cover
Contact Name
Agus Sukirno
Contact Email
dedikasi.journal@uinbanten.ac.id
Phone
+6282175525454
Journal Mail Official
dedikasi.journal@uinbanten.ac.id
Editorial Address
http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/dedikasi/editorialteam
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27160319     DOI : http://dx.doi.org/10.32678/dedikasi
Dedikasi is a journal published by the LP2M of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Indonesia. This journal focuses on studies in the empowerment of Indonesian society, with special reference to culture, politics, society, economics, history, and humanities. It cordially invites contributions from scholars of related disciplines. The languages used in this journal are Indonesian and English
Articles 89 Documents
GERAKAN DAKWAH ISLAM PADA MASYARAKAT ADAT ASLI BADUY ( Kasus Pesantren “SMH” Jalupang dan Kampung Muslim Cicakal Girang Leuwidamar Lebak) Budi Sudrajat
Dedikasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2009): Vol 1 No 1 (2009): (Januari-Desember) 2009
Publisher : Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2043.466 KB)

Abstract

Kehadiran pesantren tidak dapat dipisahkan dari tuntutan masyarakat. Karena itu, sebagai lembaga pendidikan ia selalu menjaga hubungan yang harmonis dengan mayarakat di sekitanya sehingga kehadirannya di tengah-tengah mereka tidak menjadi terasing. Pada waktu yang sama segala aktifitasnya juga mendapat dukungan dan apresiasi dari masyarakat. Setidaknya ada dua pola utama mengenai hubungan pesantren dengan masyarakat. Pertama, hubungan sosial-keagamaan dimana pesantren dengan fungsi pokoknya sebagai pusat pendidikan (education centre) mempersiapkan kader-kader umat yang berkiprah dalam pengembangan masyarakat. Pesantren juga merupakan jantung spiritualitas masyarakat yang mengawal keluhuran moralitas sebagai basis perilaku individu maupun komunitas. Kedua, hubungan sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Pesantren tidak hanya menentukan peran kependidikannya, tapi lebih dari itu terlibat dalam kancah sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Agenda penting lainnya yang dapat dimainkan oleh pesantren melalui strategi kulturnya adalah pengembangan wawasan, lingkup komitmen, dan kesadaran beragama yang melampaui sekat-sekat ideologis sehingga ajaran-ajaran luhur agama dapat menjadi milik dan dirasakan masyarakat secara luas. Kata Kunci: Dakwah, Pesantren, Masyarakat Adat Baduy
MUSYARAKAH DAN SAHAM DALAM KAJIAN EKONOMI ISLAM Itang Itang
Dedikasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13 No 1 (2020): Januari-Juni
Publisher : Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.871 KB)

Abstract

Perkembangan ekonomi syariah belakangan semakin pesat, dengan menjamurnya lembaga-lenibaga keuangan syariah di berbagai negara, baik yang berpenduduk muslim maupun non muslim. Banyak yang mengakui, bahwa ekonomi syariah yang bebas riba, dapat menjadi alternatif sistem ekonomi moderen di tengah-tengah serbuan sistem ekonomi kapitalis.Namun sebagai sistem ekonomi yang belum lama dipraktekan dibandingkan dengan sistem ekonomi kapitalis ,dan sosialis, tentu masih banyak kalangan, bahkan umat Islam yang ragu dan belum memahami sistem ekonomi Islam dan berbagai istilahnya. Maka dalam tulisan ini, penulis mencoba menguraikan salah satu bentuk perekonomian syariah yang sebenarnya sudah ada dalam kitab-kiitab fiqih klasik yaitu musyarokah (syirkah) dan saham. Musyarokah singkat dimaknai sebagai usaha bersama yang didasarkan pada modal dan keuntungan serta kerugian dibagi dan ditanggung sesuai dengan kesepakatan. Sementara saham adalah sebagai tanda bukti keikutsertaan dalam modal usaha tersebut. Katti Kunci: musyarokah, saham, ekonomi Islam, fiqih Islam ..
Persepsi Masyarakat Pesantren Terhadap Kekerasan Atas Nama Agama (Kasus Pesantren Al-Umm Sindangsari Bogor Jawa Barat) Ikwan Hadiyyin
Dedikasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2009): Vol 1 No 1 (2009): (Januari-Desember) 2009
Publisher : Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.833 KB)

Abstract

Aspek-aspek budaya dalam agama potensial melahirkan kekerasan yang bertifat langsung dan struktural ketika mereka mengalami ideologisasi sehingga dianggap sebagai agama itu sendiri ketimbang bentuk eksoterisme agama. Pemahaman semacam inilah yang kerapkali mengarah kepada suatu model keberagaman eksklusif, milltan, dan radikal yang rentan bagi tumbuhnya kecenderungan terhadap kekerasan. Di antara doktrin Islam yang sering dijadikan dalih untuk melakukan kekerasan adalah konsep jihad dan amar ma’ruf nahi munkar. Banyak pihak yang memahami jihad sebagi perang suci dengan menggunakan kekuatan bersenjata. Memahami doktrin jihad sekadar sebagai "perang suci’’ dalam artian fisik tentu sangat tidak memadai karena makna sejatinya lebih dari pengertian tersebut Pemaknaan semacam ini mengandung arti suatu tindakan putus asa orang-orang irasional dan fanatik yang ingin memaksakan pandangan hidup mereka pada orang lain. Kalaupun jihad dipahami secara sempit dalam arti mengangkat senjata, maka hal itu oleh Al-Quran dibatasi secara ketat pada saat-saat tertentu khususnya dalam rangka mempertahankan diri. Makna jihad sejatinya adalah "upaya” "mengejar" keadilan dan kebenaran tanpa harus menggunakan kekerasan Kata Kunci: Pesantren, Kekerasan atas nama agama, Masyarakat
ALIRAN SESAT DI INDONESIA SEBAGAI BENTUK JARIMAH RIDDAH Zakaria Syafe'i
Dedikasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13 No 1 (2020): Januari-Juni
Publisher : Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.349 KB)

Abstract

Dalam fakta sejarah harus diakui bahwa pelaku riddah termasuk pembangkang zakat. Pada masa Abu Bakar, itu dipandang sebagai tindak pidana yang harus dikenakan sanksi, begitu pula yang terjadi berupa hukuman bunuh terhadap kaum khawarij pada masa khalifah Ali bin Abi Tholib. Bila dihubungkan dengan prinsip islam menganut asas kebebasan, maka apa yang telah dilakukan oleh kedua khalifah tersebut bertentangan dengan nilai-nilai ajaran islam, namun tindakan khalifah tersebut harus dilihat dari kapasitasnya sebagai pemegang kekuasaan yang bertanggung jawab untuk menciptakan tatanan kehidupan masyarakat yang stabil dan kondusif, maka apabila ada tindakan yang dapat menimbulkan terjadinya disharmonisasi dalam sebuah komunitas bangsa serta menimbulkan disintegrasi bangsa, harus dipandang sebagai sebuah tindakan pelanggaran hukum yang mesti ditegakkan sanksi hukumnya. Kata Kunci : Riddah, Jarimah, aliran sesat
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) Umayah Umayah
Dedikasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13 No 1 (2020): Januari-Juni
Publisher : Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.767 KB)

Abstract

Program pendidikan dan pengembangan anak usia dini akan berlangsung dengan efektif dan berkelanjutan, apabila dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan-evaluasi, dan pengelolaan pemeliharaannya telah melibatkan semua unsur masyarakat (dari kelompok kaya, miskin, laki-laki dan perempuan, serta perwakilan dusun, tokoh masyarakat, dan masyarakat sekolah) dan dilakukan dengan pendekatan yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan demikian berarti bahwa program PAUD memberikan pilihan kegiatan yang diinginkan masyarakat, serta ada tanggung jawab masyarakat untuk berpartisipasi sebelum, selama dan setelah program yang diwujudkan dalam bentuk kontribusi masyarakat (uang, tenaga, waktu, dan pikiran maupun dalam bentuk lainnya). Kata Kunci: PAUD, Pendidikan Untuk Masyarakat
Pendampingan Ekonomi Keluarga Penyintas di Hunian Sementara Korban Tsunami Banten Efi Syarifudin
Dedikasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14 No 1 (2021): Januari-Juni
Publisher : Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/dedikasi.v14i1.4968

Abstract

Pendekatan ABCD dikenal baik sebagai pendekatan efektif dalam rangka melakukan pemetaan potensi masyarakat berdasarkan asset potensial yang dimiliki dan secara partisipatory memfasilitasi kegiatan dalam rangka membangun komunitas (community development). Kegiatan pemberdayaan melalui pendekatan ABCD membantu masyarakat mengindentifikasi kekuatan dan sumber daya yang mereka miliki untuk kemudian diperkuat melalui berbagai aksi untuk mengolah potensi tersebut menjadi sumber bagi kehidupan ekonomi mereka. Masyarakat penyintas di lingkungan hunian sementara sempat terpuruk akibat tsunami. Mereka membutuhkan kekuatan mental dan modal dalam rangka memulai kembali kehidupan mereka. Diaadakannya pelatihan perencaan usaha melalu pedekatan BMC, promosi wisata dan kelompok keuangan mikro diharapkan mampu meningkatkan mentalitas dan pencerahan untuk ekonomi mereka setelah meninggalkan huntara ke hunian tetap. Kata Kunci: Pengembangan Komunitas, Aset Komunitas, Social Profiling
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KEAKSARAAN Yayu Arif Heryatun
Dedikasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13 No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) merupakan salah satu jenis pengabdian pada masyarakat, maka seyogyanya program ini berbasis riset. Karena dengan berdasarkan data dari riset, program ini akan lebih berdaya guna bagi persoalan yang dihadapi masyarakat. Dengan demikian, pelaksanaan program kuliah kerja nyata memberikan dampak positif baik bagi mahasiswa maupun masyarakat, · dan tentunya juga harus disesuaikan dengan permasalahan yang dihadapi masing-masing wilayah.Kata Kunci: Program Keaksaraan, Masyarakat, Kukerta
MEMBANGUN SDM MELALUI PENDIDIKAN HOLISTIK BERBASIS KARAKTER DAN BERORIENTASI PEMBERDAYAAN Asep Saefurohman
Dedikasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13 No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum yang digunakan adalah "Kurikulum Holistik Berbasis. Karakter" (Character-based Integrated Curriculum), yaitu kurikulum terpadu yang "menyentuh" semua aspek kebutuhan anak. Sebuah kurikulum yang terkait, tidak terkotak-kotak dan dapat merefleksikan dimensi, keterampilan, dengan menampilkan tema-­tema yang menarik dan kontekstual. Bidang-bidang pengembangan yang ada di TK dan mata pelajaran yang ada di SD yang dikembangkan dalam konsep pendidikan kecakapan hidup yang terkait dengan pendidikan personal dan sosial, pengembangan berpikir/kognitif, pengembangan karakter dan pengembangan persepsi motorik juga dapat teranyam dengan baik apabila materi ajarnya dirancang melalui pembelajaran yang terpadu dan menyeluruh (Holistik).Keywords: Kurikulum, Karakter, Holistik, pemberdayaan.
IDENTIFIKASI POTENSI, DAMPAK DAN PENGENDALIAN LINGKUNGAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NUKLIR Fatah Sulaiman
Dedikasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13 No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menjaga keberlanjutan pembangunan di segala bidang guna memenuhi kebutuhan kesejahteraan manusia, dimana penggunaan energi sangat terkait erat, maka secara otomatis kecukupan persediaan energi secara berkelanjutan untuk generasi kini maupun yang akan datang harus terjamin dan dipertahankan. Oleh karena itu perlu dilakukan pencarian energi alternatif dalam rangka mendukung konsep pembangunan berkelanjutan yang berdampak pada kesejahteraan sosial, ekonomi dan tetap menjaga kestabilan dan kelestarian lingkungan. Salah satu alternatif pembangkitan energi yang dikembangkan adalah pembangkit listrik tenaga nuklir ( PLTN). Indonesia memerlukan pembangkit­ listrik baru untuk memenuhi kenaikan kebutuhan listrik di masa yang akan datang. Di AS, untuk tahun 1990, Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PL TN) dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Batubara (PLTU) berkontribusi masing-masing 12,5% dan 55% dari total pembangkitan listrik, suatu angka yang lebih besar dari kontribusi jenis-jenis sumber energi lain. Kata Kunci: Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Pembangunan
Praktik Moderasi Beragama Dalam Keberagaman Budaya Masyarakat Cinangka Serang Baten Hikmatullah Hikmatullah; Hendri Kemal Maulana
Dedikasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14 No 2 (2021): Juli-Desember
Publisher : Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/dedikasi.v14i2.5466

Abstract

Abstrak: Tulisan ini memaparkan tentang moderasi beragama berbasis budaya dan kearifan lokal pada masyarakat Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Tulisan ini mengkaji tentang pentingnya budaya dan kearifan lokal dalam memperkuat moderasi beragama bagi masyarakat Cinangka. Penelitian ini merupakan penelitian sejarah dengan menggunakan pendekatan sosial budaya. Metodologi penulisan mengikuti jalur dalam metodologi sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan moderasi beragama pada masyarakat Cinangka dapat dilihat dari sikap, perilaku dan pemikiran masyarakat Cinangka yang anti kekerasan atau radikalisme, dengan mengedepankan nilai-nilai toleransi terhadap setiap perbedaan yang ada di dalam internal agama Islam sendiri sebagai agama mayoritas masyarakat Cinangka, dan begitupun toleransi terhadap pemeluk agama lain. Hal ini tidak terlepas dari besarnya kontribusi KUA Kecamatan Cinangka dalam memberikan penyuluhan kepada setiap lapisan masyarakat tentang pentingnya menerapkan moderasi beragama dalam rangka menciptakan kerukunan umat beragama.