Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju (JPMIM)
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju (JPMIM) adalah jurnal yang mencakup kajian pengembangan dan penerapan IPTEKS, maka jurnal ini ditujukan untuk mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat antara lain: Pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Kesehatan, gizi, penyakit tropis, dan obat-obatan herbal, Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial
Articles
75 Documents
Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Pemilahan Sampah Pada Anak Usia Sekolah Melalui Metode Simulasi
Lestari, Nur Eni;
Purnama, Agus;
Safitri, Aisyah;
Koto, Yeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 1 No 02 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 01 Nomer 02 Tahun 2020
Publisher : Stikim Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (338.953 KB)
|
DOI: 10.33221/jpmim.v1i02.668
Pemilahan sampah merupakan hal penting, terutama dilakukan langsung dari sumbernya. Namun banyak anak usia sekolah yang belum memahami pemilahan sampah secara tepat. Salah satu hal yang dapat dilakukan yaitu memberikan pendidikan kesehatan melalui metode simulasi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu implementasi pemilahan sampah melalui metode simulasi pada anak usia sekolah di SD Desa Putera. Metode yang dilakukan yaitu dengan langkah melakukan peninjauan ke lokasi SD Desa Putera, melakukan observasi pemilahan sampah sebelum dilakukan simulasi dengan membagi siswa kedalam 12 kelompok yang difasilitasi oleh masing-masing satu observer setiap kelas, melakukan pendidikan kesehatan pemilahan sampah melalui simulasi, melakukan observasi pemilahan sampah setelah dilakukan simulasi dengan membagi siswa kedalam 12 kelompok yang difasilitasi oleh masing-masing satu observer setiap kelas, dan melakukan analisis data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan kepada kelas 1 sampai 6 sejumlah 458 siswa. Hasil menggambarkan mayoritas sebelum dilakukan simulasi pemilahan sampah yaitu pengetahuan kurang sejumlah 38,4% dan sikap kurang sejumlah 74,6%. Sedangkan mayoritas setelah dilakukan simulasi pemilahan sampah yaitu pengetahuan baik sejumlah 69,7% dan sikap baik sejumlah 88,9%. Pengabdian kepada masyarakat dengan pemberian pendidikan kesehatan melalui metode simulasi harus terus dilakukan secara berkesinambungan agar meningkatkan kesehatan baik kesehatan lingkungan sekolah maupun kesehatan siswa itu sendiri
Pengembangan Pelaku Umkm Mujair Asap Dusun Pelataran Desa Penatarsewu Kec. Tanggulangin Kab. Sidoarjo Jawa Timur
Hudi, Lukman;
Saidi, Ida Agustini;
Jakaria, Ribangun Bamban;
Kusumawardani, Paramitha Amelia;
As’at Rizal, As’at Rizal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 2 No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 02 Nomer 02 Tahun 2021
Publisher : UIMA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (784.239 KB)
|
DOI: 10.33221/jpmim.v2i02.672
Mujair asap merupakan hasil produk olahan dan semakin berkembang di Sidoarjo, dan salah satu lokasi penghasil mujair asap adalah desa penatar sewu yang merupakan desa binaan pertamina sebagai kampung asap. Salah satu pelaku usaha mujair asap adalah UMKM Kami Usaha, yang terletak di dusun Pelataran desa Penatarsewu. Permasalahan yang dihadapi oleh Mitra adalah adanya keterbatasan jangkauan wilayah pe-masaran produk olahan ikan asap yang dihasilkan, perlakuan pasca produksi ikan mujairr asap, produk Ikan Mujair Asap yang tidak dapat bertahan lama, belum adanya diversifikasi produk olahan dan mahalnya ikan mujair segar sebagai bahan baku. Dari lima permasalahan yang ada maka pengusul sepakat untuk memberikan penawaran solusi yaitu: melakukan Pelatihan manajemen kualitas produk, perilaku pengelolaan makan sehat dan diversivikasi produk olahan, Melakukan pelatihan pengemasan produk olahan berupa Mujair asap dengan baik sehingga produk tidak mudah rusak dan tahan lama, Memberikan bantuan alat Sealer Vacuum Cleaner untuk pengemasan produk. Dengan adanya solusi yang telah diimplementasikan diharapkan mening-katkan pendapatan mitra selaku pelaku UMKM Mujair Asap yang ada di dusun Pelataran desa Penatar sewu khususnya dan pelaku usaha mujair asap umumnya yang ada di Sidoarjo.
Pelatihan Senam Kaki Pada Penyandang Diabetes Melitus dalam Upaya Penurunan Kadar Glukosa Darah dan Pencegahan Komplikasi Diabetes Pada Kaki (Diabetes Foot)
septimar, zahrah maulidia;
Sari, Dewi Nurpuspita;
Iko, Desy Auliani;
Mutia, Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 1 No 03 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 01 Nomer 03 Tahun 2020
Publisher : Stikim Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (329.088 KB)
|
DOI: 10.33221/jpmim.v1i03.805
Abstrak Senam kaki merupakan latihan yang dilakukan bagi penderita Diabetes Melittus (DM) atau bukan penderita untuk mencegah terjadinya luka dan membantu melancarkan peredaran darah bagian kaki.Perawat sebagai salah satu tim kesehatan, selain berperan dalam memberikan edukasi kesehatan juga dapat berperan dalam membimbing penderita DM untuk melakukan senam kaki sampai dengan penderita dapat melakukan senam kaki secara mandiri. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan judul ”Pelatihan Senam Kaki Pada Penderita Diabetes Mellitus Dalam Upaya Pencegahan Komplikasi Diabetes Pada Kaki (Diabetes Foot)” telah dilaksanakan.di Perumahan Bumi Indah Pasar Kemis Tangerang Banten. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan dan pelatihan yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat serta masyarakat dapat melakukan demonstrasi senam kaki. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa seluruh peserta (100%) memahami tentang diabetes melitus , tujuan dilakukannya senam kaki, mengetahui manfaat senam kaki, mengetahui indikasi dan kontraindikasi senam kaki dan antusias, perhatian serta aktif selama kegiatan pelatihan senam kaki.
Edukasi Tentang Diabetes Melitus dalam Mempersiapkan Hidup Berkualitas di Masa Usia Lanjut Melalui Kulwap (Kuliah Whatsapp)
Febrianti, Thresya;
Sabilla, Mizna;
Ariasih, RR Arum;
Mustakim, Mustakim;
Efendi, Rusman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 1 No 03 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 01 Nomer 03 Tahun 2020
Publisher : Stikim Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (288.97 KB)
|
DOI: 10.33221/jpmim.v1i03.819
Prevalensi diabetes di Indonesia merupakan peringkat ke-7 di Dunia. Salah satu faktor risiko kejadian diabates adalah rendahnya pengetahuan terkait diabaetes, sehingga perlu dilakukan pendidikan kesehatan dengan menggunakwan media informasi yang mudah dan menarik salah satunya menggunakan Whatsapp. Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan edukasi terkait faktor risiko diabates, dan upaya pencegahan diabetes. Metode yang digunakan pada kegiatan ini dengan menggunakan media informasi melalui whatsapp. Pemateri memberikan informasi kepada peserta dalam bentuk gambar dan tulisan, kemudian setelah pemaparan materi dilakukan diskusi dengan peserta. Peserta dalam kegiatan ini adalah suatu komunitas yang bernama CDC bertempat di Kelurahan Cinangka, Sawangan, Depok. Kegiatan dilakukan dengan memberikan materi tentang diabetes melalui Kuliah Whatsapp (Kulwap). Hasil analisis menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan Kulwap. Pemberian pendidikan kesehatan melalui media sosial seperti whatsappperlu terus dilakukan karena dapat meningkatkanderajat kesehatan masyarakat, selain itu juga dapat dilakukan dengan mudah dan tidak perlu mengumpulkan orang banyak terutama dalam masa pandemi sekarang ini.
Peningkatan Pengetahuan dan Deteksi Dini Anak Stunting pada ibu di desa Mekarsari
Sukardin, Sukardin;
Nasirin, Chairun;
Sumartyawati, Ni Made
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 1 No 03 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 01 Nomer 03 Tahun 2020
Publisher : Stikim Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (320.228 KB)
|
DOI: 10.33221/jpmim.v1i03.848
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Anak yang menderita stunting akan lebih rentan terhadap penyakit dan ketika dewasa berisiko untuk mengidap penyakit degeneratif. Dampak stunting tidak hanya pada segi kesehatan tetapi juga mempengaruhi tingkat kecerdasan anak. Deteksi dini stunting perlu dilakukan untuk menentukan tindakan selanjutnya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu tentang deteksi dini stunting. Metode yang dilakukan adalah melalui Pendidikan Kesehatan dan diskusi dengan bantuan media leaflet dan LCD proyektor. Selama proses pendidikan kesehatan peserta sangat aktif dalam mengikuti kegiatan ini. Berdasarkan kuesioner yang diberikan kepada peserta sebelum dan sesudah penyuluhan, pemahaman peserta tentang deteksi dini stunting mengalami rerata peningkatan dari sebagian besar berpengetahuan cukup 65% menjadi berpengetahuan baik sebesar 87 %. Pendidikan kesehatan penting dilakukan secara terus menerus dengan metode yang tepat agar masyarakat dapat mengetahui secara dini status kesehatan anak.
Promosi Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial Pada Masyarakat di Wilayah Propinsi Nusa Tengga Barat
Sumartyawati, Ni Made;
Santosa, I Made Eka;
Sukardin, Sukardin;
Marvia, Eva
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 1 No 03 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 01 Nomer 03 Tahun 2020
Publisher : Stikim Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (329.261 KB)
|
DOI: 10.33221/jpmim.v1i03.849
Pandemi COVID-19 merupakan bencana non alam yang dapat memberikan dampak pada kondisi kesehatan jiwa dan psikososial setiap orang. Sampai dengan tanggal 25 Maret 2020, dilaporkan total kasus konfirmasi COVID-19 sejumlah 414.179 dengan 18.440 kematian (CFR 4,4%) yang dilaporkan di 192 negara/wilayah. Di antara kasus tersebut, sudah ada beberapa petugas kesehatan yang dilaporkan terinfeksi COVID-19. Pada tanggal 12 April 2020, Indonesia melaporkan kasus konfirmasi COVID-19 sebanyak 4.241 kasus. Menurut WHO (2020), munculnya pandemi menimbulkan stres pada berbagai lapisam masyarakat. Mengingat adanya risiko peningkatan masalah kesehatan jiwa dan gangguan kejiwaan akibat COVID-19 di masyarakat, maka perlu dilakukannya pencegahan dan peningkatan kesehatan jiwa di masyarakat. Promosi kesehatan merupakan cara yang paling efektif dilakukan, terutama menggunakan metode daring (dalam jaringan). Metode online (dalam jaringan) merupakan sarana yang paling tepat digunakan di era pandemi. Nusa Tengga Barat merupakan salah satu propinsi terbanyak dan pernah berada pada posisi sepuluh besar dari seluruh propinsi yang ada di Indonesia terhadap laporan terkonfirmasi COVID-19. Oleh karena itu promosi dukungan kesehatan jiwa dan psikososial pada masyarakat Nusa tenggara Barat sangat diperlukan. Kegiatan dukungan kesehatan jiwa dan psikososial pada masyarakat ini dikemas dalam bentuk pelatihan dengan pesertanya adalah relawan yang berasal dari kalangan mahasiswa keperawatan. Pelatihan dilaksanakan selama 3 jam dalam sehari selama 4 hari dan setiap hari pada akhir sesi relawan mendapatkan penugasan rekruitmen keluarga binaan.
Lawan Covid-19 dengan Pembuatan Hand Sanitizer dan Penguatan Cuci Tangan
Astuti, Yuli;
Fandizal, Muhammad;
Sani, Dhien Novita;
Safari, Uum;
Elviana, Neneng;
Riani, Nova;
Irsan, Irsan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 1 No 03 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 01 Nomer 03 Tahun 2020
Publisher : Stikim Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (398.515 KB)
|
DOI: 10.33221/jpmim.v1i03.868
Pandemi Covid-19 mempengaruhi semua lini kehidupan dan aktivitas masyarakat, untuk mencegah penyebaran Covid-19 dapat dilakukan dengan mencuci tangan dengan benar dan menyediakan Hand Sanitaizer yang murah untuk membunuh virus yang menempel di tangan. Tujuan pengabdian masyarakat ini agar masyarakat mengetahui dan menerapkan cara mencuci tangan dengan benar dan kelompok masyarakat dapat membuat Hand Sanitaizer sendiri sehingga harga lebih terjangkau. Mitra pengabdian masyarakat ini yaitu dasa wisma RT 03 dan 09 yang dilakukan melalu pendidikan, pelatihan dan difusi iptek. Setelah kegiatan diperoleh peningkatan pengetahuan peserta dari 51,8% menjadi 77,7% diakhir kegiatan. Terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan pengabdian masyarakat bimtek pembuatan Hand Sanitaizer dan cuci tangan menurut WHO (ρ 0,010 < 0,05). Hal ini membuktikan pentingnya penyuluhan kesehatan melalui pendidikan, pelatihan dan difusi iptek dalam peningkatan kewaspadaan melawan Covid-19.
Penyuluhan Kesehatan Mental Melalui Unit Kesehatan Sekolah (UKS)
Purnama, Agus;
safitri, Aisyah;
Kasih, Yuni;
Daerni, Yeni;
Tauran, Yeni;
Alfred, Alfred;
Renaldi, Renaldi;
Tiara, Tiara;
Masriyah, Masriyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 1 No 03 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 01 Nomer 03 Tahun 2020
Publisher : UIMA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (477.191 KB)
|
DOI: 10.33221/jpmim.v1i03.927
Peran profesi perawat dalam masyarakat merupakan unsur yang penting dalam mendukung peningkatan status kesehatan masyarakat melalui kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Kesehatan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan Pendidikan Kesehatan kepada Unit Kesehatan Sekolah tentang Kesehatan menyuluruh khususnya pada era pandemic Covid-19. Penyuluhan ini dilaksanakan Bersama sebesar orang mahasiswa program studi ners STIKIM yang bekerja sama dengan sekolah menengah Atas Bogor. Pendidikan Kesehatan ini dilakukan secara tatap muka dengan tetap memperhatikan protocol Kesehatan. Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat didapatkan adanya peningkatan dan kesadaran siswa terkait Kesehatan terutama terkait Kesehatan secara psikologi dikarenakan efek dari pandemic Covid-19.
Donasi Masker Untuk Kesehatan Masyarakat Dalam Pencegahan Penularan Covid-19
Hasanuddin, Indirwan;
Fadli, Fadli;
Sulaeman, Sulaeman;
Purnama, Jumiarsih;
Sastria, Andi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 2 No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 02 Nomer 01 Tahun 2021
Publisher : UIMA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (275.145 KB)
|
DOI: 10.33221/jpmim.v2i01.971
Coronavirus disease 2019 atau Covid-19 merupakan penyakit infeksi pernapasan akut yang disebabkan oleh coronavirus strain severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2 yang pertama kali diidentifikasi pada akhir 2019 di kota Wuhan, Provinsi Hubei Cina. Kasus Covid-19 yang meningkat di Provinsi Sulawesi Selatan khususnya di Kabupaten Sidenreng Rappang maka solusi permasalahan yang dapat ditawarkan adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait Covid-19 dan pencegahan penularannya melalui kegiatan pembagian masker. Untuk meningkatkan perilaku sehat masyarakat untuk mencegah penularan covid-19, salah satunya dengan menggunakan masker. Hasil pengabdian masyarakat mendapatkan respon yang positif karena sangat bermanfaat di saat pandemi covid-19 pembagian masker kepada warga sekitar. Masker diupayakan langsung dipakai saat berada di luar rumah.
Pencegahan Keracunan Pestisida pada Ibu Hamil Di Daerah Pertanian Hortikultura
Yushananta, Prayudhy;
Sariyanto, Iwan;
Anggraini, Yetti;
Ahyanti, Mei;
Sujito, Enro;
Murwanto, Bambang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 2 No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 02 Nomer 01 Tahun 2021
Publisher : UIMA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (921.952 KB)
|
DOI: 10.33221/jpmim.v2i01.1003
Keracunan menjadi risiko kesehatan pada petani hortikultura yang menggunakan pestisida secara terus-menerus selama musim tanam. Salah satu dampak kronis keracunan pestisida adalah anemia. Pada kehamilan, anemia akan mempengaruhi perkembangan janin, sehingga lahir BBLR dan pendek (stunting). Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang risiko paparan pestisida, serta penanganan pestisida yang aman. Sasaran pengabdian adalah ibu hamil yang bekerja pada pertanian hortikultura di wilayah kerja Puskesmas Liwa. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam empat tahap, yaitu persiapan, pemeriksaan kesehatan, penyuluhan, dan evaluasi. Hasil pemeriksaan kesehatan mendapatkan 30% peserta mengalami keracunan pestisida, dan 16% anemia. Peningkatan pengetahuan ditunjukkan oleh mayoritas peserta, ditandai dari hasil evaluasi pembelajaran. Dilakukan pembagian buku saku tentang penangan dan risiko pestisida untuk menjamin keberlanjutan pembelajaran. Perlu keberlanjutan kegiatan pengabdian dengan melibatkan pengabdi dan mitra yang lebih luas, terutama di luar bidang kesehatan.