cover
Contact Name
Muhammad Hanif
Contact Email
muhammadhanif@upi.edu
Phone
+6282136710440
Journal Mail Official
semnaspendas@upi.edu
Editorial Address
Ruang Jurnal Lantai 1, Gedung Administrasi Kampus UPI di Serang Jl. Ciracas No. 38 A, Serang, Banten 41126
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Didaktis: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Seminar Nasional Pendidikan Dasar Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang merupakan seminar rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang. Seminar ini merupakan wadah transfer pengetahuan dan pengalaman pada bidang ilmu pendidikan dasar sesuai perkembangan jaman. Luaran dari seminar ini adalah artikel yang telah dipresentasikan & dipublikasikan dalam Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar secara online ber-ISBN.
Articles 256 Documents
Ensiklopedia Banten Berbasis Permainan Monopoli dan Ular Tangga Dalam Upaya Penanaman Pendidikan Karakter Untuk Siswa Sekolah Dasar di Provinsi Banten Susilawati
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2018): DIDAKTIS 3: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2018
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.396 KB)

Abstract

Banten merupakan sebuah provinsi yang berada di wilayah paling barat Pulau Jawa, Indonesia. Provinsi ini memiliki 8 wilayah kabupaten/kota dengan pusat pemerintahannya berada di Kota Serang, Banten juga memiliki kekayaan luhur yang sangat melimpah mulai dari budaya, senihingga adat istiadat. Ensiklopedia Banten merupakan terobosan yang sangat menarik dan unik untuk diperhatikan, pasalnya Ensiklopedia Banten ini akan disajikan sebagaimana bentuk permainan monopoli dan ular tangga dengan design khusus dan berisi konten budaya, seni dan adat istiadat di Banten. Mengingat bahwa masih banyak penduduk di Banten yang belum tahu akan kebudayaannya, maka hal ini penting dilakukan karena menjadi salah satu alasan dalam menjaga kelestarian kebudayaan di Banten, selain itu dalam permainan ini ada pesan menarik yang dijadikan sebagai pelajaran dalam pendidikan karakter khususnya untuk sekolah dasar, pesan ini berupa nasihat nilai – nilai moral yaitu pesan untuk selalu berbuat positif dan larangan dalam melakukan hal negatif dalam kehidupan sehari – hari, dan ini sangat penting dalam penanaman ahlak di kehidupan nyata. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah pendekatan studi literature. Yaitu penganalisisan dari berbagai bahan bacaan tentang Ensiklopedia Banten yang disajikan dalam bentuk permainan edukasi dalam menanamkan pendidikan karakter untuk siswa Sekolah Dasar.
Analisis Jenis Dan Wujud Moral Serta Nilai Religius Dalam Seri Dongeng 365 Hari Eva Mufaziah
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2018): DIDAKTIS 3: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2018
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.949 KB)

Abstract

Seri Dongeng 365 Hari merupakan dongeng yang banyak digemari anak-anak, terutama anak Sekolah Dasar sebagai sebuah bahan bacaan anak, sebagai bahan bacaan anak maka dongeng memiliki jenis dan wujud moralnya serta harus memiliki nilai religious yang dapat diambil untukditerapkan dikehidupan sehari-hari pembaca. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) Jenis dan Wujud Dongeng 365 Hari, (2) Nilai-nilai pendidikan religious yang terdapat di dalamnya. Metode yang digunakan didalam penelitian ini adalah konten analisis. Seri Dongeng 365 Hariberjudul Pencarian Sang Mentri yang dijadikan sumber data adalah Anakku Cuma Satu, Kebaiakan Berbalas Kebaikan, Keluarga yang Beruntung !, dan Yakin pada Pertolongan Alloh,. Jenis dan wujud moral yang ditemukan terdiri atas 1.Hubungan manusia dengan sosial lain termasuk hubungannya dengan alam 2. Hubungan manusia dengan Tuhannya, dan Nilai religious yang ditemukan terdiri atas ikhlas, syukur dan sabar.
Bagaimana Mengintegrasikan Pola Pendidikan Sepanjang Hayat Masyarakat Baduy dan Nilai-nilai Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Andika Arisetyawan
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2018): DIDAKTIS 3: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2018
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.779 KB)

Abstract

Artikel ini mencoba mengabstraksi bagaimana pola pendidikan masyarakat Baduy agar dapat diadopsi pada pola pendidikan keluarga modern sekaligus mengintegrasikannya pada bahan ajar di sekolah. Terdapat 4 prinsip dasar utama pada pola pendidikan di Baduy, yaitu dasar agama, dasar wiwitan, dasar ilmu pengetahuan, dan dasar negara. Keempat dasar ini harus ada agar kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun temurun pada masyarakat Baduy tidak luntur akibat kemajuan jaman. Kemudian, dengan menggunakan model ADDIE, dijelaskan bagaimana mengintegrasikan kearifan lokal dengan bahan ajar yang ada di sekolah.
Desain Didaktik Pembelajaran Etnomatematika Sunda untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik, Berpikir Geometri dan Aljabar Siswa SD Supriadi
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2018): DIDAKTIS 3: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2018
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.233 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pembelajaran etnomatematika Sunda dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematik, berpikir geometri dan Aljabar siswa SD dengan menggunakan bahan ajar yang disusun dengan metode Didactical Design Research. Subjek penelitian yang digunakan dalam tahap learning obtacle adalah siswa SD kelas 5 di dua SD di kota Serang, Banten dengan total 71 siswa, tahap desain didaktik awal siswa kelas 4 di sebuah SD A di kota Serang dengan jumlah 16 siswa dan tahap revisi desain didaktik menggunakan siswa kelas 4 di sebuah SD B di kota Serang dengan jumlah 16 orang siswa. Hasil penelitian menyatakan bahwa: diperoleh learning obstacle ontogeni terkait concept image tentang satuan-satuan panjang dan cara menghitungnya, learning obstacle ontogeni terkait bentuk bangun datar persegi dan persegipanjang dan learning obstacle ontogeni dan epistemologi memecahkan masalah terkait bangun datar persegi dan persegipanjang. Disaindidaktik awal dilanjutkan dengan revisi desain didaktik dalam pembelajaran etnomatematika Sunda dengan media papan budaya Sunda dan permainan engklek dapat mengoptimalkan kemampuan berpikir kreatif, berpikir geometri dan aljabar siswa SD.
Analisis Unsur Didaktis Pada Serial Si Unyil Sebagai Bahan Ajar Drama di Kelas VI Sekolah Dasar Wahyu Sopian
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2018): DIDAKTIS 3: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2018
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.806 KB)

Abstract

Acara televisi adalah sahabat anak ketika ia berada di rumah. Waktu anak di sekolah hanya 4-5 jam, sisanya anak habiskan di rumah denganbermain bersama teman-temannya, atau berkumpul dengankeluarga yaitu salah satunya dengan menonton tayangan televisi. Kebenyakan tontonan anak saat ini adalah tontonan dewasa yang sangat tidak layak anak tonton karena tidak memiliki nilai didaktis. Minimnya tontonan anak saat ini sehingga anak bisa menonton apa saja yang ada di televisi. Pada tahun 80-an ada satu serial anak yaitu Si Unyil yang memiliki nilai didaktisdidalam ceritanya.Metode yang digunakan untuk membuktikan terdapatnya unsur didaktis dari serial si unyil ini adalah metode analisis konten, yaitu dengan menganalisis dokumen berupa serial si unyil dengan judul “ayam pak raden” yang didownload dari youtube.Setiap adegan didalam certanya terdapat banyak nilai didiaktis yang dapat ditanamkan pada anak. Berdasarkan temuan penelitian dari serial si unyil, nilai didaktis yang terdapat didalamnya antara lain: mengajarkan pentingnya bangun pagi sebelum ayam berkokok, tidak menyakiti hewan peliharaan, pentingnya mengucap salam dan menjawab salam,Menolong orang lain ketika mengalami kesulitan, Melaksanakan tugas yang di berikan, Jangan berbohong, Jangan menolong karena imbalan, jangan mempunyai sifat licik, kejahatan pasti ada balasannya. Untuk itu, serial si unyil dapat guru sajikan di kelas sebagai bahan ajar drama agar pelajaran bahasan indonesia bisa lebih menarik minat belajar siswa, serta bisa dijadikan percontohan program televisi yang memiliki nilai didaktis yang harus ada di acara televisi, sehingga orangtua tidak khawatir dengan acara yang ditonton buah hatinya.
Pembekalan Pengembangan Lembar Kerja Siswa Bagi Guru Sekolah Dasar Ghullam Hamdu; Karlimah; Akhmad Nugraha; Ahmad Mulyadiprana
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2019): DIDAKTIS 4: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2019
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.331 KB)

Abstract

Kebermaknaan dalam proses pembelajaran yang diperoleh oleh siswa dapat diidentifikasi secara jelas melalui pengukuran hasil belajar. Namun pengukuran hasil berlajar tidak dapat serta merta dilaksanakan tanpa perancangan perangkat pembelajaran yang baik. Perangkat pembelajaran harus disiapakan sebagai komponen untuk menunjang target ketercapaian kompetensi yang harus dimiliki oleh siswa. Perangkat pembelajaran yang harus disiapkan salah satunya lembar kerja siswa (LKS) yang memiliki fungsi sebagai alat bantu penilaian guru kepada siswa. Pemahaman guru mengenai pengembangan lembar kerja siswa tentunya menjadi urgensi yang perlu dikontrol sebagai upaya tersusunnya perangkat pembelajaran yang diharapakan sesuai untuk mencapai target kompetensi yang harus dimiliki oleh siswa. Peran lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) mengenai hal tersebut tentunya sangat dibutuhkan, salah satunya melalui programprogram pelatihan atau pembekalan mengenai pengembangan perangkat pembelajaran bagi guru. Kegiatan pelatihan atau pembelakan tersebut dapat terjalin dengan baik melalui kerjasama anatara unsur guru, masyarakat, LPTK dan pihak-pihak lainnya. Dalam konteks ini penulis menyasar guru-guru sekolah dasar melalaui kelompok kerja guru (KKG) di salah satu kabupaten di wilayah Indonesia untuk pelaksanaan pelatihan atau pembekalan lembar kerja siswa.
Penggunaan “Kosidah” melalui Situation-Based Learning untuk Melatih Kemampuan Problem Posing Siswa Sekolah Dasar Nadya Izdamia Rahmi; Cici Sri Haryani; Isrok’atun
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2019): DIDAKTIS 4: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2019
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.641 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah “kosida” layak digunakan sebagai bahan ajar, bagaimana penggunaan “kosida” melalui pembelajaran situation-based learning, dan apakah penggunaan “kosida” melalui situation-based learning dapat melatih kemampuan problem posing siswa sekolah dasar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kerja siswa/tes kemampuan problem posing, lembar observasi, dan lembar wawancara. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengembangan yaitu penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut dalam design pembelajaran situation based learning. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas 4 SD N Pasanggrahan II yang berjumlah 22 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa “kosida” layak digunakan sebagai bahan ajar, penggunaan “kosida” dalam pembelajaran dapat melalui situation-based learning, dan penggunaan “kosida” dalam pembelajaran melalui situation-based learning dapat melatih kemampuan problem posing siswa. Adapun penemuan lainya yaitu siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran menggunakan model situation-based learning.
Analisis Karangan Narasi Siswa Kelas V SD Negeri Panancangan 5 Sebagai Alternatif Bahan Ajar Menulis Karangan Ani Utami; Tiurlina; Neneng Sri Wulan
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2019): DIDAKTIS 4: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2019
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.338 KB)

Abstract

Keterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang harus siswa kuasai. Akan tetapi fenomena lapangan menggambarkan, masih banyak siswa yang keterampilan menulisnya belum baik, khususnya menulis karangan narasi. Berdasarkan hasil kegiatan penelitian di SD Negeri Panancangan 5, masih ada sejumlah siswa kelas V yang belum bisa menulis, memahami ejaan, dan penggunaan kosakata yang baik sebagai pengetahuan utama yang harus dikuasai dalam menulis karangan. Terhitung 10 dari 40 siswa yang keterampilan menulisnya masih rendah, dimana 1 dari 10 siswa tersebut belum bisa membaca dan menuliskan kata yang sulit dipahami. Hasil penelitian membuktikan bahwa 67, 5% dari 27 siswa masih terdapat lebih dari 10 kata yang salah dalam menggunakan huruf kapital, 45,5% dari 18 siswa masih terdapat kesalahan lebih dari 10 kata dalam penulisan kata baku, 25% dari 10 siswa belum mampu membuat judul yang sesuai dengan isi karangan yang diceritakan, serta 10% dari 4siswa masih belum bisa menentukan alur dengan kekronologisan yang jelas dan teratur. Jenis karangan yang dibuat oleh siswa 52,5% adalahnarasi sugestif dan 47, 5% siswa membuat narasi ekspositoris. Nilai siswa rata-rata memperoleh 81 dan 67 untuk KKM 70. Dengan demikian, bahan ajar menulis karangan narasi akan dirancang berdasarkan unsur berupa petunjuk pembelajaran, kompetensi pencapaian, informasi pendukung, latihan, petunjuk kerja, serta evaluasi berdasarkan hasil analisis terhadap karangan narasi yang menjadi kebutuhan siswa dalam menulis karangan.
Kenyamanan dan Kepercayaan Dalam Hubungan Antara Guru dan Siswa pada Sekolah Adiwiyata Nadia Septyani Kamalia; Sri Wuryastuti; Darmawan; Tatang Suratno
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2019): DIDAKTIS 4: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2019
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.211 KB)

Abstract

Banyak hal dapat terjadi diluar kendali kita sebagai manusia. Permasalahan terkadang membuat manusia melupakan bahwa dirinya adalah manusia biasa yang memiliki batasan-batasan tertentu dan membutuhkan orang lain untuk hidup. Kehidupan penuh dengan tekateki yang membawa manusia kedalam banyak keadaan dan kemungkinan. Tulisan ini akan membawa pembaca masuk kedalam situasi kehidupan di lingkungan sekolah Adiwiyata yang penuh dengan cerita, berdasar pada pengalaman membangun sekolah bersama. Apakah kenyamanan penting untuk dapat dirasakan? Apakah hubungan siswa dan guru membutuhkan rasa saling percaya?. Penulis menggunakan metode Narrative Inquiry untuk memudahkan penulis menjabarkan hasil penelitian dalam bentuk narasi, sehingga pembaca dapat lebih mudah memahami hasil penilitian lewat sebuah cerita. penelitian ini secara khusus membahas tentang sekolah Adiwiyata yang dibangun bersama dengan adanya situasi nyaman dan rasa saling percaya dalam hubungan antara guru dan siswanya.
Pembinaan Karakter Siswa SD Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Memanah: Studi Kasus di SD IT Banten Islamic School Firman Robiansyah; Budhi Tristyanto; Fitri Alfarisa; Anggun Murdaningsih; Aulia Hijratunnisa
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2019): DIDAKTIS 4: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2019
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.606 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis, dan mendesikripsikan proses kegiatan memanah di SDIT Banten Islamic School sekaligus menganalisis nilai-nilai karakter apa saja yang termuat dalam kegiatan memanah, serta implikasi kegiatan memanah tersebut terhadap pembinaan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif tipe studi kasus. Penelitian dilakukan dengan cara meneliti suatu objek dengan maksud untuk menginterpretasi, mendeskripsikan atau menjelaskan suatu objek atau sebuah keadaan sesuai dengan keadaan di lapangan secara apa adanya. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDIT Banten Islamic School. Adapun pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Data yang terkumpul peneliti analisis dengan cara mereduksi data, display data dan pengambilan keputusan. Berdasarkan hasil observasi, wawancara serta angket yang dilakukan oleh peneliti, penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa: (1) Meski masih ada beberapa kekurangan, pelaksanaan kegiatan memanah di SDIT Banten Islamic School peneliti nilai sudah berjalan dengan baik sesuai program sekolah. (2) Nilai-nilai karakter yang bisa dibina melalui kegitan memanah antara lain karakter sabar, percaya diri, fokus dan berani. (3) Pelaksanaan kegiatan memanah di SDIT Banten Islamic School memiliki implikasi yang cukup signifikan terhadap pembinaan karakter siswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil respon tepat siswa sebesar 87%. Oleh karenanya, kegiatan ekstakurikuler memanah ini sangat direkomendasikan untuk sekolah lainnya agar bisa memanfaatkannya sebagai salah satu upaya pembinaan karakter siswa-siswanya.

Page 7 of 26 | Total Record : 256