cover
Contact Name
Eko Agus Cahyono
Contact Email
jurnalkeperawatandianhusada@gmail.com
Phone
+6282230035535
Journal Mail Official
jurnalkeperawatandianhusada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Gemekan No.77, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : 19797796     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Keperawatan merupakan jurnal ilmiah yang memfokuskan diri untuk melakukan publikasi atas artikel ilmiah yang mencakup semua aspek keperawatan baik keperawatan klinis, keperawatan komunitas maupun pendidikan keperawatan. Riang lingkup yang dipublikasikan pada jurnal ini diantaranya adalah : 1. Manajemen dalam Keperawatan 2. Perawatan Medis-Bedah 3. Perawatan Kritis 4. Perawatan Kesehatan Masyarakat 5. Perawatan Kesehatan Mental 6. Perawatan Geriatri 7. Perawatan Kesehatan Keluarga dan Kesehatan Keluarga 8. Perawatan Maternitas 9. Perawatan Anak 10. Pendidikan dalam Keperawatan 11. Kebijakan Keperawatan 12. Legalitas Keperawatan 13. Praktek Tingkat Lanjut Keperawatan 14. Perawatan Kesehatan Masyarakat 15. Kesehatan masyarakat Jenis artikel yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini diantaranya adalah : 1. Artikel asli 2. Tinjauan Sistematis 3. Analisis Meta 4. Analisis konsep 5. Tinjauan Literatur 6. Laporan kasus / Seri kasus
Articles 127 Documents
PEMBERIAN KONSUMSI AIR KELAPA MUDA TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH TINGGI PADA LANSIA Vulandari, Ajeng Novita; Siswantoro, Edy
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 2 (2025): Volume 18, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i2.490

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif dengan angka kematian terbanyak akibat komplikasi. Salah satu pemicu terjadinya penyakit hipertensi adalah gaya hidup dan pola makan. Terapi farmakologis merupakan biaya dan kepatuhan tinggi untuk proses terapi. Dampak ekonomi pada penderita hipertensi akan terlihat pada biaya pengobatanya. Pengobatan alternatif untuk menekan biaya terapi, salah satunya dengan mengkonsumsi air kelapa muda. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui perubahan tekanan darah tinggi pada lansia di Dusun Pasinan Kulon Desa Kupang Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan rancangan one group pre test-post test. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 orang pasien hipertensi di Dusun Pasinan Kulon Desa Kupang Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto. Intervensi dilakukan selama 2 minggu dengan intervensi berupa pemberian air kelapa muda sebanyak 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Data pada penelitian ini di ambil dengan menggunakan lembar observasi. Uji normalitas yang digunakan yaitu Shapiro-Wilk dan analisis statistik dengan mnggunakan paired t-test. Hasil penelitian menujukan bahwa air kelapa muda terbukti bisa merubah tekanan darah. Dari hasil analisis uji statistik paird t-test menunjukan bahwa p = 0,00 (sig < 0,05), maka H1 diterima yang artinya air kelapa muda efektif dalam menurunkan tekanan darah, semua responen mengalami penurunan darah MAP. Melihat dari hasil penelitian ini, air kelapa muda merupakan salah satu terapi non farmakologis yang efektif dalam menurunkan tekanan darah. Sehingga diharapkan tenaga kesehatan khususnya perawat lebih aktif dalam memberikan penyuluhan tentang manfaat air kelapa muda dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi
GAMBARAN WORK-FAMILY CONFLICT PADA PERAWAT DI SANTOSA HOSPITAL BANDUNG CENTRAL Tania, Mery; Saputra, Anggi; Putri, Saparingga Dasti; Noerohmah, Siti Dida; Fatih, Hudzaifah Al
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 2 (2025): Volume 18, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i2.493

Abstract

Stres kerja merupakan reaksi fisik dan emosional yang muncul ketika tuntutan pekerjaan melebihi kemampuan individu untuk menghadapinya. Kondisi ini dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik, kesejahteraan psikologis, dan kinerja profesional, terutama pada profesi dengan tekanan tinggi seperti perawat. Faktor-faktor yang memengaruhi stres kerja antara lain beban kerja, work-family conflict (wfc), status pernikahan, jumlah anak, dan dukungan sosial. WFC menjadi faktor penting karena perawat wanita sering menghadapi konflik peran antara pekerjaan dan tanggung jawab keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran work-family conflict pada perawat wanita di Ruang Ruby Santosa Hospital Bandung Central. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi terdiri dari 40 perawat wanita, dengan 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil Penelitian menunjukan sebagian besar (60%) mengalami work-family conflict berat sebanyak 18 responden, hampir setengahnya (40%) mengalami work-family conflict sedang sebanyak 12 responden dan tidak ada reponden yang mengalami work-family conflict ringan. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan panduan praktis bagi manajemen rumah sakit dalam meningkatkan kesejahteraan perawat dan kualitas pelayanan kesehatan.
PERANCANGAN DESAIN PROTOTYPE ANATOMI TULANG MANUSIA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DI STIKES BHAKTI HUSADA MULIA MADIUN Ardianingrum, Al Wafi Rahmpautri; Putra, Aming Setyana Susena; Igayanti, Isna Bayin; Rusdianah, Eva
Jurnal Keperawatan Vol. 19 No. 1 (2026): Volume 19, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v19i1.633

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mendorong inovasi dalam media pembelajaran khususnya di bidang pendidikan kesehatan. Anatomi tulang yaitu ilmu yang mempelajari struktur dan susunan tulang penyusun tubuh manusia merupakan materi penting yang memerlukan visualisasi yang jelas dan interaktif. Pembelajaran masih didominasi oleh media konvensional yang kurang menarik sehingga belum optimal dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain prototype aplikasi anatomi tulang sebagai media pembelajaran interaktif di STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun. Metode yang digunakan adalah Design Thinking dengan lima tahapan yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test. Tahap empathize dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi untuk mengidentifikasi permasalahan utama yaitu minimnya media visual yang interaktif. Tahap define merumuskan kebutuhan mahasiswa terhadap antarmuka yang menarik, mudah digunakan, dan mendukung pemahaman visual. Tahap ideate menghasilkan wireframe sebagai rancangan awal aplikasi. Prototype terdiri dari lima tampilan utama yaitu start screen, main page, full body, part body, dan quiz dengan desain visual bersih menggunakan warna hijau dan kuning serta tipografi dekoratif. Visualisasi dibuat dalam bentuk mockup menggunakan tools Figma. Test menunjukkan bahwa desain user interface (UI) di nilai fungsional dan mudah digunakan. Kesimpulan, desain UI dan prototype ini sesuai dengan kebutuhan pengguna dan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian selanjutnya diharapkan untuk mempertimbangkan lagi kebutuhan jangka panjang pengguna serta mengembangkan aplikasi mobile secara utuh yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN BULLYING PADA SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI 11 KESIMAN Antari, Ni Kadek Sri Wahyuni; Pamungkas, M. Adreng; Pramesti, Theresia Anita
Jurnal Keperawatan Vol. 19 No. 1 (2026): Volume 19, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v19i1.634

Abstract

Bullying merupakan perilaku agresif yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan fisik maupun psikologis anak. Pengetahuan siswa mengenai bullying menjadi aspek penting dalam upaya pencegahan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang bullying pada siswa SD Negeri 11 Kesiman. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Melibatkan 54 responden yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan bullying yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (46,3%), pengetahuan cukup (14,8%), dan pengetahuan kurang (38,9%). Meskipun sebagian besar siswa telah memiliki pengetahuan yang baik, masih ditemukan kesalahpahaman terkait perbedaan bullying fisik dan nonfisik serta dampak jangka panjangnya. Variasi pengetahuan ini dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, dan akses informasi. Siswa perempuan cenderung memiliki pemahaman lebih baik mengenai bullying psikologis, sedangkan siswa yang lebih tua menunjukkan penguasaan materi yang lebih baik. Secara keseluruhan, pengetahuan siswa tentang bullying tergolong cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan terutama terkait jenis bullying dan dampak jangka panjangnya. Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Bullying, Anak Sekolah Dasar
GAMBARAN KESEHATAN MENTAL PADA REMAJA DI SMA NEGERI 8 DENPASAR I Gusti Ayu Eka Trisna Devi; Anak Agung Sri Sanjiwani; Dewa Putu Arwidiana
Jurnal Keperawatan Vol. 19 No. 1 (2026): Volume 19, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v19i1.642

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai oleh perubahan fisik, emosional, dan sosial yang cepat dan kompleks, sehingga dapat memengaruhi kestabilan emosi serta meningkatkan kerentanan remaja terhadap gangguan kesehatan mental. Kesehatan mental yang baik berperan penting dalam pembentukan karakter, pencapaian prestasi belajar, kemampuan mengelola stres, serta kualitas interaksi sosial, sehingga pemantauan kondisi kesehatan mental remaja menjadi aspek penting dalam upaya promotif dan preventif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesehatan mental pada remaja kelas XI di salah satu sekolah menengah atas dengan jumlah peserta didik yang cukup besar. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 208 responden yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Mental Health Inventory (MHI-38) yang menilai berbagai aspek kesehatan mental seperti kesejahteraan psikologis, kecemasan, depresi dan kontrol emosi. Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kesehatan mental dengan kategori Baik (43,3%), diikuti kategori Kurang Baik (32,2%) dan kategori Sangat Baik (24,5%). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa mayoritas remaja berada pada kondisi kesehatan mental yang baik, meskipun masih terdapat sebagian responden dengan kondisi kesehatan mental kurang baik yang berpotensi membutuhkan perhatian serta dukungan psikologis lebih lanjut. Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa kesehatan mental remaja tergolong baik, namun tetap diperlukan upaya berkelanjutan untuk mempertahankan dan meningkatkan kondisi tersebut melalui peran sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan. Kata Kunci :Kesehatan mental, Psikologis,Remaja
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KUALITAS TIDUR PADA REMAJA Palupi, Palupi; Hartono, Aris; Abidin, Zaenal
Jurnal Keperawatan Vol. 19 No. 1 (2026): Volume 19, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v19i1.648

Abstract

Kualitas tidur buruk pada remaja adalah faktor penggunaan media sosial dan aktivitas fisik yang berlebihan sehingga menyebabkan pola tidur pada remaja menjadi tidak teratur dan memburuk, jadi solusinya adalah mencari hubungan penggunaan media sosial dan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada remaja di SMA Negeri 1 Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan penggunaan media sosial dan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada remaja di SMA Negeri 1 Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Penelitian ini merupakan jenis kuantitatif, jenis penelitian survei dengan metode pengambilan sample cross sectional study yang bersifat kausal. Teknik sampling penelitian ini adalah Propotional Random Sampling. Sampel penelitian ini sebanyak 99 siswa. Analisa data penelitian ini menggunakan uji bivariat dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan penggunaan media sosial dengan kualitas tidur, hubungan penggunaan media sosial dengan aktivitas fisik, hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur di SMA Negeri 1 Pilangkenceng Kabupaten Madiun, dengan menggunakan uji chi-square, uji ini dipilih karena data yang diperoleh adalah jenis data nominal, sehingga dapat digunakan untuk menganalisis data yang secara inhern. Hasil penelitian menunjukan angka signifikan <0,001, maka data Ho ditolak dan H1 diterima yang berarti ada hubungan penggunaan media sosial dan aktivitas fisik dengan kualitas tidur remaja di SMA Negeri 1 Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Menunjukan angka signifikan <0,001, maka data Ho ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil analisis hubungan penggunaan media sosial dan aktivitas fisik dengan kualitas tidur remaja di SMA Negeri 1 Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Diharapkan responden mengurangi media sosial dan aktivitas fisik agar kualitas tidur baik
HUBUNGAN LAMA MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN GAMBARAN DIRI PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK Periwi, Dewi Indah; Widiyawati, Rina; Muthoharoh, Siti
Jurnal Keperawatan Vol. 19 No. 1 (2026): Volume 19, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v19i1.649

Abstract

Pasien dengan penyakit ginjal kronik (PGK) yang menjalani terapi hemodialisis secara rutin dan jangka panjang menghadapi tantangan adaptasi terhadap perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang berdampak signifikan pada persepsi terhadap diri mereka sendiri atau gambaran diri. Sifat terapi yang invasif, rutin, dan berkelanjutan seumur hidup menuntut ketahanan psikologis yang tinggi. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara durasi (lama) menjalani hemodialisis dengan gambaran diri pada pasien PGK di Rumah Sakit Sido Waras Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan jumlah responden sebanyak 21 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner gambaran diri, dan data dianalisis menggunakan uji korelasi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (47,7%) telah menjalani hemodialisis lebih dari 24 bulan, dan sebagian besar (71,4%) memiliki gambaran diri yang negatif. Analisis deskriptif mengindikasikan adanya selisih persentase melebihi 10%, yang mengisyaratkan adanya hubungan signifikan antara variabel durasi hemodialisis dan gambaran diri pasien. Temuan penelitian menyimpulkan bahwa terdapat korelasi antara lamanya terapi hemodialisis dengan perubahan gambaran diri pada pasien PGK, di mana semakin lama durasi terapi, kecenderungan mengalami gambaran diri negatif semakin meningkat. Perubahan tersebut didorong oleh faktor kompleks seperti kelelahan kronis, keterbatasan dalam aktivitas sosial, pembatasan asupan cairan yang ketat, serta perasaan ketergantungan pada mesin dialisis. Implikasinya, intervensi holistik yang tidak hanya berfokus pada aspek medis tetapi juga dukungan psikososial dan konseling gambaran diri sangat diperlukan sebagai bagian integral dari tata laksana pasien hemodialisis jangka panjang

Page 13 of 13 | Total Record : 127