cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
PPM PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU PONDOK BENOWO INDAH RW 08 KELURAHAN BABAT JERAWAT KECAMATAN PAKAL KOTA SURABAYA Yeni Probowati; Dewanto Dewanto; Nur Irmayanti
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.233 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1314

Abstract

Peranan posyandu sangat penting dalam menunjang kesehatan masyarakat terutama ibu dan balita. Hal ini tentunya peran para kader posyandu dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman ibu dan balita akan pentingnya kegiatan posyandu sangat besar. Peran serta kader posyandu dalam meningkatkan kesadaran akan kesehatan masyarakat meliputi beberapa aspek didalamnya aspek produksi pangan dan status gizi, air bersih dan kesehatan lingkungan, imunisasi, kesehatan ibu dan anak, serta keluarga berencana. Salah satu permasalahan yang dihadapi mitra Posyandu Anggrek Putih yaitu kemampuan komunikasi para kader posyandu dalam memberi memotivasi dan pemahaman kepada para ibu-ibu yang mempunyai balita untuk datang ke posyandu balita sangat rendah Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini dengan memberikan pelatihan dan memberdayakan para kader posyandu dalam pelatihan public speaking bagi para kader posyandu untuk menambah ketrampilan komunikasi para kader dan nantinya akan memberi rasa percaya diri para kader posyandu dalam memotivasi dan memberi pemahaman akan pentingnya posyandu kepada para ibu-ibu yang memiliki balita..Para kader posyandu juga akan mendapatkan wawasan baru tentang parenting serta kesehatan ibu dan anak. Disisi lain para kader posyandu juga akan diberi pelatihan tentang bagaimana menyusun program kerja posyandu yang menarik dan memposting melalui beberapa akun media social. Serta memberikan pemahaman melalui pendampingan bagaimana mengelola posyandu dengan baik beserta proses administrasinya. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan kemampuan komunikasi para kader , peningkatan rasa percaya diri mereka dan peranan posyandu sebagai ujung tombak pemantauan status gizi dan kesehatan balita di masyarakat lebih optimal.
Mesin Penerapan Mesin Pengering Ototmatis Meningkatkan Kapasitas Produksi Peyek Semanggi UKM Di Surabaya siswadi siswadi siswadi; Slamet Riyadi; Ong Andre Wahyu Riyanto; M. Naufal Irfandi; Sumo Saputro
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.073 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1316

Abstract

Mitra Semanggi dalam kegiatan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), Fakultas Teknik Universitas Wijaya Putra yaitu UKM Peyek daun Semanggi “Kampung Semanggi Suroboyo” dengan pemilik Ibu Kartini. Dari hasil Survei terdapat beberapa permasalahan antara lain: (1) Cara Mengeringkan daun semanggi masih membutuhkan sinar matahari sehingga pada musim hujan proses pengeringannya perlu waktu yang lama dan hasilnya daun semnggi tidak bisa kering secara merata, (2) Cara menggorengnya, hasil penggorengan tidak bisa rennyah, maka perlu Inovasi pengembangan produk pembelajaran. (3) Mitra tidak mengetahui sama sekali tentang persaingan kondisi pasar tentang Peyek daun semanggi, (4) Tidak terbiasa membuat laporan keuangan Guna menyelesaikan permasalahan tersebut. Tujuan dari Tim PPM ini Dapat meningkatkan produktivitas pada Mitra pengusaha Peyek Daun Semanggi, berdampak terhadap perkembang perekoniannya dan berpengaruh pada kesejateraan mereka. Target Luaran dari Tim PPM terhadap Mitra dengan menawarkan solusi dibuatkan Mesin Pengering, untuk peningkatan mutu produk pengering daun semanggi dengan menerapkan Teknologi Tepat Guna (TTG), yang semula 5kg dengan menggunakan mesin bisa mencapai 15 kg per jam menjadi hasil yang diperoleh 3 kali dari hasil produksi semula. Tentang managemen mitra dapat menambah pelanggan dan dapat mengatur manajemen pemasaran.
Making Fashion Products From Abaca Fiber In Pandemic Times Kayla Thalusya Sandhiasti; Sabrina Ilma Sakina
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.198 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1318

Abstract

North Sulawesi is one of the regions in Indonesia with abundant natural resources, one of them being the banana trees. The fiber of this tree is often used to make one of the components for their traditional houses and other everyday crafts, including their indigenous fabric called Kofo. However, throughout the years, the existence of this fabric has decreased because of the limited craftsman and its intricate process in making it. Because of that, the abaca fibers are not well used. The Coronavirus Pandemic has affected many aspects, especially in the economic area. This phenomenon has limited our daily activities. However, it also opens up opportunities to collaborate and be creative with various parties from home. This project is a collaboration between multiple parties, the craft students from ITB have become a bridge between the craftsmen from different regions in Indonesia who produce the products and the local business that distributed them. The result is fashion products made from abaca fibers in a modern and high-end approach. To conclude, this report aims to encourage people to produce craft products using abaca fibers during pandemic times.
UPAYA MENGOLAH LIMBAH SAMPAH MENJADI PELUANG SOCIAL ENTERPRISE EKONOMI KREATIF BAGI GENERASI-Z Hernawati W. Retno Wiratih; Ilmi Dwiastuti; Ikramina Larasati Hazrati Havidz; M Havidz Aima; Shinta Amalina Hazrati Havidz; Maya Puspita Dewi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.834 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1319

Abstract

The problem of waste in Indonesia has reached 175,000 tons/day which is equivalent to 64 million tons/year, which until now has been managed by being transported and dumped in the final processing site (TPA) because people still have the perception that waste is a waste material that is considered useless. The COVID-19 pandemic in 2020 has limited access to activities outside the home, ultimately changing consumer behavior by shifting the way to shop for their needs to online shopping. The study method utilized social media platform to distribute the online webinar information to gathered large number of participants. Thus, the study find that the Generation Z is a generation that is synonymous with digital technology and information, as a Collaborative Generation, a generation that knows the "sharing economy" is the foundation of hope to take advantage of waste problems as challenges and opportunities that can create a generation of Social Entrepreneurs who create waste into products that have bargaining power and competitiveness in the creative economy market through social media or e-commerce platforms.
PPM PELATIHAN PEMANFAATAN KOMPUTER SECARA POSITIF PADA KARANG TARUNA DESA PENGALANGAN KECAMATAN MENGANTI KABUPATEN GRESIK suryo atmojo; Suzana Dewi; Nurwahyudi Widhiyanta; Ruli Utami
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.379 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1320

Abstract

Program Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) yang dilakukan bertujuan untuk melatih remaja karang taruna untuk mengembangkan skill pemanfaatan komputer. Berdasarkan informasi hasil wawancara yang diperoleh, masalah utama yang dihadapi remaja karang taruna di desa pengalangan adalah kurangnya pemanfaatan komputer secara positif sebagai sarana berkreasi serta pemanfaatan komputer sebagai alat untuk membantu mempercepat, mempermudah pekerjaan, serta mendapatkan informasi. Dari jumlah 40 anggota karang taruna hanya 9 orang yang dapat menggunakan komputer sebagai sarana mempermudah kerja, 12 orang sebagai sarana komunikasi, 35 orang sebagai alat hiburan, 8 orang sebagai alat Pendidikan, 10 orang memanfaatkan komputer sebagai sarana pencari informasi, 7 orang sebagai sarana usaha dan 2 orang memanfaatkan komputer sebagai sarana kontrol. Selanjutnya dilaksanakan pelatihan untuk memanfaatkan komputer secara positif pada bulan september. Jumlah peserta sebanyak 40 orang. Materi yang disampaikan pada saat pelatihan ialah 1) Pengertian dan dasar teori penggunaan perangkat komputer, 2) Pelatihan aplikasi pengolah grafis, 3) Pelatihan cara memperoleh informasi seputar Pendidikan, lowongan kerja, serta perdagangan, 4) pelatihan membuat media promosi wisata desa, 5) pelatihan pemanfaatan market place. Setelah pelatihan, hasil yang didapatkan ialah 1) anggota karang taruna sudah dapat membuat desain media promosi wisata desa 2) anggota karang taruna mempunyai akun usaha pada market place.
PPM PELATIHAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI DAN PENCATATAN KEPENDUDUKAN KAMPUNG GEBANG SIDOARJO Suzana Dewi; Suryo Atmojo; Krisnadhi Hariyanto
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.429 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1321

Abstract

Penyampaian informasi di lingkungan RW VIII Kelurahan Gebang ternyata masih dilakukan secara tradisional melalui surat edaran maupun pemberitahuan secara langsung. Hal ini terlihat kurang efisien, karena hanya disampaikan secara lisan. Informasi penting yang seharusnya diterima oleh masyarakat, khususnya di lingkungan Kelurahan Gebang, akhirnya menjadi kurang dimengerti, kurang merata dan lambat. Pada mutu layanan, didapati rendahnya partisipasi masyarakat dalam mendukung terciptanya Sistem Database Sosial-Spasial yang Valid. Dan pada manajemen Mitra ditemukan belum tertatanya Sistem Manajemen Database Sosial-Spasial di Tingkat RW. Untuk itu diperlukan adanya penerapan sebuah aplikasi atau system yang dapat membantu mitra dalam pengakuratan data peristiwa penduduk. Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka tim pelaksana mencoba memberikan jalan keluar untuk mengatasi permasalahan yang ada, yaitu adanya penerapan sebuah aplikasi atau system yang diharapkan dapat membantu dalam pengakuratan data peristiwa penduduk. Aplikasi tersebut adalah Sistem Data Kependudukan (SIDAK). Setelah menggunakan Aplikasi Sistem Data Kependudukan (SIDAK) maka proses pendataan penduduk di RW VIII kelurahan Gebang, baik bagi warga yang datang, maupun warga yang pindah ke tempat lain menjadi lebih mudah dan resiko kesalahan pencatatan penduduk menurun. Karena dengan menggunakan aplikasi tersebut, petugas di lingkungan RW VIII Kelurahan Gebang dapat memantau langsung perkembangan penduduk setiap saat.
SELF DEVELOPMENT TRAINING BAGI KARANG TARUNA DESA PENGALANGAN KECAMATAN MENGANTI KABUPATEN GRESIK Firsty Oktaria Grahani; Aironi Zuroida; Nina Permei Sela; Shinta Nuriyah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.001 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1322

Abstract

Karang taruna memiliki tugas mengembangkan potensi generasi muda dan masyarakat; berperan aktif dalam pencegahan dan penanggulangan permasalahan sosial melalui rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial serta program prioritas sosial, bekerjasama dengan pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/ kota, kecamatan, desa atau kelurahan, potensi sumber kesejahteraan sosial, badan usaha, atau masyarakat. Permasalahannya, kurangnya kesadaran akan tanggung jawab sosial dalam antisipasi mencegah berbagai permasalahan sosial; rendahnya kesadaran dalam pengembangan karakter generasi muda yang berpengetahuan, berkepribadian, terampil, cerdas, inovatif dan berkarya; kesulitan dalam mengumpulkan anggota karang taruna. Tujuannya, setiap anggota karang taruna mampu mengidentifikasi, memahami dan mampu mengembangkan potensi diri dan mengimplementasikan dalam kegiatan-kegiatan di karang taruna, anggota karang taruna lebih memahami tentang pengelolaan manajemen organisasi yang efektif dan pola kepemimpinan yang efisien, setiap anggota karang taruna memiliki kepekaan dan kepedulian yang lebih baik dalam menyelesaikan persoalan sosial yang terjadi di sekitarnya serta berkontribusi aktif dalam pengembangan desa. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam program pemberdayaan ini, yaitu pelatihan mengenai manajemen organisasi, kepemimpinan, self awareness, pengenalan dan pengembangan diri, dan pengendalian motivasi yang dilakukan secara bertahap. Hasilnya beberapa anggota karang taruna memahami tentang ruang lingkup organisasi karang taruna, menemukan potensi diri yang dimiliki sehingga mampu menyampaikan gagasan terkait pengembangan potensi desanya.
PEMANTAUAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI Plora Novita Febrina Sinaga; Nopalina Suyanti Damanik; Ismi Youli Ginting; Nathalia Lumbantobing; Ira Pertiwi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.773 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1324

Abstract

PEMANTAUAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI Plora Novita Febrina Sinaga1, Nopalina Suyanti Damanik2, Ismi Youli Ginting3, Nathalia Lumbantobing4, Ira Pertiwi5 1,2STIKes Mitra Husada Medan 3,4STIKes Mitra Husada Medan 5STIKes Mitra Husada Medan florasinaga289@gmail.com, nopalinasuyanti@gmail.com, ismi.youli@gmail.com, nathalialimbantobing@gmail.com, irapertiwi96@gmail.com, Abstrak Anak usia dini adalah anak yang berada pada rentang usia 0-6 tahun. Pada usia tersebut merupakan masa keemasan (golden age), artinyapada masa ini anak berada dimasa peka yaitu masa yang sangat mudah dalam menerima stimulasi pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan tahapan pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Oleh karena itu, pemantauan dan stimulasi yang tepat dan berkesinambungan perlu diberikan supaya tumbuh kembang anak dapat berjalan secara optimal. Tujuan dari program pengabdian (PKM) ini menilai perkembangan anak dan dapat memberikan umpan balik terhadap hasil yang di peroleh anak sehingga dapat mempengaruhi pola belajar anaksecara optimal khususnya di PAUD Qolbu Persada Bangun Rejo. Pemantauan perkembangan dengan melakukan pemantauan perkembangan motorik kasar, motorik halus, personal sosial dan perkembangan bahasa dengan menggunakan kuisioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Kuisioner dibagikan kepada setiap anak didampingi oleh tim pelaksana pengabdian. . Kata Kunci : Anak Usia Dini, Pemantauan Perkembangan
PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN PADA GURU TK NEGERI KINTAMANI, BALI Elizabeth Prima; Christiani Endah Poerwati; Putu Indah Lestari; I Made Elia Cahaya; Ni Made Ayu Suryaningsih; Ni Luh Rimpiati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.224 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1325

Abstract

The Covid-19 pandemic made the teaching and learning process unable to run properly. Activities involving many people are not carried out to prevent the spread of the Covid-19 virus. This has an impact on the teaching and learning process in Kintamani State Kindergarten located on Kintamani Highway, Kintamani Village, Kintamani District, Bangli Regency, Bali Province. During learning from home (BDR) teachers have difficulty in providing learning materials. Teachers are only able to send tasks that will be done by children through the Whatsapp group application without being equipped with learning videos that can be received and learned by children at home. The lack of teacher knowledge about how to make learning in the format of learning video becomes the basis of thinking why PKM Prodi is carried out. The subjects of this PKM are teachers in Kintamani State Kindergarten. The method used in this PKM is the assistance of making learning videos that are implemented by applying health protocols. The purpose of PKM Prodi is to train and accompany kindergarten teachers in making learning videos ranging from the process of shooting, editing, to uploading on the school's YouTube channel so that it can be shared and studied by students. The result of the evaluation of training and mentoring activities is that teachers are able to make learning videos and upload them on school YouTube. Thus, teachers are no longer constrained during the implementation of the teaching and learning process even though students learn from home (BDR). Keywords: training, learning videos, kindergarten
PEMANFAATAN THERAPY MUSIK RELIGI ISLAM TERHADAP INTENSITAS NYERI BERSALIN DAN PENURUNAN KECEMASAN PERSALINAN Ester Simanullang; Lusiatun Lusiatun; Ngarap Muliana Romaito Harahap; Oni Kurnia
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.391 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1326

Abstract

THE UTILIZATION OF ISLAMIC RELIGIOUS MUSIC THERAPY ON THE INTENSITY OF LABOR PAIN AND REDUCING LABOR ANXIETY PEMANFAATAN THERAPY MUSIK RELIGI ISLAM TERHADAP INTENSITAS NYERI BERSALIN DAN PENURUNAN KECEMASAN PERSALINAN Ester Simanullang1, Lusiatun2, Ngarap Muliana Romaito Harahap3, Oni Kurnia4 1,2STIKes Mitra Husada Medan 3,4STIKes Mitra Husada Medan Estersimanullang13.es@gmail.com, lusiatun12@gmail.com, harahapyana2@gmail.com, onikurnia21@gmail.com, Abstrak Nyeri persalinan merupakan suatu kondisi yang fisiologis. Secara fisiologi nyeri persalinan mulai timbul pada persalinan kala I fase laten dan fase aktif, pada fase laten terjadi pembukaan sampai 3 cm. Pada primigravida kala 1 persalinan bisa berlangsung ± 20 jam, pada multigravida ± 14 jam. Nyeri disebabkan oleh kontraksi uterus dan dilatasi serviks. Makin lama nyeri yang dirasakan akan bertambah kuat, puncak nyeri terjadi pada fase aktif, di mana pembukaan lengkap sampai 10 cm. Intensitas nyeri selama persalinan mempengaruhi kondisi psikologis ibu, proses persalinan, dan kesejahteraan janin Pada pengabdian masyarakat yang dilakukan ini saya sebagai ketua pengabdian masyarakat menggunakan tipe atau jenis kuantitatif design dengan pengabdian masyarakat yang dilakukan quasi eksperimen kuantitatif dengan rancangan pretest dan posttest nonequivalent control group yaitu suatu pengabdian masyarakat yang dilakukan yang dilakukan dengan memberikan sebuah perlakuan untuk mengetahui gejala atau pengaruh yang timbul akibat perlakuan yang diberikan untuk membandingkan hasil Terapy Musik Religi Islam dengan suatu kelompok kontrol yang serupa dalam mempengaruhi nyeri persalinan dan kecemasan bersalin. Setelah dilakukan terapi musik musik rata-ratanya turun menjadi 17.9000 + 2.38195, hasil ini menunjukkan adanya selisih nilai rata-rata setelah dilakukan terapi musik. Hasil uji statistik dengan paired t-test untuk sampel dalam satu kelompok (paired sample test) menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) dan t hitung = 11.768 > t tabel 1.734 yang membuktikan adanya pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian terapi music ibu bersalin di Puskesmas Sawit Seberang. Berdasarkan hasil data dapat disimpulkan bahwa ada perubahan yang terjadi setelah melakukan terapi music seperti diantaranya adanya perasaan nyaman, santai, rileks dan tidak merasa cemas pada ibu yang bersalin. Kata kunci: Therapy Musik Religi Islam, Nyeri Bersalin, Kecemasan Bersalin

Page 73 of 138 | Total Record : 1378