cover
Contact Name
Nike Vonika
Contact Email
penerbitstks@gmail.com
Phone
+6281220025612
Journal Mail Official
penerbitstks@gmail.com
Editorial Address
Instalasi Penerbitan, Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung Jl. Ir. H. Juanda No. 367 Kota Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Perlindungan dan Pemberdayaan Sosial (Lindayasos)
ISSN : 26856727     EISSN : 26856735     DOI : 10.31595/lindayasos
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Perlindungan dan Pemberdayaan Sosial (Lindayasos) is a scholarly refereed journal to expand knowledge and promote the fields of social work, social welfare, and community development. Its major focus is on the development of social work as well as social welfare and community development issues. It aims is to explore the social work theory and practice at the micro, mezzo, and macro level. The journal wants to support the publication to embodies the aspirations and conceptual thinking of the various local, national, and international studies in the context of social work, social welfare, and community development. Jurnal Ilmiah Perlindungan dan Pemberdayaan Sosial (Lindayasos) publish twice a year in June and December. The review process in this journal employs a double-blind review, which means that both the reviewer and author identities are concealed from the reviewers, and vice versa.
Articles 139 Documents
Fenomena Perilaku Bullying Sebagai Bentuk Kenakalan Remaja Daffa Rizky Febriansyah; Yuyun Yuningsih
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 6 No 1 (2024): LINDAYASOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/lindayasos.v6i1.1177

Abstract

This research entitled "Phenonema of Bullying Behavior as a Form of Juvenile Delinquency in SMK TI Pembangunan Cimahi" has the aim to explain how the experience and knowledge of the phenomenon of bullying behavior at school experienced by students who are victims of bullying and the point of view of the Counseling Guidance Teacher and the Vice Principal about bullying behavior that exists in the school environment. The method used in this research is a qualitative method with a phenomenological approach. In the selection of informants using purposive sampling technique and techniques in data collection, namely by conducting observations, in-depth interviews, and documentation of the results of research taken at SMK TI Pembangunan Cimahi. The results of this study suggest categories of bullying behavior that occurs at school such as: physical bullying, verbal bullying, cyberbullying and there are factors that cause bullying behavior such as: individual factors, social interaction factors, and family factors.
IMPLEMENTASI KELOMPOK USAHA BERSAMA "MAJU BERSAMA SATU" DALAM PENGURANGAN KEMISKINAN DI DESA SINGKALANYAR KECAMATAN PRAMBON KABUPATEN NGANJUK Rakai Fatahillah Fahcrurokhim Al Baihaqqi; Ellya; Atirista
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 6 No 1 (2024): LINDAYASOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/lindayasos.v6i1.1182

Abstract

Joint Venture Group or Kelompok Usaha Bersama (KUBE) is an initiative by the Ministry of Social Affairs aimed at addressing poverty issues in Indonesia through a holistic approach. This research aims to evaluate the success of KUBE Maju Bersama 1 in poverty reduction, using a qualitative approach that focuses on social, institutional, and business development aspects. Qualitative methods are employed to understand the implementation of KUBE, with primary data obtained through in-depth interviews and observations, supplemented by secondary data from documentary studies. The selection of informants is done through purposive and accidental data, while the validity and reliability are assessed through data validity checks. This assessment includes degrees of trustworthiness, transferability, dependability, and confirmability. The research findings highlight strong interactions, a solid institutional structure, and sustainable business development as key factors in the success of KUBE. Consequently, programs like KUBE have the potential to have a significant positive impact on poverty reduction and the overall well-being of its members and the community. However, there is a need to enhance the capacity of managers and develop marketing strategies and empowerment beyond the core structure of KUBE Maju Bersama 1. This research provides insights into the importance of a holistic approach to poverty alleviation and encourages the enhancement of KUBE programs in Indonesia
The Kekuatan Adaptasi: Eksplorasi Praktik Resiliensi oleh Wirausaha Perempuan di Lingkungan Industri Kreatif Indonesia Aditya Pratama
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 6 No 1 (2024): LINDAYASOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/lindayasos.v6i1.1183

Abstract

In densely populated Indonesia, startup growth is relatively low compared to neighboring countries such as Singapore, Thailand and Malaysia. Based on the 2021 MSME Online Data System (ODS), the number of female entrepreneurs is 86,325 (47.99%) and the number of male entrepreneurs is 93,574 (52.01%). In fact, many women in the business world can contribute to the progress of a country, especially by driving the economy. Based on the results of the research conducted, it can be concluded that women entrepreneurs have moderate resilience. This means that women entrepreneurs have reasonable abilities to overcome and adapt to serious events and problems in life. The aim of this research is to determine the resilience of women entrepreneurs in everyday life and in the male-dominated business world. The subjects of this survey were 50 female entrepreneurs. The data collection method in this research used the Reivich & Shatte Resilience Quotient Test Scale (RQ test). The data analysis technique used is descriptive statistics. The expected test results use a normality test with a normal distribution. The homogeneity test shows the results of a normal population distribution. The results of the one-sample t-test show that the hypothesis that women entrepreneurs have a certain level of resilience is accepted. Key Words : Entrepreneur, Resiliensi, Womenpreneur.
ADVOKASI SOSIAL DALAM PEMENUHAN KEBUTUAN PENYANDANG DISABILITAS DI DESA MEKARLAKSANA KABUPATEN BANDUNG Hutasuhut, Fadly Halim
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 1 No 1 (2019): LINDAYASOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/lindayasos.v1i1.169

Abstract

Sebagian besar penyandang disabilitas di Desa Mekarlaksana tidak memiliki akses terhadap program dan layanan yang ada di masyarakat. Penyandang disabilitas tidak bekerja dan hidup dalam keluarga yang pendapatannya rendah. Sedikit sekali penyandang disabilitas yang melakukan perawatan kesehatan bahkan pendidikan. Rendahnya pendidikan berpengaruh terhadap kemampuan mendapatkan informasi dan mengakses berbagai pelayanan yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model advokasi sosial sebagai upaya dalam memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas di Desa Mekarlaksana Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung. Advokasi dipandang perlu untuk dilakukan dalam rangka menaikkan issue mengenai penyandang disabilitas di Desa Mekarlaksana, serta mendapatkan dukungan dan akses terhadap pelayanan sosial bagi penyandang disabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian participatory action research (PAR). Sumber data diperoleh secara purposive dari anggota dan pengurus Tim Kerja Masyarakat (TKM). Pengecekan keabsahan data dilakukan melalui uji credibility, uji transferability, uji dependebality, dan uji confirmability. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah terumuskannya rancangan model advokasi sosial dalam pemenuhan kebutuhan penyandang disabilitas di Desa Mekarlaksana Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung. Meliputi pemenuhan kebutuhan akan pekerjaan / peningkatan pendapatan, kebutuhan akan kesehatan dan rehabilitasi dan pemenuhan kebutuhan akan pendidikan
PENERAPAN TEKNOLOGI PENGEMBANGAN MASYARAKAT PADA PROGRAM DESA SABILULUNGAN Susilowati, Ellya
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 1 No 1 (2019): LINDAYASOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/lindayasos.v1i1.170

Abstract

Teknologi pengembangan masyarakat merujuk pada teknologi yang dikembangan pada Participatory Rural Appraisal (PRA)dan Methodology for Participatory Assesment (MPA) yang diterapkan pada proses pengembangan masyarakat mulai dari persiapan sosial, asesmen, perencanaan, intervensi sampai dengan monitoring dan evaluasi. Penerapan teknologi pengembangan masyarakat merupakan transformasi teknologi pengembangan masyarakat dalam proses pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana penerapan teknologi pengembangan masayarakat pada program Desa Sabilulungan di Kabupaten Bandung. Metoda kajian yang digunakan partisipasi action research yaitu melibatkan 20 orang perwakilan masyarakat dalam penerapkan teknologi pengembangan masyarakat pada proses pelaksanaan program Desa Sabibilungan berketahanan Sosial Masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan Focus Group Discussion (FGD), wawancara mendalam, dan observasi terhadap proses penerapan teknologi pengembangan masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi pengembangan masyarakat dapat diterapkan oleh Tim Kerja Masyarakat pada proses pengembangan program Desa Sabilulungan. Teknologi yang diterapkan yaitu 1) Teknologi pemetaan sosial ;2) methodology for participatory assesment (MPA); 3) teknologi Diagram Venn untuk pemetaan sosial, pemetaan kelembagan masyarakat; 4) Technology of Partisipation (ToP) untuk perencanaan dan 5) teknologi monitoring dan evaluasi secara partisipatif. Hasil penelitian ini merekomendasikan agar teknologi pengembangan masyarakat dapat di input dalam design program-program pengembangan masyarakat. Kata kunci: Penerapan, Teknologi pengembangan masyarakat, Pemberdayaan, Desa Berketahanan Sosial Masyarakat
DINAMIKA PROSES RELOKASI DI DKI JAKARTA Studi Kasus: Kampung Akuarium Di Penjaringan, Jakarta Utara Iqbal, Muhammad; Vonika, Nike
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 1 No 1 (2019): LINDAYASOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/lindayasos.v1i1.171

Abstract

Proses relokasi yang terjadi pada Kampung Akuarium pada tahun 2016 yang mengggunakan TNI-Polri telah menunjukkan sebuah kegagalan dan pelanggaran aturan hukum yang berlaku. Berdasarkan penelitian, adanya kegagalan tersebut disebabkan karena pemerintah sebagai pihak yang melakukan relokasi, tidak melakukan dialog dan sosialisasi kepada warga dengan baik sehingga tidak adanya partisipasi warga terhadap proses relokasi. Adanya penolakan warga terhadap proses relokasi di Kampung Akuarium disebabkan oleh berbagai faktor yang lebih lanjut dalam penelitian ini digambarkan mengenai dinamika yang terjadi sebelum dan sesudah proses relokasi, serta juga digambarkan hak-hak warga yang masih bertahan di Kampung Akuarium. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk dapat menjawab tujuan penelitian, dengan informan yang dipilih secara purposive dan snowball. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa, bahwa relokasi bukanlah menjadi satu-satunya solusi dalam menghadapi persoalan pemukiman kumuh dan padat di perkotaan. Pendekatan penataan dan peremajaan kampung dapat menjadi alternatif karena dengan pendekatan ini persoalan perkampungan kumuh dapat terselesaikan dan warganya juga menjadi terberdayakan sehingga pembangunan kota yang mengedepankan pembangunan sosial dan kesejahteraan sosial dapat dicapai.Kata Kunci:relokasi, pemukiman kumuh, partisipasi, pembangunan kota, pembangunan sosial, kesejahteraan sosial.
PEMBERDAYAAN EKONOMI PEMULUNG MELALUI DAUR ULANG SAMPAH Saputera, Zulkifli; Rustanto, Dr. Bambang; Marwanti, Dr. TM.
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 1 No 1 (2019): LINDAYASOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/lindayasos.v1i1.172

Abstract

Pemberdayaan ekonomi pemulung merupakan upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan penghasilan pemulung melalui daur ulang sampah dan menghubungkan dengan dunia usaha lokal. Masyarakat diberikan peningkatan kesadaran akan pentingnya permasalahan pemulung dan peningkatan kapasitas bagi TKM dalam pelaksanaan pemberdayaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran kondisi awal, menyusun desain, memperoleh gambaran hasil implementasi dan tersusunnya penyempurnaan desain pemberdayaan ekonomi pumulung melalui daur ulang sampah. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan partisipatif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan pemberdayaan ekonomi pemulung melalui daur sampah dilakukan dalam 2 siklus yaitu: asesmen, perencanaan, intervensi, evaluasi dan kembali ke asesmen, perencanaan, intervensi dan evaluasi lanjutan. (2) pelaksanaan pemberdayaan dilakuan melalui tiga aras mikro, messo dan makro. (3) pelatihan dan penyadaran kepada kelompok pemulung menghasilkan kemandirian dalam membangun jejaring dengan dunia usaha lokal, meningkatkan kapasitas TKM dan lingkungan lebih bersih. Dalam mengelola sampah, masyarakat mampu mengorganisir diri dalam kegiatan bersama untuk memecahkan masalah sampah, sebagai bentuk kesadaran tinggi dalam merespon masalah sampah dan bertindak atas dasar kepentingan bersama.
IMPLEMENTASI PERTEMUAN PENINGKATAN KEMAMPUAN KELUARGA (P2K2) PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI KOMUNITAS ADAT KAMPUNG KUTA, DESA KARANG PANINGGAL, KECAMATAN TAMBAKSARI KABUPATEN CIAMIS. ., Aribowo; Sutiaputri, Lina Favourita
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 1 No 1 (2019): LINDAYASOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/lindayasos.v1i1.173

Abstract

Program Keluarga Harapan ( PKH) adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga dan/atau seseorang miskin melalui bantuan tunai bersyarat. Salah satu tujuan PKH adalah menciptakan perubahan perilaku dan kemandirian keluarga penerima manfaat dalam mengakses layanan kesehatan dan pendidikan serta kesejahteraan sosial. P2K2 merupakan proses belajar masyarakat untuk memperkuat terjadinya perubahan perilaku. Secara umum P2K2 bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman mengenai pentingnya pendidikan, kesehatan dan pengelolaan keuangan bagi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan proses implementasi P2K2 , teknik penguatan keterlibatan KPM dalam implementasi P2K2, dukungan masyarakat dalam implementasi P2K2, hambatan dalam implementasi P2K2 , dan upaya yang dilakukan dalam mengurangi hambatan dalam implementasi P2K2 di komunitas adat Kampung Kuta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus terhadap 6 orang informan KPM dan 3 orang informan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P2K2 PKH baru dilakukan beberapa sesi dan mendapatkan dukungan dari keluarga dan tokoh tokoh adat, walaupun masih menemukan beberapa hambatan yang berkaitan dengan adat istiadat dan juga. Beberapa strategi yang dilakukan oleh pendamping adalah Pengulangan materi pelatihan, sehingga memakan waktu, pendamping harus memahami acara kemasyarakatan dan adat masyarakat, pendamping berusaha melaksanakan kegiatan di luar kampung untuk menghindari kecanggungan warga komunitas karena perbedaan yang ada.
PERLINDUNGAN SOSIAL BAGI KELUARGA MISKIN PESERTA PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI KABUPATEN BUTON SELATAN Vijayanti, Desy; Ocktilia, Helly
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 1 No 2 (2019): LINDAYASOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/lindayasos.v1i2.216

Abstract

Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran tentang Perlindungan Sosial yang diterima oleh Keluarga Miskin melalui Program Keluarga Harapan yang meliputi aspek ketersediaan pelayanan, tindakan pencegahan risiko, tindakan promotif dan peran transformatif. Penelitian dilakukan di Kelurahan Laompo Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Metoda penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling, dengan responden sebanyak 72 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlindungan Sosial bagi Rumah Tangga Miskin melalui Program Keluarga Harapan di Kelurahan Laompo Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan berada dalam kategori baik dengan perolehan skor total sebesar 8.707 dari total skor ideal sebesar 11.232. Berdasarkan aspek-aspek yang diteliti diperoleh hasil: Ketersediaan pelayanan dalam mendukung pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) diperoleh skor 3.001 pada kategori baik; tindakan pencegahan risiko diperoleh skor 2.053 pada kategori sangat baik; tindakan promotif diperoleh skor 1.226 pada kategori kurang baik; aspek peran transformatif diperoleh skor 2427 pada kategori sangat baik. Aspek tindakan promotif Perlindungan Sosialyang berada pada kategori kurang baik, diketahui masalah yang muncul adalah pada pelaksanaan Family Development Session (FDS). Rekomendasi program untuk mengatasi masalah adalah program Penguatan Pelaksanaan Family Development Session (FDS) bagi Peserta.
PENGASUHAN ANAK OLEH PENGASUH SATUAN PELAYANAN PERLINDUNGAN SOSIAL ANAK BANDUNG Herawati, Diana; Yuliani, Dwi; Wardhani, Dayne Trikora
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 1 No 2 (2019): LINDAYASOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/lindayasos.v1i2.217

Abstract

Pengasuhan anak dilakukan dengan upaya penerapan disiplin, monitoring, reward atau hadiah, rutinitas sehari-hari dan pre-arming. Penelitian ini dilakukan penelitian di panti Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak Bandung, yang bertujuan untuk memperoleh gambaran secara empiris tentang: 1) karakteristik informan pengasuh, 2) penerapan disiplin oleh pengasuh di panti, 3) penerapan monitoring, 4) penerapan reward atau hadiah, 5) penerapan rutinitas sehari-hari, 6) penerapan pre-arming, 7) harapan pengasuh Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan informasi dalam penelitian ini yaitu, dengan menggunakan teknik pengumpulan data dengan berhubungan bersama pengasuh. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini adalah 1) teknik wawancara mendalam, 2) teknik observasi partisipatif, 3) teknik studi dokumentasi. Selanjutnya hasil penelitian dianalisis menggunakan uji keabsahan data dengan menggunakan cara memperpanjang waktu pengamatan, triangulasi, menggunakan bahan referensi dan membercheck. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pengasuhan anak oleh pengasuh Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak Bandung telah dilakukan sesuai dengan penerapan pengasuhan yaitu penerapan disiplin, monitoring, reward atau hadiah, rutinitas sehari-hari, dan pre-arming. Dalam penerapan pengasuhan di panti Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak masih terdapat kekurangan dalam melaksanakan penerapan pengasuhannya. Kekurangan dalam penerapan pengasuhan ini disebabkan karena kurang pahamnya pengasuh mengenai anak dan keterampilan yang dimiliki, sehingga pelayanan kepada anak kurang. Program yang diusulkan Peningkatan Kualitas Pengasuhan Anak di Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak Bandung di panti anak Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak Bandung.

Page 7 of 14 | Total Record : 139