cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Perilaku Seksual Remaja di SMK Negeri Nias: Adolescent Sexual Behavior at SMK Negeri, Nias Metasari Waruwu; Lucia Utami; Fitriana Suprapti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i3.2835

Abstract

Latar belakang: Penggunaan berbagai media sosial pada era digital telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aktivitas kehidupan sehari hari hampir setiap orang termasuk kaum remaja. Teknologi informasi komunikasi yang terus berkembang memberi banyak dampak positif sekaligus dampak negatif. Banyaknya konten pornografi yang dapat dengan mudah diakses memberi pengaruh pada perilaku seksual remaja. Semakin banyak remaja yang memiliki perilaku seksual berisiko. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial terhadap perilaku seksual remaja di SMK Negeri, Nias. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasional. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 186 responden Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengaruh penggunaan media sosial terhadap perilaku seksual remaja. Analisis bivariat menggunakan uji Kendall Tau B Hasil: Hasil analisis bivariat membuktikan terdapat pengaruh media sosial terhadap perilaku seksual remaja dengan nilai p value = 0.000 < α 0.05. Maka H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan penggunaan media sosial memiliki pengaruh yang signifikan pada perilaku seksual remaja di SMK Negeri, Nias
Maskulinitas dan Perilaku Mencari Bantuan Kesehatan Mental pada Laki-laki di Negara Berkembang : Literature Review: Masculinity and Male Mental Health Help Seeking Behavior in Developing Countries : Literature Review Hapsari, Janitra Hapsari; Karjoso, Tri Krianto
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i3.2848

Abstract

Latar belakang: Maskulinitas laki-laki ditemukan menjadi salah satu faktor yang membentuk stigma dalam perilaku mencari bantuan psikologis. Terdapat anggapan bahwa membuka diri atas distres emosional laki-laki dianggap lemah dan tidak maskulin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan evidence yang sudah tersedia terkait pengaruh maskulinitas terhadap perilaku mencari bantuan kesehatan mental pada laki-laki di negara berkembang. Metode: Literature Review ini menggunakan kerangka dari Arksey and O’Malley, yang terdiri dari mengidentifikasi pertanyaan review; mencari evidence yang relevan; menyeleksi studi yang relevan; memetakan data; dan mendiskusikan, menyimpulkan dan melaporkan hasil. PRISMA flowchart digunakan untuk menampilkan alur pencarian evidence. Hasil: Hasil penyaringan artikel menemukan lima artikel yang relevan dengan topik penelitian. Review ini menampilkan empat tema yaitu maskulinitas dan kesehatan mental, kerentanan pada laki-laki, faktor-faktor yang mempengaruhi maskulinitas laki-laki, dan perilaku mencari bantuan kesehatan mental pada laki-laki. Kesimpulan: Keyakinan individu dan fenomena yang terjadi di sekitar laki-laki mengenai kesehatan mental erat kaitannya dengan ideologi maskulinitas tradisional, stigma dan stereotip maskulinitas yang harus selalu tampak kuat dan tidak boleh menunjukkan kerentanan karena dianggap sebagai tanda kelemahan yang menjadi penghambat dan berdampak pada sikap negatif laki-laki dalam mencari bantuan kesehatan mental professional. Selain itu, tantangan yang dihadapi oleh negara berkembang di mana fasilitas kesehatan yang belum optimal atau belum merata menambah hambatan untuk tindakan ini.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Petugas Kesehatan dalam Menerapkan Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi : Literature Review: Factors Affecting the Compliance of Health Workers in Implementing Infection Prevention and Control Programs : Literature Review Seilatu, Hestilin Kartini; Dian Ayubi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i3.2910

Abstract

Latar belakang: Penerapan program pencegahan dan pengendalian infeksi oleh petugas kesehatan yang kurang optimal menyebabkan tingginya risiko kejadian infeksi terkait pelayanan kesehatan (Health Care Associated Infections) baik pada pasien, petugas, pengunjung, dan masyarakat sekitar fasilitas pelayanan kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan petugas kesehatan dalam menerapkan program pencegahan dan pengendalian infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan. Metode: Desain penelitian adalah literature review terhadap artikel yang membahas mengenai kepatuhan petugas kesehatan dalam menerapkan program pencegahan dan pengendalian Infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan. Artikel didapatkan dari Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci “kepatuhan, petugas kesehatan, penerapan program pencegahan dan pengendalian infeksi”. Artikel yang digunakan berbahasa Indonesia dan bahasa Inggris, dan telah dipublikasikan dalam rentan waktu 5 tahun terakhir sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2022. Hasil: Penelusuran Google Scholar dengan menggunakan kata kunci didapatkan 368 artikel, sedangkan penelusuran PubMed dengan menggunakan kata kunci didapatkan 40 artikel. Dari hasil penelusuran tersebut kemudian dilakukan skrining sesuai dengan kriteria dan tujuan penelitian, dan didapatkan 10 artikel yang layak untuk literature review ini. Kesimpulan: Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan petugas kesehatan dalam menerapkan program pencegahan dan pengendalian infeksi adalah pendidikan, pelatihan, kejelasan informasi, pengetahuan, sikap, motivasi, persepsi risiko, iklim kerja, ketersediaan sarana dan fasilitas, kebijakan organisasi dan pengawasan / supervisi.
Resistensi Sosial terhadap Vaksinasi Covid 19 di Kabupaten Jeneponto: Social Resistance Against Covid 19 Vaccination in Jeneponto Regency Haris, Hardianto; Kurniawan, Rama Nur; Ivan Wijaya
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i3.2912

Abstract

Latar Belakang: Kabupaten Jeneponto dalam penerimaan vaksinasi covid 19 telah mengalami kegagalan capaian, yang dimana pemerintah telah menargetkan vaksinasi 90% namun capaian vaksinasi 68,07% per Januari 2022, kegagalan capaian vaksinasi di Kabupaten Jeneponto dikarenakan dua faktor yakni faktor struktural maupun kultural. Faktor kultural meliputi rendahnya kepatuhan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan, serta upaya pembangkangan terhadap peraturan-peraturan. Sedangkan faktor struktural antara lain disebabkan kekurang sigapan pemerintah dalam upaya merespon penyebaran covid-19. Masih ada masyarakat yang menolak divaksin dengan berbagai alasan seperti ragu terhadap efektivitas vaksin, ketidakpercayaan terhadap vaksin, kekhawatiran adanya efek samping hingga alasan keagamaan atau kehalalan vaksin. Bentuk resistensi masyarakat terhadap vaksin tersebut tidak hanya beredar pada bisik-bisik antar warga dan ranah pribadi lainnya, tetapi juga beredar melalui media sosial dan juga whatsapp group Tujuan: Mendiskripsikan bentuk resistensi sosial terhadap vaksinasi covid 19 di Kabupaten Jeneponto dengan menggunakan teori James Scott. Metode: Metode kualitatif dengan tahapan pertama yakni melakukan identifikasi sasaran pada beberapa orang yang belum melakukan vaksinasi covid 19 di kabupaten Jeneponto. Tahapan kedua peneliti melakukan segmentasi usia pada kelompok yang belum melakukan vaksinasi covid 19. Tahapan ketiga adalah melakukan pengumpulan data wawancara mendalam, observasi partisipasi dan diskusi kelompok terarah pada beberapa informan yang telah terjaring dan dianggap representative untuk 6 jumlah Kecamatan di Kabupaten Jeneponto. Jumlah informan diperkirakan sekitar 15-20 orang dengan karakteristik Pendidikan SMA/sederajat dan dari Diploma atau Sarjana. Hasil: Faktor penyebab terjadinya resistensi sosial terhadap vaksinasi covid 19 di Jeneponto Kurangnya sosialisasi dan edukasi yang dilakukan oleh pemerintah kepada masyarakat di Kabupaten Jeneponto tentang vaksinasi covid 19 menyebabkan masyarakat minim pengetahuan tentang manfaat vaksinasi covid 19. Pemerintah hanya banyak melakukan himbauan dalam bentuk pemberitaan di berbagai media media online. Pemerintah berharap dengan adanya pemberitaan di media media online masyarakat akan mengikuti program vaksinasi covid 19 dan tidak perlu lagi mensosialisasikannya secara langsung kepada masyarakat. Namun, masih banyak masyarakat yang tidak membaca arahan arahan pemerintah yang dilakukan lewat media media online sehingga tidak mempedulikan pesan yang disampaikan oleh pemerintah tersebut. Kesimpulan: Terdapat dua jenis resistensi sosial terhadap vaksinasi covid 19 di Kabupaten Jeneponto, resistensi secara tertutp dan resistensi secara terbuka, resistensi secara terbuka telah dilakukan oleh orang orang yang telah berpendidikan strata dua dan strata satu, hal ini terjadi dikarenakan tidak percaya terhadap keberadaan covid 19 sehingga tidak percaya pula pada vaksinasi covid 19, sementara resistensi sosial secara tertutup di dominasi oleh masyarakat yang tamatan SMA dengan cara engganan dalam mendukung program vaksinasi covid 19, ketidakikutsertaan dalam kegiatan vaksinasi covid 19, dan berlambat-lambat dalam pelaksanaan kegiatan vaksinasi covid 19.
Pengaruh Pelaksanaan Edukasi Gizi Seimbang Melalui Sosial Media bagi Remaja : Literature Review : The Effect of Education About Balanced Nutrition Through Social Media on Balanced for Adolescents : Literature Review Fithrah Hidalianisa, Saffanah; Ratih Kurniasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i3.2922

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan fase dimana remaja cenderung memerhatikan penampilan tubuh atau citra tubuh namun hal ini dapat berdampak negatif terhadap status gizi yaitu berpotensi menimbulkan masalah gizi kurang. Untuk mencapai tujuan tersebut remaja melakukan diet yang tidak sesuai dengan anjuran gizi seimbang. Informasi mengenai diet “instan” bisa didapatkan dari sosial media sehingga diperlukan sajian konten media sosial tentang gizi seimbang untuk memberikan edukasi kepada remaja. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi gizi melalui sosial media terhadap pengetahuan gizi seimbang. Metode: Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik mengumpulkan data mencari jurnal menggunakan kata kunci : “pengetahuan gizi”, “remaja”, “gizi seimbang”, “media edukasi gizi” pada google scholar dengan database SINTA (Science and Technology Index). Hasil: Edukasi gizi seimbang melalui twitter, website, dan instagram secara siginifikan meningkat Tingkat efektivitas media sosial sebagai media informasi gizi seimbang dapat diketahui dari daya tarik remaja untuk mendapatkan informasi gizi seimbang. Kesimpulan: Sosial media dapat dimanfaatkan sebagai wadah edukasi sudah dibuktikan dalam seluruh penelitian dalam kajian literatur review ini. Edukasi gizi seimbang yang dilakukan melalui twitter, instagram, website, dan whatsapp menunjukkan hasil yang baik terhadap skor median pengetahuan gizi seimbang. Dapat diketahui pengaruh edukasi melalui sosial media efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi seimbang remaja.
Edukasi Gizi Menggunakan Media Video Animasi dan Poster terhadap Peningkatan Pengetahuan Gizi Seimbang pada Remaja : Nutrition Education Using Animated Video Media and Posters to Increase Knowledge of Balance Nutrition in Teenagers Nurfitriani, Jesi; Kurniasari, Ratih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i3.2929

Abstract

Latar belakang: Pengetahuan gizi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi remaja. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait gizi seimbang adalah dengan memberikan edukasi menggunakan metode dan media yang tepat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi menggunakan media video animasi dan poster. Metode: Metode yang digunakan yaitu quasi eksperimental dengan menggunakan rancangan pre-post test design dengan besar sampel 40 siswa SMA/Sederajat di Kota Purwakarta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan secara online menggunakan kuisioner. Uji statistik yang digunakan adalah paired sampel t-test. Hasil: Pemberian edukasi gizi dengan mdia video animasi dan poster mengalami peningkatan pengetahuan (p=0,000) tentang gizi seimbang setelah diberikan intervensi. Rata-rata nilai pengetahuan gizi sebelum pemberian edukasi dengan media video animasi adalah 54,80 meningkat menjadi 86,80. Sedangkan rata-rata nilai pengetahuan sebelum pemberian dengan media poster adalah 45,20 dan meningkat menjadi 91,80. Kesimpulan: Terdapat pengaruh edukasi gizi menggunakan media video animasi dan poster terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang gizi seimbang.
Upaya Meningkatkan Pengetahuan Mengenai Bahaya Narkoba dan Pencegahannya pada Calon Duta Pelajar Anti Narkoba (DPAN): Efforts to Increase Knowledge About the Dangers of Drugs and Their Prevention in Anti-Drug Student Ambassador Candidates (DPAN) Astia, Hafizha; Rita Damayanti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i3.2938

Abstract

Latar belakang: Kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya terutama pada remaja. Penyebarluasan informasi tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba merupakan salah satu cara yang dianggap strategis untuk memberantasnya. Duta Pelajar Anti Narkoba (DPAN) Sumatera Utara merupakan salah satu wadah yang dapat dijadikan sebagai pendekatan untuk melakukan sosialisasi kepada rekan sebaya mengenai bahaya dan pencegahan narkoba, untuk itu DPAN nantinya dituntut untuk memiliki keterampilan komunikasi serta pemahaman yang baik mengenai narkoba. Dalam upaya meningkatkan pengetahuan calon DPAN 2022 maka dilakukanlah intervensi berupa pemberian materi terkait narkoba dan pencegahannya Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi yang dilakukan dalam meningkatkan pengetahuan calon DPAN Sumatera Utara 2022 sebagai role model bagi rekan sebayanya. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode pre-experimental menggunakan pre-posttest design. Hasil: Sebelum dilakukan intervensi didapatkan rerata sebesar 69,01 dan 79,4 setelah dilakukan intervensi. Artinya terdapat peningkatan rerata sebesar 10,39 Kesimpulan: Ada pengaruh intervensi yaitu pemberian materi terkait narkoba dan pencegahannya terhadap peningkatan pengetahuan calon DPAN 2022.
Pengaruh Media Komik terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa Tentang Kebersihan Diri dan Keamanan Makanan di Sekolah Dasar Negeri 47 Kota Jambi: The Influence of Comic Media on Students' Knowledge and Attitudes About Personal Hygiene and Food Safety at Public Elementary School 47, Jambi City Reskiaddin, La Ode; Ibnu, Ismi Nurqawiah; Aprilia, Ferenadia
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i3.2954

Abstract

Latar belakang: Kebersihan diri adalah upaya seseorang dalam memelihara kebersihan dan kesehatan dirinya untuk mencegah timbulnya penyakit. Selain itu keamanan makanan juga perlu diperhatikan, Makanan yang tidak terjaga akan berdampak buruk untuk kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Media komik terhadap pengetahuan dan sikap siswa tentang kebersihan diri dan keamanan makanan di SD N 47 Kota Jambi Metode: Desain penelitian adalah quasi experiment dengan rancangan penelitian one group pretest dan posttest. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2022. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Jenis penelitian ini Quasi Eksperiment menggunakan rancangan Pretest-posttest Control Group Desain. Sampel penelitian ini adalah semua siswa kelas 4B dan 4C. Dengan analisis Uji Paired t- test untuk melihat pengaruh dan Uji Independent t-test untuk uji beda. Rata-rata pengetahuan siswa pada kelompok media komik sebelum intervensi 13,30 setelah intervensi 17,10. Sikap siswa sebelum intervensi 49,77 setelah intervensi 74,37 dengan pvalue 0,000. Rata-rata skor pengetahuan siswa pada kelompok poster sebelum intervensi 12,57 setelah intervensi 16,70. Sikap siswa sebelum intervensi 49,93 setelah intervensi 68,47 dengan pvalue 0,000. Pada hasil perbedaan hasil pengetahuan intervensi media komik dan media poster tidak ada perbedaan peningkatan (p=0,417) dan ada peningkatan sikap (5,900±0,387, P=000). Kesimpulan: Hasil statistik diperoleh hasil pengetahuan intervensi media komik dan media poster tidak ada perbedaan peningkatan (p=0,417) tetapi ada peningkatan sikap (5,900±0,387, P=000) Tentang kebersihan diri dan keamanan makanan.
Hubungan Karakteristik dan Pengetahuan Ibu dengan Keberhasilan Menyusui Eksklusif pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Alak Kupang: The Relationship between Characteristics and Mother's Knowledge with Exclusive Breastfeeding Success during the Covid-19 Pandemic at the Alak Kupang Health Center Selfy Rosida Bakker; Utami, Tuti Asrianti; Paramitha Wirdhani Ningsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i3.2969

Abstract

Latar belakang: ASI Eksklusif merupakan nutrisi paling tepat untuk bayi usia 0-6 bulan dan penting bagi pertumbuhannyaa agar terhindar dari stunting. Situasi pandemi Covid-19 membatasi keberhasilan dalam pemberian ASI Eksklusif. Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisa hubungan karakteristik dan pengetahuan ibu dengan keberhasilan menyusui eksklusif pada masa pandemi COVID-19 di Puskesmas Alak Kupang, yang dilakukan pada Maret-Desember 2021. Metode: Penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling sebanyak 111 responden. Hasil: Penelitian menjelaskan bahwa dari 111 responden sebagian besar memiliki bayi usia 7-12 bulan sebanyak 97 (87,4%), usia ibu < = 25 tahun sebanyak 79 (71,2%), pendidikan tinggi 93 (83,8%), ibu bekerja 67 (60,4%), riwayat ibu sehat 102 (91,9%), ibu dengan pengetahuan baik 88 (79,3%) dan keberhasilan ASI Eksklusif 84 (75,7%). Hasil analisa uji chi square menjelaskan adanya hubungan antara usia ibu (p value = 0,000), pendidikan (p value =0,013), pekerjaan (p value = 0,001) dan pengetahuan (p value = 0,003). Tidak ada hubungan antara usia bayi (p value = 0,551) dan riwayat kesehatan ibu (p value = 0,685) dengan keberhasilan menyusui eksklusif pada masa pandemic Covid-19. Kesimpulan: Terdapat hubungan usia, pendidikan, pekerjaan dan pengetahuan ibu dalam keberhasilan menyusui eksklusif ketika masa pandemi Covid-19. Saran petugas kesehatan sebaiknya mendukung dalam mempromosikan dan memotivasi masyarakat dalam kegiatan menyusui eksklusif, terutama ibu-ibu untuk mencegah dan meminimalkan kejadian stunting pada anak-anak di masa datang.
Personal Hygine Remaja Saat Menstruasi : Literature Review: Adolescent Personal Hygiene During Menstruation : Literature Review Kartika Adyani; Arum Meiranny; Aine Afrilani Ersa Muthahar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i3.2983

Abstract

Latar belakang: Perilaku dan pengetahuan personal hygiene menstruasi pada remaja masih kurang. Hal tersebut sangat penting diketahui bagi remaja menimbang resiko yang bakal terjadi nantinya. Kebersihan menstruasi yang kurang dijaga akan menimbulkan masalah salah satu penyebab utama infeksi saluran reproduksi, infeksi saluran kemih, dan telah dikaitkan dengan risiko infeksi HIV, kanker serviks, dan hasil kehamilan yang buruk serta untuk dampak sosialnya dijauhi teman-tamnya karna bau amis, percaya diri yang berkurang, menghambat aktivitas sehari-hari. Metode: Metode yang digunakan dalam pembuatan literatur review ini yaitu dengan metode narative literatur review. Pencarian referensi melalui google scholar, pubmed, publish or perish dan sinta dengan kata kunci personal hygine, remaja,”adolescent” dan menstruasi, ”menstruation” dan menejemen kesehatan mensrtuasi (MKM) “menstrual hyigiene management (MHM)”, artikel yang diambil yaitu penelitian asli yang dilakukan langsung oleh peneliti dengan rentang waktu publikasi 2011-2021, artikel yang memberikan informasi mengenai personal Hygine, dan tidak mengambil artikel dibawah tahun 2011. Tujuan: Dibuatnya literatur review ini untuk mengetahui gambaran personal hygiene remaja saat menstruasi serta faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuanya. Kesimpulan: Kebersihan atau personal hygiene menstruasi pada remaja masih kurang baik sehingga diperlukanya informasi yang benar sehingga remaja dapat melakukan personal hygiene saat menstruasi dengan baik. Beberapa sumber informasi yang dapat memberikan informasi mengenai personal hygiene pada remaja yaitu orang tua, guru, tenaga kesehatan, dan media masa.

Page 45 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue