cover
Contact Name
Gary Raya Prima
Contact Email
garyrayaprima@unsil.ac.id
Phone
+6281383733569
Journal Mail Official
akselerasi@unsil.ac.id
Editorial Address
Jl. Siliwangi no. 24, Kahuripan, Tawang, Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Akselerasi Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : -     EISSN : 27157296     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Ilmu teknik sipil yang meliputi: bidang ilmu struktur, manajemen transportasi (pelabuhan, jalan, dan jembatan), pengembangan sumber daya air (PSDA), geoteknik, dan manajemen konstruksi/manajemen proyek.
Articles 113 Documents
Pengaruh Aktivitas Karyawan PT. Panarub Terhadap Kinerja Jalan (Studi Kasus: Jalan Moh Toha Kota Tangerang) Nina Herlina; Gary Raya Prima; Adi Nurjaya
Akselerasi Vol 1, No 2 (2020): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v1i2.1499

Abstract

Abstrak            Jalan Moh Toha merupakan jalan arteri primer di Kota Tangerang yang mempunyai peranan penting bagi masyakarat Kota Tangerang dalam mendukung perkembangan wilayah dan perekonomian. Aktivitas dari hambatan samping yang sangat tinggi pada ruas jalan Moh Toha mempengaruhi kinerja pada ruas jalan tesebut.Analisa pada arus lalu lintas, hambatan samping, kapasitas dan kinerja jalan dilakukan berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997. Dalam penelitian ini pengumpulan data di bagi menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder. Program yang digunakan untuk mendapatkan solusi dari masalah lalu lintas yang ada pada ruas jalan Moh Toha dengan menggunakan aplikasi PTV Vissim 11.00-10 versi student.Dari hasil penelitian diperoleh volume kendaraan tertinggi di hari senin 26 agustus 2019 pada pagi hari yaitu jam 07.30 – 08.30 sebesar 2223,1 smp/jam dengan nilai kapasitas jalan tersebut sebesar 2457 smp/jam sehingga diperoleh nilai derajat kejenuhan sebesar 0,9048, hasil dari derajat kejenuhan tersebut menunjukan jalan Moh Toha  dengan kategori tingkat pelayannya adalah E. beberapa solusi yang dibuat dalam pemodelan  PTV Vissim  diantaranya yaitu dengan memasangkan road barrier pada median jalan, merelokasikan pedagang kaki lima, dan membuat pelebaran jalan sepanjang 70 meter dengan lebar 3 meter. Dari solusi yang dibuat pada pemodelan di PTV Vissim kinerja pada ruas jalan tersebut menghasilkan perubahan, yang semula tingkat pelayanannya E berubah menjadi C. Kata Kunci :  Hambatan Samping, Jalan, MKJI 1997, PTV Vissim, Transportasi.
ANALISIS KUALITAS AIR DAERAH IRIGASI RAWA SELAKAU KOMPLEKS KECAMATAN SELAKAU KABUPATEN SAMBAS Syarifah Melly Maulina; Arif Parabi; Ika Muthya Anggraini
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v3i2.4581

Abstract

Daerah Irigasi Rawa Selakau Kompleks yang terletak di Kabupaten Sambas mempunyai luas sebesar 5.904,8 Ha yang terdiri dari luas baku DIR Selakau A sebesar 2.298 Ha dan luas baku DIR Selakau A sebesar 3.606,8 Ha. Saat ini petani maupun pemerintah daerah Kabupaten Sambas belum mengetahui apakah air derah irigasi Selakau Kompleks masih sesuai atau tidak untuk irigasi. Untuk menjawab kekhawatiran terhadap kualitas air irigasi yang digunakan maka perlu dilakukan penelitian kualitas air irigasi di Daerah Irigasi Selakau Kompleks. Pengambilan data untuk penelitian ini terdiri dari dua bagian, yaitu pengambilan sample air dilapangan dan uji kualitas air di laboratorium. Dari hasil pemeriksaan kualitas air permukaan di atas, dapat dilihat bahwa sebagian besar parameter pencemaran air di lokasi studi masih berada dibawah baku mutu lingkungan kategori Air Kelas II berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 22 Tahun 2021, Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lampiran VI-Baku Mutu Air Nasional). Kata Kunci: irigasi; kualitas air; selakau kompleks
Analisis Kinerja Simpang Bersinyal (Studi Kasus Simpang Mitra Batik Kota Tasikmalaya) R. Wildan Adri P; Nina Herlina; Asep Kurnia Hidayat
Akselerasi Vol 1, No 1 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v1i1.829

Abstract

Simpang Mitra Batik terdiri dari Jalan Mitra Batik, Jalan Cinehel, dan Jalan R.E.Martadinata. Simpang tersebut merupakan simpang bersinyal dengan volume lalu lintas padat yang ada di Kota Tasikmalaya. Permasalahan yang sering timbul pada saat jam puncak di simpang Mitra Batik ini adalah adanya tundaan dan antrian yang cukup panjang dari Jalan Cinehel.Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui kondisi lalu lintas simpang Mitra Batik berdasarkan volume lalu lintas eksisting, menganalisa kinerja simpang bersinyal di simpang Mitra Batik dengan menggunakan metode MKJI 1997, mengevaluasi kinerja simpang bersinyal saat ini untuk menetapkan rekomendasi terbaik untuk memperbaiki kinerja lalu lintas di simpang Mitra Batik. Pengambilan data dilakukan selama 4 minggu, setiap minggunya dilakukan selama 4 hari. Dalam 1 hari diambil pada jam sibuk, yaitu pagi hari pada pukul 06.30-07.30 WIB, dan sore hari pada pukul 15.30-16.30 WIB. Penghitungan dilakukan per 15 menit dalam satu jam.Hasil penelitian menunjukan bahwa volume lalu lintas maksimum  kondisi eksisting simpang Mitra Batik sebesar 1032,1 smp/jam di arah barat, 485,2 smp/jam di arah utara ,861,5 smp/jam di arah timur, dan 712,1 smp/jam di arah selatan. Derajat kejenuhan simpang Mitra Batik untuk arah barat 0,87, untuk arah utara 0,65, untuk arah timur 0,87, dan untuk arah selatan  0,82. Dengan antrian 24,9 smp di arah barat dengan antrian sepanjang 174 m, 13,5 smp di arah utara dengan antrian sepanjang  95 m, 22,3 smp di arah timur dengan antrian sepanjang  156 m, dan 13,7 smp untuk di selatan dengan antrian sepanjang 96 m. Kata Kunci : Derajat Kejenuhan, Kapasitas, Panjang Antrian, Tundaan, Volume Lalu lintas. 
ANALISIS FREKUENSI REGIONAL UNTUK DATA HUJAN HARIAN MAKSIMUM MENGGUNAKAN METODE L-MOMEN Ginting, Segel
Akselerasi Vol 3, No 1 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPrediksi curah hujan dengan peluang kejadian tertentu adalah merupakan salah satu faktor dalam melakukan perencanaan bangunan hidraulik, dataran banjir, pengelolaan DAS, dan lainnya. Memperkirakan nilai curah hujan dengan peluang kejadian tertentu secara akurat akan meningkatkan keamanan bangunan yang direncanakan. Perkiraan nilai curah hujan untuk peluang kejadian tertentu dilakukan dengan analisis frekuensi regional menggunakan L momen dan cluster analysis. Data hujan harian maksimum di lokasi kajian dibagi menjadi 3 cluster yang memiliki karakteristik data statistik yang serupa berdasarkan nilai rata-rata hujan maksimum tahunan dan koefisien variasi data. Berdasarkan dari 3 kelompok tersebut, selanjutnya dilakukan analisis keheterogenitasan wilayah untuk menguji homogenitas kelompok data. Pengujian ini membandingkan karateritik data statistik L momen dengan hasil monte carlo simulation dan menunjukkan hasil bahwa ketiga kelompok data tersebut homogen sehingga dapat menggunakan flood index masing-masing pos untuk memprediksi curah hujan rencana periode ulang tertentu dengan mengkalikan dengan growth factor. Nilai dari growth factor diperoleh dari dari masing-masing kelompok yang mewakili seluruh pos dalam kelompok tersebut dan prediksi hujan periode ulang 2 sampai dengan 1000 tahun dilakukan berdasarkan distribusi GEV untuk seluruh pos hujan yang dianalisis. Kata kunci: Regional frequency analysis, L-momen, cluster analysis,
EVALUASI KONDISI DAN PERHITUNGAN UMURS SISA JEMBATAN TELUK DALAM KEPUALAUAN RIAU BERDASARKAN METODE BRIDGE MANAGEMENT SYSTEM 1992 Fatharani, M Fahri
Akselerasi Vol 2, No 1 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Kepulauan Riau merupakan salah satu provinsi di Pulau Sumatera yang berada di bawah kewenangan Balai Pelaksana Jalan Nasional IV Jambi. Jumlah jembatan pada ruas jalan nasional yang dimilik oleh Provinsi Kepulauan Riau adalah sebanyak 53 unit dengan total panjang jembatan 4.008,1 meter. Kondisi jembatan di Provinsi Kepulauan Riau pada data Buku Informasi Statistik Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun 2015 mengalami banyak kerusakan ringan dengan persentase total sebanyak 37,74%.  Sangat penting untuk menjaga jembatan dengan tepat. Dengan demikian Bridge Management System. Penelitian ini dilakukan pada jembatan Teluk Dalam di Pulau Bintan pada ruas jalan Kangka-Sialang. Evaluasi dilakukan berdasarkan BMS 1992 untuk mengetahui nilai kondisi dan umur sisa jembatan. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan terhadap Jembatan Teluk Dalam didapatkan Nilai Kondisi (NK) sebesar 3 yang berarti rusak. Umur sisa yang dimiliki jembatan ini adalah 8,722 tahun.Kata Kunci: Bridge Management System, Umur Sisa, Teluk Dalam
ANALISA STRUKTUR DERMAGA CARGO DENGAN KAPASITAS KAPAL 50.000 GT (Studi Kasus: Pelabuhan Kolaka Sulawesi Tenggara) Edwar Hafudiansyah; Gary Raya Prima
Akselerasi Vol 2, No 1 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v2i1.2042

Abstract

Transportasi laut sebagai sarana transportasi utama yang dikembangkan untuk menunjang aktifitas pemerataan ekonomi melalui persebaran barang. Pengembangan fasilitas transportasi laut seperti pelabuhan wajib dilakukan guna mendukung kegiatan bongkar dan muat barang. Oleh karena itu, diperlukan dermaga cargo sebagai fasilitas bongkar muat barang dari dan menuju pelabuhan yang aman dan nyaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung kekuatan struktur dermaga cargo dengan rencana kapasitas kapal 50.000 GT di Pelabuhan Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara. Analisa strtuktur dilakukan dengan analisa kapasitas tiang dan Analisa joint displacement. Perhitungan kekuatan elemen tiang pancang pada dermaga dianalisis menggunakan program SAP 2000. Untuk tanah yang dimodelkan sebagai tumpuan elastis, kemampuan untuk mendukung beban, tergantung dari besarnya modulus of subgrade reaction dari tanah. Pemodelan tiang yang tertanam dimodelkan dengan gaya spring nonlinier. Hasil analisis dengan analisa kapasitas tiang pancang dengan dimensi 914,4 mm dengan tebal 19 mm menghasilkan rasio kapasitas 0,36. Hasil Analisa joint displacement pada kondisi layan atau operasional sebesar 38,31 mm dan pada kondisi gempa sebesar 16,41 mm. Kata Kunci : dermaga cargo,  joint displacement, kapasitas tiang, transportasi laut, tumpuan elastis.
PENAMBAHAN ABU AMPAS TEBU DAN SERAT SABUT KELAPA TERHADAP ASPAL PORUS Dedy Maryunus Gea; Tommy Iduwin
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v3i2.4594

Abstract

Aspal Porus merupakan aspal yang memiliki porositas yang tinggi dengan tujuanaspal mampu mengalirkan air secara horizontal, maupun vertikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik campuran aspal pours terhadap penambahan filler abu ampas tebu (AAT) dan pajang serat sabut kelapa. Syarat- syarat kareteristik dan metode pengujian aspal porus,berdasarkan spesifikasi Australian Asphalt Pavement Association (AAPA). Penentuan kadar aspal optimum (KAO) bedasarkan AAPA dan diperoleh menggunkan parameter yaitu; Catanbro Loss (CL), Void In Mix (VIM), dan Asphalt Flow Down (AFD) dengan menggunakan variasi kadar aspal 4%, 4.5%, 5%, 5.5%, 6% dengan syarat hasil KAO bekisar antar 4-6%. Bedarsarkan hasil penelitian diperoleh nilai KAO sebesar 5%, kemudian dibuat benda uji berdasarkan nilai KAO dengan penambahan filler AAT dengan variasi 0%, 3%, 5%, 7%, 9% dan serat sabut kelapa dengan kadar 2% dan panjang 2cm. Dari pengujian menggunkan bahan tambah, diperoleh hasil dengan nilai Vim menurun dan Nilai MQ meningkat serta nilai stabilitas semakin meningkat dengan nilai tertinggi pada kadar AAT 9 %688.17 Kg dengan nilai flow mengalami penurunan 11% dengan nilai 3.17 mm.Kata Kunci : Aspal Porus, Catanbro Loss (CL), Asphalt Flow Down (AFD)
Tinjauan Kekuatan Struktur Gedung Bank Jabar Banten Syariah Kantor Cabang Bogor Askia Esa Aulia; Empung Empung; Indra Mahdi
Akselerasi Vol 1, No 1 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v1i1.834

Abstract

Gedung Bank Jabar Banten Syariah Kantor Cabang Bogor adalah gedung yang memiliki 5 lantai dengan luas bangunan 489,375 . Gedung ini beralamatkan di Jalan raya padjajaran desa babakan kecamatan bogor utara. Tujuan pembangunan bank ini adalah menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan, pertumbungan ekonomi, dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat, sehingga diperlukan prasarana yang baik.Analisis perhitungan yang digunakan yaitu mengacu kepada SNI 2847-2013 tentang Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung. Elemen-elemen struktur yang dianalisa meliputi pelat, balok, kolom, core wall dan pondasi bored pile.Hasil analisis menghasilkan dimensi balok 350x700 mm dengan diameter tulangan 19mm. Dimensi kolom 650x650 mm dengan diameter tulangan 19mm. Tebal pelat 120mm dengan tulangan D10-150. Dimensi pile cap 2250x2250mm dengan tulangan D19-200. Dimensi core wall (2x2600x150mm)+(2100x150mm) dengan tulangan D10-150. Diameter bore pile 500mm dengan tulangan D19-100. Hasil analisa struktur gedung bank menunjukan bahwa kapasitas momen yang dimiliki lebih besar dari pada gaya-gaya luar yang bekerja. Kata kunci: Balanced,  Corewall, Over Reinforced, Under Reinforced 
MANAJEMEN RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG ASRAMA MAHASISWA UIN WALISONGO TAHUN 2021 Muhammad Afiq
Akselerasi Vol 3, No 1 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v3i1.3561

Abstract

Abstrak   Proyek pembangunan suatu gedung merupakan sebuah proyek dengan sumber daya tertentu dan batas waktu tertentu untuk mendapatkan hasil konstruksi. Proyek pembangunan Gedung Asrama Mahasiswa UIN Walisongo Tahun 2021 ini sudah direncanakan dengan sebaik-baiknya. Akan tetapi dalam pelaksanaannya pasti terdapat risiko-risiko. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi risiko pada pelaksanaan konstruksi proyek pembangunan gedung Asrama Mahasiswa UIN Walisongo Semarang serta bagaimana respon risikonya. Analisis risiko menggunakan evaluasi kuesioner dengan skala Likert. Responden yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling, yaitu para pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek konstruksi Asrama Mahasiswa UIN Walisongo Tahun 2021. Sumber data atau responden dari penelitian ini adalah pimpinan kontraktor PT. Chimarder 777, dan pimpinan konsultan pengawas manajemen konstruksi CV. Prambanan. Analisis penerimaan risiko  ditentukan berdasarkan nilai risiko yang diperoleh dari hasil perkalian antara kemungkinan dengan konsekuensi. Kesimpulannya, teridentifikasi 43 risiko selama pelaksanaan proyek konstruksi Asrama Mahasiswa UIN Walisongo Tahun 2021. Terdapat 37 risiko dominan, yang terdiri dari 5 risiko yang tidak dapat diterima dan 32 risiko yang tidak terduga yang berasal dari proyek. Untuk penanganannya, ada 10 tindakan penanganan pada risiko yang tidak dapat diterima, dan 41 tindakan penanganan pada risiko yang tidak terduga. Penanganan risiko dilakukan untuk meminimalkan risiko perjanjian kontrak karena perbedaan biaya, kualitas dan waktu, serta untuk menghindari sanksi-sanksi ataupun denda.Kata kunci: Manajemen risiko, identifikasi risiko, penanganan risiko.
MEMBANGUN APLIKASI PROGRAM OPTIMASI PENGELOLAAN AIR IRIGASI DENGAN VISUAL BASIC OF APLPLICATION (VBA) (STUDI KASUS PADA DAERAH IRIGASI BENDUNG MUHARA) Supyan Solihudin Hidayat; Asep Kurnia Hidayat; Pengki Irawan
Akselerasi Vol 2, No 2 (2021): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v2i2.2763

Abstract

AbstrakPengembangan program aplikasi optimasi pengelolaan air irigasi merupakan hal baru dalam dunia teknik sipil khusunya irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem aplikasi optimasi pengelolaan air irgasi yang kemudian diberi nama OBLinP-APS v.01 dan menganalisis hasil dari aplikasi OBLinP-APS v.01. Metode optimasi yang digunakan dalam studi ini berbasis program linier yang dikombinasikan dengan teknik simulasi. Model optimasi dibentuk dengan cara mengombinasikan kelakuan sistem dengan tujuan sistem, selanjutnya dipilih algoritma yang cocok untuk diterapkan ke dalam model optimasi tersebut. Sedangkan untuk rancangan aplikasi pada studi ini menggunakan VBA (Visual Basic for Application) yang terdapat pada Microsoft Office Excel versi 2010. Hasil perancangan aplikasi sistem pengelolaan air irigasi hasilnya sama dengan perhitungan manual dan dapat digunakan untuk mempercepat proses perhitungan optimasi lahan. Sistem yang dibangun sudah bisa menghasilkan grafik walaupun pada prosesnya penyesuaian skala grafik harus dilakukan secara manual karena kekurangan dari program tersebut. Hasil perhitungan yang dihasilkan aplikasi tentu lebih detail dan rinci serta sesuai dengan kaidah hasil perhitungan manual, artinya hasil luaran dari aplikasi sama dengan hasil perhitungan manualnya. Kata kunci : Aplikasi VBA, Bendung Muhara, irigasi, optimasi.

Page 4 of 12 | Total Record : 113