Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Articles
1,378 Documents
PPM PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK)
Suprayoga Suprayoga;
Arini Sulistyowati;
Fitra Mardiana
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (914.532 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1407
Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) adalah program dalam memenuhi kebutuhan dasar untuk terwujudnya kesejahteraan keluarga. Dalam penyelenggaraan PKK, masih terdapat program pokok PKK yang belum terlaksana dengan baik. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan penerapan program pokok PKK terkait pangan, pendidikan dan ketrampilan serta kelestarian lingkungan hidup. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini berupa penyuluhan, pelatihan dan pendampingan terhadap peran ibu-ibu PKK untuk meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan, pelatihan persemian dan pembibitan tanaman dan budidaya lele. Hasil dari kegiatan ini adalah menambah wawasan dan pengalaman bagi ibu-ibu PKK, terciptanya lingkungan yang bersih dan lahan kosong yang ada disekitar rumah telah dapat dimanfaatkan dengan baik dan produktif. Dengan pelaksanaan kegiatan ini secara berkelanjutan dapat berkontribusi dalam memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan
KEPEDULIAN LINGKUNGAN DAN KESEHATAN DI CONDONGSARI BANYUURIP PURWOREJO
Syamsul Hadi;
Affan Luthfi Fahmi Hakim;
Ari Prasetyo;
Solikin Andriyanto
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (431.169 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1408
Condongsari merupakan salah satu desa di Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Desa Condongsari merupakan salah satu desa sasaran Universitas Sebelas Maret dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode Januari-Februari 2021. Pelaksanaan KKN tersebut mengusung tema “Pengembangan Kepedulian Lingkungan dan Kesehatan di Desa Condongsari, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo”. Tema tersebut dirasa sesuai untuk pengembangan desa dengan tetap memperhatikan kondisi siaga di tengah wabah pandemi Covid-19. KKN UNS telah menyelesaikan 6 program kerja utama dan 6 program kerja penunjang dalam bidang kebersihan, kesehatan, pendidikan, multimedia, pertanian, dan literatur. Seluruh program telah terlaksana dengan baik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Partisipasi masyarakat dan pemerintah Desa Condongsari sangat baik dalam merespon program kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim KKN UNS. Semua program utama dan penunjang yang telah terealisasi diharapkan dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki Desa Condongsari. Setiap kegiatan yang telah berlangsung secara kontinyu diharapkan agar tetap dipertahankan sebagai bekal bagi masyarakat Desa Condongsari untuk mengembangkan potensi desa di tengah kondisi normal baru pasca pandemi Covid-19. Program yang telah terlaksana diharapkan dapat memberikan kontribusi yang bersifat membangun bagi Desa Condongsari.
PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN STOP BABS DI DESA WILAYAH KABUPATEN LEBAK BANTEN
Rusmana Rusmana;
Yeyen Maryani;
M. Iman Santoso
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (188.853 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1415
Knowledge and skills in managing household waste and understanding the importance of stopping defecation must be mastered by the community, therefore improving skills to manage waste can be utilized and benefited as well as environmental hygiene and health through improving public health at large. The implementation method is carried out by workshops and conveying ideas through outreach activities and demonstrations to the community with household waste management using the concept of Sort-Collect-Benefit-Profit to reduce the volume of household waste and benefit the community, as well as triggering strategies which are a way to reduce household waste. volume of household waste and benefit the community, as well as triggering strategies which are ways to change individual hygiene and sanitation or community behavior on their own awareness by touching the feelings, mindset, behavior, and habits of individuals or communities, namely by providing health education to the community. This community service activity was carried out at the Bumi Katineung Rangkasbitung Hotel on September 3, 2021 with 30 participants involved in this activity consisting of representatives from 28 sub-districts in Lebak Regency, Banten Province. The achievement targets in this activity are increasing the ability of residents to manage household waste, the use of household waste for media, the importance of managing a waste bank, and the habit of stopping plant defecation. The results of this activity show that community members are very enthusiastic and have the potential to use household waste to make compost or recycle waste, and understand the importance of stopping defecation, simply. The follow-up of this activity is the formation of waste bank managers in various regions/villages and continuous counseling on the habit of stopping defecation by providing/constructing public or family latrines.
PENGEMBANGAN LABORATORIUM SMART HOME DENGAN PENDEKATAN DESAIN PASIF BERBASIS KOLABORATIF
Anisza Ratnasari;
Hanugrah Adhi Buwono;
Adriyan Kusuma
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (410.723 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1416
Rumah cerdas atau smart home tidak selalu hanya mengandalkan sistem otomasi berbasis teknologi, namun dari aspek perancangan dapat menerapkan pendekatan desain pasif untuk meningkatkan kinerja bangunan. Melalui analisis tapak yang tepat, bangunan dapat dengan optimal memperoleh pencahayaan alami dan ventilasi silang yang sangat potensial menurunkan beban pendingin ruang. Dengan metode kolaboratif yang melibatkan multi disiplin ilmu, pengembangan laboratorium smart home Universitas Pradita ini terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu tahap desain, tahap pelaksanaan dan tahap operasional. Tim arsitektur mengambil bagian pada tahap desain, dengan agenda, yaitu; edukasi konsep rumah cerdas, sinkronisasi proyek dan pra pengembangan desain. Peran tim arsitektur dalam mengedukasi rumah cerdas berbasis desain pasif cukup signifikan, mengingat 90% anggota tim memahami paradigma baru pendekatan desain pasif ini. Proses pemrograman desain dan pra pengembangan desain berjalan baik melalui sinergi, kerjasama dan kolaborasi antar tim, sehingga menghasilkan perancangan desain pasif yang siap diteruskan dengan perencanaan sistem otomasi berbasis teknologi. Harapan kedepan, proyek kolaborasi serupa dapat terus dijaga keberlanjutannya untuk menciptakan suasana akademik dengan pembelajaran praktis, aplikatif dan kolaboratif.
Teknologi Tepat Guna PELATIHAN KETRAMPILAN MEMBUAT POT UNTUK ANAK
Iqbal Maimun Umar;
Joni Nur Budi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (311.949 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1418
In this pandemic era, most of the activities are done around the house, to fill the activities the children can take part in pot-making skills training. The expected benefit is to grow children's motor creativity more actively so that they can produce hand movements that produce artistic works. In addition, activities during the pandemic will benefit children further to develop self-confidence and become entrepreneurial skills.
PELATIHAN SECARA DARING MENGENAI PEMBUATAN PRODUK MINUMAN FERMENTASI DI SEKOLAH DIAN HARAPAN
Kam Natania;
Hardoko Hardoko;
Ratna Handayani
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (534.985 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1419
Siswa sekolah menengah atas merupakan generasi penerus bangsa. Masa-masa SMA biasanya siswa dihadapkan pada salah satu pilihan sulit, yaitu menentukan tujuan masa depan. Melalui pengabdian masyarakat ini diharapkan siswa-siswa akan diperkenalkan secara umum kepada bidang ilmu teknologi pengolahan makanan dan secara khusus kepada teknologi fermentasi. Fermentasi merupakan salah satu Teknik pengolahan pangan yang paling tua, dimana melalui fermentasi, makanan bukan saja diperpanjang umur simpannya tetapi juga dilakukan pengolahan dengan memanfaatkan mikroorganisme untuk meningkatkan gizi, rasa dan sifat fungsionalnya. Teknologi fermentasi saat inibukan hanya diaplikasikan pada produk makanan, tetapi teknologi fermentasi sekarang ini merupakan salah satu teknologi dasar yang digunakan untuk menghasilkan obat-obatan maupun sumber daya energi yang terbarukan. Teknologi fermentasi merupakan teknologi yang erat kaitannya dengan potensi pemberdayaan alam, baik sebagai sumber makanan maupun sebagai sumber energi. Banyak sekali produk-produk fermentasi yang beredar di masyarakat. Melalui pelatihan ini, siswa akan diperkenalkan kepada dasar- dasar teknologi fermentasi, jenis-jenis produk fermentasi dan juga potensi/aplikasi dari teknologi fermentasi dalam kehidupan. Siswa juga akan diberi bimbingan dan kesempatan untuk mempraktekkan teknologi fermentasi secara sederhana di rumah. Diharapkan melalui pengabdian masyarakat ini, pengertian dan minat siswa-siswa untuk mempelajari teknologi terutama yang berhubungan dengan teknologi pangan meningkat.
PEMANFAATAN LAHAN PERTANIAN DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM HIDROPONIK GUNA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN WARGA RT.05 / RW.14 DESA CEMANI
Muhammad Sabandi;
Fanny Fadhilah Azhaar;
Fadhilah Sausan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (324.224 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1420
Perkembangan teknologi dalam sektor pertanian seiring berjalannya tahun semakin pesat. Namun, dalam hal semacam ini tentu tidak selalu menghasilkan dampak yang baik. Bisa dilihat dari para penduduk yang khususnya berprofesi sebagai petani, mereka tertinggal dalam memanfaatkan kemajuanknologi sehingga tidak bisa memperoleh keuntungan yang maksimal dari kegiatan usaha yang dilakukannya. Hal ini dikarenakan semakin sempitnya lahan pertanian akibat dari banyaknya sektor industri dan jasa, sehingga kegiatan usaha pertanian konvensial semakin tidak kompetitif karena tingginya harga lahan. Desas-desus seperti ini berkaitan dengan alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan pemukiman ataupun lahan industri untuk membangun pabrik-pabrik besar. Pelaksanaan KKN UNS 223 di Desa Cemani ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para penduduk mengenai budidaya tanaman hidroponik, serta mendorong mereka supaya kembali bergerak untuk berproduksi secara maksimal di masa pandemi ini. Dengan sistem hidroponik ini diharapkan menjadi salah satu alternatif bagi penduduk yang memiliki lahan terbatas sehingga dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan yang memadai. Hidroponik sendiri merupakan metode bercocok tanam dengan menggunakan media tanam berupa air. Hal tersebut dilakukan karena fungsi tanah sebagai pendukung akar tanaman dan perantara larutan nutrisi dapat digantikan dengan mengalirkan atau menambahkan nutrisi, dan oksigen melalui media tersebut. Metode pelaksanaan program ini dilaksanakan dalam bentuk pendidikan, pelatihan, dan pelayanan masyarakat dengan memanfaatkan limbah plastik. Pelatihan dilakukan selama satu hari yang diikuti oleh penduduk sekitar dalam lingkup RT.05 / RW.14. Hasil dari pelatihan ini yakni antusiasme peserta dengan kegiatan pelatihan budidaya tanaman hidroponik dan pengetahuan serta pemahaman yang baru untuk dapat mengoptimalkan halaman rumah mereka sehingga dapat bermanfaat dengan baik dalam segi estetika bahkan dalam segi perekonomian
Pelatihan Secara Daring Mengenai Pembuatan Produk Makanan Fermentasi Di Sekolah Dian Harapan (SDH)
Adolf J.N. Parhusip;
Yuniwaty Halim;
W. Donald R. Pokatong;
Titri S. Mastuti;
Lucia C. Soedirga
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (179.22 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1421
Siswa/i sekolah tingkat SMA merupakan siswa/i yang dipersiapkan untuk menempuh pendidikan tinggi lanjut, yaitu di tingkat Universitas. Kegiatan elektif di sekolah yang memperkenalkan program studi di tingkat Universitas akan membantu siswa/i untuk memahami dan mempertimbangkan program studi yang akan ditempuh pada saat mereka masuk ke dalam jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Selain itu, kegiatan elektif juga berguna untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan pengetahuan siswa/i. Di sisi lain, kegiatan ini merupakan wadah bagi dosen untuk melaksanakan salah satu Tridharma perguruan tinggi, yaitu Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan PkM ini dilakukan bagi siswa/i tingkat SMA (kelas 10 sampai 12) secara daring di 11 Sekolah Dian Harapan (SDH) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan ini diawali dengan melakukan diskusi dan penyusunan modul oleh tim PkM dengan guru-guru pendamping di SDH yang akan membantu mengevaluasi aktivitas siswa/i nantinya. Tim PkM kemudian memberikan penjelasan dan pelatihan secara daring mengenai salah satu teknologi pengolahan produk pangan, yaitu fermentasi. Tim PkM juga memberikan penjelasan berupa video pembuatan produk fermentasi sederhana untuk mendorong siswa/i melakukan eksperimen di rumah masing-masing. Kegiatan ini telah dilaksanakan dengan baik disertai dengan respon positif dari siswa/i maupun guru pendamping yang turut serta dalam kegiatan PkM ini.
Strategi Pembuatan Kampanye Digital Public Relations Untuk Projek Pelatihan Manajemen Media Kehumasan Pemerintah 2021
Indiwan Seto Wahjuwibowo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (622.004 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1422
Kondisi Indonesia yang masih diwarnai oleh pandemic Covid 19 amat sangat mempengaruhi jalannya pelatihan-pelatihan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di kalangan peserta Diklat Pranata Humas yang digelar oleh Kementerian Kominfo Republik Indonesia. Pelatihan yang dimulai di bulan februari 2021 ini tidak memungkinkan pelatihan tatap muka tetapi memanfaatkan aplikasi zoom yang dilakukan secara daring. Kondisi ini awalnya agak menyulitkan karena tidak ada tatap muka langsung antara pengajar dengan yang diajar, dan taka da tatap muka antara peserta dengan peserta pelatihan. Apalagi untuk pelatihan special seperti mata ajar Manajeman Media Kehumasan Pemerintah yang membutuhkan tugas praktik kelompok berupa pembuatan kampanye Publik Relations dengan kendala utama lokasi rumah atau kantor peserta berjauhan dan ada kendala signal internet yang berbeda-beda. Meski di tengah pandemic dan adanya keterbatasan itu, projek pembuatan kampanye digital Public relations bisa berjalan dengan baik karena menggunakan strategi yang bisa mendekatkan peserta walau mereka berjauhan, dan adanya aplikasi yang sangat memudahkan para peserta saat membuat karya mereka. Selain itu dari hasil evaluasi yang diberikan amat baik sehingga strategi kampanye digital ini bisa terus dilanjutkan, minimal saat pandemic yang tidak memungkinkan pelatihan tatap muka.
Psikoedukasi Parenting dan Kesehatan Mental Secara Online di Masa Pandemi
Krishervina Rani LIDIAWATI
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (457.37 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1423
Pentingnya kesehatan mental di masa pandemi yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun dan masih sedang berlangsung dimulai dari unit terkecil yaitu keluarga. Peran orang tua dalam mendidik dan mengasuh dimasa pandemi Covid-19 ini tentu bukan sesuatu yang mudah. Hal ini dikarenakan program belajar dari rumah secara online masih berlangsung hingga saat ini. Tanggung jawab orang tua yang mendadak menjadi guru pun bukan sesuatu yang mudah. Tujuan dari penyuluhan ini adalah memberikan pengetahuan dan informasi baru agar dapat mendidik anak di rumah dengan lebih efektif dan tetap menjaga kesehatan mental bersama. Penyuluhan ini dalam bentuk talkshow bekerjasama dengan Yayasan Busur Emas dan radio Heartline radio (100.6FM). Adapun topik yang telah dibahas yaitu pentingnya mendampingi balita bermain, pentingnya pendidikan seksualitas pada anak, jurusan yang tepat: minat anak vs minat orang tua, bagaimana meningkatkan ketrampilan sosial pada anak, waspadai helicopter parenting, mendampingi remaja menghadapi stress di masa pandemi. Manfaat dari kegiatan ini di rasakan oleh orang tua dan para remaja dengan adanya antusias pertanyaan, follower dan viewer di Youtube. Selain itu, kegiatan dari talkshow parenting ini membuat penulis berinisiasi membangun wadah ngobrol santai tentang kesehatan mental berupa platform WiChat berupa program sesi ngobrol santai melalui platform IG live dalam program Waktu Indonesia Chatting (WiChat) bekerjasama dengan psikolog anak di Jerman