cover
Contact Name
Putu Agus Ariana
Contact Email
putuagusariana234@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
midwinerslion.stikesbuleleng@gmail.com
Editorial Address
Jl Raya Air Sanih Km. 11 Bungkulan Singaraja Bali 81171
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
ISSN : 25286420     EISSN : 26857901     DOI : https://doi.org/10.52073/midwinerslion
Core Subject : Health,
MIDWINERSLION Journal is a national scientific journal published by STIKes Buleleng (P-ISSN: 2528-6420 and E-ISSN: 2685-7901) and is a peer-reviewed and open-access journal. It publishes original research, review articles, short communications, case reports. The following are the research areas that this journal focuses on Nursing, Midwifery, and Pharmasist
Articles 194 Documents
Mother’sKnowledge Toward Fine Motoricof Baby Growing in 2-9 Months In Midwife" S " Listna Ulfi Jalila; karlina sumiari tangkas
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 5 No. 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.251 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.99

Abstract

Pendahuluan: Kemampuan motorik merupakan salah satu proses tumbuh kembang yang harus dilalui dalam kehidupan anak, baik motorik halus maupun motorik kasar. Kemampuan tersebut berkembang sejalan dengan pertambahan usia dan kematangansaraf serta otot-otot anak. Perkembangan kontrol motorik halus atau keterampilan koordinasi mata dan tangan mewakili bagian yang penting dalam perkembangan motorik. Contoh aktivitas motorik halus yaitu kemampuan memindahkan benda dari tangan, mencoret-coret, menyusun balok, meggunting, menulis dan sebagainya Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengetahuan Ibu Tentang Perkembangan Motorik Halus Pada Tumbuh Kembang Bayi Usia 2-9 Bulan di BPM “S” Desa Sangsit.Metode: Jenis penelitian ini adalah menggunakan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 30 orang. Hasil:hasil menunjukkan dari 30 responden sebagian besar mempunyai pengetahuan cukup 60. Jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup tentang perkembangan motorik halus pada tumbuh kembang bayi usia 2-9 bulan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisa data yang telah dilakukan didapatkan hasil penelitian Pengetahuan ibu tentang perkembangan motorik halus pada tumbuh kembang bayi usia 2-9 dapat diinterpretasikan bahwa dari 30 responden sebagian besar mempunyai pengetahuan cukup yaitu sebanyak 60%. Kata kunci : Pengetahuan, perkembangan motorik halus, bayi usia 2-9 bulan
Postpartum Mothers Knowledge About Kangaroo Mother Care in NICU Room RSUD Buleleng maria anjelina Bria; karlina sumiari tangkas; Desak Ketut Sugiartini
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 5 No. 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.002 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.100

Abstract

Pendahuluan: Perawatan metode kanguru adalah kontak kulit bayi langsung kepada ibu, yang dapat meningkatkan kelangsungan hidup bayi terutama yang mengalami BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) atau yang disebut dengan premature. Cara ini sebenarnya meniru binatang berkantung kanguru dimana biasanya bayi kanguru disimpan dikantung ibunya untuk mencegah kedinginan (hipotermi). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu nifas tentang perawatan metode kanguru di Ruang NICU RSUD Kab. Buleleng. Metode: jenis penelitian ini adalah menggunakan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 35 orang. Hasil: hasil menunjukan dari 35 responden sebagian besar mempunyai pengetahuan yang baik sebanyak 23 responden (39%) dan sebagian kecil mempunyai pengetahuan cukup sebanyak 9 responden (14%). Jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden sudah memiliki pengetahuan yang baik tentang perawatan metode kanguru. Kesimpulan berdasarkan hasil analisa data yang telah dilakukan didapatkan hasil penelitian pengetahuan ibu nifas tentang perawatan metode kanguru di Ruang NICU RSUD Kabupaten Buleleng dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden sudah memiliki pengetahuan yang baik tentang perawatan metode kanguru 23 responden (39%). Kata kunci: Tingkat Pengetahuan, Perawatan Metode Kanguru.
POLA PEMBERIAN MAKANAN PADA BALITA STUNTING DI SAWAN, KABUPATEN BULELENG Lina Anggaraeni Dwijayanti; Ni Sayu Putu Sri Adnyani
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 4 No. 2 (2019): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.044 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v4i2.101

Abstract

Introduction: The prevalence of stunting in Indonesia is still quite high, one of which is caused directly by inadequate nutrient intake. Nutritional intake in children is largely determined by the pattern of feeding provided by the mother or family. This study aims to determine the pattern of feeding given by mothers or families to toddlers in Sawan, Buleleng Regency. Method: this research is a quantitative descriptive study with cross-sectional approach conducted on 48 families with stunting toddlers and 48 families with normal toddlers. Data were collected using a questionnaire and analyzed descriptively using SPSS Statistics 20. Results: in toddlers stunting feeding patterns performed by families, most of the menu preparation did not vary (64.6%), food processing was done incorrectly (66, 7%), unattractive food serving (62.5%), when feeding was irregular (60.4%), at the time of eating most of the children were not accompanied and supervised (77.1%) and toddlers were given distilled food before eating (64.6%). Conclusion: the pattern of feeding provided by mothers or families who have stunting toddlers is still not quite right and not in accordance with those recommended by the Ministry of Health. Key words: pattern of feeding, stunting
PERAN SEKSUAL DAN NEGOSIASI KONDOM OLEH LAKI SEKS LAKI DI KABUPATEN BULELENG, BALI Putu Sukma Megaputri; Ketut Putra Sedana
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 4 No. 2 (2019): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.404 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v4i2.102

Abstract

Introduction: The epicentrum of HIV / AIDS the highest in the man sex with man(MSM) followed by female sex workers (FSW). The MSM community is a community that has not yet been opened and is difficult to intervene them. Low condom use and higher MSM estimates are one of the reported increases in HIV / AIDS. Goals: the goal to identified of a sexual role, characteristic of MSM, and also discusses MSM negotiation techniques for both old and new couples. Method: this research is a quantitative study with cross sectional research taken at MSM services at Buleleng Health Center 1. The samples taken were 58 respondents with interview techniques through questionnaires, negotiations and condom use. The analysis used was univariate, bivariate and multivariate are carried out with logistic regression using software. Results: The results of this study found that the most heterosexual role was 43.1%. Effective negotiation is carried out on new partners is the risk information (AOR: 7.2 95% CI 1.2-40.3) and on old couples by direct request (AOR: 2.3 95% CI 0.2-227,9). Conclusion: condom negotiation by MSM is still very low and based on the type of partner. The new partner is more effective in the delivery of profitable information techniques while the old partner is more effective by asking directly.
DETEKSI DAN INTERVENSI DINI KEGANASAN PADA WANITA MELALUI PEMERIKSAAN SARARI DAN IVA made juliani
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 4 No. 1 (2019): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.8 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v4i1.104

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Penelitian ini bertujuan Dapat melakukan deteksi dan intervensi dini keganasan pada wanita melalui SARARI dan IVA. Metode: rancangan penelitian yang digunakan adalah Action Research. Populasi penelitian adalah seluruh Wanita Usia Subur di Desa Tukadsumaga Wilayah Puskesmas Grokgak I, sampel diambil sebanyak 56 orang dengan purposive Sampling . Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan ukuran tendensi sentral, persentase dan analisis distribusi frekuensi. Hasil: penelitiannya adalah : (1) keseluruhan wus tidak ada yang mengalami kelainan pada payudara dan hasil pemeriksaan SARARI negative, (2) Terdapat 10 WUS ( 17,86%) mengalami hasil positf atau mengalami tanda-tanda keganasan pada rahim melalui pemeriksaan IVA, (3) tidak ada yang mengalami tanda keganasan payudara melalui pemeriksaan SARARI sehingga intervensi yang diberikan berupa Health Education untuk melakukan SARARI secara berkala sehingga apabila ditemukan tanda keganasan dapat segera ditangani, dan (4) Intervensi yang diberikan kepada WUS dengan hasil positif pada pemeriksaan IVA adalah berupa Cryo di tempat terhadap tiga WUS, sedangkan tujuh WUS dirujuk ke Puskesmas untuk Cryo karena keterbatasan alat. Kesimpulan: Berdasarkan hasil tersebut, diharapkan WUS terus melakukan pemeriksaan IVA dan SARARI secara rutins ehingga dapat dilakukan deteksi serta intervensi dini apabila didaptkan tanda-tanda keganasan
PENGARUH TERAPI BERNYANYI TERHADAP KECEMASAN ANAK PRA SEKOLAH YANG MENGALAMI HOSPITALISASI DI RUANG ANGGREK BRSUD TABANAN Niken Ayu Merna Eka Sari
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 4 No. 1 (2019): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.78 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v4i1.105

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Kecemasan akibat hospitalisasi yang terjadi pada anak pra sekolah merupakan kondisi yang dapat berisiko mengganggu tumbuh kembang anak dan berdampak pada proses penyembuhan. Terapi bernyanyi merupakan salah satu bentuk bermain yang paling sehat dan sangat cocok diterapkan pada anak yang mengalami perawatan dirumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi bernyanyi terhadap kecemasan akibat hospitalisasi pada anak pra sekolah di ruang Anggrek BRSUD Tabanan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pra experimental dengan pendekatan one-group pre-post test design. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 responden yang diambil dengan teknik accidental sampling.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebelum terapi bernyanyisebagian besar responden memiliki tingkat kecemasan sedang yaitu 14 orang (70%), sedangkan setelah terapi bernyanyi sebagian responden dengan tingkat kecemasan ringan yaitu sebanyak 9 orang (45%). Uji analisa data menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test dengan hasil menunjukkan p value = 0,00 (<0.05), Kesimpulan: terdapat pengaruh terapi bernyanyi terhadap kecemasan anak pra sekolah yang mengalami hospitalisasi di ruang Anggrek BRSUD Tabanan. Perawat hendaknya melakukan terapi bernyanyi kepada pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit, sehingga membuat pasien lebih nyaman, tenang, dan menurunkan tingkat kecemasan pasien serta terapi bernyanyi dijadikan standar prosedur operasional (SPO).
Prevalensi Stunting dan Faktor Resiko pada Balita Di Desa Kayuputih Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng wayan sugan dini; Wayan Dewi Tarini; Luh Mertasari; Ria Tri Harini Dwi Rusiawati
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 5 No. 1 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.46 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i1.109

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi balita yang memiliki tinggi badan termasuk dalam kategori stunting/pendek dan mengidentifikasi faktor resiko berhubungan dengan stunting di Desa Kayu Putih, sebagai salah satu desa locus stunting di kabupaten Buleleng. Jenis penelitian deskriftif. Populasinya adalah seluruh anak balita (bawah lima tahun) beserta ibu balita. Sedangkan sampelnya adalah balita usia 24-59 bulan berjumlah 261 balita beserta ibunya. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara dan observasi, serta melakukan pengukuran tinggi badan anak, dengan kuisioner dan alat pengukuran tinggi badan. Analisis data univariat dan bevariat, untuk mengetahui prevalensi stunting dan gambaran deskriftif hubungan variabel dependent dan independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi Stunting/pendek 23,37%, dan normal 76,63%, faktor resiko yang berhubungan dengan stunting diantaranya berat badan bayi lahir rendah, panjang badan bayi lahir < 48 cm, Gizi ibu saat hamil kurang, umur ibu saat hamil < 21 atau >35, Tinggi badan ibu <155cm, Pekerjaan ibu, dan akses ke pelayanan kesehatan jauh. Peneliti berharap agar pemerintah daerah dan instansi kesehatan meningkatkan pelayanan kesehatan terutama untuk 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), karena cegah stunting itu penting. Balita stunting agar dilakukan intervensi stunting. Kata Kunci : Stunting, faktor risiko
ANALISIS TES PENILAIAN PENCAPAIAN KOMPETENSI PADA MAHASISWA KEBIDANAN Ni Ketut Erawati; Wayan Sugandini; Made Juliani; I Ketut Wijana
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 5 No. 1 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i1.110

Abstract

An examination test is one method to assess learning outcomes. Item analysis may be used to assess validity and reliability of the test. However, limited analysis is employed in the current practice. This research aims to analyse midwifery students’ competency test. The analysis of Competency assessment tools includes level of difficulties and level of differences. This study was conducted on midwifery students in their fifth semester. The tools consist of 120 items with multiple choice questions. Students’ response was analysed based on level of differences, biseral point and KR-20. Data was reported descriptively. This study showed that 42% items were at easy level, 38% items had low level of differences, and 71% items were invalid. This meant that many items in the tools need to be amended. Reliability test on valid items shows a very good level of reliability, which is 0.892. By carrying out item analysis the expectation will be able to measure actual student competencies. Key words: Competency assesment test , validity, reliability.
PENGARUH KOMPETENSI ASUHAN KEBIDANAN KOMPLEMENTER MASSAGE PUNGGUNG TERHADAP INTENSITAS NYERI IBU BERSALIN Karlina Sumiari Tangkas; Kadek Ayu Suarmini
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 5 No. 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.711 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.113

Abstract

Pendahuluan : Nyeri persalinan dapat menyebabkan ibu lebih memilih alternative persalinan lain untuk menghindari nyeri persalinan melalui Persalinan Sectio Caesarea. Menurut World Health Organitation, standar rata-rata sectio caesarea disebuah negara adalah sekitar 5 – 15% per 1000 kelahiran di dunia, rumah sakit pemerintah rata-rata 11%, di rumah sakit swasta bisa lebih dari 30%. Adapun saat ini, permintaan sectio caesarea di sejumlah negara berkembang melonjak pesat tiap tahunnya. Dalam persalinan, massage secara lembut dapat membantu ibu lebih rileks dan nyaman selama persalinan karena massage merangsang tubuh melepaskan senyawa endorphin. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilaksanakan di PMB Putu Putrini, A.Md.Keb, peneliti memperoleh data pada bulan Januari 2019 terdapat ibu bersalin primigravida sebanyak 25 orang. Hasil wawancara dengan 10 orang ibu bersalin, sebanyak 7 orang mengatakan nyeri semakin berkurang apabila diberikan sentuhan/pijatan pada punggung oleh keluarga yang mendampingi, sebanyak 3 orang tidak suka diberikan pijatan pada punggung karena tidak nyaman jika disentuh. Metode : Penelitian ini menggunaan desain penelitian Quasi Experiment dengan rancangan penelitian One Group pre-test dan post-test design. Hasil : Teknik massage punggung sangat efektif dalam menurunkan tingkat nyeri persalinan primigravida di PMB Putu Putrini dengan nilai p = 0,00 (p<0,05) yang artinya p value < 0,05, sehingga hipotesa nol ditolak dan hipotesa alternative dalam penelitian ini diterima. Bidan juga memeliki kompetensi terkait dengan pemberian asuhan sayang ibu melalui sentuhan/pijatan kepada pasien sehingga dapat mengurangi nyeri. Kesimpulan : Ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan massage punggung terhadap pengurangan intensitas nyeri pada ibu bersalin primigravida di PMB Putu Putrini, A.Md.Keb dengan hasil uji p-value didapatkan hasil (p < 0,05).
STUDI KASUS: ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ACUT CORONARY SYNDROME (ACS) DENGAN ST ELEVATION MYOCARD INFARCT (STEMI) DI RUANG ICCU RSU KERTHA USADA SINGARAJA Ni Kadek Diah Purnamayanti; Putu Ayu Mertami; Kade Buda Supartini; Ketut Edy Armika; Ni Made Dwi Satiani; Putu Indah Sintya Dewi
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 5 No. 1 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.33 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i1.114

Abstract

ACS Stemi merupakan penyakit infark miokard dimana terjadi elevasi pada segmen ST. Penyakit ini sering disebut penyakit jantung koroner yang merupakan penyebab kematian sekitar 80% di negara berpenghasilan rendah-menengah. Penanganan pasien yang optimal akan menghindarkan dari risiko komplikasi yang akan memperburuk pasien dan menghindarkan dari risiko kematian. Tujuan dari penulisan ini agar perawat profesional mampu melakukan asuhan keperawatan secara optimal pada pasien dengan gangguan kardiovaskuler. Metode yang digunakan penulis adalah metode deskriptif dengan pemaparan studi kasus melalui pendekatan asuhan keperawatan yakni pengkajian, penegakan diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Tindakan keperawatan 1x24 jam yang dilakukan pada klien dengan ACS Stemi adalah melakukan kolaborasi dengan dokter dalam pemberian obat anti trombolitik, pemberian oksigen,memonitor irama jantung, memonitor vital sign, memastikan tingkat aktivitas sesuai dengan curah jantung, dan menginstruksikan kepada pasien untuk segera melaporkan apabila merasa tidak nyaman. Dalam keberhasilan asuhan keperawatan sangat diperlukan kerjasama antara tim medis lain, klien dan keluarga.

Page 4 of 20 | Total Record : 194