cover
Contact Name
Yafi Sabila Rosyad
Contact Email
lppm.yogyakarta@gmail.com
Phone
+6282388417765
Journal Mail Official
Lppm.stikesyo@gmail.com
Editorial Address
LPPM STIKes Yogyakarta Jl. Nitikan baru nomor 69 umbulharjo kota Yogyakarta, DIY
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU
ISSN : 20862210     EISSN : 28278216     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal kesehatan “Samodra Ilmu” merupakan salah satu jurnal ilmiah yang mempunyai tujuan menerbitkan, menyebarluaskan serta mendiskusikan berbagai tulisan ilmiah guna untuk meningkatkan derajad kesehatan dari masyarakat. Jurnal ini menerima naskah dari para peneliti dan kemudian akan dilakukan penyaringan untuk keaslian dan relevansinya.
Articles 202 Documents
TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG SEKSUALITAS SELAMA KEHAMILAN DI PUSKESMAS PIYUNGAN BANTUL YOGYAKARTA Pramudawardhani, Zessy Nareswari; Shanti, Elvika Fit Ari
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 8 No 1 (2017): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.489 KB)

Abstract

Latar belakang : Kehamilan bukan merupakan penghalang aktifitas seksual, namun selama ini seksualitas adalah hal yang tabu untuk dibicarakan dan didiskusikan, ibu hamil juga jarang tidak diberikan konseling yang lebih mengenai seksualitas selama kehamilan. Jumlah ibu hamil terbanyak kedua di Kabupaten Bantul ada di wilayah kerja Puskesmas Piyungan yaitu berjumlah 958 ibu hamil. Mayoritas ibu hamil merasa takut untuk melakukan aktifitas seksual . Tujuan Penelitian : Diketahuinya gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang seksualitas selama kehamilan di Puskesmas Piyungan, Bantul, Yogyakarta. Metode Penelitian : Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil sebanyak 60 ibu hamil dan jumlah sampel yang digunakan adalah 60 responden, menggunakan Total Sampling. Analisis data univariate dengan. Hasil : Dari hasil penelitian di Puskesmas Piyungan Bantul diperoleh hasil bahwa pengetahuan ibu hamil tentang pengertian seksualitas cukup (55%), manfaat hubungan seksual baik (71,7%), frekuensi hubungan seksual kurang (41,7%), posisi hubungan seks cukup (41,7%). Kesimpulan : Pengetahuan ibu hamil tentang seksualitas selama kehamilan diwilayah Puskesmas Piyungan Kabupaten Bantul berpengetahuan cukup sebayak 40 responden (66,7%)
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PROGRAM PERENCANAANPERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI DI PUSKESMAS KALASAN SLEMAN Prabawati, Sulistyaningsih; Indriyawati, Vinka
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 8 No 1 (2017): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.289 KB)

Abstract

Latar Belakang: Menurut WHO diperkirakan setiap hari terdapat sekitar 830 kematian ibu yang disebabkan karena komplikasi kehamilan dan persalinan. Penyebab utama dari kematian tersebut adalah perdarahan, tekanan darah tinggi, infeksi, dan penyebab kematian tidak langsung. Untuk mengurangi angka kematian ibu, diperlukan pengetahuan yang baik dari ibu hamil tentang P4K sebagai salah satu cara untuk mempersiapkan persalinan serta mengantisipasi jika terjadi masalah persalinan, terutama yang dapat menyebabkan komplikasi persalinan. Namun jika ibu yang kurang pengetahuannya akan berdampak buruk dengan kehamilannyadalam merencanakan persalinan yang aman Tujuan: Untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K) di Puskesmas Kalasan Sleman. Metode: Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang melakukan kunjungan pertama (K1) yang berkunjung di Puskesmas Kalasan Sleman. Sampel dalam penelitian sebanyak 38 orang ibu. dengan metode total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup, metode analisa data univariat. Hasil : Pengetahuan ibu tentang pengetahuan ibu nifas tentang program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K) di Puskesmas Kalasan Sleman berpengetahuan baik 13 orang (34,2%), cukup sebanyak 17 orang (44,7%) dan paling sedikit berpengetahuan kurang sebanyak 8 orang (21,1%). Kesimpulan: Pengetahuan ibu hamil tentang program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K) di Puskesmas Kalasan Sleman memiliki pengetahuan cukup sebanyak 17 orang (44,7%)
PERBEDAAN PERSEPSI PASIEN TERHADAP PEMBERIAN TERAPI ORAL DAN INJEKSI DENGAN TERAPI INJEKSI SAJA Asda, Patria; Kristanto, Agung; rohmayati, Tuti
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 8 No 1 (2017): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.241 KB)

Abstract

Pengobatan secara injeksi banyak digemari oleh pasien diseluruh dunia. Para pasien merasa bahwa bila diberi injeksi penyakitnya akan lebih cepat sembuh dibandingkan dengan pemberian obat secara oral. Begitu pula di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten, ada pasien yang lebih percaya dengan terapi injeksi dan adapula yang mengatakan lebih cocok dengan kombinasi terapi oral dan injeksi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan persepsi pasien terhadap pemberian terapi oral dan injeksi dengan terapi injeksi di Bangsal Melati II dan III RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode komparatif dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien rawat inap Bangsal Melati II dan III sebanyak 80 responden. Alat penelitian yang digunakan adalah checklist, teknik analisis menggunakan Mann-Whitney U-Test. Hasil penelitian menyatakan persepsi pasien Bangsal Melati II dan III terhadap pemberian terapi oral dan injeksi kategori baik yakni (87,5%) sedangkan pemberian terapi injeksi kategori baik yakni (72,5%). Ditemukan pula tidak ada perbedaan persepsi pasien terhadap pemberian terapi oral dan injeksi dengan pemberian terapi injeksi saja ditunjukkan dengan ρ-value=0,917>0,05.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEIKUTSERTAAN SUAMI MENJADI AKSEPTOR KB DI DESA SUMBER AGUNG JETIS BANTUL Setyaningrum, Niken; Melina, Fitria
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 8 No 1 (2017): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.413 KB)

Abstract

Latar Belakang : Keluarga berencana adalah usaha untuk mengukur jumlah dan jarak anak yang diinginkan. Partisipasi pria dalam ber-KB masih sangat rendah yaitu sekitar 1,3 %. Angka tersebut bila dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya seperti Pakistan 9%, Banglades 18% dan Malaysia 16,8% adalah yang terendah. Tujuan Penelitian : Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keikutsertaan suami menjadi akseptor KB di Desa Sumber Agung Jetis Bantul. Metode Penelitian : Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan survey analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi yang digunakan adalah semua pria pasangan usia subur yang ada di Desa Sumber Agung Jetis Bantulsebanyak 1074 orang dan sampel berjumlah 291, diambil dengan metode statifed proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil Penelitian : Ada hubungan antara tingkat pengetahuan, tingkat pendidikan, tingkat ekonomi dan informasi dengan keikutsertaan suami menjadi akseptor keluarga berencana KB di Desa Sumber Agung Jetis Bantul. Kesimpulan : Ada hubungan antara tingkat pengetahuan, tingkat pendidikan, tingkat ekonomi dan informasi dengan keikutsertaan suami menjadi akseptor keluarga berencana KB di Desa Sumber Agung Jetis Bantul. Faktor paling dominan yang berpengaruh dengan keikutsertaan suami menjadi akseptor KB di Desa Sumber Agung Jetis Bantul adalah Tingkat Ekonomi
HYPNOBIRTHING TERHADAP LAMA PERSALINAN KALA I Karuniawati, Benny; Fauziandari, Erma Nur
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 8 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.657 KB)

Abstract

Teknik relaksasi yang benar selama persalinan akan meningkatkan kemampuan ibu mengontrol rasa nyeri sehingga dapat menurunkan rasa cemas dan mampu meningkatkan aliran darah menuju uterus. Selain itu relaksasi dalam persalinan mampu menurunkan ketegangan otot rahim. hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi ketegangan otot rahim dapat berupa teknik pernafasan saat kontraksi, dan relaksasi mendalam saat hypnobirthing (Aprilia, 2013). Hypnobirthing adalah metode untuk mengolah alam bawah sadar dengan mengesampingkan rasa sakit yang dialami ibu dengan cara membimbing ibu tetap merasakan kontraksi namun saat bersamaan ibu juga dikondisikan untuk mengurangi kepekaan terhadap nyeri atau dapat menikmati kontraksi yang terjadi sehingga ibu merasa nyaman. Tujuan dari penelitian ini secara umum untuk mengetahui pengaruh Hypnobirthing terhadap lama persalinan kala I. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan case control. Responden sejumlah 35 orang diambil secara Purposive Sampling. Kesimpulan dalam penelitian ini 20 responden dengan Hypnobirthing mempunyai waktu lama kala I rata-rata 129 menit. Lama kala I pada kelompok control adalah 135, 67 menit. Berdasarkan uji statistik tidak ada perbedaan waktu yang signifikan antara persalinan dengan hypnobirthing dan tanpa hypnobirthing. Tetapi berdasarkan nilai mean terlihat bahwa persalinan dengan hypnobirthing memliliki waktu persalinan 6,67 menit lebih singkat dibanding dengan persalinan tanpa hypnobirthing.
GAMBARAN PERILAKU DAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG RISIKO 4 TERLALU DI PUSKESMAS CANGKRINGAN SLEMAN Eniyati, Eniyati; Damayanti, Riska
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 8 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.23 KB)

Abstract

LatarBelakang: AKI Indonesia sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup, sebagian besar disebabkan perdarahan 28%, eklamsia 24%, infeksi 11%, komplikasi masa puerpureum 8%, persalinan lama 5%, abortus 5%, emboli obstetrik 3% dan lain-lain 11%. Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Sleman tahun 2013 sebanyak 9 orang per 14.225 kelahiran hidup. Di Puskesmas Cangkringan Sleman tercatat Angka Kematian Ibu (AKI) dari tahun 2012 ke 2013 mengalami kenaikan yaitu dari 1 orang menjadi 3 orang, dan salah satu penyebab kematiannya yaitu dikarenakan faktor 4 terlalu (terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat jarak kehamilan, dan terlalu banyak anak). TujuanPenelitian: Mengetahui gambaran perilaku dan pengetahuan ibu hamil tentang risiko 4 terlalu di Puskesmas Cangkringan Sleman Yogyakarta. MetodePenelitian: Mengetahui gambaran perilaku dan pengetahuan ibu hamil tentang risiko 4 terlalu di Puskesmas Cangkringan Sleman Yogyakarta Hasil: Dari hasil analisis karakteristik ibu hamil menunjukan responden paling banyak pada usia 20-35 tahun 81,4%, berpendidikan SMA 46,5%, pekerjaan sebagai ibu rumah tangga 93,0%, yang berperilaku positif (kehamilan tidak memiliki risiko 4 terlalu) 74,4%, dan berpengetahuan kurang 60,5%. Kesimpulan: Dari hasil penelitian didapatkan pengetahuan ibu hamil tentang risiko 4 terlalu di Puskesmas Cangkringan Sleman sebagian besar berpengetahuan kurang 60,5%, dan berperilaku positif 74,4%.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG TEKNIK MENYUSUI BENAR DENGAN PERILAKU MENYUSUI PADA IBU NIFAS Kuswanti, Ina; Puspitasari, Intan
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 8 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.59 KB)

Abstract

Latar Belakang: Pada tahun 2011, cakupan ASI eksklusif di DIY mencapai 40,2 dan pada 2012 menjadi 46,4%. Salah satu penyebab rendahnya kesuksesan dalam menyusui adalah disebabkan karena kesalahan ibu dalam memposisikan dan meletakkan bayi saat menyusui. Oleh karena itu, ibu menyusui perlu diberi penjelasan tentang pentingnya pengetahuan dan cara menyusui yang benar. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang teknik menyusui benar dengan perilaku menyusui pada ibu nifas di BPS Sri Romdhati Semin Gunungkidul. Metode: penelitian ini merupakan jenis survey analisis dengan pendekatan cross sectional. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup dan lembar observasi yang menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Populasi penelitian adalah 68 ibu nifas dan sampel penelitian sejamlah 40 responden menggunakan purposive sampling. Metode analisa data menggunakan analasia biavariat dan korelasi Kendall-Tau. Hasil: Sebagian besar pengetahuan ibu nifas tentang teknik menyusui benar di BPS Sri Romdhati Semin Gunungkidul berada dalam kategori cukup (55%) dan sebagian besar perilaku menyusui ibu nifas di BPS Sri Romdhati Semin Gunungkidul berada dalam kategori cukup (70%). Ada korelasi antara pengetahuan ibu nifas tentang teknik menyusui benar dan perilaku menyusui ibu nifas di BPS Sri Romdhati Semin Gunungkidul dengan nilai korelasi Kendall-Tau = 0,475 dan korelasi tabel = 0,312 dengan Sig. = 0,001 (α=0,05). Kesimpulan: terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan tentang teknik menyusui benar dengan perilaku menyusui pada ibu nifas di BPS Sri Romdhati Semin Gunungkidul.
HUBUNGAN ANTARA SIKAP DENGAN PEMERIKSAAN PAP SMEAR SEBAGAI DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEWON 1 BANTUL, YOGYAKARTA, TAHUN 2016 Anggraeni, Fatimah Dewi
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 8 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.715 KB)

Abstract

Latar belakang: Penderita kanker serviks meningkat sebanyak 2,5 orang per jam. Wanita meninggal dikarenakan kanker serviks sebanyak 1,1 per jam. Indonesia merupakan negara kedua setelah Tiongkok dengan jumlah kejadian kanker terbanyak. Pap smear merupakan salah satu program skrining untuk mengurangi jumlah penerita kanker serviks. Skrining Pap smear di Indonesia masih relativ rendah yaitu kurang dari 5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara sikap dengan perilaku pemerikasaan Pap Smear terhadap kanker serviks pada wanita di Puskesmas Sewon I Bantul. Subjek dan Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel total 96 wanita dengan 32 kasus dan 64 kontrol dengan metode pengambilan sampel penyakit tetap. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sikap perempuan dalam kategori positif yaitu sebanyak 53,13%. Dan sebagian besar wanita tidak pernah menjalani tes sebanyak 64 wanita. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan pemeriksaan Pap smear (p value <0,001), Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan pemeriksaan Pap Smear sebagai deteksi awal kanker serviks pada wanita di Puskesmas Sewon 1, Bantul.
PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN DALAM MENYUSUN TUGAS AKHIR MAHASISWA PRODI D-IV BIDAN PENDIDIK UNRIYO BERDASARKAN KARYA TULIS ILMIAH DAN METODE COC DI D-III KEBIDANAN Palifiana, Dheska Arthyka
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 8 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.474 KB)

Abstract

Latar Belakang: Program Studi D-IV Bidan Pendidik merupakan jenjang program studi (prodi) yang berkelanjutan dari prodi D-III Kebidanan, salah satu persyaratan agar bisa lulus dalam perkuliahan adalah mahasiswa diwajibkan untuk menyusun tugas akhir (skripsi).pada saat menempuh perkuliahan di prodi D-III Kebidanan mahasiswa juga diwajibkan untuk membuat tugas akhir baik berupa karya tulis ilmiah maupun dengan metode COC (continuity of care), dimana yang menjadi permasalahan adalah mahasiswa yang menggunakan metode COC merasa lebih kesulitan pada saat menyusun skripsi dikarenakan dalam metode COC tidak terdapat metodologi penelitian tetapi berupa studi kasus saja sehingga penyusunan tugas akhir menjadi lebih terhambat dikarenakan mahasiswa merasa kurang menguasai metodologi penelitian dibandingkan dengan mahasiswa yang menempuh tugas akhir di D-III kebidanan dengan menggunakan karya tulis ilmiah. Tujuan: Mengetahui perbedaan tingkat kecemasan dalam menyusun tugas akhir pada mahasiswa Prodi D-IV Bidan Pendidik UNRIYO. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitif dengan metode Comparative Study dan design penelitian cross-sectional. Subyek penelitian adalah mahasiswa Prodi D-IV Bidan Pendidik TA 2016/2017. Teknik sampling yang digunakan adalah Probability Proportional Size dengan jumlah sampel 126 orang. Analisis data yang digunakan adalah Mann-Whitney. Hasil: Mahasiswa yang berlatarbelakang karya tulis ilmiah mempunyai tingkat kecemasan berat yaitu sebanyak 24 mahasiswa (38,09%) dan mahasiswa yang berlatarbelakang laporan tugas akhir dengan metode COC mempunyai tingkat kecemasan berat yaitu sebanyak 4 orang (6,34 %). Hasil analisis Mann Whitney menunjukkan nilai p value 0,001 < 0,005. Kesimpulan: Ada perbedaan tingkat kecemasan dalam menyusun tugas akhir (skripsi) pada mahasiswa Prodi D-IV Bidan Pendidik Universitas Respati Yogyakarta berdasarkan Karya Tulis Ilmiah dan Metode COC di D-III Kebidanan.
ANALISIS PELAKSANAAN 10T DALAM PROGRAM ANTENATAL CARE TERPADU DI PUSKEMAS IMOGIRI 1 BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Novitasari, Rista; Yanti, Yanti; Muhartanti, Mei
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 8 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.029 KB)

Abstract

Latar belakang: Angka kematian ibu di Indonesia tahun 2013 mencapai 359/100.000 kelahiran hidup dan 27,1% penyebabnya adalah penyakit penyerta dalam masa kehamilan. Tahun 2014 AKI di Yogyakarta mencapai 40 kasus dan terbesar adalah Bantul 14 kasus kemudian 11 kasus pada tahun 2015. Di Puskesmas imogiri tercatat 3 kematian ibu tahun 2015. Tujuan penelitian: Menganalisis pemenuhan kompetensi teknis dalam pelaksanaan ANC Terpadu di Puskesmas Imogiri I Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Desain Penelitian: Menggunakan desain kualitatif fenomenologi dengan jenis Rapid Asessment Procedure (RAP) melibatkan 8 informan (Bidan Koordinator, Dokter Umum, Farmasi, Dokter Gigi, Laboran, Ahli Gizi, Kepala Puskesmas).Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Hasil : Timbang Berat Badan,Tinggi Badan,Tekanan Darah,Nilai status gizi/ukur Lingkar Lengan Atas (LILA), Ukur Tinggi Fundus uteri ,Tentukan presentasi janin dan Denyut Jantung Janin, Skrining status TT dilakukan oleh bidan di KIA, Tablet tambah darah diberikan oleh dokter umum, Pemeriksaan Laboratorium dilakukan sesuai prosedur. Tatalaksana/penanganan kasus dan Temuwicara/ konseling dilakukan di KIA, Poli Gizi dan Poli umum. Kesimpulan :Sudah dilaksanakanya rangkaian pemeriksaan 10T tersebut oleh para petugas kesehatan yang terlibat langsung pada program ANC terpadu. Hambatan dan masalah dalam pelaksanaan ANC Terpadu adalah kurangngya SDM serta jumlah alat serta kurang kerjasama antara BPM dan puskesmas Imogiri I Bantul DIY

Page 7 of 21 | Total Record : 202