cover
Contact Name
Ahmad Zaelani
Contact Email
jurnalimpresiindonesia@gmail.com
Phone
+62895613976252
Journal Mail Official
jurnalimpresiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Palm Asri Pasalakan Blok C Nomor 5 Kelurahan Pasalakan Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Impresi Indonesia
Published by Riviera Publishing
ISSN : 28281284     EISSN : 2810062X     DOI : https://doi.org/10.58344/jii.v2i12
The Jurnal Impresi Indonesia provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically. The journal publishes research articles covering all aspects of social sciences, ranging from management, economics, Education, law, Social Health and religion that belong to the social context. Published articles are articles from critical and comprehensive research, studies or scientific studies on important and current issues, or reviews of scientific books
Articles 1,115 Documents
Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Disiplin Kerja pada Bidan UPTD Puskesmas Rawat Inap Ciranjang Siti Nurul Hasanah; R.M Juddy Prabowo
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Impresi Indonesia (Issue in Progres)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.8065

Abstract

Puskesmas memerlukan kedisiplinan tenaga kesehatan untuk menjamin kesinambungan dan mutu pelayanan, terutama pada layanan rawat inap yang beroperasi sepanjang hari. Namun, keterlambatan, kepulangan sebelum jadwal, perubahan giliran kerja, dan penumpukan tugas ditemukan pada bidan UPTD Puskesmas Rawat Inap Ciranjang. Penelitian ini bertujuan menggambarkan beban kerja, lingkungan kerja nonfisik, dan disiplin kerja serta menguji pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja nonfisik terhadap disiplin kerja bidan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan asosiatif. Sebanyak 30 bidan aparatur sipil negara dipilih melalui sampling jenuh, sedangkan kepala puskesmas menilai variabel disiplin kerja. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala diferensial semantik, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan IBM SPSS Statistics 27. Hasil menunjukkan bahwa beban kerja berada pada kategori sedang, lingkungan kerja nonfisik baik, dan disiplin kerja tergolong cukup patuh. Beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap disiplin kerja (B = ?0,475; t = ?4,311; p < 0,001), sedangkan lingkungan kerja nonfisik berpengaruh positif dan signifikan (B = 0,512; t = 4,558; p < 0,001). Simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan (F = 24,939; p < 0,001) dan menjelaskan 64,9% variasi disiplin kerja. Penelitian menyimpulkan bahwa penataan beban kerja dan penguatan lingkungan kerja nonfisik diperlukan untuk meningkatkan disiplin bidan.
Pengembangan Sistem Pembelajaran Interaktif Dengan Desain Interface Menarik di Pondok Pesantren Ibnu Abbas Hani'A Fitria; Arif Nugraha Hernanjaya; Suryanto Nugroho
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Impresi Indonesia (Issue in Progres)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i9.8077

Abstract

Transformasi digital mendorong lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren, untuk menyediakan pembelajaran yang fleksibel, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Pondok Pesantren Ibnu Abbas berencana memperkenalkan pembelajaran coding, tetapi belum memiliki media pembelajaran terstruktur yang dapat digunakan santri secara mandiri. Penelitian ini bertujuan mengembangkan EduCode, sistem pembelajaran interaktif berbasis web dengan desain antarmuka yang menarik, serta mengevaluasi penerimaan penggunanya. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner User Acceptance Testing terhadap 18 santriwati yang dipilih secara purposif. Instrumen terdiri atas 12 pernyataan dengan skala Likert lima tingkat yang mencakup kemudahan penggunaan, fungsi sistem, tampilan antarmuka, dan kelayakan sistem. Sistem dirancang menggunakan Figma dan dikembangkan dengan framework Laravel, kemudian data dianalisis menggunakan persentase dan rata-rata. EduCode menyediakan materi, video, kuis, penilaian otomatis, umpan balik, pemantauan progres, dan pengelolaan konten. Hasil pengujian menunjukkan skor kemudahan penggunaan 87,41%, fungsi sistem 84,81%, tampilan antarmuka 85,93%, dan kelayakan keseluruhan 87,78%, dengan rata-rata penerimaan 86,48% dalam kategori sangat baik. Dengan demikian, EduCode layak digunakan untuk mendukung pembelajaran coding yang mandiri, menarik, terstruktur, dan berkelanjutan di lingkungan pesantren. Temuan ini memperlihatkan bahwa integrasi teknologi, desain antarmuka, dan evaluasi otomatis mampu mengatasi keterbatasan waktu pengajar dalam mendampingi santri.
Outcome-Based Education Sebagai Paradigma Transformasi Pendidikan di Abad Ke-21 Ajat Sudrajat; Muhamad Nurhadi; Danang Mulyadi; Budi Sobur Sudrajat; Ahmad Jamili
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.8080

Abstract

Outcome-Based Education (OBE) telah muncul sebagai paradigma pendidikan transformatif yang bergeser dari fokus pada input dan proses pengajaran ke fokus pada hasil belajar yang terukur dan spesifik. Artikel ini mengkaji prinsip-prinsip dasar OBE, kerangka implementasinya, serta tantangan dan manfaatnya dalam konteks pendidikan abad ke-21 melalui pendekatan kajian pustaka atas literatur akademik dan institusional terkini. Pembahasan mencakup evolusi konseptual OBE sebagaimana dikemukakan oleh William Spady, hierarki capaian pembelajaran yang terdiri atas Program Educational Objectives (PEO), Program Learning Outcomes (PLO), dan Course Learning Outcomes (CLO), serta prinsip Constructive Alignment yang menyelaraskan capaian pembelajaran, aktivitas pembelajaran, dan metode penilaian. Artikel ini juga menyoroti peran asesmen autentik dan rubrik penilaian, serta siklus Continuous Quality Improvement (CQI) sebagai mekanisme penjaminan mutu berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa OBE dapat meningkatkan relevansi kurikulum, akuntabilitas institusi, dan kesiapan lulusan menghadapi tuntutan dunia kerja yang dinamis, sekaligus memperkuat proses akreditasi dan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa. Meskipun demikian, implementasi OBE tidak lepas dari tantangan, termasuk resistensi terhadap perubahan paradigma, beban kerja administratif, keterbatasan sumber daya, serta risiko birokratisasi apabila implementasi hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen. Artikel ini menyimpulkan bahwa OBE, dengan penekanan pada pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa dan hasil yang jelas, merupakan kerangka kerja yang berharga dan strategis untuk mencapai pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan merata di abad ke-21.
Teknik Komunikasi Persuasif Dalam Konten Deinfluencing: Studi Analisis Isi Akun TikTok @itscasriani Cindy Mutiara; Rendra Widyatama
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.8081

Abstract

Pemasaran melalui influencer di media sosial dapat mendorong konsumsi berlebihan sehingga memunculkan konten deinfluencing yang mengkritik budaya konsumerisme dan mengajak audiens mengambil keputusan pembelian secara lebih bijak. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi teknik komunikasi persuasif dalam konten deinfluencing pada akun TikTok @itscasriani. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi Krippendorff. Data dikumpulkan melalui observasi digital, dokumentasi, dan studi pustaka. Dengan teknik purposive sampling, penelitian menganalisis 46 konten bertagar #deinfluencing yang diunggah pada Januari 2024 hingga Juli 2025. Analisis dilakukan melalui tahapan unitizing, sampling, recording atau coding, reducing, inferring, dan narrating, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 30 video menggunakan teknik komunikasi persuasif, sedangkan 16 video atau 35% tidak memperlihatkan teknik persuasif yang dapat diidentifikasi. Teknik tataan menjadi teknik tunggal paling dominan dengan persentase 24%, diikuti teknik ganjaran 13% dan integrasi 7%. Sejumlah video mengombinasikan teknik tataan dengan ganjaran, integrasi, atau asosiasi, sedangkan teknik red-herring tidak ditemukan. Teknik tersebut digunakan untuk menata argumen, menonjolkan manfaat atau risiko, membangun kedekatan emosional, dan mengaitkan pesan dengan tren aktual. Penelitian menyimpulkan bahwa komunikasi persuasif dalam deinfluencing mengalami pergeseran fungsi, dari mendorong konsumsi menjadi sarana membangun kesadaran kritis dan perilaku konsumen yang lebih selektif, kritis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Integrasi Revisi Geometri, Pengendalian Rembesan, dan Drainase untuk Meningkatkan Kestabilan Lereng Tambang Kadek Morah Julius B; Bagus Budhi Bowo Laksono; Ardhika Kurniawan; Fika Kurniawan; Joko Triraharjo
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.8082

Abstract

Ketidakstabilan lereng tambang terbuka mengancam keselamatan pekerja, kesinambungan operasi, keandalan infrastruktur, dan pencapaian produksi, terutama ketika geometri yang tidak memadai berinteraksi dengan rembesan dan gangguan drainase. Penelitian ini bertujuan menjelaskan hubungan antara faktor penyebab ketidakstabilan, tindakan perbaikan terpadu, dan perubahan kestabilan lereng setelah intervensi. Penelitian menggunakan desain evaluatif teknik dengan pendekatan sebelum dan sesudah pada Bagian A dan Bagian B. Data diperoleh melalui observasi lapangan, hasil analisis kestabilan lereng yang tersedia, serta pemeriksaan kondisi drainase dan rembesan. Kestabilan dinilai berdasarkan faktor keamanan (FK) dan probabilitas kelongsoran (PK), dengan FK pascaperbaikan di atas 1,30 sebagai kriteria keberhasilan teknis. Kondisi awal menunjukkan FK 1,022 dan PK 35,7% pada Bagian A, serta FK 1,011 dan PK 49,0% pada Bagian B, sehingga Bagian B menjadi prioritas penanganan. Temuan lapangan mencakup longsoran sidewall, genangan akibat rembesan pada jenjang, material bekas timbunan yang mudah bergerak, serta saluran drainase yang tertutup material longsoran. Intervensi terpadu berupa revisi geometri, pengendalian rembesan, penataan material, pemulihan dan optimalisasi drainase, serta pemantauan meningkatkan FK kedua bagian hingga melampaui 1,30. Penelitian menyimpulkan bahwa stabilisasi lereng berkelanjutan memerlukan siklus geoteknik-hidrologi terpadu yang didukung pemantauan adaptif, bukan sekadar perbaikan geometri secara terpisah. Pendekatan ini juga memperkuat pengendalian risiko dan respons operasional terhadap perubahan lapangan.
Analisis Efektivitas Penyelesaian Tindak Lanjut Audit sebagai Dasar Strategi Penguatan Monitoring Tindak Lanjut Audit SPI Holding (Studi Kasus pada PTPN I) Rahmad taufik simatupang; Nazaruddin Nazaruddin; Ikhsan Siregar
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Impresi Indonesia (Issue in Progres)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i9.8084

Abstract

Tindak lanjut audit internal berperan penting dalam memperkuat pengendalian internal, akuntabilitas, dan tata kelola perusahaan pada holding BUMN. Hasil monitoring Semester II Tahun 2025 menunjukkan bahwa 86,56% rekomendasi audit internal PTPN Holding telah diselesaikan sesuai, 11,06% telah ditindaklanjuti namun belum sepenuhnya sesuai dengan rekomendasi audit, dan 2,38% belum ditindaklanjuti. Sebagian besar rekomendasi yang belum terselesaikan berasal dari PTPN I. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyelesaian tindak lanjut audit internal, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta merumuskan mekanisme peningkatan efektivitas tindak lanjut audit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada PTPN I. Data diperoleh melalui telaah dokumen, laporan monitoring tindak lanjut audit periode 2021–2024, serta wawancara dengan 8 (delapan) informan kunci yang terdiri atas auditor internal, manajemen, dan unit operasional. Informan dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatannya dalam proses tindak lanjut audit. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña serta diinterpretasikan melalui perspektif Balanced Scorecard. Efektivitas tindak lanjut audit dipengaruhi oleh komitmen manajemen, koordinasi antar entitas, ketersediaan eviden pendukung, kejelasan batas waktu penyelesaian, serta kesiapan organisasi pasca integrasi holding. Kendala utama yang ditemukan meliputi belum terintegrasinya sistem monitoring, lemahnya pengukuran kinerja, dan terbatasnya mekanisme akuntabilitas. Untuk meningkatkan kualitas penyelesaian tindak lanjut audit, penelitian ini mengusulkan penerapan Audit Monitoring System (AMS), integrasi tindak lanjut audit ke dalam Key Performance Indicator (KPI), serta pelaksanaan tinjauan manajemen secara berkala. Penelitian ini menawarkan kerangka tata kelola tindak lanjut audit yang terintegrasi bagi perusahaan holding BUMN untuk memperkuat pengendalian internal, akuntabilitas, dan kinerja tata kelola perusahaan.
Efektivitas Model Pembelajaran Teaching Personal and Social Responsibility Saintifik dalam Meningkatkan Tanggung Jawab Siswa pada Pembelajaran Pencak Silat (Studi Eksperimen di SMP Negeri 1 Lembang) Ihsan Abdul Patah; Rois Abdul Haris
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.8087

Abstract

Pendidikan jasmani memiliki peran strategis tidak hanya dalam pengembangan kemampuan fisik, tetapi juga dalam pembentukan karakter peserta didik, khususnya tanggung jawab personal dan sosial. Namun, masih ditemukan perilaku siswa yang menunjukkan rendahnya tanggung jawab, pengendalian diri, serta kemampuan menerapkan nilai-nilai positif di luar lingkungan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model pembelajaran Teaching Personal and Social Responsibility (TPSR) berbasis pendekatan saintifik dalam meningkatkan tanggung jawab siswa pada pembelajaran pencak silat. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2×2. Populasi penelitian terdiri atas 360 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Lembang, dengan sampel 72 siswa yang dipilih melalui simple random sampling dan dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Tanggung jawab siswa diukur menggunakan instrumen adaptasi Tools for Assessing Responsibility-based Education (TARE) yang mencakup dimensi respect, participation, self-direction, caring, dan transfer. Data dianalisis menggunakan Weighted Means Score, two-way ANOVA, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan skor tanggung jawab kelompok eksperimen meningkat dari 2,94 menjadi 3,58. Terdapat perbedaan signifikan dalam tanggung jawab siswa (F = 10,203; p < 0,05), sementara interaksi model pembelajaran dan jenis kelamin tidak signifikan. N-Gain kelompok eksperimen mencapai 69,40%, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 45,24%. Dengan demikian, model TPSR saintifik cukup efektif dan lebih unggul daripada pembelajaran konvensional dalam meningkatkan tanggung jawab siswa pada pembelajaran pencak silat.
Pengaruh Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar Geradus Hale
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.8088

Abstract

Disiplin belajar merupakan salah satu faktor penting yang mendukung keteraturan, tanggung jawab, konsistensi, dan kesiapan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran serta mencapai hasil belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa kelas X A dan X B di SMAN 1 Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausal asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 263 siswa kelas X, sedangkan sampel sebanyak 67 siswa kelas X A dan X B dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data disiplin belajar dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert, sedangkan data hasil belajar diperoleh dari dokumentasi nilai rapor Bahasa Inggris semester ganjil dan genap tahun pelajaran 2025/2026. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar, dengan koefisien regresi sebesar 0,685, nilai t sebesar 3,125, dan signifikansi 0,003. Koefisien determinasi sebesar 0,450 menunjukkan bahwa disiplin belajar menjelaskan 45% variasi hasil belajar, sedangkan 55% dipengaruhi faktor lain di luar model. Dengan demikian, peningkatan disiplin belajar dapat mendukung pencapaian hasil belajar Bahasa Inggris siswa secara lebih optimal.
The Effect of PQ4R Strategy and Reading Skills on Indonesian Language Content Learning Outcomes of Class 6 Students in Gondokusuman District Dwi Darmayani
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.8089

Abstract

Low Indonesian language achievement among elementary school students is closely associated with difficulties in reading comprehension and the limited implementation of structured learning strategies. This study aimed to examine the contribution of the Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (PQ4R) strategy and reading skills to Indonesian language learning outcomes among sixth-grade students in Gondokusuman District, Yogyakarta. A quantitative correlational design was employed involving 195 students selected from seven public elementary schools through cluster random sampling. Data were collected using a PQ4R-based Likert-scale questionnaire, a reading skills test, and students’ semester summative assessment scores. Instrument validity and reliability were assessed, and the data were analyzed using classical assumption tests, multiple regression analysis, t-tests, F-tests, and the coefficient of determination using SPSS version 20. The findings showed that the PQ4R strategy had a significant positive contribution to learning outcomes (t = 3.324, p = 0.001), while reading skills also had a significant contribution (t = 2.403, p = 0.016). Simultaneously, both variables significantly predicted Indonesian language learning outcomes (F = 7.534, p = 0.001). These findings indicate that structured reading strategies and adequate reading skills jointly support students’ academic achievement. The study concludes that teachers should systematically integrate the PQ4R strategy while strengthening students’ reading competence to improve Indonesian language learning outcomes.
Hubungan Tingkat Penggunaan Sunscreen terhadap Derajat Klinis Melasma pada Wanita Subur di Klinik Pesona Ayu Beauty Pekanbaru Anggel Marheni; Herlin Novita Pane; Irza Haicha Pratama
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Impresi Indonesia (Issue in Progres)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i9.8031

Abstract

Melasma merupakan gangguan hiperpigmentasi kronis yang sering terjadi pada wanita usia subur dan dipengaruhi oleh paparan radiasi ultraviolet, faktor hormonal, serta faktor genetik. Penggunaan sunscreen sebagai bentuk fotoproteksi berperan penting dalam mencegah keparahan melasma. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat penggunaan sunscreen dengan derajat klinis melasma pada wanita usia subur di Klinik Pesona Ayu Beauty Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 50 wanita usia subur yang didiagnosis melasma dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat penggunaan sunscreen diukur menggunakan kuesioner terstruktur, sedangkan derajat klinis melasma dinilai menggunakan Modified Melasma Area and Severity Index (MASI). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 72,0% responden menggunakan sunscreen. Tingkat penggunaan sunscreen kategori rendah dan sedang masing-masing sebesar 34,0%, sedangkan kategori tinggi sebesar 32,0%. Derajat klinis melasma terbanyak berada pada kategori ringan (48,0%). Uji Spearman menunjukkan hubungan negatif yang kuat dan signifikan antara tingkat penggunaan sunscreen dengan derajat klinis melasma (r = -0,725; p < 0,001). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat penggunaan sunscreen dengan derajat klinis melasma pada wanita usia subur. Semakin baik dan konsisten penggunaan sunscreen, semakin ringan derajat klinis melasma.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Impresi Indonesia (Issue in Progres) Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 5 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 11 (2025): Indonesian Impression Journal (JII) Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 7 (2025): Indonesian Impression Journal (JII) Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Impresi lndonesia Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Impresi Indonesia More Issue