cover
Contact Name
Yuli Purnamasari
Contact Email
journalpkmindonesiamaju@gmail.com
Phone
+6281289645719
Journal Mail Official
jpmim@stikim.ac.id
Editorial Address
Gedung HZ. Jl.Harapan No. 50, Lenteng Agung Jakarta Selatan 12610 Telp : 021-78894043-46. Fax : 78894045
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju (JPMIM)
ISSN : -     EISSN : 27224341     DOI : https://doi.org/10.33221/jpmim.v1i01.570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju (JPMIM) adalah jurnal yang mencakup kajian pengembangan dan penerapan IPTEKS, maka jurnal ini ditujukan untuk mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat antara lain: Pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Kesehatan, gizi, penyakit tropis, dan obat-obatan herbal, Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 75 Documents
Perilaku Berisiko HIV/AIDS: Seks Bebas dan Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja di SMK X Kota Palembang Febrika, Astri; Indaryati, Sri; Pranata, Lilik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 2 No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 02 Nomer 01 Tahun 2021
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.597 KB) | DOI: 10.33221/jpmim.v2i01.1023

Abstract

Masa remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa. Remaja banyak mengalami perubahan baik fisik, psikologi, seksual dan sosial. Perubahan ini mendorong remaja melakukan hal baru yang dianggap menarik ataupun menyenangkan. Remaja sering terjerumus melakukan perilaku seks bebas dan menggunakan narkoba sebagai mekanisme koping untuk menghadapi masalah ataupun sekedar mencari jati diri. Kedua perilaku ini merupakan faktor risiko penyakit HIV/AIDS. Mengetahui perilaku berisiko HIV/AIDS: seks bebas dan penyalahgunaan narkoba pada remaja di SMK Palembang. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi adalah semua siswa kelas XI yang berjumlah 55. Teknik sampling menggunakan total sampling didapatkan sample berjumlah 55 responden. Data diambil menggunakan 2 kuesioner sikap dan 2 kuesioner perilaku yang disebarkan menggunakan google form. Data diolah menggunakan analisis univariat. 47 responden (85,5%) bersikap baik, 8 responden(14,5%) bersikap kurang baik dalam menghindari perilaku berisiko HIV/AIDS: seks bebas. 52 responden (94,5%) bersikap baik, 3 responden (5,5%) bersikap kurang baik dalam menghindari perilaku berisiko HIV/AIDS: penyalahgunaan narkoba. responden (1,8%) memiliki perilaku rendah, 13 responden (23,6%) memiliki perilaku sedang dan 41 responden (74,5%) memiliki perilaku tinggi atau berperilaku dalam baik dalam menghindari perilaku HIV/AIDS: seks bebas. 1 responden (1,8%) memiliki perilaku rendah dan 54 responden (98,2%) memiliki perilaku sedang dalam menghindari HIV/AIDS: penyalahgunaan narkoba. Meningkatkan sikap dan perilaku kesehatan menghindari seks bebas dan narkoba dengan meningkatkan aktivitas belajar disekolah maupun di luar sekolah yang membawa pengaruh positif.
Pelatihan Senam Hipertensi Pada Lansia Elviana, Neneng; Astuti, Yuli; Fandizal, Muhammad; Sani, Dhien Novita; Safari, Uum; Riani, Nova; Irsan, Irsan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 2 No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 02 Nomer 01 Tahun 2021
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.021 KB) | DOI: 10.33221/jpmim.v2i01.1029

Abstract

Penyakit Hipertensi pada lansia dapat mempengaruhi kualitas hidup. Penyakit ini menyebabkan berbagai komplikasi yang membutuhkan banyak biaya, oleh karena itu senam Hipertensi dapat membantu menurunkan komplikasi dari Hipertensi. Tujuan pengabdian masyarakat ini agar masyarakat khususnya para lansia mengetahui dan menerapkan cara melakukan senam Hipertensi. Mitra pengabdian masyarakat ini yaitu lansia di RT 09 yang dilakukan melalu pendidikan dan pelatihan. Setelah kegiatan diperoleh peningkatan pengetahuan peserta dari 61,7% menjadi 82,3% diakhir kegiatan. Tekanan darah turun sebanyak 10mmHg tekanan darah Sistol dan 5mmHg tekanan darah diastol setelah dilakukan senam Hipertensi. Hal ini membuktikan pentingnya penyuluhan kesehatan melalui pendidikan dan pelatihan untuk menurunkan risiko komplikasi penyakit Hipertensi. Saran untuk kegiatan selanjutnya yaitu bekerjasasama dengan mitra untuk rutin dan terjadwal mengadakan senam Hipertensi di lingkungan RT 09 RW 04 Kelurahan Pondok Ranggon, Jakarta Timur.
Peningkatan Kekuatan Otot dan Penurunan Nyeri Sendi dengan Latihan ROM pada Pekerja Pabrik Tahu Di Bogor Sihura, Sancka S.G; herliana, Irma; Ferdiansyah, Ferdiansyah; Nurhayati, Siti; Putri, Windi windiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 2 No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 02 Nomer 01 Tahun 2021
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.806 KB) | DOI: 10.33221/jpmim.v2i01.1036

Abstract

Penurunan kekuatan otot dan nyeri sendi mempengaruhi produktivitas pegawai dan mengancam kesehatan jangka panjang. Pegawai pabrik tahu di beberapa daerah belum mengetahui tata laksana untuk mempertahankan kekuatan otot dan menanggulangi nyeri sendi yang akan berdampak pada musculoskeletal disorder. Salah satu impelementasi adalah berupa promosi kesehatan dengan melakukan penyuluhan latihan rentang gerak. Metode yang dilakukan yaitu dengan melakukan peninjauan ke lokasi Pabrik Tahu Tapos, Cibalagung dan Cikereteg, melakukan observasi nyeri sendi yang dialami oleh pegawai sebelum dilakukan latihan ROM, melakukan edukasi terkait latihan ROM, melakukan observasi penatalaksanaan latihan ROM setiap hari selama 6 minggu, melakukan evaluasi pengukuran nyeri sendi setelah dilakukan latihan ROM, serta melakukan analisis data. Hasil penilaian menunjukkan rerata kekuatan otot sebelum dilakukan edukasi gerakan latihan ROM adalah sebesar 3.81, dan setelah dilakukan edukasi meningkat sebesar 3.98. Hasil penilaian rerata nyeri sendi sebelum dilakukan edukasi gerakan latihan ROM adalah sebesar 2.47, dan menurun setelah dilakukan edukasi sebesar 1.43. Penyuluhan kepada pegawai pabrik terkait range of motion exercise berguna untuk mengurangi keluhan fisik yang diakibatkan karena bekerja serta mempertahankan kesehatan fisik.
Pendidikan Kesehatan Pada Orangtua Dan Guru Terhadap Penanganan Anak Tantrum TKA-TPA Wilayah Lenteng Agung Rokhmiati, Eka; Ghanesia, Hari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 2 No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 02 Nomer 02 Tahun 2021
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.087 KB) | DOI: 10.33221/jpmim.v2i02.1072

Abstract

Tantrum pada anak merupakan cara anak mengekspresikan perasaannya. Hal ini dikarenakan anak belum dapat mengkomunikasikan dengan baik. Tantrum seringkali terjadi pada anak usia toddler hingga prasekolah, yaitu pada usia 3-6 tahun. Pengabdian masyarakat diberikan pada orangtua dan guru dengan melakukan Pendidikan kesehatan cara penanganan anak tantrum. Kusioner merupakan alat evaluasi terhadap perubahan pengetahuan setelah dilakukan pendidikan kesehatan pada orangtua dan guru. Menunjukan 43% terdapat peningkatan pengetahuan setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Ada peningkatan Pengetahuan orangtua dan guru mengenai cara menangani anak tantrum.
Optimalisasi Kader Kesehatan Dalam Pengelolaan Lansia Dengan Penyakit Tidak Menular Di Wilayah Binaan Kelurahan Karangayu Nuraeni, Asti; Hartini, Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 2 No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 02 Nomer 01 Tahun 2021
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.608 KB) | DOI: 10.33221/jpmim.v2i01.1093

Abstract

Lansia merupakan tahapan pertumbuhan dan perkembangan pada manusia yang dicirikan dengan mulai terjadinya kemunduran fisik, psikologis, dan sosialnya. Pemberdayaan kader dan tenaga kesehatan lain dalam pengelolaan lansia dengan PTM perlu dibekali ilmu dan ketrampilan yang cukup sehingga mampu berkontribusi terhadap pengelolaan PTM pada lansia. Hasil monitoring setiap bulan dari kader akan dilaporkan ke Puskesmas yang nantinya akan dievaluasi setiap tahap kegiatannya. Pelatihan kader dilakukan selama 2 hari dilaksanakan pada hari Rabu 26 Juni 2019 tempat dibalai pertemua Kelurahan Karangayu. Kader kesehatan yang datang ada 27 orang ditambah dari pihak Kelurahan ada 2 orang jadi total yang ikut ada 29 orang. Kegiatan dimulai dari jam 08.00 dengan pre test terkait materi yang ada dari hasil pre test pengetahuan kader kesehatan tekait Posbindu PTM adalah 45%, jadi sebagian besar kader kesehatan tidak mengetahui tentang Posbindu PTM. Pada akhir kegiatan pelatihan Posbindu PTM tentang cara pencegahan rsisiko jatuh lansia dan pemberian latihan keseimbangan fisik hasil post test yang dilakukan pengetahuan kader kesehatan meningkat 35% dari pengetahuan yang sebelumnya 45% setelah dilakukan kegiatan pelatihan tersebut meningkat sebanyak 85%. Kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin dan periodik pasa kegiatan Posbindu PTM. Posbindu PTM merupakan salah satu bentuk kegiatan yang diberikan oleh kader kesehatan sebagai salah satu uapaya promotif dalam upaya meningkatkan kualitas hidup lansia. Kegiatan Posbindu PTM dan kegiatan Posbindu yang dilakukan nantinya bisa semua untuk seluruh RW di Kelurahan Karangayu.
Promosi Kesehatan Anemia Pada Kehamilan Di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru Tahun 2021 Afritayeni, Afritayeni; Bulolo, Diwil Sartika; Mewida, Mewida; Kholiza, Siti; Izam, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 2 No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 02 Nomer 02 Tahun 2021
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.122 KB) | DOI: 10.33221/jpmim.v2i02.1311

Abstract

Pembangunan keluarga dilakukan dalam upaya untuk mewujudkan keluarga berkualitas. Ibu merupakan salah satu kelompok rentan didalam keluarga, sehingga penilaian terhadap status kesehatan dan kinerja upaya kesehatan ibu penting untuk dilakukan didalam keluarga. AKI merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu. Penyebab AKI terbanyak pada tahun 2019 adalah perdarahan. Salah satu penyebab perdarahan adalah anemia pada saat kehamilan. Pemberian tablet Fe di Provinsi Riau mengalami penurunan sebesar 14,2 %, tahun 2018 mencapai 79,3%, dan tahun 2019 menurun menjadi 65,1 %. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang anemia dalam kehamilan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah promosi kesehatan dalam bentuk penyuluhan. Sasaran dalam penyuluhan adalah 14 orang ibu hamil. Hasil kegiatan didapatkan bahwa 92,85% ibu hamil telah memahami anemia dalam kehamilan dan memiliki sikap ke arah yang positif dalam upaya pencegahan anemia dalam kehamilan setelah dilakukan penyuluhan.
Sayang Ibu dan Bayi dengan Birthing Planning melalui Teknik Hypnobirthing (Fundamental Hypnobirthing) Sumanti, Nurwita Trisna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 2 No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 02 Nomer 02 Tahun 2021
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.085 KB) | DOI: 10.33221/jpmim.v2i02.1324

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertema sayang ibu dan bayi dengan birthing planning melalui teknik hypnobirthing berbasis evidace based dengan judul Fundamental Hypnobirthing. Hypnobirthing seolah menjadi trend dan gaya hidup serta kebutuhan tiap ibu yang sedang hamil dan hendak mempersiapkan persalinan. Masyarakat saat ini mencari praktisi hypnobirthing dengan harapan untuk membantu mereka mengurangi rasa takut menjelang persalinan dan saat melahirkan nanti, karena hypnobirthing memang telah terbukti mampu menghadirkan rasa nyaman saat proses persalinan. Pengetahuan hypnobirthing untuk tenaga kesehatan khususnya sangat penting karena peminat hypnobirthing ini dari kalangan masyarakat sanagat tinggi dan sudah mengetahui manfaat metode hypnobirthing ini. Ter-selenggaranya webinar ini sesuai sasaran yaitu sebanyak 2.700 peserta meliputi tenaga kesehatan khususnya bidan dan perawat 66,37%, dosen 3,26%, mahasiswa 27,82%, tenaga akademisi 2,22%, ibu hamil dan masyarakat umum 0,33% dapat mewakili ilmu hypnobirthing yang berkembang dimasyarakat dan dapat di aplikasikan secara mandiri maupun berkelompok. Metode yang dilakukan adalah dengan teknik ceramah, diskusi dan tanya jawab secara online melalui zoom dan youtobe. Setelah mengikuti webinar ini peserta mendapatkan update ilmu yang dapat diaplikasikan, e-materi, e-sertifikat. Masyarakat saat ini mencari praktisi hypnobirthing dengan harapan untuk membantu mereka mengurangi rasa takut saat kehamilan sampai menjelang persalinan dan saat melahir-kan nanti, karena hypnobirthing memang telah terbukti mampu menghadirkan rasa nyaman, tenang dan damai.
Optimalisasi Imunitas Bayi Dengan Terapi Pijat Jayatmi, Irma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 2 No 03 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 02 Nomer 03 Tahun 2021
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.274 KB) | DOI: 10.33221/jpmim.v2i03.1327

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dalam bentuk Webinar Kesehatan yang bertema “Optimalisasi Imunitas Bayi dengan Terapi Pijat” dengan subtema mengoptimalkan pijat bayi dalam meningkatkan imunitas bayi, keikutsertaan peran ibu dalam meningkatkan imunitas bayi melalui pijat bayi dan mengenal bagaimana cara pijat bayi untuk meningkat daya tahan tubuh bayi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini penting dilaksanakan untuk memberikan edukasi dan ketrampilan pada ibu bayi/balita sehingga dapat melakukan pijat bayi ini secara mandiri dan teratur untuk meningkatkan daya tahan tubuh bayi balita pada masa pandemi Covid-19. Terselenggaranya webinar ini sesuai sasaran yaitu sebanyak 2.650 peserta meliputi tenaga kesehatan khususnya bidan dan perawat 66,87%, dosen 2,94%, mahasiswa 27,96%, tenaga akademisi 0,34%, dan masyarakat umum 1,89% dapat mewakili ilmu pijat bayi yang berkembang dimasyarakat dan dapat di aplikasikan secara mandiri. Metode yang dilakukan adalah dengan teknik ceramah, diskusi dan tanya jawab secara online melalui zoom dan youtobe. Setelah mengikuti webinar ini peserta mendapatkan update ilmu yang dapat dipalikasikan, e-materi, e-sertifikat. Webinar ini diharapkan dapat menambah ilmu dan sebagai media pembelajaran bagi para ibu dan tenaga kesehatan khususnya bidan untuk meningkatkan imunitas bayi dengan mengaplikasikan pijat bayi.
Edukasi Kesehatan Covid-19 Untuk Meningkatkan Kewaspadaan Ibu Yang Mempunyai Anak Stunting Mulyana, Hilman; Mutiudin, Ade Iwan; Hidayatulloh, Ana Ikhsan; Lutfi, Baharudin; Mulyana, Asep; Dewi, Heni Aguspita; Rahmawati, Ai
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 2 No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 02 Nomer 02 Tahun 2021
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.58 KB) | DOI: 10.33221/jpmim.v2i02.1341

Abstract

Pandemi Covid-19 dapat berdampak pada peningkatan jumlah kasus Stunting dan kurangnya kepedulian ibu terhadap protokol kesehatan. Perlu di waspadai bahwa virus covid-19 dapat menyerang siapa saja dan kapan saja dengan mudah. Oleh karena itu salah satu upaya yang bisa dilakukan dengan mudah untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus Covid-19 pada anak Stunting yaitu dengan pemerian edukasi covid-19. Tujuan penelitian untuk meningkatkan kewaspadaan ibu mengenai covid-19. Metode: Edukasi diberikan kepada 20 orang ibu, selama 3 minggu melalui dua metode, yaitu: secara langsung (ceramah, demonstrasi dan diskusi) dan berbasis online (whatsapp group, pesan secara berkala baik dalam bentuk teks, gambar, ataupun video). Hasil edukasi menunjukan bahwa kewaspadaan ibu mengalami peningkatan dari sebelum dan setelah dilakukan edukasi, Z hitung sebesar -4,146 dan p-value sebesar 0,000. Ibu diharapkan mampu menerapkan hasil upaya edukasi dalam aktivitasnya sehari-hari, sehingga dampak terinfeksi Covid-19 tehadap anak Stunting tidak terjadi.
Edukasi Penatalaksanaan Disminore Primer Pada Remaja Hanifa, Fanni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 2 No 03 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 02 Nomer 03 Tahun 2021
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.384 KB) | DOI: 10.33221/jpmim.v2i03.1443

Abstract

Peran tenaga kesehatan sangat penting dalam hal ini, karena dapat menjadi educator yang memberikan informasi kepada para remaja untuk menangani keluhan yang terjadi saat menstruasi. Dismenore atau nyeri haid merupakan suatu keadaan yang sering dialami oleh perempuan saat menstruasi atau bahkan sebelum menstruasi. Dismenore merupakan suatu fenomena simptomatik yang meliputi nyeri abdomen, kram, hingga sakit punggung, tak jarang perempuan dapat mengalami sakit saat menstruasi hingga tidak dapat beraktifitas. Penaganan non farmakologis menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa sakit saat menstruasi. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan edukasi secara online melalui zoom meeting dengan hasil didpatkan sebagian besar tingkat pengetahuan responden meningkat setelah diberikan edukasi. Tingkat pengetahuan yang baik meningkat dari 23% menjadi 80%, tingkat pengetahuan cukup berkurang dari 34% menjadi 20% dan tingkat pengetahuan kurang menurun dari 43% menjadi 0%.

Filter by Year

2020 2024