cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenorea Primer pada Remaja Putri di SMK Farmasi Bhumihusada Jakarta Tahun 2021: Faktors Associated with the Incidence of Primary Dysmenorrhoea in Young Women at the Bhumihusada Jakarta Pharmacy Vocational School In 2021 Dian Kholika Hamal; Firda Juliana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i7.2391

Abstract

Latar Belakang: Dismenorea primer adalah nyeri pada saat menstruasi yang biasanya dijumpai tanpa adanya kelainan pada alat-alat reproduksi wanita. Biasanya dismenorea primer dirasakan dengan gejala seperti mual, muntah, pusing serta nyeri pada bagian bawah perut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenorea primer pada remaja putri di SMK Farmasi Bhumi Husada Jakarta tahun 2021. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional, menggunakan teknik total sampling dengan jumlah responden sebanyak 94. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner di google form. Hasil: Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa sebanyak 77,7% remaja putri yang mengalami dismenorea primer. Sebanyak 56,4% dengan usia menarche tidak normal, 60,6% yang memiliki riwayat keluarga, dan 83% dengan kebiasaan olahraga tidak teratur, Hasil uji chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia menarche, dan riwayat keluarga dengan kejadian dismenorea primer, sementara untuk kebiasaan olahraga tidak berhubungan dengan kejadian dismenorea primer. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kejadian dismenorea primer.
Pengaruh Terapi Kelompok Terapeutik (TKT) Terhadap Peningkatan Aspek dan Tugas Perkembangan Remaja : The Effect of Terapi Kelompok Terapeutik (TKT) on Readiness for the Aspect and Development Task of Adolescent Yunita Astriani Hardayati; Keliat, Budi Anna
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i7.2396

Abstract

Latar Belakang: Tahapan perkembangan harus dilewati setiap individu untuk mencapai perkembangan psikososial yang optimal. Fase perkembangan ini berjalan secara berkesinambungan, dimana kegagalan dalam satu fase akan mempengaruhi perkembangan individu di sepanjang hidupnya. diperlukan terapi modalitas yang dapat memaksimalkan pencapaian tugas dan aspek perkembangan remaja sebagai upaya promotif maupun preventif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Terapi Kelompok Terapeutik (TKT) terhadap kesiapan peningkatan aspek dan pencapaian tugas perkembangan remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Quasy-experimental with pretest-posttest. Responden merupakan 55 orang remaja yang tinggal di salah satu Kelurahan di Kota Bogor. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur aspek dan tugas perkembangan remaja sebelum dan sesudah diberikan TKT. TKT diberikan melalui 5 sesi terapi dengan durasi 60 menit setiap sesi per minggu. Analisis statistik pada karakteristik responden pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, sementara pengaruh TKT dianalisis menggunakan dependent t-test. Hasil: Setelah dilakukan TKT terjadi peningkatan aspek perkembangan remaja secara signifikan (p-value 0,012) dan peningkatan pencapaian tugas perkembangan remaja sebanyak 8,8-10 poin (p-value 0,011). Kesimpulan: TKT terbukti efektif dan dapat direkomendasikan sebagai salah satu terapi modalitas dalam peningkatan aspek dan pencapaian tugas perkembangan remaja
Hubungan Status Gizi dan Shift Kerja dengan Kelelahan Kerja Pada Perawat di RSUI Yakssi Gemolong, Sragen : The Relationship of Nutritional Status and Work Shift with Work Fatigue in Nurses at RSUI Yakssi Gemolong, Sragen jannah, Hafidzoh Fatihatul; Abdul Rohim Tualeka
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i7.2400

Abstract

Latar belakang: Rumah sakit memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat selama 1x24 jam. Tingginya beban kerja serta dan jam kerja menyebabkan perawat mengalami kelelahan kerja.Keluhan kelelahan kerja perawat akibat pergantian shift kerja yang menyebabkan terganggunya ritme sirkadian pada tubuh dan kecukupan status gizi yang berbeda pada setiap perawat. Kelelahan kerja yang terjadi pada perawat dapat menimbulkan terjadinya kecelakaan kerja pada perawat dimana hal tersebut akan dapat menyebabkan terjadinya penuranan status kesehatan pada perawat Tujuan: Studi ini bertujuan guna melihat hubungan status gizi serta shift kerja dengan keluhan kelelahan kerja perawat di RSUI Yakssi Gemolong,Sragen Metode:. Kuantitatif analitik dengan desain penelitian cross sectional menjadi jenis penelitian ini. 55 orang dijadikan populasi dan sampel. Teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen di studi ini yakni kuesioner serta timbangan berat badan. Analisis deskriptif dan uji Spearman rho dipakai di studi ini. Hasil: Hasil penelitian memperlihatkan terdapatnya hubungan yang signifikan diantara status gizi (ρ=0,000) dan shift kerja (“ρ=0,046”) dengan keluhan kelelahan kerja perawat di RSUI Yakssi Gemolong, Sragen.. Kesimpulan: adanya hubungan yang signifikandi antara status gizi dan shift kerja dengan keluhan kelelahan kerja yang terjadi pada perawat di RSUI Yakssi Gemolong,Sragen
Hubungan Asi Eksklusif, Lama Menyusui dan Frekuensi Menyusui dengan Status Gizi Bayi 0-6 Bulan: Relationship Between Exclusive Breastfeeding, Duration and Frequency of Breastfeeding with Infant Nutritional Status 0-6 months Lubis, Izmi Arisa Putri; Asih Setiarini
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i7.2409

Abstract

Latar Belakang: Status gizi yang baik dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi, namun apabila status gizi bayi buruk dapat mempermudah bayi terserang penyakit, oleh karena itu dibutuhkan zat gizi yang cukup untuk bayi. ASI merupakan makanan utama untuk bayi sampai berusia 6 bulan. Tujuan: Penelitian yaitu untuk menganalisis hubungan pemberian ASI eksklusif, lama menyusui dan frekuensi menyusui terhadap status gizi bayi usia 0-6 bulan. Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan sampel penelitian yaitu ibu menyusui yang memiliki bayi berusia 0-6 bulan yang diambil menggunakan teknik aksidental mengikuti jadwal posyandu sampai sebanyak 72 bayi yang berada di wilayah kerja Puskesmas Medan Tuntungan Kota Medan. Pengambilan data dengan wawancara kuesioner dan mengukur BB dan PB menggunakan timbangan bayi dan alat ukur panjang badan bayi. Analisis menggunakan menggunakan uji Chi Square. Hasil: Didapatkan bahwa ibu yang menyusui bayi secara eksklusif sebesar 26,4% dan tidak asi ekslusif sebesar 73,6%. Frekuensi ibu menyusui yang lebih dari 8 kali yaitu 98,6 %, lama menyusui ibu sebagian besar memiliki rata-rata durasi 10-30 menit yaitu 55,6%. Hasil bivariat menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan dengan p value >0,05 yaitu antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi berdasarkan BB/U, PB/U dan BB/PB., lama menyusui dan status gizi berdasarkan BB/U, PB/U dan BB/PB, dan frekuensi dengan status gizi berdasarkan BB/U dan PB/U, Namun ada hubungan yang signifikan dengan p value <0,05 yaitu anatara frekuensi menyusui dengan status gizi berdasarkan BB/PB. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan bermakna secara statistik antara pemberian ASI eksklusif, lama menyusui dan frekuensi menyusui terhadap status gizi bayi. Namun berdasarkan penelitian ini terdapat hubungan yang bermakna secara statistik terhadap frekuensi menyusui dengan status gizi bayi berdasarkan BB/PB.
Studi Fenomenologis Pengembangan Kesehatan Melalui Program PKH di Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis: Phenomenological Study of Health Development Through the PKH Program in Banjaranyar District, Ciamis Regency Mika'il, Hikam; Dhanti, Kurnia Ritma; Supriyadi; Wardani, Dita Pratiwi Kusuma
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i7.2433

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan merupakan aspek terpenting dalam kehidupan seseorang, keluhan kesehatan pada seseorang dapat menurunkan produktivitas. Data sensus keluhan kesehatan pada tahun 2021, 27 dari 100 penduduk Indonesia mempunyai keluhan kesehatan dalam sebulan terakhir dan 13 dari 100 kegiatan sehari-hari menjadi terganggu akibat keluhan kesehatan. Tujuan: Pengembangan kesehatan melalui Program Keluarga Harapan (PKH) diharapkan mampu untuk meningkatkan produktivitas masyarakat, khususnya peserta PKH. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil: Hasil penelitian berupa komponen input, proses, dan output. Seluruh hasil penelitian diolah secara deskriptif dan disampaikan dalam bentuk narasi disertai rangkuman berbentuk tabel. Kesimpulan: Upaya pengembangan kesehatan melalui program PKH berasal dari inovasi kebijakan yang mengedepankan penyempurnaan.
Pemberdayaan Kesehatan Kelompok Disabilitas Kito Rato dalam Perubahan Sikap dan Pengetahuan Terkait Covid-19 : Health Empowerment of Kito Rato's Disability Group in Changing Attitudes and Knowledge Related to Covid-19 Al Syifa, Wina; Fadiah Insani, Hazrina; Ayumaruti, Dewi; Maudina, Shavira; Yanwar Nugroho, Ahmad; Pratomo, Hadi; Rindu Aninda, Ridhaninggar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i7.2441

Abstract

Latar belakang: Hingga saat ini Covid-19 masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang mempengaruhi semua orang, tidak terkecuali orang dengan disabilitas menjadi salah satu kelompok yang rentan terdampak. Covid-19 membawa dampak pada segala sektor kehidupan terutama kesehatan. Kito Rato adalah salah satu UMKM kelompok disabilitas yang memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran virus Covid-19. Tujuan: untuk untuk melihat gambaran persepsi, sikap, dan tindakan serta efektivitas edukasi pemberdayaan kesehatan terkait pencegahan Covid-19, vaksinasi dan adaptasi kehidupan baru terhadap kelompok disabilitas UMKM Kito Rato, Tangerang Selatan tahun 2021 Metode: Metode penelitian kualitatif dan pendekatan yang digunakan adalah Health Belief Model (HBM), penelitian dilakukan secara online menggunakan aplikasi zoom dan media sosial whatsapp. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan kesehatan terkait Covid-19 ini mampu meningkatkan pengetahuan dan mengubah persepsi serta sikap aktif yang sebelumnya tidak tahu dan peduli tentang Covid-19 dan pencegahannya. Mereka menjadi sadar dan concern, dan persepsi yang salah menjadi benar. Kesimpulan: Melalui pemberdayaan kesehatan yang diberikan anggota kelompok Kito Rato dapat ikut andil secara aktif dalam melakukan pencegahan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dan menjalani vaksinasi serta mengajak kelompok disabilitas lainnya dalam pencegahan Covid-19 di lingkungan mereka.
Hubungan Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Pasien Poli Gigi Menggunakan Metode Importance Performance Analisis di RSUD Djafar Harun Kabupaten Kolaka Utara: The Relationship between Service Quality and Dental Clinic Patients Using the Importance Performance Analysis Method at Djafar Harun Hospital, Kolaka Utara Regency Samsul; Asrul Sani; Ramadhan Tosepu; Nani Yuniar; Fikki Prasetya; Adius Kusnan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i7.2480

Abstract

Latar Belakang Untuk mendapatkan layanan medis berkualitas dari rumah sakit, anda harus memilih penyedia layanan medis yang tepat Pengukuran kepuasan pasien harus dilakukan secara rutin di semua rumah sakit Importance Performance Analysis (IPA) merupakan metode pengukuran kepuasan pelanggan dan dapat digunakan dalam ukuran kepuasan pasien. Tujuan: Yaitu untuk Mengetahui hubungan Kualitas layanan dengan Kepuasan Pasien. Metode:Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan dua desain penelitian dimana pertma mengunakan desain penelitian dengan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan kedua mengunakan desain Cross Sectional Study. Hasil: Diketahui Pada hasil Importance Performan Analisis (IPA) teradpat 8 atribut yang perlu ditingkatkan yaitu: 1)Tersedinya APAR (Alat Pemadam Kebakaran), 2) Petugas memberikan penjelasan kepada keluarga pasien sebelum dilakukan penanganan pasien, 3)Petugas (Dokter dan Perawat) datang tepat waktu dan tidak membuat pasien menuggu lama (Pelayanan dimulai Jam 8.00), 4)Kesiapan petugas Poli Gigi membantu dalam memberikan edukasi dalam perawatan kesehatan gigi, 5) Petugas Poli Gigi siap merujuk bila keadaan pasien darurat, 6) Petugas Poli Gigi mempunyai pengetahuan dan kemampuan dalam menentukan penyakit gigi dengan baik sehingga mampu menjawab pertanyaan pasien secara meyakinkan, 7)Petugas Poli Gigi selalu ramah saat memberikan pelayanan kepada pasien, 8)Petugas Poli Gigi berusaha mengerti keinginan/kebutuhan pasien. dikarenakan kualitas kinerja pelayanannya tidak memuaskan. Dan diketahui ada hubungan yang signifikan antara tangible, reliability,responsiveness, assurance, empathy dengan kepuasan pasien. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Kualitas layanan dengan Kepuasan Pasien serta terdapat delapan atribut yang perlu ditingkatkan.
Gambaran Persepsi Risiko Penyebaran Covid-19 di Tempat Kerja Pada Pekerja Hulu Migas di Lapangan Hijau PT. P: Covid-19 Risk Perception at The Workplace on Oil & Gas Upstream Workers at Hijau Field PT. P Astuti, Wahyu Dwi; Erwandi, Dadan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i7.2541

Abstract

Introduction: COVID-19 pandemic has impacted all types of industries, including oil & gas industry. In spite of that, workers of Hijau Field at PT. P still work offline. Despite company’s policies to prevent the spread of COVID-19 have been implemented, COVID-19 cases are still found in the workplace, means that the risk of spread of COVID-19 in the workplace is still present Objective: This study aimed to describe COVID-19 risk perception at workplace on oil and gas upstream workers at Hijau Field PT. P Methods: 50 questions were launched online to employees in Hijau Field PT. P (n=234) using 9 psychometric dimensions with cross-sectional study design. The data were analyzed with descriptive statistic Results: The dimensions’ average lies between 2.35-3.71 (scale 4), with the highest dimension being Risk Control with average 3.71. Fear dimension is perceived the lowest with the average 2.35. Overall risk perception average is 3.42 where 56% of workers have good risk perception. Risk perception of workers below 30 years old, above 40 years old, and higher education is better than workers that in the age between 30-40 years old and middle education. Conclusion: Perception of workers of Hijau Field PT. P towards the risk of spread of COVID-19 in the workplace is good. Workers are of the opinion that the risk is controlled adequately by the efforts implemented by company and individuals. However, workers still consider that the risk of spread of COVID-19 still considerable to be reduced. The company has to maintain the efforts of preventing spread of COVID-19. Communication in the risk of spread of COVID-19 should be focused on workers with the age range 30-40 years old and middle education
Pengaruh Pemanfaatan Media Edukasi Gizi untuk Meningkatkan Pengetahuan Terkait Anemia pada Remaja Putri : Literature Review: Effects of Utilizing Nutrition Education Media to Increase Knowledge Related to Anemia in Young Women : Literature Review Fachira Kasmarini; Ratih Kurniasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i11.2291

Abstract

Latar Belakang: Suatu kondisi yang dialami seseorang ketika kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah kurang dari batas normal disebut dengan anemia. Prevalensi anemia pada remaja putri kelompok usia 15-24 tahun di Indonesia sebesar 27,2% sementara pada remaja putra sebesar 20,3%. Angka kejadian anemia pada remaja putri lebih tinggi daripada remaja laki-laki sebab remaja putri mengalami menstruasi dan sedang dalam masa pertumbuhan sehingga membutuhkan asupan zat gizi yang lebih tinggi. Diperlukan suatu upaya pencegahan dan penanggulangan anemia untuk meningkatkan pengetahuan remaja, terutama remaja putri, mengenai anemia melalui pemanfaatan media dalam edukasi gizi. Tujuan: Penulisan literature review ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan media edukasi gizi dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia. Metode: Penulisan ini menggunakan metode literature review. Artikel ilmiah ditemukan melalui mesin pencari Google Scholar dengan kata kunci “anemia”, “media edukasi gizi”, dan “remaja putri”. Artikel ilmiah terindeks Sinta 1-5 dengan rentan waktu publikasi antara tahun 2018-2021. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan gizi pada remaja putri setelah diberikan intervensi. Kesimpulan: Pemberian edukasi gizi melalui media berupa kartu games, media animasi, komik, dan video blog (vlog) berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri terkait anemia.
Analisis Spasial Determinan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Provinsi Kalimantan Timur: Spatial Analysis of Determinants of Low Birth Weight (LBW) in East Kalimantan Province Erlingga Prihandani; Ahmad Syafiq; Roma Yuliana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i9.2337

Abstract

Latar Belakang: Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) masih menjadi masalah bagi kesehatan masyarakat, banyak faktor untuk terjadinya BBLR antara lain cakupan kunjungan ibu hamil (K4), Pemberian Tablet Tambah Darah, KEK pada ibu hamil serta sulitnya akses ke fasilitas kesehatan. Provinsi Kalimantan Timur memiliki angka kasus BBLR yang masih tinggi. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menggambarkan distribusi kasus BBLR berdasarkan faktor dengan pendekatan pemetaan wilayah. Metode: Studi ini merupakan studi ekologi dengan pendekatan pemetaan wilayah. Data diperoleh dari profil kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2019 dan Riskesdas Tahun 2018. Unit observasi adalah Kabupaten/Kota. Pemetaan distribusi kasus BBLR dan faktor resiko terjadinya BBLR dilakukan dengan menggunakan aplikasi Quantum GIS. Analisis data menggunakan Teknik Overlay. Hasil: Dari hasil penelitian, didapatkan hasil pemetaan distribusi kasus BBLR di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2019 dengan presentase yang cukup tinggi ada di 3 kabupaten/kota yaitu Kabupaten Mahakam Ulu, Kutai Barat dan Kota Bontang. Cakupan K4 sudah cukup tinggi secara keseluruhan sehingga cakupan K4 bukan menjadi penyebab BBLR. Presentase Pemberian TTD yang masih tergolong rendah serta kejadian KEK yang tergolong tinggi menjadi penyebab BBLR serta sangat sulitnya akses ke Fasyankes yang masih tergolong rendah. Kesimpulan: Kasus BBLR tertinggi di Provinsi Kalimantan Timur yang disebabkan oleh pemberian TTD dan KEK berada di Kabupaten Kutai Barat.

Page 29 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue