cover
Contact Name
Rudi Sugiono Suyono
Contact Email
Rudi Sugiono Suyono
Phone
-
Journal Mail Official
untanjtst@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 14123576     EISSN : 26218429     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi peneliti yang hendak mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bentuk studi literatur, peneltian, dan pengembangan teknologi sebagai bentuk penerapan metode, algoritma, maupun kerangka kerja. Melalui penulisan Jurnal Teknik Sipil yang terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahun. Redaksi Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura mengundang para profesional dari dunia usaha, pendidikan dan peneliti untuk berpartisipasi mengembangkan profesi serta menyebarluaskan perkembangan ilmu dalam bidang Teknik Sipil termasuk geoteknik, transportasi, struktur, sumberdaya air dan lingkungan dengan penekanan khusus pada pengurangan resiko bencana termasuk pendekatan sosio-teknik untuk penanggulangan.
Arjuna Subject : -
Articles 588 Documents
PENENTUAN PRIORITAS STRATEGI PEMANFAATAN GEDUNG PARKIR JALAN LETJEN SUPRAPTO KOTA PONTIANAK DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCY PROCESS (AHP) Lestari, Atika Cynthia; Suyono, Rudi S.; -, Marsudi
Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.205 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v17i2.40948

Abstract

Penggunaan kendaraan pribadi warga Kota Pontianak cenderung terus meningkat. Salah satu dampaknya yaitu Jalan Gajah Mada di Kota Pontianak yang merupakan pusat bisnis ekonomi dan tujuan pariwisata masih mengalami kemacetan pada waktu tertentu. Sementara itu, gedung Parkir tunggal enam lantai di Jalan Letjen Suprapto belum beroperasi. Strategi sosialisasi dan promosi harus lebih efektif untuk membiasakan masyarakat Kota Pontianak dalam menggunakan gedung parkir. Penelitian ini bertujuan menentukan pilihan strategi terbaik dengan membentuk skor secara numerik untuk menyusun ranking setiap alternatif kebijakan berdasarkan aspek-aspek kriteria Gedung Parkir. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) mengurutkan skor alternatif strategi yang dapat diimplementasikan. Hasil kesimpulan bahwa urutan prioritas strategi pemanfaatan gedung parkir ini yaitu: tersedia BRT/Shuttle Bus dengan bobot 0,798; smart pricing bobot sebesar 0,739; pemandu parkir dengan bobot 0,642; pemesanan parkir daring bobot 0,461; pembatasan waktu parkir badan jalan dengan bobot 0,360. Jika strategi pemanfaatan gedung parkir dapat berjalan optimal maka dapat mencapai tujuan pembangunan kota khususnya menjawab tantangan kebutuhan transportasi saat ini dan masa datang demi kenyamanan kawasan Gajah Mada sekitarnya. Kata kunci: AHP, gedung parkir, parkir, strategi
UJI GESER ADHESI DI LABORATORIUM UNTUK MEMPREDIKSI NILAI FRICTION BEBERAPA JENIS MATERIAL PONDASI TIANG PANCANG PADA TANAH LUNAK PONTIANAK Syafarudin, -
Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.077 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v17i2.40786

Abstract

Kota Pontianak dan sekitarnya berada pada delta Kapuas, dengan kontur yang relatif datar dan sebagian besar lapisan tanahnya pada elevasi ± 0.00 s/d -14.00 D.P.L. merupakan lapisan tanah dengan konsistensi sangat lunak Dari data gradasi dan konsistensi tanah masuk klasifikasi ML (lunak kelempungan pasir sangat halus sedikit plastis) dan dari nilai kuat geser kohesi masuk golongan non kohesi. Menurut Tomlinsin (1981) dan Shermann Nottingham (1975), pada tanah berpasir atau non kohesi untuk di luar kota Pontianak kuat geser (friction) adhesi, dari material kayu lebih baik dibanding material beton dan baja.Hasil pengamatan uji kuat geser adhesi antara tanah lunak Pontianak versus material kayu, beton dan baja dengan uji geser langsung standar BM : PB "“ 0116 "“ 76 yang dimodifikasi pada kondisi terkonsolidasi "“ undrainase (CU) dengan derajat konsolidasi diatas 95% dan dengan kecepatan perpindahan horizontal (Vg) =1/mm/mt, dari 2 x pengulangan, trend menunjukkan pada nilai adhesi (a) dari material baja lebih baik dari material beton dan kayu. Namun nilai sudut geser adhesi (δ) untuk material kayu diatas material beton dan baja. Secara umum berdasarkan teori Couloumb didapat persamaan bidang gelincir adhesi berturut-turut untuk kayu   vs tanah lunak, Ï„ = 0.148 + σN. tan 17.4o, untuk beton vs tanah lunak Ï„ = 0.166 + σN. tan 12.3o dan untuk baja vs tanah lunak Ï„ = 0.171 + σN. tan 9.3o. Selain itu pola regangan bidang untuk semua material tiang terhadap tanah lunak menunjukkan pola regangan plastis (keruntuhan getas) dengan titik koordinat regangan leleh (εyield), yaitu pada rentang tegangan geser = 0.2 "“ 0.40 kg/cm2   dan regangan = 1 "“ 3%                  Kata kunci: uji geser adhesi di laboratorium; beberapa jenis materil tiang pancang pada tanah lunak
KAJIAN PEMAMPATAN TANAH LUNAK DENGAN METODE PVD-PHD DI PELABUHAN KIJING KABUPATEN MEMPAWAH Andria, Tya; Rustamaji, R.M; Priadi, Eka
Jurnal Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.104 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v19i2.40834

Abstract

Kalimantan Barat, khususnya di Pantai Kijing Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, merupakan lokasi pembangunan pelabuhan internasional dengan hasil penyelidikan tanahnya ialah berupa tanah lunak yang sangat padat sehingga perlu adanya perbaikan tanah. Perbaikan tanah yang dilakukan yaitu dengan dipasangnya PVD (Prefabricated Vertical Drain), PHD (Prefabricated Horizontal Drain), ditambah dengan pemasangan Geotextile dan Geomembrane sebagai pendukung proses kerja dari Vacuum Consodilation yang dikombinasikan dengan Pembebanan awal (Preloading). Selain itu,   dilakukan analisa dengan beberapa variasi metode perbaikan tanah seperti, metode PVD-PHD kombinasi Vacuum Consolidation, dan metode PVD-PHD kombinasi Preloading saja untuk mengetahui besar dan waktu penurunan tanah. Hasil perhitungan konsolidasi primer dengan derajat konsolidasi 90% pada tanah asli mengalami penurunan sebesar 1,092 m selama 1,8 tahun, dengan metode PVD-PHD kombinasi Vacuum Consolidation mengalami penurunan sebesar 1,429 m, dengan metode PVD-PHD kombinasi Preloading mengalami penurunan sebesar 1,995 m, sedangkan untuk metode PVD-PHD dengan Vacuum Consolidation kombinasi Preloading mengalami penurunan sebesar 1,199 m masing-masing terjadi dalam waktu 25 hari. Untuk hasil pengamatan dilapangan dengan derajat konsolidasi 90% menghasilkan penurunan sebesar 1,067 m selama 100 hari. Perhitungan tersebut dilakukan berdasarkan Teori Konsolidasi Satu Dimensi oleh Terzaghi.
ANALISA PENGARUH INTERMITTENT CURRENT TERHADAP FENOMENA ELEKTROKINETIK PADA DAYA DUKUNG TIANG TUNGGAL Rohman, Rohman; Rustamaji, -; Faisal, Ahmad
Jurnal Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v19i2.41379

Abstract

Metode elektrokinetik merupakan salah satu metode perbaikan tanah lunak yang dapat diaplikasikan untuk meningkatkan daya dukung. Metode ini dilakukan dengan memberikan tegangan listrik pada elektroda yang ditanam di tanah untuk memperbaiki karakteristik geoteknik dari tanah lunak, dilakukan dua variabel pemberian tegangan listrik yaitu secara konstan dan secara putus-putus dengan periode pengaliran selama 24 jam, dan pemutusan selama 24 jam untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang ditimbulkan kedua variabel arus tersebut pada fenomena elektroosmosis terhadap daya dukung tiang pancang baja tunggal. Penelitian ini merupakan studi lapangan menggunakan data loading test tiang tunggal hasil penelitian lapangan, dengan membandingkan daya dukung tiang tanpa perlakuan, tiang yang diberi pengaruh elektrokinetik dengan arus konstan dan tiang yang diberi pengaruh elektrokinetik dengan arus intermittent, berdasarkan analisa hasil penelitian, tiang dengan perlakuan elektrokinetik dengan arus konstan sebesar 2560 mA selama 35 hari mengalami kenaikan daya dukung sebesar 39,879%, jika dibandingkan tiang tanpa perlakuan dengan waktu tunggu yang sama, sedangkan tiang yang diberi perlakuan elektrokinetik secara intermittent dengan kuat arus dan waktu tunggu yang sama, mengalami kenaikan daya dukung sebesar 35,739%. Hal ini menunjukan bahwa dengan energi listrik setengah lebih kecil, metoda elektrokinetik dengan pemberian arus listrik secara intermittent memiliki kenaikan daya dukung tiang tunggal yang mendekati kenaikan daya dukung tiang tunggal dengan arus konstan
ANALISA PENGARUH INTERMITTENT CURRENT TERHADAP FENOMENA ELEKTROKINETIK PADA DAYA DUKUNG TIANG TUNGGAL Rohman, Syafa?Atur Rohman; Rustamaji, -; Faisal, Ahmad
Jurnal Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtsft.v19i2.41379

Abstract

Metode elektrokinetik merupakan salah satu metode perbaikan tanah lunak yang dapat diaplikasikan untuk meningkatkan daya dukung. Metode ini dilakukan dengan memberikan tegangan listrik pada elektroda yang ditanam di tanah untuk memperbaiki karakteristik geoteknik dari tanah lunak, dilakukan dua variabel pemberian tegangan listrik yaitu secara konstan dan secara putus-putus dengan periode pengaliran selama 24 jam, dan pemutusan selama 24 jam untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang ditimbulkan kedua variabel arus tersebut pada fenomena elektroosmosis terhadap daya dukung tiang pancang baja tunggal. Penelitian ini merupakan studi lapangan menggunakan data loading test tiang tunggal hasil penelitian lapangan, dengan membandingkan daya dukung tiang tanpa perlakuan, tiang yang diberi pengaruh elektrokinetik dengan arus konstan dan tiang yang diberi pengaruh elektrokinetik dengan arus intermittent, berdasarkan analisa hasil penelitian, tiang dengan perlakuan elektrokinetik dengan arus konstan sebesar 2560 mA selama 35 hari mengalami kenaikan daya dukung sebesar 39,879%, jika dibandingkan tiang tanpa perlakuan dengan waktu tunggu yang sama, sedangkan tiang yang diberi perlakuan elektrokinetik secara intermittent dengan kuat arus dan waktu tunggu yang sama, mengalami kenaikan daya dukung sebesar 35,739%. Hal ini menunjukan bahwa dengan energi listrik setengah lebih kecil, metoda elektrokinetik dengan pemberian arus listrik secara intermittent memiliki kenaikan daya dukung tiang tunggal yang mendekati kenaikan daya dukung tiang tunggal dengan arus konstan
PENGOLAHAN MINYAK PELUMAS BEKAS MENGGUNAKAN METODE ACID CLAY TREATMENT Pratiwi, Yuzana
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2013): Edisi Juni 2013
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtsft.v13i1.1157

Abstract

AbstrakLimbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) yangsemakin meningkat dikhawatirkan menimbulkan dampak yang lebih luas terhadapkesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan hidup. Salah satu limbah B3 yang perlu mendapatkanpenanganan khusus karena dihasilkan dalam jumlah yang tinggi di masyarakatadalah minyak pelumas bekas. Oleh karena itu, diperlukansuatu metode pengolahan yang dapat mereduksi zat pencemar yang ditimbulkan olehminyak pelumas bekas, salah satunya adalah metode Acid Clay Treatment. Pengolahan yangdilakukan bertujuan untuk menentukan kondisi terbaik dalam penurunan logamberat timbal (Pb) pada pengolahan minyak pelumas bekas dengan metode Acid Clay Treatment dan untuk mengkajipenurunan kadar Pb yang terkandung pada minyak pelumas bekas. Adsorben yangdigunakan adalah kaolin yang telah diaktivasi dengan asam sulfat. Pengolahanminyak pelumas bekas ini menggunakan tiga variasi, yaitu variasi konsentrasiadsorben, variasi waktu kontak, dan variasi tingkat keasaman (pH). Hasilpengujian pengolahan minyak pelumas bekas menunjukan bahwa kondisi terbaikpenurunan kadar Pb pada 150 ml minyak pelumas bekas terdapat pada konsentrasiadsorben 10 gram, waktu kontak 60 menit, dan pH 4,4. Efisiensi penurunan kadarPb yang didapat dengan menggunakan metode AcidClay Treatment dari kondisi terbaik adalah sebesar 56,71 %.Kata-kata kunci: limbahB3, acid clay treatment, kaolin, timbal
PENGARUH PENGEKANGAN (CONFINEMENT) DENGAN VARIASI JARAK SENGKANG TERHADAP PENINGKATAN KAPASITAS KEKUATAN KOLOM Kurniansyah, Arry; ., Elvira; ., M Yusuf
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2013): Edisi Juni 2013
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v13i1.2033

Abstract

AbstrakTerdapat perbedaan pada mutu beton antarabeton yang tidak diberikan pengekangan (unconfined)dan beton yang diberikan pengekangan (confined).Pengekangan pada inti penampang kolom (concretecore) yang diakibatkan adanya sengkang berpengaruh terhadap peningkatankekuatan tekan beton pada daerah terkekang dalam menerima kuat tekan secaraaksial. Perbandingan jarak antarsengkang terhadap inti penampang kolom (concrete core) daerah terkekangmerupakan salah satu variabel yang berpengaruh terhadap peningkatan kekuatankolom. Penelitian ini dilakukan dengan pengujian secara eksperimental danperhitungan secara teoritis. Perhitungan secara teorotis mengacu pada hasilpenelitian yang dilakukan oleh para peneliti sebelumnya. Sedangkan ujieksperimental dilakukan dengan pengujian pembebanan aksial terhadap benda ujikolom dengan dimensi 12 cm ´ 12 cm ´ 60 cm, dengan variasi jarak sengkang 5 cm, 9 cm, 13 cm dan bendauji kolom tanpa sengkang. Tulangan longitudinal yang digunakan adalah Æ?7,6 mm dengan kuat leleh tulangan baja 282,85 MPa. Tulangansengkang yang digunakan adalah Æ?5,6 mmdengan kuat leleh tulangan baja 294,10 MPa. Hasil penelitian menunjukkan bahwasemakin dekat jarak sengkang maka semakin besar kemampuan kolom dalam menerimabeban aksial. Pada hasil perhitungan secara teoritis dengan pembanding berupabenda uji kolom tanpa sengkang, menghasilkan peningkatan beban aksial benda ujikolom dengan jarak sengkang 5 cm sebesar 5,17% dan untuk benda uji kolom denganjarak sengkang 9 cm sebesar 1,74%. Sedangkan hasil uji eksperimental denganpembanding berupa benda uji kolom tanpa sengkang, menghasilkan peningkatanbeban aksial benda uji kolom dengan jarak sengkang 5 cm sebesar 7,38% dan untukbenda uji kolom dengan jarak sengkang 9 cm sebesar 5,37%. Persentase selisihpengujian secara eksperimental terhadap perhitungan secara teoritis didapatkanselisih pembebanan benda uji kolom dengan jarak sengkang 5 cm sebesar 3,84%,benda uji kolom dengan jarak 9 cm sebesar 2,46%, dan benda uji kolom tanpasengkang sebesar 5,82%.Kata-kata kunci:      jaraksengkang, efek pengekangan
STUDI GERAKAN TANAH AKIBAT PEMANCANGAN TIANG FONDASI (SQUARE PILE) STUDI KASUS PADA PEMBANGUNAN TERMINAL PENUMPANG BANDARA SUPADIO PONTIANAK Yulianti, Erna; ., Indrayani
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2013): Edisi Desember 2013
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v13i2.4540

Abstract

Pertumbuhan penumpang Bandara Supadio Pontianak saat ini dari tahun ke tahun semakin meningkat yang menjadikan Terminal Penumpang Bandara Supadio sudah tidak mampu lagi menampung jumlah penumpang yang semakin meningkat, sehingga diperlukan pengembangan kawasan Bandara Supadio untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan bandara. Dalam pengembangan Terminal Penumpang Bandara Supadio, dilakukan pekerjaan pemancangan fondasi tiang persegi (square pile) dengan menggunakan alat pancang HSPD (Hydraulic Static Pile Driver) tipe 120 T. Pergeseran alat HSPD dan proses pemancangan tiang menimbulkan masalah gerakan tanah yang mempengaruhi bangunan yang ada di sekitar lokasi pembangunan, khususnya gedung VIP bandara yang berjarak 2 m dari titik fondasi dan masih terus digunakan bagi penumpang VIP. Gerakan tanah yang terjadi akibat pergeseran alat dan proses pemancangan dihitung besarannya dengan menggunakan program Plaxis 8, dengan menganalisis data tanah, data berat alat HSPD, data tiang serta data gedung VIP bandara. Hasil yang didapat dari simulasi data yang dilakukan memperlihatkan telah terjadi gerakan tanah yang mengakibatkan penurunan struktur bangunan gedung VIP akibat pemancangan tiang dan akibat mobilisasi alat pancang HSPD 120 T. Pengaruh gerakan tanah tersebut membuat bangunan gedung VIP Bandara Supadio Pontianak mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga harus dilakukan perbaikan pada stuktur kolom, dinding dan lantai bangunan supaya gedung tersebut dapat tetap digunakan untuk melayani penumpang VIP. Kata-kata kunci: gerakan tanah, fondasi square pile, Plaxis 8
KAJIAN PENGARUH JEMBATAN KAPUAS TERHADAP LALU LINTAS AIR MAUPUN DARAT DI KOTA SINTANG Apriyanti, Etty
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2013): Edisi Juni 2013
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtsft.v13i1.1728

Abstract

AbstrakPembangunan Jembatan Kapuas di Kota Sintang beserta jalanaksesnya memberikan pengaruh yang cukup besar bagi perkembangan wilayah danpertumbuhan ekonomi di Kota Sintang. Hal ini menyebabkan meningkatnya aktivitas penduduk, baik untuk kepentingansosial, pendidikan maupun kepentingan lainnya, sehingga kebutuhan akan transportasi juga terusmeningkat. Akibatnya, volume lalu lintas yang melewati jembatan dan jalan aksesnya akan terusmeningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang terjadi sebagai akibat dioperasionalkannyaJembatanKapuas Sintang terhadap lalu lintas air maupun lalu lintas darat di Kota Sintang. Kajiandilakukan dengan membuat model persamaan perhitungan produksi bangkitan volume lalu lintas air dan lalu lintas darat di Kota Sintang menggunakananalisis regresi berbasis zona dengan asumsi data variabel tetap (Y)adalah volume lalu lintas air dan lalu lintas darat, sedangkan data variabelbebas (X) adalah data sosio-ekonomi. Dari model terpilih kemudian dilakukan estimasi bangkitan lalu lintas untuk tahun2016, 2021, 2026 dan 2031. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tahunvolume lalu lintas air maupun lalu lintas darat di Kota Sintang terus mengalami peningkatan denganadanya JembatanKapuas. Faktor yang paling dominan mempengaruhi aktivitas lalu lintas airadalah perusahaan perdagangan. Pusat perdagangan yang terletak di wilayahSungai Durian menyebabkan masyarakat dari wilayah Kampung Raja lebih memilihuntuk menggunakan transportasi air untuk mencapai tujuannya karena jaraktempuhnya lebih pendek dibandingkan apabila menggunakan transportasi darat.Sedangkan lalu lintas darat dominan dipengaruhi oleh faktor kepadatan penduduk.Adanya Jembatan Kapuas membuka akses darat dari dan menuju ke wilayah KampungRaja yang sebelumnya terpisah dengan wilayah lainnya di Kota Sintang sehinggawilayah ini semakin mudah dikunjungi oleh masyarakat kota Sintang. Akibatnya, kepadatan penduduk diwilayah tersebut meningkat sehingga meningkatkan pula lalu lintas darat yangmelintasi JembatanKapuas. Berdasarkan hasil analisis, dapat ditarikkesimpulan bahwa dengan adanya Jembatan Kapuas, volume lalu lintas yang melalui Jembatan Kapuas dan jalanaksesnya akan terus meningkat sehingga disarankan pada pemerintah untukmemprogramkan pembangunan jembatan baru yang menghubungkan antara wilayahKampung Raja dan Sungai Durian, sehingga terdapat jalur lingkar yang salingberhubungan antara wilayah Sungai Durian Tanjung Puri Kampung Raja.Hal ini bertujuan agar arus lalu lintas darat dari dan menuju wilayah KampungRaja menjadi terbagi, tidak hanya tertumpu pada Jembatan Kapuas dan JembatanMelawi serta jalur aksesnya.Kata-kata kunci: lalu lintasair, lalu lintas darat, transportasi, regresi
MANAJEMEN PERSIMPANGAN JALAN DI KOTA SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA Rusjuniati, Rista; Juniardi, Ferry; Azwansyah, Heri
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2013): Edisi Desember 2013
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v13i2.2678

Abstract

Seiring denganpertumbuhan daerah, sistem prasarana transportasi jalan di Kota Sukadana diselenggarakan dengantujuan untuk mewujudkan lalu lintas dan angkutan jalan yang aman, cepat,lancar, tertib, teratur, nyaman dan efisien. Selain itu, diharapkan sistemtransportasi terpadu mencapai seluruh pelosok wilayah daratan untuk menunjangpemerataan, pertumbuhan dan stabilitas sebagai pendorong, penggerak danpenunjang pembangunan daerah. Oleh karena itu, diperlukan suatu studipenanganan persimpangan pada jalan kota yang diharapkan dapat melihatpermasalahan secara nyata dan dapat digunakan untuk membandingkan permasalahanyang terjadi. Untuk menentukan penanganan persimpangan jalan digunakan metode AHP(Analytical Hierarchy Process). Pada penelitian ini, para PemangkuKepentingan/pengambil keputusan (stakeholder) merupakan nara sumber. Langkah yang diambil yaitu dengan caramelakukan penyebaran kuisioner, kemudian menentukan bobot masing-masingkriteria dan subkriteria permasalahan. Kriteria-kriteria permasalahan yangdiambil yaitu kinerja persimpangan, hirarki persimpangan jalan, akses ke modatransportasi lain, akses ke pusat kota dan kapasitas persimpangan. Hasilakhirnya adalah penyusunan ranking prioritas kriteria permasalahan danprioritas persimpangan yang perlu dilakukan penanganan di Kota Sukadana sebagai daerah kasus. Berdasarkan analisistingkat kinerja persimpangan jalan di KotaSukadana, pada persimpangan jalan di KotaSukadana mempunyai nilai DS (Derajat Kejenuhan) dari tahun 2010 s.d. 2030kurang dari 0,85. Sedangkan berdasarkan analisis tingkat pelayanan, limasimpang jalan yang ada di Kota Sukadanadari tahun 2010 s.d. 2030 berada pada tingkat pelayanan A dan B. Selain itu,berdasarkan persepsi para responden (stakeholder) dan hasil perhitungan, diperoleh bobot masing-masing kriteriapermasalahan sebesar 31,4% untuk kriteria kinerja persimpangan, selanjutnya akseske moda transportasi lain 22,4%; keterpaduan hirarki persimpangan 20,3%; kapasitaspersimpangan 14,5% dan akses ke pusat kota 11,4%. Untuk penangananpersimpangan, simpang tiga Tugu Durian menjadi prioritas utama dengan bobot4,146.Kata-kata kunci:         AHP,tingkat kinerja, tingkat pelayanan

Filter by Year

2008 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 26, No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 25, No 3 (2025): Vol 25, No 3 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI AGUSTUS 2025 Vol 25, No 2 (2025): Vol 25, No 2 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2025 Vol 25, No 1 (2025): Vol 25, No 1 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2025 Vol 25, No 4 (2025): Jurnal Teknik Sipil: Vol 25, No. 4, November 2025 Vol 24, No 4 (2024): Vol 24, No 4 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI NOVEMBER 2024 Vol 24, No 3 (2024): Vol 24, No 3 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI AGUSTUS 2024 Vol 24, No 2 (2024): Vol 24, No 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2024 Vol 24, No 1 (2024): Vol 24, No 1 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2024 Vol 23, No 4 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI NOVEMBER 2023 Vol 23, No 3 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI AGUSTUS 2023 Vol 23, No 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2023 Vol 23, No 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2023 Vol 22, No 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2022 Vol 22, No 1 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2022 Vol 22, No 1 (2022) Vol 21, No 2 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2021 Vol 21, No 1 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2021 Vol 20, No 2 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 20, No 1 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 19, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 19, No 1 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 18, No 2 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 18, No 1 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 17, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 17, No 1 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 16, No 2 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 16 NO 2 EDISI DESEMBER 2016 Vol 16, No 1 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 16 NO 1 EDISI JUNI 2016 Vol 15, No 2 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 15 NO 2 EDISI DESEMBER 2015 No 1 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 15 EDISI JUNI 2015 Vol 14, No 2 (2014): Jurnal Teknik Sipil Edisi Desember 2014 Vol 14, No 1 (2014): Jurnal Teknik Sipil Edisi Juni 2014 Vol 13, No 2 (2013): Edisi Desember 2013 Vol 13, No 1 (2013): Edisi Juni 2013 Vol 12, No 1 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 12 NO 1 EDISI JUNI 2012 Vol 12, No 2 (2012): Edisi desember 2012 Vol 11, No 2 (2011): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 11 NO 2 EDISI DESEMBER 2011 Vol 11, No 1 (2011): Edisi Juni 2011 Vol 10, No 2 (2010): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 10 No 2 Des - 2010 Vol 10, No 1 (2010): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 10 No 1 Juni - 2010 Vol 9, No 2 (2009): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 9 No 2 Des - 2009 Vol 9, No 1 (2009): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 9 No 1 Juni - 2009 Vol 8, No 1 (2008): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 8 No 1 Juni - 2008 More Issue