Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles
19 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022"
:
19 Documents
clear
Strategi Rumah Sakit di Indonesia dalam Mengatasi Kenaikan Kasus COVID-19 Varian Omicron : Literature Review: Hospital Strategy in Indonesia in Overcoming the Rise in Omicron Variants of COVID-19 Cases : Literature Review
Soeroso, Ratih Meireva;
Wahyu Sulistiadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (435.801 KB)
|
DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2137
Latar Belakang: Corona Virus Disease-19 (COVID-19) khususnya varian Omicron menyebar dengan sangat cepat hingga menjadi penyakit pandemi yang menyebabkan peningkatan angka kematian selama satu tahun terakhir. Di Indonesia yang padat penduduknya, rumah sakit rujukan dituntut dapat mengatasi lonjakan kasus COVID-19 varian Omicron. Tidak hanya itu, lonjakan kasus COVID-19 varian Omicron juga mempengaruhi angka penularan pada tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan. Tujuan: Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk secara sistematis mengkaji mengenai strategi rumah sakit rujukan dalam menangani lonjakan kasus COVID-19 varian Omicron, sehingga dapat berguna dalam penerapannya untuk meningkatkan efektivitas pelayanan pasien COVID-19 dan pasien lainnya, serta dapat menurunkan angka penularan dan kematian di rumah sakit. Metode: Kajian ini menggunakan database: PubMed dan Google Scholar. Penyusunan dan evaluasi judul abstrak dilakukan dengan menggunakan Mendeley, begitu juga dengan identifikasi dan menghapus abstrak yang ganda. Hasil: Hasil kajian dari tiga artikel yang terpilih mencakup masalah yang didapatkan rumah sakit rujukan selama lonjakan COVID-19 varian Omicron dan strateginya dalam menangani masalah-masalah tersebut. Masalah yang didapatkan adalah ketidakseimbangan antara kebutuhan dan keterbatasan sarana dan prasarana kesehatan akibat lonjakan, serta ditemukannya angka penularan di rumah sakit rujukan. Dari masalah-masalah tersebut, rumah sakit rujukan melakukan penyusunan strategi berupa pembentukan tim khusus yang menangani lonjakan COVID-19 varian Omicron, menetapkan strategi 3T untuk staf rumah sakit rujukan, dan menetapkan strategi teknologi telemedicine. Kesimpulan: Dalam menangani lonjakan COVID-19 varian Omicron, rumah sakit rujukan perlu menetapkan strategi untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan dan memutus rantai penularan COVID-19 varian Omicron.
Strategi Segmenting, Targeting, Positioning dan Bauran Pemasaran pada RS X dalam Mengembalikan Kepercayaan Pasien saat Pandemi Covid-19: Literature Review: Segmenting, Targeting, Positioning and Marketing Mix Strategies at Hospital X in Restoring Patient Trust during Covid-19 Pandemic: Literature Review
Dionisius Indri Priyobodo;
Wahyu Sulistiadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (666.837 KB)
|
DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2155
Latar Belakang: Rumah Sakit X yang terkena dampak pandemi, berusaha untuk bangkit setelah penderita Covid-19 menurun jauh dan keadaan bermasyarakat mulai menuju ke normal kembali. Untuk menghadapi kondisi normal yang baru diperlukan strategi pemasaran yang baru, karena kompetitor di sekitar rumah sakit saat pandemi berpindah tangan ke grup rumah sakit yang besar. Dengan membidik segmentasi yang tepat, dengan target yang jelas dan memposisikan rumah sakit di tempat yang proporsional akan memudahkan bagian pemasaran rumah sakit melakukan strategi bauran pemasaran supaya usaha kebangkitan rumah sakit tidak menunggu terlalu lama. Ancaman pandemi yang belum berakhir, melalui varian Omicron, diharapkan bisa diantisipasi, mengingat rumah sakit pernah menghadapi serangan pandemi gelombang pertama dan kedua. Tujuan: Dengan menyusun metode STP, dilanjutkan dengan strategi bauran pemasaran, ditambah dengan pengalaman menghadapi pandemi gelombang 1 dan 2, diharapkan rumah sakit dapat mengembalikan kepercayaan pasien seperti sebelum pandemi dan sekaligus siap dalam menghadapi serangan omicron. Metode: Penulis menggunakan metode literature review dalam penulisan ini. Hasil: Dengan membidik segmentasi yang tepat, dengan target yang jelas dan memposisikan rumah sakit di tempat yang proporsional akan memudahkan bagian pemasaran rumah sakit melakukan strategi bauran pemasaran supaya usaha kebangkitan rumah sakit tidak menunggu terlalu lama. Kesimpulan: Ancaman pandemi yang belum berakhir, melalui varian Omicron, diharapkan bisa diantisipasi, mengingat rumah sakit pernah menghadapi serangan pandemi gelombang pertama dan kedua.
Hubungan Pengetahuan dengan Status Vaksinasi COVID-19 pada Ibu Hamil di Wilayah DKI Jakarta: Knowledge and COVID-19 Vaccination Status of Pregnant Women in DKI Jakarta
Pertiwi, Reza Dara;
Ayubi, Dian
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (490.95 KB)
|
DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2208
Latar Belakang: Vaksinasi dibutuhkan untuk menekan angka kejadian COVID-19 terutama pada populasi rentan seperti ibu hamil. Ibu hamil biasanya memiliki keinginan yang lebih rendah dan kekhawatiran yang lebih tinggi mengenai vaksin dibanding populasi umum, hal ini karena kurangnya pengetahuan mengenai vaksin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan status vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil di DKI Jakarta setelah mengendalikan variable lain (usia, pekerjaan, penghasilan, pendidikan, usia kehamilan, status gravida, penyakit penyerta, dan pengalaman imunisasi TT). Status vaksinasi dipilih sebagai indikator perilaku terbuka dari perilaku vaksinasi. Metode: Penelitian dilakukan secara kuantitatif menggunakan desain penelitian cross sectional pada ibu hamil yang berdomisili di DKI Jakarta dengan menyebarkan kuesioner melalui google form. Penelitian ini diikuti oleh 149 responden yang memenuhi kriteria inklusi yang sudah ditentukan. Analisis data menggunakan SPSS 22 secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisis multivariate dilakukan menggunakan regresi logistic ganda model faktor risiko. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan 65,8% ibu hamil telah melakukan vaksinasi dan 64 orang (65,3%) diantaranya sudah tervaksinasi lengkap dua dosis. Pengetahuan memiliki hubungan signifikan dengan status vaksinasi (pValue = 0,001). Kesimpulan: Ibu hamil yang memiliki pengetahuan rendah, memiliki risiko untuk tidak melakukan vaksinasi sebesar 7,062 kali dibandingkan ibu hamil yang memiliki pengetahuan tinggi setelah dikontrol variable penghasilan. Meningkatkan pengetahuan mengenai vaksin COVID-19 dapat menjawab keraguan ibu hamil untuk melakukan vaksinasi.
Efektifitas Penyaringan Sederhana dengan Media Cipping, Arang Aktif, dan Zeolit Dalam Menstabilkan Kadar BOD dan COD Limbah Cair Usaha Laundry Rumah Tangga: The Effectiveness of Simple Filtering with Cipping Media, Activated Charcoal, and Zeolite in Stabilizing BOD and COD Levels of Liquid Waste for Household Laundry Business
Rahmadani, Nanang;
Syafri, Muhammad;
Mustari, Sahdan;
Nur, Nur Hamdani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (475.043 KB)
|
DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2209
Latar Belakang: Limbah yang dihasilkan oleh sisa proses laundry berpotensi untuk menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan terutama pada badan air. Tujuan: Penelitian adalah untuk Mengukur efektifitas penyaringan sederhana dengan media cipping, karbon aktif, dan zeolit dalam menstabilkan kadar BOD dan COD limbah cair usaha laundry rumah tangga. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat pre-eksperimen design dengan jenis pretest dan postest yang disajikan melalui bentuk tabel dan grafik. Populasinya adalah salah satu tempat usaha laundry rumah tangga yang terletak kota Makassar. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan nilai BOD dan COD pada semua rancangan baik pada wadah 1, wadah 2 dan wadah 3. Bila dibandingkan efektifitas antara tiga wadah 1, 2 dan tiga terlihat bahwa tidak memili perbedaan yang signifikan. Wadah 1 dan wadah 3 memiliki tingkat penurunan nilai COD dan BOD yang relative sama bila dibandingkan dengan wadah 2. Kesimpulan: media penyaringan sederhana dengan menggunakan media cipping dan arang aktif, media cipping dan zeolite, dan media cipping, arang aktif dan zeolite memenuhi syarat baku mutu air No. P68/Menlhk-Setjen/2016. Saran yaitu masyarakat diharapkan untuk pengguna jasa laundry sebaiknya menggunakan alat penyaringan sederhana sebelum dibuang ke lingkungan agar pencemaran air berkurang dan kondisi lingkungan tetap bersih dan sehat.
Pengaruh Pemberian Jus Seledri Kombinasi Wortel dan Madu terhadap Penurunan Hipertensi pada Menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga: The Influence of Giving Celery Juice Combinating of Carrots and Honey to reduce Hypertension at Menopause the Work Area of Telaga Biru Health Centre
Rauf, Efri Leny;
Ulfiana Djunaid;
Siskawati Umar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (407.001 KB)
|
DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2217
Latar Belakang: Hipertensi merupakan suatu peningkatan tekanan darah yang menunjukkan peningkatan sistolik >140 mmHg dan diastolik >90 mmHg. Hipertensi dapat dicegah dengan cara farmakologis dan non farmakologis. Penanganan dengan non farmakologis salah satunya dengan pemberian jus seledri kombinasi wortel dan madu. Seledri mengandung apigenin, wortel mengandung kalium, dan madu mengandung asetilkolin yang dapat menurunkan hipertensi. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus seledri kombinasi wortel dan madu terhadap penurunan hipertensi pada menopause di wilayah kerja Puskesmas Telaga Biru. Metode: Jenis Penelitian menggunakan quasi experimental non-equivalent control grub design. Jumlah populasi 28 menopause, pengambilan sampel menggunakan non-probality sampling dengan membagi 14 kelompok intervensi dan 14 kelompok kontrol. Hasil penelitian menggunakan uji simple paired t-test dengan indikator frekuensi penurunan tekanan darah pValue= 0,000 yakni 0,000 <0,05 yang artinya Ha diterima. Sehingga pemberian jus seledri kombinasi wortel dan madu berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan hipertensi. Kesimpulan: Presentase tekanan darah ibu menopause sebelum diberikan jus seledri kombinasi wortel dan madu berada pada hipertensi Stadium I sebanyak 13 orang dan hipertensi Derajat II sebanyak satu orang. Presentase tekanan darah ibu menopause kelompok kontrol pada pengukuran sebelum yaitu hipertensi Stadium I sebanyak 12 orang dan hipertensi Stadium II sebanyak 2 orang dan Presentase Sesudah diberikan intervensi dengan pemberian jus seledri kombinasi wortel dan madu tekanan darah responden menjadi normal sebanyak 7 orang, pre hipertensi sebanyak 6 orang, hipertensi Stadium I sebanyak satu orang. Presentase tekanan darah pada pengukuran kelompok kontrol yaitu hipertensi menjadi Stadium I sebanyak 13 orang dan hipertensi Stadium II sebanyak satu orang. Ada pengaruh pemberian jus seledri kombinasi wortel dan madu terhadap penurunan hipertensi pada ibu menopause.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Cakupan Pelaksanaan Skrining Hipotiroid Kongenital di Rsu Prof. Dr. H. Aloe Saboe Kota Gorontalo: Factors Affecting the Scope of Congenital Hypothyroid Screening at Rsu Prof. Dr. H. Aloe Saboe Gorontalo City
Fidyawati Aprianti A. Hiola;
Fendrawati Hilamuhu;
Dwi Nur Octaviani Katili
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (398.58 KB)
|
DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2218
Latar Belakang: Hipotiroid kongenital (HK) adalah kelainan pada bayi sejak lahir yang disebabkan defisiensi sekresi hormon tiroid oleh kelenjar tiroid, dan berkurangnya kerja hormon tiroid pada tingkt selular. Tujuan skrining hipotiroid kongenital (SHK) adalah menghilangkan atau menurunkan mortalitas, morbiditas dan kecacatan akibat penyakit hipotiroid kongenital. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi cakupan pelaksanaan skrining hipotiroid kongenital (SHK). Metode: Penelitian ini merupakan penelitain cross sectional, yaitu rancangan penelitian ini dengan melakukan pengukuran dan pengamatan pada waktu bersamaan. Hasil: Hasil uji statistik Faktor Pengetahuan menunjukan tidak signifikan dengan nilai pValue (0,622>0,05) ini berarti tidak terdapat hubunganan Faktor pengetahuan dengan cakupan pelaksanaan skrining hipotiroid kongenital (SHK) sedangkan faktor Logistik, dan Faktor persetujuan keluarga menunjukan signifikan p Value (0,002<0,05), dan (0,000<0,05) ini berarti terdapat hubungan faktor logistik dan faktor persetujuan keluarga dengan cakupan pelaksanaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK). Kesimpulan: Didapatkan Pengetahuan, logistik dan Dukungan Keluarga adalah faktor-faktor yang mempengaruhi cakupan pelaksanaan skrining hipotiroid kongenital (SHK). Akan tetapi yang ada hubungan erat dengan cakupan pelaksanaan Skrining Hipoiroid Kongenital (SHK) adalah faktor Logistik dan Dukungan Keluarga.
Stigma Masyarakat dan Stigma pada Diri Sendiri terkait HIV dan AIDS : Tinjuan Literatur: Society Stigma and Self-Stigma Regarding HIV and AIDS : Literature Review
Aris Tristanto;
Afrizal;
Sri Setiawati;
Mery Ramadani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (420.91 KB)
|
DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2220
Latar belakang: Stigma menyebabkan ODHA mengalami hambatan dalam proses pengobatan dan perawatan karena orang yang hidup dengan kondisi kesehatan yang stigmatisasi seringkali hidup dalam masyarakat yang sama, tetapi tetap terisolasi dan terkungkung dalam pengalaman stigma mereka sendiri. stigma memiliki dua pemahaman sudut pandang, yaitu stigma masyarakat dan stigma pada diri sendiri (self stigma). Stigma masyarakat terhadap ODHA terjadi pada berbagai tingkatan, mulai dari keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan institusi (pendidikan dan kerja), serta media massa. Stigma pada diri sendiri (self stigma) adalah konsekuensi dari orang yang distigmakan menerapkan stigma untuk diri mereka sendiri. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk memberikan gambaran berbagai kasus stigma terhadap ODHA dari sudut pandang masyarakat dan stigma pada diri sendiri (self stigma). Metode: Analisis dalam tulisan ini dilakukan melalui kajian pustaka dengan cara menelaah sumber-sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, buku referensi, literatur, ensiklopedia, karangan ilmiah, serta sumber-sumber lain yang terpercaya baik dalam bentuk tulisan atau dalam format digital yang relevan tanpa turun langsung kelapangan. Hasil: Stigma terhadap ODHA terjadi hampir dalam segala lapisan masyarakat yaitu keluarga, teman sebaya, lingkungan sekolah atau kerja dan media massa. Faktor penyebab timbulnya stigma di masyarakat terhadap ODHA adalah rendahnya tingkat pendidikan dan pengetahuan masyarakat mengenai HIV dan AIDS disamping itu kurangnya sosialisasi atau penyuluhan mengenai HIV dan AIDS terutama cara penularan dan pencegahannya sehingga masyarakat mempunyai anggapan yang keliru tentang ODHA. Kesimpulan: Stigma ini mencerminkan bias kelas sosial yang mendalam. Penyakit ini sering dikaitkan dengan perilaku dan menjadi pembenaran untuk ketidakadilan sosial.
Determinan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut oleh Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Pancoran Mas Kota Depok: Determinants of the Utilization of Dental and Oral Health Care Services by Pregnant Women in Pancoran Mas Health Center Depok City
Adriani, Miranda;
Sugiarto, Danang Wahansa;
Ayubi, Dian;
Martha, Evi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (447.273 KB)
|
DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2227
Latar Belakang: Penyakit gigi dan mulut memiliki hubungan dengan kondisi kehamilan dan risiko kelahiran yang merugikan, seperti BBLR dan kelahiran prematur. Pemeriksaan gigi dan mulut saat kehamilan memiliki banyak manfaat bagi ibu dan bayinya, tetapi angka pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut dari beberapa penelitian sebelumnya di Indonesia masih rendah. Tujuan: Penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut oleh ibu hamil di wilayah Puskesmas Pancoran Mas, Kota Depok. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel minimal 162 responden dari Mei-Juni 2018. Penarikan sampel menggunakan teknik multistage random sampling yang terdiri dari ibu hamil dan ibu yang memiliki anak berusia sampai dengan satu tahun yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Pancoran Mas, Kota Depok. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat dengan chi-square, dan multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat 25,9% responden yang melakukan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan. Berdasarkan hasil analisis multivariat, perceived need merupakan variabel yang paling dominan berhubungan terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan (nilai p=0,013; OR=3,295), setelah dikontrol oleh variabel kepemilikan asuransi dan keterpaparan informasi. Kesimpulan: Proporsi ibu hamil yang memanfaatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan masih sangat rendah dan perceived need merupakan faktor yang paling berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan.
Pengalaman Spiritual Perawat dalam Merawat Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Swasta di Jakarta: Nurses’ Spiritual Experience in Treating for Covid-19 Patient at Private Hospital in Jakarta
Regina Da Concicao Pinto;
Hany Wihardja;
Lina Dewi Anggraeni
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (420.21 KB)
|
DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2234
Latar Belakang: Pengalaman spiritual perawat merupakan perspektif batiniah yang dirasakan oleh seorang perawat dalam tugasnya dalam merawat pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman spiritual perawat dalam merawat pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman spiritual perawat pelaksana dalam merawat pasien dengan Covid-19 di Rumah Sakit X. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam (in-depth interview) pada 12 orang perawat yang pernah merawat pasien Covid-19 pada bulan Januari-Februari 2021. Teknik analisis data penelitian menggunakan metode Collaizi. Hasil: Hasil penelitian didapatkan 4 tema yaitu penghayatan dan perwujudan iman, keadaan emosi yang dirasakan perawat, ikut terlibat dalam kedukaan yang dirasakan keluarga dan bekerja dengan nilai kemanusiaan. Kesimpulan: Penelitian ini menekankan pada pentingnya menjaga perkembangan spiritual perawat dengan dukungan kebijakan dan kegiatan keagamaan di lingkungan kerja seperti kegiatan doa bersama serta menyediakan sarana dan prasarana untuk beribadah.
Keberhasilan Menyusui di Usia Remaja dan Faktor yang Mempengaruhi: Literature Review: Breastfeeding Success in Adolescents and Influencing Factors: Literature Review
Andi Devina Yudha Wahyuningtyas;
Noveri Aisyaroh;
Hanifatur Rosyidah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (497.498 KB)
|
DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2235
Latar belakang: Menyusui di usia remaja merupakan hal yang sulit dilakukan ibu remaja karena adanya perubahan penyesuaian tugas dan peran menjadi ibu di usia remaja. Ibu remaja untuk mencapai keberhasilan menyusui memerlukan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan menyusui di usia remaja. Tujuan: Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor keberhasilan menyusui di usia remaja. Metode: Metode yang digunakan adalah literature review dengan mencari artikel internasional dan nasional melalui database PubMed dan Google Scholar dengan memasukkan kata kunci dan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditentukan dan didapatkan 10 artikel yang terdiri dari 6 artikel dari jurnal internasional dan 4 artikel dari jurnal nasional. Hasil: Terdapat 4 faktor utama dalam keberhasilan menyusui di usia remaja yaitu faktor personal ibu, faktor bayi, faktor sosial, dan faktor budaya. Sehingga dalam mencapai keberhasilan menyusui di usia remaja perlu memperhatikan keempat faktor utama yaitu faktor personal ibu, faktor bayi, faktor sosial, dan faktor budaya. Kesimpulan: Studi ini menyimpulkan bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan menyusui di usia remaja.