cover
Contact Name
Eko Agus Cahyono
Contact Email
jurnalkeperawatandianhusada@gmail.com
Phone
+6282230035535
Journal Mail Official
jurnalkeperawatandianhusada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Gemekan No.77, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : 19797796     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Keperawatan merupakan jurnal ilmiah yang memfokuskan diri untuk melakukan publikasi atas artikel ilmiah yang mencakup semua aspek keperawatan baik keperawatan klinis, keperawatan komunitas maupun pendidikan keperawatan. Riang lingkup yang dipublikasikan pada jurnal ini diantaranya adalah : 1. Manajemen dalam Keperawatan 2. Perawatan Medis-Bedah 3. Perawatan Kritis 4. Perawatan Kesehatan Masyarakat 5. Perawatan Kesehatan Mental 6. Perawatan Geriatri 7. Perawatan Kesehatan Keluarga dan Kesehatan Keluarga 8. Perawatan Maternitas 9. Perawatan Anak 10. Pendidikan dalam Keperawatan 11. Kebijakan Keperawatan 12. Legalitas Keperawatan 13. Praktek Tingkat Lanjut Keperawatan 14. Perawatan Kesehatan Masyarakat 15. Kesehatan masyarakat Jenis artikel yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini diantaranya adalah : 1. Artikel asli 2. Tinjauan Sistematis 3. Analisis Meta 4. Analisis konsep 5. Tinjauan Literatur 6. Laporan kasus / Seri kasus
Articles 127 Documents
HUBUNGAN DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN DAN PERAN KADER DENGAN KEAKTIFAN LANSIA MENGIKUTI POSYANDU LANSIA DI DESA RANUPAKIS KECAMATAN KLAKAH Awaludin, Awaludin; Rahmat, Nafolion Nur; Hartono, Dodik
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i1.383

Abstract

Posyandu lansia merupakan suatu pengembangan dari kebijakan pemerintah melalui pelayanan kesehatan bagi lansia yang diselenggarakan melalui program Puskesmas dengan melibatkan peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial. Keaktifan lansia dalam pemanfaatan layanan kesehatan dipengaruhi oleh persepsi, sikap, dukungan dari nakes dan kader. tujuan penelitian ini mengetahui hubungan dukungan tenaga kesehatan dan peran kader dengan keaktifan lansia mengikuti posyandu lansia di desa ranupakis kecamatan klakah. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan metode pengumpulan data secara retrospektif. Populasi penelitian ini Seluruh Lansia di Desa Ranupakis berjumlah 340 lansia dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 77 Lansia yang diambil metode Consecutive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dilakukan uji chi square test. Peneliti mendapatkan layak etik dari universitas Hafsyawaty zainul hasan dengan nomor 228/KEPK-UNHASA/VII/2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah lansia yang aktif ikut serta dalam kegiatan posyandu lansia adalah sebanyak 22 responden (28.6%), Hasil uji analisis menggunakan Uji chi square menunjukkan hasil nilai yaitu p ≤0,000 dengan tingkat signifikan α =0,05, yang berarti ada hubungan antara dukungan tenaga kesehatan dan peran kader dengan keaktifan lansia mengikuti posyandu lansia di desa ranupakis kecamatan klakah Peran tenaga Kesehatan dan kader dalam pelaksanaan posyandu lansia yang optimal akan memberikan kemudahan bagi lansia dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dasar, sehingga kualitas hidup masyarakat di usia lanjut tetap terjaga dengan baik dan optimal.
HUBUNGAN PERILAKU CARING TENAGA KESEHATAN DENGAN KEDISIPLINAN MELAKUKAN CUCI TANGAN DI RUANG RAWAT INAP DAN NIFAS PUSKESMAS GESANG LUMAJANG Rahmatullah, Ryan Nur; Yunita, Rizka; Isnawati, Iin Aini
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i1.386

Abstract

Perilaku Caring tenaga kesehatan dan kedisiplinan cuci tangan merupakan dua aspek penting dalam memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas dan mencegah infeksi silang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku Caring tenaga kesehatan dan kedisiplinan cuci tangan di Ruang Rawat Inap dan Nifas Puskesmas Gesang. Mengetahui hubungan antara perilaku Caring tenaga kesehatan dan kedisiplinan cuci tangan di Ruang Rawat Inap dan Nifas Puskesmas Gesang. Desain penelitian adalah korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Teknik yang digunakan untuk menentukan sample adalah proportionated random sampling, jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 31 tenaga kesehatan yang bekerja di Ruang Rawat Inap dan Nifas Puskesmas Gesang. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur perilaku Caring dan kedisiplinan cuci tangan, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman's rho. Hasil analisis menunjukkan bahwa 25 dari 31 responden (80,6%) memiliki perilaku Caring dalam kategori baik, sedangkan 23 dari 31 responden (74,2%) menunjukkan kedisiplinan cuci tangan dalam kategori baik. Uji analisis Spearman's rho menghasilkan nilai α < 0,05 (0,000), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara perilaku Caring dan kedisiplinan cuci tangan. Nilai Correlation Coefficient sebesar +0,831 menunjukkan hubungan positif yang kuat, berarti semakin baik perilaku Caring, semakin tinggi kedisiplinan cuci tangan. temuan ini menggarisbawahi pentingnya perilaku Caring sebagai faktor yang mempengaruhi kedisiplinan cuci tangan. Peningkatan perilaku Caring berpotensi memperbaiki kedisiplinan dalam praktik cuci tangan, yang pada gilirannya meningkatkan keselamatan pasien. Program pelatihan yang menekankan kedua aspek ini dapat memperbaiki kualitas asuhan keperawatan.
HUBUNGAN PENERIMAAN IBU HAMIL DENGAN KESIAPAN PERAWATAN BAYI BARU LAHIR DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA LUMAJANG Ardiana, Yosinta Dwi; Isnawati, Iin Aini; Suhari, Suhari
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i1.395

Abstract

Penerimaan ibu hamil merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi kesiapan ibu dalam merawat bayi baru lahir. Kesiapan ini penting untuk memastikan kesejahteraan bayi serta mendukung proses transisi peran ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerimaan ibu hamil dengan kesiapan perawatan bayi baru lahir di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah 88 responden melakukan pemeriksaan di poli kandungan Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang, yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Self Acceptance Scale Pregnant Women (SAS-PW) dan kuesioner Kesiapan Bayi Baru Lahir. Analisis data menggunakan uji pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan tingkat penerimaan ibu hamil yang tinggi (55,7%) dan hasil pengukuran kesiapan perawatan bayi baru lahir 84,1%. Hasil analisis data menggunakan uji pearson product moment menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerimaan ibu hamil dengan kesiapan perawatan bayi baru lahirdi Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang dengan ρ-value = 0,0001 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi penerimaan ibu hamil, semakin tinggi pula kesiapan mereka dalam merawat bayi baru lahir. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerimaan ibu hamil dengan kesiapan perawatan bayi baru lahir di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang. Semakin tinggi tingkat penerimaan ibu hamil, semakin besar pula kesiapan mereka dalam merawat bayi baru lahir. Temuan ini menekankan pentingnya intervensi yang berfokus pada peningkatan penerimaan ibu hamil, untuk memastikan kesiapan yang optimal dalam merawat bayi baru lahir dan mendukung kesejahteraan ibu serta bayi
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN KEKAMBUHAN PADA PASIEN HIPERTENSI DI POSBINDU DESA SENDURO DI WILAYAH UPT. PUSKESMAS SENDURO Zahro, Ma’rifatul Lailatus; Sunanto, Sunanto; Rahmat, Nafolion Nur
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i1.397

Abstract

Hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Salah satu penyebabnya yaitu efikasi diri merupakan keyakinan seseorang terhadap kemampuan mereka untuk menghasilkan tindakan yang ingin dicapai dan mempunyai pengaruh terhadap kehidupan mereka. Penelitia ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan kekambuhan pada pasien hipertensi di Posbindu Desa Senduro di wilayah UPT Puskesmas Senduro. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitafif , Desain peneliti yang digunakan diskriptif kolerasi dan mengunakan desain pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 50 responden yang perkunjung ke posbindu , dengan menggunakan teknik sampling total sampling. Cara pengumpulan dada menggunakan kuesioner selanjutnya di analisis menggunakan Teknik analisa data menggunakan Uji Wilcaxon. Hasil penelitian ini terdapat dari 50 responden pada posbindu yang melangalami Efikasi diri baik sebanyak 47(94%), sedangkan responden yang tidak mengalami kekambuhan sebanyak 34(68%) responden. Pvalue sebesar 0,000 dan di bandingkan dengan Ptabel 0,005 sehingga Pvalue < Ptabel, yang artinya terdapat hubungan efikasi diri dengan kekambuhan pada pasien hipertensi di posbindu desa senduro di wilayah UPT Puskesmas Senduro. Diharapkan di posbindu menerapkan efikasi diri untuk menurunkan angka kekambuhan pada pasien hipertensi. Hasil dalam penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawsan dan pengetahuan terkait hubungan antara Efikasi diri dengan kekambuhan pada pasien hipertensi di Posbindu . sehingga diharapkan mampu menjaga efikasi diri dengan kekambuhan pada pasien hipertensi. Untuk menjaga kesehatan dan encegah terjadinya hipertensi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT: STUDI TINJAUAN SISTEMATIS Dwi Syukrini, Rahma
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i1.400

Abstract

Perawat sebagai salah satu tenaga kesehatan yang berhadapan langsung dengan pasien, dituntut untuk mampu menampilkan performa kerja yang berkualitas. Kondisi ini secara tidak langsung merupakan target yang harus dicapai oleh setiap fasilitas pelayanan kesehatan mengingat performa mutu dan kualitas dan fasilitas pelayanan kesehatan, salah satunya dipengaruhi oleh kemampuan perawat ketika menghadapi dan memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Mengingat pentingnya dari fungsi perawat di setiap tingkatan fasilitas kesehatan, pihak manajemen pengelola fasilitas kesehatan juga sewajarnya untuk memperhatikan perawat itu sendiri dan salah satunya adalah kepuasan kerja perawat. Kepuasan kerja perawat perlu mendapatkan perhatian dari manajemen keperawatan di setiap tingkatan fasilitas pelayanan kesehatan karena hal ini dapat berdampak pada menurunnya kualitas asuhan dan pelayanan keperawatan yang diberikan kepada pasien. Desain penelitian yang digunakan adalah artikel review. Studi tinjauan sistematis ini mengikuti pedoman PRISMA dengan pencarian literatur antara 17 September hingga 18 Desember 2021 dengan menggunakan database berupa Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, Proquest, dan Wiley Online yang menggunakan strategi pencarian berupa kata kunci yang dikombinasikan dari tahun 2016 – sekarang, sehingga menghasilkan 10 artikel yang diringkas terdiri dari judul, pengarang, tujuan penelitian, dan hasil penelitian. Hasil penelitian yang menyebutkan variasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja perawat di rumah sakit berupa lingkungan pekerjaan, tingkat asuhan keperawatan yang diberikan, durasi, pengorganisasian dan pengendalian shift, faktor organisasi, dan personal / internal perawat. Kepuasan kerja perawat merupakan salah satu variabel penting untuk dipertimbangkan dalam organisasi keperawatan dalam mengoptimalisasi kualitas asuhan dan pelayanan keperawatan. Perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor determinan yang mempengaruhi kepuasan kerja perawat
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN LUKA BAKAR 7% SUPERFICIAL TO DEEP DERMAL Azzuhra, Luthfiya; Kasih, Laras Cyntia
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 2 (2025): Volume 18, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i2.467

Abstract

Luka bakar menjadi masalah kesehatan global, terutama pada wanita Asia karena banyaknya aktivitas memasak, penggunaan kompor yang tidak aman, dan kekerasan interpersonal. Penanganan luka bakar pun masih dipengaruhi oleh persepsi yang salah seperti menggunakan es, pasta gigi, lumpur, bawang, minyak, dan ketidaktahuan kapan harus mencari pertolongan. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan luka bakar di Ruang Rawat Inap Bedah. Asuhan keperawatan dilakukan selama 5 hari. Hasil pengkajian didapatkan pasien mengalami luka bakar 7% Total Body Surface Area yang mengenai area tangan kanan, pelipis, dan bahu yang disertai nyeri dengan skala 5, sulit digerakkan dengan kekuatan otot ekstermitas atas bagian kanan 3, dan aktivitas selama ini dibantu keluarga. Masalah keperawatan yang didapatkan yaitu nyeri akut, gangguan integritas kulit, gangguan mobilitas fisik, dan risiko infeksi. Intervensi yang diberikan yaitu teknik relaksasi napas dalam, kolaborasi pemberian analgesik, perawatan luka, edukasi diet tinggi kalori dan protein, kolaborasi prosedur debridemen, kolaborasi pemberian suplemen vitamin dan antibiotik, edukasi mobilisasi dengan alat bantu, serta memonitor tanda dan gejala infeksi. Hasil yang diperoleh yaitu skala nyeri turun menjadi 3, luka membaik dengan terbentuknya jaringan granulasi, kekuatan otot meningkat menjadi 4, dan hasil kadar leukosit meningkat dari 5,43 103/mm3 menjadi 14,09 103/mm3. Namun, meskipun leukosit tinggi, hasil pemeriksaan kadar prokalsitonin menunjukkan tidak adanya sepsis dengan nilai 0,05 ng/mL. Hasil evaluasi menunjukkan keempat masalah keperawatan teratasi sebagian. Diharapkan kepada pasien dan keluarga menerapkan latihan relaksasi napas dalam untuk mengurangi nyeri serta diet tinggi protein guna menunjang penyembuhan luka. Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Luka Bakar
PENGARUH POSISI ORTOPNEA TERHADAP NILAI SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) Ginting, Samuel; Nurwahyuni, Sri; Syatriawati, Syatriawati
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 2 (2025): Volume 18, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i2.481

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan gangguan respirasi kronis yang umumnya menyerang individu usia lanjut akibat penurunan fungsi paru dan pertukaran gas, serta disertai morbiditas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh posisi ortopnea terhadap nilai saturasi oksigen pada pasien PPOK. Metode penelitian merupakan kuasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, dengan jumlah 23 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi posisi ortopnea dilakukan selama tiga hari, dan pengukuran saturasi oksigen dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai saturasi oksigen, di mana sebagian besar pasien yang sebelumnya memiliki saturasi <95%, mengalami peningkatan menjadi 95–100% setelah intervensi. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai p = 0,000, dengan penurunan nilai rerata dari 1.83 menjadi 1.26. Dapat disimpulkan bahwa posisi ortopnea efektif sebagai intervensi non-farmakologis untuk meningkatkan oksigenasi pada pasien PPOK.
KENAIKAN BERAT BADAN SELAMA KEHAMILAN SEBAGAI FAKTOR RISIKO PREEKLAMPSIA : SYSTEMATIC REVIEW Windarena, Diyas; Lestari, Heni Eka Puji; Purwanintyas, Maya; Purnamasari, Ika Ayu; Nurkholifa, Ferda Fibi Tyas
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 2 (2025): Volume 18, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i2.487

Abstract

Preeklamsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang ditandai oleh hipertensi dan disfungsi organ, serta menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu dan janin. Kenaikan berat badan selama kehamilan (Gestational Weight Gain/GWG) yang tidak sesuai dengan rekomendasi dapat berkontribusi terhadap risiko terjadinya Preeklamsia. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis bukti ilmiah mengenai hubungan antara kenaikan berat badan selama kehamilan dengan kejadian Preeklamsia. Strategi pencarian dilakukan menggunakan pedoman PRISMA, dengan menelusuri lima basis data elektronik yaitu PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, DOAJ, dan BMC dalam rentang tahun 2015–2025. Dari 1632 artikel yang diidentifikasi, 13 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil analisis menunjukkan bahwa GWG yang berlebihan secara signifikan berhubungan dengan peningkatan risiko Preeklamsia. Beberapa studi juga menunjukkan bahwa GWG yang tidak sesuai dapat memperburuk status metabolik dan meningkatkan inflamasi sistemik, yang menjadi faktor predisposisi Preeklamsia. Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan dan pengelolaan berat badan selama kehamilan sesuai pedoman sebagai upaya pencegahan Preeklamsia. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menentukan apakah penambahan berat badan yang tidak normal berhubungan secara spesifik dengan Preeklamsia ringan atau berat
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG MASSAGE EFFLEURAGE UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG Wijayati, Therecia; Pramulya, Asmaurina; Kalista, Efrosina Ludovika; Astuti, Agnes Dwiana Widi; Afindaningrum, Rochmanita Sandya
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 2 (2025): Volume 18, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i2.488

Abstract

Selama masa kehamilan terjadi perubahan pada ibu baik fisik maupun psikis secara umun perubahan fisik selama kehamilan seperti perubahan pembentukan organ tubuh dan melemahnya relaksasi otot-otot tubuh. Perubahan ini mempengaruhi hampir semua organ tubuh bagi setiap wanita yang mengalami kehamilan tanpa komplikasi. Sebanyak 68% ibu hamil di Indonesia menderita nyeri punggung dengan intensitas sedang, sedangkan 32% menderita nyeri punggung dengan intensitas ringan. 60%-80% ibu hamil di berbagai wilayah Indonesia melaporkan mengalami sakit punggung selama kehamilan. Hasil Data Statistik Indonesia menyatakan jumlah ibu hamil pertahun 2023 sebanyak 6.439 Jiwa dan terdapat 4.378 (68%) yang mengalami nyeri punggung bagian bawah saat kehamilan. Nyeri punggung bawah biasanya akan meningkat intensitasnya seiring bertambahnya usia kehamilan karena nyeri ini diakibatkan pergeseran pusat gravitasi ibu hamil dari postur tubuhnya. Metode ini menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan sampel 36 responden. Penentuan sampel yaitu nonprobability sampling dengan Teknik accidental sampling, instrument yang digunakan adalah kuesioner dengan analisis data uji statistic Spearman’s Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 36 responden memiliki tingkat pengetahuan yang cukup sebanyak 20 responden (56%), sikap kurang baik sebanyak 23 responden (64%), nyeri punggung sedang sebanyak 27 responden (75%), hasil uji Spearman’s Rank diperoleh hasil Sig.2 (Tailed) = 0,009 < (α 0,05) untuk pengetahuan dan Sig.2 (Tailed) = 0,667 > (α 0,05) untuk sikap. Kesimpulan penelitian ada hubungan pengetahuan ibu hamil tentang massage effleurage untuk mengurangi nyeri punggung dan tidak ada hubungan sikap ibu hamil tentang massage effleurage untuk mengurangi nyeri punggung.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS BATANG-BATANG KABUPATEN SUMENEP Putra, Dimas Andika; Sutomo, Sutomo; Lactona, Iil Dwi
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 2 (2025): Volume 18, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i2.489

Abstract

Stunting di Indonesia masih di atas standart WHO tercatat lebih dari sepertiga balita di indonesia mengalami stunting. Angka stunting tinggi menandakan banyak anak kekurangan gizi kronis yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan mereka sehingga memerlukan tindakan cepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahu faktor yang paling dominan mempengaruhi stunting di wilayah Kerja Puskesmas Batang-batang Kabupaten Sumenep. Penelitian ini merupakan peneltian kuantitatif menggunakan metode analitik observasional dengan menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Populasi sebanyak 56 balita yang terindikasi stunting, metode pengambilan sempel menggunakan simple random sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dan buku KIA. Menggunakan uji statistic chi square dengan α = 0,05 dan Analisis multivariat regresi logistic. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan antara riwayat ASI Eksklusif, IMD dan MP-ASI dengan kejadian stunting diwilayah kerja Puskesmas Batang-batang Kabupaten Sumenep dengan hasil Analisis chi square Riwayat ASI Eksklsusif p=0,001 IMD p= 0,038 MP-ASI p= 0,008. Hasil analisis ASI Eksklusif didaptkan nilai OR 32,500 artinya balita yang tidak mendapat ASI Eksklusif 32,5 kali lebih beresiko. Faktor BBLR tidak memiliki hubungan bermakna p > 0,05. Kesimpulanya faktor yang paling dominan mempengaruhi kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Batang-Batang Kabupaten Sumenep adalah riwayat ASI Eksklusif

Page 12 of 13 | Total Record : 127