cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO MELALUI PERBAIKAN MANAJEMEN USAHA PADA ANGKRINGAN “MBOK NOM” SURABAYA Woro - Utari; Mei Indrawati; Nur Halima
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1189.964 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1344

Abstract

PPM ini dilakukan pada Angkringan Mbok Nom bertempat di Jl.Griya Babatan Mukti K / 20, RT 02, RW 07, Kel. Babatan , Kec. Wiyung – Surabaya. Jenis usahanya adalah berjualan nasi bakar, sate usus, telur puyuh, ceker, dadar jagung dan minuman sinom mbok Nom. Masalah yang dihadapi Mitra adalah sebagai berikut :1) cara menaikkan omset penjualan ? 2) Bagaimana cara memasarkan lebih luas lagi? 3) Bagaimana cara mengatur keuangannya ? 4) Bagaimana barang dagangannya lebih diminati banyak orang tidak hanya kalangan menengah tetapi kalangan atas? Sebagai solusi pemecahan masalahnya :1) Pelatihan cara berwirausaha dan managemen keuangan.2) Pelatihan cara membuat konten promosi di Medsos.3) Pendampingan oleh tim.4) Meningkatkan pemasaran dengan packaging yang menarik.4) Mengenalkan CHRIS sebagai alat pembayaran yang mudah ,bila tidak ada uang tunai. Metode pelaksanaannya dengan 1) Memberikan pelatihan tentang cara berwirausaha.2) Mengikutsertakan dalam pelatihan membuat konten-konten untuk pemasarannya melalui Medsos. 3) Memberikan pelatihan cara pakking produk yang menarik 4) Mengadakan pendampingan dan pemantauan pemasaran selama 3 bulan.5) Menambah alat bakar 6) Mengenalkan CHRIS sebagai alat pembayaran yang mudah, dengan mengundang sales CHRIS. Beberapa output yang sudah dihasilkan dari PPM ini adalah: Pertama: Tersedianya Website pemasaran mitra. Kedua: Mitra sudah bisa membuat neraca keuangan untuk mengukur untung, rugipenjualan. Ketiga: Mitra sudah ada peningkatan dalam packaging produk sehingga pemesanan nasi bakar dari kantor-kantor semakin ramai seperti Bank, PGN, hajatan, arisan dan produk penjualan sekarang bertambah jenisnya selain tersebut diatas sekarang ada produk baru yaitu sambel bawang Mbok Nom dan varian nasi bakar bertambah. Keempat :Pemesanan melalui GOJEK dan GRAB semakin ramai sehingga omset semakin meningkat. Kelima: Sudah ada penambahan 2 alat bakar, dari PPM 1 alat bakar dan yang 1 alat bakar swadaya. Keenam: Mendatangkan Bpk. Edy Purwadi sales CHRIS untuk bersosialisasi cara pembayaran yang mudah menggunakan CHRIS, aplikasi itu baru mulai jalan.
PPM KELOMPOK GURU PENGEMBANG KREASI KAIN MOTIF SHIBORI DENGAN PEWARNA ALAMI DI SD AL KAUTSAR PAKAL SURABAYA dwi hardaningtyas; Arini Sulistyowati; Nur Rahmawati; Elisa Vina Ivanka
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.808 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1345

Abstract

Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) sudah mulai diterapkan dalam dunia pendidikan di Indonesia. Banyak sekolah sudah mulai melakukan upaya meningkatkan perilaku kepedulian terhadap lingkungan dalam kegiatan pembelajarannya. SD Al Kautsar Surabaya merupakan salah satu sekolah yang pembelajarannya menerapkan pendidikan lingkungan Hidup. Dalam pelajaran Seni Budaya Keterampilan kelas 6, siswa sering diajak untuk membuat karya kain ikat celup/jumputan, namun masih menggunakan pewarna sintetis yang cenderung mencemari lingkungan. Kegiatan PPM ini diharapkan menjadi solusi bagi SD Al Kautsar, karena dalam kegiatan ini guru diberi pelatihan membuat pewarna alami dari bahan yang mudah didapat di lingkungan sekolah. Selain itu untuk mengembangkan desain ikat celup/jumputan, guru juga diberi pelatihan tentang pembuatan kain motif arashi dan itajime shibori. Pembuatan kain motif shibori merupakan teknik ikat celup juga. Teknik ikat celup ini cenderung lebih sederhana dan lebih mudah pengerjaannya dibandingkan dengan membuat batik, sehingga dipilih sebagai kegiatan yang sesuai untuk perkembangan motorik (keterampilan) siswa kelas 6. Selanjutnya guru melakukan diseminasi pada siswa kelas 6. Diseminasi ini meliputi pembelajaran membuat pewarna alami dari daun mangga, pembelajaran membuat kain ikat celup motif arashi dan itajime shibori serta membuat karya kreatif yang bermanfaat dan dibutuhkan berbahan kain shibori pewarna alami dengan harga jual yang terjangkau, seperti konektor masker, karet rambut, maupun taplak meja.
PELATIHAN PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI UNTUK MENCAPAI BREAK EFENT POINT (BEP) OPTIMAL PADA WALI MURID PENGELOLA UMKM DI PAUD BINA BANGSA DESA JATISARI KECAMATAN SENORI KABUPATEN TUBAN Hidayatul Khusnah; Mardiyah Anugraini
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.14 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1346

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan perbaikan taraf hidup dan kesejahteraan jangka panjang bagi pengelola UMKM yang ada di desa Jatisari Kecamatan Senori Kabupaten Tuban. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara luring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Kegiatan ini akan diikuti oleh wali murid PAUD Bina Bangsa Desa jatisari Kecamatan Senori yang memiliki UMKM. Permaslahan utama para pengelola UMKM adalah minimnya pengetahuan tentang cara penentuan harga pokok produksi dari produk mereka. Pada dasarnya penentuan harga pokok produksi itu adalah salah satu hal yang penting bagi para pelaku usaha, jika mereka tidak memahami dan mengetahui cara menghitung yang benar maka usahanya tidak dapat berkembang dengan pesat. Berdasarkan hal di atas, maka kami berinisiatif untuk melakukan pelatihan penentuan harga pokok produksi untuk mencapai break efent point (bep) optimal, dengan harapan dapat membantu para pelaku usaha agar dapat meningkatkan usahanya. Kemudian untuk melihat perubahan pola laporan keuangan ukm maka setelah selesai pelaksanaan intervensi sosialisasi pengabdian masyarakat, langkah akhir adalah melakukan evaluasi. Evaluasi dirancang dengan membandingkan kondisi pengetahuan dan kesadaran awal sebelum intervensi sosialisasi dengan peningkatan pengetahuan dan kesadaran setelah pelaksanaan intervensi. Pemotretan pengetahuan dan kesadaran perangkat dan guru tentang laporan keuangan lembaga pendidikan, dengan menggunakan kuesioner individu yang berupa pre test dan post test.
PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN IBU DAN ANAK MELALUI PEMANFAATAN BUKU KIA (KESEHATAN IBU DAN ANAK) UNTUK PENCEGAHAN STUNTING Nur Azizah; Isyos Sari Sembiring; Mediyana Sembiring; Asnika Asnika; Rosmani Sinaga; Devita Purnamasari
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.434 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1347

Abstract

PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN IBU DAN ANAK MELALUI PEMANFAATAN BUKU KIA (KESEHATAN IBU DAN ANAK) UNTUK PENCEGAHAN STUNTING Nur Azizah1, Isyos Sari Sembiring2, Eva Ratna Dewi3, Devita Purnama sari4, wita nancy5, 1,2STIKes Mitra Husada Medan 3,4STIKes Mitra Husada Medan 5,6STIKes Mitra Husada Medan azizahlubis243@gmail.com, sari.sembiring9@gmail.com ,evaratna.dewi87@gmail.com, devitapurnamasari129@gmail.com, witanancy328@gmail.com. Abstrak Stunting merupakan sebuah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, hal ini menyebabkan adanya gangguan di masa yang akan datang yakni mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Ketidakpahaman ibu yang memiliki balita terhadap informasi yang didapatkan tentang pertumbuhan dan perkembangan balita sehingga menyebabkan balita mengalami stunting Upaya meningkatkan kelangsungan dan kualitas hidup ibu dan anak dengan pendekatan promotif dan preventif dengan memanfaatkan buku KIA sebagai informasi tentang ibu dan anak sehingga memudahkan ibu untuk dapat memahami kondisi kesehatan bayinya secara mandiri dan meningkatkan praktik keluarga dan masyarakat dalam mememilihara/ merawat kesehatan. Tujuan Pengabdian masyarakat ini dilakukan kepada masyarakat untuk meningkatkan kualitas kemampuan ibu balita dalam memanfaatkan buku KIA . Hasil kegiatan program pengabdian masyarakat yang telah dilakukan menunjukkan dengan Metode Penyuluhan dan membagikan kuesioner untuk menilai pengetahuan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) diberikan penyuluhan. Hasil Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan tentang pemanfaatan buku KIA, setelah dilakukan penyuluhan sehingga ibu hamil dapat memahami isi dari buku KIA . Kata Kunci : Kualitas kesehatan, pemanfaatan Buku KIA, Pencegahan stunting
MEMBENTUK MAHASISWA WIRAUSAHA MELALUI PROGRAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN Grace Jenny Soputan; Nova Ch. Mamuaya; Made Krisnanda
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.943 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1348

Abstract

Pengangguran terdidik masih menjadi masalah sampai saat ini di Indonesia. Tanggung jawab untuk mengatasi masalah tersebut adalah lembaga pendidikan termasuk Perguruan Tinggi. Permasalahan di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manado hanya sebagian kecil mahasiswa yang melakukan kegiatan usaha atau merintis usaha. Fenomena yang terjadi para lulusan masih menganggur karena lapangan kerja yang tersedia terbatas. Program Pengembangan Kewirausahaan merupakan salah satu kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat untuk membantu melahirkan wirausaha baru di lingkungan mahasiswa. Tujuan kegiatan ini untuk membekali dan melatih mahasiswa menjadi seorang wirausaha yang mandiri dengan merintis usaha baru. Jumlah mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini dipilih 20 orang di Fakultas Ekonomi yang berasal dari Program Studi Manajemen, Akuntansi, Pendidikan Ekonomi, dan Ilmu Ekonomi. Metode kegiatan menggunakan pelatihan, praktikum, pendampingan, dan magang dan dilaksanakan selama 4 bulan. Pelatihan dan magang dilaksanakan di beberapa tempat UKM yang dipilih. Hasil yang dicapai terdapat 7 mahasiswa yang mulai merintis usaha baru antara lain, usaha makanan ringan, aneka minuman kekinian, kerajinan, dan multi fungsi. Motivasi berwirausaha dari mahasiswa harus diikuti dengan intervensi dari dosen sebagai pendamping.
Pendampingan Usaha Dawet Siwalan (DILAN) Di Desa Hendrosari, Menganti, Gresik, Sebagai Upaya Menghidupkan Glokalisasi Di Masa Pandemi_Lutfia NH Lutfia Nurul Hidayati; Dwi Hardiningtiyas; Indriastuti Indriastuti
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.646 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1349

Abstract

Dawet berasal dari Jepara Jawa Tengah, namun sudah dikenal luas di berbagai wilayah di Indonesia karena rasanya yang unik. Minuman terenak versi CNN pada tahun 2018 mengalami inovasi pada pengolahannya. Es dawet yang ada di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Gresik, dipadukan dengan buah siwalan, sehingga menjadi Es Dawet Siwalan (DILAN). Penjualan DILAN dikelola di sentra penjualan siwalan dan wisata edukasi Hendrosari menjadi sorotan. Kualitas rasa yang diciptakan dan penyesuaian antara lokalitas dengan globalisasi, menjadi kajian yang menarik. Hal ini disebabkan semakin maraknya penjualan minuman cita rasa luar negeri. Dalam menghadapi globalisasi pelaku UMKM bukan merupakan hal yang mudah. Di tengah tuntutan globalisasi ekonomi, persaingan dengan perusahaan besar, dan juga inovasi yang serba cepat, pelaku UMKM membutuhkan bantuan yang berkelanjutan dari pihak yang peduli pada kebangkitan perekonomian. Salah satu hal yang menjadi permasalahan dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing saat ini adalah maraknya varian minuman “impor” di Indonesia. Sehingga, minuman lokal harus dikenalkan kembali dengan konsep yang baik, dalam kajian transformasi global: dengan Glokalisasi. Banyak hal yang harus diperhatikan, baik oleh pelaku usaha maupun pemerintah. Pengabdian masyarakat yang penulis lakukan memuat riset bagaimana pelaku usaha minuman DILAN bertahan di masa pandemi dan apa tantangan yang dihadapi di tengah arus globalisasi perekonomian.
PKM PENYUSUNAN MASTERPLAN PEMBANGUNAN SMART CITY KABUPATEN SIAK, PROVINSI RIAU Winarno Winarno
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1179.358 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1350

Abstract

Sejak tahun 2017 hingga kini tahun 2020, Kabupaten Siak telah melaksanakan program kerja terkait Smart City, dan telah dilakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi setiap tahun, baik secara Internal, maupun oleh Team Smart City Kementrian Kominfo. Smart city merupakan pendekatan yang relevan dalam melakukan pembangunan di Kabupaten Siak di Era Teknologi Informasi dan Komunikasi saat ini. Setiap Pusat Pemerintahan harus menerapkan konsep Smart City, dimana pemerintah memberikan pelayanan publik yang lebih cepat dan efisien, serta mendukung warganya dengan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi dalam berbagai kegiatan, baik dalam aspek kehidupan, sosial, ekonomi, lingkungan, maupun tata kota. Dalam Musrenbang nasional baru-baru ini, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa fenomena kompetisi saat ini bukan lagi antar negara yang kuat dengan yang lemah, melainkan negara yang cepat dalam memberikan layanan mengalahkan negara yang lambat dalam memberikan layanan. Gerakan Mewujudkan 100 Smart City ini dimaksudkan sebagai koridor kolaborasi dengan memahami fenomena di atas. Kegiatan PKM yang dilakukan adalah melaksanakan penyusunan buku Masterplan Pembangunan Smart City di Kabupaten Siak, pada akhir 2020. Hasil dari kegiatan tersebut adalah tiga buah buku Masterplan Smart City Kabupaten Siak.
GERAKAN SADAR LINGKUNGAN MASYARAKAT DESA TONGKE-TONGKE DALAM MENGATASI TERJADINYA ABRASI DAN PASANG AIR LAUT DI KABUPATEN SINJAI Irvandi Irvandi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.521 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1352

Abstract

Hutan mangrove salah satu lahan yang kelestariannya akan terancam dan akan menjadi salah satu isu lingkungan global. Terjadinya peningkatan kecenderungan pengrusakan ekosistem hutan mangrove dengan meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat lokal, seperti kebutuhan rumah tangga, penebangan hutan mangrove yang dijadikan kayu bakar. Terjadinya abrasi di Kabupaten Sinjai ini disebabkan oleh ulah manusia yang tidak sadar akan pentingnya mangrove bagi kehidupan masyarakat dan bahkan dapat mengakibatkan terjadinya pasang air laut. Oleh karena itu, penulis membuat sebuah program dengan judul Gerakan Sadar Lingkungan Masyarakat Desa Tongke-Tongke dalam Mengatasi Terjadinya Abrasi dan Pasang Air Laut di Kabupaten Sinjai. Metode yang digunakan yaitu dengan koordinasi, sosialisasi program, pembuatan video teknis pelaksanaan program hingga penyusunan laporan dan publikasi. Analisis data yang digunakan yaitu menggunakan data primer. Ketercapaian target yang telah dilaksanakan berkisar sebesar 95% dari seluruh rangkaian kegiatan. Program terlaksana dengan pemberian materi kepada mitra mengenai program yang juga akan menjadi pelaksana keberlanjutan program. Materi mengenai rehabilitasi mangrove, dampak dan manfaat mangrove. Sebagai pedoman keberlanjutan program, masyarakat diberikan buku pedoman pelaksanaan program yang dilengkapi modul. Buku pedoman sudah didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Adapun tahapan rencana berikutnya yaitu Melakukan Follow up sebagai bentuk untuk menjalin komunikasi, sekaligus mengontrol pelaksanaan program gerakan sadar lingkungan atau rehabilitasi mangrove.
PEMBERDAYAAN PEMUDA BERBASIS POTENSI LOKAL DI DESA KENDUNG SURABAYA Fitra Mardiana; Yuli Ermawati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.196 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1353

Abstract

Organisasi kepemudaan sangat penting dalam upaya pemberdayaan pemuda untuk memupuk rasa kepedulian, nasionalisme, mengembangkan kemampuan, minat, bakat, meningkatkan keswadayaan dan penanggulangan hal-hal negatif. Desa Kendung Surabaya terkenal dengan sebutan “Kampung Semanggi” memiliki lahan-lahan dan riwayat sejarah yang potensial untuk dapat dikembangkan. Namun untuk dapat menggali dan mengembangkan potensi lokal tersebut diperlukan sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, energik, dan jauh berpandangan ke depan. Salah satunya adalah Karang Taruna RW 3 Kendung. Sayangnya kondisi kegiatan mereka dapat dikatakan pasif. Beberapa permasalahan yang mereka hadapi adalah kurangnya komitmen dan kekompakan diantara pengurus, belum bisa mengenal peluang/potensi lokal, belum memanfaatkan secara maksimal fasilitas yang dimiliki oleh RW karena keterbatasan pengetahuan IT, kurangnya praktek kewirausahaan. Tujuan dari pemberdayaan ini adalah menggali potensi yang dimiliki oleh organisasi kepemudaan di Desa Kendung untuk disinergikan dengan potensi lokal wilayah Kendung. Metode yang digunakan yaitu dengan sebagai berikut (1)melakukan analisis SWOT untuk menggali potensi mitra, (2)melakukan pembinaan (materi) tentang kepemimpinan dan organisasi, (3)memberikan pelatihan IT baik dari segi internet, audio visual, maupun jejaring social dengan memaksimalkan sarana yang dimiliki oleh Desa Kendung RW 3. (4) mengajak mitra dan memfasilitasi mitra membuat warung online untuk menstimulus mereka membuka usaha secara online tanpa mengganggu aktifitas kerja mereka. Hasil kegiatan adalah tim pengabdian masyarakat berhasil memetakan potensi yang dimiliki oleh Karang Taruna RW 03 Kendung, memberikan pemberdayaan dalam bentuk beberapa pelatihan dan stimulus, sehingga kini mereka mampu membenahi manajemen Karang Taruna dan memiliki website yang mewadahi promosi kegiatan mereka, memasarkan produk usaha mereka, dan menjadi ajang komunikasi organisasi mereka dengan dunia luar.
OPTIMALISASI PERAN BKK SMK WIJAYA PUTRA DI MASA PANDEMI MENUJU KENORMALAN BARU Nurleila Jumati; Iful Novianto; Hardo Wahyudi; Royin Lutfiana Putri
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1076.897 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1355

Abstract

Kemendikbud mengeluarkan SE No 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease. Dengan demikian maka proses belajar mengajar di sekolah dilakukan secara daring, bukan dengan tatap muka mempergunakan teknologi sehingga ada penekanan pada optimalisasi peran BKK SMK Wijaya Putra Surabaya di masa pandemi covid 19 menuju kenormalan baru atau new normal. Optimalisasi peran BKK SMK Wijaya Putra Surabaya dilakukan dengan metode pelaksanaan yaitu rangkaian focus group discussion (FGD), serta pendampingan yang dilakukan secara intensif dan berkala. Hasil dari metode pelaksanaan tersebut maka ada penguatan baik secara internal maupun eksternal di BKK SMK Wijaya Putra Surabaya yaitu adanya SOP BKK, SOP PKL Siswa, media sosial Instagram BKK dan membangun jejaring. Dengan optimalisasi tersebut maka siswa dan alumni SMK Wijaya Putra Surabaya mendapatkan wadah untuk melatih dan mengembangkan baik hard skill maupun soft skill di DUDI serta alumni mendapatkan informasi lowongan pekerjaan dengan media sosial Instagram. Di sisi yang lain, data-data siswa yang ada di SMK Wijaya Putra diolah dan dianalisis menjadi data yang dapat memberikan gambaran siswa kepada DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri) pada saat PKL (Praktek Kerja Lapangan) maupun alumni ketika mencari pekerjaan.

Page 75 of 138 | Total Record : 1378