cover
Contact Name
Ismarti
Contact Email
ismarti@fkip.unrika.ac.id
Phone
+6281364348485
Journal Mail Official
cahayapendidikan@journal.unrika.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt. 1 Kampus Unrika Batam Jalan Batuaji baru No. 99 Batuaji, Batam, Kepulauan Riau, Indonesia
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 24604747     EISSN : 26559412     DOI : 10.33373
Jurnal Cahaya Pendidikan (JCP) adalah media publikasi ilmiah di bidang ilmu pendidikan dan manajemen pendidikan secara umum. JCP bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian terkini atau inovasi baru di bidang pendidikan, dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pendidikan. Mulai Volume 8 tahun 2019 Jurnal Cahaya Pendidikan fokus mempublikasi artikel dari hasil penelitian atau review paper yang belum pernah diterbitkan di media publikasi manapun. Setiap manuskrip yang dikirim melalui proses online akan direview oleh mitra bebestari. JCP terbit 2 nomor dalam setahun, yaitu bulan Juni dan Desember Fokus kajian jurnal Cahaya Pendidikan meliputi bidang Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Sejarah, dan Bimbingan Konseling. Namun, juga terbuka untuk bidang-bidang serumpun yang bersesuaian. Topik yang dicover meliputi teknologi pembelajaran, media pembelajaran, metode pembelajaran, dan manajemen pendidikan,
Articles 169 Documents
IDENTIFICATION OF STUDENTS METACOGNITION LEVELS IN PROBLEM-SOLVING AND MATHEMATICAL LITERACY Maya Trisnani; Widodo Winarso
CAHAYA PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2019): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.528 KB) | DOI: 10.33373/chypend.v5i2.1888

Abstract

Metacognition is knowledge and awareness about the process of cognition or learning about the mind and how it works. Solving mathematical problems requires the involvement of metacognition. This study aims to obtain the results of identification of students' level of metacognition in problem-solving and the level of metacognition of students in mathematical literacy on social arithmetic material. This research was conducted at SMP Negeri 3 Palimanan. This type of research is qualitative research. The subjects of this study were students of class VII C Middle School 3 Palimanan. Data collected by test and interview methods. Data were analyzed using data reduction, data presentation, and concluding. The results of this study indicate that the level of metacognition of students in solving mathematical problems and mathematical literacy has mixed results. In solving mathematical problems, students who have high learning outcomes are at the level of Reflective Use metacognition, students who have learning outcomes are at the Strategic Use metacognition level, and students who have low learning outcomes are at the Tacit Use metacognition level. Meanwhile, the level of student metacognition in mathematics literacy is not much different from solving mathematical problems. Students who have high learning outcomes are at the Reflective Use metacognition level, students who have learning outcomes are at the Strategic Use metacognition level, and students who have low learning outcomes are at the Aware Use metacognition level. Overall the level of metacognition of students both in solving mathematical problems and in mathematics literacy is at the level of Strategic Use metacognition
WACANA DAN KETIDAKMERATAN PEMBANGUNAN DI INDONESIA INEQUALLITY OF DISCOURSE AND DEVELOPMENT IN INDONESIA Afrinel Okwita
CAHAYA PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2016): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.031 KB) | DOI: 10.33373/chypend.v2i2.646

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang wacana ketidakmerataan pembangunan di Indonesia. Adapun temuan dalam artikel ini adalah pembangunan di Indonesia tidak terlepas dari wacana dan proses pembangunan. Proses pembangunan Indonesia merupakan suatu kegiatan yang terus menerus dan menyeluruh dilakukan mulai dari penyusunan suatu rencana, penyususnan pogram, kegiatan pogram, pengawasan sampai pada pogram terselesaikan.Namun pada kenyataannya proses pembangunan yang ada Indonesia tidak sesuai dengan tujuan pembangunan nasional. Selama ini cendrung terjadi ketimpangan atau ketidakcocokan antara wacana dan prakteknya. Sehingga pembangunan di Indonesia tidak merata masih terpusat pada daerah-daerah perkotaan. Negara ini juga belum dapat memanfaatkan wilayah-wilayah daerah pelosok yang memiliki potensi untuk membangun perekonomian Indonesia sehingga dapat menambah pendapatan Negara.Kata Kunci:  Wacana, Ketidakmerataan, Pembangunan di Indonesia.This article aims to describe the discourse on inequality of development in Indonesia. The findings in this article is the development in Indonesia can not be separated from the discourse and the development process. Indonesia's development process is an activity that is constantly and thoroughly carried out starting from the preparation of a plan, prepare the program, the activities program, the supervision to the terselesaikan.Namun Program is in fact the existing development process Indonesia is not in accordance with national development objectives. During this tends to happen inaccuracies or incompatibility between discourse and practice. So that the uneven development in Indonesia is still focused on urban areas. The country is also not yet able to take advantage of areas remote areas that have the potential to build Indonesia's economy so as to increase state revenue.Keywords: Discourse, Inequality, Development in Indonesia.
MANAJEMEN PEMBIAYAAN BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SMP NEGERI 1 INDRALAYA SELATAN KAB. OGAN ILIR Azhariadi Azhariadi; Edi Harapan; Happy Fitria
CAHAYA PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2020): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (975.527 KB) | DOI: 10.33373/chypend.v6i1.2383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang manajemen pembiayaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menggenai perencanaan, komunikasi dan sosialisasi penggunaan dana bos serta manajerial tentang Pelaksanaan dan evaluasi di SMP Negeri 1 Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah perencanaan pembiayaan pada SMPN 1 Indralaya Selatan disusun dengan cara membuat Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang disesuaikan dengan Rencana Kerja Sekolah (RKS), sosialisasi dan komunikasi dari pengeloaan dana bos telah berjalan sesuai dengan juknis bos, menejerial pelaksanaan anggaran dana BOS dari mulai penerimaan dan pengeluaran dicatat dan dilaporkan sesuai juknis BOS, dan SMPN 1 Indralaya Selatan sudah mengikuti rambu-rambu yang termaktub di dalam juknis BOS yang alokasinya sudah tersususn dalam RKAS. Evaluasi, pertanggung jawaban dan pengawasan anggaran dana BOS sudah sesuai dengan standar pembiayaan dana BOS, secara internal oleh Pengelola dana BOS SMPN 1 Indralaya Selatan dan secara eksternal oleh Tim Manajemen BOS kabupaten, inspektorat setiap akhir triwulan serta ada pengawasan dari Lembaga Sosial Masyarakat (LSM).
TRANSLATION ANALYSIS OF DIRECTIVE SPEECH ACTS IN THE OLD MAN AND THE SEA NOVEL AND ITS TRANSLATION INTO INDONESIAN Sri Sugiharti
CAHAYA PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2018): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.265 KB) | DOI: 10.33373/chypend.v4i1.1284

Abstract

Translating utterances is not similar to translating sentences.  It requires special attention as there is an intended meaning or message transferred by a speaker to a hearer.  Context of the situation overshadowing the utterance must be obeyed carefully. Thus the messages will be easily revealed. Speech act is a way that allows the messages of utterances to be seen.  Schiffrin (2001) stated that speech act is one of pragmatics’ basic ingredients arranging by words and corresponding to sentences and some ways to avoid kinds of misunderstanding in communication.  The focus of speech act is illucution since it shows the intention of utterances uttered. It is also much correlated with translation.  In translating an utterance, it is not merely translated literally, but there is also an intention that should be translated. This paper is aimed to analyze directive speech act in The Old Man and The Sea and its translation into Indonesian. It tries to reveal the functions of directive speech acts, translation techniques used and the translation quality (readability, accuracy, and acceptability).Keywords: translation analysis, directive speech acts, The Old Man and The Sea Novel.
Penerapan Model Discovery Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Siswa SMPN 41 Batam Pijor Siregar
CAHAYA PENDIDIKAN Vol 7, No 1 (2021): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.21 KB) | DOI: 10.33373/chypend.v7i1.2998

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan pada proses pembelajaran di SMPN 41 Batam. Saat ini, kondisi pembelajaran masih dirasakan kurang ideal. Model pembelajaran yang diterapkan guru kurang menarik sehingga menimbulkan kebosanan pada siswa. Sebagai akibatnya, siswa kurang memahami materi yang disampaikan oleh guru saat belajar sehingga hasil belajar siswa tidak mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM). Penelitian ini ditujukan untuk melihat efek penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar siswa SMP Negeri 41 Batam. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Sampel penelitian adalah siswa kelas IX 2 dengan jumlah 40 siswa. Model pembelajaran discovery learning yang diterapkan meliputi dua siklus; masing-masing siklus terdiri dari tiga tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Materi yang dipilih adalah Penerapan Nilai-nilai Pancasila dari Masa ke Masa. Hasil penelitian menunjukkan model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX 2 SMP Negeri 41 Batam tahun pelajaran 2019/2020. Hasil belajar siswa dari pra-siklus, siklus I dan siklus II meningkat secara signifikan dengan ketuntasan hasil belajar mencapai 87,5%.
USING “TEXT TWIST 2” GAMES TO INCREASE STUDENTS VOCABULARY PRACTICE IN STUDY ENGLISH (SURVEY AT THE FIRST GRADE OF SMPN 11 BATAM) Sri Sugiharti
CAHAYA PENDIDIKAN Vol 2, No 1 (2016): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.928 KB) | DOI: 10.33373/chypend.v2i1.601

Abstract

This study is to analyze the effect using “Text Twist 2” games as media to increase students vocabulary practice in study English. a learner to facing world challenge must prepare and ready themselves, to all pressure the students must meet this challenge controlled with English language. Many method that teacher show to make students understood about English language. To increase students abilities in speaking, reading, listening, and writing, teacher must make their skill can be productive and using in social. Reading that also as the way for vocabularies building.Research is the next objective from the writer as the way to find out the effect from this method. In this case, the writer choose Action Research and to try inprove this research with games. The result is Students can find out more vocabularies as modal to be ready in speaking English used “Text Twist 2” games can increase the students’ vocabulary practice in study English. The students’ average score is 74.42. It fulfills the criteria of success which is determined 70.00 or more. Keywords: text, increase, vocabulary,  games and Vocabulary
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Karlina Karlina; Fitrah Amelia
CAHAYA PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2019): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.416 KB) | DOI: 10.33373/chypend.v5i1.1830

Abstract

This research aims to determine the Effectiveness of the Cooperative Learning Model Snowball Throwing Type on students' mathematics learning outcomes. This type of research is a research experiment with research design One-Group Pretest-Posttest Design. The population of this study was XI SMKIT DBS 01 Batam Academic Year 2018/2019. The sampling technique is done by saturating sampling techniques with many students 19 students. The type of test given is a descriptive test consisting of 8 pretest questions and 8 posttest questions which then analyze the instrument using construct validity and reliability so that 8 valid and reliable questions are obtained with reliable values of pretest "0.684" and posttest "0.724" to be a matter of pretest and posttest. Normality test using Kolmogorov Smirnov with the results of normal pretest and posttest data. Hypothesis testing is done using the t test two correlated samples obtained sig. (0.00) ≤ . The results of this study indicate that the cooperative learning model of the snowball throwing type is effective against students' mathematics learning outcomes
ANALYSIS OF POLITENESS STRATEGIES OF JAPANESE WOMAN IN GEISHA MOVIE Sri Sugiharti
CAHAYA PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2016): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.803 KB) | DOI: 10.33373/chypend.v2i2.641

Abstract

This study analyzed of the Geisha  movie. This study used brown and Levinson theory of positive politeness (1987). The data of this study use the script of  “Geisha” movie. The data found,  the writer found out the data 111 of the  “Geisha” movie used of positive politeness as suggested by Brown and Levinson (1987).  The data applied by using qualitative research.. The objective of the study is to  identify the positive politeness Strategy and negative politeness Strategy. The result of the study is  the positive politeness Strategy 1, 10 times ( 4,87% ), Strategy 2,3 times ( 1,46% ),Strategy 3, 4 times (1,95%  ), Strategy 4, 20 times (9,75  ),Strategy 5, 4 times (1,95%  ), Strategy 6, 12 times (5,85% ), Strategy 7,  4 times ( 1,95% ), Strategy 8, 0 times ( 0 ), Strategy 9, 4 times ( 1,95% ), Strategy 10, 3 times ( 1,46% ), Strategy 11, 6 times (2,92%  ), Strategy 12, 13 times (6,34% ), Strategy 13, 20 times (9,75%  ), Strategy 14, 3 times (1,46%  ), and Strategy 15, 14 times ( 6,82% ). Therefore, the positive politeness mostly frequently was strategy 13 used in the Geisha. Keywords: Positive politeness, Japanese woman, and Geisha
FAKTOR PENYEBAB PELANGGARAN DISIPLIN SEKOLAH PADA SISWA KELAS XII DI SMA ‘X’ BATAM Wilda Fasim Hasibuan; Dewi Rahadita
CAHAYA PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2017): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.558 KB) | DOI: 10.33373/chypend.v3i2.2285

Abstract

Pelanggaran disiplin merupakan serangkaian perilaku seseorang yang menunjukkan ketidaktaatan dan ketidakpatuhan terhadap peraturan, tata tertib norma kehidupan yang berlaku karena tidak adanya kesadaran dari dalam dirinya untuk mencapai tujuan belajar. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor penyebab yang melatarbelakangi siswa kelas XII SMA Harapan Batam melakukan pelanggaran disiplin.Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini penguumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan tiga komponen teknik analisis data, tiga komponen analisis data yang dipergunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau penyimpulan data.Berdasarkan analisis data yang ditemukan, hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas XII melakukan pelanggaran disiplin disebabkan oleh beberapa faktor yaitu 1) terlambat sekolah disebabkan karena (a) tidur larut malam, (b) Fase konvensional. 2) pola asuh orang tua disebabkan karena (a) orang tua yang sibuk (b) rendahnya tingkat pendidikan (c) orang tua yang kurang peduli. 3) siswa pindahan. 4) kurang motivasi 5) metode belajar yang kurang bervariasi 6) perilaku membolos disebabkan karena (a) diri sendiri (b) lingkungan non sosial. 
AN ANALYSIS OF EFL COLLEGE LEVEL LEARNER’S WRITING COMPETENCE IN WRITING AN ARGUMENTATIVE ESSAY Desi Surlitasari Dewi
CAHAYA PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2018): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.251 KB) | DOI: 10.33373/chypend.v4i1.1279

Abstract

One of student’s competence that is expected in college level is to be able to write an argumentative essay. An argumentative essay is a genre of writing that requires students to investigate a topic; collect; generate, evaluate evidence, and establish a position on the topic in a concise manner. The purpose of this study was to find out how EFL learners’ writing competence in writing an argumentative essay. Then, the research question was how are EFL learners’ writing skill in writing an argumentative essay. The research was a descriptive qualitative study, as the data on EFL learners’ writing was analyzed to determine their competence in writing an argumentative essay. The analysis was conducted by describing and explaining the data. The study found that EFL learners’ writing skill in writing an argumentative essay was mostly adequate. In general, the organization was clear and showed the purpose of writing clearly; the content was in logical sequence; the grammar was mostly effective, even though, there were some flaws in the structure of some complex sentences; most of the mechanics were legible and neat, sometimes the word choice is not too appropriate for the context, but it could  convey the message of an essay.

Page 8 of 17 | Total Record : 169


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 2 (2025): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 11, No 1 (2025): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10, No 2 (2024): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10, No 1 (2024): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 9, No 2 (2023): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 9, No 1 (2023): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2022): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8, No 1 (2022): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 7, No 2 (2021): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 7, No 1 (2021): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 6, No 2 (2020): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 6, No 1 (2020): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5, No 2 (2019): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5, No 1 (2019): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 4, No 2 (2018): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 4, No 1 (2018): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 3, No 2 (2017): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 3, No 1 (2017): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 2, No 2 (2016): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 2, No 1 (2016): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 1, No 1 (2015): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan More Issue