cover
Contact Name
Rudi Sugiono Suyono
Contact Email
Rudi Sugiono Suyono
Phone
-
Journal Mail Official
untanjtst@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 14123576     EISSN : 26218429     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi peneliti yang hendak mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bentuk studi literatur, peneltian, dan pengembangan teknologi sebagai bentuk penerapan metode, algoritma, maupun kerangka kerja. Melalui penulisan Jurnal Teknik Sipil yang terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahun. Redaksi Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura mengundang para profesional dari dunia usaha, pendidikan dan peneliti untuk berpartisipasi mengembangkan profesi serta menyebarluaskan perkembangan ilmu dalam bidang Teknik Sipil termasuk geoteknik, transportasi, struktur, sumberdaya air dan lingkungan dengan penekanan khusus pada pengurangan resiko bencana termasuk pendekatan sosio-teknik untuk penanggulangan.
Arjuna Subject : -
Articles 588 Documents
PENGOLAHAN LIMBAH CAIR LAUNDRY DENGAN MENGGUNAKAN BIOSAND FILTER DAN ACTIVATED CARBON Utami, Anggi Rizkia
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2013): Edisi Juni 2013
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtsft.v13i1.1913

Abstract

AbstrakSeiringterjadinya peningkatan jumlah penduduk yang sangat signifikan di mana denganbertambahnya jumlah penduduk maka akan terjadi peningkatan kebutuhan akanbarang dan jasa. Pencucian pakaian dan alat rumah tangga lainnya (laundry) merupakan salah satu usaha yangsedang menjamur khususnya di Kota Pontianak. Padadasarnya, jasa laundry tidakmemiliki sistem pengolahan limbah untuk menangani limbah cair yang dihasilkandari proses laundry. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode pengolahan limbah yangrelatif murah dan cukup efisien. Salah satunya dengan menggunakan reaktor biosand filter dan reaktor activated carbon. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui efisiensi penurunan konsentrasi COD (ChemicalOxygen Demand) pada limbah cair laundrydan mengetahui variasi media yang paling efektif dengan menggunakan reaktor biosandfilter dan activated carbon. Pada penelitian ini, dimensi reaktoryang digunakan adalah 3030100cm3 untuk unit biosand filter, sedangkan untuk unit activatedcarbon dimensi reaktor yang digunakan adalah 151570cm3. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasir halus0,25 mm, pasir kasar 0,85 mm, kerikil 6,3 mm dan karbon aktif berbentukgranular. Pengambilan sampel dilakukan pada tujuh titik setiap 2 hari sekaliselama 8 hari. Penurunan konsentrasi tertinggi terdapatpada reaktor biosand filter dengan variasi ketinggian media 35 : 20: 15 denganefisiensi rata-rata sebesar 67,54%. Sedangkan untuk reaktor activated carbon, efisiensi penurunankonsentrasi COD berkisar antara 81,65% sampai dengan 89,21%. Hal inidikarenakan adanya proses biokimia, filtrasi, aerasi dan adsorpsi pada biosandfilter dan activated carbon.Kata-kata kunci: COD(Chemical OxygenDemand), biosandfilter, activatedcarbon, efisiensi
STUDI JARINGAN AIR BERSIH PDAM DI KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA ., Ikas
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2013): Edisi Desember 2013
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v13i2.2719

Abstract

Pengkajian terhadap pelayanan jaringan airbersih PDAM di Kecamatan Pontianak Tenggara masih kurang mendapat perhatianyang serius dari pihak PDAM sehingga menimbulkan kekurangan air bersih yangdidistribusikan oleh PDAM ke masyarakat. Untuk mengantisipasi kekuranganterhadap air bersih tersebut, masyarakat melakukan beberapa tindakan yaitumenampung air hujan dan membuat sumur dangkal. Masalah yang mungkin dihadapioleh pihak PDAM adalah kurang tersedianya boster di beberapa titik dandiameter pipa yang kurang besar. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukanberdasarkan atas pemikiran bahwa sistem pelayanan jaringan air bersih diKecamatan Pontianak Tenggara belum menghasilkan tingkat pelayanan yangdiharapkan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jaringan airbersih PDAM di Kecamatan Pontianak Tenggara. Metode penelitian dipaparkansecara deskriptif, yaitu menjelaskan gambaran dan meninjau langsung ke lokasiyang akan dijadikan objek penelitian yaitu masyarakat yang menjadi pelangganPDAM Kota Pontianak di Kecamatan Pontianak Tenggara. Teknik pengumpulan datadilakukan dengan menggunakan data primer berupa kuisioner yang disebarkankepada pelanggan PDAM di Kecamatan Pontianak Tenggara dan data sekunder berupa dataoperasional dari PDAM Kota Pontianak. Teknik analisis menggunakan analisiskualitatif dengan menggunakan kuesioner dan analisis kuantitatif denganmenggunakan uji statistik. Berdasarkan data yang telah dikumpulkan, diperoleh bahwakebutuhan total yang dibutuhkan oleh Kecamatan Pontianak Tenggara sampai tahun2011 sekitar 10.666.500 m3/tahun dengan jumlah pelanggan PDAMsebanyak 16410, dengan produksi air baku pada tahun 2011 mencapai 9.766.380 m3untuk Pontianak Tenggara dari total sekitar 36.534.146 m3. Dengandemikian, kebutuhan air baku yang masih belum terpenuhi oleh PDAM sebanyak900.120 m3. Jadi, dibutuhkan kapasitas terpasang empat kali dari yangada sekarang ini untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Tingkat kepuasanpelayanan terhadap pelayanan jaringan PDAM di Kecamatan Pontianak Tenggarauntuk jaringan pelayanan air bersih berupa kualitas air bersih menjadiprioritas masyarakat dalam hubungannya dengan pelayanan jaringan air bersih. Haltersebut ditunjukkan dengan nilai rata-rata variabel kualitas air berih sebesar88,13. Artinya, masyarakat menilai baik terhadap jaringan air bersih berupakualitas air. Jaringan air bersih di KecamatanPontianak Tenggara yang dilakukan meliputi kuantitas/ketersediaan air PDAM.Kinerja pelayanan jaringan air bersih yang dilakukan oleh PDAM tergantung padabesar tekanan air yang ada di boster. Faktor lain yang berpengaruh adalahjumlah, kualitas dan kondisi air baku yang dapat diolah oleh PDAM.Kata-kata kunci:      tekananair, debit, kontinuitas aliran, kualitas air
PENGARUH PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP BESARNYA DEBIT(Q) PADA SUATU KAWASAN (STUDI KASUS PASAR FLAMBOYAN) ; Soeryamassoeka, Stefanus Barlian; Yuniarti, Erni
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2012): Edisi desember 2012
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtsft.v12i2.1529

Abstract

Abstrak Akibat adanya perluasan wilayah seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan pesatnya pembangunan, sistem drainase seperti parit-parit maupun drainase buatan tidak terpelihara dengan baik. Akibat dari kondisi tersebut maka tidak heran apabila Kota Pontianak menjadi salah satu kota banjir di Indonesia. Padahal pada saat tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an bencana banjir jarang terjadi. Banyaknya pembangunan yang dilakukan dari tahun ke tahun mengakibatkan perubahan tata guna lahan yang ada. Penelitian ini merupakan suatu bentuk kajian mengenai pengaruh perubahan tata guna terhadap besarnya debit (Q) pada suatu kawasan, dengan daerah yang dijadikan sampel penelitian adalah pasar Flamboyan Pontianak. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap besarnya debit aliran di kawasan pasar Flamboyan, Kota Pontianak dan membuat suatu konsep desain pasar Flamboyan sehingga dapat mengurangi besarnya debit yang ada sekarang. Dari kajian yang dilakukan didapatkan hasil perbedaan debit yang signifikan sebelum dan setelah pasar Flamboyan dibangun. Perubahan tata guna lahan di pasar Flamboyan dari lahan terbuka menjadi daerah yang terbangun mengakibatkan perubahan debit air secara signifikan di mana debit sebelum dibangun adalah 0,073 m3/detik, dan setelah dibangun adalah S1 Q5 = 0,152 m3/detik, S2 Q5 = 0,064 m3/detik, S3 Q5 = 0,041 m3/detik, S4 Q5 = 0,060 m3/detik. Hasil yang didapat dari desain pasar Flamboyan yang baru dapat mengurangi debit pasar Flamboyan yang sekarang dan debit setelah didesain menjadi 0,67 m3 sehingga debit aliran yang ada pada saat sekarang ini dapat berkurang dan meminimalisir terjadinya banjir. Kata-kata kunci: debit, tata guna lahan, pasar Flamboyan
ANALISIS KINERJA JALAN KOMYOS SUDARSO PONTIANAK Septia, U Winda Dwi
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2013): Edisi Desember 2013
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v13i2.2335

Abstract

Jalan-jalan yang ada di Kota Pontianak merupakan salah satu sarana perhubungan bagi distribusi arus lalu lintas, baik angkutan barang maupun angkutan manusia (penumpang) dari daerah tempat tinggal (pemukiman) ke tempat-tempat pusat kota (pasar, sekolah, pertokoan dan lain-lain). Hal ini mengakibatkan pusat kota ramai dipadati kendaraan dan hambatan samping lainnya, sehingga berkurangnya kapasitas dan kinerja jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar kinerja Jalan Komyos Sudarso Pontianak pada tahun 2012 hingga 5 tahun ke depan (tahun 2017), apakah fungsi jalan tersebut sudah memenuhi syarat, baik ditinjau dari volume lalu lintas umumnya serta pengaruh dari hambatan samping pada khususnya. Untuk mengetahui tingkat kinerja Jalan Komyos Sudarso Pontianak diperlukan data volume lalu lintas dan data hambatan samping, yang digunakan pada analisis data. Untuk mendapatkan data tersebut dilakukan survei kendaraan selama empat hari (Jumat, Sabtu, Minggu, Senin) dimulai dari pukul 6.00 - 18.00 WIB, dengan interval waktu selama satu jam. Dari data ini maka diperoleh volume harian rata-rata dalam smp/jam yang kemudian diproyeksikan hingga lima tahun ke depan sehingga diperoleh Derajat Kejenuhan untuk masing-masing segmen jalan hingga tahun 2017. Berdasarkan hasil perhitungan dan pengamatan tahun 2012, Jalan Komyos Sudarso Pontianak mempunyai kelas hambatan samping sedang (M) yaitu daerah niaga dengan toko-toko di sisi jalan dan untuk kinerja Jalan Komyos Sudarso Pontianak pada segmen I (dari simpang Jalan R.E. Martadinata sampai simpang Jalan Tebu) mempunyai Derajat Kejenuhan sebesar 0,53; segmen II (dari simpang Jalan Tebu sampai simpang Jalan Atot Ahmad) mempunyai Derajat Kejenuhan sebesar 0,94; segmen III (dari simpang Jalan Atot Ahmad sampai simpang Jalan Karet) mempunyai Derajat Kejenuhan sebesar 0,41; segmen IV (dari simpang Jalan Karet sampai ruas Jalan Nipah Kuning) mempunyai Derajat Kejenuhan sebesar 0,76. Semakin besar Derajat Kejenuhan pada suatu jalan berarti semakin kecil tingkat kinerja jalan tersebut. Begitu juga halnya dengan tingkat kinerja Jalan Komyos Sudarso Pontianak. Kata-kata kunci: derajat kejenuhan, hambatan samping, jam puncak
PENGARUH KEPADATAN MUTLAK TERHADAP KEKUATAN CAMPURAN ASPAL PADA LAPISAN PERMUKAAN HRS-WC ., Januardi
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2013): Edisi Juni 2013
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v13i1.2083

Abstract

Dalam Ditjen (2011),khusus pada sifat-sifat campuran perkerasan hanya terdapat standar untuk nilairongga dalam campuran pada kondisi kepadatan mutlak (refusal). Tujuannya untuk mengetahuiseberapa besar pengaruh kepadatan mutlak terhadap kekuatan campuran aspal padalapisan permukaan HRS-WC, baikmenggunakan 2×400 tumbukan maupun dengan alat pemadat getar listrik,dibandingkan dengan kepadatan standar 2×75 tumbukan. Dari penelitianlaboratorium dihasilkan bahwa kepadatan mutlak memiliki nilai stabilitassebesar 1429 kg untuk 2×400 tumbukan, 1423 kg untuk getar dan 1336 kg untuk 2×75tumbukan. Stabilitas sisa sebesar 97,61% untuk 2×400 tumbukan, 97,20% untukgetar dan 95,10% untuk 2×75 tumbukan. Flowsebesar 3,03 mm untuk 2×400 tumbukan, 3,10 mm untuk getar dan 3,70 mm untuk 2×75tumbukan. KAO (kadar aspal optimum) sebesar 7,05% untuk 2×400 tumbukan, 7,05%untuk getar dan 7,32% untuk 2×75 tumbukan. Kepadatan mutlak memiliki sifat dapat memikul beban lalu lintas yang lebihbesar, durabilitasnya lebih baik, tidak mudah retak (nilai flow sebesar 3,03% 3%), masih memungkinkan untuk tambahanpemadatan akibat beban lalu lintas yang berulang terutama kendaraan berat danmasih menyediakan rongga bagi aspal pada saat suhu perkerasan tinggi sertakadar aspal yang digunakan lebih rendah tetapi kekuatan campuran dapatditingkatkan dibanding kepadatan standar.Kata-kata kunci:      kepadatanmutlak, kekuatan, lapisan HRS-WC
PERBANDINGAN SKALA PRIORITAS PENANGANAN JALAN DI KABUPATEN BENGKAYANG ANTARA METODE AHP DENGAN METODE BINA MARGA Syawal, Agustinus
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2013): Edisi Desember 2013
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v13i2.5026

Abstract

Berdasarkan database jalan Kabupaten Bengkayang tahun 2012 terdapat 706,41 km jalan dalam kondisi rusak (55%) dari total 1.280,2 km. Anggaran yang disediakan untuk penanganan jalan setiap tahunnya sangat kecil, maka diperlukan rumusan kebijakan dalam menentukan skala prioritas penanganan jalan. Selama ini, pengambil keputusan masih menggunakan sistem acak (random choice). Pada penelitian ini digunakan dua metode untuk menentukan skala prioritas penanganan jalan, yaitu metode Bina Marga dan metode AHP (Analytic Hierarchy Process). Metode Bina Marga menggunakan approach data inventory yang meliputi data traffic dan data road condition untuk memperoleh NPV (net present value), sedangkan metode AHP didasarkan pada fleksibiltas pemilihan variabel dalam pemecahan masalah
ANALISIS KERAWANAN DAN PENGURANGAN RISIKO BANJIR DI KALIMANTAN BARAT BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFI (SIG) Miharja, Nata; Panjaitan, Seno D; ., Sumiyattinah
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2013): Edisi Desember 2013
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v13i2.3517

Abstract

Banjir yang terjadi pada dasarnya merupakanrefleksi fenomena alam dan kerusakan permukaan bumi yang dipercepat olehperbuatan manusia. Banjir pada wilayah Kalbar (Kalimantan Barat) terjadi padasaat musim penghujan dan pasang air laut serta belum tersedianya metodeanalisis kerawanan menggunakan SIG (Sistem Informasi Geografis) yang dapatmemetakan, menganalisis dan merumuskan upaya pengurangan risiko banjir. KewilayahanKalbar mempunyai berbagai bentuk permukaan dan kondisi perubahan lahan sertaiklimnya dengan gambaran daerah yang rentan terhadap banjir. Banjir ini terdiridari banjir kiriman, genangan dan pasang laut (Rob). Dalam studi ini, analisiskerawanan dan pengurangan risiko banjir menggunakan perangkat keras danperangkat lunak dengan data-data dari instansi terkait. Untuk mendapatkantingkatan kerawanan dan indeks kategori pengurangan risikonya digunakan metodeanalisis spasial. Data yang digunakan untuk analisis kerawanan terdiri daritutupan lahan, DEM (Digital ElevationModel), curah hujan, genangan air dan kejadian banjir, sedangkan untuk penguranganrisiko terdiri dari penduduk dan kewilayahan, jumlah bangunan pendidikan dankesehatan, dan peran pemerintah daerah. Hasil studi menunjukkan bahwa daerah-daerahyang memiliki kerawanan banjir terbagi atas empat tingkat kerawanan, yaituaman, rendah, sedang/menengah dan tinggi, sedangkan pengurangan risiko kategoritingkatan ancaman, kerentanan dan kapasitas, terbagi atas tingkatan rendah,sedang/menengah dan tinggi.Kata-kata kunci:      banjir,kerawanan, SIG
ANALISIS KUALITAS AIR DAERAH IRIGASI LUBUK ANTUK KECAMATAN HULU GURUNG KABUPATEN KAPUAS HULU Wahyu, Zainal; Maulina, Syarifah Melly; Widodo, Muji Listyo
Jurnal Teknik Sipil Vol 20, No 1 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v20i1.41603

Abstract

Desa Lubuk Antuk Kecamatan Hulu Gurung memiliki lahan daerah irigasi fungsional seluas 38,11 Ha. Saat ini petani maupun pemerintah daerah Kabupaten Kapuas Hulu belum mengetahui apakah air daerah irigasi Lubuk Antuk masih sesuai atau tidak untuk irigasi. Untuk menjawab kekhawatiran terhadap kualitas air irigasi yang digunakan maka perlu dilakukan penelitian kualitas air irigasi di Daerah Irigasi Lubuk Antuk. Pengambilan data untuk penelitian ini terdiri dari dua bagian, yaitu pengambilan sampel air di lapangan dan uji kualitas air di laboratorium. Dari hasil pemeriksaan kualitas air permukaan, dapat dilihat bahwa hampir semua parameter pencemaran air di lokasi masih berada dibawah baku mutu lingkungan kategori Air Kelas III berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Hanya satu parameter di titik lokasi yang melebihi baku mutu, yaitu BOD. Sehingga dapat dikatakan bahwa kualitas air irigasi di Daerah Irigasi Lubuk Antuk masih memenuhi baku mutu yang telah ditetapkan.
STUDI PEMAMPATAN TANAH LUNAK PONTIANAK DENGAN PENGARUH GEJALA ELEKTROOSMOSIS Sepriawan, Muhar
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2012): Edisi desember 2012
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtsft.v12i2.1530

Abstract

Abstrak Tanah lunak Pontianak memiliki karakteristik yang kurang menguntungkan bagi konstruksi, karena daya dukung tanah yang rendah dan besarnya penurunan yang dapat terjadi akibat beban yang dipikulnya, demikian pula dengan konsistensi yang relatif tinggi. Sifat-sifat tanah lunak yang kurang menguntungkan tersebut banyak dipengaruhi oleh air. Semakin rendah kadar air maka daya dukung tanah semakin besar. Dengan demikian, salah satu cara untuk menstabilisasi tanah lunak adalah mengeluarkan air pori dari tanah tersebut. Metode elektroosmosis merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengurangi kadar air yang ada pada tanah lunak, sedemikian hingga dapat mengurangi besarnya penurunan yang terjadi akibat pembebanan. Pada pengujian konsolidasi elektroosmosis masing-masing berupa konsolidasi dengan 24 jam (pre-loading), 48 jam (pre-loading) baik dengan ataupun tanpa pengaruh medan listrik. Hasil uji laboratorium menunjukkan adanya perubahan nilai indeks pemampatan yang signifikan berkisar antara 5,30 % sampai 17,88 % terhadap pengujian konsolidasi dengan adanya pre-loading dan pengaruh medan listrik, sehingga dapat disimpulkan kekakuan tanah lebih meningkat jika menggunakan medan listrik dilihat dari besarnya perubahan nilai indeks pemampatan. Proses pemampatan yang terjadi juga memberikan hasil yang lebih baik di mana dengan waktu yang sama pada saat tekanan diberikan regangan atau penurunan yang terjadi lebih besar jika dengan menggunakan elektroosmosis. Jika regangan atau penurunan yang terjadi sama waktu yang dibutuhkan lebih cepat jika dibandingkan hanya dibebani secara konsolidasi mekanik biasa. Kata-kata kunci: tanah lunak Pontianak, stabilisasi tanah lunak, metode elektroosmosis, dan proses pemampatan
STUDI TENTANG PERANCANGAN KANTOR SEWA DI KOTA PONTIANAK Azmi, Ray Deddy; C, Tri Wibowo; Lubis, Mira Sophia
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2013): Edisi Desember 2013
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v13i2.2352

Abstract

Meningkatnya sektorperekonomian di bidang bisnis, perdagangan, dan jasa di Kota Pontianak tidak diimbangi dengan pertumbuhanfasilitas bagi para pelaku bisnis. Semakin banyaknya permintaan terhadap lahanpada kawasan strategis membuat nilai lahan semakin tinggi sehingga banyak parapelaku bisnis yang menjadikan rumah tinggal sebagai kantor atau wadah untukmenjalankan aktivitasnya. Dengan adanya kantor sewa yang sesuai dengankebutuhan serta kondisi perekonomian di Kota Pontianak, diharapkan dapatmenjadi wadah bagi para pelaku bisnis di Pontianak guna menjalankankegiatannya. Dalam perancangan kantor sewa di Pontianak ini, ada beberapa langkah-langkahyang digunakan yaitu gagasan, pengumpulan data, analisis, sintesis, rancanganawal, dan pengembangan rancangan. Kantor sewa yang dirancang menggunakanpendekatan arsitektur modern sebagai cermin kegiatan perekonomian yang modernpada saat ini.Kata-kata kunci:         kantorsewa, modern

Filter by Year

2008 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 26, No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 25, No 3 (2025): Vol 25, No 3 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI AGUSTUS 2025 Vol 25, No 2 (2025): Vol 25, No 2 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2025 Vol 25, No 1 (2025): Vol 25, No 1 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2025 Vol 25, No 4 (2025): Jurnal Teknik Sipil: Vol 25, No. 4, November 2025 Vol 24, No 4 (2024): Vol 24, No 4 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI NOVEMBER 2024 Vol 24, No 3 (2024): Vol 24, No 3 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI AGUSTUS 2024 Vol 24, No 2 (2024): Vol 24, No 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2024 Vol 24, No 1 (2024): Vol 24, No 1 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2024 Vol 23, No 4 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI NOVEMBER 2023 Vol 23, No 3 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI AGUSTUS 2023 Vol 23, No 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2023 Vol 23, No 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2023 Vol 22, No 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2022 Vol 22, No 1 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2022 Vol 22, No 1 (2022) Vol 21, No 2 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2021 Vol 21, No 1 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2021 Vol 20, No 2 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 20, No 1 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 19, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 19, No 1 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 18, No 2 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 18, No 1 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 17, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 17, No 1 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 16, No 2 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 16 NO 2 EDISI DESEMBER 2016 Vol 16, No 1 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 16 NO 1 EDISI JUNI 2016 Vol 15, No 2 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 15 NO 2 EDISI DESEMBER 2015 No 1 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 15 EDISI JUNI 2015 Vol 14, No 2 (2014): Jurnal Teknik Sipil Edisi Desember 2014 Vol 14, No 1 (2014): Jurnal Teknik Sipil Edisi Juni 2014 Vol 13, No 2 (2013): Edisi Desember 2013 Vol 13, No 1 (2013): Edisi Juni 2013 Vol 12, No 1 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 12 NO 1 EDISI JUNI 2012 Vol 12, No 2 (2012): Edisi desember 2012 Vol 11, No 2 (2011): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 11 NO 2 EDISI DESEMBER 2011 Vol 11, No 1 (2011): Edisi Juni 2011 Vol 10, No 2 (2010): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 10 No 2 Des - 2010 Vol 10, No 1 (2010): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 10 No 1 Juni - 2010 Vol 9, No 2 (2009): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 9 No 2 Des - 2009 Vol 9, No 1 (2009): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 9 No 1 Juni - 2009 Vol 8, No 1 (2008): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 8 No 1 Juni - 2008 More Issue