cover
Contact Name
Damianus D. Samo
Contact Email
damianus.damo@staf.undana.ac.id
Phone
+6285239272877
Journal Mail Official
editorial.haumeni@undana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana Jl. Adisucipto Penfui Kupang, NTT
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Haumeni Journal of Education
ISSN : -     EISSN : 27981991     DOI : -
Core Subject : Education,
Haumeni Journal of Education adalah jurnal ilmiah dalam bidang pendidikan yang dikelola dan diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Nusa Cendana, Kupang, NTT. Ruang lingkup jurnal ini adalah penelitian pendidikan yakni inovasi pembelajaran, pengembangan kurikulum, evaluasi pembelajaran, pengembangan profesionalisme guru, studi kasus, studi teoritik, review artikel bidang pendidikan serta topik pendidikan lainnya dari berbagai jenis penelitian seperti survei, penelitian dan pengembangan, penelitian eksperimen, penelitian tindakan kelas, penelitian kualitatif dll. Haumeni Journal of Education akan terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 193 Documents
Penerapan Metode Membaca Nyaring untuk Mengembangkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia Dini di PAUD Ar-Rasyid Aceh Besar Rahmi Sofyan; Suhartati Suhartati; Aisyah Zulmanilam; Gracia Mandira; Rahmat Yusny
Haumeni Journal of Education Vol 6 No 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v6i1.28066

Abstract

Kemampuan bahasa ekspresif anak pada kelompok B PAUD Ar-Rasyid masih kurang, ditandai dengan kurangnya perbendaharaan kata yang anak miliki sehingga anak hanya menyampaikan kata yang diketahui saja. Metode membaca nyaring merupakan salah satu metode pembelajaran yang dapat memberikan kesempatan untuk anak mengekspresikan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mengembangkan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui metode membaca nyaring di PAUD Ar- Rasyid Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 12 orang anak pada kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan unjuk kerja kemampuan bahasa ekspresif anak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan bahasa ekspresif anak yaitu anak memiliki 4-5 kosa kata baru dari cerita/dongeng yang telah didengar. Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan metode membaca nyaring efektif dalam mengembangkan kemampuan bahasa ekspresif anak di PAUD Ar-Rasyid Aceh Besar.
Pengaruh Program Pembatasan Penggunaan Gadget terhadap Executive Function Anak Usia 5-6 Tahun Lilia Nurramadani; Indri Dewi Saputri; Anita Oktaviana
Haumeni Journal of Education Vol 6 No 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v6i1.29898

Abstract

Penggunaan gadget pada anak usia dini yang semakin meningkat berpotensi memengaruhi perkembangan executive function, terutama pada aspek working memory, inhibitory control, dan cognitive flexibility. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program pembatasan penggunaan gadget terhadap executive function anak usia 5–6 tahun di PAUD Al-Ansor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental melalui pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 17 anak yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi yang mengukur tiga aspek executive function, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan executive function anak meningkat dari 49% pada saat pretest dengan kategori Mulai Berkembang (MB) menjadi 85% pada saat posttest dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), sehingga terjadi peningkatan sebesar 36%. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa program pembatasan penggunaan gadget berpengaruh positif dan signifikan terhadap executive function anak usia 5–6 tahun. Peningkatan tersebut terlihat pada kemampuan anak dalam mengingat dan melaksanakan instruksi, mengendalikan perilaku dan emosi, serta menyesuaikan diri terhadap perubahan situasi dan aturan. Dengan demikian, program pembatasan penggunaan gadget yang diimbangi dengan aktivitas bermain aktif, membaca buku cerita, interaksi sosial, dan pemecahan masalah dapat menjadi strategi yang efektif untuk mengoptimalkan perkembangan executive function pada anak usia dini
Makna Membawa dalam Bahasa Melayu Kupang Pendekatan Metabahasa Semantik Alami (MSA) Yunitha Devrudyan Doko
Haumeni Journal of Education Vol 6 No 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v6i1.30104

Abstract

Makna ‘membawa’ dalam bahasa Melayu Kupang (bMK) direalisasikan melalui sejumlah leksikon, yaitu su’u, fi’i, ame, pikol, hela, gepe, roso, angka, dongko, dan koko. Kesepuluh leksikon tersebut dapat diterjemahkan secara umum dengan verba bahasa Indonesia membawa, tetapi masing-masing memiliki komponen makna yang berbeda. Perbedaan tersebut terutama berkaitan dengan jenis entitas yang dibawa, cara perpindahan, bagian tubuh atau sarana yang digunakan, jarak perpindahan, serta kondisi entitas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan membedakan makna kesepuluh leksikon tersebut dengan pendekatan Metabahasa Semantik Alami (MSA). Data penelitian berupa sepuluh leksikon dan contoh pemakaiannya sebagaimana terdapat dalam naskah penelitian. Hasil analisis menunjukkan empat kelompok berdasarkan entitas, yaitu benda mati; manusia; benda dan manusia; serta manusia, hewan, dan benda. Di samping itu, setiap leksikon memiliki ciri semantis yang lebih khusus, seperti membawa di atas kepala, dengan tangan, di atas bahu, di bawah ketiak, dengan cara menyeret, menggunakan sarana transportasi, di punggung, atau di dada. Dengan demikian, padanan tunggal membawa dalam bahasa Indonesia belum mampu menggambarkan seluruh perbedaan makna yang dikodekan oleh leksikon bMK.