cover
Contact Name
Fikria Najitama
Contact Email
redaksijurnalannidzam@gmail.com
Phone
+6285743626645
Journal Mail Official
redaksijurnalannidzam@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tentara No.55B Kampus IAINU Kebumen
Location
Kab. kebumen,
Jawa tengah
INDONESIA
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam
ISSN : 23558482     EISSN : 25809555     DOI : https://doi.org/10.33507/an-nidzam
An-Nidzam mengajak para cendekiawan, peneliti, dan mahasiswa untuk menyumbangkan hasil kajian dan penelitiannya di bidang-bidang yang berkaitan dengan Manajemen Pendidikan, Islam, masyarakat Muslim, yang meliputi kajian tekstual dan kerja lapangan dengan berbagai perspektif Pendidikan, Pembelajaran, Filsafat, Teologi, dan lain-lain. Spesifikasi Journal ini fokus pada Manajemen Pendidikan Islam dan studi Islam. Jurnal An-Nidzam mengundang para sarjana, peneliti, dan mahasiswa untuk menyumbangkan hasil studi dan penelitian mereka di bidang terkait. Itu bertujuan untuk mendorong dan mempromosikan pada Manajemen Pendidikan Islam dan studi Islam dari berbagai perspektif ilmiah. Jurnal ini fokus pada kajian Manajemen Pendidikan Islam dan studi sosial. Ini mencakup pada Manajemen Pendidikan Islam dan studi Islam di berbagai wilayah di dunia , Nusantara dan daerah lainnya), Metodologi Manajemen Pendidikan Islam dan studi sosial studi. Jurnal ini dengan hangat menyambut setiap kontribusi dari para sarjana dari disiplin ilmu terkait
Articles 127 Documents
NILAI EKONOMI PENDIDIKAN: INTERPRETASI NILAI PENDIDIKAN DI INDONESIA Miftahul Ulya; Sarmo ,
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.911 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v6i1.160

Abstract

Nilai modal manusia (human capital) suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh jumlah populasi penduduk atau tenaga kerja kasar, tetapi sangat ditentukan oleh tenaga kerja intelektual (brain intensif). Pendidikan dan pelatihan akan dapat meningkatkan pengetahuan dan keahlian yang pada gilirannya dapat meningkatkan produktivitas kerja suatu bangsa. Kesejahteraan dan keunggulan suatu bangsa amat bergantung pada kompetensi intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual bangsanya. Untuk mewujudkan bangsa yang makmur, sejahtera dan mampu bersaing dengan bangsa lain, maka pendidikan yang bermutu menjadi salah satu faktor utama suatu bangsa. Investastasi sumber daya manusia dalam dunia pendidikan harus menjadi komitmen dan prioritas pemerintah yang harus direalisasikan melalui APBN dan APBD sesuai dengan mandat dan amanat Undang-Undang. Disamping itu, kesadaran masyarakat berinvestasi untuk pendidikan perlu diwujudkan dalam bentuk keterlibatan secara aktif dalam dunia pendidikan. Adanya komitmen dari pemerintah yang didukung oleh kesadaran masyarakat untuk meningkatkan mutu pendidikan yang akan melahirkan bangsa yang cerdas, maju, sejahtera dan berperadaban tinggi.
KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA MADRASAH DENGAN PENDEKATAN MANAJEMEN MUTU TERPADU (TOTAL QUALITY MANAGEMENT) Siti Fatkhur Rokhmah
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.312 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v5i1.161

Abstract

Kepemimpinan merupakan sesuatu yang sangat vital, karena merupakan motor penggerak bagi segenap sumber daya yang tersedia di lingkungan organisasi,terutama terhadap komponen sumber daya manusia yang terdiri dari para karyawan atau tenaga personel lainnya. Sebuah madrasah juga memilikiseseorang yang menjadi penggerak, pengelola dan pemberi keputusan yaitu kepala madrasah. Kepala madrasah tidak hanya menjadi pemimpin saja tapijuga menjadi manajer dalam lembaga pendidikannya. Sebagai pemimpin kepala madrasah harus memiliki visi yang kuat dan memiliki tujuan yang jelasuntuk organisasinya atau mampu menjadi pemimpin yang visioner. Pemimpin visioner yaitu pemimpin yang memiliki kemampuan dalam memprediksitentang segala sesuatu yang berkaitan dengan kekuatan-kekuatan yang dimiliki, peluang-peluang yang ada, tantangan-tantangan yang harus dihadapi,ancaman-ancaman yang sekiranya muncul dalam memajukan lembaga pendidikan serta memiliki kemampuan dalam memengaruhi orang lainmelalui interaksi individu dan kelompok sebagai tujuan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.Pencapaian tujuan yang efektif dan efisien dapat disokong dengan peningkatan mutu madrasah. Hal tersebut bisa disikapi dengan menggunakanpendekatan Total Quality Management. TQM merupakan salah satu bentuk terobosan konsep peningkatan mutu berbasis kepuasan pelanggan. Lebihspesifiknya TQM ialah suatu pendekatan dalam usaha memaksimalkan daya saing melalui perbaikan terus menerus atas jasa, manusia, produk, dan lingkungan. Kepala madrasah dalam konteks manajemen peningkatan mutu harus mempunyai visi, kreativitas, sensitivitas, pemberdayaan (empowerment),dan memahami tentang manajemen perubahan guna mencapai tujuan madrasah secara maksimal.
STRATEGI DAN MANAJERIAL FUNDRAISING DANA ZAKAT Sarmo .
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.403 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v5i1.162

Abstract

Penghimpunan Dana Zakat (Fundraising) merupakan salah satu kewajiban dari sebuah lembaga amil zakat. BAZNAS Kabupaten Banyumas dalam upayapeningkatan pengumpulan dana zakat telah berhasil. Hal ini dapat dilihat semakin meningkatnya dana zakat setiap tahunnya dalam kurun waktu 3tahun terakhir. Pada tahun 2015 UPZ BAZNAS Kabupaten Banyumas berhasil menghimpun dana zakat, infaq, dan shadaqah sejumlah Rp. 3.813.066.645,-yang semula merencanakan Rp 2,5M, namun realisasinya meningkat 65,6% dari jumlah rencana target. Sedangkan pada tahun 2016 UPZ BAZNASKabupaten Banyumas berhasil menghimpun dana zakat, infaq, shadaqah sejumlah Rp. 6.237.364.537,- yang semula menargetkan pada tahun 2016sejumlah Rp 5M, namun realisasinya meningkat 80,2%. Pada tahun 2017 UPZ BAZNAS Kabupaten Banyumas memperoleh penghimpunan dana zakat, infaq,shadaqah sejumlah Rp 7.091.484.138,- dari 248 muzakki yang mengalami peningkatan dari jumlah muzakki sebelumnya yaitu 185 muzakki (2015)dan 226 muzakki (2016). Data ini menunjukkan ada peningkatan prosentase jumlah dana yang dikumpulkan setiap tahunnya, yakni 2015 sebesar 45%dari tahun sebelumnya, 2016 sebesar 38% dan 2017 sebesar 12%. Strategi penghimpunan dana zakat yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Banyumassehingga berhasil meningkatkan jumlah dana zakat yang dikumpulkan setiap tahunnya, antara lain yaitu sosialisasi dan edukasi berzakat, penguatankualitas amil dan pengurus pengumpul zakat, transparansi dan keterbukaan penggunaan dana zakat terhadap muzakki, dan sinergisitas program BAZNASdengan berbagai pihak. Selain strategi di atas, faktor pendukung keberhasilan BAZNAS Kabupaten Banyumas dalam meningkatkan jumlah dana zakat yaituperan Bupati dalam ikut serta mensosialisasikan dan menginstruksikan kewajiban membayar zakat terhadap ASN, anggota TNI/Polisi, KaryawanBUMN/BUMD, dan anggota DPRD. Namun dalam hal ini juga menjadi faktor kelemahan BAZNAS Kabupaten Banyumas karena sampai saat ini belum adaPERDA yang mengatur secara tertulis mendukung program BAZNAS.
STRATEGI PENANGGULANGAN RADIKALISME DI PERGURUAN TINGGI KABUPATEN BANYUMAS Ulul Huda; Tenang Haryanto
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.081 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v5i1.163

Abstract

Isu krusial yang melatar belakangi dilakukannya penelitian ini adalah adanyaDosen Unsoed dan sejumlah Mahasiswa yang terprofokasi oleh fahamradikalisme dan akhirnya bergabung dengan gerakan ISIS dan jaringan NII.Tujuan khusus dalam penelitian ini adalah: Kesatu menemukan pola-polapenyebaran paham radikalisme di kalangan mahasiswa dan civitas akademikasehingga dapat diantisipasi dan dilakukan pencegahan.Kedua merumuskanstrategi pencegahan dan penanggulangan timbulnya faham radikalismedikalangan mahasiswa dan civitas akademika. Ketiga merumuskan peranstrategis perguruan tinggi dalam upaya pencegahan dan penanggulanganpaham radikalisme di kalangan mahasiswa dan civitas akademika. Adapuntujuan jangka panjangnya adalahterbentuknya nuansa dan iklim AkademikKampus di Kabupaten Banyumasyang sejuk, demokratis, dapat menghargaikeberagaman, pluralitas, dan tumbuhnya sikap toleransi sesuai dengansemboyan Bhinneka Tunggal Ika. Metode Penelitian yang digunakan adalahpenelitian kualitatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif dan analisissecara Content Analysis Method.
MENYINGKAP PROBLEM FILOSOFIS PENDIDIKAN ISLAM DALAM PEMIKIRAN ABDUL MUNIR MULKHAN Wagiyo ,
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.03 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v5i2.164

Abstract

Dinamika pendidikan Islam di Indonesia telah mengalami perkembanganyang signifikan. Indikasi terhadap anggapan ini didasarkan pada semakinmeningkatnya minat masyarakat muslim untuk memilih lembaga - lembagapendidikan Islam. Selain itu, semakin bertambahnya jumlah sekolah Islam,asarama pendidikan Islam, dan juga fakultas ilmu pendidikan Islam yangtersebar ke seluruh penjuru negeri ini. Modernisasi pendidikan Islam harusdilakukan berdasarkan kultur kesadaran Ilmiah. Kesadaran ilmiah dalampendidikan Islam tersebut dapat diwujudkan memahami urgensi filsafatpendidikan Islam. Abdul Munir Mulkhan memiliki pemikiran tentang adanyaproblem filosofis dalam pendidikan Islam yang harus segera dicari jalankeluarnya. Penulisan buku-buku filsafat pendidikan Islam yang selamaini dijadikan rujukan otoritatif untuk perkuliahan tidak disusun berdasarpemikiran yang tumbuh dalam filsafat Islam, dan nihilnya abstaksi terhadappraktik pendidikan yang hidup di kalangan masyarakat muslim dalammerumuskan filsafat pendidikan Islam, merupakan dua masalah pokokfilosofis pendidikan Islam. Disaat kita ketahui bahwa pendidikan Islam adalahcara terbaik dalam membentuk karakter. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan(FITK) memiliki tanggung jawan akademik menjamin kualitas pendidikanIslam yang tetap selaras dengan pandangan Islam.
Konsep Pendidikan Agama dalam Keluarga Nurhidayah .
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.757 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v5i1.165

Abstract

Pendidikan dalam keluarga merupakan pendidikan dasar bagi pembentukanjiwa keagamaan. Perkembangan agama menurut ahli psikologi berhubungandengan unsur-unsur kejiwaan sehingga sulit untuk diidentifikasi secarajelas. Hal ini dikarenakan masalah yang yang menyangkut kejiwaan manusiamemiliki dimensi yang demikian rumit dan kompleks. Namun, melalui fungsifungsijiwa yang masih sangat sederhana yang dimiliki anak, agama terjalin danterlibat didalamnya. Menurut Rasulullah, fungsi dan peran orang tua memilikidimensi yang begitu besar, bahkan mampu untuk membentuk arah keyakinananak-anak mereka. Dengan demikian, keluarga memainkan peran yang begitusignifikan dalam penanaman nilai-nilai keagamaan.
FAKTOR-FAKTOR PENGARUH KEBERHASILAN DALAM PENDIDIKAN AGAMA UNTUK ANAK Hadi Muhtarom; Ahmad Miftahun Ni’am
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.633 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v5i1.166

Abstract

This research aims to find out: (1) What is the factors influence the success ofreligious education for children? (2) How to educate good religious educationfor children? This research using qualitative methods while the type of researchused is library research. The discussion is based on literature review and severalwritings that have relevance to the object of study under research. Based on theresults of research that examined that there are four factors that can influencethe success of religious education for children, that is: parents, teachers, friendsand also active in learning. If the four factors are good then it is certain thatthe educated children will be a faith. Hope in the future is by together especiallyfrom parents and teachers in making children of this age active in learning andalso not wrong in choosing friends and socializing, because that will make futuregenerations not only good enough on technology, but also good on religion
UPAYA PEENCEGAHAN GANGGUAN KEPRIBADIAN PADA PERILAKU PEMIMPINAN DENGAN LAGU “TOMBO ATI” Sukataman ,
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.994 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v5i1.167

Abstract

Pemimpin yang tidak sejalan dengan kebiasaan berarti pemimpintersebut berada di simpang jalan. Faktor penyebab pemimpin tidakwajar tersebut dipengaruhi oleh gangguan-gangguan diri. Oleh sebab,sebuah gangguan diri bisa menyerang kapanpun, dimanapun, dansiapapun. Pemimpin yang sayogyanya bisa menjadi suri tauladan bagibawahannya, terpaksa dikucilkan dan dikerdilkan karena gangguangangguankepribadian yang tidak kunjung diatasi. Langkah-langkahuntuk mencegah dan juga bisa sebagai penanganan pribadi yangsudah terkena gangguan kepribadian adalah mendekatkan diri kepadaSang Pencerah. Karena manusia pada hakikatnya adalah makhlukyang dipenuhi dengan nilai spiritual. Oleh karena pencegahangangguan kepribadian dengan kajian psikologi islam atau nilai-nilaispiritual islam. Salah satu diantaranya adalah seorang pemimpinmengaplikasikan nilai-nilai spritual lagu “Tombo Ati” : pertama, mocoQur’an sak maknane (membaca al-Qur’an dan maknanya), kedua,weteng siro kudu luwe (puasa), ketiga, shalat wengi lakonono (shalattengah malam), keempat, dzikir wengi ingkang suwe (dzikir yang lama),kelima, Wong kang Soleh kumpulono (berkumpul dengan Orang Solih).
MENGUAK MITOS TAHUN DUDA DARI CATATAN PERNIKAHAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DI KABUPATEN PATI Indar Wahyuni
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.286 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v5i1.168

Abstract

Dalam masyarakat Jawa terdapat kepercayaan bahwa ketika terdapat sepasangorang yaitu pria dan wanita dewasa melakukan pernikahan pada tahun yangtidak memiliki pasangan pasaran dalam siklus satu windu kalender jawa, akanmengakibatkan perceraian. Karena ada akibat perceraian maka tahun-tahunini dikenal dengan sebutan Tahun Duda. Tahun duda dianggap sumber masalahretaknya sebuah hubungan pernikahan. Mereka sering sekali menghubungkanketidakharmonisan rumah tangga yang mereka alami adalah dikarenakankutukan tahun duda yang sudah menjadi akar kepercayaan.Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research),artinya data yang dijadikan rujukan dalam penelitian ini adalah fakta-faktadi lapangan.1 Dalam hal ini yaitu data-data tentang pencatatan pernikahan,Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati yang menerima laporanpencatatan pernikahan secara reguler setiap bulannya dari Kantor UrusanAgama (KUA) setempat yang dibawahinya. Sehingga peneliti akan mendapatkankeseluruhan informasi data pencatatan pernikahan di Kabupaten Pati. Adapunteknik pengumpulan data menggunakan telaah dokumentasi dari catatanpernikahan ditahun duda dan tahun biasaPenelitian bersifat deskriptif analitik, yaitu penyelidikan yang menuturkan,menganalisa dan mengklasifikasikan data secara kualitatif. Metode deskriptifanalisis itu dapat diartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang ditelitiberdasarkan fakta-fakta yang tampak sebagaimana adanya.2 Untuk itu dalam penelitian ini, dimaksudkan untuk menjelaskan mitos tahun duda dari catatanpernikahan di kabupaten Pati.Dalam menganalisa data akan dilakukan secara kualitatif denganmenggunakan instrument analisis induktif dan interpretatif.3 Cara berpikirinduktif dan interpretatif ini, digunakan dalam rangka membangun konsepsiinterpretasi mengenai mitos tahun duda dari catatan pernikahan di KabupatenPati.Dari hasil data yang diperoleh menyimpulkan bahwa catatan pernikahanyang ada di kabupaten Pati pada tahun duda ternyata masyarakat masihmempercayai bahwa tahun duda merupakan tahun yang membawa balak olehkarena itu harus dihindari.Tahun duda dalam perspektif hukum Islam menggunakan metode ‘urf,ada dua macam yaitu ‘urf shahih dan ‘urf fasid. Jika ada larangan melakukanpernikahan pada Tahun Duda dilihat dari metode itu, maka adat tersebutdianggap ‘urf fasid. Karena adat melarang menikah di tahun duda bukanuntuk kemaslahatan akan tetapi menimbulkan mafsadhat bagi masyarakatkhususnya masyarakat kapupaten Pati.
MANFAAT MENTORING PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BAGI MAHASISWA Karsidi .; Kuntarto .
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.669 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v5i1.169

Abstract

Mata kuliah Pendidikan Agama Islam di Fakultas Ekonomi dan Bisnis khususnyadi Universitas Jenderal Soedirman pada umumnya, hanya diselenggarakan selama1 (satu) semester dengan maksimal pertemuan (tatap muka) 14 (empat belas) kalikuliah dan bobotnya 2 (dua) SKS serta durasi tatap muka per-SKS = 50 menit(berarti 2 SKS = 100 menit). Mengingat dan menimbang terbatasnya waktu yangtersedia seperti tersebut di atas, maka timbul gagasan untuk menambah kegiatanuntuk menambah wawasan pengetahuan tentang ajaran agama Islam yang kemudianlebih dikenal dengan sebutan “Mentoring” Kegiatan mentoring ini tak jauh berbedadengan kegiatan belajar kelompok, Cuma di kegiatan mentoring ini ada seseorangpemandu yang sekaligus sebagai nara sumber dan di samping itu ada ujian mentoringuntuk mengukur keberhasilan para mahasiswa sebagai peserta. Nilai ujian mentoringdiserahkan ke dosen pengampu Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam dan dihargaisebagai pengganti nilai tugas terstruktur yang bobotnya 20%. Kegiatan mentoringbenar-benar dirasakan bermanfaat baik bagi para mahasiswa sebagai peserta maupunbagi para mahasiswa yang berperan sebagai tentor karena kegiatan mentoring inidapat dijadikan sebagai media berlatih untuk meningkatkan kemampuan diri dankepemimpinan.

Page 4 of 13 | Total Record : 127