cover
Contact Name
Royyan
Contact Email
greenpublisher.id@gmail.com
Phone
+628979649656
Journal Mail Official
covaluejurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Jatinangor KM 20,5, Bandung, Provinsi Jawa Barat
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
ISSN : 20863306     EISSN : 28098862     DOI : 10.36418
Core Subject : Economy, Science,
Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan [p-ISSN 2086-3306 | e-ISSN 2809-8862] merupakan jurnal ilmiah berbentuk penelitian dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal ini diterbitkan tiga kali dalam setahun oleh Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung.
Articles 603 Documents
Analisis Sistem Pengendalian Internal Piutang pada PT ABC Afifah, Muhimah; Handayani , Anita
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 8 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i8.4997

Abstract

Sistem pembayaran yang digunakan PT ABC keseluruhan dilakukan secara kredit setelah pekerjaan yang dilakukan tenaga kerja selesai dilakukan (Sales Purchase Order). Penjualan kredit tersebut menjadi faktor keterlambatan pembayaran piutang dikarenakan overbudget dari pihak vendor. Masalah ini terjadi karena sistem pengendalian piutang yang kurang efektif dalam PT ABC. Studi ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan dalam pengendalian internal piutang serta dampak keterlambatan pembayaran terhadap arus kas dan operasional perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yang memungkinkan analisis mendalam terhadap kebijakan manajemen dan prosedur yang diterapkan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT ABC belum menerapkan sistem pengendalian internal piutang yang baik, terbukti dengan sistem operasional yang digunakan dalam PT ABC belum sepenuhnya dilakukan secara otomatis dan masih menggunakan metode manual. Hal tersebut yang memperlambat verifikasi pembayaran tagihan dari pihak vendor. Adanya dampak eksternal overbudgeting dari pihak vendor juga membuat keterlambatan pembayaran, terbukti pada bulan Mei, Juni, Juli dimana penjualan kredit menurun akibat menurunnya permintaan tenaga kerja pada PT ABC dan pembayaran terlambat akibat sepinya permintaan dari vendor. Sehingga pembayaran dilakukan setelah kondisi keuangan vendor stabil
Pengaruh Literasi Keuangan, Manfaat, dan Pendapatan terhadap Minat Penggunaan Shopee Paylater di Platform Shopee pada Kabupaten Gresik Rizqiyah, Fatichatur; Reviandani, Wasti
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 8 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i8.5003

Abstract

Perkembangan E-Commerce telah mempengaruhi pola perilaku belanja masyarakat, termasuk generasi Z di Kabupaten Gresik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, manfaat yang dirasakan, dan pendapatan terhadap minat penggunaan Shopee Paylater di Platform Shopee pada Generasi Z di Kabupaten Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Sampel penelitian terdiri dari 168 responden yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan regresi dengan perangkat lunak WarpPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap minat penggunaan Shopee Paylater. Sebaliknya, manfaat yang dirasakan dan pendapatan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap minat tersebut. Faktor pendapatan menjadi determinan utama yang memengaruhi keputusan Generasi Z untuk menggunakan layanan Shopee Paylater, terutama karena memberikan fleksibilitas keuangan dalam memenuhi kebutuhan konsumtif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manfaat merupakan faktor kunci dalam meningkatkan minat terhadap layanan keuangan digital seperti Shopee Paylater. Implikasi penelitian ini mencakup pentingnya pengembangan fitur layanan yang relevan dengan kebutuhan pengguna, serta perlunya edukasi literasi keuangan untuk mendukung penggunaan layanan keuangan digital secara bijak.
Optimasi Sosial Media Marketing dengan Brand Equity untuk Meningkatkan Customer Willingness to Pay for Premium Property pada Citraland City CPI Wijaya, Cynthia; Ardyan, E. Elia; Gatot Haryono , Cosmas
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 8 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i8.5015

Abstract

Pembelian properti memerlukan keputusan yang kompleks dan konsumen cenderung melakukan pencarian informasi yang panjang. Sosial media marketing merupakan salah satu strategi efektif yang dapat digunakan untuk memberikan informasi dan berkomunikasi dengan konsumen. Persepsi dan pola pikir baik atas suatu brand mampu meningkatkan keinginan konsumen untuk membayar lebih. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh mediasi Branding Equity  (BE) dalam sosial media marketing (SMM) serta pengaruhnya terhadap customer Willingness To Pay (WTP) pada Citraland City CPI. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada pemilik unit di CitraLand City CPI. Analisis data dilakukan dengan metode SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel SMM memengaruhi WTP dengan nilai R-square 0,852 (85,2%), sementara variabel BE dipengaruhi oleh SMM dengan nilai R-square 0,790 (79%). Hubungan langsung antara SMM dan WTP memiliki koefisien jalur sebesar 0,646 dengan t-statistik 4,682. Hubungan SMM terhadap BE memiliki koefisien jalur sebesar 0,889, sedangkan hubungan BE terhadap WTP memiliki koefisien 0,299. Mediasi BE memperkuat hubungan SMM terhadap WTP dengan koefisien 0,266. Seluruh variabel memiliki hubungan signifikan. Brand Equity sebagai variable mediator terbuksi mampu memperkuat hubungan antara sosial media marketing dan keinginan konsumen untuk membayar properti premium. Kesimpulannya, BE berperan penting sebagai mediator dalam memperkuat efek SMM terhadap WTP untuk properti premium. Strategi pemasaran melalui media sosial yang optimal dapat meningkatkan persepsi konsumen terhadap nilai merek, mendorong kesediaan mereka membayar harga premium. Implikasi penelitian ini membuka peluang pengembangan strategi pemasaran berbasis media sosial yang lebih efektif untuk produk high involvement, seperti properti premium.
Strategi Pengembangan Industri Rumah Batik Setu Melalui Analisis Swot Permata, Widiana Indah; Al Hazmi, Fariz
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 6 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Batik Setu merupakan industri kreatif yang berada di Kota Tangerang Selatan dan telah berdiri sejak tahun 2017. Perkembangan industri tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang ada di lingkungan mereka. untuk meningkatkan perkembangan dan daya saing maka perlu adanya strategi pengembangan yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan analisis SWOT yang ada pada industri tekstil Rumah Batik Setu di Kota Tangerang Selatan, serta merumuskan strategi pengembangan yang efektif melalui analisis SWOT yang telah didapatkan melalui proses analisis. Metode penelitian menggunakan kualitatif studi kasus yaitu pada Industri Rumah Batik Setu. Pengumpulan data menggunakan observasi, survei, wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri Rumah Batik Setu berada pada kategori Hold and Maintain (pertahankan dan pelihara). Kemudian Kuadran Analisis SWOT Rumah Batik Setu menunjukkan posisinya berada pada posisi ekspansif atau dalam kategori yang baik, sehingga mendukung strategi ofensif.
Pemahaman Faktor-Faktor yang Berperan dalam Kualitas Pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Toba: Studi Kuantitatif Proposal Penelitian Julvandri Sinaga, Bungaran
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 8 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i8.5020

Abstract

Kualitas layanan merujuk pada kemampuan suatu organisasi atau instansi guna memberikan pelayanan yang sesuai atau melebihi harapan penerima layanan. Pelayanan yang berkualitas tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi terkait, tetapi juga berperan dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan guna memahami aspek-aspek yang berperan dalam menentukan kualitas pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Toba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untk mengidentifikasi faktor – aspek  utama yang mempengaruhi kepuasan masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan, seperti tangible (bukti fisik), reliability (keandalan), responsivness (daya tanggap), assurance (jaminan) dan empathy (empati). Hasil penelitian membuktikan bahwa responsivness memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat menjadi penentu utama dalam peningkatan kualitas pelayanan. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pemangku kebijakan untuk menyusun strategi perbaikan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya meningkatkan daya tanggap petugas sebagai strategi utama untuk memperbaiki kualitas layanan. Implikasi penelitian ini memberikan rekomendasi praktis kepada Dinas Dukcapil Kabupaten Toba untuk mempercepat waktu pelayanan, meningkatkan transparansi, serta mengadakan pelatihan bagi petugas guna merespons kebutuhan masyarakat dengan lebih efektif. Temuan penelitian ini juga bisa menjadi referensi bagi institusi publik lainnya untuk mengoptimalkan pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat.
Pengembangan Usaha Jasa Pencucian Sepatu "3ROOTS.CARE" di GKB, Kabupaten Gresik Menggunakan Analisis Swot Hidajat, Muhammad Rifky; Vembri Aulia Rahmi , Vembri; Kurniawan, Aries; Hidajat, Farid
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 8 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i8.5021

Abstract

Penelitian ini menganalisis bagaimana taktik pemasaran memengaruhi kemampuan sektor jasa pencucian sepatu dalam bersaing menggunakan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats). Fokus penelitian ini adalah pada jasa pencucian sepatu di GKB, Gresik, yang dijadikan partisipan studi kasus. Pendekatan kualitatif diterapkan dalam penelitian ini melalui analisis dokumen, wawancara mendalam, dan observasi. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) serta eksternal (peluang dan ancaman) yang memengaruhi daya saing dan strategi pemasaran dari Utama Laundry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang menggabungkan bauran pemasaran (produk, harga, promosi, dan lokasi) berpengaruh terhadap daya saing utama jasa pencucian sepatu. Konsekuensi manajerial dari penelitian ini mencakup perlunya menciptakan kampanye pemasaran yang efektif untuk meningkatkan daya saing perusahaan jasa pencucian sepatu, dengan cara mengoptimalkan keunggulan dan kekuatan yang dimiliki, serta mengurangi ancaman dan kelemahan yang ada. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya inovasi pemasaran berbasis analisis SWOT untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi usaha. Implikasi manajerial mencakup panduan strategis bagi UMKM dalam menghadapi tantangan dan peluang, sementara implikasi kebijakan mendorong dukungan pemerintah melalui pelatihan kewirausahaan dan akses teknologi. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur strategi pemasaran UMKM, khususnya dalam sektor jasa kebersihan.
Kesalahan Pola Asuh Anak Usia Dini Penyesalan Orang Tua Simanjuntak, Lesti; Pakpahan, Meilan; Marbun, Robinson; Sitorus, Hisardo
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 8 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i8.5022

Abstract

Kesalahan pola asuh anak usia dini sering kali menjadi penyesalan mendalam bagi orang tua. Pola asuh yang tidak tepat, seperti terlalu keras, terlalu permisif, atau kurang perhatian, dapat berdampak negatif pada perkembangan fisik, emosional, sosial, dan spiritual anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kesalahan dalam pola asuh anak usia dini, dampaknya terhadap perkembangan anak, dan bagaimana penyesalan orang tua dapat diminimalkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian literatur atau studi pustaka. Dengan metode ini penulis dapat menganalisis sumber-sumber literatur yang relevan dan berkaitan dengan tujuan penelitian ini dan menuangkannya dalam sebuah hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter cenderung menyebabkan tekanan emosional dan kehilangan rasa percaya diri pada anak, sedangkan pola asuh permisif memengaruhi disiplin dan tanggung jawab mereka. Selain itu, kesalahan seperti kurangnya perhatian, penggunaan hukuman fisik, dan ketidakkonsistenan dalam pengasuhan memperparah dampak negatif. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pola asuh yang seimbang dan didasarkan pada nilai-nilai moral dan spiritual untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan pola asuh yang tepat dapat membantu membentuk anak yang bertanggung jawab, percaya diri, dan harmonis dalam keluarga, sekaligus mengurangi penyesalan orang tua di masa depan.
Analisis Pengaruh Ketimpangan Pendapatan terhadap Kemiskinan di Provinsi Papua Novela Wenda, Klarita; Marselina Wemaf , Felomena; Takin , Fransisca; Setianingsih, Eni
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 8 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i8.5023

Abstract

Ketimpangan pendapatan merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi tingkat kemiskinan di berbagai wilayah, termasuk Provinsi Papua. Provinsi ini menghadapi tantangan ekonomi yang signifikan, dengan tingkat kemiskinan dan ketimpangan pendapatan yang relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketimpangan pendapatan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Papua pada periode 2015–2021. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana untuk mengevaluasi hubungan antara ketimpangan pendapatan, yang diukur dengan rasio gini, dan tingkat kemiskinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan pendapatan memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Papua. Setiap peningkatan ketimpangan pendapatan cenderung menurunkan kesejahteraan masyarakat, sehingga memperburuk kondisi kemiskinan. Rasio gini yang cenderung stabil di tingkat sedang belum cukup untuk menekan jumlah penduduk miskin secara signifikan. Temuan ini juga mengungkapkan bahwa inflasi menjadi faktor lain yang memperburuk kondisi kemiskinan melalui peningkatan garis kemiskinan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengurangan ketimpangan pendapatan harus menjadi fokus utama dalam upaya pengentasan kemiskinan di Provinsi Papua. Rekomendasi kebijakan termasuk pemberdayaan ekonomi lokal, peningkatan pendapatan masyarakat bawah, dan pengendalian inflasi untuk menciptakan distribusi pendapatan yang lebih merata.
Analisis Kinerja Biaya dan Waktu pada Proyek Perumahan Menggunakan Metode Earned Value: Penelitian Kasus Proyek Pembangunan Wisma Ababil Gresik Tri Prambudi, Wahyu; Widhah Kumala, Imtinan; Riwibowo, Nola; Ariyanti, Menik
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 8 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i8.5024

Abstract

Penelitian ini menganalisis kinerja biaya dan waktu pada proyek pembangunan perumahan Wisma Ababil di Gresik dengan menggunakan metode Earned Value Management (EVM). Proyek ini memiliki anggaran sebesar Rp 33.561.172.480 dan durasi 365 hari, namun mengalami keterlambatan selama 2 minggu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja biaya dan waktu pada proyek pembangunan perumahan Wisma Ababil di Gresik menggunakan metode Earned Value Management (EVM). Dengan anggaran sebesar Rp 33.561.172.480 dan durasi rencana 365 hari, proyek ini mengalami keterlambatan selama 2 minggu, yang berdampak pada efisiensi pelaksanaan proyek. Metode EVM digunakan untuk mengevaluasi kinerja proyek secara kuantitatif melalui indikator seperti Schedule Performance Index (SPI) dan Cost Performance Index (CPI). Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dari dokumen proyek, termasuk Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan jadwal kerja, selama Maret hingga Oktober 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa proyek ini sedikit tertinggal dari jadwal dengan Schedule Performance Index (SPI) dan Cost Performance Index (CPI) yang menunjukkan kinerja yang kurang baik. Estimasi waktu kerja yang tersisa adalah sekitar 200 hari, sehingga total durasi proyek menjadi 368 hari. Proyek ini diproyeksikan menghemat biaya sebesar 1,06% dari jumlah kontrak, dengan total biaya akhir diperkirakan Rp 31.536.024.420. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa meskipun terjadi keterlambatan waktu, pengelolaan yang baik terhadap sumber daya memungkinkan efisiensi biaya. Penelitian ini memberikan wawasan baru dalam pengelolaan proyek perumahan di Indonesia, yang sering menghadapi tantangan teknis dan operasional, serta merekomendasikan penggunaan metode yang lebih efisien dan pengawasan yang konsisten.
Klausul Non-Kompetisi dalam Perjanjian Kerja sebagai Bentuk Perlindungan Rahasia Dagang Yanthi, Tri
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 8 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i8.5025

Abstract

Penelitian ini membahas tentang klausul non-kompetisi dalam perjanjian kerja sebagai alat perlindungan rahasia dagang perusahaan, dengan fokus pada efektivitas dan keabsahannya dari perspektif hukum. Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, rahasia dagang memiliki nilai ekonomi yang signifikan dan oleh karena itu memerlukan perlindungan yang ketat. Salah satu cara yang digunakan perusahaan untuk melindungi informasi sensitif adalah dengan menetapkan klausul non-kompetisi dalam perjanjian kerja karyawan. Klausul ini membatasi karyawan untuk tidak bekerja di pesaing atau memulai usaha yang serupa setelah mereka meninggalkan perusahaan. Meskipun demikian, keberadaan klausul ini harus memenuhi beberapa syarat agar sah dan efektif, antara lain terbatas dalam hal waktu, ruang lingkup, dan wilayah serta disertai dengan kompensasi yang adil. Dalam tulisan ini juga dijelaskan tentang peraturan perundang-undangan yang mengatur perlindungan rahasia dagang di Indonesia, khususnya Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang. Selanjutnya, pembahasan berfokus pada dua rumusan masalah utama: (1) keabsahan klausul non-kompetisi dalam perjanjian kerja berdasarkan peraturan perundang-undangan, dan (2) efektivitas klausul tersebut dalam melindungi rahasia dagang perusahaan. Melalui analisis mendalam, disimpulkan bahwa klausul non-kompetisi dapat menjadi alat yang efektif dalam melindungi rahasia dagang, dengan catatan bahwa klausul tersebut harus dirumuskan secara hati-hati untuk memastikan kesesuaiannya dengan hukum yang berlaku dan prinsip keadilan bagi pekerja. Tulisan ini memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan peluang dalam penerapan klausul non-kompetisi serta implikasinya terhadap hubungan industrial dan hukum ketenagakerjaan.

Filter by Year

2020 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 12 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 11 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 10 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 16 No. 6 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 16 No. 5 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 16 No. 4 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 16 No. 3 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 16 No. 2 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 16 No. 1 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 9 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 8 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 12 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 11 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 10 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 7 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 6 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 5 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 4 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 3 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 2 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 1 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 9 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 8 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 7 (2023): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 6 (2023): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 5 (2023): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 4 (2023): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 14 No. 3 (2023): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 14 No. 2 (2023): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 14 No. 1 (2023): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 13 No. 3 (2022): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 13 No. 2 (2022): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 13 No. 1 (2022): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 12 No. 3 (2021): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 12 No. 2 (2021): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 12 No. 1 (2021): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 11 No. 3 (2020): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 11 No. 2 (2020): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan More Issue