cover
Contact Name
Yoni Sunaryo
Contact Email
yonisunaryo@unigal.ac.id
Phone
+6282317426278
Journal Mail Official
sunaryoyoni@gmail.com
Editorial Address
Jl. R.E. Martadinata No. 150 Ciamis
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27226069     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/j-kip.v1i2
Core Subject : Education, Social,
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) merupakan jurnal untuk mempublikasikan hasil penelitian dalam bidang Pendidikan. Terbit secara berkala satu tahun tiga kali yakni pada bulan Februari, Juni dan Oktober. J-KIP dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh dan mempublikasikan kajian teori ataupun penelitian dalam bidang Pendidikan baik itu dari Peneliti, Mahasiswa, Guru, Dosen, dan Praktisi Pendidikan. Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam J-KIP meliputi: Kurikulum dalam Pengajaran Kemampuan Berpikir Model Pembelajaran Media dan Multimedia Pembelajaran Penilaian (Assesment) dan Evaluasi dalam Pengajaran Pengembangan Profesional Guru Konsep Materi Pelajaran DDR
Articles 531 Documents
NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL TRADISI MERLAWU BAGI MASYARAKAT DESA KERTABUMI KABUPATEN CIAMIS Harpinah Berkah; Yat Rospia Brata; Agus Budiman
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.6014

Abstract

ABSTRACTThe Merlawu tradition in Kertabumi Village is a tradition that is carried out as an expression of gratitude to Allah SWT for having been bestowed with sustenance and as a form of friendship between fellow humans and praying for  the departed ancestors. This traditional activity is carried out every year by the people of Kertabumi Village before entering the holy month of Ramadan which is attended by local government officials and the surrounding community or from people outside Kertabumi Village. The research method used is an ethnographic research method with stages of data source types (primary data and secondary data), data collection techniques (observation, interviews, and documentation), and data analysis methods. The Merlawu tradition contains local wisdom values such as religious values, cooperation values, artistic values, historical values, and economic values.Keywords: Value of Local Wisdom and Merlawu TraditionABSTRAKTradisi Merlawu di Desa Kertabumi merupakan tradisi yang dilakukan sebagai ucapan rasa syukur terhadap Allah SWT karena telah dilimpahruahkan rezeki dan sebagai bentuk silaturahmi antar sesama manusia serta mendoakan para leluhur yang telah meninggal. Kegitan tradisi ini dilakukan setiap tahun oleh masyarakat Desa Kertabumi sebelum memasuki bulan suci ramadhan yang dihadiri oleh aparat pemerintah setempat serta masyarakat sekitar ataupun dari masyarakat luar Desa Kertabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian etnography dengan tahapan jenis sumber data (data primer dan data sekunder), teknik pengumpulan data (observasi, interview, dan dokumentsi), dan metode analisis data. Tradisi Merlawu mengandung nilai-nilai kearifan lokal didalamnya seperti nilai religi, nilai gotong royong, nilai seni, nilai sejarah, dan nilai ekonomi.Kata Kunci : Nilai Kearifan Lokal dan Tradisi Merlawu
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DISKURSUS MULTY REPRECENTACY (DMR) Evie Fitriani Matin; Tati Heryati; Rita Patonah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.6375

Abstract

Kurangnya partisipasi peserta didik pada proses pembelajaran menyebabkan rendahnya hasil belajar. Selain itu masalah tersebut juga dipengaruhi penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat. Menyikapi permasalahan tersebut maka penulis mencoba menerapkan model pembelajran kooperatif tipe Diskursus Multy Reprecentacy (DMR). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Hasil belajar peserta didik yang menggunakan model kooperatif tipe Diskursus Multy Reprecentacy (DMR)  pada pretest dan posttest; 2) Hasil belajar yang menggunakan metode konvensional pada saat pretest dan posttest; 3) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode Diskursus Multy Reprecentacy (DMR) dengan metode konvensional pada pengukuran akhir. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Desain. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Diskursus Multy Reprecentacy (DMR) lebih tinggi dibandingkan dengan metode konvensional.
SUPERVISI AKADEMIK DALAM UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MENYUSUN PERANGKAT PEMBELAJARAN DI SD NEGERI GEDONG DALEM I Tamisih Tamisih
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.6988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran melalui supervisi akademik. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah non tes diantaranya observasi/ pengamatan dan studi dokumen. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi berupa rubrik, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor pada guru kelas III mengalami kenaikan dari 70,75 pada siklus I menjadi 82,5 pada siklus II dengan kategori baik. Begitupun pada guru kelas IV mengalami kenaikan dari 62,75 pada siklus I menjadi 78,5 pada siklus II dengan kategori baik. Maka dapat disimpulkan bahwa supervisi akademik telah berhasil untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINKING ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Vina Resti Rahayu; Dedeh Dedeh; Utty Suwirta
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 2 (2022): JUNI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i2.6840

Abstract

Usaha dalam meningkatkan hasil belajar siswa merupakan tanggungjawab guru dalam pembelajarannya dikelas. Upaya itu guru harus mampu menciptakan interaksi yang optimal agar seluruh siswa aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: 1) Perbedaan hasil belajar siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas eksperimen, 2) Perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas kontrol. Dan 3) Perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving lebih tinggi dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran akhir (posttest). Metode Penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment design tipe nonequival control group design. Penelitian dilakukan dengan objek penelitian yang terdiri dari 2 kelas, yang terdiri dari 1 sebagai kelas Eksperimen dan 1 kelas sebagai kelas Kontrol. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah uji F, N-Gain dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama terdapat Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving pada pengukuran awal (pretes) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas Eksperimen. Kedua, terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran awal (pretes) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas kontrol. Dan ketiga terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving dengan peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran akhir (posttest).
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING BERBASIS GOOGLE CLASSROOM PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Annisa Kemaladewi; Samiri Samiri; Tati Heryati
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 2 (2022): JUNI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i2.6358

Abstract

Penggunaan media pembelajaran yang kurang tepat merupakan salah satu faktor rendahnya hasil belajar peserta didik, rendahnya hasil belajar merupakan salah satu masalah dalam kegiatan belajar mengajar. Di lapangan sering dijumpai guru yang dapat menguasai materi belajar dengan baik tetapi tidak dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: 1) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan e-learning berbasis google classroom pada pengukuran awal (pretes) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas Eksperimen, 2 Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan media pembelajaran konvensional pada pengukuran awal (pretes) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas kontrol. Dan 3) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan e-learning berbasis google classroom dengan peserta didik yang menggunakan media pembelajaran konvensional pada pengukuran akhir (posttest). Metode Penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment design tipe nonequival control group design. Penelitian dilakukan dengan objek penelitian yang terdiri dari 2 kelas. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah uji F dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, terdapat Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan e-learning berbasis google classroom pada pengukuran awal (pretes) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas Eksperimen. Kedua, terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan media pembelajaran konvensional pada pengukuran awal (pretes) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas kontrol. Dan ketiga, terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan e-learning berbasis google classroom dengan peserta didik yang menggunakan media pembelajaran konvensional pada pengukuran akhir (posttest).
PENGARUH PENGGUNAAN MIND MAPPING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI MEDIA GOOGLE MEET Ewidya Restyana Bunga; Adun Rusyana; Awang Kustiawan
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 2 (2022): JUNI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i2.6070

Abstract

Pembelajaran seringkali hanya menekankan pada aktivitas mengingat, memahami dan mengaplikasikan. Tantangan masa depan menuntut pembelajaran harus lebih mengembangkan keterampilan berpikir. Dengan adanya pandemi Covid 19 saat ini , pembelajaran dianjurkan tetap berjalan melalui pembelajaran dalam jaringan (Daring) atau biasa disebut pembelajaran online.Sehingga Guru harus membuat suatu inovasi baru agar pembelajaran dapat mengembangkan keterampilan berpikir kreatif siswa.Tujuan adanya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh keterampilan berpikir kreatif siswa setelah diterapkannnya Model Pembelajan Mind Mapping . Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode quasi eksperimen dan desain penelitiannya menggunakan One Group Pretest-posttest yang memberikan satu perlakuan terhadap subjek yang sama berupa penggunaan Model Pembelajaran Mind mapping terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa kelas XI IPA 2 SMAN 1 Sukadana dengan melalui media pembelajaran daring menggunakan aplikasi Google Meeting dengan pengambilan sampel yaitu menggunakan tehnik purpose sampling. Adapun sampel yang terpilih adalah kelas XI IPA 2 yang berjumlah 20 siswa untuk dijadikan kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah pretest-posttest untuk mengetahui keterampilan berpikir kreatif siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan Model Pembelajaran Mind Mapping terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa pada sub materi sistem saraf melalui pembelajaran daring dengan menggunakan aplikasi Google Meeting.
PERNGARUH ARUS KAS DAN LABA AKUNTANSI TERHADAP RETURN SAHAM Ade Rian Maulana; Sukomo Sukomo; Endang Mulyadi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 2 (2022): JUNI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i2.7700

Abstract

Laporan arus kas pada perusahaan LQ-45 terdapat beberapa kekurangan yang diamana informasi yang tersaji masih minim sehingga mempengaruhi keputusan investasi para calon investor dalam memutuskan keputusan investasi mereka di perusahaan tersebut. Laba akuntansi pada perusahaan LQ-45 di atas ada beberapa masalah dimana ada beberapa perusahaan mengalami kerugian dan itu bisa berdampak bagi perusahaan dan mempengaruhi keputusan investasi bagi para calon investor. Masalah yang dihadapi return saham pada perusahaan LQ-45 yaitu minimnya informasi untuk para calon investor dan juga terkadang ada keterlambatan update data mengenai return saham. Tujuan dari penelitian ini adalah; 1) Bagaimana pelaporan arus kas pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia; 2) Bagaimana pelaporan laba akuntansi pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia; 3) Berapa besar return saham pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia; 4) Besarnya pengaruh arus kas terhadap return saham pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia; 5) Besarnya pengaruh laba akuntansi terhadap return saham pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia; 6) Besarnya pengaruh arus kas dan laba akuntansi secara bersama atau simultan terhadap return saham pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan beberapa simpulan sebagai berikut : Variabel Arus kas berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap variabel return saham. Variabel laba akuntansi berpengaruh positif secara signifikan terhadap variabel return saham. Secara simultan, variabel Arus Kas dan Laba Akuntansi secara simultan memiliki pengaruh positif secara signifikan terhadap Return Saham.
PERBEDAAN KANDUNGAN NUTRISI PAKAN TERNAK DOMBA HASIL FERMENTASI MENGGUNAKAN JENIS RUMPUT YANG BERBEDA Muthia Annisa Ramadhanti; Dadi Dadi; Yoyon Sutresna
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 2 (2022): JUNI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i2.6674

Abstract

Setiap pakan ternak domba mempunyai kandungan nutrisinya masing-masing dan probiotik mempunyai kandungan bakteri masing-masing sehingga akan mengubah kandungan nutrisi pada pakan ternak tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kandungan nutrisi pakan ternak domba hasil fermentasi dengan menggunakan jenis rumput yang berbeda, khusus protein kasar dan serat kasar. Waktu penelitian dari bulan April sampai bulan Mei 2021. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, analisis data menggunakan uji-t dengan 3 perlakuan dan 19 ulangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan secara signifikan antara kandungan protein kasar dan serat kasar pada pakan ternak domba hasil fermentasi menggunakan jenis rumput yang berbeda. Hal ini ditunjukkan pada rumput odot dan pakchong memiliki nilai thitung protein kasar sebesar 0,08 dan nilai thitung serat kasar sebesar 0,13. Pada rumput odot dan rumput mombaca memiliki nilai thitung protein kasar sebesar 0,06 dan nilai ttabel serat kasar sebesar 0,8. Sedangkan pada rumput pakchong dan mombaca memiliki nilai thitung pada protein kasar sebesar 0,89 dan nilai thitung pada serat kasar sebesar sebesar 0,75. Semua thitung dari ketigaperlakuan tersebut nilainya lebih kecil dari nilai ttabel dengan taraf nyata ɑ: 5%.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Yulia Hasna Munzila; Eni Rohaeni; Ahyo Ruhyanto
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 2 (2022): JUNI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i2.6253

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik menjadi salah satu masalah yang harus segera diperbaiki. salah satunya disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang masih berpusat pada guru, oleh karena itu pendidik dituntut untuk mengembangkan model pembelajaran. Salah satu alternatif model pembelajaran yang memungkinkan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik adalah model Probing Prompting. Rumusan masalah dalam penelitian yaitu: 1) Apakah terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Probing Prompting pada pengukuran awal (pretes) dan pengukuran akhir (post tes) di kelas eksperimen; 2) Apakah terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran Konvensional pada pengukuran awal (pretes) dan pengukuran akhir (post tes) di kelas kontrol; 3) Apakah terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Probing Prompting dengan peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran Konvensional pada pengukuran awal (pretes) dan pengukuran akhir (post tes).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Probing Prompting pada pengukuran awal (pretes) dan pengukuran akhir (post tes) di kelas eksperimen; 2) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran Konvensional pada pengukuran awal (pretes) dan pengukuran akhir (post tes) di kelas kontrol; 3) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Probing Prompting dengan peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran Konvensional pada pengukuran akhir (post tes). Metode penelitian yang digunakan metode eksperimen desain Quasi Eksperimental Nonequivalent Control Grup Design dan analisis data menggunakan Uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat perbedaan hasil belajar mata pelajaran ekonomi peserta didik yang menggunakan Model Probing Prompting dengan yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran akhir (posttest).Kata Kunci : Probing Prompting, Hasil Belajar.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN TATAP MUKA DENGAN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ZOOM MEETING Junaidi Sesfao; Budi Setia; Adun Rusyana
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 2 (2022): JUNI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i2.6887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan hasil belajar kognitif siswa dengan metode tatap muka dan zoom meeting pada siswa Kelas X MIPA di SMA Plus Nashrul Haq Kota Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimental (Peneltian Semu) dengan desain penelitian solomon two group design. Populasi dan Sampel penelitian ini adalah Kelas X MIPA SMA Plus Nashrul Haq Kota Tasikmalaya tahun ajaran 2020-2021. Sampel diambil dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan untuk penelitian ialah instrument tes. pengambilan data hasil belajar kognitif siswa dilakukan dengan soal pre test dan post test berupa soal pilihan ganda sebanyak 20 butir soal pada sub materi Ekosistem. Data hasil penelitian dianalisis secara statistik meliputi Uji T-test untuk menghitung hasil Perbandingan Metode tatap muka dan zoom meeting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung: 1,5 ttabel dan ttabel:2,04 maka sesuai dengan  rumus ttabel ≥    : 2,04 ≥ 1,5 = Ho di terima dan Ha ditolak. Sehingga tidak terdapat perbedaan antara Metode Tatap muka dan Zoom  Meeting terhadap hasil belajar Kognitif siswa kelas X MIPA SMA Plus Nashrul Haq Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya.