cover
Contact Name
Adilah Wirdhani Lubis
Contact Email
wirdhanidila@gmail.com
Phone
+6281361102671
Journal Mail Official
wirdhanidila@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP - Universitas Islam Sumatera Utara Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science
ISSN : 26141817     EISSN : 2654637X     DOI : https://doi.org/10.30743/cheds.v5i2.4802
Core Subject : Science, Education,
Journal of Chemistry Education and Science (CHEDS) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Islam Sumatera Utara secara berkala pada bulan Juni dan Desember pada setiap tahunnya. Jurnal ilmiah ini berisi hasil pemikiran, ide, dan gagasan dari penelitian ilmiah yang berorientasi pada bidang pendidikan kimia, keilmuan kimia serta Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi media bagi masyarakat untuk menyalurkan hasil pemikiran, ide, dan gagasannya sehingga memberikan inovasi serta dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam dunia pendidikan dan kimia khususnya.
Articles 176 Documents
SINTESIS ZEOLIT NaP MELALUI METODE SINTESIS ZEOLIT NaX, EFEK GELOMBANG MIKRO SEBAGAI AKTIVATOR Pratiwi, Indah; Khair, Miftahul
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v7i1.6579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan gelombang mikro pada proses sintesis zeolit. Kristal zeolit disintesis dengan bantuan gelombang mikro sebagai activator. Campuran dari larutan natrium silikat dengan natrium aluminat diaduk dengan kuat menggunakan magnetic stirrer pada suhu 50°C dan dilanjutkan dengan proses aktivasi selama 1, 2, 3, 4, 5 menit menggunakan microwave serta dilanjutkan waktu aging selama 12 jam, lalu dikeringkan dalam oven suhu 105 °C. Produk yang didapat kemudian dikarakterisasi dengan FTIR, XRD dan BET. Hasil penelitian dengan FTIR dan XRD menunjukkan bahwa prosedur sintesis yang di ikuti dengan aktivasi gelombang mikro memperlihatkan potensi pembentukan zeolit NaP serta menghasilkan luas permukaan yang meningkat hingga 125.797 m2/g.
UJI X-RAY FLUORESCENCE PADA LIMBAH KACA BENING UNTUK ANALISIS SILIKA DAN OKSIDA TERKAIT Indira, Bunga Salmadani; Khair, Miftahul
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v7i1.7119

Abstract

Indonesia menghasilkan limbah kaca yang melimpah hingga 0,7 juta ton per tahun. Kaca adalah sumber silika yang bisa digunakan lagi untuk sintesis material fungsional maju. Penelitian ini mengidentifikasi kandungan oksida di dalam suatu limbah kaca bening melalui analisis kualitatif dan kuantitatif dengan XRF. Limbah kaca bening mengandung silika sebanyak 73,197% massa. Kandungan CaO yang tinggi sebanyak 20,269% yang bisa berperan sebagai penetral muatan negatif, pengubah struktur jaringan, dan menurunkan titik leleh kaca. Juga didapatkan kation dengan valensi yang lebih tinggi dan jumlah koordinasi yang lebih rendah yaitu Al2O3 1,4515%, ZrO2 sebanyak 0,077%, TiO2 sebanyak 0,08%, dan ZnO 0,003% yang dapat bertindak sebagai pembentuk dan pengubah jaringan kovalen dalam gelas silika yang diteliti.
DESORPSI ANION KROMAT DARI SILIKA GEL TERMODIFIKASI DIMETILAMIN (DMA) Sati, Baiqa Nurul
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v7i1.6604

Abstract

Desorpsi adalah suatu proses pengambilan kembali zat yang terserap oleh adsorben. Proses desorpsi memiliki tujuan untuk meregenasi adsorben yang telah jenuh agar dapat digunakan kembali. Penelitian ini bertujuan untuk melihat eluen yang dapat memberikan persen desorpsi yang bagus. Adsorben yang digunakan adalah silika termodifikasi DMA. Dari eluen yang telah diuji, persen HNO3 lebih tinggi sebesar 98,29% sedangkan pada HCl hanya sebesar 95,37%. Maka kemampuan untuk mendesorpsi yang bagus adalah eluen HNO3 dengan konsentrasi 0,1 M pada pH optimum 2..
PENGARUH PENAMBAHAN SORBITOL TERHADAP KEKUATAN TARIK DALAM PROSES PEMBUATAN EDIBLE FILM DARI PATI BATANG KELAPA SAWIT Rizky, Putri; Silvany, Rika
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v7i1.6951

Abstract

Edible film merupakan biopolimer yaitu polimer dari hasil pertanian yang digunakan sebagai bahan baku kemasan film tanpa dicampur dengan polimer sintetik (plastik) sehingga ramah lingkungan. Penggunaan edible film untuk kemasan produk pangan seperti sosis, buah dan sayuran bertujuan untuk memperlambat penurunan kualitas, karena edible film dapat berfungsi sebagai penghambat difusi gas oksigen dan karbondioksida, mencegah hilangnya kelembaban pada produk , mengontrol perpindahan padatan terlarut, sebagai Pengawet dan penguat rasa yang meningkatkan kualitas bahan makanan. Untuk membuat edible film dari pati batang kelapa sawit digunakan sorbitol. Sorbitol berfungsi sebagai plasticizer sehingga dapat meningkatkan elastisitas bahan, kekuatan tarik, kemuluran, ketebalan, dan mempengaruhi biodegradabilitas film. Variasi volume sorbital adalah 13,33; 15,99; 19.99; 26,66; 33,33 % (v/b). Hasil penambahan sorbitol pada pembuatan edible film dari batang kelapa sawit menghasilkan kuat tarik tertinggi sebesar 37,4375 Kgf/cm2 dan kuat tarik terendah sebesar 10,4736 Kgf/cm2. Rendemen WVTR edible film dari pati batang kelapa sawit adalah 0,9829. Hasil analisis SEM menunjukkan bahwa edible film dari pati batang kelapa sawit memiliki permukaan yang lebih halus, sedangkan edible film dari pati batang kelapa sawit memiliki permukaan yang kasar atau tidak homogen.
SINTESIS ZEOLIT NaP MELALUI METODE SINTESIS ZEOLIT NaX, EFEK ULTRASONIK SEBAGAI AKTIVATOR Triyuni, Lara; Khair, Miftahul
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v7i1.6580

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan gelombang ultrasonik pada proses sintesis zeolit NaP menggunakan metode sintesis zeolit NaX. Pembuatan zeolit NaP melalui tahapan preparasi, aktivasi, aging, dan dehidrasi. Aktivasi menggunakan metode green chemistry yaitu gelombang ultrasonik, yang memiliki kelebihan yaitu sangat sederhana, reaksi cepat dan dapat mengoptimalkan penggunaan larutan kimia. Dengan variasi waktu masing-masing 10, 20, 30, 40 dan 60 menit dan waktu aging selama 12 jam, lalu dikeringkan dalam oven suhu 105 °C. Produk dikarakterisasi dengan FTIR, XRD dan BET. Hasilnya menunjukkan potensi pembentukan zeolit NaP. Produk setelah aktivasi melalui sonikasi mengurangi ukuran partikel menjadi 19,83 nm dan luas permukaan yang luas meningkat hingga 125.499 m2/g.
PREPARASI SILIKA GEL DARI LIMBAH KACA BENING DENGAN BANTUAN IRADIASI MICROWAVE Khair, Miftahul; Indira, Bunga Salmadani; Salsabila, Rizkika
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v7i1.7130

Abstract

Limbah kaca bening merupakan pecahan kaca yang mengandung silika dalam jumlah yang banyak, sehingga kaca berpotensi untuk diekstraksi silika untuk selanjutnya digunakan untuk pembuatan silica gel. Silika telah berhasil diekstrak dari limbah kaca bening dengan kandungan silika 73%. Silika gel juga berhasil disintesis dengan bantuan microwave yang ditunjukkan oleh munculnya gugus fungsi Si-OH dan Si-O-Si. Silika gel yang diperoleh pada pemanasan dengan microwave selama 20 menit dan daya 400 W adalah 25 g setiap 50 g limbah kaca yang digunakan.
PENENTUAN CELAH PITA KATALIS ZnO/ZEOLIT YANG DISINTESIS DENGAN METODA SONIKASI Fikriandini, Nabila; Khair, Miftahul
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v7i1.6609

Abstract

This study aims to determine the ZnO/Zeolite photocatalyst synthesis process with variations of ZnO/Zeolite 5%, 10%, 15%, 20%, and 25%. This research aims to determine the band gap of the ZnO/Zeolite catalyst. The method used in synthesizing ZnO/Zeolite photocatalysts is the sonication method with time variations of 15 minutes, 30 minutes, 45 minutes, and 60 minutes. ZnO/Zeolite photocatalysts were characterized with FTIR instruments to determine functional groups and the band gap energy values of ZnO/Zeolite catalysts using UV-DRS (Ultraviolet Diffuse Reflectance Spectroscopy) instruments. Based on UV-DRS data analysis using the Kubelka-Munk method, the bandgap energy data for each catalyst were obtained as follows 2.34 eV; 2.32 eV; 2.13 eV; 2.21 eV; and 2.22 eV.
OPTIMASI WAKTU PENGOPERASIAN DAN VOLUME PELARUT PADA PEMBUATAN SUKROSA ESTER DARI METIL ESTER Sukmawati, Sukmawati; Lestari, Pratiwi Putri; Yusnita, Erni
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v7i1.6978

Abstract

Sukrosa ester merupakan salah satu jenis surfaktan yang dihasilkan dengan cara disintesis dari minyak nabati, dimana pada sebelumnya surfaktan disintesis dari minyak bumi yang semakin lama semakin menurun produksinya serta sukar terurai secara biologi. Surfaktan mempunyai sifat-sifat sebagai pengemulsi, pembusaan, deterjen dan pelarutan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menentukan waktu reaksi/pengoperasian dan volume pelarut yang optimum pada pembuatan sukrosa ester dan menghitung bilangan penyabunan, bilangan asam dan nilai HLB pada pembuatan sukrosa ester dari metil ester dengan menggunakan metode interesterifikasi. Dari hasil penelitian diperoleh nilai optimum produk sukrosa ester yaitu pada waktu 3 jam dengan volume pelarut 80 ml. Hasil analisa produk yang diperoleh yaitu konsentrasi sukrosa ester sebesar 3,225 mol/liter, nilai bilangan penyabunan 9,35, nilai bilangan asam 70,125, dan bilangan HLB sebesar 17,333 yang menunjukkan bahwa surfaktan yang dihasilkan termasuk jenis pengemulsi o/w (pengemulsi minyak dalam air).
BETASIANIN SEBAGAI ANTIKANKER PAYUDARA Verrira, Wilsa Restu; Azhar, Minda
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v7i1.6588

Abstract

Breast Cancer (BC) adalah penyebab kematian kedua terbanyak di Amerika setelah kanker paru paru. Amerika Serikat pada tahun 2018, diperkirakan 2500 kejadian kanker payudara akan didiagnosis pada pria dan lebih dari 40.000 perempuan diperkirakan meninggal karena kanker payudara pada tahun 2016. Beberapa alternative pengobatan kanker payudara adalah breast conservation therapy (BCT), Whole-breast radiotherapy (WBRT), breast-conserving surgery (BCS), endocrine therapies (ETs), dan aromatase inhibitors (AIs). Alternatif pengobatan kanker payudara (BC) menyebabkan multiple drug resistance (MDR) dan akhirnya terapi gagal dilakukan. Betasianin merupakan kelompok senyawa flavonoid dengan aktivitas antioksidan, antiradikal, antimikroba dan antikanker yang dapat dikembangkan sebagai antikanker. Betasianin tidak menimbulkan efek samping pada pasien CRC. Artikel ini merupakan review aktivitas betasianin untuk menurunkan resiko kanker payudara (BC) yang ditinjau dari mekanisme molekuler, kemampuan proliferasi sel kanker dan mempromosikan apoptosis sel BC
ANALISIS KUANTITATIF Fe DAN Mn DALAM AIR SUMUR MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA) Ngibad, Khoirul
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v7i1.6790

Abstract

Fe and Mn metal are two types of an environmental pollutant that is usually found in water. The danger of Fe and Mn metals in groundwater is that they can cause poisoning, intestinal damage, and chronic diseases in humans. The study aimed to measure the levels of Fe and Mn in well water in Taman District, Sidoarjo Regency. Fe and Mn levels were determined using the AAS method with a wavelength of 248.3 nm for Fe and 279.5 nm for Mn. The levels of Fe and Mn in well A water samples were 0.08 and 0.08 mg/L, respectively, while the Fe and Mn levels in well B water samples were 0.019 and 0.14 mg/L, respectively. Thus, the well water samples still meet the quality standards (maximum levels) for the chemical parameters of Fe and Mn in the environmental health quality standards.

Page 8 of 18 | Total Record : 176