p-Index From 2021 - 2026
5.606
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR PASIEN DROP OUT PENGOBATAN TUBERKULOSIS DI INDONESIA: TINJAUAN SISTEMATIK Suci Kurnia Sari; Tri Krianto
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v6i2.902

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Tuberkulosis (TB) di Indonesia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang belum dapat diatasi. Pasien dengan tuberkulosis memerlukan perawatan ulang jika mereka gagal atau gagal dari pengobatan awal atau jika mereka kambuh setelah keberhasilan pengobatan awal. Pasien yang drop out berkontribusi menyebarkan virus kepada orang lain lebih dari sebelum mereka mendapatkan perawatan. Oleh karena itu penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor putus dari kejadian pengobatan tuberkulosis. Metode: Penelitian ini menggunakan tinjauan sistematis tentang Tuberkulosis terkait publikasi dan penelitian yang ada di Indonesia. Penelitian dilakukan berdasarkan data yang dipublikasikan dan tidak dipublikasikan (literatur abu-abu) selama 2009-2019. Publikasikan data dari mesin pencari seperti google scholar, neliti, repositori online universitas di Indonesia. Penelitian ini menggunakan 11 publikasi penelitian, 8 di antaranya dalam penelitian kuantitatif dan 3 di antaranya penelitian kualitatif semua penelitian merupakan data primer. Sebagian besar penelitian menggunakan desain cross sectional dan case control. Hasil: Beberapa faktor utama yang keluar dari pengobatan Tuberkulosis di Indonesia diidentifikasi, termasuk efek samping obat, Pengawas Menelan Obat (PMO), pengetahuan, motivasi dan dukungan keluarga. Saran Pengawasan diperlukan tidak hanya dari PMO dan keluarga tetapi juga dari layanan kesehatan terkait pengobatan sehingga motivasi pasien selama perawatan tetap terjaga.
STRATEGI KOMUNIKASI PENINGKATAN PRAKTEK IMUNISASI DIFTERI PADA IBU BALITA DI PUSKESMAS CIJEDIL, DINAS KESEHATAN KABUPATEN CIANJUR Juhamad Juhamad; Tri Krianto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v11i2.76

Abstract

Difteri merupakan salah  satu penyakit menular dan sering menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) di beberapa wilayah. Difteri merupakan penyakit yang sering menyebabkan kematian, karena racun yang dihasilkan oleh bakteri Corynebacterium diphterie. Berdasarkan masalah yang terjadi di Kabupaten Cianjur mulai pada tahun 2013  ditemukan penderita  difteri sebanyak 6 kasus dan 1 orang  meninggal dengan Case Fatality Rate sebesar 17%. Sedangkan pada tahun 2015 ditemukan penderita difteri sebanyak 3 kasus. Kemudian pada tahun 2017  terdapat 15 pasien difteri yang ditangani RSUD Cianjur beberapa diantaranya dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung karena jumlah penderita meningkat sedangkan ruang isolasi terbatas. Salah satu daerah yang terjadi KLB yaitu  tepatnya di wilayah kerja Puskesmas Cijedil. Data vaksinasi yang di dapat di Puskesmas Cijedil yaitu berjumlah 86 bayi laki-laki dan 87 bayi perempuan sehingga jumlahnya 173 bayi laki- laki dan perempuan, sedangkan yang sudah mendapatkn vaksinasi DPT 1 dan HB1 untuk kategori bayi laki laki berjumlah 71 atau 82,6 % dan kategori bayi perempuan berjumlah 84 atau 96,6 % yang sudah mendapatkan imunisasi DPT1 dan HB1.  Penelitian  ini mengunakan desain metode kualitatif yang mempelajari tentang peningkatan praktek  imunisasi difteri pada ibu balita di Puskesmas Cijedil,Dinas Kesehatan kabupaten cianjur mulai bulan Februari sampai Maret 2019 dan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan  ibu balita dan petugas kesehatan, kader posyandu.  Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya peningkatan praktek imunisasi pada ibu balita di Desa Cijedil tahun 2019. dari hasil wawancara mendalam menggunakan kuesioner di dapatkan bahwa ibu balita terkait pengerahuan ibu balita tentang imunisasi difteri dan pencegahan difteri  menunjukan adanya peningkatan praktek imunisasi difteri. Disarankan kepada petugas Petugas promosi kesehatan Dinas Kesehaan Cianjur agar lebih ditingkatkan lagi kunjungan imunisasi setiap satu bulan sekali agar peserta imunisasi difteri dapat mengerti betul tentang pencegahan penyakit difteri.  Kata kunci: Difteri, Strategi Komunikasi Praktek Imunisasi, Kabupaten Cianjur
KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI LABORATORIUM PADA MAHASISWA PRODI DIPLOMA ANALIS KESEHATAN UNIVERSITAS MH THAMRIN Catu Umirestu Nurdiani; Tri Krianto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v11i2.72

Abstract

Setiap pekerjaan memiliki risiko atau berpotensi mengalami kecelakaan kerja. Beberapa penyebab kecelakaan di laboratorium dapat bersumber dari sikap dan tingkah laku para pekerja, keadaan ang tida aman dan kurangnya pengawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan dan faktor terkait penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di laboratorium pada mahasiswa Prodi Diploma Analis Kesehatan Universitas MH Thamrin. Studi penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain  cross sectional.  Sampel sebanyak 328 responden dengan variabel dependen adalah kepatuhan penggunaan APD dan variabel indepennya adalah faktor predisposisi (pengetahuan, sikap), faktor pemungkin (ketersediaan  adanya APD, kenyamanan APD), faktor penguat (rekan mahasiswa, pengawasan, peraturan, sanksi). Analisis dilakukan dengan regresi logistic. Responden yang patuh menggunakan APD sebanyak 227 (69,2%) dan yang tidak patuh menggunakan APD sebanyak 101 (30,8%). Variabel yang berhubungan signifikan dengan kepatuhan penggunaan APD adalah pengetahuan (OR=1,733), ketersediaan (OR=0,639), rekan mahasiswa (OR=3,039), dan peraturan (OR=0,274). Variabel paling dominan yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD adalah rekan mahasiswa dengan OR=3,039 yang artinya mahasiswa yang komunikasinya dengan mahasiswa lainnya baik berpeluang 3,039 lebih tinggi daripada mahasiswa yang komunikasinya dengan mahasiswa lain tidak baik. Untuk penelitian selanjutnya agar ditambahkan dengan teknik kualitatif.  Kata kunci: Kecelakaan, Kepatuhan, APD, rekan mahasiswa
Behaviour of Traders And Manufacturers In The Use Of Formalin In Wet Noodle And Tofu In Jakarta Galih Prima Arumsari; Tri Krianto; Bambang Wispriyono
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 11, No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v11i1.261

Abstract

Formalin has been used widely in tofu and wet noodle as a preservative in Indonesia even it has been classified as a confirmed carcinogenic agent. The aim of this study is to analyze the behavior of traders and producers of tofu and wet noodle in the use of formalin in its products in DKI Jakarta. This study was conducted in March-June 2015 by using a qualitative method, descriptive study design, through literature study, interview and observation. The informants are producers and traders of wet noodles and tofu. Formalin was examined by Rapid Test Kit analysis. The results showed that knowledge, attitudes, perceptions of formalin; facilities and infrastructure, production and preservative; punishments, counseling, social support, income, and communication strategy played important roles in behavior of using of formalin. Communication and supervisory for public, traders, manufacturers are still limited. The distribution of formalin which is conducted by the government has not run optimally yet. Counseling and development to the community, traders and manufacturers are limited. Supervision of distribution of formalin has not worked optimally yet. As the recommendation to the number of parties to do research on safe preservatives, intensification of coaching traders and manufacturers as well as consumer empowerment should be done.
Aplikasi Irene Donut: Penerimaan dan Perubahan Sikap Orang Tua dalam Mencegah Karies Gigi Murid TK di Kota Serang Antinah Latif; Tri Krianto; Ririn Arminingsih
Jurnal Kesehatan Gigi Vol 7, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkg.v7i1.5597

Abstract

Irene donut is an application for assessing carries risk and changing the parent’s behavior. Irene donut application has rapidly grew from manul to android. The purpose of this study was to describe the user acceptance rate of Irene Donut application and to analyze the effect of “Irene Donut”  android version on parent’s attitude to prevent dental caries in children. The design of this study was pre-experimental  with repeated measure. Pre-post intervention study was conducted in Serang City, Banten-Indonesia and involved 62 parents from 4 preschools. A self-administered measurement was applied to asses user acceptance and oral health attitude before and after the program with conducted for 3 weeks. The data were analyzed using Wilcoxon test. Results showed that a statistically significance difference. That there was an effect in attitude (p=0,001). The positive attitude increased by 5,6%. Generally, User acceptance of  application  has been increased in 3 weeks (4,9%). Positive acceptance are usefulness; compatibility; triability; observability; and behavioral intention. Conclusion, Irene donut application was effective in improving oral health attitude for parents to prevent dental caries children and irene donut application has positive acceptance by the users.
Determinan Sosial Terhadap Tingkat Literasi Kesehatan Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Kota Cilegon Sahroni Sahroni; Dien Anshari; Tri Krianto
Faletehan Health Journal Vol 6 No 3 (2019): Faletehan Health Journal
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.876 KB) | DOI: 10.33746/fhj.v6i3.94

Abstract

Studi terdahulu telah menunjukkan hubungan yang positif antara literasi kesehatan dengan status kesehatan serta pemanfaatan layanan kesehatan, namun belum banyak penelitian mengenai literasi kesehatan pada penderita hipertensi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan sosial yang mempengaruhi tingkat literasi kesehatan pada pasien hipertensi di Kota Cilegon, Banten. Dengan menggunakan disain potong lintang, penelitian ini mengambil data dari pasien hipertensi di delapan puskesmas di Kota Cilegon (n=138). Pengukuran literasi kesehatan dilakukan menggunakan instrumen Health Literacy Scale European Union dengan 16 pertanyaan yang telah diadaptasi. Analisis dilakukan menggunakan model regresi linier ganda dengan literasi kesehatan sebagai variabel dependen dan determinan sosial seperti jenis kelamin, kelompok usia, pendidikan, penghasilan, dan pekerjaan sebagai variabel independen. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor literasi kesehatan pada penderita hipertensi adalah 58.4 (SD=14.2) dari skala 100. Hasil analisis regresi linier ganda menunjukkan hubungan yang bermakna antara skor literasi kesehatan dengan usia (b=-6.1, SE=1.8, p=0.01), pendidikan (b=12.5, SE=2.7, p<0.001), dan penghasilan (b=9.1, SE=2.2, p<0.001). Hasil ini mengindikasikan perlunya penanganan ekstra pada penderita hipertensi yang berusia lanjut, berpendidikan kurang dari SMA, dan berpenghasilan di bawah upah minimum regional.
Analisis Faktor Ibu Dengan Kejadian Memiliki Anak Balita Stunting Di Kota Pekanbaru Elly Satriani Harahap; Tri Krianto Karjoso; Reli Sugianti
HEALTH CARE : JURNAL KESEHATAN Vol 8 No 2 (2019): Health Care : Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKes Payung Negeri Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.825 KB) | DOI: 10.36763/healthcare.v8i2.55

Abstract

Stunting is a condition of growing failure from children under five (infants under five years) which results in children being too short for their age as a result of chronic malnutrition. In Pekanbaru City from Nutritional Status Monitoring data in 3 (three) consecutive years, the prevalence of stunting was increased by 17.7%, 23.9%, and 27.7%. The aim is to analyze how the relationship between maternal factors is the cause of the occurrence of having stunting children in the Harapan Raya City Health Center in Pekanbaru in 2019. This research is a quantitative research with cross sectional design and sharpened with qualitative research with case study designs in the Harapan Raya Community Health Center working area in June 2019 with a sample of 187 toddlers and sample selection by purposive sampling. Data collection using questionnaires, interview guidelines, and observation lists. Based on the study of the frequency of occurrence of having a stunting toddler is 52.4% and a multivariate analysis with a multiple factor predictive logistic regression test concludes the Hb value of Mother in Pregnancy (p value = 0.002), Maternal Behavior in Parenting Feeding Patterns (p value = 0.016 ), and Exclusive breastfeeding (p value = 0.001) is an independent variable that is significantly related to the risk of occurrence of having a stunting toddler and a confounding variable on the risk of having a stunting toddler namely child distance and maternal parity. For Puskesmas, it is expected to provide information regarding stunting issues in the working area of ​​Harapan Raya Health Center by conducting cross-program collaboration in KIA, GIZI, and Promkes. Keywords : Stunting Toddler Children, Mother Hb Value, Exclusive Breastfeeding, Toddler Child Feeding Behavior, Harapan Raya Health Center Working
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan PHBS di Pekanbaru Vivi Julianingsih; Tri Krianto Karjoso; Elly Satriani Harahap
HEALTH CARE : JURNAL KESEHATAN Vol 9 No 1 (2020): Health Care : Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKes Payung Negeri Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.06 KB) | DOI: 10.36763/healthcare.v9i1.56

Abstract

Clean and healthy life behavior in the household is an effort to empower household members to be able to practice clean and healthy behavior. Indonesia has a target of achieving Clean and Healthy Life Behavior in households that is 100% and for Simpang Baru Puskesmas the achievement is 62.1%, still lower than the National achievement target. This type of research is quantitative cross sectional research design. Samples were taken by cluster sampling technique with a total sample of 380 households. Data analysis starts from univariate analysis, bivariate analysis, and multivariate analysis. The results obtained by the Head of the Family (KK) who do not have PHBS in the household arrangement of 216 people (56.8%) and independent variables that have a significant relationship are variables: culture (POR = 3.092), the role of health workers (POR = 2.018 ), education (POR = 1.979), and knowledge (POR = 1.665). Meanwhile, the attitude variable is confounding to the cultural variable. It is recommended that health workers, especially those in charge of health promotion at the Simpang Baru Health Center, increase community knowledge by providing information and education on an ongoing basis in implementing PHBS life in the household setting.
Tingkat Pengetahuan Pandemi Covid-19 Kader Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Jakarta Timur Eka Rahmawati; Tri Krianto
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 4 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i4.148

Abstract

Pandemi COVID-19 ialah tantangan dalam upaya peningkatan derajat kesehatan serta pembangunan Indonesia. Salah satu akibat dari keadaan tersebut ialah terganggunya penerapan pelayanan kesehatan publik yaitu penutupan ataupun penundaan layanan di posyandu yang ialah sarana pelayanan kesehatan primer serta merupakan kekuatan utama dalam peningkatan derajat kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan kader posyandu terkait pandemi COVID-19 di Jakarta Timur. Penelitian dilakukan secara deskriptif menggunakan kuesioner. Subjek penelitian sebanyak 382 kader posyandu yang terbagi dalam 10 Wilayah Puskesmas Kecamatan di Jakarta Timur. Pengetahuan kader posyandu mengenai pandemi COVID-19 secara umum baik. Namun terdapat beberapa pertanyaan dengan jawaban benar terendah. Sebanyak 53,14% kader posyandu tidak mengetahui bagaimana upaya untuk menjaga diri terhindar dari COVID-19 di rumah, 43,46% tidak mengetahui suhu tubuh yang bisa diindikasikan sedang terjangkit penyakit termasuk COVID-19, dan 39,01% tidak mengetahui etika batuk/bersin yang benar.
Manfaat Kesehatan Psikologi Dan Sosial Yang Dirasakan Dari kegiatan Rekreasi Study Tour Dari Perspektif Siswa, Orang Tua Dan Guru Di Sekolah Menengah Pertama Swasta X Pekanbaru Lusiana Putri MN; Tri Krianto; Novita Rany
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 5 No 3 (2019): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1176.471 KB) | DOI: 10.25311/keskom.Vol5.Iss3.341

Abstract

Recreation benefits for Psychological and social health. Study tour recreation is organized by private junior high school X purpose to expand knowledge culture, social and tradition. Private junior high school X applies full day school system. Duration of studying is cause the student felt bored. The purpose of this research is to know the differencence between benefits of pshycology and social health at study tour from the perspective of students, the parents and teachers. Dependent variable is pschycology and social health, independent variable is perspective of students, the parents and teachers. Kind of this research descriptive comparative to cross sectional desaign. This research is done on September 2018. The sample includes 63 person.in purposive sampling. The analyse data is univariat and bivariat (one way annova). The result is univariat, is got from the total of low category is 32 person and high category 31 person. The result of the test one way annova is got p value (0,536 and 0,568)>0,05. There is no difference between student, parents and teacher in this research but still has low benefit psychological and social health. Suggested for teacher to add outbound and game in study tour, the teachers divest the students to do anything but they are controlled, adapt the place of recreation with interest students. For health and social department collaborated to socialize important of outdoor recreation.
Co-Authors Agus Alamsyah Aliyah, Nurul Alya Tri Alvitasari Anandita, Yoana Anita Rahmiwati Anshari, Dien Antinah Latif, Antinah Asih Setiarini Ayu Khoirotul Umaroh Bambang Wispriyono Besral Catu Umirestu Nurdiani Cesilia M Dwiriani Dadang Hikmah Purnama Dadang Purnama Darwati Darwati Devis, Yesica Dhea Synthia Dhimas Herdhianta Diah Mulyawati Utari Dian Ayubi Dien Anshari yaya Djokosujono, Kusharisupeni Dwi Puspita Sari Dwiriani, Cesilia Meti Eka Rahmawati Elly Satriani Harahap Faika Rachmawati yaya Faika Rachmawati, Faika Feranita Utama Feranita Utama Fitri, Dwi Elka Fitriana, Delta Galih Prima Arumsari Hadi Pratomo Hadirama, Sakinah Hafizha Astia Henny Arida Purba Heryudarini Harahap Hilda Khairani Ida Fauziah Ida Fauziah Ihyani Nurdiena Marliamara Irma Rahmayani Izzatun Nidaa Janitra Hapsari Hapsari Juhamad Juhamad Julia Christy Labetubun Ketty Amanda Putri Kusharisupeni Djokosujono Kusharisupeni Djokosujono Kusuma, Muhammad Ridwan Hadi Leonita, Emy Lilis Dwi Kristyaningrum Lusiana Putri MN Maya Zulya Meriwati Mahyudin Mitra Mitra Muhammad Ridwan Hadi Kusuma Nadila Sari Nafis Sjamsuddin, Irfan Nana Mulyana Nana Mulyana Novita Rany Nurdiena, Ihyani Nurul Aliyah Nurwahidah Nurwahidah Oktavia Dewi Petrorima Selva Petrorima Selva Priwahyuni, Yuyun Priwahyuni PUJI LESTARI Puji Lestari yaya Putri Afina Rizky Putri Dwi Christanti Putri Wulandini Putri Wulandini. S. Rahmi Fitri Rahmi Fitri Ratna Djuwita Ratna Djuwita Ratna Djuwita Reli Sugianti Ridhaningar Rindu Aninda Ririn Arminingsih Sahroni Sahroni Sahroni Sahroni Salma Talitha Sari, Siska Mayang Sari, Suci Kurnia Suci Kurnia Sari Suharsanto Suharsanto Triyana Triyana Tsalitsa Putri Vina Rahmalia Vivi Julianingsih Yesica Devis Yessi Harnani Yolanda Safitri Yunita, Jasrida Yuyun Priwahyuni Yuyun Priwahyuni Zahra Ayu Qalbina