cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
Green Halal Product: Upaya Peningkatan Destinasi Wisata Berbasis Syariah Falikhatun Falikhatun; Salamah Wahyuni; Muthmainah Muthmainah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.27 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.540

Abstract

Salah satu syarat untuk menjadi destinasi wisata syariah adalah tersedianya makanan dan minuman yang terserfifikasi halal.. Berbagai hasil produksi makanan dan minuman dihasilkan oleh Desa Wisata Dewa Emas, antara lain, kerupuk kangkung, hasil olahan ikan, dan minuman herbal. Salah satu produk unggulan yang dihasilkan Desa Wisata ini adalah kerupuk Kangkung dan hasil olahan ikan.. Namun produksi oleh-oleh khas Dewa Emas ini memiliki beberapa kelemahan, antara lain belum tersertifikasi halal dan metoda pemasaran yang masih tradisional. Oleh karena itu tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengurangi beberapa kelemahan tersebut. Metode pengabdian dilakukan dengan dua cara, yaitu (1) Sosialisasi Sertifikasi Halal, dan (2) Pendampingan pengajuan Sertifikasi Halal. Selanjutnya pengabdian ini diharapkan menghasilkan dua produk berbasis hasil pertanian dan tanaman obat (Green Halal Product), yaitu Kerupuk Kangkung dan Wortel (sudah tersertifikasi Halal) dan serbuk minuman herbal (dalam proses sertifikasi halal).
Meningkatkan peluang Pasar Dan Daya Saing Produk Usaha Galamai Di Nagari Persiapan Pemekaran Sungai Cubadak Kecamatan Baso Kabupaten Agam Yofina Mulyati; Prima Yulianti, Yentisna, Alvin Alfian
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.285 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.541

Abstract

MENINGKATKAN PELUANG PASAR DAN DAYA SAING PRODUK USAHA GALAMAI DI NAGARI PERSIAPAN PEMEKARAN SUNGAI CUBADAK KECAMATAN BASO KABUPATEN AGAM 1)Yofina Mulyati, 2)Prima Yulianti, 3)Yentisna, 4)Alvin Alfian Nagari Persiapan Pemekaran Sungai Cubadak merupakan salah satu nagari yang terletak di Kecamatan Baso Kabupaten Agam Sumatera Barat. Di daerah ini banyak tumbuh usaha mikro kecil menengah (UMKM). Keberadaan UMKM di daerah tersebut memegang peran penting bagi pembangunan ekonomi masyarakat disamping juga mampu menyerap tenaga kerja sehingga berdampak pada peningkatan penghasilan masyarakat sekitarnya. Namun demikian banyak diantara pelaku UMKM yang mengelola usahanya tanpa memiliki dasar pengetahuan maupun keterampilan yang cukup. Tidak jarang usaha tersebut hanya dijalankan dengan mengandalkan insting dan pengalaman saja. Hal inilah salah satu yang menjadi penyebab sulitnya UMKM untuk berkembang. Salah satu UMKM yang berada di Nagari Persiapan Pemekaran Sungai Cubadak adalah Usaha Produk Galamai INDRI yang telah berdiri semenjak tahun 2009. Meskipun telah berusia lebih kurang 10 tahun, namun UMKM ini sulit untuk berkembang. Disamping menghadapi persaingan yang ketat diantara sesama UMKM penghasil produk Galamai, usaha ini juga menghadapi permasalahan internal. Permasalahan yang paling utama adalah 1) minimnya modal usaha sehingga sulit bagi pengusaha untuk menaikkan jumlah produksinya untuk mencapai omset yang lebih banyak, 2) minimnya pengetahuan pengusaha tentang manajemen bisnis yang baik, 3) masih mengandalkan pembukuan secara manual. Dalam bidang pemasaran permasalahan yang dihadapi adalah : 4)kurangnya inovasi produk, masalah kemasan, belum adanya branding dan kesulitan dalam mendistribusikan barang, 5) proses produksi masih dilakukan secara tradisional, 6) belum memiliki ijin usaha.Permasalahan dibidang pemasaran ini pada gilirannya akan berdampak pada perkembangan usaha sektor UMKM itu sendiri. Pemecahan masalah yang disarankan adalah : a) Membuat brand dan kemasan, b) memaksimalkan pemasaran Online, c) modernisasi proses produksi. Metode pengabdian : pelatihan dan pendampingan. Hasil pengabdian ini : pengetahuan tentang pengembangan usaha akan meningkat, pengelolaan keuangan lebih baik, produksi meningkat, daerah pemasaran semakin luas dan memiliki izin usaha. Luaran yang diinginkan adalah paten merek dan menerbitkan jurnal ilmiah.
Pelatihan Trik Menciptakan Peluang Usaha Untuk Karyawan Bumnag Kenagarian Malay V Suku Timur Yusnaena Yusnaena; Haryeni, Erdasti Husni, Deddi Julianto
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.944 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.542

Abstract

The Nagari-owned business entity is renamed Malay V Eastern Tribe. based on the results of interviews in the field, it indicates that this business entity has not been productive at all, no business has been carried out. existing capital does not yet function to grow the economy of the community, even though based on historical data there are many fields of business that can be fostered, because this livelihood is a productive livelihood, but this does not correlate with enthusiasm in managing this rural business entity, the results of our interviews with Walinagari It seems that people are confused and have not found entrepreneurial activities like what they will do to produce this Alumni Department. Based on the above phenomena, our team will provide training and counseling to the Eastern Tribal Kenagarian Malay V community to provide knowledge on how to create an entrepreneur, which we pack in topic "Tricks for giving birth to Entrepreneurship" After this activity was held, BUMNAG was active and started its activities. The purpose of this activity is to activate the existence of the Nagari business entity in kenagarian and provide entrepreneurial knowledge for its members in order to be able to manage the existence of a nagari-owned business entity that they already have. This activity will be followed by the community and the management of the Kenagarian V Alumni Association in East Malay, as many as 15 people.
Peningkatan Daya Saing Lokananta Sebagai Destinasi Wisata Sejarah Di Surakarta Tiwuk Kusuma Hastuti; Umi Yuliati; Yusana Sasanti Dadtun
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.736 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.547

Abstract

Lokananta merupakan satu-satunya perusahaan rekaman musik milik Pemerintah Indonesia yang didirikan di Kota Surakarta pada tahun 1956. Berbagai potensi yang dimiliki Lokananta seperti bangunan fisik, berbagai macam koleksi peralatan musik dan kaset audio, duplikasi piringan hitam, dan koleksi film, menjadikan Lokananta berpeluang untuk dapat dikembangkan menjadi salah satu tujuan wisata sejarah di Kota Surakarta dengan mengusung konsep yang lebih modern. Kota Surakarta menggunakan branding “Solo The Spirit of Java” sebagai upaya merevitalisasi pada nilai-nilai, filosofi atau pandangan hidup sebagai upaya melakukan pencitraan dengan memberi penguatan pada simbol atau penanda tertentu. Simbol dan penanda (sign) disadari sangat penting dalam menentukan sebuah tempat sebagai destinasi wisata karena simbol ini terkait dengan citra sebuah tempat di benak para wisatawan. Salah satu simbol dan sign kekayaan budaya Kota Surakarta adalah keberadaan perusahaan rekaman musik yang bernama Lokananta. Pengabdian ini merupakan implementasi dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya dengan tema Model Pengembangan Wisata Sejarah melalui Audio Visual di Lokananta. Mitra dari pengabdian ini adalah Perum Percetakan Negara RI Lokananta yang berada di Kota Surakarta. Tujuan dari pengabdian ini adalah 1) membantu mitra dalam melestarikan warisan sejarah budaya dan mendekatkan sejarah dengan generasi muda, 2) membantu mitra dalam mengoptimalkan potensi Lokananta sebagai destinasi wisata sejarah, melalui manajemen atraksi wisata dan SDM dengan melakukan diskusi sapta pesona, pelatihan guiding dan psikologi pelayanan, penataan lokasi, penambahan atraksi baru, dan membantu dalam pemasaran Pengabdian ini menggunakan metode observasi, diskusi, pelatihan, penyuluhan, dan pendampingan secara langsung. Observasi dilakukan untuk mendata permasalahan yang ada di UKM dan setelah itu didiskusikan dengan pihak UKM. Sementara pelatihan, penyuluhan, dan pendampingan secara langsung dilakukan dalam proses manajemen atraksi wisata dan SDM. Target khusus dalam kegiatan pendampingan ini adalah SDM yang mumpuni dalam bidang pariwisata, atraksi wisata yang lebih tertata, dan peningkatan kemandirian Perum Percetakan Lokananta. Selain itu terjalin kerjasama dengan ASITA dan publikasi di jurnal ilmiah pariwisata.
Kontribusi Perusahaan Pengembang Terhadap Pemberdayaan Petani Perkotaan dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Rikawanto Eko Muljawan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.718 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.548

Abstract

Pembangunan infra struktur yang diperuntukkan bagi sektor property, perindustrian, perdagangan, fasilitas sosial dan pendidikan di wilayah sub-urban terjadi secara cepat hampir di seluruh wilayah Jawa Timur, yang dianggap sebagai salah satu propinsi yang memiliki tingkat perkembangan ekonoi yang pesat. Implikasi yang terjadi bahwa lahan pertanian menjadi semakin terdesak kurang lebih 100 hektar pertahun beralih fungsi menjadi non pertanian. Implikasi berikutnya adalah semakin berkurangnya persediaan pangan, gizi dan bahan baku industri pertanian serta produk-produk pertanian yang menjadi unggulan Indonesia. Ditengah cepatnya pembangunan infra struktur usaha pertanian di perkotaan (urban farming) menunjukkan potensi yang semakin berkembang (walaupun lamban) seiring dengan meningkatnya ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian. Sugiharso (2014) menyebutkan bahwa pada saat ini terdapat 2000 hektar lahan di wilayah Surabaya bagian Barat yang dikuasai pengembang raksasa yang beberapa hektar diantaranya dipinjamkan untuk usaha pertanian. Pemerintah daerah setempat telah mendorong dan mendukung pengembangan urban farming kepada petani setempat yang tinggal 624 dari 11.568 kk, dengan memanfaatkan lahan pertanian yang tersisa yaitu sekitar 400 ha; serta lahan pekarangan (Risma,2017) karena hasil dari pertanian kota mampu menyediakan kebutuhan bahan pangan lokal serta pendapatan yang memadai bagi petani. Perusahaan pengembang yang berperan besar pada proses alih fungsi lahan yang cukup luas serta mendapatkan benefit yang sangat besar, sudah selayaknya untuk berperan utama dalam upaya meningkatkan sumber daya pertanian dengan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Dana CSR ini dapat berkontribusi besar terhadap program peningkatan pengetahuan dan teknologi pertanian (agro eco-technology). Teknologi pertanian yang terintegrasi dari tiga komponen penting yaitu pertanian organik, pertanian konservasi dan pertanian efisien (Nuffil,2017).
Teknologi Tepat Guna Alat Plate Slicer Sebagai Upaya Peningkatan Kecepatan Dan Kapasitas Produksi Pengrajin Kerupuk Di Desa Jaddih Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan Madura Yuliati Yuliati; Hadi Santosa; Hartono Pranjoto
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.763 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.550

Abstract

Pengrajin kerupuk banyak dijumpai di Desa Jaddih Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan Madura. Namun sebagian besar peralatan dan proses produksi yang mereka lakukan masih sangat sederhana dan konvensional, khususnya pada proses pengirisan adonan kerupuk ini masih terdapat banyak kendala dan kekurangan. Proses pengirisan adonan kerupuk masih dilakukan dengan pisau dapur biasa secara manual (di dendeng tipis) sehingga pengirisan gelondongan adonan kerupuk memerlukan waktu yang cukup lama (5 kg/jam) dengan rata rata produksi 50 kg/hari serta cukup sulit untuk mendapatkan ketebalan yang sama dalam tiap pengirisannya (±1 mm). Sejalan dengan upaya pemberdayaan masyarakat khususnya dalam pemanfaatan teknologi tepat guna, maka dalam kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) - RISTEKDIKTI ini diterapkan teknologi tepat guna alat plate slicer adonan kerupuk, dimana secara mekanik konsumsi daya listriknya kecil, didukung dengan komponen peralatan elektronik yang kompak, serta cara pengoperasian dan pemeliharaan yang mudah. Pemanfaatan alat plate slicer ini mampu mengurangi beban pekerjaan manusia, mengurangi kelelahan dan cedera otot pengguna serta dapat meningkatkan kecepatan dan kapasitas produksinya. Dalam kegiatan PKM ini juga dilakukan pelatihan, penyuluhan dan edukasi bagi pengrajin kerupuk tentang strategi dan manajemen pemasaran dalam upaya peningkatan kecepatan produktifitas dan nilai jual produk.
Film Sebagai Media Edukasi: Peningkatan Kesadaran Masyarakat Tentang Kebersihan Lingkungan Elvy Maria Manurung; Sukawarsini Djelantik; Indraswari Indraswari
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.123 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.552

Abstract

Sungai Citarum dinobatkan sebagai salah satu sungai terkotor di dunia. Sungai yang terletak di Jawa Barat ini memiliki peran yang cukup besar bagi kehidupan penduduknya. Selain sebagai sumber air minum, irigasi pertanian, perikanan, pembangkit tenaga listrik untuk kota Bandung, Jakarta, Purwakarta dan sekitarnya, Citarum juga merupakan pemasok air utama untuk kegiatan industri. Lebih dari 27 juta orang memanfaatkan sungai ini sebagai sumber kehidupan, termasuk sekitar 1.500 pabrik yang ada di sekitarnya serta beberapa waduk PLTA. Sudah banyak pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk wilayah sungai Citarum, namun belum Nampak hasil yang signifikan dan belum ada yang menggunakan film sebagai media pendidikan. Film sebagai media pendidikan diharapkan dapat meningkatkan transfer ilmu pengetahuan, mengubah mindset yang selama ini berlaku tentang polusi sungai Citarum –dari yang semula membiarkan bahkan menerima dengan “pasrah” kehidupan yang terpolusi seperti itu—berubah menjadi kesadaran yang lebih meningkat dari masyarakat di tepi sungai Citarum. Film sebagai kritik sosial juga diharapkan dapat mendorong masyarakat di sekitar wilayah sungai Citarum untuk menciptakan sendiri ide-ide kreatif dan gagasan-gagasan baru untuk mengubah lingkungan yang tidak sehat, sebelumnya, menjadi lingkungan yang sehat dengan air bersih sebagai sumber kehidupan. Menggunakan Taxonomy Bloom sebagai kerangka dan strategi pengabdian, pelaksanaan pengabdian ini akan memiliki dua tahapan kegiatan, yaitu aktivitas sayembara dan aktivitas penghargaan (awarding) - pemutaran (movie screening). Aktivitas pertama (UNPAR Movie Award 2019) diadakan mulai bulan Februari sampai Juli 2019. Sayembara UNPAR Movie Award ini ditujukan untuk mahasiswa di Perguruan Tinggi di Bandung dan masyarakat umum. Faktor utama yang dinilai dari pembuatan film adalah kreativitas, orisinalitas, dan pesan yang hendak disampaikan. Dari 65 peserta yang mendaftar, 33 materi film pendek telah diterima oleh panitia, dan sedang dilakukan penilaian terhadap film-film tersebut oleh para juri yang kompeten di bidangnya. Selama proses penjurian, panitia juga telah melakukan movie gathering and film screening, dengan mengundang Jay Subijakto dan Oscar Matulloh sebagai pembicara. Jay merupakan sutradara film dokumenter berjudul “Banda: The Dark Forgotten Trails” yang piawai di bidangnya. Pada acara movie gathering sekaligus technical meeting tersebut, pembicara membagikan tips mengenai cara-cara membuat film pendek (documentary) yang baik. Aktivitas kedua dilaksanakan sesudah pemilihan pemenang diumumkan di bulan Agustus, yaitu mulai bulan September sampai November 2019; dengan melakukan yaitu pemutaran film-film pemenang sayembara di lokasi –kampus UNPAR dan wilayah pemukiman Citarum-- tertentu. Melalui pesan dan nilai-nilai yang disampaikan melalui film-film ini diharapkan masyarakat penonton, khususnya masyarakat di Jawa Barat yang hidup dan dihidupi sungai Citarum, dapat menambah dan meningkatkan aspek kognitif, aspek afektif dan psikomotoriknya. Dengan demikian, kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan dengan sumber air yang bersih sebagai konsumsi keseharian dapat dijiwai dan diterapkan. Pemberdayaan masyarakat di Jawa Barat, khususnya yang bermukim di sepanjang sungai Citarum, dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan dapat ditingkatkan. Pengabdian kepada masyarakat ini direncanakan untuk dilanjutkan di tahun 2020, dengan menayangkan film-film baru (dokumenter atau fiksi –based on true story) hasil produksi bersama dengan masyarakat yang tinggal di wilayah Citarum, untuk diputar di stasiun televisi lokal atau nasional. Dengan begitu, masyarakat diharapkan memiliki pilihan tontonan yang lebih bervariasi dan mengedukasi. Kata kunci: sungai Citarum, film, media pendidikan, pemberdayaan masyarakat
Pengelolaan Sampah Dan PHBS Di Rumah Tangga Sekitar Tps Kelurahan Gadang Banjarmasin Farida Heriyani; Lia Yulia Budiarti
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.206 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.553

Abstract

Kelurahan Gadang Kota Banjarmasin merupakan wilayah dengan kepadatan penduduk yang sangat tinggi. Di wilayah ini terdapat aliran sungai dan sebuah lokasi tempat pembuangan sampah sementara (TPS). Sampah yang dibuang ke TPS selalu dalam jumlah yang melebihi kapasitas TPS tersebut sehingga sampah berhamburan ke sekitar TPS dan menimbulkan bau yang tidak enak serta mencemari lingkungan sekitarnya. Angka kejadian penyakit yang berhubungan dengan pencemaran lingkungan seperti ISPA, diare dan dermatitis selalu termasuk dalam 10 penyakit terbanyak di daerah ini. Kegiatan ini bertujuan agar ibu-ibu rumah tangga yang bertempat tinggal di sekitar TPS ini terbiasa berperilaku hidup bersih dan sehat serta dapat mengelola sampah dengan baik sehingga dapat mengurangi jumlah sampah serta dapat memberikan nilai ekonomis dan mengurangi beban TPS yang ada. Kegiatan ini berupa penyuluhan dengan metode diskusi dan tanya jawab tentang PHBS di rumah tangga, penyakit akibat lingkungan yang tercemar dan bagaimana pencegahannya serta cara pengelolaan sampah yang benar, diikuti dengan pelatihan tentang cara mencuci tangan dan mengelola sampah. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan didapatkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta setelah kegiatan dibandingkan dengan sebelum kegiatan dan peserta termotivasi untuk mengelola sampah rumah tangga dan menerapkan PHBS di rumah tangga mereka.
Pemanfaatan Sampah Botol Plastik Di Sdn Batok 3, Tenjo, Kab. Bogor Karnelasatri Nela
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.47 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.554

Abstract

Produksi sampah plastik terus meningkat setiap tahunnya seiring dengan peningkatan jumlah penduduk di Indonesia. Sampah plastik merupakan salah satu masalah lingkungan yang besar dekade ini. Pemerintah Indonesia sendiri telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan sampah secara umum sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs). Pengelolaan sampah plastik di Indonesia harus dilakukan secara menyeluruh untuk mendapatkan hasil yang optimal. Untuk itu, seluruh elemen masyarakat perlu memberikan peran aktif dalam penanganan masalah di atas. Hal ini dapat dimulai dengan edukasi tentang masalah sampah dan lingkungan pada tingkat sekolah dasar. Edukasi tentang pengelolaan sampah plastik telah dilakukan di SDN Batok 3, Tenjo, Kabupaten Bogor. Edukasi dilakukan dengan penyampaian dampak samapah plastik bagi lingkungan, pengenalan sistem hidroponik sederhana yang memanfaatkan sampah botol plastik dari sekitar sekolah serta lomba kreatifitas pembuatan celengan dan mainan sederhana. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran siswa tentang dampak sampah plastik pada lingkungan serta menambah pengetahuan siswa tentang cara-cara sederhana mendaur ulang sampah botol plastik untuk mengurangi jumlah produksi sampah plastik yang harus dibuang ke TPA maupun berakhir di ekosistem.
Pelatihan Penulisan Makalah Publikasi Ilmiah Bagi Guru SMA di Tangerang Prayekti Prayekti
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.609 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.555

Abstract

Kota Tangerang Selatan adalah sebuah kota yang terletak di Tatar Pasundan Provinsi Banten, Indonesia. Kota ini terletak 30 km sebelah barat Jakarta dan 90 km sebelah tenggara Serang, ibu kota Provinsi Banten. Kota Tangerang Selatan berbatasan dengan Kota Tangerang di sebelah utara, Kabupaten Bogor di sebelah selatan, Kabupaten Tangerang di sebelah barat, serta Daerah Khusus Ibukota Jakarta di sebelah timur. Dari segi jumlah penduduk, Tangerang Selatan merupakan kota terbesar kedua di Provinsi Banten setelah Kota Tangerang serta terbesar kelima di kawasan Jabodetabek setelah Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan Depok. Terdapat beberapa sekolah menengah atas yang berada di kota tersebut yang masih membutuhkan bimbingan dan pencerahan tentang publikasi ilmiah bagi guru guru Fisika SMA yang ada di kota Tangerang Selatan. Publikasi ilmiah adalah sebuah pekerjaan yang dapat dianggap sebagai pekerjaan yang berat dan juga pekerjaan yang menyenengkan. Namun bagi guru fisika menulis pblikasi ilmiah merupakan pekerjaan yang memberatkan dan menyita waktu yang lumayan panjang, sehingga diperlukan kemampuan dan kemauan yang tinggi agar penulisan dapat terlaksana dengan baik dan hasilnya optimal.

Page 38 of 138 | Total Record : 1378