cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
mfauziddin@gmail.com
Editorial Address
Jalan Ringroad Selatan, Kragilan, Tamanan, Kecamatan Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Education Research
ISSN : -     EISSN : 27460738     DOI : https://doi.org/10.37985
Journal of Education Research is a peer-refereed open-access journal which has been established for the dissemination of state of the art knowledge in the field of education. This Journal is published for time per year at March, June, September and December by Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia. It is intended to be the journal for publishing original articles on the latest issues and trends occurring in education curriculum, instruction, learning, policy, and preparation of teachers with the aim to advance our knowledge of education theory and practice. Moreover, this journal also covers the issues concerned with environmental education. All submitted manuscripts will be initially reviewed by editors and are then evaluated by a minimum of two reviewers through the blind review process. This is to ensure the quality of the published manuscripts in the journal. Journal of Education Research is research and Community services related to education, include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution, development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in education and various fields related education.
Articles 2,423 Documents
Batasan Kewenangan dan Tanggung Jawab Notaris-PPAT dalam Edukasi Prosedur Pembuatan Akta Otentik Ditinjau dari Pasal 51 KUHP Abdillah, Satrio
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i1.125

Abstract

Kebutuhan akan akta otentik tidak terlepas dari salah satu prinsip hukum di Indonesia yaitu menjadikan suatu alat bukti tertulis sebagai acuan terjadinya sesuatu hal. Pada kegiatan ini tindakan hukum yang melibatkan para pihak, dalam ranah hukum perdata yang bersifat private. Oleh karenanya, peran dari Notaris dan PPAT sangat sentral karena hanya profesi hukum ini yang dapat membuat akta otentik dalam hal hubungan keperdataan yang di delegasikan oleh Negara untuk melayani kebutuhan masyarakat tersebut. Notaris dan PPAT adalah Pejabat Umum yang diangkat, diawasi dan diberhentikan oleh Negara. Notaris-PPAT hanya untuk mewakili apa yang diinginkan atau dikehendaki oleh penghadap atau para pihak. Dengan mencatat lalu mempersiapkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan apabila sudah selesai  dengan kehendak para pihak, mereka diminta untuk menandatanganinya. Hal ini salah satu metode untuk membuat akta otentik. Jika kemudian ternyata terbukti bahwa nasabah atau klien bukanlah orang yang sebenarnya atau orang yang mengaku asli, melainkan orang yang tidak pernah menghadap Notaris sehingga orang yang sebenarnya mengalami kerugian. Notaris dan PPAT tidak dapat menerima tanggungjawab pidana atas perkara tersebut karena tidak ada kesalahan dan Notaris dan PPAT memenuhi tugasnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku sesuai dengan prinsip bahwa tidak ada undang-undang yang tanpa kesalahan dan tidak ada kesalahan dari Notaris-PPAT yang berkaitan, oleh karena itu Notaris tersebut harus dibebaskan dari tuntutan pidana. Hal ini berkaitan pada pasal lima puluh satu Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Sepanjang Notaris-PPAT menjalankan berdasarkan perintah Undang-Undang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Tahapan yang dilalui dalam penelitian ini adalah memahami masalah terlebih dahulu, setelah itu mulai mengumpulkan data, baik primer maupun sekunder serta dilaksanakannya pra-riset dan data-data tersebut kemudian dianalisis. Berikutnya adalah penentuan informan, penyusunan pertanyaan untuk wawancara, pelaksanaan wawancara, observasi, mengumpulkan dokumentasi. Terakhir yang dilakukan adalah menyusun hasil penelitian.
Knowledge Management Kesehatan Kejadian Diare Balita di Rumah Sakit Umum Karel Sadsuitubun Niah, Najah Soraya; Pratiwi, Widhya Endah; Setyowati, Risha; Surlialy , Martha
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i1.128

Abstract

Penelitian bertujuanmemaparkan hubungan knowledge management kesehatan dari ibu tentang kejadian diare dan motivasi ibu dengan kejadian diare balita di RSU Karel Sadsuitubun. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian deskripsi korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini ialah 83 ibu dengan balita. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner wawancara sebagai metodenya. Dalam Pengujian data menggunakan analisis univariant, analisis bivariant serta uji statisik chi-square. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa mayoritas ibu menganggap diare sebagai hal biasa seperti buang air besar pada umumnya, dan beberapa ibu menghubungkannya dengan hal-hal non medis sehingga lebih mempercayai tetua dari pada membawa balitanya ke fasilitas kesehatan, utamanya Rumah Sakit. Hasil penelitian ini menunjukan 43,4%, ibu memiliki pengetahuan yang cukup mengenai diare, ibu dengan motivasi positif terhadap penanggan diare di fasilitas kesehatan ada 54,2% sedangkan dampak berulang dari hubunngan pengetahuan dan motivasi ibu tentang kejadian diare secara berulang sebanyak 65,1%. Simpulan penelitian ini menunjukan adanya hubungan knowledge management kesehatan pada ibu dan motivasi terhadap kejadian diare pada balita.
Faktor Hubungan Kesiapsiagaan Keluarga dalam Menghadapi Dampak Bencana Sasmito, Nanang Bagus; Ns, Prawito
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i1.129

Abstract

Bencana dapat terjadi setiap saat di bagian manapun di dunia dengan dampak yang dramatik pada individu, keluarga dan masyarakat sehingga terjadi ancaman pada kualitas kehidupan. Bencana memberikan pengaruh yang sangat besar pada manusia dan lingkungan sekitarnya seperti kematian masal, kecacatan, kelaparan, kemiskinan dan kehancuran infrastruktur. Kesiapsiagaan dapat mengurangi kerugian dan penderitaan akibat bencana. Penguatan kesiapsiagaan bencana merupakan prioritas utama dari program manajemen bencana pemerintah di tingkat Nasional maupun daerah. Indonesia menunjukan masih lemahnya upaya kesiapsiagaan dan penanganan darurat untuk menghadapi bencana secara mandiri dan proaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis faktor-faktor yang yang berhubungan dengan kesiapsiagaan keluarga dalam menghadapi dampak bencana di Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Desain penelitian yang digunalan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga di empat kelurahan pada Kecamatan Bareng yaitu Kelurahan Banjaragung, Kelurahan Bareng, Kelurahan Jenisgelaran dan Kelurahan Karangan. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah systematik random sampling dengan perkiraan jumlah besar sampel adal 113 Kepala Keluarga. Ada hubungan antara pengetahuan dengan dengan kesiapsiagaan dengan nilai p = 0,005 dan ada hubungan antara sikap dengan dengan kesiapsiagaan bencana dengan nilai p = 0,000 dan ada hubungan antara modal sosial dengan dengan kesiapsiagaan bencana nilai p = 0,000 serta modal sosial mempunyai kekuatan hubungan yang paling kuat di bandingkan dengan variabel pengetahuan dan sikap dengan nilai OR pengetahuan sebesar 2.520. Dalam bencana, ikatan keluarga sangat penting bagi kesiapsiagaan karena kerabat umumnya sebagai penyedia bantuan pertama. Modal sosial dapat mengurangi kemungkinan individu untuk mencari bantuan formal dari organisasi selama bencana dan meningkatkan kemungkinan tindakan sosial yang muncul untuk menanggapi kebutuhan korban bencana menemukan bahwa keluarga dengan jejaring yang baik meningkatkan kemungkinan bahwa keluarga tersebut akan membangun kembali rumah mereka setelah bencana. Tingkat ikatan modal sosial yang lebih tinggi dapat diterjemahkan ke dalam tingkat kepercayaan yang lebih besar dan norma-norma bersama yang lebih luas di antara penduduk.
Pola Asuh Orang Tua terhadap Pertumbuhan Anak Balita Puspita, Sylvie; Aryani, Hany Puspita
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i1.130

Abstract

Adanya masalah pertumbuhan  pada anak merupakan salah satu indikator status gizi buruk pada anak di bawah usia 5 tahun yang digunakan sebagai indikator jangka panjang gizi buruk pada anak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan tumbuh kembang anak balita di Puskesmas Pucuk Kabupaten Lamongan. Rancangan penelitian analisis korelasional dengan menggunakan metode cross sectional. Sampelnya adalah proporsi ibu dan anak berusia 4-5 tahun, tidak kurang dari 40 responden. Variabel bebasnya adalah keturunan dan variabel terikatnya adalah prevalensi deformitas. Mengumpulkan informasi melalui kuesioner dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh (80,0%) pola asuh dari 32 orang tua adalah demokratis, mayoritas (72,5%) anak balita berada di kelas yang terdiri dari 29 anak besar, dan hasil uji Chi-Square tes yang signifikan. dari 0,05. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 40 responden menemukan bahwa ada hubungan antara pola asuh dengan stunting, menghasilkan p-value sebesar 0,024. Berdasarkan uraian di atas, diharapkan kepada orang tua yang memiliki anak stunting agar melakukan upaya untuk mengubah kebiasaan makannya, bagaimana seharusnya memperlakukan anak dengan baik dari segi gizi dan penyiapan makanan yang bergizi agar proses tumbuh kembangnya berjalan dengan baik.  
Pengetahuan Bantuan Hidup Dasar dengan Tingkat Kecemasan Keluarga pada Pasien Henti Jantung Ana, Karisma Dwi; Kusyani, Asri
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i1.131

Abstract

Bantuan Hidup Dasar merupakan Tindakan pertolongan pertama yang dilakukan pada korban dengan henti jantung dan henti nafas. Penanganan secara cepat dan tepat perlu segera dilakukan pada pasien dengan kondisi kegawatdaruratan  di rumah sakit maupun diluar rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode observasional korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah keluarga pasien yang anggota keluarganya mengalami henti jantung sebelum masuk ke RS Husada Utama. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan  Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga pasien henti jantung di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya memiliki pengetahuan cukup baik sebanyak lima belas responden dan sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang sebanyak dua puluh tiga responden. Hasil Uji Chi Square menunjukkan bahwa  ada hubungan pengetahuan bantuan hidup dasar dengan tingkat kecemasan keluarga pada pasien henti jantung di RS Husada Utama Surabaya. Hubungan statistik tersebut dapat dikatakan semakin baik pengetahuan keluarga tentang bantuan hidup dasar dan tingkat kecemasan keluarga ringan, maka keluarga dapat mengurangi tingkat kecemasan pada pasien henti jantung.  
Studi Komparasi Antara Model Pembelajaran Discovery Learning dan Self Directed Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Zafri, Dicky Ezaldi; Rizki, Lussy Midani; Zulhendri, Zulhendri
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i1.132

Abstract

This study aims to determine the differences between the Discovery Learning learning model and the Self Directed Learning method on the problem solving abilities of XI grade students at SMK Negeri one Kuok. This type of research is quantitative research, with the research model used is Quasi Experiment. The population in this study were all students of class XI SMK Negeri one Kuok with a total of ninety-nine students. The sampling technique used was a random sample technique. The research subjects were divided into two, namely class XI TPHP as a Discovery Learning class and class XI ATP as a Self Directed Learning class. Retrieval of research data using a posttest instrument that has been validated. The results showed that the TPHP this means that there are differences in mathematics learning outcomes between students of the Discovery Learning and Self-Directed Learning models on the Problem Solving Ability of Class XI Students at SMK Negeri satu Kuok.
Eksplorasi Etnomatematika Pada Tradisi Manggelek Tobu di Kuok Astuti, Astuti; Zulfah, Zulfah; Nurhaliza; Nursyahfira; Ningrum, Septia; Wulan Sari, Rika; Saputra, Mimis
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i1.134

Abstract

Tradisi Manggelek Tobu salah satu tradisi turun temurun yang ada di Kuok, Kabupaten Kampar. Penelitian ini bertujuan mengeksplor Tradisi Manggelek Tobu di Kuok, sebagai titik awal pembelajaran dalam materi Geometri. Selain itu, metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Hasilnya adalah eksplorasi etnomatematika kegiatan Manggelek Tobu atau Menggiling Tebu, yang mewakili konsep matematika seperti geometri dua D, geometri tiga D, transformasi geometri, dan sudut. Siswa dapat mengidentifikasi dan menggambarkan bentuk matematika dari kegiatan Manggelek Tobu atau Menggiling Tebu, yaitu geometri dimensi dua persegi, segitiga, lingkaran, persegi panjang, dan setengah lingkaran, geometri dimensi tiga tabung dan sudut sudut lancip, sudut siku-siku, dan sudut tumpul.
Intervensi Keberlanjutan Prokrastinasi Akademik dalam Sistem Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Risni, Titin Widya; Syahidah, Nila lukmatus; Hendy, Hendy; pradigta, Mocchammad danara indra
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i1.135

Abstract

Prokrastinasi akademik memberikan dampak negatif bagi mahasiswa. Oleh sebab itu, intervensi keberlanjutan mengenai fenomena ini menjadi sorotan utama. Tujuan penelitian yaitu menentukan intervensi dari prokrastinasi yang mendominasi selama sistem pembelajaran mata kuliah pendidikan agama Islam di Universitas Kadiri. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan jumlah responden adalah empat puluh mahasiswa yang menempuh pendidikan agama Islam. Prosedur yang digunakan yaitu studi dekriptif dengan menilai skor rata – rata paling kecil untuk dilakukan intervensi. Temuan yang didapatkan yaitu lima indikator dengan peran intervensi keberlanjutan mencangkup motivasi, inovasi pembelajaran, komunikasi entitas pembelajaran, evaluasi dan konseling. Kontribusi yang dilakukan yaitu tercapainya intervensi dalam prokrastinasi akademik.
Eksplorasi Etnomatematika Busana Ninik Mamak di Kabupaten Kampar Astuti, Astuti; Zulfah, Zulfah; Hermira, Erisya; Elviana, Mira; Ernalira, Putri; Malinda, Yola
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i1.136

Abstract

Etnomatematika adalah penghubung dunia matematika dan budaya lokal. Pembelajaran berbasis etnomatematika ini sangat  penting  untuk  menanamkan  nilai-nilai karakter  sekaligus  memupuk  rasa  cinta  anak  terhadap  budaya  lokal  yang  selama  ini  sudah  mulai ditinggalkan  karena  kemajuan  teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur matematika yang terkandung di dalam motif busana ninik mamak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Penelitian ini menggunakan analisis data triangulasi yang  terdiri  dari  reduksi  data,  penyajian  dan  penarikan  kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapatnya unsur-unsur matematika pada busana ninik mamak berupa konsep geometri dan transformasi geometri.
Eksplorasi Etnomatematika pada Alat Pertanian Tradisional Kabupaten Kampar Zulfah, Zulfah; Astuti, Astuti; Juliana, Ika; Herlinda, Nopri; Febriani, Suci
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i1.137

Abstract

Ambuong, Losuong atau Lesung dan Nyiru atau Penampi merupakan salah satu alat pertanian tradisional yang ada di Kabupaten Kampar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplor Alat Pertanian yang ada di Sipungguk, Kabupaten Kampar, dan menganalisis kaitan Alat Pertanian Kabupaten Kampar dalam materi Geometri Bidang Datar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi, yaitu jenis penelitian yang mendeskripsikan  dan memperoleh data secara secara utuh, menyeluruh dan mendalam. Hasilnya adalah eksplorasi etnomatematika pada Alat Pertanian Tradisional Kabupaten Kampar, yang mewakili konsep-konsep matematika termasuk bidang datar lingkaran, bidang datar persegi, bidang datar trapesium sama kaki dan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Siswa dapat mengidentifikasi dan menggambarkan bentuk geometri bidang datar pada alat pertanian tradisional, yaitu konsep lingkaran pada alat pertanian tradisional ambuong atau ambung, konsep persegi pada alat pertanian tradisional nyiru atau penampi dan konsep trapesium sama kaki pada alat pertanian tradisional losuong atau lesung.

Page 16 of 243 | Total Record : 2423