu Sri Utami
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 8 No 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i2.372

Abstract

Pendahuluan: Jumlah bayi, balita dan anak dengan HIV diperkirakan terus meningkat seiring dengan peningkatan kasus HIV pada ibu hamil. Diperkirakan 1,8 juta anak usia 0-14 tahun hidup dengan HIV pada akhir tahun 2019, dan 150.000 anak baru terinfeksi dengan 100.000 anak meninggal karena penyakit terkait AIDS. HIV merupakan suatu infeksi oleh retrovirus yang masih menjadi salah satu permasalahan global hingga saat ini. Transmisi perinatal berperan sekitar 50-80% terjadinya penularan HIV baik intrauterin, melalui plasenta, selama persalinan melalui pemaparan dengan darah atau secret jalan lahir, maupun yang terjadi setelah lahir melalui ASI.Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan masyarakat yang secara langsung mengurangi pembiayaan kesehatan. Anak dengan infeksi human immunodeficiency virus (HIV) merupakan populasi yang rentan terhadap penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi sehingga imunisasi sangat direkomendasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberian imunisasi dan status Imunisasi dasar yang diberikan pada bayi balita dengan HIV/AIDS. Metode: Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dengan pendekatan PRISMA. Hasil : Berdasarkan dari lima artikel yang memenuhi kriteria bahwa semua jenis imunisasi pada bayi, balita dan anak dengan HIV efektif diberikan untuk perlindungan dan peningkatan kualitas hidupnya. Simpulan : Seluruh jenis imunisasi aman dan sebaiknya diberikan pada bayi dengan HIV sebagai kondisis tertentu dan wajib untuk dilakukan test HIV terlebih dahulu dan dapat ditunda hingga 6 bulan pengobatan ARV.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FREE INQUIRY BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PRODI S1 KEPERAWATAN STIKES BULELENG G. Nur Widya Putra; Putu Indah Sintya Dewi
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 1 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v9i1.379

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini memiliki beberapa tujuan yaitu : (1) menganalisis perbedaan hasil belajar ilmu keperawatan mahasiswa antar mahasiswa yang belajar dengan mengikuti model inkuiri bebas berbasis kearifan lokal dengan model pembelajaran langsung. (2) mendeskripsikan aktivitas mahasiswa yang belajar yang mengikuti model inkuiri bebas berbasis kearifan lokal dengan model langsung. (3) mendeskripsikan respon mahasiswa belajar dengan model inkuiri bebas berbasis kearifan lokal dan model langsung. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan nonequivalent pre-tes post-test only control group design. Instrumen pengambilan data berupa tes hasil belajar mahasiswa. Dalam penelitian ini diselidiki pengaruh antara variabel bebas (independent) dan variabel terikat (dependent). Variabel bebas tersebut memiliki dua dimensi yaitu model pembelajaran inkuiri bebas berbasis kearifan lokal dan model pembelajaran langsung (direct instruction). Hasil: (1) Terdapat perbedaan hasil belajar ilmu keperawatan antara mahasiswa yang belajar dengan mengikuti model inkuiri bebas berbasis kearifan lokal dan model pembelajaran langsung (Direct Intruction). Hasil hasil belajar ilmu keperawatan mahasiswa yang belajar dengan mengikuti model inkuiri bebas berbasis kearifan lokal lebih tinggi dibandingkan dengan model pembelajaran langsung (Direct Intruction). (2) Aktivitas mahasiswa dengan mengikuti model pembelajaran inkuiri bebas berbasis kearifan lokal lebih baik dibandingkan dengan yang mengikuti model pembelajaran langsung (Direct Intruction). (3) Respon mahasiswa dengan model pembelajaran inkuiri bebas berbasis kearifan lokal sangat positif dan diterima dengan baik. Simpulan: Terdapat perbedaan hasil belajar ilmu keperawatan antara mahasiswa yang belajar dengan inkuiri bebas berbasis kearifan lokal dengan pembelajaran langsung (Direct Intruction).
INTERAKSI OBAT PADA RESEP PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KECAMATAN CIKARANG UTARA Marselina Marselina; Diana Intan Yustika
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 8 No 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v8i2.381

Abstract

Pendahuluan: Hasil pengukuran penderita hipertensi di provinsi Indonesia didapatkan bahwa Jawa Barat dengan urutan kedua tertinggi yaitu 39,60%. Profil kesehatan kabupaten Bekasi 2021 menyampaikan di Puskemas kabupaten Bekasi penyakit hipertensi ada pada urutan ke 9. Terdapat dua Puskemas di kabupaten Bekasi pada kecamatan Cikarang Utara. Pengobatan hipertensi dilakukan seumur hidup sehingga memperbesar peluang interaksi obat.Interaksi antar obat dapat berakibat merugikan. Tujuan pada penelitian ini untuk  mengetahui klasifikasi interaksi obat hipertensi berdasarkan tingkat keparahan, jenis mekanisme, serta faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya potensi interaksi obat pada pasien hipertensi di Puskemas kecamatan Cikarang Utara. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan data yaitu nonprobability-purposive sampling. Potensi interaksi obat dilihat dengan menggunakan aplikasi Medscape Interaction Checker danartikel,  kemudian hasil pemeriksaan tersebut divalidasi dengan buku teks Stockley Drug Interaction dan Drug Intercations Facts oleh David S. Tatro. Untuk melihat hubungan data dianalisis dengan Spearman’s rho. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan 72 interaksi obat dengan skala signifikansi minor 86,1%, moderat 5,6%, major 8,3%. Berdasarkan mekanisme interaksi obat didapatkan farmasetika 0%, farmakokinetika 50%, farmakodinamika 50%. Kesimpulan: Terdapat hubungan dengan nilai signifikansi 0,017<0,05 antara kejadian interaksi obat dengan penyakit penyerta.
PEMBERIAN SALEP EKSTRAK DAUN PISANG AMBON (Musa paradisiaca var.sapientum) TERHADAP ULKUS TIKUS DIABETIK YANG DIINDUKSI ALOKSAN: Array La Ode Muhammad Anwar; Armi Armi; Marselina Marselina; Masita Sari Dewi; Salma Hilmy Rusydi Hashim; Embriana Dinar Pramestyani; Nuzul Gyanata Adiwisastra; Cyto Yudha Kurniawan; Cindy Junita Romli; Awanda Pramudita Okhanza; Mahesa Mahesa
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 2 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v9i2.382

Abstract

Introduction: Diabetes is a chronic condition that occurs when the pancreas does not produce enough insulin or when the body cannot adequately use the insulin it does produce. This increases the sugar in the blood. One of the effects of diabetes is the formation of ulcers. Method: The ointment preparation formulations that have been made are then evaluated, including organoleptics, homogeneity, spreadability, pH, viscosity, and stability. The test animals used were 30 test animals consisting of 5 groups, each group consisting of 5 rats. Group I rats were given a topical preparation of 10% extract ointment. Group II was given a topical preparation of ointment extract with a concentration of 15%. Group III topical preparation of ointment extract with a concentration of 20% Group IV without treatment. Group V, as a positive control, was given betadine ointment. Induction of rats was done by giving alloxan monohydrate intraperitoneally. Results: Ulcer testing on 10% ointment has the best healing rate compared to the control. The 20% ointment took four days to heal the ulcer. The 15% ointment and the control took six days to heal. Conclusion: The 10% ointment formula has the best healing of diabetic ulcers compared to the control given.
KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENDENGARAN Siti Lia Amaliah; Aprilla Dewi Kencana Wungu
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 1 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v9i1.383

Abstract

Introduction: Hallucinations are a false stimulus that can only be felt by the sufferer and cannot be felt by other people. The purpose of writing this scientific paper is to describe the implementation of nursing in implementing medication adherence in schizophrenic patients with auditory hallucination sensory perception disorders. Method: The type of research used is descriptive type. In collecting scientific writing data using interview and observation methods. In this writing, one of the respondents who was diagnosed with hallucinatory sensory perception disorder was taken. The research instrument used nursing care sheets and observation sheets. The research results obtained at the time of assessment, obtained nursing problems sensory perception disorders auditory hallucinations. Result: Result in this study after implementing the implementation of taking medication for 3 days, clients can control hallucinations and there is a decrease in signs and symptoms of hallucinations. Conclusion: The conclusion of the action of implementing medication adherence is proven to be effective in reducing signs and symptoms of hallucinations.
STUDI PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBASIS TRI HITA KARANA TERHADAP PENGUASAAN KONSEP MAHASISWA S1 KEPERAWATAN STIKES BULELENG Mochamad Heri; Kadek Yudi Aryawan
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 2 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v9i2.387

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan penguasaan konsep ilmu keperawatan mahasiswa antara mahasiswa yang belajar dengan mengikuti model inkuiri terbimbing berbasis Tri Hita Karana dan model pembelajaran langsung. Metode: Penelitian dilaksanakan di prodi S1 Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng pada bulan Juni sampai September 2023 dengan populasi mahasiswa prodi S1 Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan nonequivalent pre-tes post-test only control group design. Instrumen pengambilan data berupa tes penguasaan konsep mahasiswa Prodi S1 Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng. Dalam penelitian ini diselidiki adanya pengaruh antara variabel bebas (independent) dan variabel terikat (dependent). Variabel bebas dalam penelitian ini memiliki dua dimensi yaitu model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis Tri Hita Karana dan model pembelajaran langsung (direct instruction). Variabel terikat yang diselidiki dalam penelitian ini adalah penguasaan konsep mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Anakova. Hasil: (1) Terdapat perbedaan penguasaan konsep ilmu keperawatan antara mahasiswa yang belajar dengan mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis Tri Hita Karana dan model pembelajaran langsung (Direct Intruction), (2) Hasil penguasaan konsep ilmu keperawatan bagi mahasiswa yang menggunakan model inkuiri terbimbing berbasis Tri Hita Karana lebih tinggi dibandingkan dengan penguasaan konsep ilmu keperawatan bagi mahasiswa yang menggunakan model pembelajaran langsung (Direct Intruction). Simpulan: Ada pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis tri hita karana terhadap penguasaan konsep mahasiswa S1 Keperawatan STIKes Buleleng.
REVIEW ARTICLE: AKTIVITAS FARMAKOLOGI DAN SENYAWA KIMIA PADA BEKATUL Ayu Jasmine; Lia Eka Budiyanti; Azzahra Amelia; Monica Yashna Kusuma Adi Saputra; Himyatul Hidayah
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 1 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v9i1.392

Abstract

Pendahuluan: Beras (Oryza sativa L.) adalah sumber makanan utama manusia di seluruh dunia. Bekatul, produk sampingan dari penggilingan padi, adalah sumber penting antosianin, tokoferol, sterol, gammaorizanol, asam ferulic, dan asam protocatechuic yang meningkatkan kesehatan. Ada bukti bahwa ekstrak bekatul memiliki efek farmakologis terhadap hiperaktif enzim pengubah angiotensin, resistensi insulin, dislipidemia, stres oksidatif, peradangan, dan peradangan. Metode: Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian Literatur Review Article melalui database ScienceDirect, Google Scholar, Semantic Scholar, PubMed. Hasil: Hasil dari berbagai penelitian menujukkan bahwa Bekatul memiliki nutrisi dan dapat digunakan untuk mengobati diabetes, alopecia, hiperkolesterolemia, hepatitis C, herpes, TB alergi, dan kanker payudara. Simpulan: Kesimpulan yang dapat diambil mengenai bekatul adalah, bekatul mengandung zat-zat peningkat kekebalan tubuh seperti fitosterol, polisakarida, mineral, dan trace mineral seperti magnesium, selenium, seng, vitamin E, omega-3, asam lemak, dan beberapa fitonutrien lainnya.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2026): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 10 No 2 (2025): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 10 No 1 (2025): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 2 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 9 No. 1 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 1 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 8 No 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 8 No 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 7 No. 2 (2022): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 7 No 2 (2022): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 7 No 1 (2022): MIDWINERLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 7 No. 1 (2022): MIDWINERLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 6 No. 2 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 6 No 2 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 6 No. 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 6 No 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 5 No. 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol 5 No 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol. 5 No. 1 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol 5 No 1 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol. 4 No. 2 (2019): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol 4 No 2 (2019): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol. 4 No. 1 (2019): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol 4 No 1 (2019): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol. 3 No. 2 (2018): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol 3 No 2 (2018): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol 3 No 1 (2018): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 3 No. 1 (2018): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng More Issue