cover
Contact Name
Muhammad Hanif
Contact Email
muhammadhanif@upi.edu
Phone
+6282136710440
Journal Mail Official
semnaspendas@upi.edu
Editorial Address
Ruang Jurnal Lantai 1, Gedung Administrasi Kampus UPI di Serang Jl. Ciracas No. 38 A, Serang, Banten 41126
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Didaktis: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Seminar Nasional Pendidikan Dasar Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang merupakan seminar rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang. Seminar ini merupakan wadah transfer pengetahuan dan pengalaman pada bidang ilmu pendidikan dasar sesuai perkembangan jaman. Luaran dari seminar ini adalah artikel yang telah dipresentasikan & dipublikasikan dalam Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar secara online ber-ISBN.
Articles 256 Documents
Perpustakaan Kaki Lima Anak: Menumbuhkan Budaya Literasi Siswa Sekolah Dasar Laboratorium Percontohan Melalui Konsep Perpustakaan Ramah Anak Tulus Lamboy; Aulia Hijratunnisa; Fadea Afidah; Nurul Miftakhul Jannah; Restu Ayu Utami
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2018): DIDAKTIS 3: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2018
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.731 KB)

Abstract

Perpustakaan merupakan salah satu sarana pendukung untuk membantu menumbuhkan budaya literasi melalui penyediaan buku dan sebagainya. Perpustakaan sekolah harus mampu memenuhi kebutuhan siswa dalam hal membaca sesuai karakteristik yang dimilikinya. Hal inilah yangmenjadi dasar dilakukannya program Perpustakaan Kaki Lima Anak (PERKALIAN), yang bertujuan untuk memberikan model atau konsep perpustakaan yang sesuai dengan karakteristik anak. Perpustakaan Kaki Lima Anak ini dilaksanakan pada Sekolah Dasar Laboratorium Percontohan UPI Kampus Serang dengan membuat kegiatan dan desain yang sesuai dengan karakteristik siswa. Dengan konsep yang dibawa oleh Perpustakaan Kaki Lima Anak ini diharapkan dapat menjadi suatu model perpustakaan yang dapat dikembangkan untuk menumbuhkan budaya literasi siswa.
Pemanfaatan Reading Corner SDLP UPI Kampus Serang Sebagai Upaya Meningkatkan Intensitas Membaca Siswa Mia Utami Hasan; Desy Aryani; Riska Nasella; Rifyan Firdaus
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2018): DIDAKTIS 3: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2018
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.191 KB)

Abstract

Pembelajaran membaca mutlak dilakukan karena memiliki manfaat yang dapat berguna bagi siswa dalam mengembangkan diri. Siswa yang tidak mampu membaca dengan baik akan mengalami kesulitan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran untuk semua mata pelajaran. Salah satu fasilitas yang dapat mendukung kegiatan membaca siswa adalah reading corner. Reading corner merupakan area atau tempat yang berada di pojok atau belakang kelas yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat membaca dan menyimpan buku-buku bacaan yang menunjang dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengelolaan reading corner yang terdapat di SDLP UPI Kampus Serang. Pengelolaan ini agar dapat meningkatkan intensitas siswa dalam membaca. Penelitian ini menggunakan metode action research yang dilakukan pada reading corner di SDLP UPI Kampus Serang. Dengan melakukan penelitian guru diharapkan dapat melakukan perbaikan pada reading corner.
Analisis Campur Kode pada Tuturan Siswa Sekolah Dasar Laboratorium Percontohan (SDLP) UPI Kampus Serang Tiya Melaeni; Eva Nurhandayani; Nesya Novita Dwi Aryani
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2018): DIDAKTIS 3: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2018
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.6 KB)

Abstract

Campur kode tuturan Bahasa Siswa merupakan suatu tutur kata yang diucapkan oleh siswa dan digunakannya ketika berkomunikasi dengan teman-teman sekitarnya, orang tua maupun oleh guru. Ketika siswa berkomunikasi Bahasa yang digunakan tidak murni menggunakan BahasaIndonesia yang baik dan benar namun kebanyakan siswa yang masih terbawa oleh Bahasa ibu atau Bahasa dari daerahnya masing-masing. Sehingga, terjadi pencampuran Bahasa didalam komunikasi siswa tersebut. Pencampuran Bahasa siswa lebih dominan tehadap Bahasa jawa dansunda. Bahasa merupakan peranan yang sangat penting pada saat berkomunikasi juga dapat mengekspresikan pikiran dan perasaan seseorang. Tujuan penelitian ini supaya dapat menganalisis tuturan Bahasa siswa yang digunakannya saat berkomunikasi serta dapat mengetahui bagaimana siswa ketika menggunakan Bahasa campur kode dan dapat mengetahui dampak positif maupun negative terhadap pengetahuan anak terkadap pembendaharaan kata maupun kosakatanya. Hasil dari penelitian mengenai analisis campur kode tuturan siswa yaitu dapat memperoleh pengetahuan mengenai konteks penggunaan Bahasa yang sering digunakan oleh siswa ketika di rumah maupun di sekolah serta dilingkungan luarnya dan penyebabnya. Karena faktor terjadinya campur kode tersebut berasal dari keluarga yang menggunakan Bahasa daerah sehingga ketika berbicara dengan anak nya tidak menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Faktor lain terjadi dari luar lingkungan seperti yang telah penulis dapat ketika penelitian ini bahwa ada sebagian siswa yang menggunakan Bahasa asing seperti Bahasa Malaysia dan inggris Bahasa tersebut diucapkan oleh siswa karena sering menonton film yang menggunakan Bahasa tersebut sehingga anak terbawa dan teringat lalu mengucapkannya ketika berbicara.
PA SAPAM Asik (Pembelajaran Alternatif Satuan Panjang Matematika Asik) Sri Nurcahya; Zahroh As-sakinah; Nurul Hayati
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2018): DIDAKTIS 3: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2018
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.98 KB)

Abstract

Siswa hanya menggunakan materi ajar satuan panjang dengan menggunakan tangga, akan tetapi dalam kenyataannya banyak siswa yang merasa pusing jika dihadapkan dengan cara pengerjaan satuan panjang. Maka dari itu ada cara selain menggunakan tangga yaitu bisa menggunakansuatu pembelajaran dengan konsepan PA SATPAM Asik (Pembelajaran Alternatif SATuan Panjang Matematika Asik). Dengan pembelajaran ini akan bermakna karena pembelajaran yang asik. Penanaman konsep dasar penting dilakukan oleh pendidik. Jika penanaman konsep dasar benar, maka konsep yang lebih kompleks akan benar. Begitu sebaliknya jika kurang benar, maka konsep yang lebih kompleks pun akan kurang tepat. Dalam penanaman konsep dasar matematika satuan panjang, maka dapat digunakan konsep PA SATPAM Asik (Pembelajaran Alternatif SATuan Panjang Matematika Asik). Penelitian mengenai mengembangkan pemahaman siswa terhadap Konsep PA SATPAM Asik (Pembelajaran Alternatif SATuan Panjang Matematika Asik) menggunakan pendekatan kualitatif dan metode PTK yang dilakukan di kelas V A SDN Drangong 2. Trianggulasi menjadi teknik pengumpulan data pada penelitian ini. Konsep PA SATPAM Asik (Pembelajaran Alternatif SATuan Panjang Matematika Asik) bertujuan untukmengembangkan pemahaman dasar siswa terhadap konsep satuan panjang
Mendongeng Imajinatif dalam Perkembangan Kreativitas Menggambar Siswa Wisnu Satria D. S; Alfi Siti Fauziah; Erlangga Kusuma Yuda; Wiwiek Ubaiyah Lubis
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2018): DIDAKTIS 3: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2018
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.964 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas siswa sekolah dasar dalam aktivitas menggambar. Hal ini terjadi karena ketidakmampuan guru dalam merancangan pembelajaran yang memberi ruang keleluasaan serta menstimulus daya imajinasi dan kreativitas siswa. Oleh sebab itu dibutuhkan sebuah inovasi pembelajaran yang mampu mengoptimalkan perkembangan kreativitas menggambar siswa, yakni dengan mendongeng imajinatif. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui, menganalisa, dan mendeskripsikan bagaimana perkembangan kreativitas siswa sekolah dasar dalam menggambar setelah menerapkan pembelajaran mendongeng imajinatif.
Saung Baca Sebagai Upaya Meningkatkan Intensitas Membaca Hendra Setiana; Alan Triyoga; Aliyes Nihdiyasanti; Titin Dahliya
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2018): DIDAKTIS 3: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2018
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.187 KB)

Abstract

Budaya membaca mempunyai pengaruh yang besar terhadap kemajuan suatu bangsa. Dibandingkan dengan beberapa negara tetangga, budaya membaca masyarakat Indonesia masih termasuk rendah. Aspek terpenitng dalam budaya membaca salah satunya adalah intensitas membaca. Intensitas membaca menjadi kunci penting bagi kemajuan suatu bangsa, karena penguasaan iptek hanya dapat diraih dengan intensitas membaca yang tinggi. Begitu pula yang terlihat di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Provinsi Banten budaya membaca masyarakatnya masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain belum tersedinya fasilitas penunjang ruang baca publik. Target luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatkan intensitas membaca masyarakat, berdirinya “Saung Baca” sebagai fasilitas penunjang bagi masyarakat khususnya anak-anak dalam mengakses ketersedian buku. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil yang telah dicapai dalam program ini, yaitu intensitas membaca dikalangan anak-anak mulai meningkat, berdirinya saung bacaan serta tercapainya taget kegiatan tambahan berupa pengenalan komputer dasar. Potensi hasil yang didapatkan dari kegiatan ini, yaitu tumbuhnya motivasi masyarakat akan pentingnya kegiatan membaca sebagai upaya untuk meningkatkan cakrawala wawasan dan ilmu pengetahuan.
Pengembangan Media Pembelajaran Tematik Berbasis TIK Pada Siswa Sekolah Dasar Edwar Arapik; Asep Dedy Irawan; Budhi Tristyanto
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2018): DIDAKTIS 3: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2018
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.793 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia jika diimplementasikan dengan baik, benar dan cerdas. Perkembangan teknologi yang mengalami kemajuan berdampak terutama salah satunya dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Hal inidapat dibuktikan dengan program pemerintah agar sekolah menerapkan teknologi dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Melalui pemanfaatan teknologi di kelas menjadikan pembelajaran berdampak positif dan menarik. Salah satu media jenis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang biasa digunakan yaitu media Microsoft Of ice Powerpoint. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesripsikan Langkah-langkah Pengembangan Media Pembelajaran Tematik Berbasis TIK Pada Siswa Sekolah Dasar sehingga menghasilkan suatu produk media pembelajaran interaktif berbasis Microsoft Of ice powerpoint. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis R&D yaitu penelitian pengembangan. Model pengembangan yang dikembangkan dalam penelitian ini memiliki beberapa tahap prosedur yaitu analisis kebutuhan, perencanaan pembelajaran, pengembangan produk, uji coba, analisis hasil dan review. Hasil dari penelitian ini adalah produk berupa Media Pembelajaran Tematik interaktif Berbasis TIK menggunakan aplikasi Microsoft Of ice powerpoint Pada Siswa Sekolah Dasar pada materi Tema 7 : Indahnya Keberagaman Negeriku Sub Tema 1 : Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku Pembelajaran ke 5 Kelas IV Semester 2
Peningkatan Mutu Pembelajaran di Sekolah: Apa dan Bagaimana Darmawan
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2018): DIDAKTIS 3: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2018
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.702 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan faktor utama dalam pembentukkan pribadi manusia. Pendidikan sangat berperan dalam membentuk baik buruknya pribadi manusia menurut ukuran normatif. Menyadari akan hal tersebut, pemerintah sangat serius menangani bidang pendidikan, sebab dengan sistempendidikan yang baik diharapkan muncul generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mampu menyesuaikan diri untuk hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pendidikan pada dasarnya merupakan suatu usaha pengembangan sumber daya manusia ( SDM ), walaupun usaha pengembangan SDM tidak hanya dilakukan melalui pendidikan khususnya pendidikan formal (sekolah). Tetapi sampai detik ini, pendidikan masih dipandang sebagai sarana dan wahana utama untuk pengembangan SDM yang dilakukan dengan sistematis, programatis, dan berjenjang. Dalam Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2003 Bab I Pasal 1 ayat (1) dikatakan bahwa :”Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengambangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan , pengendalian diri, kepribadaian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat bangsa, dan Negara .” Kemajuan pendidikan dapat dilihat dari kemampuan dan kemauan dari masyarakat untuk menangkap proses informatisasi dan kemajuan teknologi. Karena Proses informatisasi yang cepat karena kemajuan teknologi semakin membuat horizon kehidupan didunia semakin meluas dan sekaligus semakin mengerut. Hal ini berarti berbagai masalah kehidupan manusia menjadi masalah global atau setidak-tidaknya tidak dapat dilepaskan dari pengaruh kejadian dibelahan bumi yang lain, baik masalah politik, ekonomi , maupun sosial.
Membentuk Generasi Qurani Melalui Program Tahfidz Al-Quran di SDS Peradaban Serang Firman Robiansyah
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2018): DIDAKTIS 3: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2018
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.859 KB)

Abstract

Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang memiliki fungsi dan tujuan antara lain sebagai penyejuk, sumber pokok ajaran Islam dan sekaligus sebagai peringatan. Agar manusia tidak tersesat dalam kehidupannya, Nabi Muhammad SAW memerintahkan manusia agar senantiasaberpegang teguh kepada al-Quran dan sunnahnya dengan cara mengamalkan dan mengaplikasikan keduanya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini ternyata disadari betul oleh SDS Peradaban Serang. Sekolah tersebut menyelenggarakan program tahfidz Al-Quran yang diterapkan mulai dari kelas I sampai kelas V. Melalui program tahfidz tersebut diharapkan lahir generasi qurani yang mencintai al-Quran dan beramal dengannya. Artikel ini merupakan hasil penelitian studi kasus di SDS Peradaban Serang. Sebagai human instrument, peneliti berfungsi sebagai sumber data, melakukan pengumpulan data, menilai kualitas data, analisis data, menafsirkan data, dan membuat kesimpulan atas temuannya. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa program tahfidz al-Quran memiliki implikasi yang sangat signifikan terhadap pembentukan generasi qurani. Hal ini dibuktikan dengan angket yang diberikan kepada siswa, dari 20 butir pernyataan yang dibagikan kepada 14 siswa kelas VI A dan 14 siswa kelas VI B, sebanyak 84% pernyataan direspon dengan tepat sementara hanya 16% pernyataan lainnya yang direpon tidak tepat. Oleh karenanya program tahfidz ini dinilai memiliki pengaruh yang signifikan dalam pembentukaa generasi qurani di era millennial ini.
Disiplin Ilmu Pengajaran: Perspektif Didaktik Tatang Suratno
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2018): DIDAKTIS 3: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2018
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.933 KB)

Abstract

Didaktik merupakan istilah kunci dan dianggap sebagai salah satu penemuan besar di bidang pendidikan guru terutama di Eropa daratan dan Skandinavia. Dalam perkembangannya, tradisi yang mengakar kuat itu menjadikan didaktik sebagai disiplin ilmu dari profesi mengajar (thescience of teaching profession). Tulisan ini membahas dua pendekatan utama dalam kajian didaktik, yaitu didaktik sistematis (systematic didactics) yang diwakili oleh eksplorasi segitiga didaktis, serta perbandingan didaktik (comparative didactics) yang diwakili tradisi didaktik di Perancis, Jerman dan Swedia. Secara keseluruhan, kedua pendekatan tersebut perlu memerhatikan elemen kuncinya: praktik refleksi dan dialog produktif diantara pendidik.

Page 6 of 26 | Total Record : 256