cover
Contact Name
Arwan Wiratman
Contact Email
arwan.wiratman@iainpalopo.ac.id
Phone
+6285343748580
Journal Mail Official
arwan.wiratman@iainpalopo.ac.id
Editorial Address
Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia) Office Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia
ISSN : 28098749     EISSN : 28094085     DOI : https://doi.org/10.51574/judikdas.v1i2
Core Subject : Education,
JUDIKDAS: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia adalah jurnal ilmiah yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian yang orisinil dan memuat isu-isu terkini di bidang pendidikan dasar dengan kualitas terbaik yang meliputi Manajemen pendidikan, Strategi dan Inovasi Pembelajaran, Alat dan Media Pembelajaran, Kompetensi guru, dan perkembangan anak di sekolah dasar. JUDIKDAS adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2021): DESEMBER" : 8 Documents clear
Implementasi Pembelajaran Daring dalam Mata Pelajaran Matematika Materi Pengukuran Sudut Muhlis; Umi Isroul Mahmudah; Sukriadi
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): DESEMBER
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.817 KB) | DOI: 10.51574/judikdas.v1i1.161

Abstract

This research is motivated by the mathematics learning of angle measurement material which is carried out online due to the covid-19 pandemic so that mathematics learning which should be studied intensively with face-to-face learning so that students more easily understand this material cannot be carried out due to the covid-19 pandemic which resulted in learning mathematics is not optimal. This study aims to determine the preparation of teachers in implementing online learning, to determine the implementation of online learning on angle measurement material, and to determine the supporting and inhibiting factors in applying online learning to angle measurement material in class IV SDN 007 Sungai Kunjang. The results showed that the teacher had carried out online learning of angle measurement material with good preparation. The application of online learning of angle measurement material went well with obstacles that the teacher could overcome. The supporting factors for online learning are devices and adequate internet quotas and the inhibiting factor for online learning is not having a device and internet quota. Based on the results of the research above, it can be concluded that teacher preparation in carrying out online learning plays a major role in achieving learning objectives and adequate learning facilities will make it easier for students to carry out online learning of this angle measurement material.
Pengaruh Model Conseptual Understanding Procedures Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Peserta Didik Sekolah Dasar Wahdaniah; Agustan Syamsuddin; Sirajuddin
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): DESEMBER
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.261 KB) | DOI: 10.51574/judikdas.v1i1.162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model conseptual understanding procedures terhadap pemahaman konsep matematika pada peserta didik kelas V SDN Minasa Upa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental design dengan one group pretest-posttest design Teknik pengambilan sampel dalam peneitian ini adalah cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah oeserta didik kelas VC yang berjumlah 22 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan tes pemahaman konsep. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar pemahaman konsep matematika peserta didik sebelum digunakan model conseptual understanding procedures adalah 57,32 berada pada kategori rendah dan rata-rata hasil belajar setelah digunakan model conseptual understanding procedures adalah 87,05 berada pada kategori tinggi. Selain itu berdasarkan hasil uji normalitas yang menyatakan bahwa data berdistribusi normal, data bersifat homogen dan hasil uji hipotesis yang diperoleh nilai signifikan sebesar 0,001 dengan tarif signifikan 0,05, Selain itu juga, hasil penelitian didukung dengan hasil uji t, adapun hasil t hitung -9,635 dan t tabel -2,080 sehingga hasilnya menyatakan bahwa t hitung > t tabel. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan model conseptual understanding procedures terhadap pemahaman konsep matematika pada peserta didik kelas V SDN Minasa Upa.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Interaktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Rina Rahmawati; Khaeruddin; Amri Amal
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): DESEMBER
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.366 KB) | DOI: 10.51574/judikdas.v1i1.163

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Media Pembelajaran Video Interaktif dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada kelas V disekolah dasar. Jenis Penelitian Pengembangan (research and development) dengan mengacu pada 5 langkah yang dikembangkan dengan menggunakan model ADDIE. Adapun subjek di dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 60 Moncongloe Lappara yang berjumlah 14 orang. Instrument yang digunakan berupa lembar angket validasi media untuk para ahli (dosen dan guru), lembar angket respon siswa. teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, Angket, Tes Hasil Belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran video interaktif memperoleh persentasi kevalidan media oleh 2 validator ahli dengan nilai akhir sebesar 95,8% dengan kategori “Sangat Valid”. Penilaian respon peserta didik pada ujicoba lapangan menunjukkan hasil yang sangat baik bahwa siswa sangat “Sangat Setuju”. Pada uji peningkatan hasil belajar dengan menggunakan (8.339) > (2.160) dan pada uji gain menunjukkan hasi kategori lemah 7%, sedang sebanyak 79%, dan kategori tinggi 14%, dari hasil uji peningkatan hasil belajar yang telah dilakukan yaitu dibuktikan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menggunakan media pembelajaran video interaktif yang artinya efektif untuk diterapkan di dalam pembelajaran.
Penerapan Problem Based Learning Tipe CPS untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Sekolah Dasar Hamdana Hadaming; Andi Ardhila
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): DESEMBER
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.976 KB) | DOI: 10.51574/judikdas.v1i1.170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning Tipe CPS terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V SD Negeri Bawakaraeng Makassar. Desain penelitian yang digunakan adalah The One Group Pretest-Posttest Design, yaitu sebuah desain penelitian yang dilaksanakan dengan adanya tes awal dan tes akhir. Model pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik non random sampling menggunakan teknik sampling. Populasinya adalah siswa kelas V SD Negeri Bawakaraeng Makassar dengan sampel penelitian yaitu siswa kelas V sebanyak 20 siswa. Penelitian dilaksanakan selama 4 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah siswa sebelum dan setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning Tipe CPS, dan lembar observasi aktivitas siswa untuk mengamati aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Maka hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata tes awal (Pretest) adalah 63 dan terdapat 10 siswa (50%) yang tuntas. Sedangkan skor rata-rata tes akhir (Posttest) hasil belajar Matematika siswa yaitu 83,25 dan terdapat 16 siswa (80%) berada pada kategori tuntas. Berdasarkan hasil penelitian maka penerapan model pembelajaran Problem Based Learning Tipe CPS berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa kelas V SD Negeri Bawakaraeng Makassar.
Pengembangan Media Pembelajaran Kotak Komponen Ekosistem (KOKOSIS) untuk Sekolah Dasar Candra Mahardika; Andika Adinanda Siswoyo
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): DESEMBER
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.294 KB) | DOI: 10.51574/judikdas.v1i1.184

Abstract

Tujuan penelitian pengembangan ini adalah (1) mengetahui pengembangan media pembelajaran KOKOSIS (Kotak Komponen Ekosistem) pada tema 8 subtema 1 kelas V di UPTD SDN Panyaksagan Klampis, (2) mengetahui kevalidan, keefektifan, dan kemenarikan media pembelajaran KOKOSIS (Kotak Komponen Ekosistem) pada tema 8 subtema 1 kelas V di UPTD SDN Panyaksagan Klampis. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa persentase kevalidan rata-rata media pembelajaran KOKOSIS sebesar 89% dalam kategori sangat valid. Keefektifan media pembelajaran KOKOSIS diukur dari observasi guru sebesar 100% dalam kategori sangat aktif, observasi aktivitas siswa sebesar 98% dalam kategori sangat aktif dan persentase ketuntasan klasikal sebesar 91% dalam kategori tuntas sehingga dapat disimpulkan media pembelajaran KOKOSIS sangat efektif digunakan pada pembelajaran. Kemenarikan diukur dari persentase hasil angket respon siswa sebesar 97% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil penelitian maka media pembelajaran KOKOSIS valid, efektif dan menarik digunakan pada Tema 8 Subtema 1 materi komponen ekosistem kelas V UPTD SDN Panyaksagan Klampis.
Penerapan model pembelajaran fun learning dalam meningkatkan hasil belajar menulis karangan narasi siswa sekolah dasar Rezki Aulia Syukri; Aliem Bahri; Ummu Khaltsum
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): DESEMBER
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.404 KB) | DOI: 10.51574/judikdas.v1i1.212

Abstract

The main problem in this study is whether the application of the fun learning model can improve the skills of writing narrative essays in the fifth-grade students of UPT SPF SD Inpres Parang Makassar City. This study aims to find out how the application of the fun learning model in improving narrative essay writing skills in class V UPT SPF SD Inpres Parang Makassar City. This type of research is class action research (Class Action Research) which consists of two cycles where each cycle is carried out four times. The focus of this research is 1) narrative essay writing skills and 2) the use of fun learning models in class V UPT SPF SD Inpres Parang Makassar City. The research procedure includes planning, implementing actions, observing, and reflecting. The research subjects were students of class V, totaling 16 people. The data collected were analyzed using quantitative and qualitative analysis. The results of this study are: (1) In the first cycle, the average value of student learning outcomes for Class V UPT SPF SD Inpres Parang Makassar City is 58.7 (2) In the second cycle, the average value of student learning outcomes for class V UPT SPF is obtained. Inpres Parang Elementary School in Makassar City was higher at 82.5. The learning completeness of the fifth-grade students of UPT SPF SD Inpres Parang Makassar City has also increased. In the first cycle, from 3 (18.7%) students achieved complete learning, while in the second cycle, 14 (87.5%) students achieved learning mastery, and classical learning mastery was achieved. This means that learning completeness in cycle II is achieved classically because the number of students who complete is more than 85%.
Perkembangan Sosial, Emosi, Moral Anak dan Implikasinya Terhadap Pembentukan Sikap Sosial SIswa Sekolah Dasar Ani Siti Anisah; Sapriya; Kama Abdul Hakam; Ernawulan Syaodih
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): DESEMBER
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.561 KB) | DOI: 10.51574/judikdas.v1i1.262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui karakteristik perkembangan social, emosional dan moral pada anak usia sekolah dasar, dan (2) untuk mengetahui implikasi perkembangan social, emosional, dan moral anak terhadap pembentukan sikap social pada anak usia sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan teknik pengumpulan data melalui lembar checklis untuk memilih sumber primer dan sumber sekunder yang akan dijadikan rujukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik perkembangan social, emosi, dan moral anak sekolah dasar sudah menyadari akan peran sosial, agama, ras, dan status social ekonomi dari teman sebayanya, menerima stereotif budaya dan sikap dewasa terhadap statusnya sehingga menimbulkan kesadaran kelompok dalam bersikap di lingkungan sosialnya. Karakteristik tersebut akan menetap sampai masa kanak-kanak akhir dan akan terus berlanjut sampai mereka dewasa jika pendidik memberikan stimulus dalam melanjutkan tugas perkembangannya secara matang. Stimulus tersebut berupa bimbingan, arahan, dan memberikan lingkungan social budaya yang baik dan sehat dalam perkembangan social, emosi, dan moralnya sehingga berimplikasi pada pembentukan sikap social yang baik. Agar kemampuan sosialisasi anak meningkat tugas pendidik adalah membimbing dan mengarahkan mereka untuk belajar menerima dan melaksanakan tanggung jawab, belajar bersaing dengan orang lain, belajar berprilaku social yang baik, belajar bekerja sama, belajar dari orang dewasa, belajar kepada kelompok sebaya, belajar menyesuaikan diri dengan standar kelompok, belajar bermain mengembangkan fisiknya, belajar berbagi, dan belajar bersikap sportif. Yang paling utama adalah pola asuh yang baik dari orang tua sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya dalam membentuk anak yang berakhlakul karimah sebagai wujud sikap social yang baik dalam lingkungan masyarakat.
Kemampuan Mahasiswa PGMI dalam Mengembangkan Soal Berbasis Literasi Sains Bungawati; Ervi Rahmadani
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): DESEMBER
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.809 KB) | DOI: 10.51574/judikdas.v1i1.284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mahasiswa PGMI dalam mengembangkan soal berbasis literasi sains pada pembelajaran IPA di MI/SD. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ditemukan bahwa kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan soal berbasis literasi sains pada dimensi kompetensi dalam kategori baik, dimensi konten dalam kategori baik, dimensi konteks sains dalam kategori sangat baik dan kategori sikap ilmiah kategori kurang. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan soal berbasis literasi sains berada pada kategori baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 8